Hari Kartini 2026, Gubernur Jambi Soroti Peran Penting Perempuan di Era Modern

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri peringatan Hari Kartini ke-148 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen perempuan, mulai dari organisasi wanita, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan dan melanjutkan perjuangan perempuan di era modern.
“Yang terpenting bukan hanya mengenang, tetapi bagaimana kita melanjutkan semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Gubernur menyebutkan bahwa saat ini perempuan telah mengambil peran strategis di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, pendidikan, hingga dunia usaha dan sektor keuangan.
Menurutnya, kontribusi perempuan terbukti semakin kuat dan tidak kalah dari laki-laki dalam mendorong kemajuan daerah.
“Perempuan hari ini hadir di semua lini. Mereka menunjukkan kapasitas, integritas, dan profesionalisme yang luar biasa,” katanya.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi perempuan di Provinsi Jambi yang dinilai mencerminkan perubahan pola pikir masyarakat yang semakin terbuka terhadap kepemimpinan perempuan.
Meski demikian, Al Haris mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara peran di ruang publik dan kehidupan keluarga.
Ia menilai perempuan memiliki peran ganda yang sangat penting.
“Perempuan harus percaya diri dan berdaya. Namun tetap menjaga keharmonisan keluarga dan berperan dalam mendidik generasi penerus,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh perempuan di Jambi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kompetensi, serta aktif berkontribusi dalam organisasi dan lingkungan sosial.
Sementara itu, Penasehat BKOW Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, menekankan bahwa semangat perjuangan Kartini harus dimaknai sebagai panggilan moral di tengah tantangan zaman, khususnya di era digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membawa tantangan serius, terutama terkait moral dan perlindungan perempuan serta anak.
“Jika dulu Kartini membuka jalan menuju terang, kini kita menghadapi tantangan baru yang tidak kalah berat,” ujarnya.
Ia juga mendorong organisasi perempuan untuk tidak hanya aktif secara seremonial, tetapi menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.
“Kita harus menjadi solusi, pelindung, sekaligus penggerak perubahan,” tambahnya.
Peringatan Hari Kartini ke-148 ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui momentum ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap lahir lebih banyak perempuan tangguh, berintegritas, dan berdaya saing yang mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah.(*)