Gedung Bank Jambi Senilai Rp13 Miliar Terbengkalai, DPRD Kota Jambi Soroti Legalitas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Rencana penyertaan modal dari Pemerintah Kota Jambi kepada Bank Jambi senilai Rp13,1 miliar hingga kini belum menemui kepastian.

Aset yang dijadikan penyertaan modal berupa gedung di kawasan Jambi Timur tersebut masih menyisakan sejumlah persoalan, mulai dari legalitas hingga kondisi fisik.

Gedung tersebut berdiri di atas lahan seluas 1.815 meter persegi yang sebelumnya sempat bersengketa.

Namun, setelah dilakukan eksekusi pengosongan berdasarkan penetapan pengadilan, lahan tersebut resmi menjadi milik Pemkot Jambi.

Secara nilai, total aset mencapai sekitar Rp13,128 miliar, terdiri dari nilai tanah sebesar Rp2,586 miliar dan bangunan senilai Rp10,542 miliar.

Gedung yang dibangun menggunakan anggaran daerah itu direncanakan untuk operasional Bank Jambi, namun hingga kini belum difungsikan.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan pihaknya belum dapat menyetujui penyertaan modal tersebut sebelum ada kejelasan hukum dan proses yang transparan.

DPRD juga telah melakukan komunikasi dengan lembaga terkait untuk memastikan keabsahan dan nilai aset.

Salah satu saran yang muncul adalah perlunya penilaian ulang secara independen, mengingat adanya potensi penyusutan nilai aset.

Selain persoalan administratif, DPRD juga menyoroti kondisi gedung yang dinilai kurang terawat.

Bahkan, terdapat laporan adanya aksi pencurian di lokasi sebelum proses serah terima resmi dilakukan.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan aset tersebut.

Dalam laporan hasil pemeriksaan, BPK menilai pengamanan dan pemeliharaan gedung belum berjalan optimal.

Gedung yang dibangun pada tahun 2023 itu sebelumnya berada di bawah pengelolaan Dinas PUPR, kemudian dialihkan ke Sekretariat Daerah.

Namun, proses penyerahan kepada Bank Jambi belum dapat dilakukan karena masih menunggu revisi Peraturan Daerah terkait penyertaan modal.

BPK juga mengungkap adanya dugaan pencurian pada Oktober 2024 dengan potensi kerugian mencapai miliaran rupiah.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan sejumlah peralatan dan jaringan utilitas telah hilang atau mengalami kerusakan, serta kondisi bangunan yang terbengkalai.

Akibat hal tersebut, sebagian aset direklasifikasi ke dalam kategori aset lain dalam laporan keuangan daerah.

Sementara itu, pihak Bank Jambi menyatakan bahwa keputusan penerimaan aset sepenuhnya bergantung pada kebijakan Pemkot.

Jika aset tersebut tetap diserahkan, pihak bank akan melakukan evaluasi ulang terhadap kondisi gedung yang ada.

DPRD menegaskan bahwa sebelum proses penyerahan dilakukan, Pemkot Jambi harus menyelesaikan perubahan regulasi agar memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.(*)




Kebocoran Air Masih Tinggi, Wali Kota Jambi Soroti Kinerja Perumdam Tirta Mayang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana secara resmi melantik jajaran direksi baru PERUMDAM Tirta Mayang pada Senin (16/3/2026) lalu.

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan layanan air bersih di Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memaparkan capaian kinerja sepanjang 2025 sekaligus tantangan yang harus segera diselesaikan oleh manajemen baru.

Secara umum, kinerja operasional dinilai cukup stabil dengan total 107.044 sambungan rumah (SR), termasuk penambahan sekitar 5.100 pelanggan baru dalam satu tahun terakhir.

Capaian tersebut mendorong tingkat pelayanan air bersih di Kota Jambi mencapai 67,20 persen.

Meski demikian, masih terdapat ketimpangan distribusi layanan antar wilayah yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Beberapa kecamatan mencatatkan capaian tinggi, seperti Kota Baru, Pasar Jambi, dan Jelutung.

Sementara wilayah lain seperti Danau Sipin, Telanaipura, dan Alam Barajo berada pada kategori menengah.

Di sisi lain, sejumlah daerah masih tertinggal, di antaranya Pelayangan, Jambi Timur, dan Danau Teluk.

Adapun Jambi Selatan dan Paal Merah menjadi wilayah dengan cakupan terendah, sehingga menjadi pekerjaan rumah besar bagi direksi baru untuk segera meningkatkan akses layanan air bersih secara merata.

Dari sisi teknis, kapasitas produksi air tercatat mencapai lebih dari 34 juta meter kubik, namun distribusi yang terealisasi sedikit lebih rendah.

Hal ini berkaitan dengan tingginya angka kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang masih berada di kisaran 35,91 persen.

Angka tersebut masih jauh di atas standar nasional yang ditetapkan pemerintah melalui Permen PU No. 20 Tahun 2006, yakni maksimal 20 persen.

Wali Kota menegaskan bahwa tantangan ke depan tidak hanya soal memperluas cakupan layanan, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan kualitas distribusi air.

Dengan konsumsi rata-rata pelanggan sekitar 18,5 meter kubik per bulan dan tarif Rp4.400 per meter kubik, keseimbangan antara harga terjangkau dan kualitas layanan harus tetap dijaga.

Ia juga mendorong direksi baru untuk tidak hanya bergantung pada anggaran daerah, tetapi mulai membuka peluang pendanaan dari luar, termasuk investasi.

“Pertumbuhan perumahan di Jambi sangat pesat. Layanan air bersih harus mampu mengimbangi. Saya minta direksi berani mencari sumber pembiayaan baru, sekaligus menekan kebocoran air agar target layanan 100 persen bisa tercapai,” tegasnya.(*)




Polda Jambi Ikuti Arahan Kapolri Jelang Arus Balik Lebaran 2026, Fokus Pengamanan Wisata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi momentum Idul Fitri 1447 Hijriah melalui partisipasi dalam video conference nasional yang dipimpin langsung oleh Listyo Sigit Prabowo, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Kampung Radja ini dihadiri oleh Kapolda Jambi Krisno H. Siregar bersama jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Gubernur Abdullah Sani dan Danrem 042/GAPU Nyamin.

Dalam arahannya, Kapolri menyoroti pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang diprediksi menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

Volume kendaraan saat arus mudik disebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 serta 29 Maret 2026.

Kapolri juga menekankan pentingnya antisipasi di titik rawan kemacetan seperti pelabuhan dan jalur utama, serta penyediaan layanan kesehatan di rest area untuk membantu pemudik yang mengalami kelelahan.

Selain arus lalu lintas, lonjakan kunjungan ke objek wisata selama libur Lebaran juga menjadi perhatian serius. Seluruh jajaran kepolisian diminta meningkatkan pengamanan guna mencegah gangguan keamanan maupun kecelakaan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penguatan pengamanan di destinasi wisata yang diprediksi ramai pengunjung.

Polda Jambi juga mengoptimalkan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, lengkap dengan fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan saat bepergian maupun berwisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri.

Melalui koordinasi nasional ini, Polri berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pengamanan Lebaran 2026 berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.(*)




Lonjakan Kendaraan Saat Arus Balik, Ini Imbauan Penting dari Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menghadapi lonjakan arus balik Lebaran 2026, Polda Jambi mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan kembali ke tempat aktivitas.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor utama dalam menekan risiko kecelakaan di tengah meningkatnya volume kendaraan.

Menurutnya, kondisi fisik pengemudi harus benar-benar diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengendara juga diminta tidak memaksakan diri jika mengalami kelelahan atau mengantuk.

“Keselamatan adalah hal utama. Jika lelah, sebaiknya beristirahat di posko atau rest area yang telah disediakan,” ujarnya.

Selain faktor pengemudi, kesiapan kendaraan juga menjadi perhatian penting. Masyarakat diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima guna menghindari kendala teknis di jalan.

Polda Jambi memprediksi arus balik tahun ini akan mengalami peningkatan signifikan. Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk tetap sabar, menjaga jarak aman, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko.

Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk merencanakan perjalanan secara matang, termasuk mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan di sejumlah titik rawan kemacetan.

Pemanfaatan kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.

Selain pemudik, imbauan serupa juga ditujukan kepada masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata. Kewaspadaan tetap diperlukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Dalam rangka mendukung kelancaran arus balik, aparat gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, dan instansi terkait telah disiagakan di berbagai titik strategis.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau menghadapi kondisi darurat, dapat menghubungi layanan kepolisian melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam.

Melalui langkah ini, kepolisian berkomitmen memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat.(*)




Arus Balik Lebaran, Tol Betung–Tempino–Jambi Jadi Jalur Sibuk di Sumatera

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk di jalur strategis Tol Betung–Tempino–Jambi yang mencatat peningkatan trafik kendaraan.

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, pada 23 Maret 2026, sebanyak 8.817 kendaraan melintasi ruas tol yang menghubungkan wilayah Jambi tersebut. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 17,87 persen dibandingkan kondisi normal.

Lonjakan trafik ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang masih melakukan perjalanan balik Lebaran maupun aktivitas wisata di berbagai daerah.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di ruas tol yang telah beroperasi di Trans Sumatera mencapai 257.546 kendaraan dalam satu hari. Jumlah tersebut meningkat tajam hingga 184,20 persen dibandingkan trafik normal.

Meski tidak setinggi beberapa ruas lain, Tol Jambi tetap menjadi jalur penting penghubung antarwilayah yang berperan dalam mendukung kelancaran arus balik di Pulau Sumatera.

Selain Tol Jambi, peningkatan signifikan juga terjadi di sejumlah ruas lainnya seperti Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Palembang–Indralaya–Prabumulih, hingga Pekanbaru–Dumai.

Bahkan, beberapa ruas tol mencatat lonjakan ekstrem, seperti Tol Padang–Sicincin dan Sigli–Banda Aceh yang mengalami kenaikan lebih dari 400 persen dibandingkan kondisi normal.

Di sisi lain, ruas tol yang difungsikan sementara selama arus balik Lebaran juga menunjukkan pergerakan kendaraan yang cukup tinggi. Hal ini menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan tol yang cepat dan efisien.

PT Hutama Karya menyatakan terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar selama periode arus balik.

Pengguna jalan tol diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Selain itu, pengemudi juga disarankan untuk beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan tol.

Sebagai operator Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan melalui kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi resmi dan kanal informasi digital yang telah disediakan.(*)




Dramatis! Mobil Tertimpa Pagar Roboh Usai Hujan Deras di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi pada Minggu dini hari (22/3/2026) menyebabkan sebuah pagar rumah di kawasan Gang Kepinis I roboh dan menimpa mobil milik warga.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Pemilik mobil, Nirmala, menyebutkan bahwa pagar tiba-tiba ambruk setelah tanah di sekitarnya menjadi lunak.

“Waktu itu hujan sangat deras, lalu pagar roboh dan langsung menimpa mobil,” ungkapnya.

Laporan kejadian diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi melalui layanan WhatsApp pada pukul 07.55 WIB.

Tak butuh waktu lama, tim langsung bergerak ke lokasi hanya empat menit setelah laporan masuk.

Dengan jarak tempuh sekitar 3,8 kilometer, petugas tiba di lokasi pukul 08.09 WIB dan segera melakukan proses evakuasi.

Operasi ini dipimpin oleh Danton 3 Mako Kasianto bersama tim gabungan yang terdiri dari enam personel.

Kepala Damkartan Kota Jambi, Mustari Affady, menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Begitu laporan diterima, tim langsung kami kerahkan dengan peralatan lengkap untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan aman,” jelasnya.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan berbagai peralatan seperti kendaraan operasional, tali penarik, hingga mesin jack hammer.

Petugas bekerja dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan tambahan pada kendaraan maupun risiko bagi lingkungan sekitar.

Dalam waktu sekitar 35 menit, mobil berhasil dibebaskan dari reruntuhan pagar tanpa adanya korban jiwa maupun luka.

Menurut Mustari, robohnya pagar diduga akibat kondisi tanah yang melemah setelah diguyur hujan intensitas tinggi, sehingga struktur bangunan tidak mampu bertahan.

Seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kerja “5T”, yakni Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.

Setelah memastikan situasi aman, tim Damkar kembali ke markas sekitar pukul 09.01 WIB.

Pihak Damkartan juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem yang dapat memicu kerusakan struktur bangunan.(*)




Ribuan Warga Padati Salat Id di Kantor Wali Kota Jambi, Ini Pesan Penting Maulana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu (21/3/2026).

Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi sejak pagi hari untuk merayakan hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Kumandang takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid menggema, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kemenangan umat Islam dalam menahan hawa nafsu selama Ramadan.

Wali Kota Jambi Maulana hadir langsung bersama Ketua TP PKK Nadiyah. Turut mendampingi, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha bersama Ketua GOW Marsya Listya. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut semakin mempererat kebersamaan dengan masyarakat.

Pelaksanaan salat berlangsung tertib dengan khatib Dr. Mhd. Padli Abdullah dan imam H. Ahmad Fadhil Al-Hafizh. Jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Maulana mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat silaturahmi, meningkatkan toleransi, dan saling memaafkan.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan harus terus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bukti keberhasilan ibadah yang telah dijalankan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiah di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat.

“Semangat kebersamaan ini harus kita jaga untuk mewujudkan Kota Jambi yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Ia memastikan pemerintah telah mengambil langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran, termasuk melalui pasar murah dan penyaluran bantuan sembako.

Usai salat, suasana hangat terlihat saat warga berbondong-bondong bersalaman dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam tradisi halal bihalal. Senyum dan keakraban mewarnai momen tersebut.

Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi pun tampak berbaur dengan masyarakat tanpa sekat, mencerminkan hubungan yang erat antara pemerintah dan warga dalam suasana Idul Fitri yang penuh makna.(*)




BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jambi Malam Ini, Waspada Petir dan Angin Kencang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peringatan dini cuaca dikeluarkan untuk wilayah Provinsi Jambi pada Kamis (19 Maret 2026) malam, dengan potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.

Berdasarkan informasi pada pukul 21.35 WIB, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 21.45 WIB dan berpotensi melanda sejumlah wilayah di beberapa kabupaten di Jambi.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Merangin, khususnya Kecamatan Pamenang dan Tabir Ilir. Di Kabupaten Sarolangun, potensi cuaca buruk meliputi wilayah Air Hitam dan Bathin VIII.

Sementara itu, di Kabupaten Batanghari, sejumlah kecamatan seperti Mersam, Muara Tembesi, Muara Bulian, Batin XXIV, Maro Sebo Ulu, dan Maro Sebo Ilir juga diperkirakan mengalami hujan lebat disertai petir.

Cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meliputi wilayah Pengabuan, Betara, Tebing Tinggi, Bram Itam, hingga Kuala Betara.

Di Kabupaten Bungo, hampir seluruh kecamatan seperti Tanah Tumbuh, Rantau Pandan, Pasar Muaro Bungo, Tanah Sepenggal, hingga wilayah Bathin III dan Rimbo Tengah turut masuk dalam daerah yang berpotensi terdampak.

Selain itu, Kabupaten Tebo juga menjadi wilayah yang perlu diwaspadai, mencakup Tebo Tengah, Tebo Ilir, Rimbo Bujang, Sumay, Rimbo Ulu, hingga Muara Tabir dan sekitarnya.

Perkembangan cuaca ini juga diperkirakan dapat meluas ke beberapa wilayah lain seperti Kecamatan Sarolangun, Pauh, dan Mandiangin di Kabupaten Sarolangun, serta Pemayung dan Bajubang di Kabupaten Batanghari.

Di Kabupaten Muaro Jambi, wilayah Sekernan juga berpotensi mengalami hujan lebat.

Sementara di Tanjung Jabung Barat, daerah seperti Tungkal Ulu, Merlung, Batang Asam, hingga Muara Papalik juga perlu meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 01.06 WIB dini hari.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas perjalanan.

Masyarakat diharapkan dapat menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat disertai petir, serta memastikan keamanan lingkungan sekitar.

Selain itu, penting untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari sumber resmi guna mengantisipasi risiko yang lebih besar.(*)




Wakapolda Jambi Hadiri Rukyatul Hilal Syawal 1447 H, Ini Hasil Pengamatannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menentukan awal bulan Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi, kegiatan rukyatul hilal digelar oleh Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi pada Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai instansi terkait.

Acara pengamatan hilal tersebut berlangsung di Gedung Mahligai lantai 12 Bank Jambi.

Kehadiran berbagai pihak, termasuk dari Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi, menunjukkan sinergi dalam penentuan awal bulan hijriah yang menjadi acuan pelaksanaan Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi menekankan bahwa rukyatul hilal merupakan bagian penting dalam proses penetapan kalender Islam, khususnya dalam menentukan datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati hasil keputusan pemerintah melalui sidang isbat.

Wakapolda menyampaikan bahwa apapun hasil pengamatan, masyarakat diharapkan dapat menerimanya dengan lapang dada sebagai bagian dari kebersamaan umat.

Ia juga berharap kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, sehingga masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.

Namun, berdasarkan hasil pengamatan Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, hilal pada hari tersebut tidak berhasil terlihat.

Posisi hilal diketahui masih berada di bawah ufuk dan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal atau imkanur rukyat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, menjelaskan bahwa hasil pengamatan ini akan disampaikan ke Kementerian Agama Republik Indonesia.

Data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang menentukan awal Syawal secara nasional.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Wakapolda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap proses keagamaan di masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama proses penentuan hari besar keagamaan.

Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk menjaga kondisi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan.()*




Kapolda Jambi Pastikan Personel dan Fasilitas Pos Mudik Siap Hadapi Lebaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan di wilayah Kota Jambi.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jambi didampingi oleh jajaran pejabat utama Polda Jambi, termasuk Karo Ops, Dirlantas, Kabid Humas, Dansat Brimob, serta perwakilan dari Jasa Raharja dan BPTD Jambi.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan pengamanan Operasi Ketupat 2026.

Saat tiba di lokasi pos pelayanan, Kapolda Jambi menyempatkan diri berdialog dengan para petugas yang bertugas di lapangan.

Ia memastikan bahwa seluruh personel dalam kondisi siap siaga dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Jambi.

Selain mengecek kesiapan personel, pengecekan juga difokuskan pada fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, layanan kesehatan, hingga sarana informasi bagi masyarakat.

Hal ini dilakukan agar para pemudik dapat merasakan kenyamanan saat singgah di pos yang telah disediakan.

Dalam keterangannya, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kesiapan yang cukup baik, baik dari sisi personel maupun fasilitas pendukung.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran siap menjalankan tugas demi menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kondisi kesehatan selama bertugas.

Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan responsif di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Tak hanya kepada petugas, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat yang akan berlibur atau berwisata saat Idul Fitri.

Kapolda mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan serta memperhatikan keselamatan keluarga, terutama anak-anak, mengingat meningkatnya keramaian di berbagai lokasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen pimpinan untuk memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momen Lebaran.

Dengan kesiapan yang telah dipastikan, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Jambi dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan penuh kebahagiaan.(*)