Turki Dipastikan Tersingkir! Paraguay Menang Tipis dalam Duel Sengit Grup D

SEPUUCKJAMBI.ID – Turki harus menelan hasil pahit di matchday kedua Grup D Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Paraguay di San Francisco Bay Area Stadium, California, Amerika Serikat, Sabtu 20 Juni 2026 pagi WIB.

Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal hingga akhir.

Duel keras kedua tim bahkan diwarnai kartu merah untuk Miguel Almirón serta kartu kuning yang diterima pelatih Turki, Vincenzo Montella, akibat protes keras terhadap keputusan wasit.

Meski unggul jumlah pemain di momen tertentu, Turki gagal memanfaatkan situasi tersebut.

Paraguay justru tampil lebih efektif lewat gol cepat Matías Galarza yang menjadi pembeda laga.

Hasil ini membuat Paraguay mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup D.

Sementara itu, Turki berada di dasar klasemen tanpa poin dan dipastikan tersingkir lebih awal dari turnamen.

Jalannya Pertandingan

Paraguay langsung mengejutkan Turki ketika laga baru berjalan dua menit.

Berawal dari situasi bola atas, Matías Galarza mengontrol bola di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri terarah ke sudut bawah gawang untuk membawa Paraguay unggul 1-0.

Dua menit berselang, Galarza kembali menjadi sorotan setelah diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras di lini tengah.

Turki mencoba merespons cepat. Peluang emas hadir pada menit ke-13 ketika Kerem Aktürkoğlu mengirim umpan tarik, namun sepakan Arda Güler masih melambung jauh.

Tekanan Turki semakin intens di pertengahan babak pertama. Kenan Yıldız hampir menyamakan kedudukan lewat situasi sepak pojok, tetapi tembakannya berhasil digagalkan kiper Paraguay.

Tak lama kemudian, sundulan Mert Müldür hanya membentur tiang gawang.

Paraguay juga sempat mengancam lewat serangan balik cepat, sebelum drama besar terjadi di masa injury time babak pertama.

Miguel Almirón menerima kartu merah langsung pada menit 45+3 setelah pelanggaran keras yang memicu protes panjang. Babak pertama ditutup dengan skor 0-1.

Babak Kedua: Turki Menekan, Paraguay Bertahan

Turki langsung mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Menit ke-47, Merih Demiral mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, namun masih bisa diamankan kiper Orlando Gill.

Peluang demi peluang terus datang. Kenan Yıldız kembali mengancam, tetapi sepakannya hanya mengenai sisi luar gawang.

Hakan Çalhanoğlu juga gagal memaksimalkan peluang emas pada menit ke-58 setelah tembakan jarak dekatnya melambung.

Paraguay sempat membalas lewat serangan cepat yang dipimpin Miguel Almirón dan Julio Enciso, namun lini belakang Turki masih cukup sigap.

Memasuki 15 menit akhir, Turki menggempur habis pertahanan Paraguay.

Beberapa peluang dari Abdülkerim Bardakcı dan Semih Kılıçsoy berhasil digagalkan oleh penampilan gemilang kiper Gill serta blok krusial Gustavo Gómez.

Hingga peluit panjang berbunyi pada menit 90+7, Turki gagal mencetak gol penyeimbang dan harus menerima kekalahan kedua mereka di fase grup.

KLASEMEN SEMENTARA GRUP D

  • Amerika Serikat (6 poin)
  • Paraguay (3 poin)
  • Australia (3 poin)
  • Turki (0 poin)

Susunan pemain

Turki (4-2-3-1):
Çakır; Kadioglu, Bardakcı, Demiral, Müldür; Çalhanoğlu, Yüksek; Yıldız, Güler, Akgün; Aktürkoğlu
Pelatih: Vincenzo Montella

Paraguay (4-4-2):
Gill; Alonso, Alderete, Gómez, Cáceres; Almirón, Galarza, Cubas, Gómez; Enciso, Pitta
Pelatih: Gustavo Alfaro(*)




Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dini Hari Nanti Belanda vs Swedia, Besok Jepang vs Tunisia

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 terus memanas seiring berjalannya pertandingan di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Sejumlah hasil mengejutkan mulai tercipta, sementara beberapa laga besar masih akan menentukan nasib tim di klasemen.

Salah satu laga yang paling disorot pada matchday 2 adalah duel Spanyol vs Arab Saudi di Grup H yang akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Minggu 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.

Spanyol datang dengan tekanan besar setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde di laga pembuka.

Performa lini serang La Roja menjadi sorotan karena gagal memaksimalkan dominasi penguasaan bola dalam beberapa laga terakhir, termasuk saat uji coba sebelum turnamen.

Di sisi lain, Arab Saudi tampil lebih percaya diri usai menahan Uruguay 1-1. Hasil tersebut membuat The Green Falcons dipandang sebagai tim yang berpotensi memberi kejutan di grup ini.

HASIL SEMENTARA PIALA DUNIA 2026

Sejumlah pertandingan fase grup telah selesai dimainkan di berbagai grup, dengan beberapa tim unggulan mulai menunjukkan dominasi seperti Brasil, Jerman, dan Inggris.

Brasil sendiri tampil meyakinkan di Grup C setelah menang 3-0 atas Haiti, sementara Maroko dan Skotlandia juga bersaing ketat di papan atas grup yang sama.

HASIL & JADWAL PERTANDINGAN GRUP:

GRUP A

Hasil:

  • Meksiko 1-0 Afrika Selatan
  • Korea Selatan 1-2 Republik Ceko
  • Republik Ceko 1-1 Afrika Selatan
  • Meksiko 1-0 Korea Selatan

Jadwal Selanjutnya:

  • Republik Ceko vs Meksiko — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 08.00 WIB
  • Afrika Selatan vs Korea Selatan — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 08.00 WIB

GRUP B

Hasil:

  • Kanada 1-1 Bosnia & Herzegovina
  • Qatar 1-1 Swiss
  • Swiss 4-1 Bosnia & Herzegovina
  • Kanada 6-0 Qatar

Jadwal Selanjutnya:

  • Swiss vs Kanada — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Bosnia & Herzegovina vs Qatar — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB

GRUP C

Hasil:

  • Brasil 1-1 Maroko
  • Haiti 0-1 Skotlandia
  • Skotlandia 0-1 Maroko
  • Brasil 3-0 Haiti

Jadwal Selanjutnya:

  • Skotlandia vs Brasil — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB
  • Maroko vs Haiti — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB

GRUP D

Hasil:

  • Amerika Serikat 4-1 Paraguay
  • Australia 2-0 Turki
  • Amerika Serikat 2-0 Australia
  • Turki 0-1 Paraguay

Jadwal Selanjutnya:

  • Turki vs Amerika Serikat — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
  • Paraguay vs Australia — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB

GRUP E

Hasil:

  • Jerman 7-1 Curaçao
  • Pantai Gading 1-0 Ekuador

Jadwal Selanjutnya:

  • Jerman vs Pantai Gading — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Ekuador vs Curaçao — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Curaçao vs Pantai Gading — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Ekuador vs Jerman — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB

GRUP F

Hasil:

  • Belanda 2-2 Jepang
  • Swedia 5-1 Tunisia

Jadwal Selanjutnya:

  • Belanda vs Swedia — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 01.00 WIB
  • Tunisia vs Jepang — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 11.00 WIB
  • Jepang vs Swedia — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
  • Tunisia vs Belanda — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB

GRUP G

Hasil:

  • Belgia 1-1 Mesir
  • Iran 2-2 Selandia Baru

Jadwal Selanjutnya:

  • Belgia vs Iran — Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Selandia Baru vs Mesir — Senin, 22 Juni 2026 pukul 08.00 WIB
  • Mesir vs Iran — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Selandia Baru vs Belgia — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB

GRUP H

Hasil:

  • Spanyol 0-0 Tanjung Verde
  • Arab Saudi 1-1 Uruguay

Jadwal Selanjutnya:

  • Spanyol vs Arab Saudi — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB
  • Uruguay vs Tanjung Verde — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 05.00 WIB
  • Tanjung Verde vs Arab Saudi — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Uruguay vs Spanyol — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB

GRUP I

Hasil:

  • Prancis 3-1 Senegal
  • Irak 1-4 Norwegia

Jadwal Selanjutnya:

  • Prancis vs Irak — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 04.00 WIB
  • Norwegia vs Senegal — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Norwegia vs Prancis — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Senegal vs Irak — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 02.00 WIB

GRUP J

Hasil:

  • Argentina 3-0 Aljazair
  • Austria 3-1 Yordania

Jadwal Selanjutnya:

  • Argentina vs Austria — Senin, 22 Juni 2026 pukul 01.00 WIB
  • Yordania vs Aljazair — Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Aljazair vs Austria — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
  • Yordania vs Argentina — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB

GRUP K

Hasil:

  • Portugal 1-1 Kongo
  • Uzbekistan 1-3 Kolombia

Jadwal Selanjutnya:

  • Portugal vs Uzbekistan — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB
  • Kolombia vs Kongo — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Kolombia vs Portugal — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB
  • Kongo vs Uzbekistan — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB

GRUP L

Hasil:

  • Inggris 4-2 Kroasia
  • Ghana 1-0 Panama

Jadwal Selanjutnya:

  • Inggris vs Ghana — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Panama vs Kroasia — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
  • Kroasia vs Ghana — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB
  • Panama vs Inggris — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB

JADWAL FASE GUGUR

  • 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026.(*)



Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Memanas, Messi dan Jonathan David Sama-Sama di Puncak

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan gelar pencetak gol terbanyak Lionel Messi di Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah rangkaian laga fase grup mulai memperlihatkan dominasi sejumlah penyerang dari berbagai negara peserta.

Hingga Sabtu 20 Juni 2026, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu telah menuntaskan 29 pertandingan.

Sejumlah tim unggulan mulai menemukan ritme, sementara daftar top skor sementara juga terus bergerak dinamis.

Di puncak klasemen sementara, Messi harus berbagi posisi dengan striker Kanada Jonathan David yang sama-sama mengoleksi tiga gol.

Messi dan Jonathan David Samai Puncak Top Skor

Messi kembali menunjukkan ketajamannya bersama Argentina, namun performa impresif Jonathan David bersama Kanada membuat persaingan semakin ketat.

Keduanya kini berada di posisi teratas dengan tiga gol, menandai awal perebutan Sepatu Emas yang diprediksi berlangsung hingga fase akhir turnamen.

Deretan Penantang di Bawah Puncak

Di belakang dua pemimpin klasemen, sejumlah nama besar mulai menempel ketat dengan koleksi dua gol.

Dari Prancis, Kylian Mbappe kembali menjadi ancaman serius. Sementara itu, Norwegia mengandalkan Erling Haaland yang tampil konsisten di lini depan.

Dari Inggris, Harry Kane tetap menjadi tumpuan, disusul Jerman dengan Kai Havertz yang turut masuk dalam daftar persaingan.

Brasil juga mengirimkan dua wakil penting, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang sama-sama mencetak dua gol sejauh ini.

Nama-Nama Kejutan Mulai Bermunculan

Selain pemain bintang, beberapa nama kejutan juga ikut meramaikan daftar pencetak gol.

Dari Kanada, Cyle Larin ikut bersaing di papan atas. Sementara Swiss diperkuat Johan Manzambi yang tampil efektif dari bangku cadangan.

Amerika Serikat menempatkan Folarin Balogun dalam daftar dua gol, sementara Maroko mengandalkan Ismael Saibari sebagai salah satu kejutan awal turnamen.

Daftar Top Skor Sementara (20 Juni 2026)

3 Gol

  • Lionel Messi (Argentina)
  • Jonathan David (Kanada)

2 Gol

  • Kylian Mbappe (Prancis)
  • Erling Haaland (Norwegia)
  • Harry Kane (Inggris)
  • Kai Havertz (Jerman)
  • Vinicius Junior (Brasil)
  • Matheus Cunha (Brasil)
  • Cyle Larin (Kanada)
  • Johan Manzambi (Swiss)
  • Folarin Balogun (Amerika Serikat)
  • Yasin Ayari (Swedia)
  • Elijah Just (Selandia Baru)
  • Ismael Saibari (Maroko)

1 Gol 

  • Julian Quiñones, Raul Jimenez (Meksiko)
  • Hwang In-beom, Oh Hyeon-gyu (Korea Selatan)
  • Ladislav Krejci, Michal Sadilek (Ceko)
  • Jovo Lukic, Ermin Mahmic (Bosnia & Herzegovina)
  • Giovanni Reyna (Amerika Serikat)
  • Virgil van Dijk, Crysencio Summerville (Belanda)
  • Daichi Kamada, Keito Nakamura (Jepang)
  • Jamal Musiala, Kai Havertz (Jerman)
  • Jude Bellingham, Marcus Rashford (Inggris)
  • Luis Diaz (Kolombia)
  • Alexander Isak (Swedia)
  • Joao Neves (Portugal)
  • Yoane Wissa (RD Kongo)
  • dan puluhan pemain lainnya dari 48 negara peserta

DAFTAR NEGARA PESERTA PIALA DUNIA 2026

Turnamen edisi 2026 diikuti 48 negara, yaitu:

Format Turnamen Masih Panjang

Piala Dunia 2026 diikuti 48 negara peserta yang terbagi dalam 12 grup.

Dua tim teratas otomatis lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik.

Dengan format ini, peluang perubahan klasemen top skor masih sangat terbuka seiring bertambahnya jumlah pertandingan.

Jadwal Fase Gugur Piala Dunia 2026

  • Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026

Dengan masih panjangnya turnamen, persaingan top skor dipastikan terus berubah.

Nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, hingga Kane masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi gol di fase berikutnya.(*)




Brasil Gilas Haiti 3-0, Selecao Kudeta Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Brasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Haiti dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga kedua Grup C di Philadelphia Stadium, Sabtu 20 Juni 2026 pagi WIB.

Kemenangan ini mengantarkan Selecao ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin, menggeser Maroko ke posisi kedua.

Sebaliknya, hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Haiti terhenti di fase grup setelah menelan dua kekalahan beruntun tanpa meraih poin.

Meski menang dengan margin tiga gol, Brasil sejatinya berpeluang mencatat kemenangan lebih besar.

Anak asuh Carlo Ancelotti tampil dominan sepanjang pertandingan dan terus menekan pertahanan Haiti sejak menit awal.

Brasil langsung mengambil alih kendali permainan. Baru dua menit laga berjalan, kombinasi Raphinha dan Casemiro nyaris membuka keunggulan.

Namun, peluang tersebut masih mampu dipatahkan lini belakang Haiti.

Tekanan Selecao semakin intens. Pada menit ke-12, Raphinha sempat menggetarkan gawang Haiti melalui tembakan melengkung yang indah.

Namun gol tersebut dianulir wasit setelah VAR memastikan sang pemain berada dalam posisi offside.

Ketangguhan Haiti dalam bertahan akhirnya runtuh pada menit ke-23.

Vinicius Junior melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi sempurna oleh kiper Johny Placide.

Bola liar kemudian mengenai Matheus Cunha dan bergulir masuk ke gawang.

Gol tersebut membuat Brasil semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.

Keunggulan bertambah pada menit ke-36. Serangan balik cepat yang dipimpin Vinicius berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Cunha melalui tembakan keras kaki kiri yang menghujam sudut atas gawang Haiti.

Menjelang turun minum, Brasil kembali menghukum kelengahan lawan.

Kali ini Vinicius Junior mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan panjang akurat dari Lucas Paqueta.

Penyelesaian tenang sang winger membawa Brasil unggul 3-0 saat babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Haiti mencoba tampil lebih berani dengan mengubah pendekatan permainan.

Tim Karibia itu mulai berani keluar menyerang dan sempat menciptakan peluang terbaik pada menit ke-63 melalui sundulan Ricardo Ade.

Namun, Alisson Becker menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.

Refleks cepatnya berhasil menggagalkan peluang emas tersebut tepat di depan garis gawang.

Brasil tetap mendominasi jalannya laga dan beberapa kali mengancam melalui Gabriel Martinelli, Endrick, hingga Douglas Santos.

Bahkan Endrick sempat mencetak gol, namun kembali dianulir akibat offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brasil.

Hasil ini menempatkan Brasil dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke fase gugur pada laga terakhir Grup C.

Sementara Haiti dipastikan tersingkir dan tidak lagi memiliki peluang melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain:

Brasil (4-2-3-1): Alisson Becker; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes; Raphinha, Lucas Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Haiti (5-4-1): Johny Placide; Carlens Arcus, Ricardo Ade, Jean-Kevin Duverne, Hannes Delcroix, Martin Experience; Ruben Providence, Jean-Ricner Bellegarde, Danley Jean Jacques, Josue Casimir; Frantzdy Pierrot.

Pelatih: Sebastien Migne.(*)




Maroko Makin Dekat ke Fase Gugur, Skotlandia Dipaksa Menyerah di Boston

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Maroko meraih kemenangan penting dalam persaingan Grup C Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 di Boston Stadium, Sabtu 20 Juni 2026 WIB.

Tiga poin ini menjadi kemenangan perdana Singa Atlas di turnamen sekaligus mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin.

Sebaliknya, Skotlandia harus rela turun ke posisi kedua setelah gagal memanfaatkan peluang untuk memperbesar kans lolos ke fase gugur.

Laga baru berjalan dua menit ketika Maroko berhasil memecah kebuntuan.

Berawal dari umpan terukur Brahim Diaz, Ismael Saibari sukses lolos dari pengawalan lini belakang Skotlandia sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung Angus Gunn.

Gol cepat tersebut mengubah jalannya pertandingan. Maroko tampil lebih percaya diri dalam menguasai bola dan beberapa kali memaksa pertahanan Skotlandia bekerja keras mengamankan area pertahanan mereka.

Pada menit ke-18, Gunn kembali menjadi penyelamat Skotlandia setelah menggagalkan peluang berbahaya yang dibangun lini serang Maroko.

Dominasi tim asuhan Mohamed Ouahbi terlihat jelas sepanjang babak pertama, meski mereka gagal menambah keunggulan.

Skotlandia baru mampu memberikan ancaman berarti menjelang turun minum.

John McGinn mendapatkan ruang tembak setelah menerima umpan Andy Robertson, namun sepakannya masih melenceng tipis dari sasaran.

Memasuki babak kedua, Maroko tetap mempertahankan intensitas permainan. Peluang emas kembali hadir melalui sundulan Bilal El Khannouss pada menit ke-52.

Namun, Angus Gunn tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang timnya tetap hidup.

Di sisi lain, Skotlandia mencoba membalas melalui sejumlah serangan balik cepat.

Salah satu peluang terbaik hadir lewat Ruan Christie, tetapi penyelesaian akhirnya belum cukup akurat untuk menaklukkan Yassine Bounou.

Memasuki setengah jam terakhir pertandingan, tempo permainan mulai menurun. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih karena rapatnya organisasi pertahanan masing-masing.

Skotlandia terus berupaya mencari gol penyama kedudukan hingga menit-menit akhir, namun pertahanan Maroko tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman yang datang.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Maroko.

Hasil ini menempatkan Singa Atlas dalam posisi yang lebih menguntungkan menjelang laga terakhir fase grup.

Sementara Skotlandia masih harus berjuang mengamankan tiket ke babak berikutnya pada pertandingan penentuan.

Susunan Pemain:

Skotlandia (3-5-2): Angus Gunn; Kieran Tierney, Grant Hanley, Jack Hendry; Andy Robertson, John McGinn, Lewis Ferguson, Christie, Nathan Patterson; Che Adams, Scott McTominay.

Pelatih: Steve Clarke.

Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Noussair Mazraoui, Chadi Riad, Diop, Achraf Hakimi; Bouaddi, El Aynaoui; Bilal El Khannouss, Azzedine Ounahi, Brahim Diaz; Ismael Saibari.

Pelatih: Mohamed Ouahbi.(*)




AS Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Australia Dipaksa Menyerah 0-2

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup D di Seattle Stadium, Sabtu 20 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino untuk mengamankan posisi di fase gugur.

Sebaliknya, Australia harus menunda kepastian lolos dan wajib meraih hasil positif pada pertandingan terakhir grup.

Meski akhirnya kalah, Australia sebenarnya sempat mengejutkan tuan rumah saat pertandingan baru berjalan satu menit.

Kesalahan umpan di lini belakang Amerika Serikat dimanfaatkan Mohamed Toure yang berhasil menembus kotak penalti.

Namun peluang emas tersebut mampu digagalkan kiper Matt Freese.

Setelah lolos dari ancaman awal, Amerika Serikat mulai mendominasi penguasaan bola dan mengendalikan ritme permainan.

Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah gol pada menit ke-11.

Berawal dari aksi cepat Folarin Balogun di sisi kiri, umpan mendatar yang dikirimkan ke depan gawang justru berakhir menjadi petaka bagi Australia.

Bek Cameron Burgess salah mengantisipasi bola dan membuat si kulit bundar bersarang ke gawang sendiri.

Tertinggal satu gol membuat Australia berupaya bangkit. Mathew Leckie sempat memperoleh peluang bagus melalui kombinasi serangan cepat Mohamed Toure dan Nishan Velupillay.

Namun penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran.

Amerika Serikat terus meningkatkan tekanan. Weston McKennie nyaris menggandakan keunggulan lewat sundulan keras hasil sepak pojok Malik Tillman, tetapi masih mampu diblok lini pertahanan Australia tepat di depan garis gawang.

Dominasi USMNT akhirnya kembali membuahkan hasil menjelang turun minum. Alex Freeman sempat melihat golnya dianulir karena dianggap offside.

Namun setelah pemeriksaan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut karena Freeman dinilai sejajar dengan pemain bertahan terakhir Australia.

Gol itu membuat Amerika Serikat menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 2-0.

Memasuki paruh kedua, tuan rumah tidak mengendurkan serangan.

Balogun kembali mengancam setelah menerima umpan terobosan Tyler Adams, tetapi bek Alessandro Circati tampil sigap melakukan blok krusial.

Australia beberapa kali mencoba memperkecil ketertinggalan. Peluang terbaik hadir melalui Cristian Volpato dan Jason Geria.

Namun buruknya penyelesaian akhir serta disiplin pertahanan Amerika Serikat membuat Socceroos gagal mencetak gol.

Di sisi lain, Amerika Serikat juga memiliki sejumlah kesempatan untuk memperbesar keunggulan. Meski demikian, hingga laga berakhir tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Skor 2-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memastikan Amerika Serikat mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sementara Australia masih memiliki peluang melaju ke fase gugur, namun harus berjuang pada laga penentuan grup.(*)




Meksiko Kuasai Grup A Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korea Selatan 1-0

SEPUCUKJAMBI.ID – Tim nasional Meksiko semakin dekat dengan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan penting 1-0 atas Korea Selatan dalam laga kedua Grup A yang berlangsung di Stadion Akron, Guadalajara, Jumat 19 Juni 2026 WIB.

Gol tunggal Luis Romo pada awal babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.

Kemenangan ini membuat El Tri semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup A sekaligus menjaga peluang besar lolos sebagai juara grup.

Duel Ketat Sejak Menit Awal

Pertandingan langsung berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.

Korea Selatan mencoba mengambil inisiatif lewat kecepatan Son Heung-min dan kreativitas Lee Kang-in yang beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah.

Namun, agresivitas Korea Selatan juga terlihat dari awal. Lee Kang-in harus menerima kartu kuning saat pertandingan baru berjalan empat menit akibat pelanggaran keras.

Meksiko tak tinggal diam. Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad asuhan Javier Aguirre beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui Roberto Alvarado dan Brian Gutierrez.

Peluang terbaik Korea Selatan pada babak pertama hadir pada menit ke-18 ketika Son Heung-min mendapatkan ruang tembak di depan gawang.

Beruntung bagi Meksiko, Edson Alvarez melakukan sapuan krusial di garis gawang yang menyelamatkan timnya dari kebobolan.

Memasuki pertengahan babak pertama, kedua tim saling bergantian menekan. Namun rapatnya pertahanan masing-masing membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.

Gol Romo Ubah Jalannya Laga

Meksiko tampil lebih agresif setelah jeda. Tekanan yang mereka bangun sejak awal babak kedua akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-50.

Gol bermula dari kemelut di dalam kotak penalti Korea Selatan. Bola liar yang gagal dibersihkan lini belakang lawan langsung disambar Luis Romo ke gawang yang terbuka.

Gol tersebut disambut meriah puluhan ribu pendukung Meksiko yang memadati Stadion Akron.

Unggul satu gol membuat Meksiko lebih percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Sebaliknya, Korea Selatan dipaksa bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.

Korea Selatan Menekan, Rangel Jadi Tembok Terakhir

Tertinggal satu gol membuat Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan. Lee Kang-in menjadi motor permainan dengan sejumlah percobaan dari luar kotak penalti yang terus menguji pertahanan tuan rumah.

Memasuki 15 menit terakhir, tekanan Korea Selatan semakin meningkat. Son Heung-min, Cho Gue-sung, hingga Hwang In-beom silih berganti mencoba membongkar lini pertahanan Meksiko.

Namun, penampilan gemilang kiper Raul Rangel menjadi faktor penting yang menjaga keunggulan El Tri.

Rangel melakukan beberapa penyelamatan krusial pada menit-menit akhir pertandingan, termasuk menggagalkan peluang emas Cho Gue-sung dan Hwang In-beom yang nyaris mengubah jalannya laga.

Meski mendapatkan sejumlah sepak pojok pada masa injury time, Korea Selatan tetap gagal menembus pertahanan disiplin Meksiko.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah tidak berubah.

Peluang Lolos Makin Terbuka

Tambahan tiga poin membuat Meksiko berada dalam posisi sangat menguntungkan menjelang pertandingan terakhir fase grup.

Sebaliknya, Korea Selatan kini berada dalam tekanan dan wajib meraih hasil positif pada laga pamungkas jika ingin menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.

Dengan performa solid di lini belakang dan efektivitas serangan yang terus meningkat, Meksiko semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat dari Grup A untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.(*)




Ceko Ditahan Afrika Selatan, Persaingan Grup A Memanas

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Republik Ceko gagal mengamankan kemenangan penting setelah ditahan Afrika Selatan dengan skor 1-1 pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis 19 Juni 2026.

Sempat unggul sejak menit-menit awal pertandingan, Ceko harus merelakan dua poin yang sudah di depan mata setelah Afrika Selatan menyamakan kedudukan melalui penalti Teboho Mokoena pada penghujung laga.

Hasil tersebut membuat persaingan di Grup A semakin terbuka. Baik Republik Ceko maupun Afrika Selatan masih memiliki peluang untuk lolos ke babak berikutnya, dengan nasib keduanya akan ditentukan pada pertandingan terakhir fase grup.

Ceko Unggul Cepat

Republik Ceko tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung mengambil kendali permainan. Upaya mereka membuahkan hasil saat laga baru berjalan enam menit.

Michal Sadilek sukses memanfaatkan umpan terobosan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams.

Gol cepat itu membuat Ceko tampil lebih percaya diri. Mereka beberapa kali mengancam melalui kombinasi Adam Hlozek dan Patrik Schick yang merepotkan lini pertahanan lawan.

Meski tertinggal, Afrika Selatan tidak tinggal diam. Tim berjuluk Bafana Bafana itu mencoba membalas melalui serangan cepat yang dimotori Oswin Appollis.

Peluang terbaik mereka di babak pertama hadir pada menit ke-14 saat Appollis melepaskan tendangan voli yang sempat berubah arah setelah mengenai pemain bertahan Ceko.

Namun kiper Matej Kovar masih mampu mengamankan situasi.

Skor 1-0 untuk keunggulan Ceko bertahan hingga turun minum.

Afrika Selatan Bangkit di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua pertandingan, duel berlangsung lebih terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan demi mengamankan hasil maksimal.

Ceko hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-47 melalui tembakan jarak jauh yang mengarah ke sudut gawang.

Namun Ronwen Williams kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Saat pertandingan tampak akan berakhir untuk kemenangan Ceko, drama terjadi pada menit ke-83.

Wasit menunjuk titik putih setelah bola hasil tendangan Thapelo Maseko mengenai tangan pemain bertahan Ceko di dalam kotak penalti.

Teboho Mokoena yang dipercaya menjadi algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Gelandang Afrika Selatan itu melepaskan tendangan keras ke sisi kanan gawang dan gagal dijangkau Matej Kovar.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan semangat Afrika Selatan di sisa pertandingan.

Nasib Ditentukan di Laga Terakhir

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Kedua tim harus puas membawa pulang satu poin dari laga yang berlangsung ketat tersebut.

Hasil imbang ini membuat perebutan tiket lolos dari Grup A masih terbuka lebar menjelang matchday terakhir.

Republik Ceko akan menghadapi tantangan berat saat bertemu Meksiko, sementara Afrika Selatan dijadwalkan menghadapi Korea Selatan dalam laga penentuan yang diprediksi berlangsung sengit.

Dengan selisih poin yang masih tipis, setiap gol dan hasil pertandingan pada laga terakhir berpotensi menjadi penentu nasib tim-tim di Grup A Piala Dunia 2026.(*)




Kanada Tampil Brutal! Qatar Terpuruk di Dasar Grup B

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Kanada menunjukkan ketajamannya saat membantai Qatar dengan skor telak 6-0 pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Jumat 19 Juni 2026 WIB.

Striker andalan Jonathan David menjadi bintang lapangan setelah mencetak hattrick yang membawa Kanada meraih kemenangan perdana di turnamen ini.

Kemenangan besar tersebut membuat Kanada mengoleksi empat poin dan menyamai perolehan Swiss di puncak klasemen Grup B.

Persaingan memperebutkan tiket ke babak berikutnya pun dipastikan berlangsung sengit hingga pertandingan terakhir fase grup.

Sejak menit awal, Kanada tampil dominan dan langsung mengambil inisiatif serangan.

Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16 ketika Cyle Larin sukses memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan kiper Qatar, Mahmoud Abunada.

Unggul satu gol membuat Kanada semakin percaya diri. Jonathan David kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-29 melalui tendangan voli terukur yang gagal dijangkau penjaga gawang Qatar.

Petaka mulai menghampiri Qatar ketika Homam Ahmed menerima kartu merah pada menit ke-33.

Bermain dengan 10 pemain membuat tim asal Timur Tengah itu kesulitan keluar dari tekanan.

Kanada memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Menjelang turun minum, David kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+3 dan membawa timnya unggul 3-0 hingga jeda.

Qatar Kolaps Setelah Bermain Sembilan Orang

Harapan Qatar untuk bangkit semakin berat pada awal babak kedua.

Setelah melalui pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR), wasit mengeluarkan kartu merah kedua untuk Assim Madibo pada menit ke-53 akibat pelanggaran keras terhadap Ismael Kone.

Bermain dengan hanya sembilan pemain membuat pertahanan Qatar kehilangan organisasi.

Kanada yang unggul jumlah pemain tampil leluasa mengendalikan jalannya pertandingan.

Nathan Saliba memperbesar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-64 melalui eksekusi tendangan bebas yang tidak mampu diantisipasi kiper Qatar.

Tekanan bertubi-tubi Kanada berlanjut hingga menghasilkan gol kelima pada menit ke-75.

Kali ini Qatar semakin terpuruk setelah Mohammed Manai melakukan gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola di area pertahanan sendiri.

Hattrick David Sempurnakan Kemenangan

Jonathan David akhirnya menutup malam gemilangnya dengan gol ketiga pada menit 90+2.

Bola yang memantul di area kotak penalti berhasil diselesaikannya menjadi gol sekaligus mengunci kemenangan telak Kanada 6-0.

Hattrick tersebut menjadikan David sebagai pemain paling menonjol dalam pertandingan sekaligus mengukuhkan perannya sebagai mesin gol Kanada di Piala Dunia 2026.

Kemenangan besar ini menjadi modal berharga bagi Kanada jelang laga krusial menghadapi Swiss pada pertandingan terakhir Grup B.

Duel tersebut diperkirakan akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup.

Di sisi lain, Qatar berada dalam posisi sulit setelah hanya mengoleksi satu poin.

Mereka wajib meraih hasil maksimal saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina jika ingin menjaga peluang melaju ke fase gugur.

Dengan performa impresif yang ditunjukkan di Vancouver, Kanada kini mengirim sinyal kuat bahwa mereka siap menjadi salah satu kejutan besar di Piala Dunia 2026.(*)




Swiss Selangkah ke Fase Gugur, Hancurkan Bosnia dan Herzegovina 4-1

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Swiss menunjukkan kualitas dan kedalaman skuadnya saat menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor telak 4-1 pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Jumat 19 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Selama lebih dari satu jam pertandingan, Swiss dibuat kesulitan menembus pertahanan disiplin Bosnia.

Namun perubahan strategi dan masuknya sejumlah pemain pengganti menjadi titik balik yang mengubah jalannya laga.

Sosok yang paling mencuri perhatian adalah Johan Manzambi. Pemain yang baru masuk pada menit ke-71 itu langsung memberikan dampak instan dengan mencetak dua gol dan satu assist dalam waktu kurang dari 20 menit.

Swiss sebenarnya tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Granit Xhaka mengendalikan tempo permainan dari lini tengah.

Sementara Dan Ndoye dan Breel Embolo beberapa kali menciptakan ancaman di area pertahanan Bosnia.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Swiss gagal mengonversi sejumlah peluang menjadi gol.

Bosnia yang lebih banyak bertahan mampu meredam serangan lawan dan sesekali mengancam melalui skema serangan balik yang dipimpin Edin Dzeko.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74. Manzambi menyambut bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan voli keras yang gagal diantisipasi kiper Bosnia, Nikola Vasilj.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Bosnia yang berusaha keluar menyerang justru mendapat pukulan tambahan setelah Tarik Muharemovic diganjar kartu merah pada menit ke-80 akibat pelanggaran terhadap Embolo yang sedang dalam posisi berbahaya.

Unggul jumlah pemain membuat Swiss semakin leluasa menguasai pertandingan.

Sepuluh menit terakhir menjadi mimpi buruk bagi Bosnia. Ruben Vargas menggandakan keunggulan Swiss pada menit ke-84 setelah memanfaatkan kombinasi apik bersama Manzambi dan Embolo.

Manzambi kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-90 dengan mencetak gol kedua sekaligus membawa Swiss unggul 3-0.

Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan voli Ermin Mahmic pada masa injury time.

Namun gol tersebut hanya menjadi pelipur lara karena Swiss kembali menjauh lewat penalti Granit Xhaka pada menit ke-90+7.

Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini membawa Swiss ke posisi teratas Grup B dengan koleksi empat poin dan membuka peluang besar untuk melangkah ke fase gugur.

Sebaliknya, Bosnia dan Herzegovina berada dalam tekanan dan wajib meraih hasil maksimal pada pertandingan terakhir jika ingin menjaga asa bertahan di turnamen.

Pada laga penentuan nanti, Swiss akan menghadapi Kanada, sementara Bosnia dan Herzegovina dijadwalkan bertemu Qatar dalam duel hidup-mati Grup B.(*)