Kota Jambi Catat Akses Keuangan Tertinggi se-Jambi, Simak Lengkap Datanya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi mencatat capaian Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) tertinggi di Provinsi Jambi berdasarkan realisasi tahun 2025.
Nilai IKAD Kota Jambi mencapai 6,75, jauh di atas capaian daerah lain yang tercantum dalam data Pemerintah Provinsi Jambi.
Data tersebut tertuang dalam surat Sekretariat Daerah Provinsi Jambi Nomor UND.500/2046/SETDA.PRKM/IX/2026 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, pada 17 September 2026.
Surat tersebut memuat realisasi IKAD tahun 2025 sekaligus target IKAD 2027 bagi kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Selisih dengan Daerah Lain Cukup Lebar
Dalam data tersebut, posisi Kota Jambi terlihat cukup menonjol.
Setelah Kota Jambi dengan angka 6,75, capaian tertinggi berikutnya tercatat di Kota Sungai Penuh sebesar 4,65 dan Kabupaten Bungo sebesar 4,44.
Sementara sejumlah kabupaten lainnya berada pada kisaran 3 hingga 4.
Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat angka terendah dalam daftar tersebut, yakni 3,78, disusul Tanjung Jabung Barat sebesar 3,98.
Berikut realisasi IKAD 2025 dan target 2027:
| Kabupaten/Kota | IKAD 2025 | Target IKAD 2027 |
|---|---|---|
| Kerinci | 4,38 | 4,45 |
| Merangin | 4,25 | 4,33 |
| Sarolangun | 4,23 | 4,30 |
| Batanghari | 4,28 | 4,35 |
| Muaro Jambi | 4,22 | 4,30 |
| Tanjung Jabung Timur | 3,78 | 3,87 |
| Tanjung Jabung Barat | 3,98 | 4,06 |
| Tebo | 4,09 | 4,17 |
| Bungo | 4,44 | 4,51 |
| Kota Jambi | 6,75 | 6,77 |
| Kota Sungai Penuh | 4,65 | 4,71 |
Target Kota Jambi Naik Jadi 6,77
Capaian 6,75 pada 2025 kemudian menjadi dasar penetapan target IKAD Kota Jambi untuk 2027 sebesar 6,77.
Target tersebut menunjukkan adanya peningkatan, meski relatif tipis sebesar 0,02 poin dari realisasi 2025.
IKAD digunakan sebagai proksi indikator inklusi keuangan dan menjadi bagian dari Indikator Kinerja Daerah (IKD).
Indikator tersebut juga perlu dimuat serta diintegrasikan dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kabupaten/kota.
Secara umum, IKAD berkaitan dengan gambaran akses masyarakat terhadap layanan terhadap layanan keuangan sekaligus mendorong peningkatan literasi dan produk keuangan formal di suatu daerah.
Capaian IKAD Kota Jambi menjadi salah satu indikator yang menggambarkan kondisi akses keuangan masyarakat di daerah tersebut.
Pemerintah Kota Jambi menyatakan akan melanjutkan sinergi lintas sektor untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
Upaya tersebut diarahkan agar akses terhadap layanan keuangan tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan program pembangunan daerah secara lebih luas.
Dengan capaian 6,75 pada 2025, Kota Jambi menjadi daerah dengan angka IKAD tertinggi dalam data 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Pemerintah daerah selanjutnya menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 6,77 pada 2027.(*)