AJI Jambi dan WWF Indonesia Gelar Nobar Film Dokumenter ‘Berbagi Ruang’ tentang Konflik Gajah Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jambi berkolaborasi dengan WWF Indonesia menggelar acara nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter bertajuk “Berbagi Ruang”, pada Senin (29/9/2025) sore di Taman Budaya Jambi.

Film ini mengangkat isu penting tentang konflik manusia dan satwa liar, khususnya gajah Sumatera.

Film “Berbagi Ruang” merupakan serial dokumenter yang diproduksi oleh aktor Chicco Jerikho bekerja sama dengan WWF Indonesia dan K Entertainment.

Film ini menyoroti tantangan pelestarian ajah Sumatera, serta pentingnya pendekatan berbagi ruang antara manusia dan satwa liar demi terciptanya harmoni ekosistem.

Acara ini dipandu oleh jurnalis Lili Rambe dan menghadirkan sejumlah narasumber penting seperti Chicco Jerikho (Produser), Faisal Rachman (Sutradara), Agung Nugroho (Kepala BKSDA Jambi) Nazli Herimsyah (Perwakilan WWF Indonesia) serta Suang Sitanggang (AJI Jambi).

Sutradara Faisal Rachman menjelaskan bahwa, film ini tidak hanya fokus pada pelestarian gajah, tetapi juga sebagai media edukasi bagi masyarakat.

“Gajah adalah hewan endemik yang harus dijaga. Film ini membawa pesan kenapa mereka penting bagi kita,” ujar Faisal.

Ia juga menyoroti tantangan produksi di lapangan, mulai dari akses jalan yang sulit hingga kondisi cuaca ekstrem.

Sementara itu, Chicco Jerikho yang ikut turun langsung ke lapangan mengaku mendapat pengalaman berbeda saat berinteraksi dengan masyarakat yang hidup berdampingan dengan satwa liar.

“Masyarakat di sana benar-benar berbagi ruang dan peran. Semoga film ini membawa dampak positif,” katanya.

Perwakilan WWF Indonesia, Nazli Herimsyah, mengatakan bahwa film dokumenter ini menjadi alat efektif untuk mengubah perspektif publik terkait konflik dengan satwa liar.

“Film ini bisa membangun kesadaran bahwa hidup berdampingan lebih baik daripada konflik,” ujarnya.

Kepala BKSDA Jambi, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tiga kantong habitat gajah di Provinsi Jambi, salah satunya di kawasan Bukit Tigapuluh.

“BKSDA tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan WWF dan jurnalis sangat penting, termasuk mendorong pemegang izin agar serius dalam konservasi,” tegasnya.

Selain menjadi ajang edukasi publik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas jurnalis di Jambi, khususnya dalam meliput isu-isu lingkungan dan konservasi secara profesional dan berbasis data.(*)




Dorong Percepatan Pembangunan, Wali Kota Maulana Pantau Langsung Realisasi Fisik dan Keuangan OPD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai target di penghujung tahun anggaran, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., memimpin langsung Rapat Realisasi Fisik dan Keuangan Pemerintah Kota Jambi Tahun Anggaran 2025, Senin (29/9/2025).

Rapat yang digelar di Aula Bappeda Kota Jambi itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Sekretaris Daerah, Drs. H. A. Ridwan, M.Si., serta diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, dan para Camat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan pentingnya percepatan realisasi program kerja dan anggaran, khususnya di sisa akhir tahun 2025.

Ia memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dievaluasi menyeluruh, baik dari sisi fisik maupun keuangan, agar program prioritas dapat terealisasi tepat waktu dan sesuai sasaran.

“Poin pentingnya, kami harapkan dukungan dan kerja sama seluruh Kepala OPD, Camat, dan Lurah untuk aktif, bukan pasif. Karena saya mengetahui semua laporannya, terutama terkait pendapatan yang targetnya sudah kita tetapkan bersama,” tegas Wali Kota.

Maulana menekankan dua aspek utama yang menjadi fokus evaluasi, yakni pendapatan dan belanja daerah.

Ia mengingatkan agar pencapaian target pendapatan terus diupayakan sepanjang tidak membebani masyarakat, sementara realisasi belanja daerah melalui APBD harus dipercepat, terutama belanja yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

“APBD adalah stimulus ekonomi bagi masyarakat. Kalau segera kita realisasikan, akan ada penyedia UMKM yang terlibat, tenaga kerja yang terserap, dan itu semua akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Hingga saat ini, realisasi fisik dan keuangan Pemkot Jambi telah mencapai 54 persen.

Capaian tersebut, menurut Maulana, berada di angka yang cukup tinggi dan menempatkan Kota Jambi di posisi menengah secara nasional.

“Artinya banyak pekerjaan yang sudah selesai, namun pihak ketiga belum melakukan pencairan. Selaku Kepala Daerah, saya wajib mengevaluasi sekaligus mendorong percepatan itu agar pembangunan berjalan optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menegaskan bahwa evaluasi realisasi anggaran ini akan menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kinerja para Kepala OPD, seiring dengan proses Job Fit yang baru saja dijalankan.

“Iya, insya Allah dalam beberapa hari ini akan diumumkan,” tambahnya.

Maulana menutup arahannya dengan mengingatkan bahwa capaian kinerja Pemkot Jambi akan terus dimonitor oleh Pemerintah Pusat melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan sistem Pusat Pengendalian Kebijakan dan Informasi (PPKI) Kementerian Dalam Negeri.

Untuk itu, Ia meminta seluruh perangkat daerah bersikap transparan dan responsif apabila menghadapi kendala, baik dalam pencairan anggaran, pengadaan barang dan jasa, maupun hambatan teknis lainnya.(*)




Satlinmas Dikukuhkan, Wali Maulana Tegaskan Peran Strategis Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengukuhkan Anggota Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) Kecamatan Danau Sipin dan Kecamatan Jelutung, bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pada Senin siang (29/9/2025).

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan sumpah/janji Anggota Satlinmas secara simbolis oleh perwakilan masing-masing Kecamatan, serta penyematan tanda Anggota yang secara langsung dilakukan oleh Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A,.

Selain pengukuhan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sesi pembekalan bagi para anggota Satlinmas. Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan materi sesuai bidang keahliannya, di antaranya Kasat Binmas Polresta Jambi, Kompol Akil, yang hadir mewakili Kapolresta Jambi, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wali Kota Maulana menegaskan, pentingnya keberadaan Satlinmas dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, hari ini sudah terbentuk Satlinmas di dua kecamatan. Karena menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan TNI, Polri, Satpol PP, maupun Dinas Perhubungan. Lebih dari itu, dibutuhkan partisipasi dari lapisan masyarakat hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT). Di sinilah nantinya peran strategis Satlinmas hadir, menjadi garda terdepan bersama masyarakat,” tegas Maulana.

Maulana menyebut, ketenteraman, ketertiban, dan keamanan masyarakat sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jambi, yakni Program Kota Tangguh.

Kehadiran Satlinmas, menurutnya, memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai potensi bencana, seperti kebakaran maupun banjir.

“Nantinya, dinas-dinas terkait seperti Damkar akan turun langsung memberikan pembekalan, pengetahuan, serta informasi praktis tentang cara menanggulangi bencana ketika terjadi di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa Satlinmas juga diharapkan mampu menjadi benteng masyarakat dari berbagai pengaruh negatif.

“Sebagai salah satu pendukung program Kota Tangguh, keberadaan Satlinmas diharapkan dapat mencegah munculnya persoalan sosial di tengah masyarakat, seperti geng motor maupun tindak kriminalitas lainnya, sekaligus mendukung program prioritas Pemkot Jambi secara menyeluruh,” tambah Maulana.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemkot Jambi yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di antaranya Kartu Bahagia dan Kampung Bahagia, yang dirancang untuk memberikan rasa aman dan perlindungan sosial bagi warga Kota Jambi, khususnya keluarga kurang mampu.

“Untuk itu, kami selaku Pemerintah mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Semua program yang sedang berjalan secara bertahap ini. Saya berharap kekompakan dan kebersamaan ini terus terjaga, sehingga Kota Jambi senantiasa menjadi kota yang nyaman bagi siapa pun yang datang, sekaligus memberi dampak positif bagi perputaran roda perekonomian,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, dalam laporan pelaksanaan, Kepala Satpol PP Kota Jambi, Feriyadi, menyampaikan bahwa pengukuhan Anggota Satlinmas akan dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan se-Kota Jambi, dengan jumlah keseluruhan mencapai 2.040 anggota.

“Secara bertahap akan kita kukuhkan di setiap kecamatan. Untuk hari ini, di Kecamatan Jelutung dan Danau Sipin, sebanyak 360 anggota resmi dikukuhkan. Mereka berasal dari lapisan masyarakat yang sebelumnya telah melalui proses seleksi oleh Ketua RT, kemudian ditetapkan melalui SK Lurah, dan selanjutnya dikukuhkan oleh Wali Kota,” jelas Feriyadi.

Feriyadi menambahkan, pengukuhan Satlinmas ini tidak hanya sekedar seremonial, tetapi juga merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat implementasi program Kota Tangguh.

Kehadiran Satlinmas diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan, baik dalam menjaga ketertiban umum maupun dalam menghadapi potensi bencana dan permasalahan sosial di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula unsur perwakilan Forkopimda Kota Jambi, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, serta para anggota Satlinmas dari Kecamatan Danau Sipin dan Kecamatan Jelutung.(*)




Bunda PAUD Kota Jambi: STEM Harus Diajarkan dengan Cara Menyenangkan Sejak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempertegas komitmennya dalam mewujudkan Kota yang Ramah dan Inklusif bagi anak.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia dengan tema “Mengenalkan Sains Sejak Dini untuk Generasi Cerdas, Kreatif, dan Bahagia”, yang digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin pagi (29/9/2025).

Kegiatan edukatif yang dikemas secara atraktif ini berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Sebanyak 1.500 anak dari jenjang PAUD, TK, TPA, dan SPS se-Kota Jambi sangat antusias ikut ambil bagian dalam event tersebut.

Melalui festival ini, Pemkot Jambi tidak hanya menghadirkan wahana bermain, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan, di mana anak-anak dapat mengenal sains secara sederhana, kreatif, dan penuh kegembiraan.

Festival Gelembung Bahagia menjadi simbol nyata komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan wadah ekspresi, tumbuh kembang, sekaligus penguatan karakter bagi generasi penerus bangsa.

Dengan cara belajar yang gembira, aktif, dan penuh keceriaan, diharapkan anak-anak Kota Jambi dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, percaya diri, serta siap menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., beserta Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG.

Kehadiran keduanya di tengah-tengah ribuan anak peserta festival ini menjadi bentuk nyata dukungan dan semangat dari Pemkot Jambi bagi generasi penerus bangsa untuk terus belajar, bereksplorasi, dan berkreasi dengan gembira.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota dan Bunda PAUD membuka secara resmi Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia, yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara.

Momen itu pun disambut sorak gembira dan tepuk tangan riuh anak-anak, menambah semarak suasana festival.

Turut hadir, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Martua Muda Siregar, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Jambi Budi Hartono, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, Kepala Dinas Pendidikan Mulyadi beserta jajaran dilingkungan Pemkot Jambi, Bunda PAUD tingkat Kecamatan, serta Mitra PAUD se-Kota Jambi dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menekankan bahwa pendidikan, kesehatan, dan ekonomi merupakan tiga sektor penting yang menjadi pilar utama dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Saat ini, IPM Kota Jambi telah mencapai angka 81,77 persen, dan Pemerintah Kota Jambi akan terus berfokus membangun serta memperkuat ketiga sektor tersebut bersama seluruh jajaran.

“Tentunya hari ini kami sangat bahagia dengan terselenggaranya Festival Gelembung ini. Kegiatan ini tidak hanya membahagiakan, tetapi juga memiliki makna besar dalam meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan keceriaan anak-anak kita,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia menyebut, pelaksanaan festival ini memiliki makna penting dalam meningkatkan pembelajaran dan pengalaman bermain anak di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Program ini, lanjutnya, bukan hanya menjadi penyemangat bagi anak-anak, tetapi juga memberikan motivasi bagi para orang tua dan keluarga untuk bersama-sama mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Kami telah menargetkan agar anak-anak usia PAUD memperoleh ruang pendidikan yang optimal dengan capaian partisipasi 100 persen. Ke depan, PAUD Negeri akan kami hadirkan di setiap kecamatan di Kota Jambi, sehingga masyarakat kurang mampu juga dapat merasakan fasilitas pendidikan yang layak. Mulai dari biaya, hingga perlengkapan sekolah seperti seragam, dapat dinikmati secara gratis,” tuturnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa tingkat partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD) usia 5 hingga 6 tahun di Kota Jambi saat ini telah mencapai 85 persen, dengan target capaian 100 persen.

Target tersebut sejalan dengan komitmen dan perjuangan gigih Bunda PAUD Kota Jambi, yang hingga kini berhasil mendorong hadirnya lima PAUD Negeri di Kota Jambi.

“Perhatian saya bersama Bunda PAUD terhadap pendidikan anak usia dini tentu sangat besar, karena kami menyadari betul bahwa pendidikan dan ilmu pengetahuanlah yang mengantarkan kita hingga berada pada titik ini,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan, bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya dimulai ketika anak memasuki bangku sekolah, melainkan sudah berlangsung sejak dalam kandungan.

“Pendidikan itu sejatinya tidak dimulai saat anak masuk sekolah, melainkan sudah sejak dalam kandungan. Karena itu, 1.000 hari pertama kehidupan menjadi sangat penting, sebagai fondasi emas bagi tumbuh kembang anak kita di masa depan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana mengajak seluruh orang tua untuk memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak sejak dini.

Menurutnya, warisan paling berharga yang dapat diberikan kepada generasi bangsa adalah ilmu pengetahuan dan pendidikan yang baik.

“Saya berpesan kepada seluruh orang tua, jangan hanya fokus pada pendidikan umum, tetapi juga berikan pendidikan agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Karena sesungguhnya ilmu lah yang akan mengangkat derajat kita. Jika ingin meraih dunia, maka dengan ilmu. Jika ingin meraih akhirat, maka juga dengan ilmu. Oleh sebab itu, berikanlah kepada anak-anak kita bekal ilmu dunia sekaligus ilmu agama,” pesannya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menjalankan program pendidikan inklusi, di mana tidak ada perbedaan perlakuan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak lainnya di sekolah.

Program ini, menurutnya, menjadi wujud komitmen Pemkot Jambi dalam menghadirkan pendidikan yang ramah dan setara bagi seluruh anak.

“Di sekolah, anak-anak berkebutuhan khusus akan didampingi oleh guru-guru yang siap mendidik dengan penuh kesabaran. Insya Allah, dengan semangat kita bersama, PAUD akan mampu menjadi wahana pendidikan karakter terbaik bagi anak-anak di usia dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., menyampaikan bahwa Festival Permainan Sains ini menjadi sarana penting untuk menstimulasi kemampuan anak melalui konsep bermain yang perlu diperkenalkan sejak usia dini.

“Tantangan anak-anak kita saat ini tentu berbeda dengan generasi kita dahulu. Karena itu, konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) harus diperkenalkan dengan cara yang menyenangkan. Salah satunya melalui permainan gelembung sabun bahagia ini. Dari permainan sederhana ini, anak-anak bisa belajar bahwa air yang dicampur sabun dapat menghasilkan gelembung, dan mereka juga dapat memahami bagaimana gelembung tercipta dengan menggunakan alat-alat sederhana,” ujar Bunda PAUD Kota Jambi.

Dirinya berharap para orang tua dan guru mampu memberikan penjelasan kepada anak melalui permainan yang interaktif, karena hal tersebut dapat menggali lebih dalam potensi serta kemampuan anak.

“Saya juga berharap guru-guru di sekolah dapat selalu menerapkan konsep STEM sederhana dalam proses pembelajaran. Hal ini merupakan bagian dari pembelajaran mendalam atau e-learning, sehingga anak-anak dapat tumbuh seperti gelembung sabun yang cerah, ceria, dan berwarna-warni. Dengan cara itu, konsep-konsep ilmu bisa dimasukkan ke dalam pendidikan sambil bermain, sekaligus menumbuhkan cita-cita setinggi mungkin, seperti gelembung sabun yang melayang tinggi,” harapnya.

Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan bahwa program “Bunda PAUD Bahagia” yang digagas Pemerintah Kota Jambi akan terus didorong agar seluruh anak usia dini dapat mengakses layanan pendidikan yang layak.

Targetnya, 100 persen anak PAUD di Kota Jambi bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas, menyenangkan, dan mampu membentuk karakter sejak usia dini.

“Sebagai Bunda PAUD, saya berkomitmen menyukseskan program wajib belajar 13 tahun, untuk menjamin setiap anak di Kota Jambi tanpa terkecuali memperoleh hak pendidikannya, termasuk mengikuti PAUD minimal satu tahun sebelum masuk SD. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada keluarga yang masih memiliki anak usia 5-6 tahun tetapi belum bersekolah di PAUD, agar segera mendaftarkannya. Silakan juga melaporkan langsung melalui akun Instagram saya maupun IG resmi Bunda PAUD Kota Jambi. InsyaAllah, kita akan mencari solusi terbaik bersama,” tutup Bunda PAUD Kota Jambi itu.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi, menyampaikan bahwa tujuan digelarnya Festival Permainan Sains ini adalah untuk meningkatkan minat dan rasa ingin tahu anak terhadap fenomena sains; mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar; serta mempererat hubungan sosial antar anak, guru, dan orang tua.

Katanya, pendidikan sains pada jenjang PAUD di era modern saat ini menjadi kebutuhan yang sangat penting.

Namun, pengenalannya harus dikemas dalam bentuk yang sesuai dengan dunia anak, yakni dunia bermain.

“Permainan sains gelembung sabun ini adalah contoh media sederhana, namun kaya akan muatan pembelajaran,” jelasnya.

Pembukaan Festival Permainan Sains Gelembung Bahagia ini semakin meriah dengan digelarnya pengundian doorprize beragam hadiah menarik.

Riuh sorak gembira anak-anak bercampur dengan tepuk tangan orang tua yang penuh semangat, menjadikan momen ini semakin hangat dan penuh keceriaan. Tak hanya belajar dan bermain, festival ini pun menjadi ajang kebersamaan yang menyenangkan bagi seluruh peserta.(*)




Gandeng TikTok Shop, Disparbud Kota Jambi Segera Latih Emak-Emak Jadi Kreator! Cek Syarat dan Waktunya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pendaftaran program pelatihan Emak-Emak Matic 2025 resmi dibuka mulai 1 hingga 8 Oktober 2025.

Program ini digagas oleh Creators Lab dan kembali hadir di Kota Jambi, bekerja sama dengan TikTok Shop by Tokopedia serta Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Program ini menyasar para perempuan yang ingin meningkatkan kemampuan digital dan berpenghasilan melalui platform media sosial, khususnya TikTok.

Pelatihan akan digelar secara offline dan gratis pada 16 Oktober 2025, dengan menghadirkan materi tentang cara menjadi seller, affiliator, dan content creator profesional.

“Kami mendukung penuh program ini karena sangat sejalan dengan misi Pemerintah Kota Jambi dalam mengembangkan ekonomi kreatif, terutama bagi perempuan,” ungkap Jimmi, Kabid Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (SDP & Ekraf) Disparbud Kota Jambi.

“Ini peluang nyata untuk menambah skill dan potensi penghasilan dari dunia digital,” ujar Jimmi,

Syarat Pendaftaran Emak-Emak Matic 2025:

  1. Perempuan, usia minimal 17 tahun

  2. Memiliki akun TikTok dengan minimal 600 followers

  3. Wajib membawa smartphone dan kuota internet

  4. Memiliki rekening bank aktif

  5. Dikhususkan untuk affiliator dan content creator

  6. Siap melaporkan perkembangan usaha secara berkala kepada Kemenparekraf

  7. Mematuhi kebijakan dari Kemenparekraf dan komunitas platform TikTok

Program ini menjadi kesempatan emas bagi para perempuan, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, untuk mengembangkan usaha secara digital dan memperluas jaringan pemasaran melalui konten yang menarik.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu, jaringan, dan potensi cuan di era digital!.(*)




Satlinmas Kota Jambi Resmi Dikukuhkan, Walikota Maulana: Kunci Keamanan dari RT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, secara resmi mengukuhkan Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari Kecamatan Danau Sipin dan Kecamatan Jelutung. Acara pengukuhan berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pada Senin siang (29/9/2025).

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan sumpah dan janji secara simbolis oleh perwakilan Satlinmas dari kedua kecamatan.

Selain itu, penyematan tanda keanggotaan juga dilakukan langsung oleh Wali Kota Maulana, didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Pada kesempatan ini, para anggota Satlinmas juga mendapat pembekalan dari sejumlah narasumber ahli.

Hadir memberikan materi antara lain Kompol Akil selaku Kasat Binmas Polresta Jambi, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Mustari Affandi.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa, peran Satlinmas sangat vital dalam menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita kukuhkan Satlinmas di dua kecamatan. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada TNI-Polri, Satpol PP, atau Dinas Perhubungan. Dibutuhkan peran aktif dari masyarakat di tingkat RT, dan di sinilah Satlinmas mengambil peran penting,” tegas Maulana.

Ia juga menyebutkan bahwa, keberadaan Satlinmas mendukung langsung program prioritas Pemerintah Kota Jambi, yakni Kota Tangguh, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran dan banjir.

“Dinas Damkar dan instansi terkait akan memberikan pelatihan penanggulangan bencana. Ini penting agar masyarakat siap menghadapi kondisi darurat,” ungkapnya.

Maulana berharap keberadaan Satlinmas bisa membantu meminimalisir potensi gangguan keamanan di masyarakat, seperti geng motor atau tindakan kriminal lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi juga menyampaikan sejumlah program prioritas yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti Kartu Bahagia dan Kampung Bahagia, yang ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi keluarga prasejahtera.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Program-program ini berjalan bertahap dan membutuhkan sinergi semua pihak. Mari kita jaga kekompakan untuk menciptakan kenyamanan di Kota Jambi, demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Maulana.

Secara bertahap, pengukuhan Satlinmas akan dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Jambi.

Total anggota Satlinmas mencapai 2.040 orang, yang direkrut dari masyarakat melalui seleksi ketat di tingkat RT, disahkan oleh Lurah, dan dikukuhkan langsung oleh Wali Kota.(*)




Pemkot Jambi Evaluasi Realisasi Fisik 2025, Sekda: Kita Sudah di Atas Rata-rata Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong percepatan pelaksanaan program pembangunan di sisa akhir tahun anggaran 2025.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Jambi, A Ridwan, dalam rapat evaluasi realisasi fisik dan keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Menurutnya, capaian realisasi fisik pembangunan Kota Jambi pada bulan September ini telah menyentuh angka sekitar 75, yang menempatkan Kota Jambi di atas rata-rata capaian nasional.

“Kita sudah masuk ke triwulan akhir dan realisasi fisik kita di angka 75%. Kalau dibandingkan dengan kabupaten/kota lain dan satu provinsi, kita ada di posisi 6 besar. Rata-rata nasional masih sekitar 60%, bahkan tertinggi pun masih di bawah kita, yaitu dari Sumbar,” ungkap Ridwan.

Ia menambahkan, capaian tersebut terus dipantau oleh pemerintah pusat, termasuk melalui sistem monitoring oleh Pusat Pengendalian Kebijakan dan Informasi (PPKI) Kementerian Dalam Negeri.

“Alhamdulillah, tiap bulan kita selalu dimonitor oleh PPKI Kemendagri. Posisi kita terbilang bagus, tapi ini juga harus kita jaga hingga akhir tahun. Masih ada waktu dua bulan untuk menyelesaikan kegiatan yang belum tuntas,” ujarnya.

Sekda Ridwan juga menekankan pentingnya sinergi antar-OPD untuk menyelesaikan hambatan-hambatan di lapangan, baik dalam hal pelaksanaan fisik maupun realisasi keuangan.

Ia meminta semua kepala OPD transparan jika ada kendala dalam proses pencairan, pengadaan barang dan jasa, ataupun hambatan teknis lainnya.

“Kalau ada hambatan baik itu soal pencairan, sistem pengadaan, atau kendala teknis lainnya tolong disampaikan. Momen ini kita manfaatkan untuk mencari titik tengah agar solusi cepat ditemukan,” tegasnya.

Sektor pendidikan dan kesehatan disebut sebagai dua sektor yang menunjukkan progres signifikan, namun beberapa kegiatan masih dalam proses penyelesaian administrasi akhir.

“Sektor pendidikan dan kesehatan cukup banyak progresnya, tapi masih ada kegiatan yang belum final. Untuk itu kita terus dorong agar dua bulan terakhir ini digunakan secara maksimal,” tambah Ridwan.(*)




Ajak Orang Tua Didik Anak Sejak Dini, Walikota Maulana: Ilmu Adalah Warisan Terbaik

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menegaskan komitmennya terhadap pendidikan anak usia dini.

Dalam rangkaian kegiatan Festival Permainan Sains Gelombang Sabun, Wali Kota Jambi, Maulana, mengajak seluruh orang tua untuk memberikan perhatian serius pada pendidikan anak sejak dini.

“Perhatian kami terhadap pendidikan sangat besar. Saya dan istri bisa seperti sekarang bukan karena warisan harta, tapi karena ilmu dan pendidikan yang diberikan oleh orang tua kami. Itu adalah warisan terbaik,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa, pendidikan bukan hanya dimulai saat anak memasuki sekolah formal, tetapi bahkan sejak dalam kandungan.

“Pondasi utama pendidikan dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan. Jika seorang ibu bahagia selama kehamilan, rajin membaca Al-Qur’an, maka perkembangan otak anak akan jauh lebih baik,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga mengajak seluruh orang tua untuk tidak hanya fokus pada pendidikan umum, tetapi juga pendidikan agama sesuai dengan keyakinan masing-masing.

“Ilmu itu yang akan mengangkat derajat kita. Kalau ingin dunia dengan ilmu. Kalau ingin akhirat dengan ilmu. Maka berikan anak-anak kita ilmu dunia dan ilmu agama,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Jambi sekaligus Bunda PAUD Kota Jambi, Nadiyah Maulana, juga turut memberikan pernyataan penting.

Ia menekankan pentingnya memperkenalkan sains sejak usia dini melalui metode yang menyenangkan

“Festival permainan sains seperti ini adalah contoh bagaimana anak bisa belajar sambil bermain. Kita ingin menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan bahagia. Maka kenalkan anak dengan sains sejak dini,” kata Nadiyah.

Menurutnya, pendidikan sains sejak dini dapat membentuk pola pikir anak yang kritis dan inovatif, apalagi jika dikemas dalam suasana bermain yang menyenangkan.

Ia pun mengajak seluruh pendidik PAUD dan orang tua untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran anak usia dini.

Program “Bunda PAUD Bahagia” yang digagas Pemerintah Kota Jambi juga terus didorong agar seluruh anak usia dini di kota tersebut bisa mengakses layanan pendidikan yang layak.

“Kita targetkan 100% anak-anak PAUD di Kota Jambi bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas, menyenangkan, dan membentuk karakter sejak awal,” ungkap Nadiyah.

Kegiatan Festival Permainan Sains Gelombang Sabun ini dihadiri ratusan anak-anak PAUD beserta guru dan orang tua.

Anak-anak diajak bermain sambil belajar mengenal konsep sains dasar melalui permainan interaktif, seperti gelembung sabun, eksperimen air, dan lainnya.(*)




Kota Jambi Bahagia Bershalawat: ‘Wali Kota Maulana Syi’arkan Shalawatan dan Santuni Yatim’

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID  – Lantunan syahdu shalawat, munajat doa, dzikir, dan tausiyah menggema di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi. Ribuan jamaah dari berbagai kecamatan memadati Balaikota itu saat berlangsungnya “Kota Jambi Bahagia Bershalawat”, Sabtu malam (27/9/2025).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bekerja sama dengan sejumlah pondok pesantren ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG.

Tampak juga hadir Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi Naim beserta perwakilan unsur Forkopimda Kota Jambi lainnya, perwakilan Kemenag dan MUI Kota Jambi, Ketua LAM Kota Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran dilingkup Pemkot Jambi dan Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan.

Kota Jambi Bahagia Bershalawat ini juga turut diramaikan ribuan santri dari pondok pesantren (PP) Daarul Huffazh Al-Islami (pimpinan KH Erman Ripa’i Al-Hafizh, S. Pd.I) ; PP Qoryatulhuffazh (pimpinan KH Dr. Miptahuttoriq, S.Sy, M.A, Al-Hafizh) dan ; PP Ar-Rahmah (pimpinan KH Riyadul Jannah, M.Pd), serta PKP Al-Hidayah Kota Jambi (pimpinan H. Hasan Basri Husin, S.H., M.A.P).

Acara di awali dengan pembacaan Sirah Nabawiyah yang di kutip dari kitab Maulid Ad-Diya’ul Lami’ karya ulama besar Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz (Tarim-Hadhramaut), yang kemudian dilanjutkan dengan tausiah serta munajat doa.

Lantunan shalawat yang mengalun merdu bersama iringan hadrah kolaborasi para santri Ponpes Daarul Huffazh, Qoryatulhuffazh dan Ar-Rahmah Kota Jambi ini menghadirkan suasana penuh kekhusyukan.

Jamaah yang hadir mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dan khidmat mengumandangkan shalawat kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Malam itu, syi’ar Islam benar-benar terasa hidup dan menyatu di Tanah Pilih Pusako Batuah.

Selain lantunan shalawat, pada malam penuh berkah itu juga dilakukan penyerahan bantuan sosial dan santunan kepada anak-anak yatim yang merupakan inisiatif langsung dari Wali Kota Maulana.

Ia menyalurkan secara simbolis bantuan senilai Rp115 juta, yang berasal dari hasil sedekah ASN dan Baznas Kota Jambi. Dengan rincian bantuan uang tunai bagi 454 penerima manfaat yang masing-masing menerima Rp200 ribu dengan total keseluruhan Rp90 juta 800 ribu.

Sementara bantuan berupa paket sembako disalurkan kepada 123 penerima senilai Rp200 ribu per paket, dengan total keseluruhan Rp24 juta 600 ribu.

Langkah ini membuktikan bahwa penguatan iman dan praktik kepedulian sosial berjalan beriringan. Pemandangan ini juga menjadi cerminan indah kebersamaan umat, sekaligus bukti kuatnya syi’ar Islam yang terus hidup, tumbuh, dan mengakar di bumi Tanah Pilih Pusako Batuah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jamaah yang hadir.

Ia berharap kegiatan bershalawat ini bukan hanya menjadi tradisi, tetapi juga menjadi penguat iman, penyejuk hati, serta perekat persaudaraan masyarakat Kota Jambi.

“Semoga doa dan shalawat yang kita panjatkan bersama malam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi Kota Jambi dan seluruh warganya,” ujarnya.

Maulana menambahkan, kegiatan bershalawat ini adalah yang pertama kali digagas dan digelar Pemkot Jambi sejak Ia memimpin.

Inisiasi ini merupakan bentuk implementasi nyata dari visi Kota Jambi Bahagia yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan kesejahteraan ekonomi.

“Bahagia itu harus paripurna, tidak hanya dalam urusan sosial dan ekonomi, tetapi juga harus mencakup hubungan manusia dengan Sang Pencipta, yang kita sebut hablumminallah. Melalui penguatan iman dan takwa inilah kita wujudkan masyarakat Kota Jambi yang religius, sejalan dengan falsafah kota Melayu yang menjunjung tinggi adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah,” tegas Maulana.

“Insya Allah ini yang pertama dilakukan dan akan terus berlanjut, agar hati kita tenang dan damai,” lanjutnya.

Dalam sambutan itu, Wali Kota Maulana juga mengutip firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Quran (QS. Al-Ahzab : 56) yang menjelaskan tentang keutamaan bershalawat.

Serta hadist Nabi tentang balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang membaca shalawat.

“Shalawat adalah ibadah yang tidak akan pernah tertolak. Luar biasa istimewanya, Allah dan Malaikat saja bershalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Dengan bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kita yakin akan banyak keberkahan yang kita raih, baik untuk pribadi, keluarga, maupun Kota Jambi secara keseluruhan,” imbuhnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana juga menyampaikan berbagai program Kota Jambi Bahagia yang telah berjalan selama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

“Alhamdulillah enam bulan telah berjalan, dan memberikan manfaat kepada warga kota Jambi, khususnya untuk kesejahteraan masyarakat, seperti 100 persen masyarakat kurang mampu telah dijamin kesehatannya melalui BPJS Kesehatan, 3000 pekerja informal telah dijamin kesejahteraan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan, langkah Pemerintah Kota dalam mendukung petugas keagamaan dengan turut memasukkan kedalam BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan rasa aman saat menjalankan tugas.

“Sebanyak 1.300 ngaji, Alhamdulillah juga telah kita daftarkan kedalam jaminan sosial, bersama para petugas harian lepas (PHL),” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota berharap, dengan bershalawat, Kota Jambi akan terus dicurahi keberkahan dan semakin maju, tidak hanya secara lahiriah, akan tapi juga secara rohaniah.

“Saya ingin Kota Jambi menjadi kota yang warganya lebih dekat lagi dengan Allah, lebih taat lagi pada Allah, lebih cinta lagi kepada Rasulullah, dan hidup dalam harmoni nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” tutupnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Dr. H. Amran Nasution, M.A., banyak mengupas tentang keutamaan umat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang merupakan umat terbaik dizaman ini.

“Meski Rasulullah tidak pernah hadir bersama kita namun hebatnya kita mendapat hidayah menjadi umat Rasulullah. Maka sangat wajarlah kita mensyukuri nikmat menjadi umat baginda Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,” ucapnya.

Senada dengan Wali Kota Maulana, Ustadz Amran juga menekankan pentingnya bershalawat kepada Rasulullah, karena hal tersebut merupakan perintah langsung dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Shalawat adalah ibadah sekaligus perintah dari Allah. Biasanya, Allah hanya memerintahkan hamba-Nya untuk beribadah. Namun khusus shalawat ini, Allah sendiri turut bershalawat, bersama para malaikat-Nya. Betapa mulianya ibadah ini,” ucap Ustadz Amran.

Melalui pesan itu, Ustadz Amran mengingatkan jamaah bahwa memperbanyak shalawat bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah dan kecintaan kepada Rasulullah, tetapi juga jalan untuk mendapatkan keberkahan dan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun berharap, gema shalawat yang dipanjatkan di Kota Jambi ini dapat menjadi wasilah turunnya rahmat Allah, sekaligus memperkuat ukhuwah dan semangat kebersamaan umat.

Kegiatan Kota Jambi Bahagia Bershalawat diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Kota Jambi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, meneladani akhlak Rasulullah, serta membangun kehidupan kota yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan di masa mendatang.

Lebih dari itu, bershalawat secara berjamaah juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menguatkan persaudaraan, dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat Kota Jambi.(*)




Jalan Ness Yang Sempat Terdampak Tol, Sudah Mulus Kembali Dilapisi Aspal Baru, Ivan Wirata Berikan Apresiasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jalan Ness dari ruas Simpang Sungai Duren-Ness sepanjang 4,9 Kilometer yang sempat rusak terdampak pengangkutan material jalan tol akhirnya mulus kembali. Pihak Hutama Karya mengaspal kembali jalan, sehingga jalan mulus berwarna hitam khas aspal baru siap lamgsung digunakan masyarakat.

Junior Project Director Tol Betejam Seksi 4 ruas Tempino-Ness Ahmadi mengatakan setelah tol rampung, pihaknya langsung melakukan perbaikan Jalan Simpang Sungai Duren – Ness. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kontraktor jalan tol terhadap jalan yang terdampak pembangunan tol.

“Sudah di aspal sepanjang 4,9 km, kami berusaha selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan pengguna jalan di Jambi setelah kami bisa rampung mengerjakan tol Tempino-Ness selama 14 bulan, ” sebut Ahmadi.

Tanggung jawab Hutama Karya yang cepat menangani Jalan Ness ini diapresiasi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata. Ivan menyatakan telah langsung mengecek jalan Ness dan hasilnya ia puas dengan aspal baru jalan pintas Muaro Jambi-Batanghari ini.

“Saya sudah langsung mengecek ke lapangan jalan ness dan sudah dilakukan penanganan permanen jalan yang sempat rusak sepanjang 4,9 km. HK menunjukkan komitmen dan pekerjaannya berkualitas, “sebut Ivan Wirata.

Dengan penanganan dari HK menyebabkan peningkatan kemantapan jalan Simpang Duren-Ness menjadi meningkat.

“Dengan adanya penanganan jalan ini tentu meningkat dari sebelumnya kemantapan jalan ruas ini, kita puas dengan pelaksanaan pekerjaannya, “ucap Ivan.

Adapun jalan Tol Tempino-Ness sudah rampung pada Juli 2025 ini. Bahkan, memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan predikat bintang 5. Hal ini didapatkan HK karena untuk garapannya pada proyek Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 4 (Tempino–Ness).

Sertifikat ini menandai kesiapan penuh ruas tol sepanjang 18,49 km tersebut untuk melayani publik dengan standar keselamatan dan kualitas terbaik.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah melalui penilaian dengan predikat tertinggi ini.

“Predikat ini bukti komitmen Hutama Karya yang mampu menghadirkan infrastruktur jalan tol berstandar tinggi. Ruas Tempino–Ness kami siapkan dengan cermat agar mengakomodir perjalanan yang aman, efisien, dan bermakna bagi masyarakat,” ujar Adjib.

Lebih lanjut, Adjib menegaskan bahwa jalan tol ini secara substansi sudah siap beroperasi. Tahap selanjutnya adalah penerbitan Keputusan Menteri PU mengenai penetapan pengoperasian sebelum jalan tol dapat digunakan oleh publik. Setelah beroperasi, waktu tempuh Jambi menuju Betung dipangkas drastis dari lebih empat jam menjadi sekitar dua jam saja.

Adapun dari Bayung Lencir (Sumatera Selatan) menuju Sp. Ness (Jambi) kini hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit dibanding sebelumnya hampir tiga jam, dimana dapat memecah kemacetan yang sering terjadi di jalur Lintas Sumatra. Jalan tol ini juga sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik, terutama arus angkutan batu bara dan hasil sumber daya alam, sehingga diharapkan memberi dorongan pada produktivitas kawasan dan industri sekitar.

SLFO bintang 5 diperoleh setelah melalui proses Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada RabuJum’at (6–8/8) lalu. Uji tersebut meliputi pemeriksaan teknis lapangan, seperti struktur jalan utama, bahu jalan, drainase, dan kelengkapan rambu keselamatan, serta evaluasi aspek administrasi sesuai regulasi Kementerian PU.

Jalan Tol Tempino–Ness dibangun dengan dua lajur per arah, dilengkapi bahu jalan sisi dalam dan luar, drainase modern, on-off ramp, serta rambu keselamatan. Dari sisi kelengkapan fasilitas, tersedia penerangan jalan umum (PJU), pos pemantauan, dan sistem CCTV 24 jam agar pengguna tetap merasa aman selama perjalanan.

“Kami berharap dengan beroperasinya ruas tol ini, masyarakat Jambi dan Sumatra Selatan bisa merasakan langsung manfaat perjalanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman terutama dalam mempersiapkan momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 nanti,” tutup EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim. (*)