Lagu J-Pop 1990an ‘Mou Koi Nante Shinai’ Viral karena Wajah Penyanyi Mirip Jokowi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah video klip lawas penyanyi Jepang kembali viral di media sosial Indonesia karena warganet menilai wajah sang penyanyi mirip Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Video ini ramai dibagikan di platform seperti YouTube, X (Twitter), TikTok, hingga Instagram.

Tokoh yang dimaksud adalah Noriyuki Makihara, penyanyi dan penulis lagu pop Jepang yang populer sejak era 1990-an.

Video yang paling sering dibagikan berasal dari klip lagu “Mou Koi Nante Shinai”.

Dalam potongan video tersebut, Makihara tampil sederhana dengan rambut pendek dan ekspresi wajah yang dinilai menyerupai Jokowi, terutama senyum dan struktur wajahnya.

Fenomena ini memicu komentar lucu dari netizen Indonesia.

Di kolom komentar YouTube maupun unggahan ulang di media sosial, banyak yang menulis candaan seperti “Jokowi versi J-Pop”, “Pakde lagi konser di Jepang”, atau menyebut Makihara sebagai “Jokowi lost brother”.

Meskipun bernuansa humor, unggahan ini cepat menyebar dan mendorong peningkatan penayangan video klip aslinya.

Lagu “Mou Koi Nante Shinai” sendiri bukan rilisan baru, melainkan berasal dari awal 1990-an dan menjadi salah satu hits populer Noriyuki Makihara.

Namun berkat algoritma media sosial dan tren konten viral lintas negara, klip lawas ini kembali muncul di beranda banyak pengguna Indonesia dan memperoleh jutaan penonton dalam waktu singkat.

Noriyuki Makihara dikenal sebagai musisi berpengaruh di industri J-Pop.

Selain membawakan lagu-lagunya sendiri, ia juga menulis lagu untuk sejumlah artis besar Jepang, termasuk grup legendaris SMAP.

Karyanya kerap mengangkat tema kehidupan sehari-hari, cinta, dan refleksi personal, sehingga tetap relevan lintas generasi.

Fenomena kemiripan wajah dengan tokoh publik bukan hal baru di Indonesia.

Beberapa figur internasional sebelumnya juga sempat viral karena dianggap mirip dengan tokoh Tanah Air.

Menurut pakar budaya digital, tren ini merupakan bentuk hiburan spontan khas internet yang menggabungkan humor visual, nostalgia, dan algoritma media sosial.

Meski tidak terkait politik atau pernyataan resmi, viralnya video Noriyuki Makihara menunjukkan bagaimana konten lintas budaya mudah menarik perhatian publik Indonesia, hanya karena kemiripan wajah.

Fenomena ini juga menjadi pintu masuk bagi warganet untuk mengenal kembali musik pop Jepang era 1990-an yang sempat berjaya.(*)