Muscab PPP Jambi 2026 Panas, Mardiono Tegaskan Kader Harus Siap Hadapi Pemilu 2029

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Provinsi Jambi berlangsung hangat dan penuh pesan strategis.
Forum konsolidasi yang digelar serentak di Hotel Rumah Kito, Kota Jambi, Sabtu (28/3) ini menjadi titik penting persiapan partai menuju Pemilu 2029.
Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, hadir secara virtual dari Jakarta dan memberikan peringatan tegas kepada seluruh kader.
Ia menekankan bahwa politik tidak boleh dijalankan secara dangkal.
“Kalau berpikir dangkal, berarti belum siap menjadi politisi. Kita harus matang dan siap bertanding,” tegas Mardiono.
Dalam arahannya, Mardiono juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat dan memberi contoh nyata.
Pemimpin, menurutnya, harus hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, dan menghindari penyebaran isu yang memecah belah.
“Pemimpin harus optimis, menjadi suri teladan seperti Rasulullah, dan hadir untuk rakyat,” ujarnya.
Ketua DPW PPP Jambi, Mhd Fadhil Arief, menambahkan bahwa kekompakan kader merupakan kunci kebangkitan partai.
Ia mengajak seluruh pengurus, dari DPW hingga ranting, bekerja serius untuk mengembalikan kekuatan PPP di parlemen.
“Kita punya tujuan besar. Pilih pemimpin yang benar-benar punya komitmen membesarkan partai,” tegasnya.
Muscab juga menjadi momentum strategis menjelang verifikasi partai pada 2027 dan Pemilu 2029.
Mardiono meminta seluruh kader di tingkat PAC dan ranting untuk segera mempersiapkan dokumen serta memperkuat basis pemilih.
“Fokus kita adalah elektoral. Suara terbanyak di TPS harus kita menangkan,” katanya.
Mardiono menilai soliditas kepengurusan PPP di Jambi dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Ia menekankan, kader daerah tidak boleh terpengaruh isu pusat, melainkan fokus berjuang di wilayah masing-masing.
“Biarkan pusat menyelesaikan persoalan. Kader di daerah fokus saja berjuang,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan, Muscab PPP Jambi diharapkan menjadi titik awal kebangkitan partai.
“Takdir kemenangan tidak akan datang tanpa perjuangan,” pungkas Mardiono menutup sambutannya.(*)