Yamal Cetak Sejarah, Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0 di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Spanyol mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026.

Setelah sempat tertahan tanpa gol pada laga pembuka, La Roja bangkit dengan performa meyakinkan dan menggulung Arab Saudi 4-0 dalam pertandingan kedua Grup H di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Minggu 21 Juni 2026 malam WIB.

Kemenangan telak ini mengantar tim asuhan Luis de la Fuente ke puncak klasemen sementara Grup H. Empat poin yang dikumpulkan membuat langkah Spanyol menuju fase gugur semakin terbuka lebar.

Sejak menit awal, Spanyol tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Arab Saudi yang sebelumnya mampu menahan Uruguay dibuat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi yang terus dilancarkan lawannya.

Keunggulan Spanyol dibuka pada menit ke-10 melalui aksi bintang muda Lamine Yamal.

Pemain berusia 18 tahun itu sukses memaksimalkan umpan matang Mikel Oyarzabal untuk membawa La Roja unggul lebih dulu.

Gol tersebut semakin menegaskan status Yamal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di sepak bola dunia.

Berdasarkan catatan FIFA, ia masuk daftar delapan pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia dan menjadi pemain termuda kedua Spanyol yang mencetak gol di turnamen tersebut setelah Gavi.

Arab Saudi belum sempat keluar dari tekanan ketika Spanyol kembali menghukum kesalahan lini belakang mereka.

Oyarzabal mencetak gol kedua pada menit ke-21 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor tiga menit kemudian.

Dua gol cepat itu praktis mengubah arah pertandingan. Spanyol semakin percaya diri mengendalikan tempo, sementara Arab Saudi kesulitan menemukan celah untuk mengancam gawang lawan.

Oyarzabal bahkan nyaris menorehkan hattrick sebelum turun minum.

Namun, peluang emas yang didapatnya hanya membentur mistar gawang sehingga skor 3-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol tidak mengalami penurunan meski Yamal dan Oyarzabal kemudian ditarik keluar.

Tim Matador tetap mampu mengontrol pertandingan dan menjaga tekanan terhadap pertahanan Arab Saudi.

Gol keempat lahir pada menit ke-49 melalui gol bunuh diri Hassan Al-Tombakti. Situasi bermula ketika Mohammed Alowais berhasil menepis tendangan voli Marc Cucurella.

Bola liar yang memantul justru mengenai Al-Tombakti dan masuk ke gawang sendiri.

Keunggulan empat gol membuat Spanyol bermain lebih nyaman hingga peluit akhir dibunyikan.

Arab Saudi berusaha memperbaiki permainan, tetapi tidak mampu menciptakan peluang berarti untuk memperkecil ketertinggalan.

Hasil ini menempatkan Spanyol dalam posisi sangat menguntungkan. Tambahan satu poin saat menghadapi Uruguay pada laga terakhir fase grup sudah cukup untuk memastikan tiket ke babak 32 besar.

Di sisi lain, Arab Saudi menghadapi tekanan lebih besar. Satu-satunya jalan untuk menjaga peluang lolos adalah meraih hasil maksimal saat menghadapi Cape Verde pada pertandingan penentuan Grup H.

Kemenangan atas Arab Saudi tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Spanyol, tetapi juga menunjukkan bahwa La Roja mulai menemukan ritme terbaiknya di Piala Dunia 2026.

Jika mampu mempertahankan konsistensi tersebut, mereka berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia.(*)




Jepang Mengamuk! Tunisia Dibantai 4-0

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Jepang menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan Asia di Piala Dunia 2026.

Menghadapi Tunisia pada laga kedua Grup F, Samurai Biru tampil dominan dan menang telak 4-0 di Stadion Monterrey, Meksiko, Minggu 21 Juni 2026.

Ayase Ueda menjadi bintang kemenangan Jepang lewat dua gol yang dicetaknya. Sementara dua gol lainnya disumbangkan Daichi Kamada dan Junya Ito.

Hasil ini membuat Jepang naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.

Sebaliknya, kekalahan telak tersebut memastikan langkah Tunisia terhenti dan gagal melaju ke babak 32 besar.

Jepang Langsung Menggebrak

Pertandingan baru berjalan empat menit ketika Jepang sukses membuka keunggulan.

Berawal dari pergerakan Keito Nakamura di sisi sayap, umpan silang yang dilepaskannya berhasil diselesaikan dengan baik oleh Daichi Kamada.

Gol cepat itu membuat Jepang semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Tunisia yang mencoba bangkit justru kesulitan keluar dari tekanan.

Jepang terus mendominasi penguasaan bola dan memaksa lawan lebih banyak bertahan.

Pada menit ke-10, Ayase Ueda sebenarnya sempat mencetak gol kedua.

Namun setelah ditinjau melalui VAR, gol tersebut dianulir karena bola dinilai belum sepenuhnya melewati garis gawang.

Meski demikian, Jepang akhirnya benar-benar menggandakan keunggulan pada menit ke-31.

Ueda melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Aymen Dahmen.

Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Ueda Bersinar, Tunisia Tak Berkutik

Memasuki babak kedua, Tunisia mencoba mengubah situasi dengan melakukan sejumlah pergantian pemain.

Namun perubahan itu tidak banyak berpengaruh. Jepang tetap tampil lebih rapi, lebih cepat, dan lebih efektif dalam membangun serangan.

Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-69. Ayase Ueda kembali menunjukkan kualitasnya dengan mengirim umpan matang kepada Junya Ito yang sukses menaklukkan Dahmen.

Unggul tiga gol tak membuat Jepang mengendurkan serangan.

Pada menit ke-83, Ueda melengkapi penampilan gemilangnya lewat gol kedua dalam pertandingan ini.

Striker Jepang tersebut menanduk bola hasil umpan silang dari Sano untuk mengubah skor menjadi 4-0.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Tunisia tidak mampu menemukan jawaban atas dominasi Jepang.

Tunisia Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari Grup F

Kekalahan kedua secara beruntun membuat Tunisia dipastikan gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Sebaliknya, Jepang kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk merebut tiket ke fase gugur dan menjaga asa membawa Asia berbicara banyak di turnamen terbesar dunia tersebut.

Susunan Pemain

Tunisia (5-3-2): Dahmen; Abdi, Bronn, Talbi, Rekik, Valery; Slimane, Skhiri, Mejbri; Tounekti, Saad.

Pelatih: Herve Renard.

Jepang (3-4-3): Suzuki; Ito, Itakura, Tomiyasu; Nakamura, Kamada, Tanaka, Doan; Sano, Ueda, Ito.

Pelatih: Hajime Moriyasu.(*)




Dominasi Tanpa Gol, Ekuador Ditahan Curacao yang Tampil Heroik

SEPUCUKJAMBI.ID – Laga Grup E Piala Dunia 2026 antara Timnas Ekuador dan Timnas Curacao berakhir tanpa pemenang.

Meski berlangsung dalam dominasi penuh Ekuador, pertandingan yang digelar di Kansas City Stadium itu ditutup dengan skor kacamata 0-0, Minggu 21 Juni 2026.

Hasil ini membuat Ekuador harus puas berbagi satu poin, sementara Curacao pulang dengan hasil berharga setelah tampil disiplin sepanjang laga.

Ekuador Kuasai Laga, Curacao Bertahan Total

Sejak menit awal, Ekuador langsung mengambil kendali permainan.

Anak asuh Sebastián Beccacece menguasai bola dan terus menekan pertahanan Curacao melalui kombinasi Enner Valencia, Moisés Caicedo, dan Gonzalo Plata.

Peluang emas langsung hadir saat laga baru berjalan tiga menit. Enner Valencia nyaris membuka keunggulan, namun kiper Eloy Room tampil sigap menepis peluang tersebut.

Sepanjang babak pertama, Ekuador terus menggempur pertahanan Curacao.

Namun rapatnya lini belakang yang dipimpin Dick Advocaat membuat setiap serangan selalu mentah sebelum menjadi gol.

Di sisi lain, Curacao sesekali mencoba keluar dari tekanan melalui skema serangan balik.

Salah satu peluang tercipta lewat Juninho Bacuna pada menit ke-33, meski tembakannya masih bisa diamankan Hernán Galíndez.

Meski terus mendominasi, Ekuador gagal memecah kebuntuan hingga turun minum.

Babak Kedua Tetap Buntu, Room Jadi Tembok Kokoh

Memasuki babak kedua, Ekuador meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Kevin Rodríguez untuk menambah daya gedor.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, namun Curacao tetap tampil disiplin.

Eloy Room kembali menjadi sorotan utama. Kiper senior tersebut berkali-kali menggagalkan peluang Ekuador yang datang silih berganti, membuat frustrasi lini serang lawan.

Curacao juga sempat memberikan ancaman balik berbahaya. Jurgen Locadia hampir membawa kejutan pada menit ke-60, namun tembakannya masih bisa diamankan Galíndez.

Melihat kebuntuan yang tak kunjung terpecahkan, Ekuador kembali menambah pemain ofensif. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta.

Statistik Berbanding Jauh, Skor Tetap Sama

Meski Ekuador tampil dominan hampir sepanjang laga, efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Curacao yang lebih banyak bertahan justru sukses mengamankan satu poin penting.

Hasil imbang ini membuat Ekuador menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup E, sementara Curacao masih berada di posisi juru kunci.

Susunan Pemain

Ekuador (3-5-2): Galíndez; Hincapié, Pacho, Franco; Estupiñán, Vite, Alcívar, Caicedo, Yeboah; Valencia, Plata.
Pelatih: Sebastián Beccacece

Curacao (5-3-2): Room; Fonville, Floranus, Obispo, Gaari, Brenet; Chong, L. Bacuna, Comenencia; J. Bacuna, Locadia.
Pelatih: Dick Advocaat.(*)




Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Hari Ini

SEPUCUKJAMBI.ID – Peta persaingan Piala Dunia 2026 mulai terbentuk. Hingga pertandingan terbaru fase grup, sudah ada tiga negara yang memastikan tiket ke babak 32 besar lebih cepat.

Meksiko, Amerika Serikat, dan Jerman menjadi tim pertama yang mengunci tempat di fase gugur setelah meraih hasil sempurna dalam dua pertandingan awal.

Keberhasilan ketiga tim tersebut menegaskan kesiapan mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat menuju fase knockout.

Sementara itu, sejumlah kandidat kuat lainnya masih harus berjuang pada laga terakhir grup untuk mengamankan nasib.

Meksiko menjadi tim pertama yang memastikan kelolosan. Bermain di hadapan publik sendiri, El Tri tampil konsisten dan berhasil menyapu bersih dua pertandingan awal dengan kemenangan.

Tak lama berselang, Amerika Serikat mengikuti jejak rival regionalnya tersebut.

Dukungan suporter tuan rumah dan performa yang stabil membuat The Stars and Stripes sukses mengamankan enam poin yang cukup untuk mengunci tiket ke babak berikutnya.

Meski sudah dipastikan lolos, baik Meksiko maupun Amerika Serikat masih memiliki satu pertandingan tersisa untuk menentukan posisi akhir klasemen grup dan lawan yang akan dihadapi pada fase gugur.

Jerman kemudian menjadi negara ketiga yang memastikan tempat di babak 32 besar. Der Panzer harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan Pantai Gading dengan skor dramatis 2-1.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Toronto, Jerman sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal oleh gol Franck Kessie pada babak pertama.

Namun mental juara yang selama ini menjadi identitas mereka kembali terlihat.

Deniz Undav muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68 sebelum memastikan kemenangan lewat gol kedua pada masa injury time.

Gol pada menit ke-94 tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memastikan pasukan Julian Nagelsmann melaju ke fase gugur dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.

Bagi Jerman, kelolosan ini memiliki makna tersendiri. Setelah gagal melewati fase grup dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya, Die Mannschaft akhirnya kembali menunjukkan kapasitas sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Dengan tiga tiket fase gugur yang sudah terisi, persaingan memperebutkan tempat tersisa di babak 32 besar dipastikan akan semakin sengit dalam beberapa hari ke depan.

Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026:

  1. Meksiko
  2. Amerika Serikat
  3. Jerman



Jerman Comeback, Pantai Gading ‘Dipukul’ Deniz Undav di Gol Injury Time

SEPUCUKJAMBI.ID – Jerman memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Pantai Gading dalam laga Grup E di Toronto Stadium, Minggu 21 Juni 2026 dini hari WIB.

Der Panzer harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin. Sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama, pasukan Julian Nagelsmann bangkit melalui dua gol Deniz Undav.

Termasuk gol penentu kemenangan yang tercipta pada masa injury time.

Hasil ini membuat Jerman kokoh di puncak klasemen Grup E dengan koleksi enam poin sempurna dari dua pertandingan.

Dengan satu laga tersisa, mereka menjadi salah satu tim pertama yang memastikan tempat di fase gugur.

Jerman langsung tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Kai Havertz memperoleh peluang emas lewat sundulan pada menit-menit awal, tetapi masih mampu diamankan kiper Pantai Gading, Yahia Fofana.

Tekanan Der Panzer terus berlanjut. Jamal Musiala dan Florian Wirtz beberapa kali merepotkan lini belakang lawan.

Sementara Aleksandar Pavlovic sempat menjebol gawang Pantai Gading pada menit ke-21. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah ditemukan pelanggaran dalam proses serangan.

Di tengah dominasi Jerman, Pantai Gading justru berhasil mencuri keunggulan. Serangan cepat yang dibangun dari sisi sayap berujung pada gol Franck Kessie pada menit ke-30.

Gelandang berpengalaman itu sukses memanfaatkan kelengahan pertahanan Jerman untuk membawa timnya unggul 1-0.

Menjelang turun minum, Pantai Gading nyaris menggandakan keunggulan. Ange-Yoan Bonny mendapatkan peluang terbuka.

Namun Manuel Neuer menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan krusial yang menjaga harapan Jerman tetap hidup.

Babak pertama ditutup dengan frustrasi bagi Der Panzer. Kai Havertz sempat mencetak gol, tetapi VAR kembali membatalkan gol tersebut karena pelanggaran dalam proses terjadinya gol.

Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan. Julian Nagelsmann meminta anak asuhnya bermain lebih agresif dan menekan lebih tinggi untuk memaksa Pantai Gading bertahan di wilayah sendiri.

Usaha itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Deniz Undav menyambar umpan matang Nadiem Amiri sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau Fofana.

Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum sepenuhnya berpihak kepada Jerman.

Setelah gol penyeimbang tersebut, tekanan Der Panzer semakin masif. Pantai Gading dipaksa bertahan total menghadapi gelombang serangan yang datang silih berganti.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Jerman mendapatkan momen penentu.

Pada menit ke-90+4, Felix Nmecha mengirim umpan terukur yang langsung disambar Deniz Undav menjadi gol kedua sekaligus gol kemenangan.

Gol telat tersebut memicu selebrasi besar kubu Jerman dan memupus harapan Pantai Gading untuk mencuri satu poin.

Kemenangan ini menegaskan status Jerman sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Selain menunjukkan mentalitas bangkit saat tertinggal, Der Panzer juga memperlihatkan kedalaman skuad yang mampu membuat perbedaan hingga detik-detik terakhir pertandingan.

Susunan pemain:

Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Nathaniel Brown; Aleksandar Pavlovic, Felix Nmecha; Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz; Kai Havertz.

Pelatih: Julian Nagelsmann

Pantai Gading (4-3-3): Yahia Fofana; Wilfried Singo, Odilon Kossounou, Emmanuel Agbadou, Ghislain Konan; Christ Inao Oulai, Franck Kessie, Ibrahim Sangare; Amad Diallo, Ange-Yoan Bonny, Yan Diomande.

Pelatih: Emerse Fae.(*)




Ronald Koeman Tersenyum, Belanda Hancurkan Swedia 5-1 dan Kuasai Grup F

SEPUCUKJAMBI.ID – Belanda menunjukkan sinyal serius sebagai salah satu penantang kuat di Piala Dunia 2026.

Tim Oranje tampil luar biasa saat membungkam Swedia dengan skor telak 5-1 pada laga kedua Grup F yang berlangsung di Houston Stadium, Minggu 21 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan besar ini bukan hanya soal tambahan tiga poin. Belanda memperlihatkan kombinasi efektivitas, kecepatan, dan kedalaman skuad yang membuat Swedia kesulitan keluar dari tekanan sepanjang pertandingan.

Brian Brobbey menjadi pembuka petaka bagi Swedia. Striker muda Belanda itu mencetak dua gol cepat pada menit ke-5 dan ke-17 yang langsung mengubah arah pertandingan sejak awal.

Unggul dua gol membuat Belanda semakin nyaman menguasai permainan.

Lini tengah yang dikomandoi Frenkie de Jong dan Tijjani Reijnders mampu mengendalikan tempo, sementara Denzel Dumfries berkali-kali menciptakan ancaman dari sisi kanan.

Swedia sebenarnya sempat memberikan perlawanan. Viktor Gyokeres dan Alexander Isak beberapa kali menguji ketangguhan Bart Verbruggen.

Bahkan, tim Skandinavia itu nyaris memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum, namun sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Memasuki babak kedua, keputusan pelatih Ronald Koeman melakukan pergantian pemain menjadi titik balik yang semakin menyulitkan Swedia.

Crysencio Summerville yang masuk dari bangku cadangan langsung memberi dampak instan.

Baru dua menit babak kedua berjalan, pergerakannya membuka ruang bagi Dumfries untuk mengirim umpan matang yang diselesaikan Cody Gakpo menjadi gol ketiga Belanda.

Tekanan Oranje semakin tak terbendung. Pada menit ke-54, Summerville kembali menjadi aktor penting lewat assist yang membuat Gakpo mencetak gol keduanya sekaligus memperbesar keunggulan menjadi 4-0.

Swedia akhirnya mendapatkan gol hiburan pada menit ke-59. Anthony Elanga yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memanfaatkan umpan terobosan Alexander Isak untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 4-1.

Namun momentum itu tidak bertahan lama. Belanda tetap mendominasi jalannya laga dan nyaris tidak memberikan ruang bagi Swedia untuk bangkit.

Pesta gol Oranje akhirnya ditutup Summerville pada menit ke-89. Setelah merebut bola di area pertahanan lawan, pemain sayap tersebut melakukan penetrasi cepat sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Swedia.

Skor 5-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini mengantarkan Belanda ke puncak klasemen sementara Grup F dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.

Sementara itu, Swedia harus puas berada di posisi kedua dan menghadapi tekanan lebih besar dalam perebutan tiket ke fase gugur.

Selain kemenangan besar, laga ini juga memperlihatkan ketajaman lini depan Belanda yang mulai menemukan bentuk terbaiknya.

Brobbey, Gakpo, hingga Summerville tampil efektif dan menjadi modal berharga bagi Oranje untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Piala Dunia 2026.

Susunan pemain

BELANDA : Bart Verbruggen; Micky van de Ven, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Denzel Dumfries; Tijjani Reijnders, Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch; Cody Gakpo, Brian Brobbey, Donyell Malen.

SWEDIA : Kristoffer Nordfeldt; Victor Lindelof, Isak Hien, Gustaf Lagerbielke; Jesper Karlstrom, Gabriel Gudmundsson, Alexander Bernhardsson, Yasin Ayari, Benjamin Nygren; Alexander Isak, Viktor Gyokeres.(*)




Turki Dipastikan Tersingkir! Paraguay Menang Tipis dalam Duel Sengit Grup D

SEPUUCKJAMBI.ID – Turki harus menelan hasil pahit di matchday kedua Grup D Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Paraguay di San Francisco Bay Area Stadium, California, Amerika Serikat, Sabtu 20 Juni 2026 pagi WIB.

Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal hingga akhir.

Duel keras kedua tim bahkan diwarnai kartu merah untuk Miguel Almirón serta kartu kuning yang diterima pelatih Turki, Vincenzo Montella, akibat protes keras terhadap keputusan wasit.

Meski unggul jumlah pemain di momen tertentu, Turki gagal memanfaatkan situasi tersebut.

Paraguay justru tampil lebih efektif lewat gol cepat Matías Galarza yang menjadi pembeda laga.

Hasil ini membuat Paraguay mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup D.

Sementara itu, Turki berada di dasar klasemen tanpa poin dan dipastikan tersingkir lebih awal dari turnamen.

Jalannya Pertandingan

Paraguay langsung mengejutkan Turki ketika laga baru berjalan dua menit.

Berawal dari situasi bola atas, Matías Galarza mengontrol bola di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri terarah ke sudut bawah gawang untuk membawa Paraguay unggul 1-0.

Dua menit berselang, Galarza kembali menjadi sorotan setelah diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras di lini tengah.

Turki mencoba merespons cepat. Peluang emas hadir pada menit ke-13 ketika Kerem Aktürkoğlu mengirim umpan tarik, namun sepakan Arda Güler masih melambung jauh.

Tekanan Turki semakin intens di pertengahan babak pertama. Kenan Yıldız hampir menyamakan kedudukan lewat situasi sepak pojok, tetapi tembakannya berhasil digagalkan kiper Paraguay.

Tak lama kemudian, sundulan Mert Müldür hanya membentur tiang gawang.

Paraguay juga sempat mengancam lewat serangan balik cepat, sebelum drama besar terjadi di masa injury time babak pertama.

Miguel Almirón menerima kartu merah langsung pada menit 45+3 setelah pelanggaran keras yang memicu protes panjang. Babak pertama ditutup dengan skor 0-1.

Babak Kedua: Turki Menekan, Paraguay Bertahan

Turki langsung mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Menit ke-47, Merih Demiral mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, namun masih bisa diamankan kiper Orlando Gill.

Peluang demi peluang terus datang. Kenan Yıldız kembali mengancam, tetapi sepakannya hanya mengenai sisi luar gawang.

Hakan Çalhanoğlu juga gagal memaksimalkan peluang emas pada menit ke-58 setelah tembakan jarak dekatnya melambung.

Paraguay sempat membalas lewat serangan cepat yang dipimpin Miguel Almirón dan Julio Enciso, namun lini belakang Turki masih cukup sigap.

Memasuki 15 menit akhir, Turki menggempur habis pertahanan Paraguay.

Beberapa peluang dari Abdülkerim Bardakcı dan Semih Kılıçsoy berhasil digagalkan oleh penampilan gemilang kiper Gill serta blok krusial Gustavo Gómez.

Hingga peluit panjang berbunyi pada menit 90+7, Turki gagal mencetak gol penyeimbang dan harus menerima kekalahan kedua mereka di fase grup.

KLASEMEN SEMENTARA GRUP D

  • Amerika Serikat (6 poin)
  • Paraguay (3 poin)
  • Australia (3 poin)
  • Turki (0 poin)

Susunan pemain

Turki (4-2-3-1):
Çakır; Kadioglu, Bardakcı, Demiral, Müldür; Çalhanoğlu, Yüksek; Yıldız, Güler, Akgün; Aktürkoğlu
Pelatih: Vincenzo Montella

Paraguay (4-4-2):
Gill; Alonso, Alderete, Gómez, Cáceres; Almirón, Galarza, Cubas, Gómez; Enciso, Pitta
Pelatih: Gustavo Alfaro(*)




Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dini Hari Nanti Belanda vs Swedia, Besok Jepang vs Tunisia

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 terus memanas seiring berjalannya pertandingan di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Sejumlah hasil mengejutkan mulai tercipta, sementara beberapa laga besar masih akan menentukan nasib tim di klasemen.

Salah satu laga yang paling disorot pada matchday 2 adalah duel Spanyol vs Arab Saudi di Grup H yang akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Minggu 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.

Spanyol datang dengan tekanan besar setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde di laga pembuka.

Performa lini serang La Roja menjadi sorotan karena gagal memaksimalkan dominasi penguasaan bola dalam beberapa laga terakhir, termasuk saat uji coba sebelum turnamen.

Di sisi lain, Arab Saudi tampil lebih percaya diri usai menahan Uruguay 1-1. Hasil tersebut membuat The Green Falcons dipandang sebagai tim yang berpotensi memberi kejutan di grup ini.

HASIL SEMENTARA PIALA DUNIA 2026

Sejumlah pertandingan fase grup telah selesai dimainkan di berbagai grup, dengan beberapa tim unggulan mulai menunjukkan dominasi seperti Brasil, Jerman, dan Inggris.

Brasil sendiri tampil meyakinkan di Grup C setelah menang 3-0 atas Haiti, sementara Maroko dan Skotlandia juga bersaing ketat di papan atas grup yang sama.

HASIL & JADWAL PERTANDINGAN GRUP:

GRUP A

Hasil:

  • Meksiko 1-0 Afrika Selatan
  • Korea Selatan 1-2 Republik Ceko
  • Republik Ceko 1-1 Afrika Selatan
  • Meksiko 1-0 Korea Selatan

Jadwal Selanjutnya:

  • Republik Ceko vs Meksiko — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 08.00 WIB
  • Afrika Selatan vs Korea Selatan — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 08.00 WIB

GRUP B

Hasil:

  • Kanada 1-1 Bosnia & Herzegovina
  • Qatar 1-1 Swiss
  • Swiss 4-1 Bosnia & Herzegovina
  • Kanada 6-0 Qatar

Jadwal Selanjutnya:

  • Swiss vs Kanada — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Bosnia & Herzegovina vs Qatar — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB

GRUP C

Hasil:

  • Brasil 1-1 Maroko
  • Haiti 0-1 Skotlandia
  • Skotlandia 0-1 Maroko
  • Brasil 3-0 Haiti

Jadwal Selanjutnya:

  • Skotlandia vs Brasil — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB
  • Maroko vs Haiti — Kamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB

GRUP D

Hasil:

  • Amerika Serikat 4-1 Paraguay
  • Australia 2-0 Turki
  • Amerika Serikat 2-0 Australia
  • Turki 0-1 Paraguay

Jadwal Selanjutnya:

  • Turki vs Amerika Serikat — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
  • Paraguay vs Australia — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB

GRUP E

Hasil:

  • Jerman 7-1 Curaçao
  • Pantai Gading 1-0 Ekuador

Jadwal Selanjutnya:

  • Jerman vs Pantai Gading — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Ekuador vs Curaçao — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Curaçao vs Pantai Gading — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Ekuador vs Jerman — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB

GRUP F

Hasil:

  • Belanda 2-2 Jepang
  • Swedia 5-1 Tunisia

Jadwal Selanjutnya:

  • Belanda vs Swedia — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 01.00 WIB
  • Tunisia vs Jepang — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 11.00 WIB
  • Jepang vs Swedia — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
  • Tunisia vs Belanda — Jumat, 26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB

GRUP G

Hasil:

  • Belgia 1-1 Mesir
  • Iran 2-2 Selandia Baru

Jadwal Selanjutnya:

  • Belgia vs Iran — Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Selandia Baru vs Mesir — Senin, 22 Juni 2026 pukul 08.00 WIB
  • Mesir vs Iran — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Selandia Baru vs Belgia — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB

GRUP H

Hasil:

  • Spanyol 0-0 Tanjung Verde
  • Arab Saudi 1-1 Uruguay

Jadwal Selanjutnya:

  • Spanyol vs Arab Saudi — Minggu, 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB
  • Uruguay vs Tanjung Verde — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 05.00 WIB
  • Tanjung Verde vs Arab Saudi — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Uruguay vs Spanyol — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB

GRUP I

Hasil:

  • Prancis 3-1 Senegal
  • Irak 1-4 Norwegia

Jadwal Selanjutnya:

  • Prancis vs Irak — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 04.00 WIB
  • Norwegia vs Senegal — Selasa, 23 Juni 2026 pukul 07.00 WIB
  • Norwegia vs Prancis — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 02.00 WIB
  • Senegal vs Irak — Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 02.00 WIB

GRUP J

Hasil:

  • Argentina 3-0 Aljazair
  • Austria 3-1 Yordania

Jadwal Selanjutnya:

  • Argentina vs Austria — Senin, 22 Juni 2026 pukul 01.00 WIB
  • Yordania vs Aljazair — Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Aljazair vs Austria — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
  • Yordania vs Argentina — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB

GRUP K

Hasil:

  • Portugal 1-1 Kongo
  • Uzbekistan 1-3 Kolombia

Jadwal Selanjutnya:

  • Portugal vs Uzbekistan — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB
  • Kolombia vs Kongo — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
  • Kolombia vs Portugal — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB
  • Kongo vs Uzbekistan — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB

GRUP L

Hasil:

  • Inggris 4-2 Kroasia
  • Ghana 1-0 Panama

Jadwal Selanjutnya:

  • Inggris vs Ghana — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 03.00 WIB
  • Panama vs Kroasia — Rabu, 24 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
  • Kroasia vs Ghana — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB
  • Panama vs Inggris — Minggu, 28 Juni 2026 pukul 04.00 WIB

JADWAL FASE GUGUR

  • 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026.(*)



Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Memanas, Messi dan Jonathan David Sama-Sama di Puncak

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan gelar pencetak gol terbanyak Lionel Messi di Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah rangkaian laga fase grup mulai memperlihatkan dominasi sejumlah penyerang dari berbagai negara peserta.

Hingga Sabtu 20 Juni 2026, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu telah menuntaskan 29 pertandingan.

Sejumlah tim unggulan mulai menemukan ritme, sementara daftar top skor sementara juga terus bergerak dinamis.

Di puncak klasemen sementara, Messi harus berbagi posisi dengan striker Kanada Jonathan David yang sama-sama mengoleksi tiga gol.

Messi dan Jonathan David Samai Puncak Top Skor

Messi kembali menunjukkan ketajamannya bersama Argentina, namun performa impresif Jonathan David bersama Kanada membuat persaingan semakin ketat.

Keduanya kini berada di posisi teratas dengan tiga gol, menandai awal perebutan Sepatu Emas yang diprediksi berlangsung hingga fase akhir turnamen.

Deretan Penantang di Bawah Puncak

Di belakang dua pemimpin klasemen, sejumlah nama besar mulai menempel ketat dengan koleksi dua gol.

Dari Prancis, Kylian Mbappe kembali menjadi ancaman serius. Sementara itu, Norwegia mengandalkan Erling Haaland yang tampil konsisten di lini depan.

Dari Inggris, Harry Kane tetap menjadi tumpuan, disusul Jerman dengan Kai Havertz yang turut masuk dalam daftar persaingan.

Brasil juga mengirimkan dua wakil penting, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang sama-sama mencetak dua gol sejauh ini.

Nama-Nama Kejutan Mulai Bermunculan

Selain pemain bintang, beberapa nama kejutan juga ikut meramaikan daftar pencetak gol.

Dari Kanada, Cyle Larin ikut bersaing di papan atas. Sementara Swiss diperkuat Johan Manzambi yang tampil efektif dari bangku cadangan.

Amerika Serikat menempatkan Folarin Balogun dalam daftar dua gol, sementara Maroko mengandalkan Ismael Saibari sebagai salah satu kejutan awal turnamen.

Daftar Top Skor Sementara (20 Juni 2026)

3 Gol

  • Lionel Messi (Argentina)
  • Jonathan David (Kanada)

2 Gol

  • Kylian Mbappe (Prancis)
  • Erling Haaland (Norwegia)
  • Harry Kane (Inggris)
  • Kai Havertz (Jerman)
  • Vinicius Junior (Brasil)
  • Matheus Cunha (Brasil)
  • Cyle Larin (Kanada)
  • Johan Manzambi (Swiss)
  • Folarin Balogun (Amerika Serikat)
  • Yasin Ayari (Swedia)
  • Elijah Just (Selandia Baru)
  • Ismael Saibari (Maroko)

1 Gol 

  • Julian Quiñones, Raul Jimenez (Meksiko)
  • Hwang In-beom, Oh Hyeon-gyu (Korea Selatan)
  • Ladislav Krejci, Michal Sadilek (Ceko)
  • Jovo Lukic, Ermin Mahmic (Bosnia & Herzegovina)
  • Giovanni Reyna (Amerika Serikat)
  • Virgil van Dijk, Crysencio Summerville (Belanda)
  • Daichi Kamada, Keito Nakamura (Jepang)
  • Jamal Musiala, Kai Havertz (Jerman)
  • Jude Bellingham, Marcus Rashford (Inggris)
  • Luis Diaz (Kolombia)
  • Alexander Isak (Swedia)
  • Joao Neves (Portugal)
  • Yoane Wissa (RD Kongo)
  • dan puluhan pemain lainnya dari 48 negara peserta

DAFTAR NEGARA PESERTA PIALA DUNIA 2026

Turnamen edisi 2026 diikuti 48 negara, yaitu:

Format Turnamen Masih Panjang

Piala Dunia 2026 diikuti 48 negara peserta yang terbagi dalam 12 grup.

Dua tim teratas otomatis lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik.

Dengan format ini, peluang perubahan klasemen top skor masih sangat terbuka seiring bertambahnya jumlah pertandingan.

Jadwal Fase Gugur Piala Dunia 2026

  • Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026

Dengan masih panjangnya turnamen, persaingan top skor dipastikan terus berubah.

Nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, hingga Kane masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi gol di fase berikutnya.(*)




Brasil Gilas Haiti 3-0, Selecao Kudeta Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Brasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Haiti dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga kedua Grup C di Philadelphia Stadium, Sabtu 20 Juni 2026 pagi WIB.

Kemenangan ini mengantarkan Selecao ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin, menggeser Maroko ke posisi kedua.

Sebaliknya, hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Haiti terhenti di fase grup setelah menelan dua kekalahan beruntun tanpa meraih poin.

Meski menang dengan margin tiga gol, Brasil sejatinya berpeluang mencatat kemenangan lebih besar.

Anak asuh Carlo Ancelotti tampil dominan sepanjang pertandingan dan terus menekan pertahanan Haiti sejak menit awal.

Brasil langsung mengambil alih kendali permainan. Baru dua menit laga berjalan, kombinasi Raphinha dan Casemiro nyaris membuka keunggulan.

Namun, peluang tersebut masih mampu dipatahkan lini belakang Haiti.

Tekanan Selecao semakin intens. Pada menit ke-12, Raphinha sempat menggetarkan gawang Haiti melalui tembakan melengkung yang indah.

Namun gol tersebut dianulir wasit setelah VAR memastikan sang pemain berada dalam posisi offside.

Ketangguhan Haiti dalam bertahan akhirnya runtuh pada menit ke-23.

Vinicius Junior melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi sempurna oleh kiper Johny Placide.

Bola liar kemudian mengenai Matheus Cunha dan bergulir masuk ke gawang.

Gol tersebut membuat Brasil semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.

Keunggulan bertambah pada menit ke-36. Serangan balik cepat yang dipimpin Vinicius berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Cunha melalui tembakan keras kaki kiri yang menghujam sudut atas gawang Haiti.

Menjelang turun minum, Brasil kembali menghukum kelengahan lawan.

Kali ini Vinicius Junior mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan panjang akurat dari Lucas Paqueta.

Penyelesaian tenang sang winger membawa Brasil unggul 3-0 saat babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Haiti mencoba tampil lebih berani dengan mengubah pendekatan permainan.

Tim Karibia itu mulai berani keluar menyerang dan sempat menciptakan peluang terbaik pada menit ke-63 melalui sundulan Ricardo Ade.

Namun, Alisson Becker menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.

Refleks cepatnya berhasil menggagalkan peluang emas tersebut tepat di depan garis gawang.

Brasil tetap mendominasi jalannya laga dan beberapa kali mengancam melalui Gabriel Martinelli, Endrick, hingga Douglas Santos.

Bahkan Endrick sempat mencetak gol, namun kembali dianulir akibat offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brasil.

Hasil ini menempatkan Brasil dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke fase gugur pada laga terakhir Grup C.

Sementara Haiti dipastikan tersingkir dan tidak lagi memiliki peluang melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain:

Brasil (4-2-3-1): Alisson Becker; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes; Raphinha, Lucas Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Haiti (5-4-1): Johny Placide; Carlens Arcus, Ricardo Ade, Jean-Kevin Duverne, Hannes Delcroix, Martin Experience; Ruben Providence, Jean-Ricner Bellegarde, Danley Jean Jacques, Josue Casimir; Frantzdy Pierrot.

Pelatih: Sebastien Migne.(*)