Penting! Jalur Bayung Lencir Ditutup Sementara, Tol Jambi Jadi Alternatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengaturan lalu lintas mulai diberlakukan pada arus mudik Lebaran 2026 di koridor Jambi–Palembang.

Namun di tengah pengalihan jalur tersebut, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) tetap beroperasi normal dan menjadi jalur andalan bagi pemudik.

PT Hutama Karya (Persero) memastikan kesiapan layanan di Tol Jambi untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Hal ini seiring diberlakukannya pengalihan arus kendaraan di kawasan Bayung Lencir.

Berdasarkan kebijakan dari pihak kepolisian, kendaraan yang melintas dari Jambi menuju Palembang melalui Bayung Lencir dialihkan ke jalur lintas tengah, yakni melalui Sarolangun–Lubuk Linggau.

Pengalihan ini mulai diterapkan sejak 16 Maret 2026 pukul 21.00 WIB dan bersifat sementara, tergantung kondisi lalu lintas di lapangan.

Meski demikian, Hutama Karya menegaskan bahwa kendaraan yang melintas melalui Tol Betejam, khususnya dari arah Bayung Lencir menuju Simpang Ness maupun sebaliknya, tetap dapat melintas seperti biasa tanpa pembatasan.

Kondisi ini menjadikan Tol Betung–Tempino–Jambi sebagai jalur strategis yang tetap terbuka di tengah rekayasa lalu lintas mudik Lebaran tahun ini.

Plh. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pengaturan lalu lintas demi kelancaran arus mudik.

“Pengaturan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan. Di sisi lain, kami memastikan operasional ruas tol tetap siaga agar pengguna jalan tetap terlayani dengan optimal,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran lalu lintas, Hutama Karya juga menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari petugas operasional, layanan transaksi, hingga fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol.

Pengguna jalan diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi rambu lalu lintas.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta menjaga kondisi fisik selama berkendara.

Dengan tetap beroperasinya Tol Jambi di tengah pengalihan arus ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.(*)




Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Trafik Tol Jambi Naik Drastis hingga 24 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) wilayah Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang cukup terasa di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi.

Pada Minggu, 16 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut mencapai 9.318 unit.

Angka ini meningkat sekitar 24,57 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal, menandakan mulai tingginya mobilitas masyarakat menjelang puncak mudik.

Kenaikan trafik di Tol Jambi ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku, sehingga masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya di JTTS mencapai 138.029 kendaraan dalam satu hari.

Jumlah ini melonjak hingga 55,54 persen dari kondisi normal, mencerminkan pergerakan mudik yang semakin masif.

Meski demikian, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi tetap menjadi perhatian utama karena berfungsi sebagai jalur strategis penghubung di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Ruas ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan volume kendaraan dalam beberapa hari ke depan.

Hutama Karya memastikan kesiapan operasional untuk menghadapi lonjakan ini, mulai dari petugas lapangan, fasilitas rest area, hingga sistem pemantauan lalu lintas secara real-time.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima.

Pengendara juga disarankan untuk beristirahat jika mengalami kelelahan demi menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

Dengan tren peningkatan ini, Tol Jambi diperkirakan akan menjadi salah satu titik krusial dalam arus mudik Lebaran 2026 di Sumatera.(*)




Baznas Kota Jambi Tegaskan Peran sebagai Lembaga Resmi Negara dalam Menyejahterakan Umat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menegaskan komitmennya sebagai lembaga resmi negara yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan transparan.

Hal ini disampaikan Ketua Baznas Kota Jambi, M Padli, saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan pada Selasa (16/3/2026).

Ia diamping Waka Bidang Pengumpulan Fakhruddin, Waka Bidang Perencanaan Sanandar, Waka Bidang Pendistribusian Suparman dan Waka Bidang SDM Abdul Rahim.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Baznas hadir sesuai amanah undang-undang sebagai lembaga utama dalam pengelolaan zakat di Indonesia, termasuk di wilayah Kota Jambi.

“Baznas merupakan lembaga resmi negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyejahterakan umat,” kata dia.

” Kami mengelola dana zakat untuk disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ujar M Padli.

Menurutnya, Baznas Kota Jambi terus mengoptimalkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk membantu masyarakat dari berbagai aspek kehidupan. Beberapa program tersebut antara lain:

* Jambi Bertakwa, yang berfokus pada pembinaan keagamaan dan peningkatan kualitas spiritual masyarakat.

* Jambi Cerdas, yang mendukung sektor pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu.

* Program sosial ekonomi lainnya yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Jambi.

M Padli menjelaskan bahwa program-program tersebut tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.

“Fokus kami tidak hanya membantu sesaat, tetapi bagaimana masyarakat bisa bangkit dan mandiri melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk semakin percaya dan menyalurkan zakatnya melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan yang akuntabel dan sesuai syariat.

Dengan berbagai program strategis yang dijalankan, Baznas Kota Jambi optimistis dapat terus menjadi garda terdepan dalam upaya menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di daerah tersebut.(*)




Jelang Idul Fitri, Iwako Jambi Fokus Bantu Dhuafa yang Belum Tersentuh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ikatan Wartawan Peliputan Kota (Iwako) Jambi kembali menggelar aksi sosial bertajuk Iwako Peduli dan Berbagi Kebahagiaan pada Senin–Selasa (16–17 Maret 2026).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Kota Jambi.

Ketua Iwako Jambi, Ali Ahmadi, mengatakan kegiatan ini difokuskan pada warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya kaum dhuafa yang belum menerima bantuan sosial dari pihak lain.

“Kami menyasar masyarakat yang belum tersentuh bantuan. Setelah turun langsung ke lapangan, ternyata masih banyak warga dalam kondisi tersebut,” ujar Ali Ahmadi.

Dalam kegiatan ini, Iwako menyalurkan 50 paket bantuan berisi kebutuhan pokok dan uang tunai.

Bantuan diberikan kepada warga di beberapa wilayah, antara lain:

* Simpang Rimbo

* Kenali Asam

* Thehok

* Legok

* Simpang IV Sipin

* Tanjung Pinang

* Rajawali

Ali menjelaskan, bantuan berasal dari berbagai pihak yang turut berpartisipasi, di antaranya:

* Wartawan peliputan Pemkot Jambi

* Forum CSR Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Jambi

* Dinas Pendidikan Kota Jambi

* Wali Kota Jambi, dr. Maulana

* Pembina Iwako, Saleh Ridha

“Para donatur mempercayakan Iwako untuk menyalurkan bantuan ini kepada yang membutuhkan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” tambahnya.

Pembina Iwako, Saleh Ridha, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian wartawan terhadap masyarakat kurang mampu, terutama menjelang Lebaran.

“Harapannya bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat dhuafa menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat penerima manfaat. Salah satunya Selamet, warga RT 02 Kelurahan Tanjung Pinang.

“Terima kasih kepada Iwako dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Setelah penyaluran bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama anggota Iwako.

Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.(*)




Ombudsman Soroti Transportasi Sungai Tanggo Rajo Saat Mudik 2026, Tak Ada Posko Pengawasan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi melakukan pemantauan pelayanan mudik Lebaran 2026 di sejumlah titik transportasi.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah penyeberangan angkutan sungai di kawasan Tanggo Rajo, Angso Duo, Kota Jambi.

Dalam pemantauan tersebut, Ombudsman menyoroti belum adanya posko pengawasan maupun petugas khusus dari instansi terkait di lokasi transportasi sungai yang berada di sekitar kawasan rumah dinas Gubernur Jambi itu.

Asisten Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Korinna Al Emira, mengatakan keberadaan posko sangat penting, terutama pada masa arus mudik ketika jumlah penumpang meningkat.

Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk memastikan keselamatan masyarakat yang menggunakan transportasi sungai sebagai sarana perjalanan mudik.

Korinna menjelaskan, jalur Sungai Batanghari merupakan salah satu moda transportasi tertua di Jambi yang hingga kini masih digunakan masyarakat, terutama untuk menghubungkan wilayah pesisir dan daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, terlihat ratusan pemudik memadati kawasan penyeberangan Tanggo Rajo untuk menaiki kapal cepat atau speedboat.

Para penumpang tersebut berasal dari Kota Jambi dengan berbagai tujuan di wilayah pesisir, seperti Sadu, Nipah Panjang, Simpang Desa, Rantau Rasau hingga Sungai Lokan.

Pada hari biasa, penyeberangan hanya melayani satu kali keberangkatan kapal. Namun saat musim mudik Lebaran, jumlah perjalanan meningkat menjadi dua kali keberangkatan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

Ombudsman menilai pemerintah melalui instansi terkait perlu memberikan perhatian lebih terhadap transportasi sungai, baik dari sisi keselamatan penumpang maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan antar kabupaten dan kota.

Sebagai tindak lanjut, Ombudsman menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi berwenang, termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, untuk meningkatkan pengawasan terhadap transportasi sungai selama periode mudik.

Selain memantau jalur sungai, Ombudsman juga melakukan pengecekan layanan mudik di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Koordinator Komersial Angkasa Pura Jambi, Endah, mengatakan pihak bandara telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik.

Ia memastikan fasilitas bandara serta petugas operasional telah siap melayani masyarakat yang menggunakan transportasi udara.

Menurutnya, koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah instansi terkait seperti Karantina dan Kantor Kesehatan Pelabuhan guna memastikan pelayanan berjalan lancar.

Saat ini jumlah penumpang di Bandara Sultan Thaha diperkirakan sudah mencapai sekitar dua ribu orang per hari.

Sementara pada puncak arus mudik Lebaran, jumlah penumpang diprediksi dapat mencapai lima ribu orang.

Bandara juga telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, ibu menyusui, serta lansia. Selain itu tersedia pula saluran informasi dan pengaduan bagi para penumpang.(*)




Jalur Jambi–Palembang Dialihkan Saat Mudik Lebaran, Pemudik Diminta Lewat Rute Alternatif Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi melakukan pengalihan arus kendaraan pemudik dari Jalur Lintas Timur Jambi–Palembang menuju Jalur Lintas Barat dan Jalur Tengah.

Kebijakan ini diterapkan menyusul meningkatnya volume kendaraan secara signifikan selama arus mudik Lebaran.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kakorlantas Polri untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik.

Dalam kebijakan ini, kendaraan pemudik yang melintas dari arah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau dengan tujuan Palembang hingga Pulau Jawa diarahkan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Untuk rute pertama, pengendara dapat melalui Jalur Barat dengan lintasan Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang.

Dari Prabumulih, pemudik bisa memanfaatkan akses Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat perjalanan menuju Kota Palembang.

Sementara itu, bagi pemudik yang tidak menggunakan tol, jalur alternatif lainnya adalah Jalur Tengah dengan rute Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi juga menginstruksikan seluruh jajaran Satlantas di wilayah hukum Polda Jambi untuk menutup sementara Jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik dan mengarahkan mereka ke jalur alternatif tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis seperti persimpangan utama dan lokasi penyekatan untuk membantu mengarahkan arus kendaraan.

Selain itu, spanduk dan papan penunjuk arah sementara dipasang di sejumlah titik perbatasan, termasuk wilayah perbatasan Riau–Jambi.

Sosialisasi terkait pengalihan arus juga dilakukan secara masif melalui media sosial dan media massa agar masyarakat yang hendak mudik dapat menyesuaikan rute perjalanan lebih awal.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Polres Sarolangun serta Polres Musi Rawas Utara dari Polda Sumatera Selatan guna memastikan kesiapan Jalur Lintas Tengah dalam menampung peningkatan jumlah kendaraan pemudik.

Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, pengalihan arus tersebut merupakan langkah strategis untuk mengurai kemacetan di Jalur Lintas Timur yang saat ini mengalami lonjakan kendaraan cukup tinggi.

Menurutnya, dengan mengarahkan pemudik ke jalur alternatif, diharapkan perjalanan masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman selama musim mudik.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel di lapangan diminta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dengan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam melakukan pengaturan lalu lintas.

Polda Jambi turut mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi arahan petugas, memperhatikan rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum menempuh perjalanan jauh.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Lantik Direksi Baru Perumdam Tirta Mayang Periode 2026–2031

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana resmi melantik jajaran direksi baru Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi untuk periode 2026–2031, Senin (16/3/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Pelantikan ini dilakukan setelah Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil akhir Seleksi Terbuka Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi.

Tiga nama resmi ditetapkan sebagai jajaran direksi baru setelah melalui rangkaian tahapan seleksi sesuai regulasi yang berlaku.

Pengumuman hasil seleksi tersebut tertuang dalam Surat Nomor: PD.01/019/Pansel-2026 tertanggal 25 Februari 2026.

Proses seleksi dilaksanakan dengan berpedoman pada regulasi Kementerian Dalam Negeri terkait tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum, termasuk aturan mengenai organ dan kepegawaian perusahaan daerah.

Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan, mulai dari seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), penulisan makalah, hingga wawancara akhir bersama Wali Kota Jambi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Adapun tiga nama yang resmi dilantik sebagai direksi baru Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi yaitu:

* Arianto, S.T. sebagai Direktur Utama

* Eri Suganda, S.T. sebagai Direktur Teknik

* Andri Susanto, S.Kom. sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Maulana yang juga bertindak sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) berharap jajaran direksi yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.

“Direksi yang baru dilantik harus mampu bekerja profesional, berintegritas, dan menghadirkan inovasi dalam pengelolaan perusahaan. Perumdam Tirta Mayang memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan dan kualitas air bersih bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta peningkatan kinerja perusahaan agar mampu memberikan pelayanan maksimal sekaligus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ke depan saya berharap Perumdam Tirta Mayang semakin maju, memperluas cakupan layanan air bersih, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mampu menjadi BUMD yang sehat, profesional, dan membanggakan bagi Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Direksi Baru Perumdam Tirta Mayang Jambi Dilantik, Dirut Arianto: Kunci Keberhasilan Ada pada Kerja Sama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana resmi melantik jajaran direksi baru Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi untuk periode 2026–2031, Senin (16/3/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Pelantikan ini menyusul pengumuman hasil akhir Seleksi Terbuka Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi yang dilakukan Panitia Seleksi (Pansel).

Tiga nama resmi ditetapkan sebagai jajaran direksi baru setelah melalui seluruh tahapan seleksi sesuai regulasi yang berlaku.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor: PD.01/019/Pansel-2026 tertanggal 25 Februari 2026.

Proses seleksi dilaksanakan dengan berpedoman pada regulasi Kementerian Dalam Negeri terkait tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum.

Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan, mulai dari seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), penulisan makalah, hingga wawancara akhir bersama Wali Kota Jambi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Adapun tiga nama yang resmi dilantik sebagai direksi baru Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi yakni:

* Arianto, S.T. sebagai Direktur Utama

* Eri Suganda, S.T. sebagai Direktur Teknik

* Andri Susanto, S.Kom. sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan

Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang yang baru dilantik, Arianto, menyampaikan bahwa keberhasilan perusahaan ke depan sangat bergantung pada sinergi dan kerja sama seluruh pihak.

Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Kota Jambi, DPRD Kota Jambi, serta seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

“Kunci keberhasilan kami ke depan adalah kerja sama. Kami sangat berharap dukungan dan arahan dari Pemerintah Kota Jambi, DPRD Kota Jambi, serta seluruh pihak terkait agar kami dapat memberikan pelayanan air minum yang semakin baik bagi masyarakat,” ujar Arianto.

Ia juga menegaskan komitmennya bersama jajaran direksi untuk meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas jangkauan layanan, serta memastikan kualitas air bersih yang disalurkan kepada pelanggan tetap terjaga.

“Kepercayaan yang diberikan ini tentu menjadi tanggung jawab besar bagi kami. Kami akan berupaya maksimal agar Perumdam Tirta Mayang semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Jambi,” tambahnya.(*)




Wali Kota Maulana Tekankan Kolaborasi dalam Musrenbang RKPD 2027 Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Musrenbang RKPD 2027 Kota Jambi menjadi forum penting untuk menyepakati arah dan prioritas pembangunan daerah agar selaras dengan agenda pembangunan nasional maupun provinsi.

Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.

Wali Kota Maulana mengatakan Musrenbang menjadi momentum penting untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari tingkat kelurahan dan kecamatan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, seluruh usulan tersebut harus terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi 2025–2029.

“Musrenbang ini merupakan forum strategis untuk menyatukan aspirasi masyarakat dengan perencanaan teknokratik pemerintah. Kita ingin memastikan pembangunan Kota Jambi tahun 2027 benar-benar fokus, terarah, serta mendukung agenda prioritas nasional dan program direktif Presiden Republik Indonesia,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, melalui Musrenbang RKPD 2027 pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan menyepakati fokus pembangunan, program prioritas, serta kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2027.

Selain itu, forum Musrenbang juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi multipihak agar proses perencanaan pembangunan berjalan lebih profesional, transparan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam pembahasan Musrenbang, sejumlah isu strategis pembangunan Kota Jambi menjadi perhatian utama.

Di antaranya pembangunan infrastruktur dan konektivitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas serta daya saing sumber daya manusia, hingga penguatan pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan.

Pemerintah Kota Jambi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Di sisi lain, Maulana mengakui pembangunan daerah masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya keterbatasan kemampuan keuangan daerah dibandingkan dengan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat.

“Kita harus mampu menyusun prioritas pembangunan secara tepat, karena kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur, pelayanan publik, dan fasilitas perkotaan terus meningkat. Di tengah keterbatasan fiskal, kolaborasi dan inovasi menjadi kunci,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan ke depan juga dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga isu perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Jambi menetapkan agenda pembangunan yang berfokus pada pelaksanaan 11 program unggulan daerah dalam kerangka visi pembangunan Kota Jambi Bahagia.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi daerah, mengoptimalkan potensi wilayah, memanfaatkan teknologi informasi secara integratif, serta meningkatkan daya saing daerah.

“Pembangunan Kota Jambi harus dilaksanakan secara efektif, efisien, inovatif, dan tepat sasaran,” sebutnya.

“Kita juga terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak untuk mempercepat pencapaian target pembangunan,” kata Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah serta para pemangku kepentingan guna mengoptimalkan pencapaian target pembangunan tahun 2027.

“Kita harus mampu beradaptasi dengan dinamika global, termasuk menghadapi ketidakpastian, kompleksitas, dan perubahan kebijakan yang dapat mempengaruhi perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya.

“Karena itu, perencanaan harus adaptif, kolaboratif, dan berbasis data,” pungkas Maulana. (*)

 




Musrenbang RKPD Kota Jambi, Ketua DPRD Kemas Faried Tekankan Peran DPRD Kawal Aspirasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – DPRD Kota Jambi menegaskan komitmennya mengawal aspirasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly mengatakan, DPRD memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui tiga fungsi utama, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Menurut Faried, melalui fungsi legislasi DPRD berperan dalam pembentukan peraturan daerah (Perda), sementara pada fungsi anggaran DPRD bersama pemerintah daerah membahas serta menetapkan alokasi anggaran pembangunan.

“Selain itu, melalui fungsi pengawasan, DPRD juga mengawasi seluruh program yang dijalankan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” kata Faried.

Ia menegaskan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai program yang dilaksanakan oleh Maulana dan Diza Aljosha Hazrah agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana pembangunan serta kepentingan masyarakat.

Faried menjelaskan, dalam sistem pemerintahan daerah DPRD juga berperan sebagai representasi rakyat yang menyalurkan aspirasi masyarakat, melakukan kontrol terhadap kebijakan pemerintah daerah, hingga terlibat dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah.

“Tugas kami di DPRD adalah menyampaikan pokok-pokok pikiran yang merupakan aspirasi dari masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian menjadi masukan penting dalam menentukan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, melalui forum Musrenbang, DPRD dapat memberikan berbagai masukan terhadap program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah.

Selain itu, DPRD juga berperan mengawal aspirasi masyarakat agar tetap menjadi bagian dari kebijakan pembangunan yang disusun pemerintah daerah.

“Kami juga menjaga sinkronisasi kebijakan antara DPRD dan pemerintah daerah serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam proses perencanaan pembangunan,” kata Faried.

Ia berharap melalui kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah, perencanaan pembangunan di Kota Jambi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pada akhirnya tujuan dari semua proses perencanaan ini adalah memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya. (*)