Ketua Baru IBCA MMA Jambi Terpilih, KONI Fokus Persiapan PON Beladiri 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Provinsi Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Jambi diminta bergerak cepat setelah terbentuknya kepengurusan baru.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menargetkan cabang olahraga tersebut mampu bersaing pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 hingga kualifikasi PON 2027.

Pesan itu disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, usai Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) IBCA MMA Provinsi Jambi yang digelar di Kota Jambi, Minggu 5 Juli 2026.

Dalam forum tersebut, Reval Kurniawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Provinsi IBCA MMA Jambi periode 2026-2030 setelah mendapat dukungan dari 11 pengurus cabang (Pengcab) kabupaten dan kota.

Mat Sanusi mengatakan kepengurusan baru tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi karena agenda nasional sudah menanti.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menyusun kepengurusan sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi PON Beladiri yang dijadwalkan berlangsung di Manado pada Oktober 2026.

“Kami berharap pengurus baru segera bekerja dan menyiapkan atlet untuk PON Beladiri serta babak prakualifikasi PON 2027,” ujarnya.

Selain pembinaan atlet, KONI Jambi juga mendorong IBCA MMA membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, sebagai langkah memperkuat pembinaan olahraga melalui dukungan sponsor atau bapak angkat.

Menurut Mat Sanusi, kolaborasi tersebut penting agar atlet memperoleh dukungan pembinaan yang berkelanjutan sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.

Ia berharap dengan kepengurusan baru dan program pembinaan yang terarah, IBCA MMA dapat berkembang menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali bagi Provinsi Jambi pada ajang nasional.

Sementara itu, Ketua Karateker IBCA MMA Jambi yang juga pengurus PP IBCA MMA, Delfi Rahman, mengatakan Musprovlub bukan hanya bertujuan memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum mengevaluasi organisasi dan menyusun arah pembinaan atlet ke depan.

Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci untuk melahirkan atlet MMA asal Jambi yang mampu berprestasi di level nasional.

Ketua terpilih IBCA MMA Jambi, Reval Kurniawan, menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan memprioritaskan penguatan tata kelola organisasi yang profesional dan transparan.

Selain itu, pihaknya akan memperluas pembinaan atlet usia dini, memperbanyak klub dan komunitas MMA di seluruh kabupaten dan kota, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta membangun kemitraan dengan pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.

Reval juga menargetkan penyelenggaraan kompetisi secara berjenjang sebagai bagian dari proses regenerasi atlet menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional.(*)




Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe Samai Messi, Sepatu Emas Makin Sengit

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan memperebutkan gelar top skor atau Golden Boot Piala Dunia 2026 semakin memanas.

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, kini berhasil menyamai koleksi gol Lionel Messi setelah membawa Les Bleus lolos ke babak perempat final.

Gol penalti yang dicetak Mbappe saat Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar membuat bintang Real Madrid itu kini mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen.

Jumlah tersebut sama dengan torehan Lionel Messi yang sebelumnya sendirian memimpin daftar pencetak gol terbanyak.

Persaingan menuju Sepatu Emas pun dipastikan semakin sengit.

Terlebih Argentina masih memiliki satu pertandingan babak 16 besar sehingga Messi berpeluang kembali menjauh apabila mampu menambah koleksi golnya.

Sejak fase grup, Piala Dunia 2026 memang menghadirkan produktivitas gol yang tinggi.

Banyaknya gol yang tercipta membuat perebutan gelar pencetak gol terbanyak menjadi salah satu sorotan utama turnamen.

Mbappe menjadi pemain yang paling konsisten di lini depan Prancis.

Ketajamannya kembali terlihat saat dipercaya menjadi eksekutor penalti menghadapi Paraguay.

Ia menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus memastikan Prancis melangkah ke babak delapan besar.

Tak hanya bersaing dengan Messi pada daftar top skor edisi 2026, Mbappe juga terus mencatatkan sejarah dalam kariernya di ajang Piala Dunia.

Dengan tambahan satu gol tersebut, penyerang berusia 27 tahun itu kini telah mengoleksi 19 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia sejak debut pada edisi 2018.

Catatan tersebut membuat Mbappe melampaui torehan legenda Jerman Miroslav Klose yang selama kariernya mencetak 16 gol di putaran final Piala Dunia.

Kini Mbappe hanya terpaut satu gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang untuk sementara masih dipegang Lionel Messi dengan koleksi 20 gol.

Rekor tersebut masih berpeluang bertambah mengingat kapten Argentina itu masih berpeluang tampil pada babak berikutnya.

Dengan kedua pemain sama-sama masih bertahan di Piala Dunia 2026, persaingan antara Messi dan Mbappe diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menarik hingga akhir turnamen.

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026

  1. Lionel Messi (Argentina) – 7 gol
  2. Kylian Mbappe (Prancis) – 7 gol
  3. Jamal Musiala (Jerman) – 6 gol
  4. Harry Kane (Inggris) – 5 gol
  5. Lautaro Martinez (Argentina) – 5 gol.(*)



Prancis Susul Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Penalti Mbappe Jadi Penentu

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Prancis mengamankan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 dalam laga 16 besar yang berlangsung di Philadelphia Stadium, Minggu 5 Juli 2026.

Gol semata wayang Kylian Mbappe melalui titik penalti menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Kemenangan tersebut memastikan Les Bleus mengikuti jejak Maroko ke babak delapan besar.

Kedua tim dijadwalkan saling berhadapan untuk memperebutkan tiket menuju semifinal.

Sejak awal pertandingan, Prancis langsung menguasai jalannya laga melalui dominasi penguasaan bola.

Namun, strategi bertahan total yang diterapkan Paraguay membuat tim asuhan Didier Deschamps kesulitan menciptakan peluang bersih di area berbahaya.

Paraguay memang lebih banyak menunggu di wilayah pertahanannya sendiri.

Meski demikian, skuad besutan Gustavo Alfaro tetap mampu melancarkan beberapa serangan balik cepat.

Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal mengancam gawang Mike Maignan.

Di sisi lain, lini serang Prancis juga tampil kurang efektif sepanjang babak pertama.

Kylian Mbappe dan rekan-rekannya kesulitan menemukan celah di antara rapatnya barisan lima bek Paraguay.

Sejumlah percobaan dari luar kotak penalti pun belum mampu mengubah kedudukan.

Hingga turun minum, kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.

Memasuki paruh kedua, pola pertandingan nyaris tidak berubah. Prancis tetap mendominasi penguasaan bola, sedangkan Paraguay bertahan disiplin sambil menunggu kesempatan menyerang balik.

Peluang terbaik Prancis akhirnya datang pada menit ke-54 ketika Manu Kone melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Namun, kiper Paraguay, Orlando Gill, melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan VAR yang menunjukkan Desire Doue dijatuhkan Diego Gomez di dalam kotak penalti.

Kylian Mbappe yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Kapten Prancis itu mengirim bola ke gawang Orlando Gill dan membawa Les Bleus unggul 1-0.

Gol tersebut memaksa Paraguay mengubah pendekatan permainan. Tim asal Amerika Selatan itu mulai bermain lebih terbuka dan beberapa kali mengancam melalui serangan cepat.

Mike Maignan dipaksa bekerja keras untuk menggagalkan peluang yang diciptakan Paraguay pada menit-menit akhir pertandingan.

Jual beli serangan sempat terjadi hingga masa injury time. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memastikan Prancis melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Les Bleus kini bersiap menghadapi Maroko dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak delapan besar.

Susunan Pemain

Paraguay (5-4-1): Orlando Gill; Junior Alonso, Omar Alderete, Diego Gomez, Gustavo Velazquez, Santiago Caceres; Mathias Galarza, Andres Cubas, Miguel Gomez, Miguel Almiron; Julio Enciso.

Pelatih: Gustavo Alfaro.

Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Lucas Digne, William Saliba, Dayot Upamecano, Jules Kounde; Adrien Rabiot, Manu Kone; Bradley Barcola, Michael Olise, Ousmane Dembele; Kylian Mbappe.

Pelatih: Didier Deschamps.(*)




Maroko Hancurkan Kanada 3-0, Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Maroko memastikan diri menjadi salah satu tim yang melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah tampil meyakinkan dengan menundukkan Kanada 3-0 pada laga 16 besar di Houston Stadium, Minggu 5 Juli 2026 dini hari WIB.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkah Kanada yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah turnamen.

Sejak peluit awal dibunyikan, Maroko tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.

Namun, rapatnya lini belakang Kanada membuat Singa Atlas kesulitan menciptakan peluang berbahaya pada babak pertama.

Bahkan, catatan expected goals (xG) mereka nyaris tak bergerak dengan angka hanya 0,02.

Situasi semakin menantang bagi Maroko ketika penyerang Ismael Saibari harus meninggalkan lapangan akibat cedera pada menit ke-22.

Pelatih Mohamed Ouhabi kemudian memasukkan Soufiane Rahimi sebagai pengganti demi menjaga ketajaman lini depan.

Di tengah dominasi penguasaan bola Maroko, Kanada justru beberapa kali menciptakan ancaman yang lebih nyata.

Jonathan David hampir membawa timnya unggul, tetapi penyelesaiannya berhasil dimentahkan Yassine Bounou.

Tak lama berselang, Tani Oluwaseyi juga memperoleh peluang emas, namun kembali gagal menaklukkan kiper Maroko yang tampil gemilang.

Laga berlangsung keras sepanjang babak pertama. Wasit harus mengeluarkan enam kartu kuning dalam 45 menit pertama.

Sementara kedua tim hanya mampu melepaskan total lima tembakan sehingga pertandingan berjalan minim peluang bersih.

Selepas jeda, wajah permainan Maroko berubah drastis. Intensitas serangan meningkat dan hasilnya langsung terlihat pada menit ke-50.

Memanfaatkan umpan Achraf Hakimi, Azzedine Ounahi melepaskan penyelesaian akurat yang mengubah skor menjadi 1-0.

Gol tersebut memaksa Kanada bermain lebih terbuka. Jesse Marsch merespons dengan memasukkan Cyle Larin pada menit ke-63 sebelum menambah tenaga baru lewat Promise David dan Jacob Shaffelburg pada menit ke-79.

Namun, perubahan itu justru membuka lebih banyak ruang bagi Maroko. Delapan menit menjelang waktu normal berakhir, Ounahi kembali menjadi pembeda.

Gelandang kreatif itu sukses menuntaskan assist Brahim Diaz untuk mencetak gol keduanya sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Kanada berupaya mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir. Akan tetapi, keberanian mereka menyerang dimanfaatkan Maroko melalui skema serangan balik cepat.

Pada masa injury time, Brahim Diaz kembali berperan penting setelah mengirim umpan matang kepada Soufiane Rahimi.

Penyerang yang masuk dari bangku cadangan itu tanpa kesulitan menaklukkan Maxime Crepeau dan mengunci kemenangan Maroko dengan skor telak 3-0.

Kemenangan ini mengantarkan Singa Atlas ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Maroko kini tinggal menunggu lawan berikutnya, yakni pemenang pertandingan antara Paraguay dan Prancis.

Susunan Pemain

Kanada (4-4-2): Maxime Crepeau; Alistair Johnston, Luc De Fougerolles, Moise Bombito, Richie Laryea; Tajon Buchanan, Niko Sigur, Stephen Eustaquio, Ali Ahmed; Jonathan David, Tani Oluwaseyi.

Pelatih: Jesse Marsch.

Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Redouane Halhal, Noussair Mazraoui; Ayyoub Bouaddi, Neil El Aynaoui; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Ismael Saibari.

Pelatih: Mohamed Ouhabi.(*)




Argentina Selamat! Messi Bawa Albiceleste Singkirkan Cape Verde Lewat Drama Extra Time

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Juara bertahan itu menaklukkan Cape Verde dengan skor 3-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu pada laga 32 besar yang berlangsung di Miami Stadium, Sabtu 4 Juli 2026 pagi WIB.

Lionel Messi kembali menjadi sosok sentral dalam kemenangan Albiceleste.

Sang kapten mencetak satu gol dan berperan dalam terciptanya gol penentu yang membawa Argentina bertahan di jalur perebutan gelar juara dunia.

Kemenangan ini membuat Argentina melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Mesir yang sebelumnya menyingkirkan Australia lewat drama adu penalti.

Messi Pecah Kebuntuan

Cape Verde sempat mengejutkan Argentina pada awal pertandingan melalui percobaan Ryan Mendes.

Namun setelah ancaman tersebut, Argentina mulai menguasai permainan dan mendominasi penguasaan bola.

Lionel Messi beberapa kali mengancam gawang lawan, baik melalui tembakan terbuka maupun tendangan bebas.

Kiper Vozinha tampil impresif dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya.

Kebuntuan akhirnya pecah setelah Lisandro Martinez mengirim umpan panjang akurat ke kotak penalti.

Messi mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Argentina unggul 1-0.

Argentina terus menekan hingga akhir babak pertama, tetapi gagal menambah keunggulan.

Cape Verde Bangkit

Dominasi Argentina masih berlanjut selepas jeda. Namun justru Cape Verde yang mampu mencuri gol penyama kedudukan pada menit ke-59.

Ryan Mendes menusuk dari sisi lapangan sebelum mengirim umpan kepada Deroy Duarte.

Gelandang tersebut kemudian melepaskan tendangan mendatar yang gagal dihentikan Emiliano Martinez.

Gol itu membuat pertandingan berubah semakin terbuka.

Pelatih Lionel Scaloni merespons dengan memasukkan Julian Alvarez dan Nicolas Gonzalez demi menambah daya gedor.

Argentina menciptakan banyak peluang, termasuk dua tendangan bebas Messi yang kembali dimentahkan Vozinha.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Drama Extra Time

Argentina langsung tancap gas di awal extra time.

Pada menit ke-93, sepak pojok Alexis Mac Allister disambut Lisandro Martinez yang melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti untuk membawa Albiceleste kembali unggul 2-1.

Namun Cape Verde belum menyerah.

Tim asuhan Bubista kembali menyamakan kedudukan melalui gol indah Sidny Lopes Cabral yang melepaskan tendangan melengkung dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Saat pertandingan tampak mengarah ke adu penalti, Argentina kembali mendapatkan sepak pojok.

Pada menit ke-112, tendangan sudut Lionel Messi menciptakan kemelut di depan gawang.

Bola kemudian mengenai bek Cape Verde, Diney Borges, sebelum masuk ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri tersebut menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan Argentina 3-2.

Cape Verde sempat memberikan tekanan pada sisa pertandingan, tetapi lini belakang Argentina mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil ini membawa Lionel Messi dan kolega melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Mesir dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Thiago Almada; Lionel Messi, Lautaro Martinez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Cape Verde (4-1-4-1): Vozinha; Steven Moreira, Pico Lopes, Diney Borges, Sidny Cabral; Kevin Pina; Ryan Mendes, Laros Duarte, Deroy Duarte, Jovane Cabral; Nuno da Costa.

Pelatih: Bubista.(*)




Mesir Lolos ke 16 Besar Usai Menang Adu Penalti atas Australia

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Mesir memastikan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Australia melalui drama adu penalti pada pertandingan babak 32 besar, Jumat 3 Juli 2026.

Laga yang berlangsung di Dallas Stadium itu berakhir imbang 1-1 selama 120 menit.

Mesir kemudian tampil lebih tenang dalam adu penalti dan menang dengan skor 4-2, memastikan langkah mereka ke fase berikutnya.

Pada babak 16 besar, Mesir akan menghadapi pemenang pertandingan melawan Argentina.

Mesir Unggul Lebih Dulu

Australia membuka pertandingan dengan penguasaan bola yang lebih dominan.

Bahkan pada menit kelima, Volpato hampir membawa Socceroos unggul, tetapi tendangan jarak jauhnya hanya membentur mistar gawang.

Meski terus ditekan, Mesir justru mampu mencuri gol lebih dahulu pada menit ke-11.

Berawal dari umpan lambung Ahmed Hafez dari sisi kiri, Emam Ashour berhasil menyambut bola dengan sundulan akurat yang gagal dijangkau kiper Patrick Beach. Mesir memimpin 1-0.

Australia berusaha membalas melalui sejumlah peluang, termasuk tendangan Aziz Behich pada menit ke-35.

Namun kiper Mesir, Mostafa Shobeir, tampil sigap menjaga keunggulan timnya hingga turun minum.

Gol Bunuh Diri Ubah Jalannya Laga

Memasuki babak kedua, Australia meningkatkan intensitas serangan.

Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55.

Tendangan bebas O’Neill ke depan gawang justru berujung gol bunuh diri Mohamed Hany yang salah mengantisipasi arah bola. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin terbuka.

Kedua tim saling bergantian menyerang, tetapi minim peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang lawan.

Di masa injury time babak kedua, Mesir nyaris mengunci kemenangan melalui Ramy Rabia dan Mohamed Salah.

Namun dua peluang emas tersebut berhasil digagalkan penyelamatan gemilang Patrick Beach.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Adu Penalti Jadi Penentu

Selama 30 menit extra time, Mesir tampil lebih agresif dalam membangun serangan.

Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir membuat skor tetap tidak berubah.

Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Australia langsung berada dalam posisi sulit setelah eksekusi pertama Harry Souttar melambung di atas mistar.

Situasi semakin berat ketika penendang keempat, Lucas Herrington, juga gagal menjalankan tugasnya.

Sebaliknya, seluruh algojo Mesir sukses menuntaskan tugas mereka dengan sempurna sehingga menang 4-2 dalam adu penalti.

Hasil tersebut memastikan Mesir melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan menjaga asa melangkah lebih jauh di turnamen.

Susunan Pemain

Australia (3-4-3): Patrick Beach; Harry Souttar, Alessandro Circati, Lucas Herrington; Aziz Behich, Aiden O’Neill, Jackson Irvine, Jordan Bos (Kai Trewin); Connor Metcalfe, Nestory Irankunda, Cristian Volpato.

Pelatih: Tony Popovic.

Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shobeir; Ahmed Hafez, Ibrahim, Ramy Rabia, Mohamed Hany; Hamdy Fathy, Attia; Ziko, Emam Ashour, Mohamed Salah, Omar Marmoush.

Pelatih: Hossam Hassan.(*)




Ramadhipa Pede Hadapi Jerez, Incar Tambahan Poin Penting di Moto3 Junior 2026

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, menyatakan optimisme tinggi jelang putaran Moto3 Junior World Championship 2026 yang akan digelar di Sirkuit Jerez – Ángel Nieto, Spanyol, pada 4–5 Juli 2026.

Bergabung bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team, Ramadhipa datang ke Jerez dengan modal kepercayaan diri setelah tampil konsisten sepanjang musim.

Mengendarai motor NSF250RW, ia berhasil mencatatkan sejumlah hasil positif di seri sebelumnya, termasuk podium di Barcelona, finis kuat di berbagai race, hingga kemenangan penting di Estoril.

Saat ini, pebalap asal Sleman, Yogyakarta itu menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 51 poin, hanya terpaut tujuh angka dari pemuncak klasemen.

Situasi ini membuat peluangnya untuk bersaing di jalur juara masih terbuka lebar.

“Saya siap menghadapi balapan di Jerez. Dalam beberapa pekan terakhir saya sudah mempersiapkan fisik dan mental. Saya optimis bisa menunjukkan performa terbaik akhir pekan ini,” ujar Ramadhipa.

Ia juga menilai Sirkuit Jerez memiliki arti penting dalam kariernya, karena pernah menjadi lintasan yang memberikan pengalaman dan hasil positif pada ajang sebelumnya.

“Saya punya kenangan yang bagus di Jerez. Saya berharap bisa memanfaatkan pengalaman itu untuk tampil lebih maksimal,” tambahnya.

Performa Ramadhipa sepanjang musim 2026 juga mencatatkan sejumlah pencapaian menarik.

Pada seri Estoril, ia mencatat sejarah sebagai pebalap dengan jeda waktu tercepat menuju kemenangan di dua ajang berbeda, yakni European Talent Cup dan Moto3 Junior World Championship, dalam rentang kurang dari 12 bulan.

Catatan tersebut menempatkannya dalam daftar elite pebalap muda yang pernah menorehkan kemenangan di berbagai level kompetisi junior dunia, termasuk European Talent Cup, Red Bull Rookies Cup, dan Moto3 Junior World Championship.

Dalam kalender balap akhir pekan ini, rangkaian Moto3 Junior World Championship di Jerez dimulai pada Jumat 3 Juli 2026 dengan dua sesi free practice.

Dilanjutkan sesi kualifikasi pada Sabtu 4 Juli 2026, serta dua balapan utama masing-masing 15 lap pada Minggu 5 Juli 2026 yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi FIM MotoJunior.

Dengan posisi klasemen yang ketat dan performa yang terus meningkat, Ramadhipa menjadi salah satu sorotan utama dalam perebutan poin di seri Jerez kali ini.(*)




Menuju PON 2028, KONI Jambi Minta Muaythai dan PBFI Perkuat Pembinaan Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi mulai mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong penguatan pembinaan atlet pada cabang olahraga (cabor) Muaythai Indonesia (MI) dan Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI).

Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, meminta kedua pengurus provinsi (Pengprov) yang baru terbentuk agar segera bekerja menyusun program pembinaan yang terarah, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi.

Arahan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Pengprov MI Jambi dan Pengprov PBFI Jambi di Kota Jambi, Kamis.

“Kedua pengprov harus segera bekerja dan fokus pada program pembinaan. Target kita jelas, menyiapkan atlet agar mampu bersaing dan meloloskan sebanyak mungkin wakil Jambi ke PON 2028,” ujar Mat Sanusi.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, setiap cabang olahraga diminta menyusun program yang mencakup pencarian bibit atlet sejak usia dini, pemusatan latihan, hingga keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan sebagai ajang evaluasi kemampuan.

Ia menegaskan, tanpa perencanaan yang jelas dan berkesinambungan, peluang atlet Jambi untuk bersaing di level nasional akan semakin berat.

“Program pembinaan adalah fondasi utama untuk melahirkan prestasi, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, Pengprov Muaythai Indonesia Jambi dipimpin langsung Ketua Ronald bersama jajaran pengurus.

Ronald menyatakan pihaknya siap menjalankan arahan KONI dengan memperkuat sistem pembinaan atlet di seluruh daerah.

KONI menilai Muaythai memiliki peluang besar berkembang di Jambi seiring meningkatnya minat masyarakat dan atlet muda terhadap olahraga bela diri tersebut.

Sementara itu, Pengprov Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Jambi yang dipimpin Vuzio Fernanda juga memaparkan rencana kerja organisasi.

Khusus kepada PBFI, KONI memberikan perhatian terhadap penguatan organisasi di daerah.

Mat Sanusi meminta PBFI segera membentuk kepengurusan cabang di sedikitnya enam kabupaten dan kota agar pembinaan atlet tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi.

“Saya meminta PBFI segera membentuk minimal enam pengurus cabang. Dengan begitu, proses pembinaan dapat menjangkau daerah dan bibit atlet potensial bisa ditemukan lebih banyak,” katanya.

Menurut Mat Sanusi, keberadaan pengurus cabang akan mempermudah pelaksanaan seleksi atlet, pembinaan berjenjang, hingga penyelenggaraan kejuaraan daerah sebagai bagian dari proses peningkatan prestasi.

Ia menambahkan, KONI Jambi siap memberikan dukungan kepada setiap cabang olahraga, baik melalui pendampingan administrasi, pembinaan organisasi, maupun fasilitasi keikutsertaan atlet dalam kompetisi resmi.

Namun, dukungan tersebut akan disesuaikan dengan keseriusan masing-masing pengurus dalam menjalankan program kerja dan membangun tata kelola organisasi yang profesional.

“KONI terbuka untuk seluruh cabang olahraga. Yang kami harapkan adalah kerja nyata, program yang terukur, dan target prestasi yang jelas. Itu yang akan kami kawal bersama menuju PON 2028,” tutup Mat Sanusi.(*)




Meski Cuma Cetak Penalti, Ronaldo Raih Man of the Match Lawan Kroasia

SEPUCUKJAMBI.ID – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan pengaruh besarnya bagi Timnas Portugal.

Kapten Selecao itu dinobatkan sebagai Man of the Match versi FIFA setelah membawa Portugal menang dramatis 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat 3 Juli 2026.

Penghargaan tersebut diberikan setelah Ronaldo tampil sebagai sosok yang mengubah arah pertandingan ketika Portugal berada dalam situasi sulit.

Portugal sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Ivan Perisic di awal babak kedua.

Dalam kondisi terus ditekan Kroasia, Selecao akhirnya mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga memastikan tiket ke babak 16 besar.

Peran Ronaldo menjadi salah satu faktor utama di balik kebangkitan tersebut.

Saat Portugal berusaha mengejar ketertinggalan, Renato Veiga dijatuhkan di dalam kotak penalti. Setelah wasit meninjau tayangan VAR, Portugal mendapat hadiah penalti.

Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor tampil tenang.

Sepakannya sukses mengecoh Dominik Livakovic dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol itu menjadi momentum penting bagi Portugal.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, kepercayaan diri Selecao meningkat hingga akhirnya Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Sebenarnya, Ronaldo sempat lebih dahulu menggetarkan gawang Kroasia pada pertandingan tersebut.

Namun gol itu dianulir karena VAR memastikan penyerang berusia 41 tahun itu sudah berada dalam posisi offside sebelum menerima umpan.

Meski hanya mencetak satu gol dari titik penalti, kontribusi Ronaldo dinilai jauh lebih besar dari sekadar torehan angka di papan skor.

Pengalaman, kepemimpinan, dan ketenangannya saat mengeksekusi penalti membuat Portugal mampu keluar dari tekanan dan membalikkan jalannya pertandingan.

Atas performa tersebut, FIFA menetapkan Cristiano Ronaldo sebagai Man of the Match.

Penghargaan itu sekaligus menegaskan bahwa sang kapten masih menjadi figur sentral dalam perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026.

Berkat kemenangan atas Kroasia, Portugal melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol dalam duel sesama raksasa Eropa yang diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.(*)




Statistik Lamine Yamal Bikin Takjub, Jadi Man of the Match Saat Spanyol Hajar Austria

SEPUCUKJAMBI.ID – Lamine Yamal kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain muda paling berbahaya di dunia.

Meski tidak mencetak gol maupun assist, winger Spanyol itu tetap dinobatkan sebagai Man of the Match saat La Furia Roja menaklukkan Austria 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Penghargaan tersebut diberikan setelah Yamal tampil impresif sepanjang pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat 3 Juli 2026 dini hari WIB.

Spanyol memang memastikan tiket ke babak 16 besar berkat dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro.

Namun, di balik kemenangan meyakinkan itu, pergerakan Lamine Yamal menjadi salah satu faktor yang paling merepotkan pertahanan Austria.

Sejak menit awal, pemain berusia muda itu terus mengancam dari sektor sayap.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta kreativitasnya membuat lini belakang Austria kesulitan mengantisipasi serangan Spanyol.

Meski namanya tidak masuk daftar pencetak gol, kontribusi Yamal terlihat jelas sepanjang pertandingan.

Hampir setiap peluang berbahaya yang dibangun Spanyol lahir dari aksinya di sisi kanan lapangan.

Berdasarkan data FotMob, Yamal mencatatkan 14 sentuhan di dalam kotak penalti lawan, menjadi yang terbanyak dibanding seluruh pemain di pertandingan tersebut.

Ia juga melepaskan enam tembakan, jumlah terbanyak bersama rekan setimnya, sekaligus menunjukkan perannya sebagai salah satu sumber ancaman utama bagi Austria.

Kemampuan duel satu lawan satu kembali menjadi senjata utama Yamal. Ia sukses membukukan lima dribel berhasil, tertinggi di antara seluruh pemain yang tampil pada laga tersebut.

Penampilan konsisten itu berakhir pada menit ke-85 ketika pelatih Luis de la Fuente menariknya keluar dan memasukkan Gavi untuk menjaga keseimbangan permainan hingga peluit akhir.

Atas performa tersebut, FIFA menetapkan Lamine Yamal sebagai Man of the Match.

Penghargaan itu menjadi bukti bahwa kontribusi seorang pemain tidak selalu diukur dari jumlah gol atau assist, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap jalannya pertandingan.

Dengan performa meyakinkan melawan Austria, Yamal diperkirakan kembali menjadi salah satu andalan Spanyol ketika menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente.

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Konrad Laimer; Xaver Schlager, Nicolas Seiwald; Romano Schmid, Paul Wanner, Marcel Sabitzer; Michael Gregoritsch.

Pelatih: Ralf Rangnick.(*)