Top Skor Sementara, La Liga 2026/2027 Pekan Kelima

SEPUCUKJAMBI.ID –  Barcelona melanjutkan start sempurnanya di La Liga 2026/2027. Bertandang ke markas Levante di Ciutat de Valencia, Senin (14/9/2026) dini hari WIB, Blaugrana mengamankan kemenangan 4-2.

Hasil tersebut membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen.

Dari lima pertandingan yang telah dimainkan, Barcelona mengoleksi 15 poin alias menyapu bersih seluruh laga.

Lamine Yamal menjadi salah satu aktor utama kemenangan Barcelona setelah mencetak dua gol.

Dua gol lainnya masing-masing disumbangkan Xavi Espart dan Karim Adeyemi.

Levante sempat memberikan perlawanan melalui gol Ivan Romero dan Roger Brugué.

Namun, tuan rumah tidak mampu membendung Barcelona hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan 4-2 tersebut menjaga rekor sempurna Barcelona pada awal kompetisi sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai pemuncak klasemen.

Levante sementara berada di peringkat ke-13 dengan koleksi lima poin dari lima pertandingan.

Hasil positif juga diraih Atletico Madrid pada laga lainnya.

Los Rojiblancos tampil meyakinkan saat bertandang ke markas Real Sociedad di Stadion Anoeta. Atletico Madrid membawa pulang kemenangan telak 3-0.

Alejandro Grimaldo, Jonathan David, dan Giuliano Simeone menjadi pencetak gol Atletico Madrid.

Tambahan tiga poin membuat Atletico naik ke posisi keempat dengan koleksi 10 poin dari lima pertandingan.

Sementara Real Sociedad harus puas berada di posisi ke-12 dengan tujuh poin.

Berikut hasil pertandingan La Liga yang berlangsung sepanjang akhir pekan hingga Senin dini hari WIB:

Sabtu, 12 September 2026

  • Sevilla 1-0 Valencia
  • Racing Club 2-1 Alaves
  • Osasuna 0-2 Espanyol
  • Athletic Club 1-1 Elche

Minggu, 13 September 2026

  • Real Madrid 4-1 Rayo Vallecano
  • Celta Vigo 1-1 Malaga
  • Levante 2-4 Barcelona
  • Getafe 1-1 Deportivo

Senin, 14 September 2026

  • Real Sociedad 0-3 Atletico Madrid

Selasa, 15 September 2026

  • Villarreal vs Real Betis

Persaingan pencetak gol terbanyak juga mulai memanas setelah lima pertandingan dimainkan.

6 gol

  • Raphinha (Barcelona)
  • Sergio Camello (Rayo Vallecano)
  • Kylian Mbappe (Real Madrid)
  • Lamine Yamal (Barcelona)

5 gol

  • Pierre-Emerick Aubameyang (Deportivo La Coruna)
  • Yassir Zabiri (Racing Santander)
  • Roberto Fernandez (Espanyol)

4 gol

  • Fermin Lopez (Barcelona)
  • Lucas Boye (Alaves)
  • Ante Budimir (Osasuna)

3 gol

  • Mariano Diaz (Alaves)
  • Jude Bellingham (Real Madrid)
  • Alex Baena (Atletico Madrid)
  • Roger Brugué (Levante)

Dengan kemenangan atas Levante, Barcelona kini menjadi satu-satunya tim yang mampu mempertahankan catatan sempurna dengan 15 poin dari lima pertandingan.

Persaingan papan atas La Liga masih berlanjut dengan sejumlah klub seperti Real Madrid dan Atletico Madrid terus memburu posisi teratas.(*)




Arsenal Buka Liga Inggris 2026/2027 Lawan Coventry, Simak Jadwal Lengkap Pekan Pertama

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan Liga Inggris musim 2026/2027 segera dimulai.

Pekan pertama langsung menghadirkan sejumlah pertandingan menarik, termasuk juara bertahan Arsenal yang membuka musim dengan menjamu tim promosi Coventry City di Emirates Stadium.

Arsenal akan menghadapi Coventry pada Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.

Laga ini menjadi kesempatan pertama bagi skuad Mikel Arteta untuk menunjukkan kesiapan mereka mempertahankan mahkota Liga Inggris.

Sebagai juara bertahan, Arsenal tentu berada dalam tekanan untuk mengawali musim dengan hasil positif.

Tiga poin di kandang menjadi target penting bagi Declan Rice dan kolega sekaligus modal awal dalam perjalanan panjang mempertahankan gelar.

Namun, Coventry City bukan lawan yang datang tanpa ambisi.

Coventry kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah mengakhiri kompetisi Championship musim lalu sebagai pemuncak klasemen. Mereka kini berada di bawah arahan mantan gelandang Chelsea dan Timnas Inggris, Frank Lampard.

Status sebagai tim promosi justru membuat Coventry memiliki ruang untuk tampil tanpa beban.

Mereka berpeluang menjadikan pertandingan di Emirates sebagai panggung untuk membuktikan bahwa keberadaan mereka di Premier League bukan sekadar numpang lewat.

Manchester United Juga Hadapi Tim Promosi

Pertandingan menarik lainnya mempertemukan Hull City dengan Manchester United di Stadion MKM, Kingston upon Hull, Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 18.30 WIB.

Hull City juga berstatus sebagai tim promosi dan akan langsung menghadapi salah satu klub dengan sorotan terbesar di Liga Inggris.

Bermain di kandang sendiri, Hull tentu tidak ingin debut mereka di Premier League berakhir dengan kekalahan.

Dukungan suporter bisa menjadi modal bagi tuan rumah untuk memberikan tekanan kepada Manchester United.

Sebaliknya, Manchester United datang dengan target membawa pulang tiga poin.

Awal musim menjadi momentum bagi Setan Merah untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menunjukkan bahwa mereka layak masuk dalam persaingan papan atas.

Newcastle vs Liverpool Jadi Salah Satu Laga Besar

Pekan pertama juga menyajikan duel yang berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik, yakni Newcastle United menghadapi Liverpool di St James’ Park, Minggu 23 Agustus 2026 pukul 22.30 WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang memiliki ambisi besar di kompetisi musim baru.

Liverpool harus langsung menghadapi atmosfer kandang Newcastle dalam laga yang berpotensi berlangsung ketat.

Sementara bagi Newcastle, kemenangan atas Liverpool bisa menjadi pernyataan awal mengenai target mereka musim ini.

Selain duel tersebut, Manchester City akan mengawali musim dengan menjamu Bournemouth pada Minggu 23 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB.

Tottenham juga akan menjalani laga tandang menghadapi Brentford pada Sabtu 22 Agustus 2026 pukul 23.30 WIB.

Sementara Chelsea baru memainkan pertandingan pertamanya pada Selasa 25 Agustus 2026 dini hari WIB ketika bertandang menghadapi Fulham.

Dengan sejumlah tim papan atas langsung beraksi pada pekan pertama, Liga Inggris musim 2026/2027 dipastikan tidak kekurangan pertandingan yang menarik perhatian sejak awal kompetisi.

Jadwal Lengkap Pekan Pertama Liga Inggris 2026/2027

Sabtu, 22 Agustus 2026

  • Arsenal vs Coventry City — 02.00 WIB
  • Hull City vs Manchester United — 18.30 WIB
  • Ipswich Town vs Sunderland — 21.00 WIB
  • Everton vs Crystal Palace — 21.00 WIB
  • Nottingham Forest vs Leeds United — 21.00 WIB
  • Brentford vs Tottenham — 23.30 WIB

Minggu, 23 Agustus 2026

  • Manchester City vs Bournemouth — 20.00 WIB
  • Brighton vs Aston Villa — 20.00 WIB
  • Newcastle United vs Liverpool — 22.30 WIB

Selasa, 25 Agustus 2026

  • Fulham vs Chelsea — 02.00 WIB.(*)



Jelang Duel Hidup Mati AFF 2026, Ini Rekor Timnas Indonesia Saat Bertamu ke Singapura

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Indonesia akan menjalani laga paling menentukan di fase Grup A Piala AFF 2026 saat menantang Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat 7 Agustus 2026 malam WIB.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi penentu nasib Garuda untuk melangkah ke babak semifinal.

Skuad besutan John Herdman datang dengan tekanan besar setelah kekalahan 0-3 dari Vietnam membuat Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen sementara.

Kondisi tersebut membuat kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang bisa menjaga asa Garuda tetap hidup.

Meski optimisme tetap terjaga, Indonesia juga dibayangi catatan kurang bersahabat saat bermain di kandang Singapura.

Statistik pertemuan menunjukkan Tim Merah Putih lebih sering pulang tanpa kemenangan ketika bertandang ke Negeri Singa.

Berdasarkan data 11v11, Indonesia sebenarnya pernah mengawali sejarah pertemuan di kandang Singapura dengan sangat impresif.

Pada 15 Agustus 1968, Garuda menang telak 4-0 di ajang Piala Merdeka.

Beberapa bulan kemudian, Indonesia kembali menunjukkan dominasinya dengan kemenangan besar 7-1 di King’s Cup.

Tren positif itu berlanjut lewat kemenangan 4-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 1977, sebelum kembali berpesta 6-1 di Lion City Cup 1981.

Namun, setelah periode tersebut peta persaingan mulai berubah.

Singapura bangkit dan perlahan mengambil alih dominasi setiap kali tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Tim Singa mengawali kebangkitan dengan kemenangan 2-0 pada King’s Cup 1981.

Setelah itu, Indonesia kembali menelan kekalahan 0-5 di Merlion Cup 1983 dan 0-4 pada edisi 1985.

Salah satu hasil yang paling dikenang terjadi di Merlion Cup 1986 ketika Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 1-8.

Garuda sempat memutus tren negatif lewat kemenangan 2-1 pada Kualifikasi Piala Asia 1992 di Kallang.

Namun, Singapura kembali unggul dalam dua pertemuan berikutnya yang berlangsung pada 1993.

Memasuki era 2000-an, persaingan kedua negara berlangsung lebih seimbang.

Indonesia bermain imbang 1-1 di Tiger Beer Challenge Trophy 2002 sebelum kalah melalui adu penalti.

Pada final Piala AFF 2004, Garuda kembali takluk 1-2 di leg kedua yang berlangsung di Singapura.

Duel berikutnya menghasilkan hasil yang beragam. Indonesia bermain imbang 2-2 pada Piala AFF 2007, kalah 1-3 dalam laga persahabatan 2009, lalu berhasil membalas dengan kemenangan 2-1 pada Piala AFF 2016.

Secara keseluruhan, rekor Indonesia saat bermain di markas Singapura masih belum menguntungkan.

Dari 18 pertandingan, Garuda mencatat enam kemenangan, dua hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Statistik tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Jay Idzes dan kolega.

Di sisi lain, laga Piala AFF 2026 juga menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki rekor tandang sekaligus mengamankan tiket menuju babak semifinal.(*)




Cahya Supriadi Diprediksi Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Pelatih PSIM Bongkar Alasannya

YOGYAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Penampilan konsisten Cahya Supriadi bersama PSIM Yogyakarta terus menuai pujian.

Penjaga gawang muda itu kini bahkan diprediksi memiliki peluang besar menjadi kiper utama Timnas Indonesia pada masa mendatang.

Keyakinan tersebut disampaikan langsung oleh pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel.

Pelatih asal Belanda itu menilai perkembangan Cahya Supriadi berlangsung sangat pesat dan masih menyimpan potensi besar untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.

Menurut Van Gastel, usia muda menjadi salah satu modal penting yang dimiliki Cahya.

Dengan proses pembinaan dan jam terbang yang terus bertambah, ia optimistis sang kiper mampu bersaing menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.

“Saya pikir di masa depan dia mungkin bisa menjadi kiper utama tim nasional,” ujar Van Gastel.

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas kepercayaan penuh yang diberikan PSIM kepada Cahya Supriadi.

Belakangan sempat muncul kabar klub promosi Liga 1 itu akan mendatangkan penjaga gawang asing, namun isu tersebut langsung dibantah oleh sang pelatih.

Van Gastel memastikan manajemen dan tim pelatih tidak memiliki rencana mengganti Cahya.

Menurutnya, performa yang ditunjukkan kiper asal Karawang itu sudah cukup membuktikan kualitasnya sebagai pilihan utama PSIM.

“Saya mendengar ada rumor bahwa kami akan mendatangkan kiper asing, tetapi bukan itu yang akan kami lakukan. Kami akan mempertahankan Cahya karena kami percaya kepadanya,” tegas Van Gastel.

Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut juga menilai kemampuan Cahya mulai menarik perhatian sejumlah klub besar di kompetisi domestik.

Meski demikian, ia menegaskan fokus PSIM saat ini adalah mempertahankan pemain berusia muda tersebut sebagai bagian penting dari proyek tim.

Van Gastel mengakui ketertarikan klub lain merupakan hal yang wajar mengingat perkembangan Cahya dalam beberapa musim terakhir.

Namun, ia memastikan belum ada rencana melepas sang penjaga gawang.

“Sudah jelas dia akan diminati klub-klub yang lebih besar di liga ini. Akan sangat menarik bagi mereka, tetapi untuk saat ini dia tetap bersama kami,” katanya.

Ia kembali menepis rumor mengenai perekrutan penjaga gawang asing.

Baginya, Cahya telah menunjukkan kapasitas sebagai kiper utama sehingga tidak ada alasan mencari pengganti dari luar negeri.

“Mendatangkan kiper asing untuk menggantikan Cahya? Tidak. Saya tidak tahu dari mana rumor itu berasal, tetapi saya tidak akan mendatangkan kiper asing. Cahya tetap menjadi pilihan utama kami,” ujar Van Gastel.

Kepercayaan dari pelatih PSIM menjadi modal berharga bagi Cahya Supriadi yang saat ini juga tengah memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026

Penampilan konsisten bersama klub maupun tim nasional membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai salah satu penjaga gawang muda paling menjanjikan di Indonesia.(*)




Hitung-hitungan Peluang Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2026, Menang atas Singapura Harga Mati

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam memang membuat langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 semakin berat.

Namun, peluang Garuda untuk melaju ke babak semifinal belum sepenuhnya tertutup.

Hasil di Stadion Pakansari, Bogor, membuat Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan koleksi enam poin.

Sementara Vietnam mengambil alih puncak klasemen dengan tujuh poin, unggul selisih gol atas Singapura yang menempati posisi kedua dengan jumlah poin sama.

Situasi tersebut membuat laga terakhir Grup A menjadi pertandingan hidup-mati bagi skuad asuhan John Herdman.

Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat 7 Agustus 2026, dalam duel yang akan menentukan nasib kedua tim.

Tidak ada lagi ruang untuk kehilangan poin. Kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang dapat menjaga asa Garuda menuju babak empat besar.

Apabila berhasil mengalahkan Singapura, Indonesia akan mengumpulkan sembilan poin.

Raihan tersebut berpeluang mengantarkan Garuda finis di dua besar klasemen Grup A sekaligus mengamankan tiket ke semifinal.

Sebaliknya, hasil imbang maupun kekalahan dipastikan mengakhiri perjalanan Indonesia di fase grup.

Tambahan satu poin tidak cukup untuk mengejar Singapura yang saat ini berada di atas Indonesia, sehingga peluang lolos otomatis tertutup.

Di sisi lain, Vietnam berada dalam posisi yang lebih nyaman. Tim berjuluk The Golden Star Warriors itu masih akan menghadapi Kamboja pada laga terakhir.

Jika mampu meraih hasil positif, Vietnam diperkirakan tetap bertahan di posisi teratas klasemen.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia praktis tidak perlu bergantung pada hasil pertandingan lain.

Fokus utama Garuda adalah mengamankan tiga poin saat menghadapi Singapura.

Persaingan di Grup A memang masih berlangsung ketat. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin dan selisih gol +10.

Singapura berada tepat di bawahnya dengan tujuh poin dan selisih gol +3.

Indonesia menempati posisi ketiga dengan enam poin serta selisih gol +4. Di bawahnya, Kamboja mengoleksi tiga poin, sedangkan Timor Leste belum meraih satu poin pun sepanjang turnamen.

Melihat peta persaingan tersebut, duel melawan Singapura menjadi laga paling menentukan bagi Timnas Indonesia.

Kemenangan akan menjaga mimpi Garuda untuk terus bersaing memperebutkan gelar Piala AFF 2026.

Sebaliknya, apabila gagal membawa pulang tiga poin dari Kallang, langkah Indonesia dipastikan terhenti di fase grup dan harus mengubur harapan melangkah ke semifinal.(*)




Manchester United Gagal Rekrut Alex Scott, Bournemouth Tak Mau Lepas Gelandang Andalan

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United dipastikan menghentikan upaya mereka untuk merekrut gelandang muda Bournemouth, Alex Scott, pada bursa transfer musim panas 2026.

Keputusan itu diambil setelah Bournemouth berulang kali menolak pendekatan yang dilakukan Setan Merah.

Sebelumnya, Manchester United memang berencana menambah satu gelandang lagi setelah mendatangkan dua pemain baru ke lini tengah.

Alex Scott sempat menjadi target utama karena dinilai memiliki kualitas dan potensi besar untuk memperkuat skuad.

Namun negosiasi tidak berjalan sesuai harapan. Bournemouth menegaskan tidak memiliki niat melepas pemain berusia 22 tahun tersebut karena dianggap sebagai aset penting untuk masa depan klub.

Sikap tegas Bournemouth membuat Manchester United akhirnya memilih menghentikan pembicaraan dan mengalihkan fokus ke target lain yang lebih memungkinkan direkrut sebelum jendela transfer ditutup.

Bournemouth Anggap Alex Scott Aset Masa Depan

Laporan dari The Mirror menyebut Bournemouth sama sekali tidak tergoda dengan berbagai pendekatan yang dilakukan Manchester United.

Manajemen The Cherries meyakini Alex Scott memiliki prospek menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris dalam beberapa tahun mendatang.

Karena itu, klub memilih mempertahankan sang pemain meski mendapat ketertarikan dari klub sebesar Manchester United.

Penolakan yang terus berulang membuat manajemen Setan Merah mulai kehilangan harapan untuk menyelesaikan transfer tersebut pada musim panas ini.

MU Berencana Kembali pada 2027

Meski mundur untuk saat ini, Manchester United disebut belum sepenuhnya menghapus nama Alex Scott dari daftar incaran.

Kontrak Scott bersama Bournemouth masih berlaku hingga 2028.

Namun laporan menyebut sang pemain belum menunjukkan tanda-tanda akan memperpanjang kontraknya.

Situasi itu membuat Manchester United diyakini akan kembali mencoba merekrutnya pada bursa transfer 2027.

Saat itu posisi Bournemouth diperkirakan lebih sulit karena masa kontrak pemain sudah semakin menipis.

Tchouameni dan Baleba Jadi Alternatif

Sambil menunggu peluang mendapatkan Alex Scott di masa depan, Manchester United mulai mengalihkan perhatian ke sejumlah nama lain.

Dua gelandang yang kini masuk radar Setan Merah adalah Aurelien Tchouameni dari Real Madrid dan Carlos Baleba milik Brighton.

Keduanya dinilai mampu memberikan keseimbangan sekaligus meningkatkan kualitas lini tengah Manchester United untuk menghadapi musim 2026/2027.(*)




AC Milan Bidik Wing-Back Baru, Noussair Mazraoui dan Raphael Guerreiro Masuk Radar

SEPUCUKJAMBI.ID – AC Milan masih membuka peluang mendatangkan pemain baru di posisi wing-back sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

Keputusan tersebut akan bergantung pada hasil evaluasi pelatih Ruben Amorim selama rangkaian pramusim.

Rossoneri memang belum menjadikan sektor sayap sebagai prioritas utama.

Namun, kebutuhan tambahan pemain bisa berubah apabila performa skuad dinilai belum sesuai dengan skema yang diinginkan sang pelatih.

Dalam laga uji coba melawan Celtic, Amorim mulai memperlihatkan filosofi permainannya melalui formasi 3-4-2-1.

Skema tersebut menuntut wing-back memiliki kemampuan menyerang dan bertahan secara seimbang.

Sejumlah pemain mulai diuji di posisi tersebut. Salah satunya adalah Samuel Chukwueze yang dicoba bermain sebagai wing-back.

Eksperimen itu memberikan hasil positif. Pemain asal Nigeria tersebut tampil cukup menjanjikan dan sukses menyumbang assist untuk gol Francesco Camarda saat menghadapi Celtic.

Selain Chukwueze, Alexis Saelemaekers juga dipersiapkan mengisi peran serupa.

Sementara Davide Bartesaghi tetap menjadi opsi penting karena mampu bermain sebagai wing-back maupun bek tengah sisi kiri.

Di tengah evaluasi tersebut, masa depan Pervis Estupinan masih menjadi perhatian.

Bek asal Ekuador itu dikabarkan diminati Aston Villa, meski hingga kini belum ada keputusan terkait kemungkinan kepindahannya.

Amorim disebut ingin melihat langsung performa Estupinan sepanjang pramusim sebelum menentukan apakah sang pemain akan dipertahankan atau dilepas.

Jika Estupinan hengkang, AC Milan dipastikan akan bergerak mencari pengganti. Salah satu nama yang masuk daftar incaran adalah Noussair Mazraoui dari Manchester United.

Bek asal Maroko itu disebut sudah lama masuk dalam radar Amorim karena dinilai sesuai dengan karakter permainan yang diinginkannya.

Selain Mazraoui, AC Milan juga mempertimbangkan Raphael Guerreiro.

Pemain asal Portugal itu kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Bayern Munchen berakhir.

Status tanpa klub membuat Guerreiro menjadi opsi menarik karena bisa direkrut tanpa biaya transfer. Pengalamannya di level tertinggi Eropa juga menjadi nilai tambah.

Selama bermain di Bundesliga, Guerreiro mencatatkan 42 gol dan 47 assist dalam 223 pertandingan, statistik yang menunjukkan kemampuannya memberikan kontribusi di sektor menyerang maupun bertahan.

Manajemen AC Milan diperkirakan baru akan mengambil keputusan final setelah seluruh agenda pramusim rampung.

Evaluasi tersebut akan menjadi dasar apakah Rossoneri benar-benar mendatangkan wing-back baru sebelum bursa transfer ditutup.(*)




Cucurella dan Konate Resmi Masuk Skuad La Liga Real Madrid, Tinggal Bernardo Silva

SEPUCUKJAMBI.ID – Real Madrid terus mematangkan persiapan menghadapi musim 2026/2027.

Los Blancos resmi mendaftarkan dua rekrutan anyar, Marc Cucurella dan Ibrahima Konate, ke kompetisi La Liga sehingga keduanya kini sudah memenuhi syarat untuk tampil pada laga resmi.

Registrasi dua pemain tersebut menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya Real Madrid lebih dulu mendaftarkan Denzel Dumfries, yang menjadi pemain anyar pertama mereka yang masuk daftar resmi La Liga musim ini.

Dengan demikian, Real Madrid kini telah memiliki tiga pemain baru yang resmi terdaftar, sementara proses administrasi untuk rekrutan lainnya masih terus berjalan.

Marc Cucurella didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 55 juta euro ditambah bonus hingga 5 juta euro.

Bek kiri Timnas Spanyol itu diproyeksikan menjadi salah satu pilar baru di sektor pertahanan Los Blancos.

Proses registrasi Cucurella rampung beberapa pekan sebelum kompetisi dimulai, membuka peluang bagi pemain berusia 28 tahun tersebut menjalani debut resminya bersama Real Madrid pada awal musim.

Sementara itu, Ibrahima Konate bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Liverpool berakhir.

Bek tengah Timnas Prancis itu juga telah menyelesaikan seluruh proses administrasi sehingga siap memperkuat lini belakang skuad asuhan Jose Mourinho.

Di sisi lain, Real Madrid masih menyisakan satu nama yang belum terdaftar, yakni Bernardo Silva.

Gelandang asal Portugal tersebut direkrut secara gratis setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir.

Meski belum masuk daftar resmi La Liga, proses registrasi Bernardo Silva diperkirakan segera rampung dalam waktu dekat seiring persiapan pramusim yang tengah dijalani Real Madrid.

Selain itu, proses transfer Yan Diomande dari RB Leipzig juga masih berlangsung sehingga manajemen klub masih harus menyelesaikan sejumlah administrasi sebelum pemain tersebut bisa didaftarkan.

Hingga saat ini, Real Madrid menjadi salah satu klub paling aktif dalam proses registrasi pemain baru di La Liga.

Bersama Espanyol, Los Blancos menjadi dua klub yang sudah mulai mendaftarkan rekrutan anyar untuk kompetisi musim 2026/2027.(*)




Pep Guardiola Tak Jadi Latih Italia, Roberto Mancini dan Andrea Pirlo Masuk Radar

SEPUCUKJAMBI.ID – Harapan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menunjuk Pep Guardiola sebagai pelatih baru Timnas Italia dipastikan pupus.

Pelatih asal Spanyol itu dilaporkan menolak tawaran menangani Gli Azzurri setelah mempertimbangkan berbagai aspek bersama keluarga dan agennya.

Kabar tersebut diungkap pakar transfer Eropa Fabrizio Romano, yang menyebut Guardiola memilih belum kembali ke dunia kepelatihan setelah mengakhiri masa panjangnya bersama Manchester City.

Sebelumnya, FIGC bergerak mencari pelatih baru menyusul mundurnya Gennaro Gattuso.

Keputusan itu diambil setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sehingga federasi langsung berburu sosok berpengalaman untuk memimpin tim nasional.

Pep Guardiola Pilih Beristirahat

Menurut laporan Romano, perwakilan FIGC dan Guardiola sempat mengadakan pertemuan pada pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut menerima proposal dari federasi untuk dipelajari lebih lanjut.

Namun setelah berdiskusi dengan keluarga dan agennya, Guardiola akhirnya memutuskan menolak tawaran tersebut.

Pelatih berusia 55 tahun itu disebut ingin menikmati masa istirahat setelah hampir satu dekade menangani Manchester City dan belum memiliki keinginan kembali melatih dalam waktu dekat.

Bukan Karena Masalah Gaji

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Guardiola meminta bayaran tinggi agar bersedia menangani Timnas Italia.

Spekulasi itu muncul karena selama melatih Manchester City, ia menjadi salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di dunia.

Namun Fabrizio Romano membantah anggapan tersebut.

Menurutnya, keputusan Guardiola menolak Italia sama sekali tidak berkaitan dengan nilai kontrak atau besaran gaji yang ditawarkan FIGC.

Alasan utamanya adalah keinginan Guardiola untuk beristirahat sebelum menerima tantangan baru.

Mancini dan Pirlo Jadi Kandidat

Gagal mendapatkan Guardiola membuat FIGC harus mengalihkan perhatian kepada kandidat lain.

Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Italia, di antaranya mantan pelatih Roberto Mancini dan eks gelandang legendaris Italia Andrea Pirlo.

Kedua nama tersebut disebut masuk dalam daftar calon yang berpotensi dipertimbangkan FIGC untuk membangun kembali kekuatan Gli Azzurri setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.

Kini, keputusan berada di tangan federasi untuk menentukan sosok yang dinilai paling tepat membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.(*)




Jurgen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman, Siap Bangkitkan Der Panzer

SEPUCUKJAMBI.ID – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih baru Timnas Jerman.

Mantan manajer Liverpool itu dipercaya memimpin Der Panzer hingga ajang Piala Dunia 2030, sekaligus membuka era baru setelah berakhirnya kepemimpinan Julian Nagelsmann.

Pengumuman tersebut disampaikan DFB melalui laman resminya pada Jumat 24 Juli 2026.

Klopp telah menandatangani kontrak di DFB Campus dan akan langsung mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.

Dalam pernyataan resminya, DFB memastikan Klopp akan memimpin Timnas Jerman di Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.

“Jurgen Klopp akan menjadi pelatih kepala tim nasional Jerman. Pelatih berusia 59 tahun itu telah menandatangani kontraknya hari ini di DFB Campus,” tulis DFB.

Penunjukan Klopp dilakukan setelah DFB memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Julian Nagelsmann menyusul kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026.

Saat itu, Der Panzer harus tersingkir lebih awal setelah kalah dari Paraguay pada babak 32 besar.

Klopp: Ini Tugas yang Sangat Istimewa

Klopp mengaku bangga mendapat kesempatan menangani tim nasional negaranya. Menurutnya, melatih Timnas Jerman merupakan tantangan sekaligus kehormatan besar dalam karier kepelatihannya.

“Tim nasional dapat menyatukan kami, orang-orang Jerman, seperti hampir tidak ada hal lain. Itulah yang membuat tugas ini begitu istimewa bagi saya,” ujar Klopp.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Red Bull atas pengalaman yang diperolehnya sebelum menerima tawaran dari DFB.

“Saya berterima kasih atas segala pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan selama satu setengah tahun terakhir di Red Bull, serta keterbukaan yang memungkinkan kesepakatan ini terwujud.”

Klopp menegaskan ingin membangun Timnas Jerman yang solid, bermain penuh semangat, dan mampu kembali membangkitkan kebanggaan publik.

“Kami akan menjalaninya dengan kerendahan hati dan kesabaran. Kami ingin membangun tim yang berjuang satu sama lain, menikmati sepak bola, dan mampu menjadi tempat seluruh masyarakat Jerman bersatu dengan penuh keyakinan,” katanya.

Debut Lawan Belanda

Para pendukung Der Panzer tidak perlu menunggu lama untuk melihat kiprah Klopp di pinggir lapangan.

Pelatih yang sukses meraih berbagai gelar bersama Liverpool itu dijadwalkan melakoni laga debut saat Timnas Jerman menghadapi Belanda dalam ajang UEFA Nations League pada 25 September 2026.

Laga tersebut akan menjadi awal perjalanan Klopp dalam membawa Jerman kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.(*)