Duel Iberia Berakhir Dramatis, Spanyol Kalahkan Portugal dan Lolos ke Perempat Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai menumbangkan rival sesama Eropa, Portugal, dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil menyerang dan saling menciptakan peluang.

Namun rapatnya lini pertahanan serta penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat skor tetap imbang sepanjang sebagian besar pertandingan.

Portugal lebih dulu mengancam melalui Cristiano Ronaldo. Kapten Selecao itu melepaskan tembakan dari sisi kanan pada awal laga, tetapi masih mampu diamankan kiper Spanyol, Unai Simon.

Spanyol langsung merespons. Lamine Yamal hampir membawa La Roja unggul setelah melepaskan tembakan melengkung yang memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan gemilang.

Bola muntah kemudian disambar Alex Baena, namun Costa kembali tampil sigap menjaga gawang Portugal tetap aman.

Memasuki babak kedua, Portugal sempat mengambil alih penguasaan permainan.

Tim asuhan Roberto Martinez beberapa kali menekan pertahanan Spanyol melalui Bruno Fernandes, Pedro Neto, hingga Ronaldo, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.

Di sisi lain, Spanyol tetap sabar membangun serangan. Lamine Yamal dan Alex Baena terus merepotkan lini belakang Portugal, namun Diogo Costa kembali menjadi penyelamat dengan sejumlah penyelamatan penting.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-86. Dani Olmo mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang langsung disambut Mikel Merino dengan penyelesaian akurat untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal di menit-menit akhir, Portugal meningkatkan intensitas serangan.

Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya terus menekan hingga masa injury time, namun pertahanan disiplin Spanyol mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

La Roja selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan Amerika Serikat kontra Belgia dalam perebutan tiket menuju semifinal.

Susunan Pemain

Portugal (4-2-3-1): Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves; Joao Felix, Bruno Fernandes, Pedro Neto; Cristiano Ronaldo.
Pelatih: Roberto Martinez.

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri, Dani Olmo; Alex Baena, Mikel Oyarzabal, Lamine Yamal.
Pelatih: Luis de la Fuente.(*)




Haaland Kirim Peringatan! Usai Gusur Brasil, Kini Bidik Sepatu Emas Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Erling Haaland mengirim sinyal serius kepada para pesaingnya dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Setelah membawa Norwegia menyingkirkan Brasil, bomber Manchester City itu menegaskan belum puas dan siap terus memburu gol di sisa turnamen.

Dua gol yang dicetak Haaland saat Norwegia mengalahkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar membuat koleksi golnya bertambah menjadi tujuh.

Torehan tersebut menyamai catatan Lionel Messi dan Kylian Mbappe di puncak daftar top skor sementara Piala Dunia 2026.

Meski kini bersaing di posisi teratas, Haaland menegaskan target utamanya belum selesai.

“Saya hidup untuk mencetak gol,” ujar Haaland seusai pertandingan.

Striker berusia 25 tahun itu mengaku tidak memiliki rahasia khusus di balik ketajamannya sepanjang turnamen.

Menurutnya, semua terjadi berkat naluri sebagai seorang penyerang yang selalu siap memanfaatkan setiap peluang.

“Jujur, saya tidak terlalu tahu apa yang sudah saya lakukan, karena saya hanya melakukan apa yang biasa saya lakukan,” kata Haaland.

“Kuncinya adalah tetap fokus. Ketika peluang itu datang, saya tahu apa yang harus saya perbuat,” lanjutnya.

Meski telah sejajar dengan Messi dan Mbappe dalam daftar pencetak gol terbanyak, Haaland menegaskan dirinya belum merasa puas.

Ia ingin terus meningkatkan performa dan membantu Norwegia melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

“Setiap saat selalu ada puncak baru untuk dikejar. Saya ingin terus fokus dan memberikan yang terbaik,” tegas penyerang Manchester City tersebut.

Performa Haaland menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Norwegia menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Brasil di babak 16 besar.

Selain tampil tajam di depan gawang, ia juga menjadi motor serangan yang terus merepotkan lini pertahanan Selecao.

Kini fokus Norwegia beralih ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi Inggris yang sebelumnya menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.

Laga tersebut diprediksi menjadi ujian berat bagi Haaland dan kolega.

Selain memperebutkan tiket semifinal, pertandingan juga menjadi kesempatan bagi Haaland untuk menambah koleksi golnya sekaligus memperbesar peluang merebut gelar top skor Piala Dunia 2026.(*)




Neymar Tutup Karier Internasional, Brasil Kehilangan Top Skor Sepanjang Masa

SEPUCUKJAMBI.ID – Era Neymar bersama Timnas Brasil resmi berakhir.

Penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah langkah Selecao terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut diumumkan Neymar sesaat setelah Brasil takluk 1-2 dari Norwegia.

Kekalahan itu sekaligus mengakhiri perjalanan Brasil di turnamen dan menjadi penampilan terakhir sang bintang bersama tim nasional.

Dalam pernyataannya, Neymar mengaku telah menuntaskan perjalanan panjangnya bersama Brasil yang dimulai sejak usia muda.

“Saya sudah mencoba dan terus mencoba. Saya mengawali karier saya di MetLife Stadium dan saya mengakhirinya di sini. Segalanya sudah selesai sekarang,” kata Neymar usai pertandingan.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Brasil.

Neymar tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Brasil dan menjadi bagian penting Selecao selama hampir dua dekade.

Sepanjang karier internasionalnya, Neymar tampil dalam berbagai turnamen besar, termasuk beberapa edisi Piala Dunia dan Copa America.

Ia menjadi salah satu ikon generasi emas Brasil berkat kontribusi gol, assist, serta perannya sebagai pemimpin di lapangan.

Pada Piala Dunia 2026, Neymar masih menjadi pilihan utama pelatih Carlo Ancelotti meski sempat mengalami cedera sebelum turnamen dimulai.

Dalam laga melawan Norwegia, Neymar sebenarnya masih mampu menunjukkan kualitasnya dengan mencetak satu gol melalui titik penalti pada masa injury time.

Namun gol tersebut tidak cukup menghindarkan Brasil dari kekalahan setelah Erling Haaland lebih dulu memborong dua gol kemenangan Norwegia.

Tersingkirnya Brasil di babak 16 besar menjadi penutup perjalanan Neymar bersama tim nasional.

Setelah mengakhiri karier internasionalnya, Neymar dipastikan akan mengalihkan seluruh fokus ke level klub.

Saat ini ia masih terikat kontrak bersama Santos hingga akhir musim dan bertekad membantu klub masa kecilnya kembali bersaing di kompetisi domestik Brasil.

Kepergian Neymar dari Timnas Brasil sekaligus menutup satu era penting dalam sejarah Selecao.

Regenerasi pemain kini menjadi pekerjaan besar bagi Brasil untuk kembali membangun kekuatan menuju turnamen internasional berikutnya.(*)




Jude Bellingham Menggila! Inggris Singkirkan Meksiko Meski Bermain dengan 10 Orang

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga sengit babak 16 besar di Stadion Azteca.

Jude Bellingham menjadi aktor utama kemenangan The Three Lions lewat dua gol yang dicetak pada babak pertama.

Satu gol lainnya disumbangkan Harry Kane melalui titik penalti.

Sementara Meksiko hanya mampu membalas lewat Julian Quinones dan penalti Raul Jimenez.

Kemenangan ini mengantarkan Inggris menghadapi Norwegia di babak perempat final. Norwegia sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan Brasil.

Sejak awal pertandingan, hujan deras yang mengguyur Stadion Azteca membuat kedua tim kesulitan memainkan permainan terbaiknya.

Meksiko tampil lebih cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan dan sempat mengancam melalui sundulan Raul Jimenez pada menit ke-15, tetapi masih mampu diamankan Jordan Pickford.

Inggris perlahan mulai menemukan ritme permainan. Tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.

Berawal dari umpan silang Bukayo Saka, Jude Bellingham menyambut bola dengan sundulan terbang yang gagal dihentikan kiper Raul Rangel. Inggris memimpin 1-0.

Keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit sebelum Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Kali ini gelandang Real Madrid itu menuntaskan kerja sama apik dengan Harry Kane melalui skema serangan balik cepat untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Meksiko tidak tinggal diam. Menjelang turun minum, Julian Quinones memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Jesus Gallardo untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin berlangsung terbuka.

Situasi berubah drastis ketika Inggris harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-55 setelah Jarrel Quansah menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Jesus Gallardo.

Keputusan tersebut diperkuat melalui tinjauan VAR.

Meski kalah jumlah pemain, Inggris justru berhasil memperlebar keunggulan tiga menit kemudian.

Anthony Gordon dijatuhkan Raul Rangel di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih.

Harry Kane yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Inggris unggul 3-1.

Meksiko kembali mendapatkan harapan setelah wasit memberikan penalti usai Harry Kane melanggar Brian Gutierrez di area terlarang.

Raul Jimenez tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan memperkecil skor menjadi 3-2.

Unggul jumlah pemain membuat Meksiko terus menggempur pertahanan Inggris sepanjang sisa pertandingan.

Namun, pasukan Thomas Tuchel tampil disiplin menjaga lini belakang hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 3-2 memastikan Inggris melangkah ke babak delapan besar dan menjaga asa meraih gelar juara Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Meksiko (4-3-3): Raul Rangel; Jorge Sanchez, Cesar Montes, Johan Vasquez, Jesus Gallardo; Erik Lira, Luis Romo, Gilberto Mora; Roberto Alvarado, Raul Jimenez, Julian Quinones.
Pelatih: Javier Aguirre.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Myles Lewis-Skelly O’Reilly, Marc Guehi, Ezri Konsa, Jarrel Quansah; Declan Rice, Elliot Anderson; Anthony Gordon, Jude Bellingham, Bukayo Saka; Harry Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Norwegia Singkirkan Brasil dari Piala Dunia 2026, Haaland Jadi Pahlawan

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Norwegia menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

Menghadapi salah satu favorit juara, Brasil, skuad asuhan Stale Solbakken sukses menang 2-1 pada babak 16 besar dan memastikan tiket ke perempat final.

Erling Haaland menjadi bintang kemenangan Norwegia lewat dua gol yang dicetaknya pada babak kedua.

Sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time.

Kemenangan ini mengantarkan Norwegia melaju ke delapan besar dan akan menghadapi pemenang laga Meksiko kontra Inggris.

Sebaliknya, Brasil harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat meski datang sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Bertanding di New York New Jersey Stadium, Brasil sebenarnya tampil dominan sejak menit awal.

Tim Samba bahkan memiliki peluang emas membuka keunggulan pada menit ke-10 setelah VAR menghadiahkan penalti akibat pelanggaran Kristoffer Ajer terhadap Matheus Cunha.

Namun peluang tersebut terbuang sia-sia. Tendangan penalti Bruno Guimaraes berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang melakukan penyelamatan krusial.

Setelah gagal mencetak gol, Brasil terus menguasai permainan dan beberapa kali mengancam pertahanan Norwegia.

Meski demikian, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat berbagai peluang gagal berbuah gol.

Norwegia perlahan keluar dari tekanan. Menjelang turun minum, Martin Odegaard dan Erling Haaland sempat mengancam gawang Alisson, tetapi skor 0-0 tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pelatih Stale Solbakken melakukan perubahan dengan memasukkan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup untuk meningkatkan intensitas serangan.

Pergantian tersebut terbukti efektif. Setelah mampu meredam tekanan Brasil, Norwegia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-79.

Berawal dari umpan silang Andreas Schjelderup, Erling Haaland lepas dari pengawalan Gabriel Magalhaes sebelum menanduk bola ke gawang Alisson.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-0 untuk Norwegia.

Brasil berusaha membalas dengan meningkatkan tekanan di sisa pertandingan.

Namun rapatnya pertahanan Norwegia membuat tim asuhan Carlo Ancelotti kesulitan menciptakan peluang bersih.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Brasil justru kembali kebobolan pada menit ke-90.

Haaland melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut bawah gawang Alisson untuk membawa Norwegia unggul 2-0.

Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time setelah wasit kembali menunjuk titik putih.

Neymar yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengubah skor menjadi 2-1.

Namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Brasil dari kekalahan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Norwegia mempertahankan keunggulan dan memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Brasil (4-2-3-1): Alisson; Santos, Gabriel Magalhaes, Marquinhos, Danilo; Casemiro, Bruno Guimaraes; Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, Rayan; Matheus Cunha.
Pelatih: Carlo Ancelotti.

Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland; David Moller Wolfe, Torbjorn Heggem, Kristoffer Ajer, Julian Ryerson; Patrick Berg, Sander Berge, Martin Odegaard; Antonio Nusa, Erling Haaland, Alexander Sorloth.
Pelatih: Stale Solbakken.(*)




Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe Samai Messi, Sepatu Emas Makin Sengit

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan memperebutkan gelar top skor atau Golden Boot Piala Dunia 2026 semakin memanas.

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, kini berhasil menyamai koleksi gol Lionel Messi setelah membawa Les Bleus lolos ke babak perempat final.

Gol penalti yang dicetak Mbappe saat Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar membuat bintang Real Madrid itu kini mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen.

Jumlah tersebut sama dengan torehan Lionel Messi yang sebelumnya sendirian memimpin daftar pencetak gol terbanyak.

Persaingan menuju Sepatu Emas pun dipastikan semakin sengit.

Terlebih Argentina masih memiliki satu pertandingan babak 16 besar sehingga Messi berpeluang kembali menjauh apabila mampu menambah koleksi golnya.

Sejak fase grup, Piala Dunia 2026 memang menghadirkan produktivitas gol yang tinggi.

Banyaknya gol yang tercipta membuat perebutan gelar pencetak gol terbanyak menjadi salah satu sorotan utama turnamen.

Mbappe menjadi pemain yang paling konsisten di lini depan Prancis.

Ketajamannya kembali terlihat saat dipercaya menjadi eksekutor penalti menghadapi Paraguay.

Ia menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus memastikan Prancis melangkah ke babak delapan besar.

Tak hanya bersaing dengan Messi pada daftar top skor edisi 2026, Mbappe juga terus mencatatkan sejarah dalam kariernya di ajang Piala Dunia.

Dengan tambahan satu gol tersebut, penyerang berusia 27 tahun itu kini telah mengoleksi 19 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia sejak debut pada edisi 2018.

Catatan tersebut membuat Mbappe melampaui torehan legenda Jerman Miroslav Klose yang selama kariernya mencetak 16 gol di putaran final Piala Dunia.

Kini Mbappe hanya terpaut satu gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang untuk sementara masih dipegang Lionel Messi dengan koleksi 20 gol.

Rekor tersebut masih berpeluang bertambah mengingat kapten Argentina itu masih berpeluang tampil pada babak berikutnya.

Dengan kedua pemain sama-sama masih bertahan di Piala Dunia 2026, persaingan antara Messi dan Mbappe diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menarik hingga akhir turnamen.

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026

  1. Lionel Messi (Argentina) – 7 gol
  2. Kylian Mbappe (Prancis) – 7 gol
  3. Jamal Musiala (Jerman) – 6 gol
  4. Harry Kane (Inggris) – 5 gol
  5. Lautaro Martinez (Argentina) – 5 gol.(*)



Prancis Susul Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Penalti Mbappe Jadi Penentu

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Prancis mengamankan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 dalam laga 16 besar yang berlangsung di Philadelphia Stadium, Minggu 5 Juli 2026.

Gol semata wayang Kylian Mbappe melalui titik penalti menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Kemenangan tersebut memastikan Les Bleus mengikuti jejak Maroko ke babak delapan besar.

Kedua tim dijadwalkan saling berhadapan untuk memperebutkan tiket menuju semifinal.

Sejak awal pertandingan, Prancis langsung menguasai jalannya laga melalui dominasi penguasaan bola.

Namun, strategi bertahan total yang diterapkan Paraguay membuat tim asuhan Didier Deschamps kesulitan menciptakan peluang bersih di area berbahaya.

Paraguay memang lebih banyak menunggu di wilayah pertahanannya sendiri.

Meski demikian, skuad besutan Gustavo Alfaro tetap mampu melancarkan beberapa serangan balik cepat.

Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal mengancam gawang Mike Maignan.

Di sisi lain, lini serang Prancis juga tampil kurang efektif sepanjang babak pertama.

Kylian Mbappe dan rekan-rekannya kesulitan menemukan celah di antara rapatnya barisan lima bek Paraguay.

Sejumlah percobaan dari luar kotak penalti pun belum mampu mengubah kedudukan.

Hingga turun minum, kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.

Memasuki paruh kedua, pola pertandingan nyaris tidak berubah. Prancis tetap mendominasi penguasaan bola, sedangkan Paraguay bertahan disiplin sambil menunggu kesempatan menyerang balik.

Peluang terbaik Prancis akhirnya datang pada menit ke-54 ketika Manu Kone melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Namun, kiper Paraguay, Orlando Gill, melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan VAR yang menunjukkan Desire Doue dijatuhkan Diego Gomez di dalam kotak penalti.

Kylian Mbappe yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Kapten Prancis itu mengirim bola ke gawang Orlando Gill dan membawa Les Bleus unggul 1-0.

Gol tersebut memaksa Paraguay mengubah pendekatan permainan. Tim asal Amerika Selatan itu mulai bermain lebih terbuka dan beberapa kali mengancam melalui serangan cepat.

Mike Maignan dipaksa bekerja keras untuk menggagalkan peluang yang diciptakan Paraguay pada menit-menit akhir pertandingan.

Jual beli serangan sempat terjadi hingga masa injury time. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memastikan Prancis melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Les Bleus kini bersiap menghadapi Maroko dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak delapan besar.

Susunan Pemain

Paraguay (5-4-1): Orlando Gill; Junior Alonso, Omar Alderete, Diego Gomez, Gustavo Velazquez, Santiago Caceres; Mathias Galarza, Andres Cubas, Miguel Gomez, Miguel Almiron; Julio Enciso.

Pelatih: Gustavo Alfaro.

Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Lucas Digne, William Saliba, Dayot Upamecano, Jules Kounde; Adrien Rabiot, Manu Kone; Bradley Barcola, Michael Olise, Ousmane Dembele; Kylian Mbappe.

Pelatih: Didier Deschamps.(*)




Maroko Hancurkan Kanada 3-0, Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Maroko memastikan diri menjadi salah satu tim yang melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah tampil meyakinkan dengan menundukkan Kanada 3-0 pada laga 16 besar di Houston Stadium, Minggu 5 Juli 2026 dini hari WIB.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkah Kanada yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah turnamen.

Sejak peluit awal dibunyikan, Maroko tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.

Namun, rapatnya lini belakang Kanada membuat Singa Atlas kesulitan menciptakan peluang berbahaya pada babak pertama.

Bahkan, catatan expected goals (xG) mereka nyaris tak bergerak dengan angka hanya 0,02.

Situasi semakin menantang bagi Maroko ketika penyerang Ismael Saibari harus meninggalkan lapangan akibat cedera pada menit ke-22.

Pelatih Mohamed Ouhabi kemudian memasukkan Soufiane Rahimi sebagai pengganti demi menjaga ketajaman lini depan.

Di tengah dominasi penguasaan bola Maroko, Kanada justru beberapa kali menciptakan ancaman yang lebih nyata.

Jonathan David hampir membawa timnya unggul, tetapi penyelesaiannya berhasil dimentahkan Yassine Bounou.

Tak lama berselang, Tani Oluwaseyi juga memperoleh peluang emas, namun kembali gagal menaklukkan kiper Maroko yang tampil gemilang.

Laga berlangsung keras sepanjang babak pertama. Wasit harus mengeluarkan enam kartu kuning dalam 45 menit pertama.

Sementara kedua tim hanya mampu melepaskan total lima tembakan sehingga pertandingan berjalan minim peluang bersih.

Selepas jeda, wajah permainan Maroko berubah drastis. Intensitas serangan meningkat dan hasilnya langsung terlihat pada menit ke-50.

Memanfaatkan umpan Achraf Hakimi, Azzedine Ounahi melepaskan penyelesaian akurat yang mengubah skor menjadi 1-0.

Gol tersebut memaksa Kanada bermain lebih terbuka. Jesse Marsch merespons dengan memasukkan Cyle Larin pada menit ke-63 sebelum menambah tenaga baru lewat Promise David dan Jacob Shaffelburg pada menit ke-79.

Namun, perubahan itu justru membuka lebih banyak ruang bagi Maroko. Delapan menit menjelang waktu normal berakhir, Ounahi kembali menjadi pembeda.

Gelandang kreatif itu sukses menuntaskan assist Brahim Diaz untuk mencetak gol keduanya sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Kanada berupaya mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir. Akan tetapi, keberanian mereka menyerang dimanfaatkan Maroko melalui skema serangan balik cepat.

Pada masa injury time, Brahim Diaz kembali berperan penting setelah mengirim umpan matang kepada Soufiane Rahimi.

Penyerang yang masuk dari bangku cadangan itu tanpa kesulitan menaklukkan Maxime Crepeau dan mengunci kemenangan Maroko dengan skor telak 3-0.

Kemenangan ini mengantarkan Singa Atlas ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Maroko kini tinggal menunggu lawan berikutnya, yakni pemenang pertandingan antara Paraguay dan Prancis.

Susunan Pemain

Kanada (4-4-2): Maxime Crepeau; Alistair Johnston, Luc De Fougerolles, Moise Bombito, Richie Laryea; Tajon Buchanan, Niko Sigur, Stephen Eustaquio, Ali Ahmed; Jonathan David, Tani Oluwaseyi.

Pelatih: Jesse Marsch.

Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Redouane Halhal, Noussair Mazraoui; Ayyoub Bouaddi, Neil El Aynaoui; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Ismael Saibari.

Pelatih: Mohamed Ouhabi.(*)




Argentina Selamat! Messi Bawa Albiceleste Singkirkan Cape Verde Lewat Drama Extra Time

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Juara bertahan itu menaklukkan Cape Verde dengan skor 3-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu pada laga 32 besar yang berlangsung di Miami Stadium, Sabtu 4 Juli 2026 pagi WIB.

Lionel Messi kembali menjadi sosok sentral dalam kemenangan Albiceleste.

Sang kapten mencetak satu gol dan berperan dalam terciptanya gol penentu yang membawa Argentina bertahan di jalur perebutan gelar juara dunia.

Kemenangan ini membuat Argentina melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Mesir yang sebelumnya menyingkirkan Australia lewat drama adu penalti.

Messi Pecah Kebuntuan

Cape Verde sempat mengejutkan Argentina pada awal pertandingan melalui percobaan Ryan Mendes.

Namun setelah ancaman tersebut, Argentina mulai menguasai permainan dan mendominasi penguasaan bola.

Lionel Messi beberapa kali mengancam gawang lawan, baik melalui tembakan terbuka maupun tendangan bebas.

Kiper Vozinha tampil impresif dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya.

Kebuntuan akhirnya pecah setelah Lisandro Martinez mengirim umpan panjang akurat ke kotak penalti.

Messi mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Argentina unggul 1-0.

Argentina terus menekan hingga akhir babak pertama, tetapi gagal menambah keunggulan.

Cape Verde Bangkit

Dominasi Argentina masih berlanjut selepas jeda. Namun justru Cape Verde yang mampu mencuri gol penyama kedudukan pada menit ke-59.

Ryan Mendes menusuk dari sisi lapangan sebelum mengirim umpan kepada Deroy Duarte.

Gelandang tersebut kemudian melepaskan tendangan mendatar yang gagal dihentikan Emiliano Martinez.

Gol itu membuat pertandingan berubah semakin terbuka.

Pelatih Lionel Scaloni merespons dengan memasukkan Julian Alvarez dan Nicolas Gonzalez demi menambah daya gedor.

Argentina menciptakan banyak peluang, termasuk dua tendangan bebas Messi yang kembali dimentahkan Vozinha.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Drama Extra Time

Argentina langsung tancap gas di awal extra time.

Pada menit ke-93, sepak pojok Alexis Mac Allister disambut Lisandro Martinez yang melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti untuk membawa Albiceleste kembali unggul 2-1.

Namun Cape Verde belum menyerah.

Tim asuhan Bubista kembali menyamakan kedudukan melalui gol indah Sidny Lopes Cabral yang melepaskan tendangan melengkung dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Saat pertandingan tampak mengarah ke adu penalti, Argentina kembali mendapatkan sepak pojok.

Pada menit ke-112, tendangan sudut Lionel Messi menciptakan kemelut di depan gawang.

Bola kemudian mengenai bek Cape Verde, Diney Borges, sebelum masuk ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri tersebut menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan Argentina 3-2.

Cape Verde sempat memberikan tekanan pada sisa pertandingan, tetapi lini belakang Argentina mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil ini membawa Lionel Messi dan kolega melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Mesir dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Thiago Almada; Lionel Messi, Lautaro Martinez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Cape Verde (4-1-4-1): Vozinha; Steven Moreira, Pico Lopes, Diney Borges, Sidny Cabral; Kevin Pina; Ryan Mendes, Laros Duarte, Deroy Duarte, Jovane Cabral; Nuno da Costa.

Pelatih: Bubista.(*)




Mesir Lolos ke 16 Besar Usai Menang Adu Penalti atas Australia

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Mesir memastikan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Australia melalui drama adu penalti pada pertandingan babak 32 besar, Jumat 3 Juli 2026.

Laga yang berlangsung di Dallas Stadium itu berakhir imbang 1-1 selama 120 menit.

Mesir kemudian tampil lebih tenang dalam adu penalti dan menang dengan skor 4-2, memastikan langkah mereka ke fase berikutnya.

Pada babak 16 besar, Mesir akan menghadapi pemenang pertandingan melawan Argentina.

Mesir Unggul Lebih Dulu

Australia membuka pertandingan dengan penguasaan bola yang lebih dominan.

Bahkan pada menit kelima, Volpato hampir membawa Socceroos unggul, tetapi tendangan jarak jauhnya hanya membentur mistar gawang.

Meski terus ditekan, Mesir justru mampu mencuri gol lebih dahulu pada menit ke-11.

Berawal dari umpan lambung Ahmed Hafez dari sisi kiri, Emam Ashour berhasil menyambut bola dengan sundulan akurat yang gagal dijangkau kiper Patrick Beach. Mesir memimpin 1-0.

Australia berusaha membalas melalui sejumlah peluang, termasuk tendangan Aziz Behich pada menit ke-35.

Namun kiper Mesir, Mostafa Shobeir, tampil sigap menjaga keunggulan timnya hingga turun minum.

Gol Bunuh Diri Ubah Jalannya Laga

Memasuki babak kedua, Australia meningkatkan intensitas serangan.

Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55.

Tendangan bebas O’Neill ke depan gawang justru berujung gol bunuh diri Mohamed Hany yang salah mengantisipasi arah bola. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin terbuka.

Kedua tim saling bergantian menyerang, tetapi minim peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang lawan.

Di masa injury time babak kedua, Mesir nyaris mengunci kemenangan melalui Ramy Rabia dan Mohamed Salah.

Namun dua peluang emas tersebut berhasil digagalkan penyelamatan gemilang Patrick Beach.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Adu Penalti Jadi Penentu

Selama 30 menit extra time, Mesir tampil lebih agresif dalam membangun serangan.

Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir membuat skor tetap tidak berubah.

Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Australia langsung berada dalam posisi sulit setelah eksekusi pertama Harry Souttar melambung di atas mistar.

Situasi semakin berat ketika penendang keempat, Lucas Herrington, juga gagal menjalankan tugasnya.

Sebaliknya, seluruh algojo Mesir sukses menuntaskan tugas mereka dengan sempurna sehingga menang 4-2 dalam adu penalti.

Hasil tersebut memastikan Mesir melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan menjaga asa melangkah lebih jauh di turnamen.

Susunan Pemain

Australia (3-4-3): Patrick Beach; Harry Souttar, Alessandro Circati, Lucas Herrington; Aziz Behich, Aiden O’Neill, Jackson Irvine, Jordan Bos (Kai Trewin); Connor Metcalfe, Nestory Irankunda, Cristian Volpato.

Pelatih: Tony Popovic.

Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shobeir; Ahmed Hafez, Ibrahim, Ramy Rabia, Mohamed Hany; Hamdy Fathy, Attia; Ziko, Emam Ashour, Mohamed Salah, Omar Marmoush.

Pelatih: Hossam Hassan.(*)