Kolam Retensi Paal Lima Ditargetkan Pangkas Banjir hingga 80 Persen, Ini Rencana Pemkot Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kolam retensi di kawasan Paal Lima, Kota Baru, Kota Jambi, ditargetkan mampu mengurangi banjir hingga 60–80 persen.

Target tersebut disampaikan Anggota DPR RI Edi Purwanto saat meninjau progres pembangunan bersama Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra, Senin 26 Oktober 2026.

Edi berharap kolam retensi tersebut tidak hanya membantu mengatasi persoalan banjir di Kota Jambi, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sistem pengendalian banjir.

“Jika nanti kolam retensi ini mampu mengurangi banjir 60 sampai 80 persen, tentu bisa menjadi pilot project sebagai langkah mengurangi banjir secara nasional,” ujar Edi.

Meski demikian, angka 60–80 persen tersebut masih berupa target yang disampaikan Edi.

Efektivitas kolam retensi nantinya perlu dilihat dari hasil operasional, kapasitas tampung, kondisi saluran air, serta perubahan risiko banjir di kawasan terdampak.

Wali Kota Jambi Maulana menyebut pembangunan kolam retensi tidak hanya diarahkan untuk pengendalian banjir.

Pemerintah Kota Jambi juga merencanakan pengembangan kawasan tersebut sebagai ruang kegiatan ekonomi masyarakat.

Maulana mengatakan, Pemkot Jambi akan menyiapkan pusat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setelah pembangunan selesai.

Program itu secara khusus menyasar masyarakat kurang mampu melalui penyediaan ruang usaha dan bantuan modal.

“Setelah selesai nanti, kita akan menyiapkan pusat UMKM bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Kita juga akan memberikan bantuan modal agar usaha mereka bisa berkembang dan perekonomian masyarakat meningkat,” kata Maulana.

Rencana tersebut membuka peluang agar kawasan kolam retensi memiliki fungsi tambahan di luar infrastruktur pengendalian banjir.

Namun, realisasinya akan bergantung pada kesiapan fasilitas, skema bantuan modal, mekanisme pemilihan penerima manfaat, serta pengelolaan kawasan setelah pembangunan rampung.

Selain pusat UMKM, Pemkot Jambi juga berencana menata kawasan kolam retensi agar berpotensi menjadi destinasi wisata baru.

Pengembangan tersebut diharapkan menciptakan ruang aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Jika berjalan sesuai rencana, kawasan Paal Lima dapat menggabungkan fungsi infrastruktur pengendalian banjir dengan ruang publik dan kegiatan ekonomi.

Meski begitu, pengembangan wisata perlu tetap memperhatikan fungsi utama kolam retensi.

Penataan kawasan tidak boleh mengurangi kapasitas tampung air, menghambat aliran, atau mengganggu operasional infrastruktur ketika hujan deras.

Kejelasan rencana penataan, fasilitas pendukung, dan pengelolaan kawasan akan menentukan apakah potensi wisata tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Edi mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong pembangunan kolam retensi.

Ia menilai infrastruktur tersebut berpotensi membantu masyarakat menghadapi persoalan banjir.

Kunjungan bersama Maulana dan Diza Hazra juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan di kawasan Paal Lima.

Namun, keberhasilan proyek tidak cukup diukur dari selesainya konstruksi.

Pemerintah perlu memastikan kolam retensi berfungsi sesuai perencanaan dan terhubung dengan sistem drainase di sekitarnya.

Evaluasi setelah proyek beroperasi juga penting untuk mengukur dampaknya terhadap genangan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Data sebelum dan sesudah pembangunan dapat membantu pemerintah menilai apakah target pengurangan banjir benar-benar tercapai.

Kolam retensi Paal Lima kini membawa dua harapan sekaligus bagi Kota Jambi: mengurangi risiko banjir dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Untuk mencapai kedua tujuan tersebut, Pemkot Jambi perlu memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, fungsi pengendalian air tetap menjadi prioritas, dan program UMKM memiliki mekanisme pelaksanaan yang jelas.

Transparansi mengenai progres pembangunan, kapasitas tampung, target operasional, serta rencana pemberdayaan warga akan membantu masyarakat mengawasi manfaat proyek tersebut.

Pemkot Jambi berharap kolam retensi Paal Lima dapat mendukung terwujudnya Kota Jambi Bahagia melalui infrastruktur yang bermanfaat, lingkungan yang lebih aman dari risiko banjir, dan peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga.(*)