Mitos atau Fakta, Makan Kacang Bikin Jerawatan?

SEPUCUKJAMBI.ID – Banyak orang memilih menghindari kacang karena khawatir wajah menjadi jerawatan. Padahal, kacang dikenal sebagai sumber nutrisi penting seperti protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.

Tak heran jika hubungan antara konsumsi kacang dan jerawat kerap menimbulkan perdebatan.

Lantas, benarkah makan kacang bisa bikin jerawatan?

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kacang secara langsung menyebabkan jerawat.

Anggapan bahwa kacang memicu jerawat lebih banyak berkembang sebagai mitos turun-temurun, bukan berdasarkan penelitian medis yang kuat.

kacang mengandung asam lemak omega-6 yang berpotensi meningkatkan peradangan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Namun, dalam jumlah wajar, kandungan tersebut tidak cukup kuat untuk memicu munculnya jerawat.

Tubuh justru membutuhkan keseimbangan antara omega-3 dan omega-6 dengan rasio ideal sekitar 1:3. Sementara itu, sebagian besar kacang memiliki rasio omega-3 dan omega-6 sekitar 1:17, yang masih tergolong aman jika dikonsumsi secara normal dan tidak berlebihan.

Menariknya, kacang justru dapat memberi manfaat bagi kulit Kandungan antioksidan seperti vitamin E dan selenium berperan melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas serta membantu mengurangi peradangan.

Selain itu, lemak sehat dalam kacang mampu menurunkan glycaemic load (GL) makanan, sehingga membantu menjaga kestabilan kadar insulin dan mencegah produksi sebum berlebih, salah satu faktor utama penyebab jerawat.

Bagaimana Jerawat bisa muncul?

jerawat terjadi ketika folikel rambut atau pori-pori kulit tersumbat.

Folikel rambut merupakan saluran kecil tempat tumbuhnya rambut yang dikelilingi oleh kelenjar minyak.

Ketika pori-pori tersumbat oleh sebum berlebih, bakteri, dan sel kulit mati, jerawat pun dapat muncul.

Penumpukan ini memicu peradangan yang ditandai dengan nyeri, pembengkakan, serta kemerahan di sekitar area kulit.

Makanan yang Bisa Memicu Jerawat

Selain faktor kebersihan dan hormon, pola makan juga berperan dalam memperparah jerawat.

Beberapa jenis makanan dapat memperparah jerawat karena kandungan lemak, gula, serta indeks glikemiknya yang tinggi.

1. Cokelat

Konsumsi cokelat lebih dari 100 gram per minggu dapat meningkatkan keparahan jerawat.

Kandungan gula dan lemak di dalamnya dapat memicu produksi sitokin proinflamasi serta meningkatkan aktivitas bakteri Cutibacterium acnes, yang berujung pada peradangan dan produksi minyak wajah berlebih.

2. Makanan berminyak dan gorengan

Makanan yang digoreng atau tinggi lemak, terutama jika dikonsumsi lebih dari tiga kali dalam seminggu, berisiko memperburuk jerawat.

Lemak jenuh dan lemak trans dapat merangsang jalur mTORC1 yang berperan dalam peningkatan produksi sebum dan peradangan kulit.

3. Roti dan makanan manis

Karbohidrat sederhana seperti roti putih, kue, dan makanan manis dapat dengan cepat menaikkan kadar gula darah. Lonjakan insulin yang terjadi dapat memicu produksi minyak berlebih dan memperparah kondisi jerawat.

Masyarakat kerap menganggap hal ini sebagai mitos Kacang tetap aman dikonsumsi selama dalam jumlah wajar dan diimbangi dengan pola makan seimbang serta gaya hidup sehat.

Kulit yang sehat bukan hanya ditentukan oleh satu jenis makanan, melainkan oleh keseimbangan nutrisi dan kebiasaan  sehari-hari .(*)