Ketua PWI Kota Jambi Soroti Peran Propam Polri di Era Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Irwansyah, menekankan pentingnya peran Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri sebagai penjaga integritas dan kepercayaan publik dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai, Jum’at (27/2/2026).
Rakernis yang dibuka langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar ini dihadiri oleh Wakapolda Jambi, para pejabat utama Polda Jambi, Wakapolres/ta jajaran, serta operator SiPropam. Selain itu, hadir juga narasumber dari Ombudsman Provinsi Jambi dan PWI Kota Jambi.
Dalam arahannya, Irwansyah menekankan bahwa Propam Polri memiliki peran strategis di era keterbukaan dan digital saat ini, di mana setiap tindakan anggota Polri dapat diawasi publik maupun media.
Kesalahan kecil, kata dia, bisa berdampak besar jika tidak diimbangi dengan klarifikasi cepat dan transparan.
“Propam Polri bukan sekadar penindak, tetapi juga pembina dan pengawal kepercayaan publik,” ujar Irwansyah.
Ia menambahkan, media dan pers berperan sebagai mitra kontrol sosial sekaligus jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu:
-
Mencegah disinformasi
-
Menyampaikan klarifikasi secara objektif
-
Membangun narasi positif bagi institusi Polri
Menurut Irwansyah, dengan sinergi Propam dan media yang baik, kepercayaan publik terhadap Polri dapat terjaga.
Ia berharap Propam semakin terbuka terhadap kritik konstruktif dan menjalin komunikasi profesional dengan media agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat selalu jujur, berimbang, dan akurat.
Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menekankan pentingnya pengawasan internal sebagai pondasi pembangunan institusi Polri.
Ia menyebut bahwa pengawasan publik meningkat seiring berkembangnya media online, sehingga Propam dituntut untuk bersikap adaptif, humanis, dan berkeadilan.
Kapolda juga menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia Propam melalui pelatihan pemeriksaan dan interogasi agar lebih profesional dan sesuai prosedur.
Irwansyah menegaskan, peran PWI dan media bukan untuk mengkritik secara destruktif, tetapi menjadi mitra yang membantu menyampaikan informasi objektif, membangun komunikasi positif, dan menjaga reputasi institusi.
“Dengan adanya Rakernis ini, saya berharap Propam semakin terbuka terhadap kritik konstruktif, dan hubungan Polri dengan media semakin profesional,” tutup Ketua PWI Kota Jambi.(*)