Saldo Nasabah Bank Jambi Dikabarkan Hilang, Video Viral Picu Kepanikan Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar mengenai dugaan hilangnya saldo nasabah di Bank Jambi mendadak menghebohkan masyarakat di Jambi.

Isu tersebut mencuat setelah sebuah video berdurasi singkat beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet.

Dalam video berdurasi sekitar 26 detik itu, terdengar seorang perempuan menyebutkan bahwa layanan bank tetap beroperasi pada Minggu, 22 Februari 2026.

Ia menyampaikan bahwa sejumlah nasabah datang untuk memastikan kondisi saldo rekening mereka setelah muncul kabar adanya dana yang diduga hilang.

Perempuan dalam video tersebut menyebutkan nominal saldo yang ramai diperbincangkan, yakni sekitar Rp25 juta.

Bahkan, ada pula yang disebut mengalami kehilangan hingga Rp20 juta.

Sejumlah warga terlihat mendatangi kantor layanan untuk melakukan pengecekan langsung.

Meski menyampaikan adanya laporan dari beberapa nasabah, perempuan tersebut juga menuturkan bahwa saldo di rekening pribadinya dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat yang merasa memiliki dana dalam jumlah besar untuk segera melakukan pengecekan.

Lokasi pasti kantor cabang yang dimaksud dalam video belum dapat dipastikan. Namun, kabar tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

Di hari yang sama, pihak Bank Jambi mengeluarkan pengumuman resmi melalui kanal informasi mereka.

Dalam keterangan tersebut, manajemen menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan pemeliharaan sistem internal (maintenance) guna meningkatkan kualitas layanan dan keamanan transaksi.

Dampak dari proses tersebut adalah tidak dapat diaksesnya sejumlah layanan perbankan, termasuk Mobile Banking, ATM, dan CRM untuk sementara waktu.

Pihak bank menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan layanan akan kembali normal setelah proses pemeliharaan selesai.

Komisaris Utama Bank Jambi, Emilia, saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi terkait maintenance sistem tersebut.

Ia menyatakan bahwa jajaran direksi bersama tim teknologi informasi tengah bekerja melakukan penanganan dan pengecekan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi yang membenarkan adanya kehilangan saldo nasabah.

Pihak manajemen menegaskan bahwa proses investigasi dan pengecekan sistem masih berlangsung untuk memastikan keamanan transaksi tetap terjaga.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta menunggu informasi resmi dari pihak bank terkait perkembangan situasi ini.(*)




Resep Es Degan Segar dari Kelapa Muda, Cocok Redakan Dahaga Saat Puasa

SEPUCUKJAMBI.ID – Minuman es degan kelapa muda menjadi favorit banyak orang untuk melepas dahaga, terutama di siang hari yang panas atau saat berbuka puasa.

Perpaduan kelapa muda, air kelapa, susu, dan sirup menghadirkan rasa segar sekaligus menyehatkan.

Berikut resep mudah membuat es degan di rumah.

Bahan-Bahan

  • Kelapa muda, keruk dagingnya

  • Air kelapa segar

  • Susu bubuk atau susu kental manis

  • Es batu secukupnya

  • Sirup sesuai selera

Cara Membuat

  1. Ambil daging kelapa muda dengan sendok atau pengerok, sisihkan.

  2. Tuang air kelapa ke dalam wadah, tambahkan susu dan sirup, aduk rata.

  3. Siapkan gelas saji, masukkan es batu, kemudian tuang kelapa muda beserta air kelapanya. Aduk ringan sebelum dinikmati.

Tips Agar Es Degan Lebih Segar

  • Gunakan kelapa muda yang benar-benar segar agar rasa manis alami tetap terasa.

  • Es batu bisa dihancurkan agar lebih cepat mendinginkan minuman.

  • Variasikan sirup sesuai selera, misalnya cocopandan atau melon, untuk sensasi berbeda.

Minuman ini tidak hanya menghilangkan dahaga tetapi juga memberikan asupan nutrisi dari kelapa muda dan air kelapa, termasuk elektrolit alami yang membantu menjaga hidrasi tubuh.(*)




Buka Puasa Gratis dan Program Sosial, Jogokariyan Jadi Pusat Komunitas di Yogyakarta

YOGYAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Masjid Jogokariyan di kawasan Mantrijeron, Yogyakarta, tampil sederhana dan menyatu dengan permukiman sekitar, tapi perannya bagi masyarakat sangat besar.

Sejak berdiri, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga pusat aktivitas sosial yang memberi dampak nyata.

Salah satu kunci keberhasilan Jogokariyan adalah transparansi pengelolaan keuangan.

Dana infak yang masuk tidak dibiarkan mengendap lama; kas masjid cenderung mendekati nol karena dana langsung disalurkan untuk program sosial, pendidikan, layanan kesehatan, dan bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Laporan keuangan diumumkan terbuka, sehingga membangun kepercayaan jamaah.

Kampung Ramadan yang Hidup

Setiap Ramadan, kawasan sekitar masjid berubah menjadi Kampung Ramadan Jogokariyan.

Jalanan dipenuhi pedagang takjil dan warga yang datang dari berbagai penjuru kota.

Salah satu kegiatan paling menonjol adalah buka puasa gratis. Sekitar 3.000 porsi makanan dibagikan setiap hari selama Ramadan, mulai dari warga sekitar, mahasiswa, hingga musafir.

Pembagian diatur dengan kupon agar merata dan terorganisir, berjalan rapi berkat koordinasi panitia dan relawan.

Kesederhanaan yang Menguatkan

Dari sisi arsitektur, Jogokariyan mempertahankan karakter masjid kampung yang fungsional. Bangunannya sederhana, tanpa ornamen mewah, dan menyatu dengan rumah-rumah warga.

Kesederhanaan ini memperkuat kedekatan masjid dengan masyarakat, membuatnya tidak terasa eksklusif atau terpisah dari lingkungan sekitar.

Dampak Sosial Lebih Besar dari Bangunan

Kekuatan Jogokariyan bukan pada fisik bangunannya, tetapi pada aktivitas dan dampak sosialnya. Masjid ini menjadi ruang ibadah sekaligus pusat komunitas yang hidup, transparan, dan responsif.

Partisipasi jamaah dan kepedulian terhadap sesama membuat masjid ini bergerak besar, meski tampil sederhana.(*)




Jangan Anggap Remeh! Gagal Bayar Pinjaman Online Bisa Timbulkan Masalah Serius

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Fenomena promosi sengaja gagal bayar atau galbay pada pinjaman online kembali menjadi sorotan.

Praktisi dan pengamat industri pembiayaan menekankan bahwa praktik ini bukan solusi aman, karena berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum dan kerugian finansial yang serius.

Praktik galbay kerap dipromosikan di media sosial sebagai jalan pintas keluar dari utang.

Padahal, sengaja menunggak pembayaran pada platform fintech lending atau pindar yang resmi terdaftar bisa berdampak langsung pada catatan kredit, bahkan memicu proses hukum jika terjadi pelanggaran serius.

Indrayatno, praktisi sekaligus pengamat industri pembiayaan, menegaskan pentingnya edukasi untuk menanggulangi narasi yang membenarkan galbay.

“Kenapa ada promosi gagal bayar (galbay)? Perlu juga konten untuk meng-counter hal itu. Kalau memang diniatkan gagal bayar, risiko hukumnya nyata,” ujar Indrayatno dalam podcast FintechVerse 360kredi, yang tayang di YouTube, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa tunggakan pinjaman resmi akan tercatat dalam Sistem Informasi Kredit (SIK).

Catatan negatif ini bisa menghambat akses pembiayaan di masa depan, termasuk saat mengajukan kredit rumah, kendaraan, atau modal usaha.

“Jangan anggap enteng bahwa sekadar melepaskan tanggung jawab bisa membuat hidup tenang. Menghindari bayar ke fintech lending tetap punya konsekuensi,” tambah Indrayatno.

Risiko Hukum dan Penagihan Intensif

Selain skor kredit yang rusak, galbay dapat memicu penagihan lebih agresif, terutama jika pinjaman berasal dari penyelenggara resmi yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Praktisi keuangan menyarankan masyarakat untuk berkomunikasi dengan lembaga pinjaman jika menghadapi kesulitan membayar.

Solusi legal seperti restrukturisasi pinjaman atau penjadwalan ulang cicilan lebih aman dan efektif.

Para ahli menekankan bahwa literasi keuangan menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terpengaruh narasi menyesatkan terkait galbay.

Transparansi dan keterbukaan kepada pemberi pinjaman tetap menjadi langkah terbaik untuk mengatasi tekanan utang.(*)




Resep Sop Buah Segar untuk Buka Puasa, Praktis dan Nikmat

SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah seharian berpuasa, minuman segar seperti sop buah dingin menjadi pilihan sempurna untuk menghilangkan dahaga.

Perpaduan potongan buah segar dan siraman susu membuat minuman ini lezat sekaligus menyehatkan.

Berikut panduan membuat sop buah yang praktis di rumah.

Bahan-Bahan

  • Semangka, potong dadu

  • Melon, potong dadu

  • Pear, potong dadu

  • Anggur, belah menjadi dua

  • Kiwi, kupas dan potong dadu

  • Susu cair secukupnya

  • Gula atau sirup sesuai selera

  • Es batu secukupnya

  • Garnish: buah tambahan atau daun mint

Cara Membuat

  1. Potong semua buah sesuai selera, dadu atau bentuk lain yang diinginkan, lalu sisihkan.

  2. Masukkan buah ke dalam wadah, siram dengan susu cair dan tambahkan gula atau sirup sesuai selera. Aduk rata.

  3. Sajikan dalam gelas saji, tambahkan es batu, dan beri hiasan buah atau daun mint untuk tampilan lebih menarik.

Tips Agar Sop Buah Lebih Segar

  • Gunakan buah yang benar-benar segar dan dingin untuk sensasi menyegarkan maksimal.

  • Jangan terlalu banyak gula agar rasa buah tetap dominan dan lebih sehat.

  • Es batu bisa diganti dengan es serut atau crushed ice agar lebih nikmat.

Sop buah tidak hanya menyegarkan tetapi juga mendukung asupan vitamin dari berbagai buah setelah berpuasa.

Dengan bahan yang mudah didapat, minuman ini bisa jadi favorit keluarga saat Ramadan maupun di hari-hari biasa.(*)




Tekanan Ekonomi Bisa Ganggu Kewarasan Ibu, Kabid RSJD Jambi Sebut Bisa Berdampak pada Rumah Tangga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kesehatan mental ibu menjadi sorotan utama dalam seminar keluarga bertema “Marriage Goals Bukan Cuma Soal Cinta Tapi Juga Soal Atur Dana” yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Narasumber Dini Silvia, Dini Silvia dari RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur, menekankan pentingnya menjaga kewarasan ibu sebagai kunci stabilitas ekonomi rumah tangga.

Dalam materinya bertajuk “Sehat Jiwa, Sehat Finansial: Menjaga Kewarasan Ibu dalam Mengelola Ekonomi Keluarga”, Dini Silvia menjelaskan tekanan ekonomi sering berdampak langsung pada psikologis ibu, yang berperan sebagai manajer utama rumah tangga.

“Pengelolaan keuangan yang baik membutuhkan kondisi mental yang sehat. Tekanan ekonomi yang tinggi dapat memengaruhi kewarasan ibu, sehingga berdampak pada keharmonisan dan stabilitas keluarga,” jelasnya.

Dini menekankan bahwa ibu yang sehat secara mental mampu mengambil keputusan keuangan lebih bijak, menjaga komunikasi dengan pasangan, dan menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.

“Sehat secara emosional berarti keluarga juga lebih siap menghadapi tantangan ekonomi. Ibu yang tenang dan stabil mentalnya menjadi fondasi bagi keluarga yang bahagia dan mandiri secara finansial,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Jambi dan cabang se-Kecamatan oleh Ketua PW Salimah Provinsi Jambi, Muslihah.

Marsya Lystia, Ketua Marsya Lystia, turut memberikan materi mengenai literasi keuangan sebagai fondasi ketahanan ekonomi keluarga.

Muslihah menambahkan, Salimah Kota Jambi termasuk yang paling aktif di Provinsi Jambi dengan jumlah anggota terbanyak dan program unggulan yang mencakup pendidikan, ekonomi, kesehatan mental, serta pengembangan keluarga.

Seminar ini menegaskan komitmen kolaborasi organisasi perempuan dengan Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat kesehatan mental ibu, ketahanan ekonomi keluarga, dan pemberdayaan perempuan, sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia.”(*)




Marsya Lystia Tegaskan Pentingnya Literasi Keuangan untuk Ketahanan Keluarga di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Marsya Lystia menjadi sorotan dalam seminar keluarga bertema “Marriage Goals Bukan Cuma Soal Cinta Tapi Juga Soal Atur Dana” yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Jambi dan pimpinan cabang se-Kecamatan Kota Jambi oleh Ketua PW Salimah Provinsi Jambi, Muslihah.

Dalam sesi seminar bertajuk Finance for Couples: Bangun Kehidupan Finansial yang Bahagia, Marsya menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi ketahanan ekonomi rumah tangga.

“Marriage goals bukan hanya tentang cinta dan romantisme, tetapi juga bagaimana pasangan mampu merencanakan dan mengelola keuangan bersama. Ketahanan ekonomi keluarga adalah fondasi penting bagi kebahagiaan jangka panjang,” jelas Marsya.

Marsya menekankan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi aspek utama dalam membangun generasi yang tangguh.

“Kita membesarkan perempuan berarti membesarkan generasi. Fokus kita adalah pemberdayaan perempuan. Di era modern, perempuan harus adaptif terhadap teknologi, pola pengasuhan, hingga isu kesehatan mental,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, organisasi perempuan harus relevan lintas generasi, dari anggota muda hingga senior, dengan kegiatan yang dikemas kekinian namun tetap berlandaskan nilai agama.

“Kami ingin Salimah bersinergi dengan organisasi perempuan lain untuk bersama-sama membangun Kota Jambi lebih maju dan berdaya,” kata Marsya.

Narasumber kedua, Dini Silvia, Kabid Pengembangan Sarana dan Prasarana Medis RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur, membawakan materi “Sehat Jiwa, Sehat Finansial: Menjaga Kewarasan Ibu dalam Mengelola Ekonomi Keluarga.”

Ia menekankan, kondisi mental ibu sangat memengaruhi stabilitas keuangan keluarga.

“Pengelolaan keuangan yang baik membutuhkan kondisi mental yang sehat. Tekanan ekonomi sering berdampak pada psikologis ibu sebagai manajer rumah tangga,” jelas Dini.

Ketua PW Salimah Provinsi Jambi, Muslihah, menjelaskan bahwa Salimah telah terbentuk di seluruh kabupaten/kota dengan jumlah anggota mencapai 1.304 orang, dan Kota Jambi menjadi penyumbang terbanyak.

Di tingkat kelurahan, telah terbentuk empat PERA (Persaudaraan Salimah), dan program One PC One PERA akan digulirkan untuk memperluas jaringan.

Salimah memiliki enam departemen: Dakwah, Pendidikan & Pelatihan, Ekonomi, Humas, Jaringan Lembaga & Kajian, serta Program Keluarga & Perempuan.

Program unggulan meliputi Majelis Taklim, Baitul Qur’an, P2AYD, SISTER, SERASI, SALSA, KOSUMA, Salimah Halal Center, hingga Mubalighah Salimah Indonesia.

“Seluruh program ini bertujuan meningkatkan kualitas perempuan dan keluarga. Pengurus baru diharapkan menjalankan amanah dengan dedikasi dan integritas,” ungkap Muslihah.

Kegiatan seminar dan pelantikan ini menegaskan komitmen kolaborasi antara organisasi perempuan dan Pemerintah Kota Jambi.

Fokusnya pada ketahanan ekonomi keluarga, kesehatan mental perempuan, serta pemberdayaan perempuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sejalan dengan visi “Kota Jambi Bahagia.”(*)




PT Jambi Indoguna Kejar Participating Interest Migas, Gubernur Minta Dukungan DPR RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, memaparkan perkembangan terbaru PT Jambi Indoguna Internasional yang tengah berproses memperoleh Participating Interest (PI) di sejumlah perusahaan migas.

Hal ini disampaikannya saat kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Gedung Mahligai 9, Jumat (20/2/2026).

Menurut Al Haris, PT Jambi Indoguna saat ini sedang menjalani tahapan due diligence sebagai bagian dari proses pengambilan PI pada perusahaan migas seperti PetroChina dan Jetstone Energy.

“Prosesnya sudah berjalan dan kini masuk tahap due diligence. Kami berharap dukungan Komisi II agar percepatan persetujuan dan penerbitan SK dari Kementerian ESDM dapat segera terealisasi,” ujar Al Haris.

Participating Interest merupakan skema kepemilikan saham daerah dalam pengelolaan blok migas.

Jika proses ini tuntas, PT Jambi Indoguna berpeluang memperoleh kontribusi signifikan dari sektor energi yang berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Al Haris menegaskan, penguatan BUMD sektor energi menjadi langkah strategis dalam memperluas sumber pendapatan daerah, tidak hanya bergantung pada sektor konvensional.

“Kami ingin BUMD Jambi mampu mengambil peran nyata dalam pengelolaan sumber daya alam daerah,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Al Haris juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM, agar proses administrasi dan persetujuan PI tidak berlarut-larut.

Menurutnya, percepatan penerbitan surat keputusan akan memberikan kepastian hukum sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di sektor migas Jambi.

Kunjungan kerja Komisi II DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II, Dede Yusuf, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menyampaikan aspirasi dan progres BUMD, termasuk PT Jambi Indoguna.

Dengan proses due diligence yang tengah berjalan dan dukungan regulasi yang diharapkan segera terbit, Al Haris optimistis PT Jambi Indoguna mampu menjadi motor baru penggerak ekonomi daerah berbasis energi.(*)




Modal Inti Rp3 Triliun Jadi Tantangan, Gubernur Optimistis Bank Jambi Tumbuh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Target pemenuhan modal inti sebesar Rp3 triliun menjadi tantangan besar bagi Bank Jambi.

Meski demikian, Gubernur Jambi Al Haris menyatakan optimistis bank kebanggaan daerah itu mampu tumbuh dan meningkatkan daya saingnya di tingkat nasional.

Hal tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Gedung Mahligai 9, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan bahwa penguatan permodalan merupakan langkah strategis agar Bank Jambi tetap sehat, kompetitif, dan mampu memenuhi ketentuan regulator.

“Tantangan kita saat ini adalah pemenuhan modal inti Rp3 triliun sesuai regulasi OJK. Namun kami optimistis Bank Jambi mampu tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi menjalankan skema Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Jabar Banten.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan kapasitas bisnis dan manajemen risiko.

Melalui skema tersebut, Bank Jambi tidak hanya mengejar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga memperluas akses layanan keuangan hingga ke daerah pelosok.

Al Haris menyebutkan bahwa kinerja Bank Jambi saat ini menunjukkan tren yang positif.

Jaringan layanan terus berkembang dan kontribusi terhadap perekonomian daerah semakin nyata, khususnya dalam pembiayaan sektor UMKM.

Penguatan modal inti dinilai menjadi fondasi penting agar pertumbuhan tersebut semakin berkelanjutan dan mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, juga menekankan pentingnya tata kelola profesional bagi seluruh BUMD, termasuk bank daerah.

Ia mengingatkan agar BUMD dikelola secara transparan, berbasis kinerja, dan tidak menjadi beban fiskal daerah.

Bagi Pemerintah Provinsi Jambi, momentum ini menjadi kesempatan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi mendorong Bank Jambi naik kelas.

Dengan strategi penguatan modal, kolaborasi KUB, dan dukungan regulasi, Al Haris yakin Bank Jambi mampu menjawab tantangan dan tumbuh sebagai institusi keuangan daerah yang tangguh dan berdaya saing tinggi.(*)




Bank Jambi Tunjukkan Tren Positif, Gubernur Al Haris Paparkan Skema KUB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan komitmennya memperkuat permodalan dan daya saing Bank Jambi di hadapan Komisi II DPR RI saat kunjungan kerja di Gedung Mahligai 9, belum lama ini.

Dalam paparannya, Al Haris menyebut kinerja Bank Jambi menunjukkan tren positif dan mampu menjangkau layanan hingga ke pelosok daerah.

Namun, tantangan utama yang kini dihadapi adalah pemenuhan ketentuan modal inti sebesar Rp3 triliun sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kinerja Bank Jambi terus membaik. Tantangan kita saat ini adalah penguatan modal inti Rp3 triliun agar sesuai regulasi dan semakin kompetitif,” ujar Al Haris.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Provinsi Jambi menjalankan skema Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Jabar Banten.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat struktur permodalan, meningkatkan kapasitas bisnis, serta memperluas akses layanan keuangan di Jambi.

Melalui skema tersebut, Bank Jambi diyakini dapat meningkatkan daya saing sekaligus menjaga stabilitas dan tata kelola perusahaan agar tetap sehat.

Al Haris juga menekankan bahwa Bank Jambi memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam pembiayaan UMKM dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia optimistis, dengan penguatan modal dan kolaborasi strategis, Bank Jambi mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memberi kontribusi signifikan bagi pembangunan di Provinsi Jambi.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, yang dalam arahannya menekankan pentingnya tata kelola profesional bagi seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Komisi II mendorong agar BUMD, termasuk bank daerah, dikelola secara transparan, berbasis kinerja, dan tidak menjadi beban fiskal daerah.

Forum dialog bersama kepala daerah se-Provinsi Jambi itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam meningkatkan kinerja BUMD, khususnya sektor perbankan daerah.

Dengan strategi penguatan modal dan dukungan regulasi yang tepat, Bank Jambi ditargetkan mampu tumbuh lebih agresif dan adaptif di tengah dinamika industri perbankan nasional.(*)