KONI Jambi Beri Pesan Tegas di Musprovlub Taekwondo, Pembinaan Atlet Jangan Terabaikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi meminta Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Taekwondo Indonesia Provinsi Jambi menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet.

KONI menilai soliditas kepengurusan perlu berjalan seiring dengan upaya mengejar prestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Taekwondo Indonesia Provinsi Jambi atas terselenggaranya forum musyawarah tersebut, Sabtu.

Menurut Mat Sanusi, Musprovlub memiliki peran strategis dalam menentukan arah organisasi.

Karena itu, seluruh peserta perlu menjaga ketertiban, mengedepankan musyawarah, dan mengambil keputusan berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi.

“Forum ini hendaknya jadi momentum memperkuat konsolidasi, menjaga kesinambungan organisasi, serta menyatukan langkah dan komitmen seluruh pemangku kepentingan taekwondo di Provinsi Jambi,” kata Mat Sanusi.

Ia menilai perbedaan pandangan dalam organisasi olahraga merupakan hal yang wajar.

Namun, setiap pihak perlu menyikapinya secara dewasa agar dinamika organisasi tidak mengganggu keberlangsungan program pembinaan.

KONI Jambi berharap peserta Musprovlub mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Forum tersebut juga perlu membuka ruang dialog sehingga keputusan yang lahir dapat diterima dan dijalankan secara bertanggung jawab.

KONI Ingatkan Kepentingan Atlet Harus Tetap Utama

Di tengah dinamika organisasi, Mat Sanusi mengingatkan seluruh pihak agar tidak melupakan tujuan utama pembentukan organisasi olahraga, yakni mendukung pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet.

Menurutnya, atlet membutuhkan organisasi yang solid, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta program latihan dan kompetisi yang terarah.

Pelatih dan orang tua atlet juga memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan prestasi.

“Kita tidak boleh melupakan bahwa di balik setiap dinamika organisasi, terdapat atlet-atlet yang terus berlatih, pelatih yang mencurahkan tenaga dan pikiran, serta orang tua yang memberikan dukungan dan pengorbanan. Semua membutuhkan organisasi solid, kepemimpinan yang bertanggung jawab, dan program pembinaan yang terarah,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penting karena konsolidasi organisasi perlu menghasilkan langkah nyata bagi atlet.

Kejelasan kepengurusan, kesinambungan program, dan perencanaan kompetisi menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian agar pembinaan berjalan secara berjenjang.

KONI Jambi juga mendorong Taekwondo Indonesia Provinsi Jambi meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, memperluas kesempatan atlet mengikuti kompetisi, serta mempersiapkan atlet potensial untuk menghadapi kejuaraan daerah dan nasional.

“Kita ingin taekwondo Jambi tidak hanya memiliki organisasi yang tertata dengan baik, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah dan mengharumkan nama Provinsi Jambi,” tegas Mat Sanusi.

Catatan Prestasi Taekwondo Jambi di PON

Capaian taekwondo Jambi dalam beberapa ajang nasional menjadi salah satu konteks penting bagi upaya memperkuat pembinaan.

Berdasarkan data yang disampaikan, taekwondo Jambi meraih satu medali perunggu pada PON 2024.

Pada PON Bela Diri 2025, cabang olahraga ini kembali menyumbangkan satu medali perak dan satu perunggu.

Capaian tersebut menjadi modal untuk mendorong peningkatan prestasi pada kompetisi berikutnya.

Namun, upaya meningkatkan perolehan medali membutuhkan program pembinaan yang konsisten, pemetaan atlet potensial, peningkatan kualitas latihan, serta kesempatan bertanding yang memadai.

Karena itu, Musprovlub diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan untuk keberlangsungan organisasi, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap agenda prestasi.

KONI Jambi mengajak seluruh keluarga besar Taekwondo Indonesia Provinsi Jambi menjaga persaudaraan dan soliditas selama maupun setelah musyawarah.

Hasil forum diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat organisasi sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet yang mampu membawa nama Jambi ke tingkat nasional.

Keberhasilan konsolidasi pada akhirnya perlu terlihat melalui kesinambungan program, pembinaan atlet yang terukur, dan peningkatan prestasi dalam berbagai kejuaraan mendatang.(*)




Arsenal Tekuk Nottingham Forest 1-0, Noni Madueke Jadi Penentu di Menit ke-80

SEPUCUKJAMBI.ID – Arsenal membawa pulang tiga poin dari markas Nottingham Forest setelah menang tipis 1-0 pada pekan ketujuh Premier League 2026/2027 di City Ground, Minggu 18 Oktober 2026 malam WIB.

Noni Madueke memecah kebuntuan pada menit ke-80 dalam pertandingan yang menuntut kesabaran The Gunners menghadapi pertahanan disiplin tuan rumah.

Arsenal mendominasi penguasaan bola, tetapi tidak mudah menemukan celah di lini belakang Forest.

Sejumlah peluang gagal menghasilkan gol, sementara tuan rumah beberapa kali mengancam melalui serangan balik dan situasi bola mati.

Madueke akhirnya menjadi pembeda setelah melewati Daniel Munoz dan melepaskan tembakan ke arah gawang Matz Sels.

Bola berubah arah setelah mengenai Cunha sebelum masuk ke gawang dan memastikan kemenangan bagi tim asuhan Mikel Arteta.

Tambahan tiga poin mengangkat Arsenal ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. The Gunners terpaut tiga angka dari Manchester City yang memimpin persaingan.

Sebaliknya, Forest tertahan di posisi ke-18 dengan lima poin setelah menelan kekalahan ketiga secara beruntun.

Nottingham Forest Bikin Arsenal Kesulitan

Arsenal mencoba mengendalikan permainan sejak menit awal melalui penguasaan bola.

Namun, Nottingham Forest menjaga organisasi pertahanan dengan disiplin dan membatasi ruang gerak pemain tamu.

Forest justru memperoleh peluang berbahaya lebih dahulu. Kesalahan Riccardo Calafiori dalam mengantisipasi bola membuka ruang bagi Daniel Munoz untuk mengirimkan umpan silang.

Bola kemudian mengarah kepada Dan Ndoye, tetapi David Raya berhasil menepis tembakannya.

Arsenal merespons melalui Kai Havertz yang menyambut tendangan bebas Declan Rice dengan sundulan. Upaya tersebut belum mengarah tepat ke gawang.

Peluang lain dari sudut sempit juga gagal membuahkan hasil setelah bola hanya mengenai sisi jaring.

Murillo menjadi bagian penting dari pertahanan Forest. Bek tersebut memblok tembakan Liam Delap dan membantu tuan rumah meredam tekanan Arsenal.

Di sisi lain, Forest tetap mencari kesempatan melalui serangan langsung yang memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan lawan.

Menjelang turun minum, Forest kembali mengancam melalui tendangan bebas Neco Williams. Namun, Bruno Guimaraes memblok tembakan tersebut.

Percobaan salto Murillo juga tidak menyulitkan Raya sehingga kedua tim memasuki jeda dengan skor 0-0.

Pergantian Arteta Berbuah Gol Madueke

Arteta memasukkan Madueke pada awal babak kedua untuk menambah variasi serangan Arsenal.

Meski demikian, Forest masih mampu memberikan perlawanan dan sempat mengancam melalui James McAtee.

Tembakan McAtee mengenai tangan Havertz dan menghasilkan tendangan bebas bagi tuan rumah. Namun, eksekusi Forest melambung di atas mistar.

Tekanan berlanjut melalui Delap dan situasi sepak pojok yang berakhir dengan sundulan Murillo, tetapi Raya kembali mengamankan bola.

Arsenal kemudian meningkatkan intensitas serangan melalui sejumlah pergantian pemain.

Gabriel Magalhaes memperoleh peluang lewat sundulan, sedangkan tembakan Rice setelah menerima umpan Jurrien Timber belum menemui sasaran.

Kebuntuan baru pecah pada menit ke-80. Madueke melewati Munoz sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang Sels.

Bola berubah arah setelah mengenai Cunha dan mengecoh kiper Forest.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan sekaligus memberi Arsenal keunggulan yang mereka cari sejak babak pertama.

Forest kini harus meninggalkan pendekatan bertahan dan meningkatkan upaya untuk menyamakan kedudukan.

Arsenal Bertahan hingga Peluit Akhir

Nottingham Forest berusaha memanfaatkan sisa waktu untuk mengejar gol penyeimbang. Namun, Arsenal mampu menjaga keunggulan meski tuan rumah terus mencari celah.

Declan Rice ikut berperan dalam upaya mempertahankan hasil setelah menghalangi tembakan Chris Wood.

Arsenal akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Hasil ini memperpanjang tren kemenangan Arsenal menjadi tiga pertandingan beruntun di semua kompetisi.

Posisi kedua klasemen juga menjaga peluang mereka untuk terus menekan Manchester City dalam persaingan papan atas.

Bagi Forest, kekalahan di kandang sendiri menambah tekanan setelah tiga hasil negatif secara beruntun.

Mereka perlu memperbaiki efektivitas serangan sekaligus menjaga konsentrasi pertahanan jika ingin segera keluar dari zona degradasi.

Susunan Pemain Nottingham Forest vs Arsenal

Nottingham Forest (3-4-2-1): Matz Sels; Jair Cunha, Ousmane Diomande, Murillo; Daniel Munoz, Xaver Schlager, Nicolas Dominguez, Neco Williams; James McAtee, Dan Ndoye; Liam Delap.

Pelatih: Oliver Glasner.

Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Ben White, Ezri Konsa, Gabriel Magalhaes, Riccardo Calafiori; Declan Rice, Bruno Guimaraes; Bukayo Saka, Martin Odegaard, Eberechi Eze; Kai Havertz.

Pelatih: Mikel Arteta.(*)




Sempat Unggul 3-0, AC Milan Dibuat Ketar-ketir Atalanta di San Siro

SEPUCUKJAMBI.ID – AC Milan mengamankan kemenangan dramatis 3-2 atas Atalanta pada pekan ketujuh Serie A 2026/2027 di San Siro, Minggu 18 Oktober 2026 malam WIB.

Rossoneri sempat unggul tiga gol, tetapi dua gol balasan tim tamu mengubah laga yang tampak terkendali menjadi pertarungan menegangkan hingga menit akhir.

Goncalo Ramos membuka keunggulan Milan melalui titik penalti, sedangkan Adrien Rabiot menggandakan skor menjelang turun minum.

Mario Gila kemudian memperlebar jarak pada awal babak kedua.

Namun, Milan gagal mempertahankan dominasi dengan nyaman. Gianluca Gaetano dan Nikola Krstovic membawa Atalanta kembali ke dalam pertandingan.

Mike Maignan akhirnya menjadi salah satu penentu kemenangan setelah menggagalkan peluang Davide Zappacosta ketika tim tamu berusaha mengejar gol penyeimbang.

Hasil ini membawa Milan mengoleksi 15 poin dan menempati peringkat keempat klasemen sementara. Atalanta tertahan di posisi ke-10 dengan sembilan poin.

Ramos dan Rabiot Buka Jalan bagi Milan

Milan langsung mengambil inisiatif permainan sejak awal.

Tuan rumah menguasai bola dan berusaha menekan pertahanan Atalanta, tetapi peluang Christian Pulisic pada menit ke-13 tidak menghasilkan gol.

Wasit menganulir penyelesaian tersebut karena posisi offside.

Atalanta juga mengancam melalui Nikola Krstovic. Penyerang itu berhasil melewati Maignan, tetapi gagal mengarahkan bola ke dalam gawang dan hanya mengenai sisi luar jaring.

Milan memecah kebuntuan pada menit ke-24. Wasit menunjuk titik putih setelah tembakan Yunus Musah mengenai tangan Relja Obric di area terlarang.

Ramos mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor dan menaklukkan Marco Carnesecchi dengan mengarahkan bola ke sisi berlawanan dari pergerakan kiper.

Keunggulan tersebut memberi Milan ruang untuk mengendalikan permainan.

Atalanta mencoba meningkatkan tekanan sebelum jeda, tetapi justru kembali kebobolan pada menit ke-43.

Rabiot menyelesaikan umpan Diego Moreira di dalam kotak penalti.

Gelandang Prancis itu mengelabui pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan terukur ke sudut bawah gawang.

Milan pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Penalti Gagal, Gila Justru Memperlebar Keunggulan

Atalanta belum menemukan jawaban setelah turun minum.

Milan kembali menciptakan peluang melalui Samuel Chukwueze, yang melepaskan tembakan melengkung tipis di sisi gawang.

Krstovic juga mencoba memanfaatkan kesempatan dari posisi sulit, tetapi belum mampu memperkecil ketertinggalan.

Pada menit ke-56, Milan mendapat penalti kedua setelah Thomas Kristensen melakukan handball.

Ramos kembali maju sebagai eksekutor, tetapi kali ini Carnesecchi membaca arah tendangannya dan menggagalkan peluang tuan rumah.

Kegagalan tersebut tidak menghentikan momentum Milan. Hanya semenit berselang, Gila menyambut bola di tiang jauh dengan sundulan setelah Rabiot meneruskan bola melalui sentuhan cerdik.

Gol itu mengubah skor menjadi 3-0 dan membuat Milan tampak semakin dekat dengan kemenangan.

Akan tetapi, keunggulan besar tidak serta-merta menjamin ketenangan bagi tuan rumah.

Atalanta Bangkit, Maignan Menjaga Kemenangan

Atalanta memperlihatkan perlawanan setelah tertinggal tiga gol. Gaetano memperkecil jarak melalui penyelesaian di dalam kotak penalti setelah mengontrol bola dengan baik.

Tekanan tim tamu semakin berbahaya ketika Krstovic menyambar umpan tarik Raoul Bellanova pada menit ke-81.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-3 dan membuka kembali peluang Atalanta untuk membawa pulang poin.

Milan pun menghadapi tekanan besar pada fase akhir pertandingan.

Atalanta hampir menyamakan kedudukan dua menit setelah gol Krstovic, tetapi Maignan menggagalkan peluang Zappacosta dengan penyelamatan krusial.

Rossoneri akhirnya mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Tiga poin tetap menjadi milik Milan, meski kebangkitan Atalanta memperlihatkan bahwa tuan rumah belum sepenuhnya mampu mengendalikan pertandingan setelah membangun keunggulan besar.

Kemenangan ini juga memperpanjang catatan kemenangan kandang Milan menjadi tiga laga beruntun di Serie A sepanjang 2026.

Rossoneri sekaligus mengakhiri penantian kemenangan liga atas Atalanta dalam tujuh pertemuan terakhir.

Susunan Pemain AC Milan vs Atalanta

AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Mario Gila, Koni De Winter, Strahinja Pavlovic; Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Luka Modric, Diego Moreira; Adrien Rabiot, Christian Pulisic; Goncalo Ramos.

Pelatih: Ruben Amorim.

Atalanta (4-3-3): Marco Carnesecchi; Raoul Bellanova, Thomas Kristensen, Sead Kolasinac, Lorenzo Bernasconi; Mario Pasalic, Ederson, Lazar Samardzic; Charles De Ketelaere, Nikola Krstovic, Jonathan Rowe.

Pelatih: Maurizio Sarri.(*)




Juventus Dibantai Lazio 0-3, Gattuso Bawa Biancocelesti ke Puncak Persaingan Serie A

SEPUCUKJAMBI.ID – Lazio mencuri perhatian dalam persaingan Serie A 2026/2027 setelah menumbangkan Juventus dengan skor 3-0 di Allianz Stadium, Senin 19 Oktober 2026 dini hari WIB.

Oliver Provstgaard, Gustav Isaksen, dan Fisayo Dele-Bashiru menjadi pencetak gol yang memastikan Biancocelesti pulang dengan tiga poin.

Kemenangan ini memperkuat posisi Lazio di papan atas sekaligus memperpanjang catatan positif tim asuhan Gennaro Gattuso.

Lazio kini mengoleksi 19 poin dan menempati peringkat kedua, sejajar dengan Inter Milan yang berada di posisi teratas.

Sebaliknya, Juventus gagal memanfaatkan dukungan publik sendiri. Kekalahan tanpa gol balasan membuat Bianconeri tertahan di peringkat kedelapan dengan 11 poin.

Hasil ini menambah tekanan terhadap tuan rumah, yang kesulitan mengimbangi efektivitas serangan Lazio.

Gattuso juga mencatat pencapaian penting pada awal kiprahnya bersama Lazio.

Ia menjadi pelatih pertama klub tersebut yang memenangi enam dari tujuh pertandingan pertamanya di Serie A, sementara satu laga lainnya berakhir imbang.

Gol Provstgaard Ubah Arah Pertandingan

Juventus mengawali laga tanpa Luciano Spalletti di area teknis.

Hukuman larangan mendampingi tim setelah kartu merah dalam pertandingan melawan Cagliari membuat asisten pelatih Marco Domenichini mengambil alih tugas di pinggir lapangan.

Meski bermain di kandang, Juventus tidak langsung mampu mengendalikan pertandingan.

Tuan rumah sempat merayakan gol Randal Kolo Muani pada menit ke-24, tetapi wasit menganulirnya karena posisi offside.

Lazio kemudian mulai menemukan ruang di pertahanan Juventus.

Gustav Isaksen mendapat peluang melalui sundulan sekitar menit ke-30, tetapi bola belum mengarah tepat ke gawang.

Tekanan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37. Mattia Zaccagni mengirimkan umpan silang akurat yang disambut Oliver Provstgaard dengan sundulan dari jarak dekat.

Gol tersebut membawa Lazio unggul 1-0 sekaligus memberi mereka kendali menjelang turun minum.

Juventus berusaha mencari gol penyeimbang sebelum jeda, tetapi Lazio mampu menjaga keunggulan.

Gol Provstgaard menjadi pembeda setelah tuan rumah gagal memaksimalkan peluang yang mereka miliki.

Isaksen dan Dele-Bashiru Pastikan Kemenangan Lazio

Juventus memasuki babak kedua dengan kebutuhan mendesak untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, upaya meningkatkan tekanan justru memberi Lazio kesempatan memanfaatkan ruang di lini pertahanan tuan rumah.

Gustav Isaksen kemudian menggandakan keunggulan Biancocelesti. Gol pemain asal Denmark tersebut membuat Juventus harus mengejar defisit dua gol dalam situasi yang semakin sulit.

Tuan rumah mencoba membangun serangan untuk kembali ke pertandingan. Namun, Lazio menjaga organisasi pertahanan dan membatasi ruang gerak pemain Juventus di area berbahaya.

Fisayo Dele-Bashiru kemudian mencetak gol ketiga Lazio. Gol itu mengunci kemenangan 3-0 sekaligus menegaskan efektivitas tim tamu dalam memanfaatkan peluang.

Juventus gagal mencetak gol balasan hingga pertandingan berakhir.

 

Sementara itu, Lazio membawa pulang tiga poin penting dari Turin dan mempertahankan momentum positif dalam persaingan Serie A.

Rekor Gattuso Perkuat Posisi Lazio

Hasil di Turin mempertegas dampak positif awal kepemimpinan Gennaro Gattuso.

Enam kemenangan dari tujuh pertandingan pertamanya di Serie A, ditambah satu hasil imbang, menunjukkan konsistensi Lazio dalam mengumpulkan poin.

Namun, persaingan masih terbuka. Lazio mengantongi 19 poin, sama dengan Inter Milan, sehingga posisi kedua belum menjamin mereka menguasai klasemen.

Konsistensi pada pertandingan berikutnya akan menentukan kemampuan Biancocelesti mempertahankan tekanan terhadap pesaingnya.

Bagi Juventus, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah yang tidak kecil.

Mereka harus memperbaiki efektivitas serangan sekaligus mencari cara untuk mengatasi lawan yang mampu memanfaatkan celah pertahanan.

Kekalahan 0-3 di kandang sendiri juga menunjukkan bahwa penguasaan situasi pertandingan tidak cukup tanpa penyelesaian akhir yang efektif.

Juventus perlu segera merespons agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan papan atas.

Susunan Pemain Juventus vs Lazio

Juventus (3-4-2-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Bremer, Jhon Lucumi; Zeki Celik, Douglas Luiz, Pape Matar Sarr, Nico Gonzalez; Weston McKennie, Kerim Alajbegovic, Randal Kolo Muani.

Pelatih: Luciano Spalletti.

Lazio (4-3-3): Christos Mandas; Romano Mussolini, Josip Sutalo, Oliver Provstgaard, Nuno Tavares; Davide Frattesi, Reda Belahyane, Kenneth Taylor; Gustav Isaksen, Tijjani Noslin, Mattia Zaccagni.

Pelatih: Gennaro Gattuso.(*)




Real Madrid Hajar Sevilla 4-1, Mbappe Menggila Jelang El Clasico

SEPUCUKJAMBI.ID — Real Madrid mengirim sinyal kuat dalam persaingan La Liga 2026/2027 setelah melibas Sevilla 4-1 pada pekan kesembilan di Santiago Bernabeu, Senin 19 Oktober 2026 dini hari WIB.

Kylian Mbappe menjadi salah satu motor kemenangan Los Blancos, sementara Yan Diomande ikut mencuri perhatian lewat kontribusinya dalam serangan tuan rumah.

Arda Guler membuka keunggulan Madrid sebelum Mbappe menggandakan skor pada babak pertama.

Penyerang asal Prancis itu kembali membobol gawang Sevilla lewat eksekusi penalti panenka setelah turun minum.

Diomande kemudian memastikan kemenangan Madrid dengan gol keempat, hanya dua menit setelah Sevilla memperkecil ketertinggalan melalui Manuel Bueno.

Hasil ini membawa Madrid naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 21 poin.

Los Blancos kini terpaut enam angka dari Barcelona yang memimpin persaingan, sedangkan Sevilla tetap menempati peringkat keenam dengan 14 poin.

Kemenangan tersebut juga menjadi modal penting bagi Madrid menjelang El Clasico. Namun, efektivitas serangan bukan satu-satunya catatan dari pertandingan ini.

Madrid sempat memberi Sevilla ruang untuk membangun serangan dan akhirnya kebobolan satu gol, meski mampu menjaga kendali hingga peluit akhir.

Arda Guler Pecah Kebuntuan, Mbappe Tambah Keunggulan

Madrid berusaha mengambil inisiatif sejak awal pertandingan.

Setelah menjalani laga Liga Champions yang menguras tenaga, tuan rumah kembali mengalihkan fokus ke persaingan domestik dengan target mengamankan tiga poin.

Gol pembuka baru tercipta pada menit ke-30. Jude Bellingham mengawali rangkaian serangan yang melibatkan Yan Diomande sebelum bola sampai kepada Arda Guler.

Gelandang serang tersebut menyelesaikan peluang dengan tembakan melambung yang melewati jangkauan kiper Sevilla, Odysseas Vlachodimos.

Madrid hampir menggandakan keunggulan tidak lama kemudian. Mbappe mendapat kesempatan untuk mencetak gol, tetapi Vlachodimos menggagalkan tembakannya dengan kaki.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37. Bellingham melepaskan umpan tumit yang membuka ruang bagi Mbappe.

Penyerang Prancis itu memanfaatkan celah pertahanan Sevilla dan menuntaskan peluang dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Sevilla mencoba membalas sebelum turun minum.

Lucien Agoume mendapat peluang pada masa tambahan waktu babak pertama, tetapi Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan keunggulan Madrid.

Penalti Panenka Mbappe Perlebar Jarak

Sevilla mencoba tampil lebih agresif setelah jeda. Felix Correia sempat mengancam melalui tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan.

Namun, Madrid kembali menghukum tim tamu sebelum mereka mampu membangun tekanan yang konsisten.

Pada menit ke-55, Mbappe mengejar umpan terobosan Diomande dan mendapat pelanggaran dari Castrin di dalam kotak penalti.

Wasit menunjuk titik putih, memberi Madrid peluang memperbesar keunggulan.

Mbappe mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Ia memilih teknik panenka, mencungkil bola dengan tenang untuk mengecoh Vlachodimos dan membawa Madrid unggul 3-0.

Gol tersebut mempertegas peran Mbappe dalam kemenangan tuan rumah.

Ia tidak hanya mencetak gol melalui permainan terbuka, tetapi juga menunjukkan kepercayaan diri saat menghadapi tekanan dari titik penalti.

Meski tertinggal tiga gol, Sevilla tidak sepenuhnya kehilangan daya serang.

Youssouf Fofana mencoba membobol gawang Madrid lewat tembakan dari luar kotak penalti, tetapi Courtois kembali menggagalkan peluang tersebut.

Sevilla Membalas, Diomande Langsung Menjawab

Sevilla akhirnya mencetak gol melalui Manuel Bueno. Ia memanfaatkan celah di pertahanan Madrid dan melepaskan tembakan kaki kiri yang mengubah skor menjadi 1-3.

Gol itu sempat membuka peluang bagi tim tamu untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, Madrid langsung merespons dan mematahkan momentum Sevilla.

Hanya dua menit setelah gol Bueno, Diomande mencatatkan namanya di papan skor.

Gol tersebut mengembalikan keunggulan tiga gol bagi Madrid sekaligus memastikan tuan rumah tetap berada dalam posisi nyaman hingga akhir pertandingan.

Madrid pun menutup laga dengan kemenangan 4-1.

Hasil ini memperpanjang catatan positif mereka menjadi enam kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, sekaligus menambah kepercayaan diri menjelang duel penting melawan Barcelona.

Posisi Madrid Meningkat, Persaingan Gelar Masih Terbuka

Tambahan tiga poin membawa Madrid ke peringkat ketiga dengan koleksi 21 poin.

Jarak enam angka dari Barcelona menunjukkan bahwa Los Blancos masih memiliki pekerjaan untuk mengejar pemuncak klasemen.

Kemenangan atas Sevilla menjadi modal berharga, terutama karena Madrid mampu menghasilkan empat gol melalui kontribusi beberapa pemain.

Guler membuka jalan, Mbappe memberikan dua gol, dan Diomande menutup pesta gol tuan rumah.

Meski demikian, satu gol Sevilla memperlihatkan bahwa Madrid masih perlu menjaga konsentrasi di lini belakang.

Melawan lawan dengan kualitas serangan lebih tinggi, kelengahan serupa berpotensi menghadirkan persoalan yang lebih besar.

Menjelang El Clasico, Madrid membawa hasil positif sekaligus pekerjaan rumah yang jelas: mempertahankan ketajaman di depan gawang tanpa mengendurkan disiplin pertahanan.

Susunan Pemain

Real Madrid (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Federico Valverde, Ibrahima Konate, Dean Huijsen, Marc Cucurella; Jude Bellingham, Aurelien Tchouameni; Endrick, Arda Guler, Yan Diomande; Kylian Mbappe.

Pelatih: Jose Mourinho.

Sevilla (4-2-3-1): Odysseas Vlachodimos; Juan Iglesias, Andres Castrin, Kike Salas, Gabriel Suazo; Lucien Agoume, Youssouf Fofana; Ruben Vargas, Peque Fernandez, Felix Correia; Robbie Ure.

Pelatih: Luis Garcia Plaza.(*)




Leeds vs Man Utd 1-1: Setan Merah Gagal Pertahankan Keunggulan

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester United gagal membawa pulang kemenangan saat bertandang ke markas Leeds United pada pekan ketujuh Premier League 2026-2027.

Bermain di Elland Road, Minggu 18 Oktober 2026 malam WIB, kedua tim bermain imbang 1-1 setelah Leeds bangkit pada babak kedua.

Bryan Mbeumo membawa Manchester United unggul pada menit ke-35. Namun, Dominic Calvert-Lewin memanfaatkan situasi bola mati untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-51.

Hasil ini membuat Manchester United kehilangan kesempatan mengamankan tiga poin setelah lebih dahulu memimpin.

Sebaliknya, Leeds menunjukkan respons positif dengan meningkatkan tekanan selepas jeda dan menggagalkan upaya tim tamu mempertahankan keunggulan.

Mbeumo Bawa Manchester United Unggul

Manchester United mulai mengancam pertahanan Leeds pada pertengahan babak pertama.

Pada menit ke-27, Youri Tielemans mengirimkan umpan kepada Mbeumo yang berdiri bebas di kotak penalti. Namun, penyerang tersebut gagal mengarahkan tembakannya ke sasaran.

Mbeumo akhirnya membuka keunggulan delapan menit kemudian.

Kerja sama Tielemans dan Amad Diallo di sisi kanan membuka ruang bagi Manchester United untuk membangun serangan.

Tielemans kemudian mengirimkan umpan mendatar ke tengah kotak penalti. Mbeumo menyambut bola dengan penyelesaian akurat ke sudut kiri bawah gawang James Trafford.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-0 untuk Manchester United. Leeds berusaha memberikan perlawanan, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan hingga wasit mengakhiri babak pertama.

Tuan rumah sebelumnya juga memperoleh peluang melalui sundulan Nico Elvedi pada menit ke-26. Namun, Senne Lammens berhasil menggagalkan upaya tersebut.

Calvert-Lewin Hukum Kelengahan Setan Merah

Leeds langsung meningkatkan tekanan setelah babak kedua dimulai. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-51 melalui situasi sepak pojok.

Anton Stach mengirimkan bola ke kotak penalti, lalu Tarik Muharemovic memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke jalur Calvert-Lewin.

Penyerang Leeds itu mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang gagal dihentikan Lammens.

Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang tuan rumah untuk meraih kemenangan.

Setelah kebobolan, Manchester United berusaha kembali mengendalikan permainan.

Kedua tim kemudian melakukan pergantian pemain untuk menambah tenaga dan pilihan serangan.

Leeds memasukkan Lukas Nmecha dan Sean Longstaff. Manchester United merespons dengan menghadirkan Mason Mount dan Matheus Cunha.

Drama Menjelang Akhir, Skor Tetap Imbang

Pertandingan semakin ketat menjelang akhir waktu normal. Pada menit ke-87, Nmecha meminta penalti setelah berduel dengan Harry Maguire di kotak terlarang.

Namun, pemeriksaan VAR tidak mengubah keputusan wasit. Leeds pun gagal memperoleh kesempatan melalui titik putih.

Tuan rumah kembali mengancam pada masa tambahan waktu. Umpan Jayden Bogle membuat Lammens kesulitan mengamankan bola dengan sempurna.

Bola kemudian mengarah kepada Stach yang langsung melepaskan tembakan.

Namun, barisan pertahanan Manchester United berhasil memblok upaya tersebut sebelum menghasilkan gol.

Peluang itu menjadi salah satu kesempatan terakhir Leeds untuk membalikkan keadaan.

Manchester United juga tidak mampu mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir.

Skor 1-1 bertahan sampai peluit panjang. Manchester United harus puas dengan satu poin setelah gagal menjaga keunggulan, sedangkan Leeds berhasil menghindari kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri.(*)




Porprov Jambi 2027 Terancam Pangkas Cabor? KONI Siapkan Opsi Anggaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Provinsi Jambi memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi 2027 tetap berlangsung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Namun, kesiapan anggaran pemerintah kabupaten/kota menjadi salah satu tantangan untuk memastikan seluruh daerah dapat mengirimkan kontingen.

Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Porprov 2027 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Jambi, Jumat 16 Oktober 2026.

Pemerintah daerah diminta mulai menyiapkan kebutuhan anggaran, atlet, dan kontingen agar pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi itu berjalan sesuai rencana.

Rapat dipimpin Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, John Eka Powa. Hadir pula Ketua KONI Provinsi Jambi Mat Sanusi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Imron Rosyadi, serta perwakilan dinas olahraga dan KONI kabupaten/kota.

John Eka Powa menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

“Koordinasi dan kesiapan seluruh daerah sangat penting agar pelaksanaan Porprov Jambi 2027 dapat berjalan dengan baik. Kami berharap pemerintah kabupaten/kota mempersiapkan atlet, kontingen, serta dukungan anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku,” ujar John.

Menurut dia, kesiapan setiap daerah menjadi bagian penting dalam menyukseskan Porprov Jambi 2027.

Pemerintah kabupaten/kota diminta mempersiapkan atlet, kontingen, dan anggaran dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, kepastian lokasi penyelenggaraan belum dengan sendirinya menjamin seluruh daerah dapat berpartisipasi secara optimal.

Kesiapan pembiayaan dan dukungan terhadap atlet masih menjadi aspek yang perlu diperhatikan menjelang pelaksanaan.

Ketua KONI Provinsi Jambi Mat Sanusi mengungkapkan bahwa, pihaknya telah membahas sejumlah alternatif bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menghadapi kemungkinan keterbatasan anggaran pada 2027.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah memprioritaskan cabang olahraga yang dinilai memiliki potensi meraih hasil maksimal pada Pekan Olahraga Nasional (PON), apabila anggaran tidak mencukupi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan pembiayaan dapat memengaruhi strategi keikutsertaan daerah dalam kompetisi olahraga.

Namun, belum ada rincian mengenai cabang olahraga yang akan diprioritaskan, besaran anggaran yang dibutuhkan, maupun daerah yang berpotensi membatasi keikutsertaannya.

Karena itu, keputusan mengenai skala partisipasi dan cabang olahraga yang akan diikuti masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.

Pemprov Jambi tetap mendorong seluruh kabupaten/kota memperkuat koordinasi dan menyiapkan dukungan anggaran agar Porprov 2027 berlangsung sesuai rencana di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Porprov menjadi ajang bagi atlet daerah untuk menguji kemampuan sekaligus membuka peluang pembinaan menuju kompetisi pada tingkat nasional.

Karena itu, kesiapan pembiayaan tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan, tetapi juga kesempatan atlet dari setiap daerah untuk berkompetisi.

Ke depan, kejelasan skema pembiayaan, kesiapan sarana pertandingan, dan mekanisme partisipasi seluruh kabupaten/kota akan menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan Porprov Jambi 2027 berjalan efektif.

Pemprov Jambi telah menegaskan bahwa Tanjung Jabung Barat tetap menjadi tuan rumah.

Tantangan berikutnya ialah memastikan kesiapan anggaran dan dukungan daerah agar tujuan pembinaan olahraga tidak terhambat oleh keterbatasan pembiayaan.(*)




Hasil Bologna vs Inter Milan 1-3: Nerazzurri Comeback dan Kokoh di Puncak

SEPUCUKJAMBI.ID – Inter Milan menunjukkan mentalitas kuat saat membalikkan keadaan dan menaklukkan Bologna dengan skor 3-1 pada pekan ketujuh Serie A 2026/2027.

Bertanding di Stadio Renato Dall’Ara, Sabtu 17 Oktober 2026 malam WIB, Nerazzurri bangkit setelah tertinggal lebih dahulu dan mengamankan tiga poin lewat tiga gol dari Marcus Thuram, Carlos Augusto, dan Ange-Yoan Bonny.

Bologna sempat mengejutkan tim tamu melalui Tommaso Pobega pada menit ke-10.

Namun, Inter menyamakan kedudukan menjelang turun minum sebelum mencetak dua gol tambahan pada babak kedua.

Pergantian pemain yang dilakukan Cristian Chivu turut mengubah jalannya pertandingan.

Andy Diouf dan Carlos Augusto terlibat dalam proses gol yang membawa Inter berbalik unggul, sedangkan Bonny memastikan kemenangan lewat penyelesaian di dalam kotak penalti.

Hasil ini membawa Inter mengoleksi 19 poin dari tujuh pertandingan dan memperkuat posisi mereka di puncak klasemen sementara Serie A.

Sebaliknya, Bologna tertahan di peringkat ke-14 dengan lima poin, hanya satu angka di atas zona degradasi.

Bologna Kejutkan Inter, Pobega Buka Skor

Bologna langsung memberikan tekanan sejak menit awal. Strategi agresif tuan rumah membuahkan hasil ketika Juan Miranda merebut bola dari Luis Henrique di wilayah pertahanan Inter.

Tommaso Pobega memanfaatkan situasi tersebut dengan berlari menuju kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri.

Josep Martinez gagal menghalau bola dan Bologna unggul 1-0 pada menit ke-10.

Gol itu membuat Inter harus bekerja lebih keras untuk membangun serangan.

Bologna bahkan hampir menggandakan keunggulan melalui Federico Bernardeschi yang melepaskan tembakan keras setelah situasi bola mati.

Namun, Martinez melakukan penyelamatan penting untuk menjaga Inter tetap dalam pertandingan.

Pobega kembali mengancam melalui tembakan jarak jauh yang melenceng tipis dari sasaran.

Gelandang Bologna itu kemudian memperoleh peluang lain, tetapi tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Inter terlihat kesulitan menghadapi tekanan tuan rumah. Meski demikian, Nerazzurri tidak membiarkan ketertinggalan bertahan hingga jeda.

Thuram Samakan Skor Sebelum Turun Minum

Inter akhirnya menemukan celah pada menit ke-44. Nicolo Barella mengirimkan umpan silang akurat yang disambut Marcus Thuram dengan sundulan untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi respons penting setelah Inter melewati sebagian besar babak pertama dalam tekanan.

Thuram juga melanjutkan kontribusi positifnya dengan mencetak gol keempat dalam lima pertandingan Serie A, berdasarkan catatan pertandingan ini.

Skor imbang memberi Inter kesempatan untuk menyusun ulang strategi saat jeda.

Bologna masih menunjukkan ancaman, tetapi kegagalan mempertahankan keunggulan membuat momentum pertandingan mulai berubah.

Pergantian Chivu Langsung Berbuah Gol

Inter tampil lebih agresif setelah babak kedua dimulai. Chivu kemudian memasukkan Andy Diouf dan Carlos Augusto ketika pertandingan memasuki lebih dari 20 menit terakhir.

Keputusan tersebut segera membuahkan hasil. Sekitar satu menit setelah masuk, Diouf mengirimkan bola mendatar ke area depan gawang.

Carlos Augusto menyelesaikan peluang dari jarak dekat dan membawa Inter berbalik unggul 2-1.

Gol itu mengubah tekanan menjadi keuntungan bagi tim tamu.

Inter semakin leluasa mengembangkan permainan, sementara Bologna harus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Ange-Yoan Bonny sempat mencetak gol dari sudut sempit, tetapi wasit menganulirnya karena offside.

Inter tidak perlu menunggu lama untuk benar-benar memperlebar jarak.

Bonny kemudian menyelesaikan umpan tarik Carlos Augusto dengan tembakan satu sentuhan.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-1 dan semakin menyulitkan Bologna untuk bangkit.

Inter Kokoh di Puncak, Bologna Terancam Turun ke Zona Bawah

Bologna mencoba memperkecil ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan.

Namun, Inter mampu menjaga organisasi pertahanan dan tidak memberi tuan rumah kesempatan untuk mengubah hasil.

Kemenangan 3-1 ini menjadi hasil penting bagi Inter dalam persaingan papan atas Serie A.

Koleksi 19 poin dari tujuh pertandingan menempatkan Nerazzurri di puncak klasemen sementara, dengan keunggulan dua angka atas pesaing terdekat menurut data pertandingan.

Bagi Bologna, kekalahan ini memperpanjang pekerjaan rumah mereka pada awal musim.

Tim asuhan Raffaele Palladino sempat menunjukkan permainan agresif dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi gagal mempertahankan keunggulan setelah Inter meningkatkan tekanan.

Pertandingan ini juga memperlihatkan pentingnya efektivitas pergantian pemain.

Inter tidak hanya mengandalkan kualitas individu Thuram, tetapi juga memperoleh dampak langsung dari kombinasi Diouf, Carlos Augusto, dan Bonny.

Inter kini memiliki modal positif untuk melanjutkan persaingan di papan atas. Sementara itu, Bologna perlu segera memperbaiki konsistensi permainan agar tidak semakin dekat dengan zona degradasi.(*)




Hasil Betis vs Barcelona 2-5: Yamal Cs Menggila, Blaugrana Sempurna 9 Laga

SEPUCUKJAMBI.ID – Barcelona membawa pulang kemenangan besar setelah menaklukkan Real Betis 5-2 pada pekan kesembilan La Liga 2026/2027.

Bermain di La Cartuja, Sabtu 17 Oktober 2026 malam WIB, Blaugrana tampil produktif meski tuan rumah sempat memberikan perlawanan sengit.

Lamine Yamal, Rodri, Gabriel Jesus, Eric Garcia, dan Dani Olmo masing-masing menyumbang satu gol untuk Barcelona.

Sementara itu, Valentin Gomez dan Abde Ezzalzouli mencetak gol bagi Betis yang harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Facundo Bernal menerima kartu merah.

Hasil ini memperkuat posisi Barcelona di puncak klasemen. Pasukan Hansi Flick mengoleksi 27 poin dari sembilan pertandingan, dengan catatan sembilan kemenangan beruntun di kompetisi tersebut.

Namun, skor 5-2 tidak sepenuhnya menggambarkan mudahnya pertandingan bagi Barcelona.

Betis beberapa kali mengancam, sempat menyamakan kedudukan, dan terus memberikan tekanan sebelum kartu merah mengubah keseimbangan permainan.

Yamal Buka Skor, Betis Langsung Membalas

Barcelona langsung menekan sejak menit awal. Lamine Yamal membuka keunggulan melalui aksi individu yang ia akhiri dengan tembakan akurat ke sudut kanan atas gawang Betis.

Tuan rumah merespons lewat situasi bola mati. Pablo Fornals mengirimkan umpan silang setelah Betis memainkan kembali bola dari sepak pojok.

Valentin Gomez menyambutnya dengan sundulan yang mengubah skor menjadi 1-1.

Betis kemudian hampir membalikkan keadaan. Hector Bellerin menyambut bola di tiang jauh, tetapi Joan Garcia melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Barcelona.

Peluang itu menjadi titik balik bagi tim tamu. Semenit kemudian, Rodri memanfaatkan sepak pojok Fermin Lopez dan menanduk bola ke gawang Betis. Barcelona kembali unggul 2-1.

Betis sempat merayakan gol penyama kedudukan melalui tendangan voli Giovani Lo Celso.

Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah VAR menemukan handball Cucho Hernandez dalam proses serangan.

Barcelona pun mempertahankan keunggulan 2-1 hingga turun minum.

Gabriel Jesus Perlebar Jarak, Betis Kembali Mengancam

Barcelona meningkatkan tekanan setelah jeda. Fermin Lopez sempat melepaskan tembakan kaki kiri, tetapi Alvaro Valles menggagalkan peluang tersebut.

Gabriel Jesus juga sempat mencetak gol yang kemudian dianulir karena offside.

Namun, penyerang Barcelona itu tidak perlu menunggu lama untuk benar-benar mencatatkan namanya di papan skor.

Kurang dari 30 detik setelah peluang sebelumnya, Jesus menyelesaikan umpan Lamine Yamal di depan gawang kosong. Gol itu membawa Barcelona unggul 3-1.

Betis tidak langsung menyerah. Abde Ezzalzouli memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 dan kembali membuka peluang tuan rumah untuk mengejar hasil imbang.

Akan tetapi, pertandingan memasuki fase krusial setelah gol tersebut.

Facundo Bernal menerima kartu merah akibat tindakan menanduk Yamal, sehingga Betis harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.

Insiden itu membuat pekerjaan Betis semakin berat.

Mereka bukan hanya tertinggal satu gol, tetapi juga kehilangan satu pemain ketika masih membutuhkan gol untuk menyamakan kedudukan.

Eric Garcia dan Dani Olmo Pastikan Kemenangan 5-2

Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk kembali menjauh.

Pada menit ke-63, Eric Garcia menyambar bola di dalam kotak penalti setelah Pau Cubarsi menyundul bola ke area berbahaya.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 4-2 dan memberi Barcelona ruang lebih besar untuk mengendalikan pertandingan.

Hansi Flick kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengatur tenaga skuadnya menjelang agenda penting berikutnya, termasuk pertandingan Liga Champions melawan PSG dan laga El Clasico pada pekan selanjutnya.

Pergantian itu tidak menghentikan produktivitas Barcelona. Dani Olmo mencetak gol tambahan dalam 10 menit terakhir untuk mengunci kemenangan 5-2.

Lima gol dari lima pemain berbeda memperlihatkan kontribusi kolektif lini serang Barcelona.

Yamal membuka jalan, Rodri menjaga keunggulan, sedangkan Jesus, Garcia, dan Olmo memastikan Betis tidak mampu mengejar ketertinggalan.

Barcelona Sempurna, Betis Kehilangan Momentum

Kemenangan di La Cartuja memperpanjang catatan Barcelona menjadi sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan La Liga.

Koleksi 27 poin menjaga Blaugrana di puncak klasemen dan memperkuat awal musim mereka.

Barcelona juga menyamai rekor klub dengan mencetak sedikitnya tiga gol dalam sembilan pertandingan beruntun, berdasarkan catatan yang menyertai pertandingan ini.

Bagi Betis, kekalahan tersebut menyisakan dua persoalan utama.

Mereka sempat menemukan celah di pertahanan Barcelona dan mencetak dua gol, tetapi gagal menjaga keseimbangan setelah Bernal menerima kartu merah.

Barcelona layak membawa pulang tiga poin berkat efektivitas serangan dan kontribusi banyak pemain.

Meski demikian, peluang-peluang Betis juga menunjukkan bahwa tim Flick masih perlu menjaga konsentrasi ketika lawan mampu mengeksploitasi ruang di lini pertahanan.

Skor akhir 5-2 menegaskan produktivitas Barcelona, sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya momentum dan disiplin pemain dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.(*)




Hasil Man City vs Ipswich 3-2: Haaland Borong Dua Gol, City Nyaris Tersandung

SEPUCUKJAMBI.ID – Manchester City harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin saat menjamu Ipswich Town pada pekan ketujuh Premier League 2026/2027.

Bermain di Etihad Stadium, Sabtu 17 Oktober 2026 malam WIB, The Citizens menang 3-2 setelah melewati tekanan tim tamu hingga menit-menit akhir.

Erling Haaland menjadi penentu kemenangan City lewat dua golnya, sedangkan Phil Foden menyumbang satu gol.

Ipswich memberikan perlawanan sengit melalui Daizen Maeda dan Zian Flemming, yang mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-90.

Hasil ini memperlihatkan dua sisi permainan Manchester City.

Lini depan mereka mampu menghasilkan tiga gol, tetapi pertahanan tuan rumah masih memberi ruang bagi Ipswich untuk menjaga pertandingan tetap terbuka hingga peluit panjang.

Foden Buka Keunggulan, Ipswich Langsung Membalas

Manchester City mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.

Tekanan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-19 ketika Phil Foden menuntaskan umpan Jeremy Doku dengan tembakan dari dalam kotak penalti.

Christian Walton gagal menghentikan bola dan City unggul 1-0. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit.

Ipswich merespons melalui Daizen Maeda pada menit ke-21. Menerima umpan Abdoul Ouattara, penyerang asal Jepang itu berhasil melewati Marc Guehi sebelum menaklukkan Gianluigi Donnarumma.

Gol cepat tersebut memperlihatkan bahwa Ipswich tidak sekadar datang untuk bertahan.

Mereka mampu memanfaatkan ruang di lini belakang City dan membuat tuan rumah harus kembali membangun keunggulan.

Manchester City akhirnya merebut kendali skor pada menit ke-34.

Mateo Kovacic mengirimkan umpan silang yang disambut Haaland dengan sundulan terarah. Gol itu membawa City unggul 2-1 hingga turun minum.

Haaland Tambah Gol, City Menjauh

Selepas jeda, Manchester City kembali mencari gol untuk memperlebar jarak.

Nico O’Reilly sempat memperoleh peluang melalui sundulan, tetapi bola belum mengarah ke sasaran.

City baru berhasil menambah keunggulan pada menit ke-69. Haaland memanfaatkan umpan Iliman Ndiaye setelah menerobos area pertahanan Ipswich.

Penyerang Norwegia itu menuntaskan peluang dengan penyelesaian akurat yang gagal dijangkau Walton.

Skor berubah menjadi 3-1. Haaland pun mencatatkan gol keduanya dalam pertandingan tersebut dan semakin menegaskan perannya sebagai pembeda bagi tuan rumah.

Namun, City belum sepenuhnya aman. Ipswich masih memiliki waktu untuk mengejar ketertinggalan, sementara tuan rumah perlu menjaga konsentrasi agar keunggulan dua gol tidak terpangkas.

Gol Ketiga Haaland Dianulir VAR

Haaland sempat merayakan gol ketiganya pada menit ke-86 setelah menyelesaikan umpan silang Enzo Fernandez.

Namun, pemeriksaan VAR membatalkan gol tersebut karena Fernandez berada dalam posisi offside dalam rangkaian serangan.

Keputusan itu menggagalkan peluang Haaland mencetak hat-trick. City tetap unggul 3-1, tetapi Ipswich masih memiliki kesempatan untuk memperkecil selisih skor.

Pembatalan gol tersebut menjadi salah satu momen penting menjelang akhir laga.

Keunggulan City belum berubah, tetapi tuan rumah tidak mampu menambah jarak untuk meredam tekanan lawan.

Penalti Menit ke-90 Bikin Manchester City Tertekan

Drama kembali muncul pada menit ke-90. Wasit menunjuk titik putih setelah Fatawu terjatuh akibat pelanggaran Marc Guehi di kotak penalti.

Zian Flemming maju sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya. Ia mengarahkan bola ke tengah gawang untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Gol tersebut menghidupkan kembali harapan Ipswich untuk mencuri satu poin.

Manchester City yang sebelumnya unggul dua gol kini harus menghadapi tekanan dengan selisih hanya satu gol.

Wasit memberikan tambahan waktu selama 12 menit.

Ipswich berusaha memanfaatkan kesempatan itu untuk mencari gol penyeimbang, sedangkan City berjuang mempertahankan keunggulan di hadapan pendukung sendiri.

Man City Amankan Tiga Poin, tetapi Pertahanan Jadi Sorotan

Manchester City akhirnya mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Skor 3-2 memastikan tuan rumah meraih kemenangan setelah melewati laga yang jauh lebih ketat daripada yang mungkin mereka harapkan.

Brace Haaland dan gol Foden menjadi penentu hasil.

Namun, dua gol Ipswich juga memperlihatkan bahwa produktivitas serangan City belum sepenuhnya diikuti kemampuan mengendalikan pertandingan.

Bagi Ipswich, kekalahan ini tetap menyisakan catatan positif dari sisi daya juang.

Mereka mampu membalas gol pembuka City, kembali mencetak gol menjelang akhir laga, dan memaksa tuan rumah bertahan hingga menit-menit terakhir.

Manchester City membawa pulang hasil yang mereka inginkan, tetapi pertandingan ini memberikan pekerjaan rumah bagi lini pertahanan.

Sementara itu, Haaland kembali menjadi pusat perhatian setelah mencetak dua gol penting yang memastikan kemenangan 3-2 bagi The Citizens.(*)