Wujudkan Kota Religius, Wali Kota Jambi Gelar ‘Bahagia Bersholawat’ Perdana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi sukses menggelar acara keagamaan akbar bertajuk “Kota Jambi Bahagia Bersholawat”, Sabtu malam (27/09), di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi. Acara perdana di masa kepemimpinan Wali Kota Dr H Maulana, MKM ini menarik perhatian ribuan warga dari berbagai kecamatan yang memadati lokasi sejak petang.

Lapangan kantor yang biasanya menjadi pusat aktivitas birokrasi, malam itu bertransformasi menjadi lautan jemaah yang larut dalam lantunan zikir, selawat, dan tausiah agama.

Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana bersama istri, jajaran Pemkot, Forkopimda, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan dan santri dari berbagai pondok pesantren.

Kolaborasi ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai religius di Kota Jambi.

Tausiah utama disampaikan oleh Ustadz H. Imran Nasution, MA, yang membawa pesan-pesan spiritual mendalam kepada para jemaah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program religius pertama yang digagas sejak ia dilantik. Menurutnya, kebahagiaan masyarakat harus paripurna, tidak hanya dari aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

“Sholawat adalah ibadah yang tidak akan tertolak. Dengan memperbanyak selawat, insya Allah keberkahan akan melimpah bagi diri pribadi, keluarga, dan Kota Jambi secara keseluruhan,” ujar Maulana.

Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari para ulama dan pimpinan pondok pesantren ternama di Jambi, seperti:

* KH. Erman Ripa’i Al-Hafizh, S.Pd.I (Pimpinan Ponpes Daarul Huffaazh)

* Dr. H. Miptahuttoriq, S.Sy, MA, Al-Hafizh (Pimpinan Ponpes Qoriyatulhuffazh)

* Abuya Riyadul Jannah, M.Pd (Pimpinan Ponpes Arrahmah)

Mereka secara langsung memimpin lantunan selawat bersama ribuan jemaah.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan sejumlah capaian selama enam bulan masa kepemimpinannya, seperti:

* Digitalisasi pelayanan publik

* Revitalisasi infrastruktur (jalan & drainase)

* Penurunan angka stunting

* Program “Kampung Bahagia” dengan dana per RT untuk pemberdayaan komunitas

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkot Jambi juga menyalurkan bantuan sosial dari donasi ASN yang mencapai Rp115 juta, disalurkan kepada:

* 454 penerima berupa bantuan tunai

* 123 paket sembako bagi anak yatim dan warga kurang mampu

Langkah ini menegaskan bahwa penguatan iman berjalan beriringan dengan aksi sosial nyata.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa “Kota Jambi Bahagia Bersholawat” akan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari pembangunan spiritual masyarakat.

“Insya Allah, dengan selawat dan sedekah yang konsisten, kita ciptakan Kota Jambi yang religius, damai, dan bahagia,” tutupnya.

Acara ditutup dengan zikir dan selawat bersama, membawa nuansa spiritual yang mendalam dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.(*)




Tanggap Darurat Wali Kota Jambi, Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Solok Sipin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, MKM, langsung turun ke lokasi kebakaran hebat yang terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Solok Sipin, Sabtu pagi. Insiden tersebut dilaporkan sekitar pukul 09.30 WIB dan menghanguskan beberapa rumah warga.

Dalam tinjauannya, Maulana memuji respons cepat tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, yang tiba di lokasi hanya delapan menit setelah laporan diterima.

Meski akses jalan sempit, petugas mampu menjangkau titik api dengan menggunakan pipa sepanjang 60 meter.

“Respons cepat dari Damkar sangat membantu. Armada dan petugas sigap meski menghadapi tantangan akses jalan kecil,” kata Maulana di lokasi kejadian.

Dinas Damkar mengerahkan sembilan unit armada dan menggunakan sekitar 45 ribu liter air untuk memadamkan api. Upaya ini dinilai krusial, mengingat padatnya bangunan di sekitar lokasi yang berpotensi mempercepat penyebaran api.

“Dengan penanganan cepat, api berhasil dilokalisir dan hanya membakar empat unit bangunan—satu rumah tunggal dan tiga bedeng yang saling terhubung,” jelasnya.

Wali Kota juga menyempatkan diri bertemu dan memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak.

Dilaporkan, satu orang mengalami luka bakar serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Baiturahim.

Penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari kebocoran regulator gas LPG, yang menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di rumah tangga.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran. Kebocoran gas bisa sangat berbahaya. Jika mencium aroma gas, segera matikan sumber api dan periksa regulator,” tegas Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap korsleting listrik, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu.

Untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, Dinas Damkar Jambi akan mengintensifkan program penyuluhan di tingkat RT. Tujuannya, agar warga memahami langkah pencegahan dan penanganan awal saat kebakaran terjadi.

“Kami berharap keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan kesabaran. Pemerintah hadir dengan bantuan darurat sebagai bentuk kepedulian,” tutupnya.(*)




Pariwisata Kota Jambi Kian Diperkuat, Komisi VII DPR RI dan Kemenpar Hadirkan Dukungan Nyata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mengembangkan sektor pariwisata terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Kali ini dukungan datang dari Panja Standardisasi Desa Wisata Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), yang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Jambi, Provinsi Jambi, Jumat (26/9/2025).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Ketua Tim, Rycko Menoza, bersama sembilan anggota DPR lainnya.

Mewakili Wali Kota Jambi, Sekretaris Daerah (Sekda) A. Ridwan turut mendampingi rombongan dengan mengunjungi salah satu destinasi unggulan Kota Jambi, yakni Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya.

Terletak di RT 11 Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, kawasan ini dikenal dengan hamparan kebun sayur serta kekayaan budaya yang memadukan kearifan lokal Melayu Jambi dengan budaya para migran.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII DPR RI menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan sektor pariwisata di Kampung Baselang.

Hal ini semakin diperkuat dengan keterlibatan perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI.

Hadir mendampingi, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Bambang Cahyo Murdoko, serta Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Ika Kusuma Permana Sari.

Dalam Kunjungan Kerja tersebut, Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, tampak memoderatori jalannya audiensi antara Komisi VII DPR RI bersama mitra kerja serta para pelaku wisata, khususnya yang bergerak di Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya.

Usai pertemuan, Anggota DPR RI Rycko Menoza menyampaikan pandangannya terkait perkembangan destinasi wisata tersebut.

Menurutnya, saat ini Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya masih berada pada kategori desa/kampung berkembang dan perlu terus dilakukan penyempurnaan, terutama pada aspek infrastruktur dasar seperti akses jalan.

Hal ini, katanya, menjadi faktor kunci yang akan menentukan minat masyarakat untuk berkunjung.

“Di sisi lain saya melihat masyarakat belum sepenuhnya terlibat secara langsung. Oleh karena itu, ini menjadi PR bersama melalui peran lurah, camat, hingga pimpinan daerah, agar koordinasi lebih diperkuat. Tidak hanya di Kampung Wisata Baselang ini saja, tetapi juga melibatkan desa atau kelurahan lain di sekitarnya untuk digali keunggulannya masing-masing. Dengan begitu, destinasi wisata akan semakin kaya dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor ekonomi kreatif dan UMKM,” ujarnya.

Rycko menegaskan, sebagai komisi yang membidangi sektor pariwisata, DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap upaya Pemkot Jambi dalam mengembangkan sektor wisata, khususnya di Kampung Wisata Baselang.

Harapannya, kawasan ini dapat naik kelas, dari kategori berkembang menuju maju bahkan mandiri.

“Saya kira ke depan perlu dilakukan koordinasi bersama Kementerian, dan kami tentu siap mendukung. Kemajuan kampung atau desa wisata akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa untuk mewujudkan desa wisata yang maju, tidak cukup hanya dengan peningkatan kuantitas, melainkan juga harus memperhatikan kualitas program.

“Yang penting adalah bagaimana apa yang diperoleh hari ini benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, menyambut baik berbagai masukan dan arahan yang disampaikan oleh Komisi VII DPR RI.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkomitmen mengoptimalkan keberadaan Kampung Wisata Baselang Bakung Jaya sebagai salah satu destinasi unggulan bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Alhamdulillah, banyak masukan dan saran yang kami terima. Yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan apa yang sudah ada sekaligus mengoptimalkannya agar menjadi lebih baik lagi. Jangan sampai setelah meraih sebuah penghargaan, Kampung Wisata Baselang ini justru vakum. Intinya, pemerintah akan melakukan pembenahan dan penguatan sehingga kawasan ini bisa berkembang seperti beberapa daerah di Jawa yang sudah berstatus mandiri dan mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ridwan juga mengungkapkan bahwa sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Jambi telah mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung pembinaan para pelaku wisata dan pelaku ekonomi kreatif.

“Kami tidak hanya menyiapkan anggaran, tetapi juga mendorong keterlibatan pihak ketiga, khususnya dunia usaha, agar turut memberikan dukungan melalui program CSR. Dengan begitu, kampung wisata ini dapat terus berkembang hingga benar-benar mandiri,” pungkasnya.

Ia berharap, ke depan pusat-pusat wisata dan UMKM di Kota Jambi dapat terus berkembang, baik melalui peran aktif Pemerintah maupun dukungan dunia usaha yang berkomitmen membantu penguatan sektor pariwisata dan UMKM.

Sebelumnya, dalam audiensi tersebut, perwakilan pengelola Kampung Wisata Baselang, Dali Munte, menyampaikan bahwa lahirnya Kampung Wisata Baselang berawal dari inisiatif masyarakat untuk menghadirkan kawasan yang bersih, aman, dan edukatif.

Ia berharap, melalui Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI, keberadaan kampung wisata ini dapat semakin berkembang, khususnya dalam penguatan branding agar lebih dikenal dan diminati para pengunjung.

“Ini memang masih menjadi salah satu kelemahan kami. Karena itu, melalui Kunker ini saya mewakili teman-teman berharap bisa lebih berkoordinasi terkait pengelolaan kampung wisata, sehingga dapat memberi pencerahan bagi kami dan membuat masyarakat semakin paham serta lebih terlibat,” ungkapnya singkat.

Dalam Kunker Komisi VII DPR RI tersebut turut hadir, Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi, Camat dan Lurah se-Kecamatan Paal Merah, Tokoh Masyarakat dan Agama, serta tamu undangan lainnya.(*)




Cegah Geng Motor dan Balap Liar, Polda Jambi Edukasi Pelajar Lewat Forum Diskusi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Direktorat Intelkam Polda Jambi menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Peran Dinas Pendidikan dan Guru BP dalam Edukasi Pelajar terhadap Dampak Kenakalan Remaja di Provinsi Jambi”, pada Jumat, 26 September 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Ratu Duo dan diikuti oleh lebih dari 120 pelajar SMA/SMK se-Kota dan Provinsi Jambi.

FGD ini menghadirkan berbagai narasumber lintas instansi dan akademisi, seperti Sumantri (Dinas Pendidikan Provinsi Jambi), Asi Noprini, S.Psi., M.H (UPTD PPA Provinsi Jambi), Dr. Sabri Yanto, S.H., M.H (Satpol PP Provinsi Jambi), serta Assist. Prof. M. Farisi, LL.M dari Universitas Jambi dan Direktur Pusakademia.

Dalam pemaparannya, Asi Noprini menyoroti bahwa kenakalan remaja dipicu oleh faktor internal (krisis identitas, kontrol diri lemah) dan eksternal (kurangnya perhatian orang tua, lingkungan negatif, serta minimnya pendidikan agama).

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam melakukan pencegahan melalui komunikasi sehat, disiplin, dan pendampingan psikologis.

Dr. Sabri Yanto menambahkan bahwa Satpol PP kerap menindak remaja yang terlibat balap liar, nongkrong hingga malam, atau masuk geng motor.

Namun penindakan tersebut selalu diikuti dengan pembinaan, bekerja sama dengan pihak sekolah, orang tua, dan dinas terkait.

Sementara itu, Assist. Prof. M. Farisi mengkritisi keterlibatan pelajar dalam demonstrasi tanpa pemahaman substansi.

Ia menekankan pentingnya edukasi hak berpendapat secara konstitusional, melalui cara yang positif seperti seni, media sosial, dan forum dialog.

Diskusi juga menekankan pentingnya peran guru BP dan sekolah sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi karakter dan nilai ketakwaan.

Diperlukan sinergi kuat antara sekolah, keluarga, dan pemerintah agar remaja tidak terjerumus dalam aktivitas meresahkan.

Polda Jambi berharap FGD ini dapat menekan angka kenakalan remaja dan meningkatkan kesadaran pelajar dalam mencintai NKRI serta menjaga ketertiban sosial.(*)




Komisi VII DPR RI Kunjungi Desa Wisata Baselang, Bahas Potensi dan Tantangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Desa Wisata Baselang yang terletak di Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Palmerah, Kota Jambi, mendapat perhatian khusus dari Komisi VII DPR RI dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (26/9) ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan.

Dalam sambutannya, Sekda A Ridwan menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan desa wisata di Jambi.

Ia menyoroti potensi besar Desa Wisata Baselang, terutama karena masih banyak lahan kosong yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

“Lahan kosong ini bisa dikembangkan untuk UMKM, pertanian, perikanan, hingga kegiatan wisata. Ini peluang besar bagi masyarakat,” jelas Ridwan.

Desa Wisata Baselang sendiri telah mencatat prestasi nasional. Pada Anugerah Pesona Indonesia (API) 2023, desa ini masuk 10 besar kategori Destinasi Baru dan Kuliner, berkat keunikan menu lokal gulai belido, yang menjadi daya tarik kuliner khas daerah.

Sementara itu, anggota Komisi VII DPR RI, Rycko Manoza, menegaskan bahwa pengembangan desa wisata harus berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar status.

Ia juga mendorong perbaikan akses jalan, pemasangan rambu penunjuk arah, dan promosi yang lebih gencar.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci. Tanpa dukungan warga, desa wisata tidak akan berkembang berkelanjutan,” ujar Rycko.

Komisi VII juga mendorong lahirnya masukan konkret dari pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan kelompok sadar wisata, demi menyempurnakan standar desa wisata nasional.

Harapannya, peningkatan kualitas dan kontribusi ekonomi desa wisata akan mendorong kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Sekda A. Ridwan berharap kunjungan ini bisa membawa dampak positif berkelanjutan, serta menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.(*)




Wali Kota Maulana Lantik 1.203 PPPK, Tekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Senyum bahagia terpancar di wajah ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Momen bersejarah itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK serta Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II di lingkungan Pemkot Jambi, yang secara langsung dipimpin oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Kamis pagi (25/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jambi menyerahkan SK pengangkatan kepada 1.203 orang PPPK, yang terdiri dari 148 tenaga pendidik, 64 tenaga kesehatan, dan 991 tenaga teknis. Bersamaan dengan itu, juga dilakukan penyerahan SK CPNS kepada 4 orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII.

Wali Kota Maulana dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga amanah serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tekankan, pegang teguh integritas, jadilah teladan dalam disiplin, kejujuran, dan etika. Tingkatkan kompetensi dengan terus belajar dan berinovasi agar pelayanan semakin berkualitas. Dan yang terpenting, layani masyarakat dengan hati. Karena kehadiran kita adalah untuk menghadirkan manfaat bagi warga Kota Jambi,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyampaikan, dengan dilantiknya PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini, Pemkot Jambi kini memiliki sebanyak 5.907 Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK.

Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan dengan ASN berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini berjumlah sekitar 4.200 orang.

“Alhamdulillah, berkat usaha dan doa kita bersama, Pemkot Jambi mampu merekrut seluruh Tenaga Kerja Kontrak menjadi PPPK. Memang masih ada sebagian kecil yang belum, namun itu terkendala persoalan administrasi dan tetap akan terus kita perjuangkan. Apalagi, jika dibandingkan dengan banyak daerah lain, masih banyak pemerintah daerah yang belum mampu menyelesaikan permasalahan honorer ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan, bahwa dengan jumlah ASN PPPK yang cukup besar tersebut, para aparatur dituntut untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ribuan PPPK ini bukan hanya sekedar penambahan jumlah pegawai, melainkan merupakan potensi besar yang dimiliki Pemkot Jambi dalam memperkuat roda pemerintahan dan mempercepat terwujudnya visi Kota Jambi Bahagia.

Dengan dukungan SDM yang lebih banyak, kompeten, dan tersebar di berbagai bidang, pelayanan kepada warga diharapkan menjadi lebih cepat, merata, serta berkualitas.

“Jumlah ASN PPPK yang besar ini adalah potensi yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan tambahan tenaga dan peningkatan kesejahteraan, maka yang kita harapkan adalah pelayanan publik yang semakin prima, inovatif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah mewujudkan Kota Jambi yang semakin maju, modern, dan bahagia warganya,” tegasnya.

Terkait dengan penganggaran gaji PPPK, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah menyiapkan alokasi sebesar Rp320 miliar per tahun untuk membiayai penggajian 5.907 orang ASN PPPK yang kini resmi menjadi bagian dari jajaran aparatur Pemkot Jambi.

Wali Kota menegaskan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi langsung terhadap kinerja seluruh PPPK, termasuk Kepala Perangkat Daerah yang masih melakukan perekrutan tenaga kerja tambahan.

“Saya tegaskan, tidak ingin lagi mendengar OPD-OPD kekurangan tenaga kerja atau melakukan pengangkatan tenaga kerja baru. Karena kita sudah memiliki 5.907 PPPK yang harus dioptimalkan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia,” terang Wali Kota.

Lebih jauh, Ia juga mengingatkan bahwa anggaran yang sangat besar itu harus sebanding dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan dari APBD untuk kesejahteraan ASN PPPK merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dibalas dengan dedikasi, disiplin, serta hasil kerja nyata.

“Rp320 miliar per tahun bukan angka kecil. Karena itu, saya ingin seluruh PPPK benar-benar menunjukkan kinerja terbaiknya. Pastikan keberadaan saudara-saudara memberi nilai tambah bagi masyarakat, sehingga apa yang kita perjuangkan bersama ini benar-benar menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Maulana juga berpesan kepada para PPPK maupun CPNS yang baru dilantik untuk senantiasa bersyukur dan mempersembahkan kebahagiaan atas pencapaian ini kepada orang-orang tercinta, khususnya kepada orang tua, pasangan, dan keluarga yang selama ini mendampingi serta mendoakan.

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Mungkin sebelumnya penghasilan masih terbatas, namun setelah resmi dilantik hari ini. Alhamdulillah terdapat peningkatan dari sisi kesejahteraan. Karena itu, hal yang paling utama adalah mempersembahkan kebahagiaan ini kepada mereka yang selama ini setia mendampingi dan berjuang bersama,” ungkap Wali Kota.

Sementara itu, khusus kepada tenaga pendidik, Wali Kota Maulana berharap setelah berganti status menjadi PPPK, para guru dapat semakin bersemangat dalam mendidik serta mampu menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran di setiap kelas yang mereka pimpin.

“Harus ada inovasi pembelajaran di setiap kelas. Jangan hanya terpaku pada pola lama, tetapi ciptakan metode yang kreatif dan menyenangkan agar peserta didik semakin termotivasi. Dan ini saya minta Dinas Pendidikan untuk turut memberikan perhatian serius,” harapnya.

Ia juga menegaskan komitmennya sebagai pembina kepegawaian untuk terus memperhatikan kesejahteraan para aparatur. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan akan selalu dipikirkan dan diperjuangkan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, di sisi lain, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja.

“Sebagai pembina kepegawaian, saya pastikan perhatian terhadap kesejahteraan akan terus menjadi prioritas ke depan. Namun, di balik itu semua, kami juga menuntut agar kinerja ditingkatkan. Karena kesejahteraan dan kinerja harus berjalan seimbang demi kemajuan Kota Jambi,” pungkasnya.

Turut hadir dikesempatan itu, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni beserta jajaran, Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi Rio Ramadhan, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Kepala UPT BKN Jambi Supena Adi Putra, serta unsur instansi vertikal terkait lainnya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya.

Dengan demikian, pengangkatan 1.203 PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap II ini tidak hanya menandai bertambahnya jumlah ASN di lingkungan Pemkot Jambi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi aparatur menuju pelayanan publik yang prima, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ribuan ASN PPPK yang kini resmi bergabung diharapkan dapat menjadi motor penggerak tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan berdaya saing, demi terwujudnya Kota Jambi yang Maju, Modern, dan Bahagia Warganya.(*)




Suparyono Kembali Pimpin FKRT Kota Jambi, Siap Kawal Program Pembangunan Berbasis Komunitas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi melantik jajaran pengurus Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Kota Jambi periode 2025–2028, pada Rabu malam (24/9/2025), bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh makna, ditandai dengan penyematan PIN secara simbolis oleh Wali Kota Maulana kepada Ketua FKRT terpilih, H. Suparyono, S.E., berdasarkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 811 Tahun 2025 tentang Pengangkatan FKRT Tingkat Kota Jambi Masa Bakti 2025–2028.

Pelantikan FKRT ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Jambi dengan seluruh pengurus RT, dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, FKRT diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan yang berbasis pada partisipasi masyarakat.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana, selaku Pembina FKRT Kota Jambi, menyampaikan harapannya agar kepengurusan FKRT yang baru dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam membangun dan menjalankan berbagai program Kota Jambi Bahagia, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ujung tombak dari seluruh program Kota Jambi Bahagia ini adalah para Ketua RT. Dengan adanya kelembagaan yang kuat, komunikasi yang solid, dan silaturahmi yang terjaga, insya Allah setiap program Pemerintah dapat tersampaikan dengan cepat, tepat, dan terlaksana dengan baik di tengah masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menambahkan, proses pemilihan Ketua FKRT Kota Jambi telah berjalan secara demokratis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) selaku leading sector, telah memfasilitasi pelaksanaan pemilihannya beberapa waktu lalu.

“Mudah-mudahan pada masa pengabdian kedua ini, Bapak H. Suparyono dapat semakin memberikan kontribusi nyata dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa setelah pelantikan ini, FKRT memiliki tugas penting untuk mengawal setiap program prioritas Pemerintah Kota Jambi, khususnya Program Kampung Bahagia. Program tersebut, menurutnya, hanya dapat berhasil apabila didukung melalui kolaborasi seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis komunitas.

“Ketua RT adalah corong Pemerintah dalam menyukseskan setiap program. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah dan masyarakat, agar seluruh program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Maulana juga menekankan pentingnya peran FKRT Kota Jambi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam menyosialisasikan program dan kebijakan kepada seluruh RT di Kota Jambi.

“Tentunya, sebagai mitra strategis Pemerintah dan dengan legitimasi yang dimiliki, saya berharap FKRT dapat menjadi saluran resmi Pemerintah Kota dalam menjangkau 1.650 RT, sekaligus turut mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia,” tegas Maulana.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga memaparkan 11 program prioritas Kota Jambi Bahagia, terutama yang berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program-program tersebut antara lain Kartu Bahagia, Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT), Bantuan Usaha Masyarakat (Banharkat), Ruang Milenial (Rumel), Call Center Bahagia, Kota Tangguh, hingga Kampung Bahagia.

“Kampung Bahagia adalah bintang dari 11 program prioritas yang ada, karena seluruh roh dan semangat program terintegrasi di dalamnya,” ujar Maulana.

Ia pun berpesan kepada seluruh Ketua RT untuk memahami dan menyerap setiap program tersebut, sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. “Dengan demikian, seluruh program Pemkot Jambi benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat dan berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua FKRT Kota Jambi, H. Suparyono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Wali Kota Maulana, yang senantiasa memberikan dukungan dan arahan sehingga FKRT Kota Jambi mampu melaksanakan berbagai kegiatan yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya selaku Ketua Forum RT terpilih mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada Wali Kota Jambi, selaku Pembina, DPMPPA selaku leading sector, serta segenap para Ketua RT yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami, untuk kembali memimpin FKRT Kota Jambi untuk periode 2025 – 2028,” singkatnya.

Dengan kepengurusan yang baru ini, FKRT Kota Jambi diharapkan dapat semakin memperkuat peran strategisnya sebagai mitra Pemerintah Kota dalam menyukseskan berbagai program pembangunan berbasis masyarakat. Melalui sinergi dan kolaborasi yang erat antara FKRT, para Ketua RT, dan Pemkot Jambi, seluruh program prioritas diharapkan dapat terlaksana lebih optimal, serta mampu mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia yang sejahtera dan berdaya saing.

Turut hadir dalam pelantikan FKRT Kota Jambi itu, Sekda A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkungan Pemkot Jambi, serta Forum Ketua RT Kecamatan dan Kelurahan dilingkup Pemkot Jambi.(*)




Polda Jambi Gandeng PWI Bahas Peran Media Ciptakan Kamtibmas Kondusif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi, Direktorat Intelkam Polda Jambi menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di Hotel Ceria, Kota Jambi.

Acara ini diikuti oleh seluruh personel Dit Intelkam Polda Jambi dan dibuka langsung oleh Direktur Intelkam Polda Jambi, Kombes Pol Hendri Siregar.

Turut hadir Wakil Direktur Intelkam, AKBP Safi’i Bagus Santoso, serta menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Irwansyah, sebagai narasumber utama.

Dalam FGD tersebut, Irwansyah memaparkan materi bertajuk “Peran Media dalam Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Masyarakat”.

a menegaskan bahwa menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai adalah tanggung jawab bersama antara aparat keamanan dan masyarakat, termasuk peran strategis dari media massa.

“Media memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kondusif melalui pemberitaan yang seimbang, faktual, dan edukatif. Selain itu, media juga membantu aparat keamanan dalam menyosialisasikan program-program strategis,” jelas Irwansyah.

Namun demikian, menurutnya, tantangan media dalam mendukung kamtibmas juga cukup kompleks.

Beberapa di antaranya adalah penyebaran berita hoaks, disinformasi, penggunaan media sebagai alat provokasi, rendahnya literasi digital masyarakat, serta tekanan persaingan antar media yang memicu munculnya konten clickbait.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Irwansyah menyampaikan bahwa media harus mengadopsi strategi yang tepat.

Di antaranya adalah dengan memperkuat kerja sama dengan aparat keamanan, meningkatkan literasi digital publik, menjaga independensi dan netralitas redaksi, serta menjunjung tinggi prinsip jurnalisme damai.

“Media dapat menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan aparat penegak hukum. Dengan penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif, media berperan vital dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)




Perkuat Sinergi Demi Prestasi Olahraga, DPRD Provinsi Sambut Hangat Koni Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, Mat Sanusi, bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi dengan Ketua dan pimpinan DPRD Provinsi Jambi di Gedung DPRD, Kamis (25/9/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas perkembangan olahraga di Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Mat Sanusi menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pimpinan DPRD. Ia juga memperkenalkan jajaran pengurus KONI Provinsi Jambi yang hadir, di antaranya Wakil Ketua Umum I Adri, Wakil Ketua Umum VII Yuzar, Sekretaris Umum M. Ali, serta sejumlah pengurus lainnya.

Mat Sanusi menjelaskan beberapa agenda terdekat KONI, antara lain pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Tanjung Jabung Barat tahun 2026, serta persiapan menghadapi PON Beladiri di Kudus pada Oktober 2025.

“Kami berharap sinergi dengan DPRD Provinsi Jambi dapat semakin menguat, sehingga program-program olahraga bisa terlaksana dengan baik dan prestasi atlet Jambi terus meningkat,” ujar Mat Sanusi.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafidz, menekankan bahwa olahraga memiliki dampak besar terhadap perkembangan daerah. Menurutnya, KONI Provinsi Jambi diharapkan mampu membuat lompatan besar dalam pembinaan cabang olahraga prioritas, meski dihadapkan pada tantangan fiskal daerah.

“Olahraga bukan hanya soal prestasi, tapi juga membawa nama baik daerah dan meningkatkan semangat masyarakat. Kami siap bekerja sama, dan berharap kolaborasi antara KONI dan DPRD bisa terjalin lebih baik lagi,” ungkap Hafidz.

Dari pihak DPRD, hadir pula Wakil Ketua DPRD I Ivan Wirata, Wakil Ketua DPRD II Samsul Ridwan, serta anggota DPRD Zulkifli Linus. Dalam kesempatan itu, Ivan Wirata menegaskan kesiapan DPRD untuk mendukung kemajuan olahraga di Jambi, termasuk melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan.

“Kami siap membantu, baik dalam bentuk dukungan program maupun fasilitasi kebutuhan KONI agar pembinaan atlet berjalan maksimal,” kata Ivan.

Lebih jauh, Ivan juga menyampaikan pesan inspiratif bahwa olahraga merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda.

“Prestasi atlet Jambi bukan hanya kebanggaan di arena pertandingan, tetapi juga bukti bahwa anak-anak Jambi mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Tugas kita bersama adalah menciptakan ekosistem yang sehat bagi olahraga, karena di situlah lahir generasi yang tangguh, disiplin, dan berprestasi,” tegas Bang Ivan Wirata (BIW).

Silaturahmi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara KONI dan DPRD Provinsi Jambi. Harapannya, olahraga Jambi dapat lebih berprestasi, sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.(*)




Gaji Naik, SK Diterima! PPPK Kena Warning, Walikota Maulana: Kinerja Buruk Saya Evaluasi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tak hanya menerima SK, para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan menerima kenaikan gaji.

Ini seperti yang ditegaskan Wali Kota Jambi, Maulana saat memberikan sambutan usai secara simbolis memberikan SK.

“Bulan depan naik ya gajinya. Sudah kita anggarkan, ” sebut Maulana, yang disambut sorakan ribuan pegawai.

Maka dari itu, Maulana berharap dengan adanya kenaikan gaji ini diharapkan para pegawai bisa mumpuni kinerjanya.

“Saya akan evaluasi, apabila kinerja anda-anda baik,” timpalnya.

Bahkan, Maulana juga menyinggung profesi guru dan tenaga kesehatan yang telah diangkat menjadi PPPK agar dapat berinovasi dan memperbaiki pelayanan maupun kinerja.

“Jangan banyak gak masuk kelas. Jangan sampai saya nampak anda-anda nongkrong di kantin, akan saya evaluasi!,” tegasnya.

Pagi ini, 1203 jabatan fungsional Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan IPDN Angkatan 32 4 pegawai   lingkungan Pemkot Jambi, menerima Surat Keputusan (SK), Kamis 25 September 2025

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji serta Penyerahan secara Simbolis SK PPPK Kota Jambi 2024 itu dipimpin langsung oleh Penjabat Wali Kota Jambi, Maulana, di Lapangan Balaikota Jambi.

Dalam arahannya, Maulana meminta agar PPPK Kota Jambi bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai abdi negara.

“Utamakan kepentingan negara dan daerah dibandingkan kepentingan diri sendiri ataupun golongan,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta agar PPPK untuk bekerja secara optimal dan kinerjanya semakin baik.

“Saya percaya bahwa saudara bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksi masing-masing,” tambahnya.

Sebelumnya, Maulana mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan Kota Jambi memperoleh formasi PPPK terbanyak se-Provinsi Jambi.

“Total PPPK di Kota Jambi akan mencapai 5.907 orang,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya membalas kepercayaan pemerintah pusat dengan kinerja prima dan pelayanan publik yang berkualitas.

Wali Kota juga menekankan pentingnya nilai-nilai ASN yang Ber-AKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

“Kinerja pegawai akan terus kami evaluasi selama lima tahun ke depan. Jangan sampai kenaikan pendapatan diikuti dengan menurunnya kinerja. Itu namanya kufur nikmat,” tegas Maulana.

Ia juga mengutip Buya Hamka untuk memotivasi peserta: “Kalau bekerja hanya sekadar bekerja, kera juga bekerja.”

Selain itu, Pemkot Jambi juga tengah mengkaji solusi untuk tenaga kerja kontrak (TKK) yang belum lolos menjadi PPPK, salah satunya melalui mekanisme outsourcing dengan tetap memperhatikan aturan dan kemampuan keuangan daerah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap keadilan dan kesinambungan pengelolaan SDM.(*)