Langit Merah Pekat di Pandeglang Hebohkan Warga, BMKG Beri Penjelasan Ilmiah

BANTEN, SEPUCUKJAMBI.ID – Fenomena langit berwarna merah pekat yang muncul di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, menjelang waktu senja menghebohkan warga.
Warna langit yang terlihat tak biasa dan menyerupai merah darah itu sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama karena terjadi di kawasan pesisir.
Peristiwa tersebut terjadi usai hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Pandeglang.
Sejumlah warga mengabadikan momen langka itu dalam bentuk foto dan video yang kemudian viral di berbagai platform digital.
Tak sedikit warganet yang mengaitkannya dengan tanda-tanda bencana alam.
Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa fenomena langit merah tersebut bukan pertanda bencana.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II, Hartanto, menjelaskan bahwa perubahan warna langit itu merupakan fenomena optik alamiah.
Menurutnya, warna merah muncul akibat proses pembiasan dan penyaringan cahaya matahari di atmosfer.
Warna dengan gelombang pendek seperti biru dan ungu lebih banyak tersaring, sementara warna bergelombang panjang seperti merah dan jingga menjadi lebih dominan terlihat.
Fenomena ini umumnya terjadi saat posisi matahari berada rendah di horizon, seperti menjelang matahari terbenam.
Pada kondisi tersebut, cahaya matahari menempuh jalur yang lebih panjang di atmosfer sehingga efek pembiasan semakin kuat.
BMKG juga menyebutkan bahwa kelembapan udara yang tinggi setelah hujan, keberadaan awan tebal, serta partikel aerosol di udara turut memperkuat intensitas warna merah di langit, membuatnya tampak lebih pekat dari biasanya.
Hartanto menegaskan, fenomena serupa bisa terjadi di wilayah lain apabila kondisi cuaca dan atmosfer mendukung.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak panik dan tidak mengaitkan fenomena alam tersebut dengan isu-isu yang tidak memiliki dasar ilmiah.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu mengakses informasi cuaca dan penjelasan resmi melalui kanal komunikasi BMKG agar terhindar dari kesalahpahaman.
Dengan pemahaman yang tepat, fenomena langit merah dapat dipahami sebagai peristiwa alam yang wajar dan tidak membahayakan.(*)