Manchester United Pecat Ruben Amorim, Darren Fletcher Jadi Caretaker

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United resmi memutuskan hubungan dengan pelatih Ruben Amorim.

Keputusan tersebut diambil manajemen Setan Merah setelah muncul friksi antara Amorim dan pihak klub.

Ruben Amorim, yang baru menangani MU selama satu tahun dua bulan, dikontrak dari Sporting Lisbon untuk menggantikan Erik Ten Hag pada 2024.

Namun, selama masa kepemimpinannya, Amorim sempat mengkritik manajemen MU karena merasa tidak diberi wewenang penuh sebagai manajer.

Kritikan tersebut diduga memicu ketegangan yang berujung pada pemecatan Amorim.

Kabar ini pertama kali disampaikan oleh pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, yang mengungkap bahwa perwakilan MU telah mengadakan pertemuan dengan Amorim pada Senin (5/1/2025) pagi waktu setempat sebelum memberhentikannya secara resmi.

Sementara itu, Manchester United menunjuk Darren Fletcher, mantan pemain MU sekaligus pelatih tim U-18 klub, sebagai caretaker.

Fletcher akan memimpin tim sementara untuk menghadapi Burnley tengah pekan ini, sambil menunggu penunjukan manajer permanen baru.

Beberapa nama mulai dikaitkan sebagai kandidat pengganti Ruben Amorim.

Salah satunya adalah mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang kabarnya memiliki hubungan dekat dengan staf MU sebelumnya.

Termasuk Jason Wilcox dan Omar Berrada saat mereka masih bekerja di Manchester City.

Manajemen MU saat ini fokus menyusun rencana pencarian manajer permanen untuk memimpin Setan Merah kembali ke jalur kemenangan.(*)




Valentino Rossi Hingga Marc Marquez, Ini Jadwal Launching Tim MotoGP 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – MotoGP 2026 sudah di depan mata! Para tim pabrikan dan satelit kini mulai bersiap meluncurkan motor.

Serta mengumumkan susunan pembalap yang akan bersaing dalam kejuaraan musim depan, yang dimulai pada 27 Februari 2026.

Juara bertahan konstruktor, Ducati Lenovo Team, dijadwalkan akan memperkenalkan motor terbaru mereka pada 19 Januari di Madonna di Campiglio, Italia.

Marc Marquez dan Francesco “Pecco” Bagnaia akan menjadi pengendara motor baru ini.

Sementara itu, Pertamina Enduro VR46 Racing Team milik Valentino Rossi akan melakukan peluncuran pada 14 Januari di Roma, menampilkan duo Fabio di Giannantonio dan Franco Morbidelli.

Tim ini akan menjadi sorotan karena manajemen Rossi terkenal dengan strategi pembinaan pembalap muda.

Tak kalah menarik, Prima Pramac Yamaha akan meluncurkan tim pada 13 Januari di Accademia Musicale Della Chigiana, Italia.

Tim ini akan memperkenalkan Toprak Razgatlioglu, juara tiga kali WSBK yang baru bergabung, bersama Jack Miller.

Monster Energy Yamaha MotoGP memilih Jakarta sebagai lokasi peluncuran tim pada 21 Januari, menandai era baru motor V4 mereka.

Fabio Quartararo dan Alex Rins akan menjadi wajah tim musim depan.

Pada 27 Januari, KTM Factory Racing dan Tech3 akan meluncurkan livery secara bersamaan, menampilkan empat pembalap utama: Pedro Acosta, Brad Binder, Maverick Vinales, dan Enea Bastianini.

Gresini Racing Ducati dijadwalkan memperkenalkan livery terbaru mereka di Kuala Lumpur, Malaysia pada 31 Januari, mempertahankan Alex Marquez dan Fermin Aldeguer sebagai pembalap.

Di kubu Honda, LCR Honda akan meluncurkan tim pada 1 Februari (lokasi belum diumumkan), menampilkan Johann Zarco dan Diogo Moreira, juara Moto2 2025.

Sementara itu, Honda HRC akan melakukan peluncuran daring pada 2 Februari dengan motor RC213V untuk Luca Marini dan Alex Rins.

Berikut jadwal lengkap peluncuran tim MotoGP 2026:

  • Prima Pramac Racing Team – 13 Januari

  • Pertamina Enduro VR46 Racing Team – 14 Januari

  • Ducati Lenovo Team – 19 Januari

  • Monster Energy Yamaha – 21 Januari

  • KTM Factory Racing & Tech3 – 27 Januari

  • Gresini Racing Ducati – 31 Januari

  • LCR Honda – 1 Februari

  • Honda HRC – 2 Februari

Dengan jadwal ini, para penggemar MotoGP bisa mengikuti setiap momen peluncuran motor dan pembalap sebelum musim 2026 dimulai.(*)




MU Gagal Menang Lagi, Leeds United Tahan Imbang 1-1

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United harus puas berbagi poin saat menghadapi Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026.

Bertanding di Stadion Elland Road, Minggu (4/1/2026), MU bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah.

Hasil ini menjadi imbang kedua beruntun bagi Setan Merah, setelah sebelumnya seri 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Rabu (31/12/2025).

Leeds United sempat unggul terlebih dahulu lewat Brenden Aaronson pada menit ke-62. Namun, MU tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan.

Matheus Cunha mencetak gol penyeimbang pada menit ke-65 setelah menerima umpan matang Joshua Zirkzee, sehingga skor kembali imbang 1-1.

Meski hanya mendapatkan satu poin, Manchester United tetap naik ke posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan 31 poin dari 20 pertandingan.

Tertinggal dua poin dari zona empat besar.

Sementara itu, Leeds United tetap bertahan di peringkat 16 dengan 22 poin, unggul delapan poin dari zona degradasi.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal.

MU mengambil inisiatif serangan dan sempat membobol gawang Leeds melalui Matheus Cunha pada menit kedelapan, namun gol dianulir karena offside.

Leeds juga menciptakan ancaman, termasuk sundulan Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-35 yang membentur tiang gawang.

Setan Merah kembali mendapatkan peluang emas melalui sundulan Leny Yoro pada menit ke-40.

Namun berhasil digagalkan kiper Lucas Perri. Babak kedua memperlihatkan Leeds lebih agresif, tetapi respons cepat MU memastikan mereka pulang dengan tambahan satu poin.

Dengan hasil ini, MU kini fokus mempersiapkan pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang masuk empat besar, sedangkan Leeds berjuang menjauh dari zona degradasi.(*)




Masa Depan Quartararo: Bagnaia vs Bastianini, Siapa Pilihan Yamaha?

SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Racing sedang menyiapkan masa depan pasca-Fabio Quartararo, dan manuver mereka di paddock MotoGP mulai memunculkan nama-nama kejutan.

Selain Francesco Bagnaia, Enea Bastianini disebut-sebut menjadi target penting Yamaha untuk era baru 2027.

Sejak rumor pertama terkait Bagnaia muncul, banyak yang mengira Yamaha hanya fokus pada juara dunia Ducati tersebut.

Namun, di balik layar, Enea Bastianini dari KTM Tech3 Racing ternyata juga masuk radar sebagai calon suksesor Quartararo.

Situasi ini menghadirkan dua opsi strategis bagi Yamaha. Francesco Bagnaia dianggap target utama karena prestise dan pengalaman juara dunia yang dimilikinya.

Bagi Yamaha, Bagnaia bisa menjadi wajah kebangkitan “samurai biru”, sekaligus pemimpin proyek pembangunan ulang YZR-M1 untuk mengatasi masalah kronis performa motor selama beberapa musim terakhir.

Meski demikian, Bagnaia secara resmi tetap setia kepada Ducati hingga kontraknya berakhir.

Sumber di paddock mengungkapkan, pembicaraan dengan Yamaha telah berlangsung “sangat maju”, tetapi membujuk Bagnaia pindah ke Yamaha memerlukan biaya besar, baik secara finansial maupun politik.

Di sisi lain, Enea Bastianini muncul sebagai opsi realistis dan fleksibel.

Pembalap Italia ini memiliki gaya balap agresif, kemampuan adaptasi tinggi, dan pengalaman menang di Grand Prix.

Kontraknya yang tidak terlalu panjang membuatnya lebih mudah diakomodasi Yamaha, sementara performanya terbukti kompatibel untuk fase pembangunan motor baru.

Para analis MotoGP menilai Bastianini bisa lebih cocok dengan Yamaha dibanding Bagnaia, terutama dalam menghadapi tantangan teknis YZR-M1 yang belum sempurna.

Strategi Yamaha jelas: Bagnaia untuk sensasi dan prestise, Bastianini untuk pragmatisme dan hasil konsisten.

Dengan dua rencana cadangan ini, Yamaha berharap bisa menjamin kesinambungan tim jelang musim 2027.

Pasar transfer pembalap MotoGP musim depan tampaknya akan dipengaruhi lebih oleh manuver senyap sejak awal 2026 daripada pergerakan spektakuler musim panas.(*)




Valentino Rossi dan VR46 Racing Mulai Buka Opsi Pisah dari Ducati

SEPUCUKJAMBI.ID – Paddock MotoGP kembali dihebohkan rumor besar menjelang diberlakukannya regulasi anyar pada 2027.

Salah satu isu yang paling menyita perhatian adalah kabar bahwa VR46 Racing Team milik legenda MotoGP Valentino Rossi mulai membuka opsi untuk berpisah dengan Ducati dan mempertimbangkan kerja sama baru bersama Aprilia.

Sejak musim MotoGP 2025 resmi berakhir dan memasuki masa jeda musim dingin, perbincangan di lingkungan MotoGP tidak hanya berfokus pada bursa pembalap.

Isu perubahan arah tim dan potensi pergantian pabrikan juga mulai mencuat, terutama menjelang era teknis baru yang akan dimulai pada 2027.

Dalam beberapa pekan terakhir, VR46 Racing Team dikaitkan dengan spekulasi besar terkait masa depannya bersama Ducati.

Tim asal Italia tersebut disebut-sebut tengah mengevaluasi ulang kemitraan mereka dan melirik Aprilia, pabrikan yang performanya terus menunjukkan tren positif.

VR46 Racing Team pertama kali menjejakkan kaki di MotoGP pada 2021.

Sebelumnya, tim ini dikenal luas lewat kiprahnya di Moto3 dan Moto2 dengan nama Sky VR46 Racing Team, yang menjadi wadah pembinaan talenta muda dari VR46 Riders Academy.

Baru pada 2022, VR46 Racing resmi turun di kelas premier sebagai tim satelit Ducati.

Menariknya, di kelas Moto2, mereka sempat menjalin kerja sama dengan Yamaha, menunjukkan fleksibilitas dalam memilih mitra teknis.

Situasi berubah drastis pada 2025 ketika Pramac Racing, yang sebelumnya menjadi tim satelit utama Ducati, memilih hijrah ke Yamaha dengan kontrak jangka panjang.

Keputusan tersebut membuat VR46 Racing otomatis naik status sebagai tim satelit utama Ducati pada musim yang sama.

Namun, status tersebut tidak sepenuhnya diiringi hasil memuaskan. Meski Fabio Di Giannantonio mendapatkan motor spesifikasi pabrikan Ducati GP25, performa VR46 Racing dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi.

Sebaliknya, Alex Marquez justru tampil impresif bersama Gresini Racing menggunakan Ducati GP24, hingga akhirnya dipercaya mengendarai Ducati GP26 pada musim 2026.

Penunjukan Gresini Racing sebagai tim pengembangan GP26 memunculkan anggapan bahwa posisi VR46 Racing sebagai tim satelit utama mulai tergeser.

Hal inilah yang memicu spekulasi bahwa tim milik Valentino Rossi mulai mempertimbangkan masa depan di luar Ducati.

Nama Aprilia pun mencuat sebagai kandidat kuat. Pabrikan asal Noale tersebut menutup musim 2025 dengan performa mengesankan, termasuk tiga kemenangan dalam empat seri terakhir.

Marco Bezzecchi bahkan mencatat sejarah sebagai pembalap Aprilia pertama yang finis di tiga besar klasemen akhir MotoGP.

Meski demikian, rumor kepindahan VR46 Racing ke Aprilia langsung ditepis.

Media Italia La Gazzetta dello Sport mengutip pernyataan CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, yang menegaskan bahwa fokus utama Aprilia saat ini adalah melanjutkan proyek bersama Trackhouse Racing.

“Ini hanya sebuah spekulasi menarik untuk dibayangkan, tetapi prioritas kami adalah melanjutkan kerja sama dengan Trackhouse Racing. Saya memiliki hubungan kerja yang sangat baik dengan Davide Brivio dan puas dengan perkembangan tim serta Raul Fernandez,” ujar Rivola.

Alih-alih membicarakan 2027, Aprilia kini tengah memusatkan perhatian pada target besar musim 2026.

Setelah finis sebagai runner-up konstruktor dengan 418 poin, Aprilia secara terbuka menegaskan ambisi untuk menantang dominasi Ducati.

“Pada 2026 kami tidak boleh lagi bersembunyi. Kami harus mencoba memenangkan setiap Grand Prix. Jika bekerja dengan benar, kami percaya bisa menjadi juara,” tegas Rivola.

Ia juga menilai Marco Bezzecchi telah siap menghadapi persaingan sengit melawan Marc Marquez maupun Jorge Martin, yang diharapkan bangkit setelah musim 2025 yang sulit.

Dengan arah proyek jangka panjang Aprilia yang sudah jelas bersama Trackhouse Racing, masa depan VR46 Racing Team masih menjadi tanda tanya besar.

Apakah tim milik Valentino Rossi bersedia melepas status prestisius sebagai tim satelit utama demi membuka babak baru? Jawabannya akan terungkap seiring waktu berjalan.(*)




Arema FC Kembali Tergelincir, Bali United Raih Kemenangan Krusial

SEPUCUKJAMBI.ID – Bali United sukses mengamankan kemenangan penting saat menjamu Arema FC pada pekan ke-16 Super League 2025/2026.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (4/1/2026) malam, Serdadu Tridatu menang tipis 1-0 lewat gol penentu Kadek Agung.

Sejak menit awal, laga berjalan ketat dengan tempo tinggi.

Arema FC mencoba tampil agresif lebih dulu melalui pergerakan cepat Ian Puleio dan Dedik Setiawan.

Namun, solidnya lini belakang Bali United membuat setiap upaya Singo Edan kerap kandas sebelum masuk area berbahaya.

Peluang emas pertama justru datang dari tuan rumah pada menit ketujuh.

Rahmat Arjuna menginisiasi serangan dari sisi kanan dan mengirimkan umpan matang ke Boris Kopitovic, tetapi penyelesaian akhir sang striker masih melebar tipis dari sasaran.

Pertandingan berlangsung terbuka dengan jual beli serangan di sepanjang babak pertama.

Arema mengancam melalui sepakan jarak jauh Matheus Blade, sementara Bali United mengandalkan bola mati yang dieksekusi Mirza Mustavic.

Meski begitu, kedua tim gagal memecah kebuntuan hingga turun minum.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan di awal babak kedua.

Tepat pada menit ke-50, umpan silang presisi Thijmen Goppel disambut sundulan terarah Kadek Agung yang tak mampu dibendung kiper Arema, Lucas Frigeri.

Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit.

Dalam posisi tertinggal, Arema FC meningkatkan intensitas serangan.

Arkhan Fikri sempat mendapatkan peluang dari luar kotak penalti, namun bola hasil tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Mike Hauptmeijer.

Bali United hampir menambah keunggulan pada menit ke-76 lewat aksi Mirza Mustavic.

Sayangnya, peluang tersebut belum mampu mengubah papan skor.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil ini berdampak positif bagi posisi Bali United di klasemen sementara.

Tim asuhan Stefano Cugurra kini mengoleksi 24 poin dan naik ke peringkat kedelapan, sekaligus memperpanjang catatan lima laga tanpa kekalahan.

Sebaliknya, Arema FC masih kesulitan keluar dari tren negatif.

Kekalahan ini membuat Singo Edan belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir dan tertahan di posisi ke-11 dengan 18 poin.

Pada pekan berikutnya, Bali United dijadwalkan melakoni laga tandang melawan PSM Makassar pada Jumat (9/1/2026).

Sementara Arema FC akan berupaya bangkit saat menjamu Persik Kediri, Senin (11/1/2026).(*)




Dibayar US$40 Ribu per Bulan, Ini Alasan PSSI Pilih John Herdman

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia langsung menarik perhatian publik.

Terutama terkait besaran gaji yang diterimanya. Sejumlah media internasional melaporkan pelatih asal Inggris tersebut akan menerima bayaran sekitar US$40 ribu per bulan.

Angka yang dinilai lebih rendah, dibandingkan pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Meski demikian, PSSI menegaskan bahwa nilai kontrak bukan tolok ukur utama.

Rekam jejak Herdman yang pernah membawa tim nasional putra dan putri ke Piala Dunia justru menjadi pertimbangan terbesar dalam penunjukan ini.

PSSI secara resmi mengumumkan Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Sekaligus menandai dimulainya era baru sepak bola nasional pasca perjalanan Garuda di Piala Dunia 2026.

Kontrak Hingga 2027, Ada Opsi Perpanjangan

Dalam keterangan resmi, PSSI tidak mengungkap secara detail durasi dan nilai kontrak Herdman.

Namun laporan dari media luar negeri menyebutkan bahwa Herdman dikontrak hingga 2027.

Mengikuti masa kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dengan opsi perpanjangan hingga 2030.

Selain menangani Timnas Indonesia senior, Herdman juga akan bertanggung jawab atas Timnas U-23, sebagai bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan PSSI.

“PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Kehadirannya menandai era baru sepak bola nasional. Herdman adalah pelatih dengan pengalaman membawa tim ke Piala Dunia,” tulis PSSI melalui pernyataan resminya.

Rekam Jejak Jadi Jaminan Kualitas

Meski menerima gaji yang relatif lebih rendah, Herdman memiliki reputasi global.

Ia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional pria dan wanita dari satu negara lolos ke Piala Dunia.

Ia sukses menangani Timnas Wanita Kanada pada periode 2011–2018, dengan prestasi dua medali perunggu Olimpiade serta perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Setelah itu, ia membawa Timnas Pria Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.

PSSI menilai pengalaman tersebut sejalan dengan visi jangka panjang pengembangan Timnas Indonesia.

Agenda Perdana Bersama Timnas Indonesia

Setelah penunjukan resmi ini, Herdman langsung dihadapkan pada agenda padat.

Tugas perdananya adalah memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.

Selanjutnya, ia akan menangani Timnas Indonesia pada agenda FIFA bulan Juni, September, Oktober, dan November.

Serta memimpin skuad Garuda di Piala AFF 2026 yang dijadwalkan bergulir mulai 25 Juli 2026.(*)




Profil John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia Berpengalaman Piala Dunia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, menandai dimulainya babak baru sepak bola nasional pasca keberhasilan skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2026 di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert.

Pengumuman tersebut disampaikan PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026.

tidak mengungkap secara rinci nilai maupun durasi kontrak, kehadiran pelatih asal Inggris ini dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang dalam pembangunan tim nasional.

Sejumlah laporan media internasional menyebutkan Herdman dikontrak hingga 2027, mengikuti masa kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dengan opsi perpanjangan hingga 2030.

Gaji Herdman disebut berada di kisaran US$40 ribu per bulan, lebih rendah dibandingkan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Rekam Jejak John Herdman Jadi Alasan Utama

PSSI menilai Herdman bukan sekadar pelatih biasa.

Ia memiliki reputasi global sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia.

“PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Penunjukan ini menandai era baru sepak bola nasional. Herdman adalah arsitek berpengalaman yang telah membawa tim ke panggung Piala Dunia,” tulis PSSI dalam pernyataan resminya.

Karier Herdman mencuat saat menangani Timnas Wanita Kanada pada periode 2011–2018.

Di bawah asuhannya, Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012 dan 2016) serta mencapai perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

Kesuksesan itu berlanjut ketika ia dipercaya melatih Timnas Pria Kanada, yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.

Tangani Timnas Senior hingga U-23

Dalam struktur kepelatihan baru, Herdman tidak hanya bertanggung jawab atas Timnas Indonesia senior.

Tetapi juga akan menangani Timnas U-23, guna memastikan kesinambungan pembinaan pemain dari level usia muda ke tim utama.

PSSI menegaskan bahwa, pendekatan Herdman yang berbasis mentalitas, disiplin, dan identitas permainan menjadi nilai tambah penting bagi sepak bola Indonesia.

“Rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Ia memiliki pengalaman nyata membangun tim dari fondasi hingga mampu bersaing di level tertinggi,” lanjut pernyataan PSSI.

Agenda Perdana John Herdman Bersama Timnas Indonesia

Setelah kegagalan melaju ke fase lanjutan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani sejumlah agenda internasional sepanjang tahun ini.

Tugas pertama Herdman adalah memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026.

Setelah itu, ia akan memimpin skuad Garuda pada kalender FIFA bulan Juni, September, Oktober, dan November, serta menghadapi Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.

PSSI berharap kehadiran John Herdman mampu membawa stabilitas, identitas permainan yang jelas, serta konsistensi prestasi Timnas Indonesia di level Asia dan dunia.(*)




Al-Nassr Tumbang untuk Pertama Kali, Malam Buruk Cristiano Ronaldo

SEPUCUKJAMBI.ID – Cristiano Ronaldo menjalani malam yang sulit di Saudi Pro League setelah Al-Nassr tumbang 2-3 dari Al-Ahli dalam laga panas yang penuh drama.

Sorotan utama justru tertuju pada Ivan Toney, yang tampil gemilang dengan dua gol dan satu kontribusi krusial untuk kemenangan tim tuan rumah.

Mantan striker Brentford itu membuka keunggulan Al-Ahli hanya tujuh menit setelah kick-off.

Memanfaatkan celah di lini belakang Al-Nassr, Toney menyelesaikan peluang dengan dingin untuk membawa timnya unggul cepat.

Kepercayaan diri Al-Ahli semakin meningkat ketika Toney kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Menerima umpan panjang dari lini belakang, striker asal Inggris itu menuntaskannya dengan tembakan keras, membuat Al-Ahli memimpin 2-0 dan mengejutkan tim tamu.

Al-Nassr Bangkit, Tapi Gagal Menyelamatkan Diri

Al-Nassr sempat bangkit berkat kesalahan fatal kiper Al-Ahli, Abdulrahman Al-Sanbi, yang gagal mengantisipasi tembakan jarak jauh Abdulelah Al-Amri.

Bola yang terlihat mudah justru lolos dari sela kakinya dan mengubah skor menjadi 2-1.

Tak lama berselang, Al-Nassr berhasil menyamakan kedudukan.

Sepak pojok Marcelo Brozovic disambut sundulan keras Abdulelah Al-Amri, yang kembali mencetak gol dan membuat skor imbang 2-2 menjelang turun minum.

Namun, kebangkitan Al-Nassr tak bertahan lama.

Menjelang satu jam pertandingan, Toney kembali berperan penting lewat sentuhan cerdas yang menjaga bola tetap hidup, sebelum Merih Demiral menanduk bola ke gawang dan membawa Al-Ahli unggul 3-2.

Di tengah hujan gol yang justru datang dari para bek, Cristiano Ronaldo tampil di bawah performa terbaiknya.

Kapten Al-Nassr itu nyaris tak memberi ancaman berarti di babak pertama dan gagal memanfaatkan peluang emas untuk menyamakan skor menjadi 3-3.

Salah satu momen krusial terjadi ketika Ronaldo kehilangan kontrol saat bola mengarah ke gawang, sebelum akhirnya melepaskan tembakan jarak jauh yang melambung tinggi.

Ekspresi frustrasi terlihat jelas saat ia menunjuk ke langit, menyadari malam itu bukan miliknya.

Upaya Al-Nassr semakin terhambat karena Joao Felix juga gagal tampil efektif di lini serang. Hingga peluit akhir, skor tidak berubah.

Drama Kartu Merah dan Dampak Klasemen

Laga semakin panas di waktu tambahan setelah Ali Majrashi dan Nawaf Al-Boushail diusir keluar lapangan akibat pelanggaran keras.

Meski demikian, dua kartu merah tersebut tidak memengaruhi hasil akhir.

Kekalahan ini menjadi kekalahan liga pertama Al-Nassr musim ini, sekaligus membuka peluang bagi Al-Hilal untuk merebut puncak klasemen Saudi Pro League.

Bagi Al-Ahli, kemenangan ini memang belum memangkas jarak enam poin dari Al-Nassr, namun performa Ivan Toney memberi suntikan kepercayaan diri besar dalam perburuan gelar.(*)




Update Bursa Transfer Premier League Januari 2026: Arsenal hingga West Ham Mulai Bergerak

SEPUCUKJAMBI.ID – Bursa transfer musim dingin Premier League 2026 resmi dimulai sejak 1 Januari 2026 dan langsung memantik aktivitas sejumlah klub papan atas Inggris.

Jendela transfer ini menjadi kesempatan krusial bagi tim-tim Premier League untuk membenahi komposisi skuad demi menghadapi paruh kedua musim 2025/2026.

Tidak hanya klub penantang gelar, tim papan tengah hingga zona bawah juga aktif memanfaatkan momen ini untuk menambah kedalaman tim, menutup kelemahan di sektor tertentu, atau melepas pemain yang minim menit bermain.

Jendela transfer Januari akan berlangsung hingga 2 Februari 2026 pukul 02.00 WIB.

Seluruh kepindahan pemain yang tercantum di bawah merupakan transfer resmi yang telah diumumkan langsung oleh klub terkait.

Sejumlah nama pemain muda potensial hingga pemain berpengalaman mulai berpindah klub.

Pergerakan ini diyakini akan memberi dampak signifikan terhadap persaingan klasemen Premier League musim ini.

Berikut rangkuman daftar transfer pemain Premier League Januari 2026 terbaru per klub:

Daftar Transfer Premier League Januari 2026

Arsenal

Pemain Keluar:
Harrison Dudziak ke Braintree – pinjaman

Aston Villa

Pemain Masuk:
Alysson dari Gremio – transfer permanen

Bournemouth

Pemain Masuk:
Fraser Forster – transfer permanen

Pemain Keluar:
Julian Araujo ke Celtic – pinjaman

Brentford

Pemain Keluar:
Iwan Morgan ke Shrewsbury – pinjaman
Michael Olakigbe ke Swindon – pinjaman

Burnley

Pemain Keluar:
Lewis Forshaw ke Worksop – pinjaman

Crystal Palace

Pemain Masuk:
Brennan Johnson dari Tottenham – permanen
Hindolo Mustapha dari Nurnberg – kembali dari masa pinjaman

Everton

Pemain Masuk:
Harrison Armstrong dari Preston – kembali dari pinjaman

Liverpool

Pemain Keluar:
James Norris ke Shelbourne – transfer permanen

Newcastle United

Pemain Keluar:
Antonio Cordero ke Cadiz – pinjaman

Tottenham Hotspur

Pemain Keluar:
Brennan Johnson ke Crystal Palace – permanen
Manor Solomon dari Villarreal – kembali dari pinjaman
Manor Solomon ke Fiorentina – pinjaman
Kota Takai ke Borussia Monchengladbach – pinjaman
Jamie Donley dari Stoke – kembali dari pinjaman
Jamie Donley ke Oxford – pinjaman

West Ham United

Pemain Masuk:
Pablo Felipe dari Gil Vicente – transfer permanen

Pemain Keluar:
Niclas Fullkrug ke AC Milan – pinjaman.(*)