Kembali Cetak Sejarah, Pebalap Binaan Astra Honda Juara di ETC Prancis

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali cetak sejarah untuk Indonesia. Setelah sebelumnya Veda Ega Pratama menang di RedBull Rookies Cup (RBRC) Italia, saat ini giliran M. Kiandra Ramadhipa yang tampil memukau dalam gelaran FIM JuniorGP World Championship yang berlangsung di sirkuit Magny-Cours, Prancis pada 5-6 Juli 2025.

M. Kiandra Ramadhipa berhasil melaju kencang dan mencetak sejarah dengan meraih podium tertinggi dalam race pertama balap European Talent Cup (ETC).

Raihan Ramadhipa sekaligus menjadi prestasi pertama pebalap Indonesia di balapan bergengsi benua Eropa ini.

Pada balapan pertama ETC yang berlangsung Minggu, 6 Juli 2025 Ramadhipa yang turun bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team tampil luar biasa. Kondisi track yang hujan, membuat jadwal start ditunda sebanyak dua kali.

Lintasan basah menjadi tantangan untuk Ramadhipa yang baru pertama kali turun di lintasan arena balap ini. Balapan pun dikurangi menjadi sembilan lap atas penundaan jadwal start. Pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini mampu melakukan start dengan baik dari posisi 2.

Persaingan di grup depan sangat rapat dengan diisi pebalap yang cukup banyak. Beberapa pebalap melakukan slipstream terhadap Ramadhipa dalam beberapa kesempatan, hingga membuatnya sempat tergeser ke posisi ke-8

. Namun, dia bisa bangkit dan berada di posisi empat besar pada lap kedua terakhir. Memulai lap terakhir dengan berada di posisi kedua, Ramadhipa turun ke posisi ketiga di sektor pertama.

Tetapi, dia berhasil melewati dua pebalap di depan, lalu memimpin balapan dan bertahan hingga akhir. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Magny Cours dan menjadi capaian bersejarah pertama kali dari pebalap Indonesia di sirkuit ini.

Balapan kedua juga masih berlangsung di lintasan basah. Ramadhipa melakukan start dengan bagus dan bertahan di posisi kedua.

Namun, dia dilewati dua pebalap dan berada di posisi keempat grup terdepan. Ramadhipa mencoba bertahan dengan tiga pebalap di depan, tetapi tidak mudah, sehingga ia tertinggal.

Bersaing sendiri di posisi keempat, Ramadhipa semakin terpisah dari tiga pebalap di depan sekaligus para pebalap di belakangnya, ditambah hujan yang mempengaruhi lintasan.

Dia hampir melakukan kesalahan di lap ketujuh yang membuatnya bergoyang hebat di atas motor, tetapi ia bisa melakukan penyelamatan dan bertahan.

Tak berselang lama, pebalap di urutan kelima mengalami high side, dan akhirnya balapan dihentikan setelah bendera merah keluar.

Ramadhipa finish di posisi empat dan meraih 13 poin penting dengan total 73 poin. Kini ia berada di peringkat keempat klasemen.

“Kondisi hari ini sulit, tetapi sangat berbeda antara kedua balapan. Saya bisa bertahan di grup depan hingga lap-lap akhir. Akhirnya, saya berusaha memimpin balapan dan berhasil. Saya sangat senang dengan kemenangan pertama kami di ajang ini. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Borja Gomez (mantan pebalap Moto2 yang meninggal di Magny Cours) dan seluruh warga Indonesia. Pada race kedua, kondisinya lebih buruk dan target saya adalah bisa finish. Saya mengendalikan diri dan mencoba untuk tidak buru-buru, hingga bisa mengamankan 13 poin penting untuk klasemen. Saya hampir terjatuh, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa

Poin Perdana

Balapan JuniorGP berlangsung di lintasan basah karena hujan yang belum pernah dihadapi Veda sebelumnya. Jumlah lap pun dikurangi menjadi 10, saat lap pertama berjalan, tiga pebalap sudah terjatuh.

Veda yang memulai jalannya balapan dari posisi ke-12 melakukan start dengan aman. Pebalap Astra Honda Racing Team tersebut berada di belakang rekan satu timnya Zen Mitani, dengan konsisten.

Memasuki lap ke-8, bendera merah berkibar setelah ada pebalap terjatuh di tikungan 13. Balapan akhirnya dihentikan lebih awal.

Atas hasil finis di posisi ke-12, Veda berhak meraih empat poin dan saat ini berada di posisi ke-19 klasemen sementara.

“Balapan hari ini sulit karena kondisi basah yang membuat lintasan jadi sangat licin. Saya mencatat peningkatan lap demi lap dan saya sudah melakukan yang terbaik. Inilah hasil yang kami dapatkan di Magny-Cours, tetapi paling tidak kami meraih poin perdana musim ini di JuniorGP. Kami akan berjuang lagi di MotorLand agar bisa meraih hasil lebih baik sebelum jeda musim panas,” ujar Veda.

General manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan capaian bersejarah dan poin penting yang diraih oleh pebalap binaan Honda merupakan wujud kerja keras serta kemampuan adaptasi yang mereka miliki.

“Meskipun baru pertama kali balapan di Prancis, kedua pebalap binaan kami mampu beradaptasi cepat, kompetitif, bahkan mencetak prestasi yang membanggakan bagi Indonesia.

Semoga semangat Satu Hati yang mereka tunjukan bisa menginspirasi generasi muda dalam memperjuangkan mimpinya,” ujar Andy.

Putaran FIM JuniorGP berikutnya akan berlangsung pada 24-27 Juli 2025 di MotorLand Aragon, sirkuit yang sudah dikenal oleh kedua pebalap tersebut.

Namun, sebelum berangkat ke Spanyol, Veda dan juga Ramadhipa akan turun pada putaran kelima Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Sachsenring, Jerman, 12-13 Juli mendatang.(*)




Eva Lam Kembali Nahkodai Senam Jambi, Ini Prestasinya di PON 2024

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengusaha sekaligus pegiat olahraga senam, Eva Lam, resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Pengprov Persani) Jambi untuk masa bakti 2025–2029.

Pemilihan dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang digelar pada Sabtu, dan diikuti oleh 11 Pengurus Cabang (Pengcab) se-Provinsi Jambi.

“Eva Lam kembali dipercaya memimpin Persani Jambi untuk periode kedua. Di bawah kepemimpinannya, prestasi senam Jambi terus meningkat,” ungkap Indra Sukma, salah satu peserta Musprovlub yang juga menjabat Ketua Harian Pengprov Persani periode sebelumnya.

Musprovlub ini dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jambi terpilih, AKBP Mat Sanusi, serta dihadiri oleh dua perwakilan dari Pengurus Besar (PB) Persani, yakni Supeno (Kabid Organisasi) dan Hendi Sagala (Kabid Hukum).

Dalam laporannya, Indra juga menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinan Eva Lam, Persani Jambi sukses meraih prestasi di tingkat nasional, termasuk saat PON 2024 Aceh-Sumut.

Capaian Senam Jambi di PON 2024:

  • 1 Emas: Trio Aerobik (Wawan, Anger, Apri)
  • 2 Perak: Artistik Putra (Michael), Mix Pair (Nisa dan Wawan)
  • 1 Perunggu: Individual Man (Apri)

“Ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Eva Lam, senam Jambi mampu bersaing dan meraih medali emas di ajang nasional,” kata Indra.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap program pembinaan olahraga senam di Jambi.

“Ini bukan soal jabatan, tetapi soal bagaimana kita semua bisa bekerja untuk meningkatkan kualitas prestasi olahraga Jambi, khususnya senam,” tegasnya.

Sanusi menekankan pentingnya strategi baru dan pembinaan jangka panjang untuk mengoptimalkan potensi atlet muda Jambi di kancah nasional dan internasional.

Menariknya, dalam Musprovlub ini juga disampaikan bahwa mulai 28 Februari 2025, Persani telah resmi berganti nama menjadi Federasi Gymnastik Indonesia, sesuai keputusan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Potensi atlet senam di Jambi sangat baik. Tinggal bagaimana pengurus memaksimalkan pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan,” ujar Supeno, Kabid Organisasi PB Persani.

Dengan dukungan dari KONI dan pengurus yang solid, harapannya senam Jambi bisa terus menorehkan prestasi gemilang di masa mendatang.(*)




Tim Formatur KONI Jambi Ajak Fokus Bangun Prestasi Olahraga Pasca Musorprovlub

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Formatur Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, Adri SH, mengajak seluruh pihak untuk kembali fokus membangun prestasi olahraga di Provinsi Jambi.

Ajakan ini disampaikannya menyusul selesainya polemik seputar keabsahan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Jambi.

Menurut Adri, pelaksanaan Musorprovlub telah berjalan sesuai aturan organisasi dan tidak mengalami hambatan.

Bahkan, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari KONI Pusat, TPP, dan Karateker. Hal ini mempertegas bahwa proses Musorprovlub sah dan demokratis.

“Musorprovlub berjalan lancar dan sesuai aturan. Tidak ada cacat administrasi. Ketua KONI terpilih juga tidak berasal dari BUMN maupun BUMD, sehingga sah secara regulasi,” tegas Adri.

Ia menekankan pentingnya semua elemen olahraga di Jambi bersatu untuk mengejar prestasi.

Saat ini, ada banyak agenda penting yang membutuhkan fokus bersama, seperti persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan berbagai kompetisi cabang olahraga lainnya.

“Polemik sudah selesai. Sekarang saatnya kita fokus menatap ke depan demi kemajuan olahraga Jambi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Adri juga mengingatkan bahwa pembinaan atlet dan penguatan organisasi keolahragaan harus menjadi prioritas utama agar Jambi bisa bersaing dan meraih prestasi yang membanggakan.(*)




Diogo Jota Meninggal Dunia Usai Menikah, Ronaldo: Kami Semua Kehilangan

SEPUCUKJAMBI.ID – Kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya rekannya, Diogo Jota, dalam kecelakaan tragis di Spanyol.

Jota, yang baru berusia 28 tahun, meninggal dunia bersama sang adik, Andre Jota, dalam insiden kecelakaan lalu lintas di ruas jalan A-52, Provinsi Zamora, Kamis (3/7/2025) dini hari waktu setempat.

Ronaldo mengaku terkejut dan sangat kehilangan. Melalui akun Instagram resminya, megabintang Portugal itu menyampaikan pesan emosional.

“Tidak masuk akal. Baru saja kita bersama di Tim Nasional, dan sekarang kamu sudah tiada. Kepada keluargamu, istrimu, dan anak-anakmu, aku sampaikan belasungkawa dan doa. Semoga kalian diberi kekuatan,” tulis Ronaldo.

Kabar duka ini datang hanya dua pekan setelah Diogo Jota menikahi kekasihnya, Rute Cardoso, dalam sebuah upacara yang digelar di Porto, Portugal.

Kecelakaan terjadi saat Jota dan adiknya tengah melakukan perjalanan di Spanyol.

“Aku tahu kamu akan selalu bersama mereka. Beristirahatlah dengan tenang, Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukanmu,” tambah Ronaldo.

Sejak didatangkan dari Wolverhampton pada musim 2020/2021, Jota telah tampil dalam 182 pertandingan, mencetak 65 gol dan 26 assist untuk Liverpool.

Ia turut berperan dalam gelar Liga Inggris ke-20 untuk The Reds, serta membantu meraih Piala FA dan dua Piala Liga Inggris.

Musim lalu, Jota mencatat 9 gol dan 4 assist dalam 37 pertandingan.

Melalui pernyataan resminya, Liverpool FC menyampaikan duka mendalam atas kepergian Jota dan adiknya.

“Liverpool FC tidak akan memberikan komentar lebih lanjut dan meminta privasi keluarga serta rekan-rekan Jota dihormati dalam menghadapi kehilangan yang tak terbayangkan ini,” tulis klub.(*)




Diogo Jota Meninggal Dunia, Klopp: Saya Patah Hati dan Kehilangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dunia sepak bola kembali berduka. Mantan pemain Liverpool, Diogo Jota, dilaporkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas tragis di Spanyol, Kamis (3/7/2025) dini hari waktu setempat.

Jota tengah bepergian bersama adiknya, Andre Silva, yang juga dikabarkan meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Kabar duka ini langsung mendapat respons emosional dari mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, yang mengaku sangat terpukul dan patah hati atas kepergian salah satu pemain andalannya selama di Anfield.

“Saya patah hati mendengar tentang meninggalnya Diogo dan saudaranya André. Ini adalah momen di mana saya berjuang! Saya tak bisa melihat makna dari kehilangan ini,” tulis Klopp melalui akun Instagram resminya.

Diogo Jota bergabung dengan Liverpool pada musim 2020/2021 dari Wolverhampton Wanderers.

Dalam empat musim membela The Reds, penyerang asal Portugal ini mencetak 65 gol dan 26 assist dari 182 pertandingan, serta membantu klub meraih trofi Liga Inggris, Piala FA, dan dua Piala Liga.

“Diogo bukan hanya pemain hebat, tapi juga suami, ayah, dan teman yang penuh kasih. Kami semua akan merindukannya,” tambah Klopp yang melatih Jota selama empat musim.

Bersama timnas Portugal, Jota tampil dalam 49 pertandingan, mencetak 14 gol dan 12 assist, serta memperkuat negaranya dalam dua ajang Piala Eropa.

Ia turut membawa Portugal meraih trofi UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.

Kabar meninggalnya Diogo Jota dan adiknya mengejutkan dunia sepak bola dan para penggemarnya di seluruh dunia.

Ungkapan belasungkawa terus mengalir dari pemain, klub, hingga federasi sepak bola internasional.(*)




Tim Bulutangkis Polda Jambi Melaju ke Perempat Final Kapolri Cup 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Bulutangkis Polda Jambi menunjukkan semangat juang tinggi dalam Kejuaraan Nasional Bulutangkis Kapolri Cup 2025.

Bertanding di GOR Kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Tim Polda Jambi berhasil mengalahkan Tim Polda Papua Barat dengan skor meyakinkan 3-0 tanpa balas.

Kemenangan ini memastikan langkah Tim Polda Jambi melaju ke babak perempat final, menjadi kebanggaan bagi institusi dan masyarakat Jambi.

Di tengah persaingan ketat antar kontingen Polda se-Indonesia, tim asuhan AKP Hardi, SH., MH. tampil solid dan penuh determinasi.

“Ini bukan sekadar pertandingan, tapi pengabdian kami sebagai Bhayangkara untuk mengharumkan nama Jambi dan Polri,” ungkap AKP Hardi usai laga.

Susunan Pemain Tim Polda Jambi di Kapolri Cup 2025:

  1. AKP Hardi, SH., MH. (Official Tim)

  2. IPTU Ambo Asse

  3. IPDA Syahrial

  4. BRIGADIR Tri Pramono Rusyman, SE

  5. BRIGADIR Debi Seftiandi

  6. BRIPDA Zenda Nahri Julian

  7. BRIPDA Alhafid Arraffi

  8. BRIPDA Mhd Syapiq

Kegiatan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1384/VI/PP.3.1.16./2025 tertanggal 19 Juni 2025, dan berlangsung dengan aman dan tertib.

Dengan hasil positif ini, Tim Polda Jambi akan melanjutkan perjuangan di babak perempat final melawan lawan-lawan kuat dari seluruh Indonesia.

“Kami percaya semangat kebersamaan dan kerja keras akan membawa kami lebih jauh. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Jambi,” tambah AKP Hardi.(*)




Bawa Pulang 21 Medali, IPSI Kota Jambi Dominasi Kapolres Cup Bungo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kontingen IPSI Kota Jambi dalam dunia pencak silat. Mereka sukses menyabet gelar juara umum di ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup Bungo 2025, yang berlangsung dari 29 Juni hingga 1 Juli 2025 di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Dalam kejuaraan tersebut, IPSI Kota Jambi menurunkan 26 atlet dan berhasil memborong 21 medali, terdiri dari:

* 9 medali emas

* 10 medali perak

* 2 medali perunggu

Capaian ini menegaskan dominasi IPSI Kota Jambi di cabang olahraga pencak silat serta menunjukkan kualitas pembinaan atlet yang konsisten dan berkelanjutan.

Ketua IPSI Kota Jambi, Alion Meisen, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet, pelatih, dan official yang telah bekerja keras membawa pulang prestasi.

“Kami, dari pengurus IPSI Kota Jambi, selalu memberikan dukungan maksimal untuk para atlet. Harapan kami, mereka dapat berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional, serta mengharumkan nama Jambi,” ujar Alion.

Kejuaraan Kapolres Cup Bungo juga menjadi ajang pemanasan yang strategis bagi IPSI Kota Jambi dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi 2026 yang akan digelar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Alion Meisen berharap pencapaian ini bisa menjadi motivasi kuat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

Dengan hasil membanggakan di Kapolres Cup Bungo 2025, IPSI Kota Jambi kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak atlet pencak silat berprestasi dan membawa nama Jambi ke kancah nasional dan internasional.

Diharapkan, keberhasilan ini mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menekuni pencak silat dan berprestasi di masa depan.(*)




Mat Sanusi Jabat Ketua KONI Jambi, Targetkan Jambi Masuk 10 Besar Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi memiliki pemimpin baru.

Mat Sanusi terpilih sebagai Ketua Umum KONI Jambi periode 2025–2029 melalui Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) yang digelar pada Senin malam, 30 Juni 2025.

Sanusi berhasil meraih 37 suara, unggul tipis dari rivalnya yang mendapatkan 32 suara dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis.

Dalam pernyataannya usai terpilih, Sanusi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen membawa olahraga Jambi bangkit kembali dan bersaing di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, saya diamanahkan menjadi Ketua KONI Jambi 2025–2029. Tugas terdekat kita adalah menyukseskan Kejurprov yang sudah di depan mata,” ujarnya.

Langkah awal Sanusi adalah membentuk struktur organisasi KONI yang solid dan profesional. Selain itu, kesejahteraan atlet menjadi perhatian utama agar pembinaan dapat berjalan maksimal.

“Kita mulai dengan menyusun kepengurusan yang kuat dan berorientasi pada kesejahteraan atlet. Itu fondasi kemajuan prestasi,” jelasnya.

Saat ini, peringkat Jambi di kancah nasional berada di posisi ke-20. Sanusi menargetkan untuk mengembalikan kejayaan dengan menembus 10 besar nasional, seperti yang pernah dicapai sebelumnya.

“Dulu Jambi disegani secara nasional. Kami optimistis bisa kembali ke sana dengan kerja keras dan dukungan semua pihak,” tegasnya.

Guna memperkuat pembinaan dan pemberdayaan atlet, Mat Sanusi menegaskan pentingnya menggandeng pihak swasta dalam mendukung program-program KONI.

“Potensi Jambi luar biasa. Kita tidak bisa bergantung hanya pada anggaran pemerintah. Kolaborasi dengan dunia usaha sangat penting untuk pembinaan jangka panjang,” ujarnya.(*)




Mat Sanusi Terpilih Jadi Ketua KONI Jambi 2025–2029, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi memiliki nakhoda baru.

Mat Sanusi terpilih sebagai Ketua Umum KONI Jambi periode 2025–2029, usai mengalahkan rivalnya, Zuwanda, dalam ajang Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) yang digelar Senin malam, 30 Juni 2025, di Hotel Ratu, Kota Jambi.

Pemilihan dilakukan secara demokratis melalui sistem voting. Dari total 69 suara sah yang masuk, Mat Sanusi meraih 37 suara, sementara Zuwanda memperoleh 32 suara.

Ketua Sidang Pleno, As Budianto, menyampaikan bahwa kedua kandidat telah menyetujui mekanisme pengambilan suara sebelum pemilihan berlangsung.

Dalam sesi pemaparan visi dan misi, Mat Sanusi menegaskan bahwa peningkatan prestasi olahraga Jambi di level nasional dan internasional menjadi prioritas utama.

“Salah satu fokus kami adalah memperbaiki capaian Jambi di ajang nasional seperti PON. Kita ingin keluar dari tren penurunan yang terjadi di PON Papua dan Aceh sebelumnya,” kata Sanusi.

Dia juga menyoroti pentingnya perbaikan sarana dan prasarana olahraga, serta sistem pembinaan atlet agar talenta lokal tidak hijrah ke provinsi lain.

“Tanpa fasilitas yang memadai, mustahil atlet kita bisa tampil maksimal. Kita juga akan siapkan skema reward untuk atlet berprestasi agar mereka tetap setia membela Jambi,” ujarnya.

Sanusi menyadari bahwa keberhasilan program kerja KONI tidak bisa lepas dari dukungan Pemerintah Daerah dan DPRD, sebagai pihak yang menetapkan anggaran.

Namun, ia juga membuka peluang besar untuk menjalin kemitraan strategis dengan sektor swasta, guna menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Jambi.

“Kita tidak bisa bergantung hanya pada APBD. Swasta harus dilibatkan agar pembinaan olahraga bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Setelah resmi terpilih, Mat Sanusi berkomitmen untuk segera menyusun program strategis dalam menyambut dua agenda penting, yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Barat.

“Kami akan mengajak semua pengurus KONI kabupaten/kota dan cabor untuk duduk bersama menyusun program jangka pendek dan panjang. Tujuannya satu: membawa olahraga Jambi ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.(*)




Frustrasi Messi Tak Terbendung, Inter Miami Dibantai PSG Tanpa Ampun

SEPUCUKJAMBI.ID – Inter Miami harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Minggu (29/6) malam waktu setempat.

Meski menurunkan bintang mereka Lionel Messi dan Luis Suarez, klub asal Amerika Serikat itu tak mampu membendung dominasi PSG yang tampil agresif sejak menit pertama.

Malam yang diharapkan menjadi panggung kejayaan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan J Mascherano.

PSG 4-0 Inter Miami: Messi Gagal Ciptakan Magis

PSG membuka keunggulan cepat pada menit ke-6 melalui Joao Neves, yang mencetak gol lewat sepakan mendatar setelah menerima umpan matang dari Vitinha.

Neves kembali menambah keunggulan di menit ke-39 setelah memanfaatkan assist dari Fabian Ruiz.

Petaka bagi Inter Miami belum berhenti. Bek Tomas Aviles justru mencetak gol bunuh diri di menit ke-44 akibat miskomunikasi dengan kiper Oscar Ustari.

Hanya berselang dua menit, Achraf Hakimi memperbesar keunggulan PSG lewat serangan balik cepat pada menit 45+3.

Lionel Messi Frustrasi, Serangan Inter Miami Tumpul

Sepanjang babak pertama, Inter Miami kesulitan keluar dari tekanan.

Lionel Messi dan Luis Suarez tampak frustrasi karena minimnya suplai bola dan rapatnya pertahanan PSG.

Peluang berbahaya pun nyaris tak tercipta.

Meski menguasai jalannya pertandingan, PSG tetap bermain disiplin.

Dengan keunggulan 4-0 hingga turun minum, mereka bahkan tampak seperti mempermainkan Inter Miami.

Statistik Pertandingan: PSG Unggul Segala Aspek

  • Penguasaan bola: PSG 67% – 33% Inter Miami

  • Tembakan ke gawang: PSG 9 – 3 Inter Miami

  • Pelanggaran: Inter Miami 10 – 9 PSG


🎯 PSG Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia Antarklub 2025

Kemenangan meyakinkan ini menempatkan PSG sebagai salah satu favorit juara turnamen. Gaya bermain cepat, penuh koordinasi, dan efektif di lini depan membuat mereka terlalu tangguh bagi Inter Miami.

Sementara itu, hasil ini menjadi sinyal bahwa Inter Miami, meski bertabur bintang, masih perlu banyak pembenahan untuk bisa bersaing di level dunia.