Uruguay Gagal Lolos! Spanyol Menang Tipis 1-0 Berkat Gol Alex Baena

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Spanyol memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup H setelah menundukkan Uruguay 1-0 di Estadio Guadalajara, Sabtu 27 Juni 2026 WIB.

Gol semata wayang Alex Baena pada penghujung babak pertama menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat.

Kemenangan tersebut mengantarkan La Furia Roja mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.

Sementara Uruguay harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari turnamen usai hanya mengumpulkan dua poin dan finis di peringkat ketiga klasemen.

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil kendali permainan lewat dominasi penguasaan bola.

Tim besutan Luis de la Fuente dengan sabar membangun serangan dari lini belakang, tetapi rapatnya pertahanan Uruguay membuat peluang bersih sulit tercipta.

Uruguay yang lebih banyak bertahan juga kesulitan mengembangkan permainan.

Peluang pertama La Celeste baru hadir pada menit ke-36 melalui sepakan jarak jauh Rodrigo Bentancur, namun bola masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Unai Simon.

Petaka menghampiri Uruguay beberapa menit kemudian. Gelandang andalan Manuel Ugarte mengalami cedera dan harus ditarik keluar lapangan.

Marcelo Bielsa memasukkan Nicolas De La Cruz untuk menutup lubang di lini tengah.

Momentum itu dimanfaatkan Spanyol untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-42, Marcos Llorente mengirim umpan tarik ke dalam kotak penalti yang disambut Alex Baena.

Gelandang Villarreal itu lebih dulu mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi sempurna Fernando Muslera.

Gol tersebut membawa Spanyol menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Uruguay mencoba meningkatkan intensitas serangan.

Marcelo Bielsa bahkan melakukan pergantian di posisi penjaga gawang dengan memasukkan Sergio Rochet menggantikan Muslera.

Namun, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola dan memaksa Uruguay bertahan lebih dalam.

Peluang emas sempat diperoleh Dani Olmo pada menit ke-63, tetapi tembakannya hanya melintas tipis di sisi gawang.

Uruguay membalas lewat Federico Viñas, namun penyelesaian akhirnya juga belum menemui sasaran.

Melihat timnya kesulitan menambah gol, Luis de la Fuente memasukkan Ferran Torres, Yeremy Pino, dan Nico Williams untuk menambah daya gedor.

Di sisi lain, Uruguay nyaris menyamakan kedudukan lima menit menjelang laga usai.

Nicolas De La Cruz melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Unai Simon tampil sigap dengan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Spanyol.

Situasi Uruguay semakin sulit pada masa injury time setelah Agustin Canobbio diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras.

Bermain dengan 10 orang membuat peluang La Celeste untuk mengejar ketertinggalan praktis tertutup.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Spanyol.

Hasil ini menegaskan konsistensi La Furia Roja sepanjang fase grup.

Selain tampil solid dalam penguasaan bola, lini belakang Spanyol juga menunjukkan organisasi permainan yang disiplin dengan hanya kebobolan minim sepanjang penyisihan.

Sebaliknya, Uruguay harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.

Cedera pemain kunci, minimnya kreativitas di lini depan, serta kegagalan memaksimalkan peluang menjadi faktor yang membuat tim asuhan Marcelo Bielsa gagal menembus babak gugur Piala Dunia 2026.

Susunan pemain:

Timnas Uruguay (4-1-4-1): Muslera; Sanabria, Olivera, Caceres, Varela; Ugarte; Araujo, Valverde, Bentancur, Canobbio; Nunez

Pelatih: Marcelo Bielsa

Timnas Spanyol (4-2-3-1): Simon; Cucurella, Laporte, Cubarsi, Llorente; Rodri, Pedri; Baena, Merino, Yamal; Oyarzabal

Pelatih: Luis De La Fuente.(*)




Pesta Lima Gol! Senegal Akhiri Perlawanan Irak dan Intip Tiket Fase Gugur

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Senegal menjaga peluang tampil di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mencatat kemenangan telak 5-0 atas Irak pada laga terakhir Grup I di Toronto Stadium, Sabtu 27 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan besar tersebut bukan hanya menjaga asa Singa Teranga bertahan di turnamen, tetapi juga mengukir sejarah sebagai kemenangan dengan selisih gol terbesar yang pernah diraih wakil Afrika di ajang Piala Dunia.

Meski sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan, Senegal belum bisa bernapas lega.

Tim asuhan Pape Thiaw hanya finis di peringkat ketiga Grup I sehingga nasib mereka masih bergantung pada hasil pertandingan dari grup lain untuk memastikan tiket ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Sementara itu, Irak harus mengakhiri perjalanan mereka dengan catatan pahit.

Tim besutan Graham Arnold menelan tiga kekalahan beruntun tanpa mampu mengumpulkan satu poin pun.

Kekalahan tersebut juga memperpanjang rekor buruk Irak yang kini selalu kalah dalam enam pertandingan sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.

Sejak menit pertama, Senegal tampil dengan misi jelas, yakni memburu kemenangan besar demi memperbaiki selisih gol.

Upaya itu langsung membuahkan hasil ketika pertandingan baru berjalan empat menit.

Berawal dari situasi sepak pojok yang dikirim Lamine Camara, bola disundul Abdoulaye Seck sebelum berubah arah usai mengenai Habib Diarra dan masuk ke gawang Irak.

Situasi semakin sulit bagi Irak setelah bek Rebin Sulaka diganjar kartu merah usai melanggar Sadio Mane yang lolos sendirian menuju kotak penalti.

Unggul jumlah pemain membuat Senegal semakin leluasa menguasai pertandingan. Namun hingga turun minum, Irak masih mampu bertahan sehingga skor tetap 1-0.

Memasuki babak kedua, dominasi Senegal semakin tak terbendung.

Pada menit ke-52, Ismaila Sarr menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang Lamine Camara dari sisi kiri.

Hanya beberapa menit kemudian, Pape Gueye mencetak salah satu gol terbaik dalam pertandingan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau Ahmed Basil.

Gelandang Senegal itu kembali mencatatkan namanya di papan skor sekitar 10 menit berselang.

Kali ini ia menyelesaikan umpan Iliman Ndiaye dengan tembakan terukur yang membawa Senegal unggul empat gol.

Sadio Mane sebenarnya hampir ikut mencatatkan namanya sebagai pencetak gol.

Sayangnya, upaya cungkilan mantan penyerang Liverpool itu hanya membentur mistar gawang.

Pesta gol Senegal akhirnya ditutup Iliman Ndiaye menjelang laga usai. Aksi individunya di depan kotak penalti diakhiri dengan sepakan keras yang memastikan kemenangan telak 5-0.

Tambahan tiga poin membuat Senegal menutup fase grup dengan penuh optimisme, meski mereka kini harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui apakah torehan tersebut cukup mengantar mereka ke babak gugur.

Sebaliknya, Irak pulang dengan evaluasi besar setelah kembali gagal meraih poin di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Kekalahan ini menjadi penegasan bahwa mereka masih memiliki pekerjaan rumah untuk mampu bersaing di level elite internasional.

Susunan pemain:

Senegal: Mory Diaw; Krepin Diatta, Abdoulaye Seck, Moussa Niakhate, Ismail Jakobs; Idrissa Gueye, Habib Diarra; Ibrahim Mbaye, Lamine Camara, Sadio Mane, Ismaila Sarr.

Pelatih: Pape Thiaw.

Irak: Ahmed Basil; Frans Putros, Akam Hashim, Rebin Sulaka, Merchas Doski; Amir Al Ammari; Ali Jasim, Ibrahim Bayesh, Zidane Iqbal, Ahmed Qasem, Ali Al Hamadi.

Pelatih: Graham Arnold.(*)




Ousmane Dembele Hattrick, Les Bleus Sapu Bersih Fase Grup

SEPUCUKJAMBI.IDTimnas Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan penampilan meyakinkan.

Les Bleus membungkam Norwegia 4-1 pada laga terakhir Grup I di Boston Stadium, Sabtu 27 Juni 2026 dini hari WIB, sekaligus mengamankan status juara grup dengan poin sempurna.

Sorotan utama pertandingan jatuh kepada Ousmane Dembele.

Winger lincah itu tampil luar biasa dengan memborong tiga gol atau hattrick, sementara satu gol lainnya dicetak Desire Doue pada masa injury time.

Kemenangan tersebut membuat Prancis menyapu bersih tiga pertandingan fase grup.

Catatan itu menjadi yang pertama sejak Piala Dunia 1998, edisi ketika Les Bleus sukses mengangkat trofi juara dunia.

Sebaliknya, Norwegia tetap melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup I.

Meski kalah telak, tim besutan Stale Solbakken sebelumnya telah memastikan tiket ke fase gugur sehingga memilih merotasi hampir seluruh pemain inti.

Keputusan melakukan 10 pergantian pemain nyaris berbuah petaka. Baru 22 detik laga berjalan, Kylian Mbappe hampir mencatatkan salah satu gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia.

Namun, tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Prancis terus menguasai permainan. Setelah beberapa peluang gagal berbuah gol, Dembele akhirnya memecah kebuntuan lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Egil Selvik.

Norwegia sempat memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui Jorgen Strand Larsen.

Sayang, penyelesaian akhirnya dari jarak dekat justru melambung di atas mistar.

Kesalahan itu langsung dibayar mahal. Prancis melancarkan serangan balik cepat yang kembali diselesaikan dengan sempurna oleh Dembele untuk membawa Les Bleus unggul 2-0.

Meski tertinggal dua gol, Norwegia belum menyerah. Hanya beberapa detik setelah sepak mula, Thelo Aasgaard memperkecil ketertinggalan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Mike Maignan.

Namun momentum itu tidak bertahan lama. Menjelang turun minum, Dembele kembali menunjukkan kelasnya.

Aksi individu di sisi kanan diakhiri dengan tendangan melengkung yang bersarang di pojok gawang sekaligus melengkapi hattrick pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, Norwegia memperoleh kesempatan emas untuk memangkas skor setelah Theo Hernandez menjatuhkan Oscar Bobb di kotak terlarang.

Jorgen Strand Larsen maju sebagai eksekutor, tetapi Mike Maignan tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan penalti tersebut.

Penyelamatan itu menjadi yang pertama dari titik putih sepanjang Piala Dunia 2026.

Norwegia terus mencoba menekan melalui Oscar Bobb dan Aasgaard, namun lini belakang Prancis tampil disiplin menjaga keunggulan.

Saat pertandingan memasuki masa injury time, Prancis memastikan kemenangan lewat Desire Doue.

Sundulan pemain muda tersebut mengubah skor menjadi 4-1 sekaligus menutup pesta gol Les Bleus.

Hasil ini menegaskan Prancis sebagai salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.

Dengan produktivitas lini depan yang terus meningkat dan penampilan impresif Ousmane Dembele, skuad asuhan Didier Deschamps mengirim sinyal bahaya kepada seluruh pesaing di fase gugur.

Sementara itu, Norwegia tetap memiliki kesempatan memperbaiki performa saat menghadapi babak 32 besar.

Rotasi besar yang dilakukan pada laga ini diperkirakan menjadi bagian dari strategi menjaga kebugaran pemain inti untuk menghadapi pertandingan yang lebih menentukan.(*)




Brasil Juara Grup C! Skotlandia Tumbang, Vinicius Jr Tampil Memukau

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Brasil menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Skotlandia dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga terakhir Grup C, Kamis 25 Juni 2026 WIB.

Kemenangan di Miami Stadium itu memastikan Selecao melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara grup.

Bintang kemenangan Brasil adalah Vinicius Jr yang mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Matheus Cunha pada babak kedua.

Tambahan tiga poin membuat Brasil menutup fase grup dengan koleksi tujuh angka. Di sisi lain, Skotlandia gagal memanfaatkan laga penentuan dan harus puas mengakhiri fase grup di posisi ketiga.

Brasil tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan dominasinya.

Baru tujuh menit pertandingan berjalan, tekanan tinggi yang dilakukan Rayan berhasil memaksa lini belakang Skotlandia melakukan kesalahan.

Bola liar yang tercipta langsung dimanfaatkan Vinicius Jr untuk menaklukkan Angus Gunn dan membawa Brasil unggul cepat 1-0.

Gol tersebut membuat permainan tim asuhan Carlo Ancelotti semakin hidup. Brasil mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Skotlandia yang kesulitan keluar dari tekanan.

Vinicius sebenarnya sempat kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-22. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah menilai terjadi pelanggaran dalam proses perebutan bola.

Meski demikian, ancaman Brasil tidak berhenti. Skotlandia berusaha merespons melalui serangan balik dan bola-bola langsung ke area pertahanan lawan, tetapi lini belakang Brasil yang dikawal Marquinhos dan Gabriel Magalhaes tampil disiplin.

Saat pertandingan tampak akan memasuki jeda dengan keunggulan tipis, Brasil kembali menghukum lawannya.

Pada masa injury time babak pertama, Vinicius menyambut umpan silang Bruno Guimaraes dan mencetak gol keduanya dalam laga tersebut.

Gol itu membuat Brasil menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0.

Memasuki babak kedua, Skotlandia mencoba tampil lebih agresif. Scott McTominay sempat menghadirkan ancaman lewat sundulan keras pada menit ke-49, namun Alisson mampu mengamankan bola dengan baik.

Brasil kemudian kembali mengambil alih kendali permainan. Vinicius nyaris mencetak hattrick setelah dua kali memaksa Angus Gunn melakukan penyelamatan penting dalam rentang waktu singkat.

Gol ketiga yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir pada menit ke-60. Bruno Guimaraes menusuk ke dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan matang kepada Matheus Cunha.

Penyerang Brasil itu tanpa kesulitan melepaskan tembakan mendatar yang mengubah skor menjadi 3-0.

Tertinggal tiga gol tidak membuat Skotlandia menyerah begitu saja. Tim asuhan Steve Clarke tetap berupaya mencari gol hiburan, tetapi solidnya organisasi permainan Brasil membuat setiap peluang mampu diredam dengan baik.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brasil.

Hasil ini mengukuhkan Brasil sebagai juara Grup C sekaligus memperpanjang catatan impresif mereka di Piala Dunia 2026.

Dengan performa yang semakin matang dan Vinicius Jr yang sedang berada dalam bentuk terbaiknya, Selecao mengirim pesan serius kepada para pesaing dalam perburuan gelar juara dunia.(*)




Sempat Dikejutkan Haiti, Maroko Tutup Fase Grup dengan Kemenangan Spektakuler

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Maroko memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Haiti dengan skor 4-2 pada laga terakhir Grup C yang berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis 25 Juni 2026 WIB.

Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Singa Atlas sempat dua kali tertinggal sebelum akhirnya menunjukkan mentalitas kuat untuk membalikkan keadaan dan mengunci posisi runner-up grup dengan tujuh poin.

Hasil tersebut memastikan Maroko mendampingi Brasil ke fase gugur. Sebaliknya, Haiti harus angkat koper lebih awal setelah menutup fase grup tanpa satu pun poin dari tiga pertandingan.

Pertandingan berlangsung di luar prediksi pada awal laga. Maroko yang tampil dominan justru dikejutkan oleh gol bunuh diri kiper Yassine Bounou pada menit ke-10.

Situasi itu membuat Haiti unggul lebih dulu meski berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.

Maroko berusaha merespons cepat. Sejumlah peluang dari Bilal El Khannouss, Ismael Saibari, hingga Achraf Hakimi memaksa kiper Johny Placide bekerja ekstra keras menjaga gawangnya.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama.

Hakimi berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-39 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Haiti.

Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan.

Namun drama belum berakhir. Saat Maroko mulai menemukan ritme permainan, Haiti kembali membuat kejutan.

Wilson Isidor mencetak gol spektakuler pada menit ke-43 untuk membawa tim Karibia itu kembali unggul.

Keunggulan Haiti hanya bertahan beberapa menit. Pada masa injury time babak pertama, Ismael Saibari sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan untuk mengubah skor menjadi 2-2 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, dominasi Maroko semakin sulit dibendung. Penguasaan bola dan tekanan yang terus menerus membuat Haiti lebih banyak bertahan di area sendiri.

Meski beberapa peluang masih gagal dikonversi menjadi gol, Maroko akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-78.

Soufiane Rahimi muncul di saat yang tepat untuk menyambar bola liar di kotak penalti dan membawa Singa Atlas berbalik unggul untuk pertama kalinya dalam pertandingan.

Tertinggal satu gol, Haiti mencoba keluar menyerang demi menjaga harapan meraih poin pertama di turnamen ini.

Namun upaya mereka berkali-kali kandas saat memasuki area pertahanan Maroko.

Ketika Haiti mulai mengambil risiko dengan bermain lebih terbuka, Maroko memanfaatkan celah tersebut untuk melancarkan serangan balik cepat.

Hasilnya, Gessime Yassine mencetak gol penutup pada menit ke-89 yang memastikan kemenangan 4-2 bagi wakil Afrika tersebut.

Kemenangan ini menjadi penegasan bahwa Maroko tetap menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026.

Setelah mencapai semifinal pada edisi sebelumnya, Singa Atlas kembali menunjukkan kapasitas mereka sebagai tim yang mampu bersaing dengan negara-negara elite dunia.

Sementara bagi Haiti, kekalahan ini menutup perjalanan yang penuh perjuangan namun tanpa hasil.

Meski gagal meraih poin, mereka tetap meninggalkan kesan sebagai tim yang berani memberi perlawanan kepada lawan-lawan yang secara kualitas berada di atas mereka.(*)




Kroasia Raih Kemenangan Perdana, Panama Tersingkir Usai Kalah 0-1

SEPUCUKJAMBI.ID – Hasil Panama vs Kroasia pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan tipis Vatreni.

Timnas Kroasia sukses mengalahkan Panama dengan skor 1-0 di Toronto Stadium, Rabu 24 Juni 2026 pagi WIB.

Gol tunggal Ante Budimir pada awal babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.

Tambahan tiga poin membuat Kroasia menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Meski lebih diunggulkan, Kroasia tidak mudah menembus pertahanan rapat Panama.

Justru Panama yang lebih dulu menciptakan sejumlah peluang berbahaya melalui serangan cepat yang merepotkan lini belakang Vatreni.

Peluang terbaik Panama pada babak pertama hadir melalui Cristian Martinez.

Namun, upayanya dari dalam kotak penalti masih mampu diamankan kiper Kroasia, Dominik Livakovic.

Tak lama berselang, Luis Rodriguez hampir membawa Panama unggul lewat sundulan jarak dekat.

Beruntung bagi Kroasia, Livakovic tampil sigap melakukan penyelamatan penting.

Meski demikian, peluang tersebut kemudian tidak dihitung karena bola lebih dahulu keluar lapangan dalam proses serangan.

Kroasia baru memberikan ancaman serius menjelang turun minum.

Martin Baturina melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi kiper Panama, Orlando Mosquera, berhasil menepis bola dan menjaga skor tetap 0-0 hingga jeda.

Memasuki babak kedua, pelatih Zlatko Dalic melakukan perubahan dengan memasukkan Ante Budimir dan Andrej Kramaric.

Keputusan tersebut terbukti efektif dan langsung mengubah jalannya pertandingan.

Pada menit ke-54, Marco Pasalic memulai serangan dari sisi kanan sebelum mengalirkan bola kepada Josip Stanisic.

Umpan silang Stanisic ke depan gawang langsung disambut Budimir dengan penyelesaian akurat yang membawa Kroasia unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Panama berusaha meningkatkan intensitas serangan.

Pelatih Thomas Christiansen melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor, termasuk memasukkan Cecilio Waterman dan Azarias Londono.

Meski terus menekan hingga menit-menit akhir, Panama kesulitan menembus pertahanan Kroasia yang tampil disiplin.

Lini belakang yang dikomandoi Josko Gvardiol dan Josip Sutalo mampu meredam berbagai upaya lawan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Kroasia tidak berubah.

Hasil ini menjadi kemenangan perdana Kroasia di Grup L sekaligus menjaga peluang mereka melaju ke babak berikutnya.

Vatreni kini mengoleksi tiga poin dan masih bersaing memperebutkan tiket lolos.

Sebaliknya, Panama kembali menelan kekalahan dan terpuruk di dasar klasemen tanpa poin, sehingga peluang mereka untuk melangkah ke fase gugur semakin berat.(*)




Inggris vs Ghana Berakhir 0-0, Harry Kane Mandul, The Three Lions Gagal Menang

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris gagal meraih kemenangan saat menghadapi Ghana pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.

Bermain di Boston Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Rabu 24 Juni 2026 dini hari WIB, The Three Lions harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir tanpa gol, 0-0.

Hasil Inggris vs Ghana ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin.

Inggris tetap berada di puncak klasemen Grup L berkat keunggulan selisih gol, sementara Ghana membuntuti di posisi kedua.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Inggris langsung mendominasi jalannya pertandingan.

Tim asuhan Thomas Tuchel menguasai bola dan terus menekan pertahanan Ghana yang memilih bermain lebih bertahan.

Peluang pertama hadir pada menit ke-10 melalui kombinasi Jude Bellingham dan Harry Kane.

Namun upaya yang dibangun keduanya berhasil dipatahkan lini belakang Ghana yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Empat menit kemudian, Declan Rice mencoba memecah kebuntuan lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti.

Akan tetapi, bola masih melambung di atas mistar gawang Benjamin Asare.

Dominasi Inggris semakin terlihat ketika penguasaan bola mereka mencapai 88 persen pada pertengahan babak pertama.

Meski demikian, rapatnya pertahanan Ghana membuat Harry Kane dan rekan-rekannya kesulitan menciptakan peluang bersih.

Peluang terbaik Inggris sebelum turun minum datang melalui sundulan Rice yang memanfaatkan umpan silang Noni Madueke pada menit ke-37. Namun bola kembali gagal menemui sasaran.

Memasuki babak kedua, Ghana mulai berani keluar menyerang. Peluang pertama mereka tercipta pada menit ke-50 melalui Marvin Senaya, tetapi penyelesaian akhirnya berhasil diganggu Djed Spence.

Inggris kemudian meningkatkan intensitas serangan. Noni Madueke beberapa kali merepotkan pertahanan Ghana, sementara Rice terus menjadi motor permainan dari lini tengah.

Peluang emas kembali diperoleh Inggris pada menit ke-62 saat Elliot Anderson menyambut umpan tendangan bebas Rice.

Namun sundulannya masih membentur pemain Ghana sebelum bola keluar lapangan.

Ghana hampir mencuri gol pada menit ke-67 ketika Adu lolos ke area pertahanan Inggris.

Beruntung bagi The Three Lions, Jordan Pickford sigap keluar dari sarangnya sehingga peluang tersebut gagal dimaksimalkan.

Memasuki 15 menit terakhir, pertandingan berlangsung semakin terbuka.

Ghana mengancam melalui serangan balik cepat, sedangkan Inggris terus menggempur pertahanan lawan demi mencari gol kemenangan.

Kiper Ghana Benjamin Asare tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Bukayo Saka pada menit ke-86.

Inggris bahkan nyaris mencetak gol di penghujung laga ketika sundulan O’Reilly membentur mistar gawang dan bola sapuan Fatawu tepat di garis gawang saat masa injury time.

Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol yang tercipta. Inggris dan Ghana harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam laga yang berlangsung ketat.

Hasil ini menjaga peluang kedua tim untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. Namun Inggris wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir jika ingin memastikan status juara Grup L.(*)




Ronaldo Borong Dua Gol, Portugal Hajar Uzbekistan 5-0

SEPUCUKJAMBI.ID– Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol saat Portugal membungkam Uzbekistan 5-0 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Rabu 24 Juni 2026 dini hari WIB.

Selain dua gol Ronaldo, Portugal juga mendapat kontribusi gol dari Nuno Mendes, Rafael Leao, serta satu gol bunuh diri pemain Uzbekistan.

Kemenangan ini mengantarkan Selecao das Quinas ke puncak klasemen Grup K dan memperbesar peluang lolos ke babak gugur sebagai juara grup.

Sejak menit awal, Portugal langsung menguasai jalannya pertandingan. Peluang pertama hadir pada menit ketiga melalui Bruno Fernandes, namun tembakannya masih mampu diblok lini pertahanan Uzbekistan.

Dua menit kemudian, Ronaldo nyaris membuka keunggulan setelah menerima umpan Nuno Mendes. Namun sentuhan akhir sang kapten belum mampu mengarah tepat ke sasaran.

Portugal akhirnya memecah kebuntuan pada menit keenam.

Berawal dari pergerakan Joao Cancelo di sisi kanan, bola mengarah ke Ronaldo yang dengan tenang melepaskan tembakan ke tiang dekat untuk membawa Portugal unggul 1-0.

Tim asuhan Roberto Martinez terus menekan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-17.

Kali ini Nuno Mendes mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan melengkung yang gagal dijangkau kiper Uzbekistan, Abduvokhid Nematov.

Uzbekistan sempat mencetak gol pada menit ke-29 melalui tendangan jarak jauh Aziz G’Aniev.

Namun setelah meninjau VAR, wasit Jalal Jayed menganulir gol tersebut karena terjadi pelanggaran terhadap Joao Cancelo dalam proses terjadinya gol.

Portugal kemudian memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-39. Serangan balik cepat yang dibangun Bruno Fernandes diselesaikan dengan sempurna oleh Ronaldo melalui tembakan mendatar ke pojok gawang.

Skor 3-0 bertahan hingga jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, dominasi Portugal tidak mengendur.

Ronaldo hampir mencetak hattrick pada menit ke-58 melalui skema tendangan bebas, tetapi Nematov masih mampu melakukan penyelamatan.

Dua menit berselang, Portugal kembali menambah gol. Berawal dari sepak pojok Bruno Fernandes, bola memantul di kotak penalti sebelum berakhir di dalam gawang Uzbekistan.

Gol tersebut kemudian dicatat sebagai gol bunuh diri yang melibatkan pemain belakang Uzbekistan.

Unggul empat gol tidak membuat Portugal mengendurkan serangan. Ronaldo kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-74, namun upayanya berhasil digagalkan pertahanan lawan.

Portugal menutup pesta gol pada menit ke-87. Nelson Semedo mengirim umpan dari sisi kanan yang kemudian disambut Rafael Leao dengan tembakan keras ke sudut atas gawang.

Gol tersebut memastikan kemenangan telak Portugal 5-0 atas Uzbekistan.

Hasil ini menempatkan Portugal di posisi teratas Grup K sekaligus membuka jalan menuju fase gugur.

Sebaliknya, Uzbekistan kembali menelan kekalahan dan menghadapi situasi sulit untuk mempertahankan peluang lolos ke babak berikutnya.(*)




Piala Dunia 2026: Aljazair Jaga Asa, Yordania Terpuruk

SEPUCUKJAMBI.ID – Aljazair meraih kemenangan penting atas Yordania dengan skor 2-1 pada matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026.

Bermain di San Francisco Bay Area Stadium, Selasa 23 Juni 2026 pagi WIB, The Greens bangkit dari ketertinggalan untuk mengamankan tiga poin perdana di turnamen ini.

Yordania sempat membuat kejutan dengan unggul lebih dulu melalui gol Nizar Al Rashdan pada babak pertama.

Namun, Aljazair menunjukkan mental kuat dengan membalikkan keadaan lewat gol Nadir Benbouali dan Amine Gouiri pada babak kedua.

Hasil ini membuat Aljazair mengoleksi tiga poin dan naik ke peringkat ketiga klasemen Grup J.

Sementara Yordania semakin terpuruk di dasar klasemen setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun.

Yordania Unggul Lebih Dulu Lewat Nizar Al Rashdan

Sejak menit awal, Yordania tampil agresif dan berusaha menguasai jalannya pertandingan.

Peluang pertama lahir melalui sundulan Nizar Al Rashdan yang masih melebar dari sasaran.

Aljazair merespons melalui kombinasi serangan yang dibangun Amine Gouiri dan Riyad Mahrez.

Namun sejumlah peluang yang tercipta belum mampu menghasilkan gol karena penyelesaian akhir yang kurang efektif.

Yordania kembali mengancam melalui aksi Mousa Tamari dari luar kotak penalti. Kiper Aljazair, Luca Zidane, tampil sigap dengan mengamankan bola dan menjaga gawangnya tetap aman.

Pertandingan berlangsung terbuka dengan kedua tim saling menyerang. Aljazair beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan melalui kreativitas Riyad Mahrez di sisi sayap.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-36. Nizar Al Rashdan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Luca Zidane dan membawa Yordania unggul 1-0 hingga turun minum.

Aljazair Bangkit dan Balikkan Keadaan di Babak Kedua

Tertinggal satu gol membuat Aljazair tampil lebih agresif selepas jeda. Ibrahim Maza nyaris menyamakan kedudukan, namun peluang emas yang didapat masih melenceng tipis dari gawang Yordania.

Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69. Nadir Benbouali sukses menyundul bola hasil sepak pojok Riyad Mahrez untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Aljazair. Mereka terus menekan demi mencari gol kemenangan, sementara Yordania berusaha mempertahankan keseimbangan permainan.

Usaha Aljazair akhirnya terbayar pada menit ke-82. Amine Gouiri memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang membawa timnya berbalik unggul 2-1.

Gol sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) karena dugaan pelanggaran dalam proses terjadinya gol. Setelah pemeriksaan selesai, wasit memutuskan gol tetap sah.

Aljazair mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan kemenangan perdana mereka di Piala Dunia 2026.

Klasemen Grup J Piala Dunia 2026

Kemenangan ini membuat Aljazair membuka peluang untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya. The Greens kini mengoleksi tiga poin dan berada di posisi ketiga Grup J.

Sementara itu, Yordania masih terbenam di dasar klasemen tanpa poin dari dua pertandingan. Mereka wajib meraih kemenangan pada laga terakhir jika ingin menjaga peluang lolos.

Di pertandingan lain, Argentina semakin kokoh di puncak klasemen setelah mengalahkan Austria 2-0. Tim Tango telah memastikan tiket ke babak 32 besar dengan raihan enam poin sempurna.

Susunan Pemain

Yordania (3-4-2-1)

Yazeed Abulaila; Abdallah Nasib, Yazan Al Arab, Husam Abu Dahab; Ehsan Haddad, Nizar Al Rashdan, Noor Al Rawabdeh, Mohannad Abu Taha; Mousa Tamari, Mahmoud Al Mardi; Ali Olwan.

Pelatih: Jamal Sellami.

Aljazair (4-2-3-1)

Luca Zidane; Rafik Beghali, Aissa Mandi, Ramy Bensebaini, Rayan Ait-Nouri; Hicham Boudaoui, Ramiz Zerrouki; Riyad Mahrez, Ibrahim Maza, Fares Chaibi; Mohamed Amoura.

Pelatih: Vladimir Petkovic.(*)




Prancis vs Irak Ditunda Akibat Badai Petir, Mbappe Sudah Bawa Les Bleus Unggul

SEPUCUKJAMBI.ID – Laga Prancis vs Irak pada matchday kedua Grup I Piala Dunia 2026 terpaksa ditunda akibat badai petir yang melanda Philadelphia, Amerika Serikat.

Saat pertandingan dihentikan di Lincoln Financial Field, Prancis tengah unggul 1-0 berkat gol Kylian Mbappe.

Penundaan pertandingan terjadi saat jeda babak pertama setelah cuaca ekstrem membahayakan area stadion.

FIFA bersama pihak penyelenggara langsung menerapkan protokol keselamatan guna melindungi pemain, ofisial, dan puluhan ribu penonton yang hadir.

Insiden ini menjadi penundaan pertama yang terjadi sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Cuaca buruk berupa hujan deras dan aktivitas petir di sekitar stadion membuat pertandingan tidak dapat dilanjutkan sesuai jadwal.

Kylian Mbappe Cetak Gol Sebelum Laga Prancis vs Irak Dihentikan

Sebelum pertandingan dihentikan, Prancis tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Les Bleus berhasil membuka keunggulan melalui aksi Kylian Mbappe yang melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti.

Gol tersebut membuat Prancis menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Irak.

Penyerang Real Madrid itu kembali menjadi sosok pembeda dalam upaya timnya mengamankan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Irak sendiri masih memiliki peluang untuk bangkit karena babak kedua belum dimainkan. Hasil akhir pertandingan Grup I pun masih terbuka.

Badai Petir Paksa Penonton Cari Tempat Aman

Saat jeda turun minum berlangsung, layar raksasa stadion menampilkan peringatan bahwa badai petir sedang mendekati kawasan Lincoln Financial Field. P

enonton kemudian diminta segera meninggalkan area tribun dan mencari tempat perlindungan yang lebih aman.

Awalnya, jeda babak pertama yang biasanya berlangsung 15 menit hanya diperpanjang sekitar 15 menit tambahan.

Namun, kondisi cuaca yang belum membaik membuat penghentian pertandingan berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Sebagian besar suporter mematuhi arahan petugas dan meninggalkan tempat duduk mereka.

Meski begitu, masih ada sejumlah kecil penonton yang bertahan di tribun sebelum akhirnya kembali mendapat peringatan melalui pengeras suara stadion.

FIFA Terapkan Protokol Keselamatan Akibat Petir

Sesuai regulasi FIFA, pertandingan wajib dihentikan apabila petir terdeteksi dalam radius delapan mil atau sekitar 13 kilometer dari stadion.

Setelah sambaran petir terdeteksi, hitungan waktu keselamatan selama 30 menit akan dimulai.

Jika kembali terjadi sambaran petir dalam periode tersebut, hitungan waktu akan diulang dari awal hingga kondisi benar-benar aman untuk melanjutkan pertandingan.

Hujan deras sebenarnya sudah mulai mengguyur stadion sejak menit ke-37

. Namun pertandingan tetap berjalan hingga babak pertama selesai sebelum akhirnya dihentikan saat jeda.

Hingga saat ini, otoritas pertandingan masih menunggu perkembangan cuaca sebelum memberikan lampu hijau untuk melanjutkan babak kedua.

Prancis sementara unggul 1-0 atas Irak dalam laga penting Grup I Piala Dunia 2026.(*)