Toner Alami dari Air Cucian Beras, Ampuh untuk Pori Kecil dan Kulit Halus

SEPUCUKJAMBI.ID – Air cucian beras ternyata bukan sekadar limbah dapur.

Cairan putih yang tersisa setelah mencuci atau merendam beras ini telah lama digunakan sebagai perawatan kulit alami di banyak rumah tangga Indonesia.

Kini, tren ini kembali populer di media sosial karena berbagai manfaat yang bisa mendukung kesehatan kulit wajah.

Air cucian beras mengandung pati, vitamin, mineral, dan antioksidan, sehingga cocok dijadikan bagian dari rutinitas skincare.

Banyak orang menggunakan air ini sebagai toner alami atau bilasan wajah setelah membersihkan kulit, dengan tujuan meningkatkan penampilan kulit secara keseluruhan.

1. Mencerahkan Kulit Wajah

Salah satu manfaat yang paling banyak disebut adalah kulit tampak lebih cerah dan merata.

Kandungan pati dan antioksidan dalam air cucian beras membantu mengurangi tampilan noda dan area kusam, sehingga kulit terlihat lebih segar bila digunakan secara rutin.

2. Menenangkan Kulit Sensitif

Air cucian beras memiliki sifat anti-inflamasi yang menenangkan kulit.

Bagi yang sering mengalami kemerahan atau iritasi ringan akibat sinar matahari, penggunaan air ini bisa memberi sensasi sejuk dan membantu meredakan peradangan.

3. Mengontrol Minyak dan Mengecilkan Pori

Starch dalam air cucian beras berfungsi sebagai toner alami yang menyerap minyak berlebih.

Efeknya, pori-pori tampak lebih kecil dan wajah terasa lebih halus, cocok untuk pemilik kulit kombinasi atau berminyak.

4. Menjaga Kelembapan Kulit

Meski sederhana, air cucian beras juga membantu menjaga hidrasi kulit. Mineral alami di dalamnya bekerja seperti pengunci kelembapan, sehingga kulit terasa lembut dan kenyal.

Cara Menggunakan Air Cucian Beras

  1. Rendam atau bilas beras dan ambil airnya.

  2. Diamkan sebentar hingga endapan pati mengendap, lalu pisahkan cairan beningnya.

  3. Gunakan kapas untuk mengaplikasikan ke wajah setelah mencuci muka, atau bilas wajah dengan air tersebut.

Catatan Penting

Setiap kulit berbeda, jadi lakukan uji tempel di area kecil kulit terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada reaksi iritasi.

Terutama bagi pemilik kulit sensitif atau rentan breakout, langkah ini sangat penting sebelum digunakan secara rutin.

Meski klaim manfaatnya sebagian besar berdasarkan pengalaman pengguna, banyak yang merasakan kulit lebih bersih, halus, dan cerah setelah rutin menggunakan air cucian beras sebagai bagian dari perawatan wajah.(*)




Telapak Tangan Sering Berkeringat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Telapak tangan berkeringat merupakan kondisi yang cukup sering dialami banyak orang. Secara alami, tubuh memang menghasilkan keringat untuk membantu mengatur suhu.

Namun, jika telapak tangan terasa basah meski tidak sedang beraktivitas berat atau berada di suhu panas, kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri.

Pada sebagian orang, telapak tangan yang mudah berkeringat bahkan membuat aktivitas sederhana seperti berjabat tangan, menulis, atau memegang gawai terasa mengganggu.

Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari respons emosional hingga kondisi medis tertentu.

Berikut beberapa penyebab umum telapak tangan sering berkeringat:

1. Stres dan Kecemasan

Saat seseorang mengalami stres, gugup, atau cemas, sistem saraf otomatis akan memicu respons “fight or flight”.

Akibatnya, produksi keringat meningkat, termasuk di telapak tangan. Inilah sebabnya tangan sering basah saat menghadapi situasi menegangkan.

2. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis merupakan kondisi medis yang menyebabkan tubuh memproduksi keringat berlebihan tanpa pemicu yang jelas.

Penderita bisa mengalami telapak tangan yang terus berkeringat meski berada di ruangan ber-AC atau dalam kondisi santai.

Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Aktivitas Fisik

Saat berolahraga atau melakukan aktivitas berat, tubuh akan berkeringat untuk menurunkan suhu.

Telapak tangan termasuk bagian tubuh yang memiliki banyak kelenjar keringat sehingga ikut mengeluarkan keringat lebih banyak.

4. Perubahan Suhu Lingkungan

Perpindahan dari lingkungan dingin ke panas dapat memicu kelenjar keringat bekerja lebih aktif. Reaksi adaptasi ini bisa menyebabkan telapak tangan terasa lembap atau basah.

5. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat tertentu diketahui dapat meningkatkan produksi keringat sebagai efek samping, terutama obat yang memengaruhi hormon, saraf, atau metabolisme tubuh.

6. Faktor Genetik

Kecenderungan berkeringat berlebihan juga bisa dipengaruhi faktor keturunan. Jika ada anggota keluarga dengan kondisi serupa, kemungkinan besar faktor genetik ikut berperan.

Untuk mengatasi telapak tangan yang sering berkeringat, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan.

Mengelola stres melalui teknik relaksasi, meditasi, atau latihan pernapasan dapat membantu mengurangi produksi keringat.

Penggunaan antiperspiran khusus untuk tangan juga bisa menjadi solusi praktis.

Selain itu, disarankan untuk membatasi konsumsi kafein dan makanan pedas yang dapat memicu keringat.

Jika keluhan dirasakan berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga medis menjadi langkah tepat.

Dokter dapat merekomendasikan terapi seperti iontoforesis, obat tertentu, atau perawatan lainnya sesuai kondisi.

Pada umumnya, telapak tangan berkeringat bukanlah kondisi berbahaya.

Dengan memahami penyebabnya, seseorang dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengelola keluhan ini dan tetap nyaman dalam beraktivitas sehari-hari.(*)




Wawako Jambi Kawal Operasi Pasar, Subsidi Sembako Rp50 Ribu per Paket

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok dengan menggelar operasi pasar murah di 11 kecamatan.

Program stabilisasi harga ini resmi dimulai di Kecamatan Jelutung dan akan berlangsung hingga 24 Februari 2026, menyasar ribuan warga yang membutuhkan bantuan sembako bersubsidi.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi konkret pemerintah daerah untuk menekan inflasi musiman yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

“Setiap menjelang Ramadan, permintaan bahan pokok meningkat. Jika tidak diantisipasi, harga bisa melonjak. Pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas dan memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Diza.

Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkot Jambi menyiapkan sekitar 4.000 paket sembako bersubsidi.

Setiap paket mendapat subsidi sebesar Rp50.000, sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp112.000 dari total harga Rp162.000.

Isi paket tersebut meliputi:

  • Beras premium 5 kilogram

  • Gula pasir 2 kilogram

  • Minyak goreng 2 liter

  • Susu kental manis 1 kaleng

Diza menegaskan bahwa kebijakan ini bukan karena harga naik, melainkan upaya pemerintah untuk menjaga harga tetap stabil di pasaran.

“Justru kita turunkan beban masyarakat supaya harga tetap terkendali,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan bahwa penerima manfaat telah melalui proses verifikasi ketat berdasarkan data ekonomi nasional dan validasi ulang di tingkat kecamatan.

“Verifikasi dilakukan dua kali agar program tepat sasaran dan benar-benar membantu warga yang membutuhkan,” jelas Nella.

Program ini didanai melalui APBD Kota Jambi dalam skema Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Melalui operasi pasar murah ini, Pemkot Jambi berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang, sekaligus menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi daerah.(*)




Pasar Bawah Jadi Pusat Pasar Bedug dan Bazar Ramadan Merangin 2026

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menetapkan kawasan Pasar Bawah, Bangko, sebagai lokasi pelaksanaan Pasar Bedug dan Bazar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penetapan tersebut diputuskan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Selasa (9/2).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kolonel H.M. Syukur, Kantor Bupati Merangin, dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni. Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir, di antaranya Kepala DKUKMPP Andrie Fransusman, Kepala Dinas Perhubungan Shobraini, Kasat Pol PP M. Sayuti, serta perwakilan OPD terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa area Pasar Bedug akan memanfaatkan jalur eks pedagang yang baru saja direlokasi.

Sementara itu, Bazar Ramadhan akan digelar memanjang mulai dari ruas jalan depan Bank Jambi hingga kawasan ujung Tanjung.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan kemacetan lalu lintas, Pemkab Merangin telah menetapkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di depan Masjid Agung Al-Istiqomah sebagai pusat parkir kendaraan bagi pengunjung.

Sekda Merangin Zulhifni menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada aspek kenyamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pasar Ramadhan.

Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk melakukan pengawasan ketat terhadap penataan lapak dan arus lalu lintas.

“Kita ingin pelaksanaannya tertib dan nyaman. Tidak boleh ada penumpukan kendaraan yang berujung kemacetan. Semua pedagang harus menempati lokasi sesuai dengan pembagian yang sudah ditetapkan,” tegas Zulhifni.

Selain pengaturan lalu lintas, Sekda juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan.

Ia mengingatkan para pedagang, khususnya yang menempati lapak bazar, agar turut bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah selama bulan Ramadhan.

“Kami memprioritaskan pedagang lokal. Namun ada komitmen yang harus dijaga, terutama soal kebersihan. Jangan sampai aktivitas ekonomi meningkat, tapi lingkungan justru menjadi kotor. Mari kita jaga wajah Kota Bangko tetap bersih dan nyaman,” pungkasnya.(*)




Resep Es Alpukat Mutiara Santan, Cocok untuk Menu Berbuka Puasa

SEPUCUKJAMBI.ID – Alpukat dikenal sebagai buah serbaguna yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan, baik manis maupun gurih.

Salah satu olahan yang paling digemari adalah es alpukat mutiara, perpaduan alpukat lembut dengan sagu mutiara yang kenyal, disiram kuah santan gurih dan susu manis.

Minuman segar ini cocok disajikan kapan saja, terutama saat cuaca panas atau sebagai pelengkap menu keluarga.

Dengan bahan sederhana dan proses yang praktis, es alpukat mutiara bisa dibuat sendiri di rumah tanpa ribet.

Berikut resep lengkapnya.

Bahan-bahan:

  • 100 gram sagu mutiara, rendam selama 30 menit

  • 100 gram gula pasir

  • 800 ml air

  • 1/2 sendok teh essence vanilla

  • 3 buah alpukat ukuran sedang

  • 200 gram nata de coco

  • Es batu secukupnya

  • Susu kental manis secukupnya

Bahan Kuah Santan:

  • 65 ml santan instan

  • 300 ml air

  • 1 lembar daun pandan, simpulkan

  • Sejumput garam

Cara Membuat:

  1. Rebus air hingga mendidih, masukkan sagu mutiara, gula pasir, dan essence vanilla. Masak hingga mutiara matang dan transparan. Angkat, lalu dinginkan.

  2. Untuk kuah santan, rebus air bersama daun pandan hingga harum. Masukkan santan dan sedikit garam, aduk rata hingga mendidih. Angkat dan biarkan dingin.

  3. Belah alpukat, keruk dagingnya lalu potong dadu sesuai selera.

  4. Siapkan mangkuk atau gelas saji. Masukkan es batu, sagu mutiara, potongan alpukat, dan nata de coco.

  5. Siram dengan kuah santan, lalu tambahkan susu kental manis di atasnya.

  6. Sajikan es alpukat mutiara dalam keadaan dingin agar lebih nikmat.

Es alpukat mutiara siap menjadi minuman segar favorit keluarga dengan rasa manis, gurih, dan tekstur yang memanjakan lidah.(*)




Pemkab Merangin Buka Seleksi Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 untuk tingkat kabupaten/kota.

Peserta terpilih nantinya akan berpeluang mengikuti seleksi lanjutan di tingkat provinsi hingga nasional.

Informasi tersebut disampaikan Bupati Merangin H. M. Syukur melalui Sekretaris Badan Kesbangpol Merangin, Iwan Indrawan, di sela kegiatan syukuran menempati rumah dinas Wakil Bupati Merangin H. A. Khafid, Selasa (10/2).

Iwan Indrawan menjelaskan, pendaftaran seleksi Paskibraka 2026 dibuka mulai 9 hingga 23 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi paskibraka.bpip.go.id.

“Seleksi ini terbuka bagi pelajar SMA atau sederajat yang memenuhi persyaratan. Kami mengajak seluruh sekolah untuk berpartisipasi,” ujarnya.

Kesbangpol Merangin juga mengimbau para kepala SMA, SMK, Madrasah Aliyah, serta pimpinan pondok pesantren tingkat Aliyah agar mendorong siswa-siswinya mengikuti seleksi tersebut.

Adapun persyaratan utama, calon peserta merupakan Warga Negara Indonesia, duduk di kelas X, dengan usia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun per tanggal 17 Agustus 2026.

Peserta juga harus mengantongi izin tertulis dari orang tua atau wali serta kepala sekolah.

Selain itu, calon Paskibraka diwajibkan memiliki nilai akademik minimal berkategori baik dan dinyatakan sehat melalui pemeriksaan kesehatan pada setiap tahapan seleksi.

Untuk persyaratan fisik, tinggi badan ideal bagi putra minimal 170 cm dan maksimal 180 cm.

Sementara putri minimal 165 cm dan maksimal 175 cm, yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan setempat.

Peserta juga harus memiliki berat badan proporsional, tidak mengalami kelainan bentuk kaki O atau X melebihi ketentuan, serta tidak memiliki telapak kaki datar (flat foot).

Calon peserta juga wajib memenuhi ketentuan tata pakaian dan sikap tampang Paskibraka serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Mulai dari pemusatan pendidikan dan pelatihan, pengukuhan, pelaksanaan tugas, hingga pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.(*)




Bupati Merangin Janji Tindaklanjuti Aspirasi Warga soal Truk Batu Bara

BANGKO, SEPUCUKJAMBI – Menanggapi keluhan masyarakat terkait aktivitas angkutan batu bara yang melintasi wilayah Kabupaten Merangin, Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar audiensi bersama Forum Kota Bangko di Kantor Bupati Merangin, Selasa (10/2).

Audiensi tersebut difokuskan pada pembahasan langkah-langkah strategis untuk menertibkan angkutan batu bara yang selama ini dinilai meresahkan masyarakat dan berdampak pada infrastruktur jalan.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Hadir pula perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Forum Kota Bangko, terdiri dari Front Dusun Bangko (FDB), Pemuda Pancasila, dan Forum Bersama Peduli Merangin (FBPM).

Dalam audiensi tersebut, Forum Kota Bangko meminta pemerintah daerah bersikap tegas dan konsisten dalam mengawasi operasional angkutan batu bara.

Masyarakat menilai lemahnya pengawasan menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan gangguan aktivitas warga.

Ada empat poin utama yang disampaikan Forum Kota Bangko. Pertama, pembatasan tonase kendaraan, di mana truk batu bara yang melintas di Jalan Lintas Sumatera diminta membawa muatan di bawah 20 ton guna mengurangi kerusakan jalan dan risiko kecelakaan.

Kedua, pengaturan jam operasional yang lebih ketat agar aktivitas angkutan tidak berbenturan dengan jam sibuk masyarakat.

Ketiga, perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur, khususnya jalan nasional yang semakin rusak serta kemacetan panjang yang kerap terjadi.

Poin keempat adalah penegakan hukum. Forum Kota Bangko mendesak pembentukan Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum), pembangunan pos pantau, serta penertiban ulang jalur angkutan batu bara agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aspirasi tersebut juga mengacu pada regulasi yang telah diterbitkan, antara lain Instruksi Gubernur Nomor 8 Tahun 2022, Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2024, serta Surat Edaran Bupati Merangin Nomor 551 Tahun 2025 dan Nomor 55.1/18/Dishub/2026.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Merangin M. Syukur menyampaikan apresiasi atas peran aktif masyarakat melalui Forum Kota Bangko.

Ia menilai aspirasi yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah.

“Kami menyambut baik masukan ini. Ini merupakan kontrol sosial yang positif. Terkait pembentukan Satgas Gakkum dan pengaktifan pos pantau, akan segera kami bahas bersama Forkopimda dan OPD teknis agar pelaksanaannya efektif di lapangan,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Jambi untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil di tingkat kabupaten tetap sejalan dengan regulasi yang lebih tinggi.(*)




Wagub Jambi Kukuhkan Pengurus FPRB 2025–2028, Perkuat Mitigasi Bencana Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I secara resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Jambi periode 2025–2028.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Ruang Bulian, Grand Hotel Jambi, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Abdullah Sani menegaskan bahwa pembentukan serta pengukuhan FPRB merupakan langkah strategis dan sangat relevan di tengah meningkatnya potensi bencana akibat berbagai persoalan lingkungan.

Ia menyinggung sejumlah bencana besar yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, seperti banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta kejadian banjir dan longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Januari 2026.

“Bencana-bencana tersebut membawa dampak besar, tidak hanya kerugian materi dan korban jiwa, tetapi juga dampak psikologis. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa mitigasi dan pengurangan risiko bencana harus dipahami dan dilakukan secara kolaboratif,” ujar Wagub Sani.

Menurutnya, Provinsi Jambi termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, baik bencana alam, nonalam, maupun bencana sosial.

Kondisi geografis dan demografis tersebut menuntut pendekatan yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif.

“Upaya pengurangan risiko bencana harus dilakukan sejak dini dan terencana, bukan hanya bergerak saat bencana sudah terjadi,” tegasnya.

Wagub Sani menilai FPRB memiliki peran penting sebagai wadah kolaborasi lintas sektor atau pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat.

Forum ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam edukasi, advokasi, perencanaan, serta penguatan kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana di Provinsi Jambi.

Ia juga berharap pengurus FPRB dapat menjadi pelopor dalam membangun budaya sadar risiko bencana, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, serta mengedepankan pendekatan partisipatif dan berbasis kearifan lokal.

“Pengurangan risiko bencana merupakan investasi jangka panjang. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, namun manfaatnya sangat besar dalam melindungi kehidupan, harta benda, dan keberlanjutan pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum FPRB Provinsi Jambi Kurniawan Gotama menyampaikan bahwa FPRB hadir sebagai wadah koordinasi dan sinergi lintas sektor untuk menghasilkan program-program yang aplikatif dan berdampak langsung.

“Forum ini diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pencegahan, mitigasi, hingga pemulihan pascabencana di Provinsi Jambi. Kami mohon bimbingan dan arahan serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berkolaborasi,” ujarnya.(*)




Indosat Catat Pendapatan Rp15,36 Triliun di Akhir 2025, Fokus Transformasi Digital Berbasis AI

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) memulai 2026 dengan landasan bisnis yang semakin kokoh setelah menutup kuartal terakhir 2025 dengan pertumbuhan signifikan.

Pada kuartal IV 2025, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp15,36 triliun, tumbuh 9% dibanding kuartal sebelumnya.

Pertumbuhan ini sejalan dengan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 53,5% secara quarter-on-quarter, atau meningkat menjadi Rp5,5 triliun, serta 12,2% secara year-on-year.

Sementara itu, EBITDA naik 12% menjadi Rp26,6 triliun, mencerminkan kinerja keuangan yang sehat dan eksekusi strategi yang disiplin.

“Kami menutup 2025 dengan momentum yang kuat dan fondasi yang solid untuk melangkah ke 2026. Pertumbuhan pendapatan yang konsisten, peningkatan profitabilitas, serta laba bersih yang positif menjadi indikasi keberhasilan strategi kami. Pemanfaatan AI dalam personalisasi layanan dan penguatan jaringan telah meningkatkan pengalaman pelanggan secara signifikan,” kata Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Pertumbuhan ARPU juga menunjukkan tren positif, meningkat hingga Rp44 ribu, didukung oleh penerapan personalisasi berbasis AI dan inovasi layanan seperti AI-powered 360 Scam and Spam Protection, yang menjaga keamanan pelanggan di berbagai kanal digital.

Selain itu, Indosat terus memperkuat pengalaman pelanggan dengan layanan 5G dan fixed wireless access (HiFi Air).

Hingga akhir 2025, layanan Home Broadband ini telah melayani sekitar 400.000 pelanggan di 24 kota di Indonesia.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi integrasi AI dengan kapabilitas jaringan canggih untuk menghadirkan konektivitas digital yang adaptif dan berbasis manusia.

Dengan fokus pada pengalaman, keamanan, dan kepercayaan digital, Indosat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pertumbuhan jangka panjang dan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui investasi berkelanjutan di infrastruktur digital, operasional berbasis data, dan inovasi berbasis AI.(*)




Tidur Mudah Terganggu? Kenali Ciri dan Cara Mengatasi Light Sleeper

SEPUCUKJAMBI.ID – Pernah terbangun hanya karena suara samar, cahaya lampu dari luar kamar, atau perubahan kecil di sekitar?

Jika iya, Anda mungkin termasuk light sleeper, istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang dengan pola tidur ringan dan mudah terganggu.

Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan tidak selalu berbahaya.

Namun, jika terjadi terus-menerus, kualitas tidur dapat menurun dan berdampak pada aktivitas sehari-hari.

Banyak light sleeper merasa tubuh tetap lelah meski durasi tidurnya terlihat cukup.

Orang dengan tidur ringan umumnya kesulitan masuk ke fase tidur dalam. Akibatnya, proses pemulihan tubuh tidak berjalan optimal.

Dampak yang sering dirasakan antara lain sulit fokus, mengantuk di siang hari, hingga rasa lesu saat bangun pagi.

Ada berbagai faktor yang dapat memicu seseorang menjadi light sleeper. Stres dan kecemasan menjadi penyebab paling umum.

Pikiran yang terus aktif membuat otak sulit mencapai kondisi istirahat penuh. Selain itu, lingkungan tidur yang kurang mendukung seperti kamar terlalu terang, bising, atau suhu tidak nyaman juga berperan besar.

Kebiasaan tidur yang tidak teratur, sering begadang, serta konsumsi kafein atau minuman berkafein di malam hari dapat mengganggu ritme alami tubuh.

Dalam beberapa kasus, kondisi medis tertentu juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan membuatnya lebih dangkal.

Tidur yang terus-menerus terganggu sebaiknya tidak dianggap sepele. Dalam jangka panjang, kurang tidur berkaitan dengan penurunan konsentrasi, gangguan suasana hati, hingga melemahnya daya tahan tubuh.

Karena itu, memperbaiki kualitas tidur sejak dini menjadi hal yang penting.

Beberapa langkah sederhana bisa dilakukan untuk membantu tidur lebih nyenyak. Ciptakan suasana kamar yang gelap, sejuk, dan tenang.

Penggunaan tirai gelap atau penutup telinga dapat membantu meminimalkan gangguan. Menjaga jadwal tidur yang konsisten juga membantu tubuh membentuk ritme biologis yang stabil.

Selain itu, hindari konsumsi kafein beberapa jam sebelum tidur dan batasi paparan layar ponsel atau gadget di malam hari.

Aktivitas relaksasi seperti membaca buku, mandi air hangat, atau latihan pernapasan dapat membantu tubuh dan pikiran lebih siap beristirahat.

Jika berbagai upaya sudah dilakukan tetapi tidur tetap terasa tidak berkualitas, berkonsultasi dengan tenaga medis menjadi langkah yang bijak.

Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mengetahui apakah terdapat gangguan tidur lain yang perlu ditangani.

Tidur berkualitas bukan hanya soal lama waktu tidur, tetapi juga seberapa dalam tubuh beristirahat

Dengan kebiasaan yang tepat, light sleeper tetap bisa menikmati tidur yang lebih nyenyak dan bangun dengan tubuh terasa segar.(*)