Pemkot Jambi dan BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi Program Bahagia, 99,7% Warga Sudah Tercover


JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmen dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warganya, khususnya masyarakat kurang mampu.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi bersama BPJS Kesehatan yang digelar untuk meninjau pelaksanaan Program Bahagia, serta menyusun rencana kerja ke depan.

Rapat yang juga membahas nota kesepakatan dan rencana kerja Penyelenggaraan Program Berkelanjutan Universal Benefit Protection (PBPUBP) ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Dr dr H Maulana, MKM, jajaran Dinas Kesehatan, serta perwakilan dari BPJS Kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa 99,7% warga Kota Jambi telah tercover program jaminan kesehatan, dengan tingkat keaktifan kepesertaan mencapai 80,67%.

Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa, pencapaian ini merupakan bagian dari visi besar Pemkot Jambi dalam menjamin hak dasar kesehatan bagi seluruh warga, terutama yang tergolong tidak mampu.

“Melalui Program Bahagia, prinsip kami adalah memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan. Saat ini cakupan kepesertaan sudah mencapai 99,7% dan akan terus kami tingkatkan, termasuk dari sisi keaktifan,” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa, Pemkot Jambi bersama BPJS Kesehatan sedang menyusun langkah strategis untuk tahun 2026, guna menyempurnakan pelaksanaan program dan memperluas jangkauan pelayanan.

“Kami sedang menyusun dan merencanakan skema untuk tahun depan. Intinya,” kata dia.

“Seluruh warga kurang mampu harus tercover melalui BPJS Kesehatan, agar mereka dapat menerima layanan kesehatan yang layak dan merata,” tegasnya.

Program Bahagia merupakan salah satu program unggulan Pemkot Jambi yang mengintegrasikan layanan dasar, termasuk jaminan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Diharapkan, lewat sinergi berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan, kehadiran negara melalui pemerintah daerah benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Pemkot Jambi-Baznas RI Kolaborasi Bangun Z Corner, Dorong UMKM Lokal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pembangunan Z Corner, yang merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia.

Wali Kota Jambi, Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha mendampingi langsung tim Baznas RI melakukan survei lapangan pembangunan Z Corner di Taman Remaja Kota Jambi.

Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas dukungan Baznas RI terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Jambi.

Ia menyebut, keberadaan Z Corner nantinya akan menjadi wadah baru bagi UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang.

“Pembangunan Z Corner ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara Pemkot Jambi dan Baznas RI dalam memberdayakan pelaku UMKM,” kata dia.

“Kami berharap, ini bisa menjadi stimulan yang mempercepat perputaran ekonomi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku usaha pemula,” ujar Maulana.

Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad yang turut hadir dalam peninjauan lokasi, menegaskan bahwa pembangunan Z Corner merupakan bagian dari program Baznas dalam mendistribusikan dana zakat untuk pemberdayaan ekonomi.

“Z Corner bukan hanya tempat berjualan, tapi juga ruang kreasi, edukasi, dan promosi bagi UMKM binaan,” sebutnya.

“Ini adalah bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk kemaslahatan umat, terutama dalam penguatan ekonomi umat,” ungkapnya.

Z Corner direncanakan menjadi pusat kegiatan wirausaha muda dan pelaku UMKM yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti kios, area pelatihan, serta ruang komunitas.

Dengan langkah ini, Pemkot Jambi dan Baznas RI berharap bisa menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.(*)




Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Dalam upaya memperkuat peran tempat ibadah sebagai pusat spiritual dan sosial masyarakat, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, M.K.M., kembali menyalurkan Bantuan Penunjang Operasional (BPO) kepada sejumlah masjid dan musala di Kota Jambi, Senin (13/10/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Ruang Kerja Wali Kota Jambi dan diserahkan langsung kepada perwakilan dari enam tempat ibadah, yang terdiri dari 3 masjid dan 3 musala.

Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 25 juta, yang akan digunakan untuk mendukung operasional dan peningkatan sarana prasarana rumah ibadah.

“Bantuan ini bukan hanya dukungan finansial, tapi bentuk komitmen kami untuk menjadikan masjid dan musala sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, serta penguatan peran sosial keagamaan,” ujar Maulana.

Baca juga:  Maulana Kembali Salurkan Bantuan untuk Tempat Ibadah, Fokus pada Pembangunan Spiritual

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Maulana menjelaskan, program bantuan ini muncul dari hasil kunjungan rutin yang ia lakukan ke masjid dan musala di berbagai penjuru kota.

Melalui kegiatan Salat Subuh Keliling, Magrib Berjamaah, hingga khutbah Jumat, ia menyaksikan langsung kondisi tempat ibadah dan kebutuhan jamaah.

“Bantuan ini disalurkan secara merata, walau tidak besar, namun kami berharap bisa memberikan manfaat bagi para jamaah, terutama dalam menunjang kenyamanan beribadah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa masjid dan musala memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, berakhlak, dan harmonis.

Baca juga:  Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan 'Groundbreaking' November

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Oleh karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung pengembangan kegiatan keagamaan.

Program ini juga sejalan dengan visi besar Kota Jambi Bahagia, yang menempatkan nilai religiusitas, budaya, dan kualitas SDM sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Langkah ini adalah bagian nyata dari pembangunan yang seimbang. Tidak hanya infrastruktur fisik, tapi juga pembangunan karakter, spiritualitas, dan sosial masyarakat,” tutup Maulana.(*)




Pembangunan Kolam Retensi Dimulai, Pemkot Jambi Targetkan ‘Groundbreaking’ November

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mewujudkan visi Kota Tangguh yang bersih, aman, harmonis, dan inovatif.

Di bawah kepemimpinan Maulana‑Diza, tahap awal pembangunan kolam retensi sebagai solusi banjir kini dimulai di kawasan Griya Lingga Permai, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

Senin siang (13/10/2025), Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., bersama pejabat dari Kantor Pertanahan Kota Jambi memulai pengukuran tanah milik masyarakat terdampak.

Proses ini menjadi tahap awal pembebasan lahan untuk kolam retensi di sepanjang sistem Asam, yang akan menampung air dan mencegah genangan.

Baca juga:  Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

Baca juga:  Wali Kota Maulana Tinjau Rencana Pembangunan Kolam Retensi dan Wisata Air Griya Lingga Permai

“Alhamdulillah hari ini perdana kita melakukan pengukurannya, dan sejauh ini dukungan masyarakat sangat baik,” ujar Maulana.

“Kami berharap dukungan terus mengalir karena mimpi kita bersama adalah Kota Jambi bebas banjir,” tambahnya.

Dari total area sekitar 9,1 hektar, terdapat 51 sertifikat yang harus dihitung dan diberikan kompensasi, terdiri dari 15 rumah dan sisanya lahan kosong.

Tim pengukuran yang melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Perumahan & Permukiman, BPN, dan KJPP akan memvalidasi data lahan tersebut.

Baca juga:  Skutik Adventure Honda ADV160 Resmi Mengaspal di Jambi, Usung Teknologi Honda RoadSync

Baca juga:  Wali Kota Jambi Hadiri Rakornas TPAKD 2025: Komitmen Perkuat Akses Keuangan Daerah

Maulana menjelaskan bahwa proses kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat sejauh ini berjalan lancar tanpa resistensi besar.

Dia berharap tidak muncul gejolak sosial selama proses pengukuran dan pembebasan lahan.

Soal pendanaan, proyek kolam retensi ini telah mendapatkan anggaran sekitar Rp 75 miliar yang dihimpun dari pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

Untuk pembiayaan operasional, ia menyatakan bahwa pihak Balai telah menyiapkannya.

Ke depan, Wali Kota menargetkan groundbreaking proyek mulai November dengan kecepatan pengerjaan tinggi, mengingat musim hujan akan segera tiba.

Kawasan sepanjang sistem Asam yang selama ini rawan banjir menjadi fokus utama penanganan.

Dia berharap kolam retensi ini bukan hanya sebagai upaya teknis terhadap banjir, melainkan juga menjadi ruang ekonomi baru bagi pelaku ekonomi kreatif lokal, sehingga pembangunan membawa manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat.(*)




Ingat Ya! Bunda PAUD Kota Jambi Ingatkan Pentingnya Metode Belajar yang Menyenangkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua PAUD Kota Jambi, dr Nadiyah Maulana, menegaskan pentingnya metode pembelajaran yang menyenangkan dalam pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, anak-anak PAUD tidak boleh dibebani sistem pembelajaran yang terlalu kaku dan menekan.

Pernyataan ini disampaikan dr Nadia saat menghadiri kegiatan peningkatan mutu layanan PAUD, Senin (13/10/2025).

Ia mengingatkan bahwa semangat anak-anak dalam belajar sangat bergantung pada pendekatan yang digunakan oleh para pendidik dan lembaga PAUD.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Buka Workshop PAUD dan Dorong Digitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini

Baca juga:  Bunda PAUD Kota Jambi: STEM Harus Diajarkan dengan Cara Menyenangkan Sejak Usia Dini

“Kalau anak-anak PAUD sudah tidak semangat lagi, nanti pejuang-pejuang swasta yang menjalankan PAUD juga akan menurun. Ini yang harus kita jaga,” ujar dr Nadiyah.

Ia juga menyinggung bahwa, sering kali orang tua merasa stres karena anaknya tertekan dengan sistem belajar yang terlalu berat di usia dini.

Padahal, lanjutnya, pendidikan PAUD seharusnya menjadi fase pengenalan belajar yang menyenangkan, bukan beban.

“Banyak orang tua bilang, anaknya bisa baca di PAUD tapi caranya menyenangkan. Tapi saat ikut bimbel atau sistem drill, pulang-pulang anaknya kusut dan menangis. Itu yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Baca juga:  Ratusan Siswa PAUD dan SD Ikuti Lomba Mewarnai, LAM Gelar Kegiatan Spesial Peringati Hari Anak 2025

Baca juga:  Nadiyah Maulana : PKK dan Bunda PAUD Ujung Tombak Ciptakan Generasi Tangguh

dr Nadiyah mengajak seluruh penyelenggara PAUD, khususnya swasta, untuk bersama-sama mencari cara inovatif agar proses belajar tetap berkualitas namun tidak menghilangkan unsur keceriaan anak-anak.

“Ini tantangan bagi kita semua, terutama para ibu dan penyelenggara PAUD. Kita harus terus berupaya agar anak tetap belajar dengan senang. Pemerintah belum bisa hadir 100 persen, jadi kita sebagai pejuang PAUD swasta harus terus semangat,” tutupnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat penting bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar mengejar capaian akademik.

Namun bagaimana anak dapat tumbuh dengan karakter, kebahagiaan, dan semangat belajar yang positif sejak dini.(*)




Wali Kota Jambi Buka Workshop PAUD dan Dorong Digitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr Maulana, secara resmi membuka Workshop Peningkatan Mutu Layanan PAUD di Era Digital dan Menyongsong Wajib Belajar 13 Tahun yang digelar di Aula Griya Mayang, Kota Jambi, pada Senin (13/10).

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta dari yayasan pendidikan dan sekolah mitra PAUD se-Kota Jambi.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Ketua DPC PP PAUD, serta Bunda PAUD Kota Jambi.

Dalam sambutannya, dr Maulana menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini, tanpa melupakan nilai karakter dan interaksi sosial.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Tinjau Rencana Pembangunan Kolam Retensi dan Wisata Air Griya Lingga Permai

Baca juga:  Pelangsir BBM Bersubsidi Bisa Langsung Ditindak, Ini Warning Walikota Jambi!

“Digitalisasi harus menjadi sarana pembelajaran positif, tapi jangan sampai menghilangkan proses bermain, berinteraksi, dan membentuk karakter anak,” ujar Maulana.

Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, juga mendorong seluruh guru PAUD, khususnya dari lembaga swasta, untuk terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari perlindungan sosial tenaga pendidik.

Selain itu, Pemkot menargetkan peningkatan status lembaga PAUD di seluruh kecamatan menjadi PAUD Negeri. Saat ini baru lima dari sebelas kecamatan yang sudah memiliki PAUD Negeri.

“Kami terus dorong agar setiap kecamatan memiliki minimal satu PAUD Negeri untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini,” kata Maulana.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bunda PAUD Kota Jambi atas pemberian beasiswa pendidikan kepada 20 guru PAUD yang belum bergelar sarjana, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Jaelani, dalam sambutannya menambahkan bahwa, pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama pembentukan karakter dan mental generasi muda.

Ia menekankan perlunya kerja sama, antara pemerintah, yayasan, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menyukseskan program PAUD dan Wajib Belajar 13 Tahun.

Ketua DPC PP PAUD Kota Jambi juga menyoroti pentingnya menyatukan visi dan misi dalam penguatan pendidikan karakter sejak dini.

Menurutnya, masa usia dini adalah masa emas yang tidak dapat terulang, sehingga penanaman nilai-nilai sejak awal sangat menentukan masa depan anak.(*)




Wali Kota Maulana Tinjau Rencana Pembangunan Kolam Retensi dan Wisata Air Griya Lingga Permai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana, MKM, bersama tim teknis meninjau langsung lokasi pembangunan Kolam Retensi Griya Lingga Permai di kawasan RT 6, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Senin (13/10).

Tinjauan ini dilakukan dalam rangka pengukuran lahan dan percepatan perencanaan pembangunan kolam yang akan menjadi solusi pengendalian banjir sekaligus ruang publik multifungsi di pusat Kota Jambi.

Kolam retensi ini dirancang tidak hanya sebagai penampung air hujan dan limpasan dari wilayah sekitarnya, tetapi juga sebagai danau wisata berkonsep ramah lingkungan yang menyatu dengan elemen rekreasi, olahraga air, dan ruang hijau kota.

“Kami ingin proyek ini tidak hanya menyelesaikan masalah drainase dan genangan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Nantinya, kawasan ini bisa menjadi tempat rekreasi, olahraga air, sekaligus paru-paru kota,” ujar Wali Kota Maulana.

Berdasarkan data teknis, Kolam Retensi Griya Lingga Permai direncanakan memiliki:

* Luas genangan air sekitar 83.000 m²

* Kedalaman rata-rata: 1,8 meter

* Volume tampungan air: mencapai 99.600 m³

* Kebutuhan total lahan: sekitar 97.053 m²

Lokasinya strategis, tepat di belakang Pasar Buah Paal V, menjadikan proyek ini sebagai salah satu titik vital dalam penataan kawasan padat yang rawan genangan saat musim hujan.

Pemerintah Kota Jambi merancang kawasan ini tidak hanya sebagai infrastruktur pengendali banjir, tetapi juga sebagai ruang publik yang aktif dan produktif, lengkap dengan jalur pedestrian, taman kota, serta area kuliner yang akan dikelola oleh pelaku UMKM lokal.

“Kita harapkan kawasan ini bisa menjadi ikon baru wisata air di Kota Jambi, seperti halnya danau buatan di kota besar lain. Ini akan memperindah wajah kota dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambah Maulana.

Pembangunan Kolam Retensi Griya Lingga Permai menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mengembangkan infrastruktur berkelanjutan  dan ruang kota yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Selain mencegah banjir, hadirnya danau wisata ini diharapkan menjadi magnet baru bagi warga untuk menikmati fasilitas kota yang sehat, hijau, dan ramah keluarga.

Proyek ini juga menunjukkan pendekatan inovatif dalam penataan kawasan urban menggabungkan antara fungsi teknis, estetika, dan sosial ekonomi secara terpadu.(*)




Couples Retreat Kota Jambi, Wujudkan Keluarga Bahagia Lewat Program TP PKK

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua I TP PKK Kota Jambi, Marsya Lystia, S.E., BCom, secara resmi membuka kegiatan Couples Retreat Level Up Bahagia pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

Acara ini diadakan oleh Pokja I TP PKK Kota Jambi bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, bertempat di Aula Bappeda Kota Jambi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Ketua TP PKK Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, perwakilan Kepala DPMPPA Jessy, pengurus TP PKK Kota Jambi, para Ketua Pokja I Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Jambi, serta 68 pasangan suami istri (pasutri) dari seluruh kelurahan.

Couples Retreat Level Up Bahagia merupakan bagian dari program unggulan yang mendukung visi Kota Jambi Bahagia, dengan mendorong terciptanya keluarga harmonis sebagai pondasi utama kebahagiaan masyarakat.

Baca juga:  Sinergi dan Kolaborasi, Ketua TP PKK Kota Jambi Ikuti Ladies Program APEKSI 2025

Baca juga:  Nadiyah Maulana : PKK dan Bunda PAUD Ujung Tombak Ciptakan Generasi Tangguh

Dalam sambutannya, Marsya Lystia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari kepengurusan baru TP PKK dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga, selaras dengan visi Kota Jambi.

Ia menekankan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat yang harus diperkuat secara emosional, spiritual, dan komunikasi.

“Ini adalah program perdana kami, dan kami harap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap kehidupan keluarga muda di Kota Jambi,” ujar Marsya.

Sementara itu, Ketua Pokja I TP PKK Kota Jambi, Antiyosefa, menjelaskan bahwa peserta kegiatan difokuskan kepada pasangan muda dengan usia maksimal 35 tahun.

Baca juga:  Usai Poskes Parak Kelapo Terbakar, Ketua TP PKK Merangin Langsung Beri Dukungan

Baca juga:  Jelang Lebaran, Baznas dan TP PKK Kota Jambi Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Tujuan utama adalah membina karakter keluarga, memperkuat nilai-nilai Pancasila, dan menciptakan keluarga yang harmonis serta berbudaya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber utama dari kalangan milenial, yakni Marsya Lystia sendiri dan Natalia Damayanti, M.Psi., seorang psikolog dari HIMPSI Jambi.

Mereka memberikan materi seputar pengelolaan ekonomi keluarga dan komunikasi efektif dalam rumah tangga.(*)




Kemas Faried Tanggung Iuran BPJS Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari Dana Pribadi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan perlindungan sosial bagi aparat keamanan dan masyarakat rentan.

Usai melaksanakan Salat Jumat, ia menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 12 anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Danau Sipin, serta memberikan santunan jaminan kematian kepada keluarga pekerja rentan.

Penyerahan secara simbolis dilakukan di Masjid Amanah, Komplek DPRD Kota Jambi, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan para petugas garda terdepan di lingkungan masyarakat.

“Ini adalah bagian dari janji dan komitmen saya. Untuk kepesertaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini saya biayai secara pribadi, karena saya paham betul beratnya tugas mereka di wilayah masing-masing,” ujar Kemas Faried.

Dalam kesempatan yang sama, Kemas Faried juga menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp 42 juta kepada Milu Karyawadi, suami dari almarhumah Sunarti, warga RT 12 Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura.

Sunarti merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan dari kategori pekerja rentan.

“Santunan ini adalah bukti nyata pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja informal dan rentan. Jika terjadi musibah, keluarga yang ditinggalkan tetap mendapat perlindungan,” jelasnya.

Kemas Faried juga menegaskan bahwa, program ini akan dilanjutkan pada tahun 2026, dengan cakupan yang lebih luas untuk menyasar lebih banyak pekerja informal dan kelompok masyarakat lainnya yang belum terlindungi jaminan sosial.

Ketua Masjid Amanah DPRD Kota Jambi, Budidaya, mengapresiasi inisiatif Ketua DPRD dalam memberikan perlindungan sosial kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Kita memang tidak mengharapkan musibah. Tapi jika terjadi saat bertugas, mereka sudah terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Ini langkah konkret yang sangat kami hargai,” katanya.

Salah satu anggota Bhabinkamtibmas Danau Sipin juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Ketua DPRD Kota Jambi.

“Kami merasa sangat dihargai. Terima kasih Pak Ketua DPRD atas dukungan dan kepeduliannya. Semoga ini menjadi berkah dan manfaat bagi kami dalam menjalankan tugas,” ucapnya.(*)




Wujudkan Kota Jambi Bahagia, Maulana Gandeng Baznas RI Bangun Rumah & UMKM

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kabar gembira datang dari Pemerintah Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, berhasil mengamankan bantuan 50 unit program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia bagi masyarakat kurang mampu di Kota Jambi.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam audiensi Wali Kota Maulana bersama Pimpinan Baznas RI Pembina Wilayah Provinsi Jambi, Saidah Sakwan, MA, yang berlangsung di Kantor Baznas RI, Jakarta, pada Jumat (10/10/2025).

Penyerahan bantuan ini memperkuat komitmen Wali Kota Jambi dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

Program bedah rumah menjadi salah satu solusi nyata untuk menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi bagi keluarga pra-sejahtera.

“Alhamdulillah, pagi ini saya bersilaturahmi ke Baznas RI dan bertemu langsung dengan Bunda Saidah. Dari diskusi yang menarik, kami sepakat bahwa masyarakat yang kurang mampu juga berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak dan sehat,” ujar Maulana usai kegiatan.

Wali Kota menegaskan bahwa 50 unit rumah tidak layak huni akan diperbaiki melalui program ini, guna meningkatkan kualitas hidup warga miskin di Kota Jambi.

Tak hanya bantuan bedah rumah, Baznas RI juga memberikan dukungan program ZCorner yang akan dibangun di Taman Remaja, yang saat ini sedang dalam tahap revitalisasi.

ZCorner merupakan salah satu program unggulan Baznas RI yang bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan UMKM.

“Baznas juga akan membangun ZCorner di Taman Remaja sebagai ruang usaha nyata. Ini sangat selaras dengan visi Kota Jambi Bahagia, khususnya dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi lokal,” tambah Maulana.

Ia berharap kerja sama ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat luas, tak hanya dari aspek perumahan, tetapi juga kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Kota Jambi.

“Mudah-mudahan ke depan bantuan untuk masyarakat Kota Jambi bisa terus bertambah, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera secara menyeluruh,” tutupnya.

Sementara itu, Saidah Sakwan, Pimpinan Baznas RI Pembina Wilayah Provinsi Jambi, menyatakan pihaknya akan terus mendukung upaya Pemkot Jambi dalam pengentasan kemiskinan melalui program-program yang tepat sasaran.

“Kami akan memperkuat kelembagaan Baznas di daerah dengan pemimpin yang kredibel, agar program pengurangan kemiskinan bisa berjalan efektif,” kata Saidah.

Baznas RI juga berkomitmen menjalankan program produktif dan bantuan sektor kesehatan, pendidikan, serta UMKM, yang akan dikolaborasikan dengan Pemkot Jambi secara berkelanjutan.(*)