Satpol PP Kota Jambi Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Aurduri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi kembali melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang menempati badan jalan di kawasan Pasar Aurduri.

Penertiban ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat, terutama pengendara dan pengunjung pasar.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Jambi, Said Faizal, menyampaikan bahwa lapak-lapak PKL yang berada di badan jalan kerap menimbulkan kemacetan dan berpotensi memicu kecelakaan.

“Penertiban ini kami lakukan demi ketertiban umum. Lapak-lapak PKL yang menempati badan jalan bukan hanya mengganggu pengendara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujar Said Faizal, Senin (7/4/2026).

Menurutnya, proses penertiban berjalan lancar tanpa ada perlawanan dari pedagang. Beberapa lapak portable telah diangkut dan sementara disimpan di kantor lurah atau kecamatan untuk pendataan lebih lanjut.

Said menegaskan, Satpol PP tidak bermaksud merugikan pedagang, melainkan menertibkan kawasan agar lebih aman dan nyaman.

Ia juga mengimbau para PKL untuk mencari lokasi berjualan yang tidak mengganggu arus lalu lintas atau ketertiban umum.

“Kami berharap para pedagang mencari lokasi yang sesuai sehingga tetap bisa berjualan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” tambahnya.

Penertiban ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Jambi untuk menciptakan ketertiban di seluruh area publik.

Satpol PP akan terus memantau kawasan rawan pelanggaran dan melakukan langkah preventif agar ketertiban tetap terjaga.

Sejumlah warga menyambut positif langkah ini.

“Sekarang jalan lebih lapang, dan lebih aman bagi pengendara motor maupun pejalan kaki,” Salah seorang pengunjung pasar, Dian.

Dengan penertiban yang tertib ini, kawasan Pasar Aurduri diharapkan tetap aman dan nyaman bagi pengunjung, sambil tetap memberikan kesempatan bagi para pedagang untuk mencari lokasi berjualan yang tepat.(*)




HUT ke-80 Kota Jambi Disiapkan Meriah, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi mulai mematangkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625, Selasa 7 April 2026

Sejumlah agenda besar disiapkan, mulai dari sidang paripurna hingga festival rakyat yang melibatkan masyarakat luas.

Pelaksana Harian Sekda Kota Jambi, Mulyadi, mengatakan rapat koordinasi bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah digelar untuk memastikan kesiapan kegiatan.

“Rapat hari ini membahas berbagai persiapan HUT Kota Jambi. InsyaAllah, rapat paripurna DPRD akan dilaksanakan pada 2 Juni. Awalnya direncanakan 28 Mei, namun diundur karena bertepatan dengan Idul Adha,” ujarnya.

Selain agenda resmi, Pemkot Jambi juga menyiapkan berbagai kegiatan yang bersifat hiburan dan partisipatif untuk masyarakat.

Beragam lomba tradisional hingga modern akan digelar untuk memeriahkan peringatan tersebut.

Beberapa kegiatan yang direncanakan di antaranya lomba makan banampan, lomba vlog Kampung Bahagia, lomba karung, tarik tambang, gebuk guling, estafet sarung, hingga pertandingan tenis meja.

Tak hanya itu, event olahraga juga akan menjadi daya tarik utama, seperti balap motor Wali Kota Race yang dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Mei, serta kejuaraan menembak Wali Kota Cup Shooting Open Tournament 2026.

Menurut Mulyadi, rangkaian kegiatan tahun ini tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Seluruh kegiatan kita desain melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM, sehingga perayaan ini tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi lokal,” jelasnya.

Selain itu, peringatan HUT Kota Jambi juga akan diisi dengan agenda utama seperti rapat paripurna DPRD, upacara bendera, serta kegiatan adat yang menegaskan nilai sejarah Tanah Pilih Pusako Betuah.

Perayaan ini sekaligus menjadi momentum mengenang sejarah berdirinya Kota Jambi sebagai daerah otonom pada 17 Mei 1946 serta akar sejarah yang telah ada sejak 28 Mei 1401.(*)




Maulana Kunjungi Lokasi Kebakaran, Siapkan Bantuan dan Pemulihan Ekonomi Korban

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wali Kota Jambi, Maulana, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan H Adam Malik, Lorong Beringin IV, Kelurahan Tehok, Kecamatan Jambi Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, Selasa 7 April 2026.

Maulana memastikan seluruh korban, baik pemilik rumah maupun penyewa, mendapatkan penanganan cepat dari Pemerintah Kota Jambi.

Ia menekankan bahwa kondisi bangunan yang saling berhimpitan menjadi faktor utama cepatnya api menyebar.

“Kebakaran ini menghanguskan lima rumah karena jaraknya sangat berdekatan. Kami apresiasi tim Damkar yang cepat melakukan pemadaman sehingga api tidak meluas ke bangunan lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga berdialog langsung dengan ketua RT, pemilik rumah, serta para penyewa guna mendata kebutuhan mendesak pascakebakaran.

Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada penyewa yang kehilangan seluruh barang akibat kebakaran. Bantuan tanggap darurat pun langsung disalurkan, termasuk bantuan uang tunai melalui Baznas.

“Kami pastikan penyewa yang terdampak juga mendapat bantuan. Ini penting karena banyak dari mereka kehilangan seluruh harta benda,” jelasnya.

Selain bantuan awal, Pemkot Jambi saat ini tengah menyiapkan skema bantuan lanjutan, termasuk dukungan untuk pemulihan ekonomi warga.

“Ada usulan bantuan alat usaha untuk korban. Ini sangat penting agar mereka bisa kembali bekerja dan bangkit secara ekonomi,” tambah Maulana.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Senin (30/3/2026) pagi dan menghanguskan sedikitnya lima unit rumah bedeng permanen.

Api diduga berasal dari korsleting listrik dan cepat membesar akibat kondisi bangunan yang rapat serta angin kencang.

Sebanyak 40 personel pemadam kebakaran dikerahkan dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 1 jam 40 menit.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan.(*)




Dorong Data Akurat Dapodik, Walikota Jambi: Untuk Penataan Sekolah Efektif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menyoroti ketimpangan distribusi fasilitas pendidikan di Kota Jambi saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Jambi, Senin (6/4/2026).

Rapat ini membahas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jambi Tahun Anggaran 2025.

Menurut Maulana, beberapa sekolah di pusat kota mengalami kelebihan murid, sementara sekolah lain justru kekurangan peserta didik hingga harus digabung.

Fenomena ini dipicu oleh perubahan demografi dan pesatnya pembangunan kawasan permukiman baru di pinggiran kota.

“Kondisi ini nyata. Ada sekolah yang kelebihan murid, tetapi ada juga yang kekurangan hingga harus dilakukan merger,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, banyak sekolah lama berada di pusat kota yang kini didominasi penduduk usia lanjut, sehingga jumlah anak usia sekolah menurun.

Sementara itu, kawasan perumahan baru dihuni keluarga muda yang memiliki anak usia sekolah, namun fasilitas pendidikan seperti TK dan PAUD masih terbatas.

Sebagai solusi strategis, Pemkot Jambi telah mengusulkan pembangunan lima unit TK dan PAUD di kawasan perumahan baru kepada pemerintah pusat.

“Ini penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut,” tambah Maulana.

Selain pembangunan baru, Pemkot Jambi juga menata kembali distribusi sekolah agar lebih merata dan sesuai dengan perkembangan wilayah.

Wali Kota menegaskan bahwa tantangan bukan sekadar membangun sekolah, tetapi menyesuaikan distribusi agar efektif dan tepat sasaran.

“Sekolah itu dibutuhkan, tapi distribusinya harus diperbaiki. Ini yang sedang kami dorong ke pemerintah pusat,” tegasnya.

Maulana menekankan pentingnya penggunaan data akurat melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat.

“Program revitalisasi sekolah sekarang langsung dari pusat. Data yang valid akan memastikan intervensi tepat sasaran,” jelasnya.

Selain isu pendidikan, Wali Kota juga menyinggung perkembangan Bank Jambi, yang saat ini masih dalam tahap kajian tim ahli. Hasil kajian ini akan menjadi dasar opsi atau penawaran yang akan diambil oleh pemerintah daerah.(*)




Dana Hibah Disalurkan, Pramuka Kota Jambi Siap Berprestasi di Tingkat Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya pada pengembangan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi resmi menyalurkan dana hibah (NPHD) sebesar Rp1 miliar khusus untuk Kwarcab Pramuka Kota Jambi, bagian dari total hibah Rp1,5 miliar yang juga disalurkan ke Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Jambi.

Penandatanganan NPHD berlangsung di Balai Kota Jambi, Senin (06/04), dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dan jajaran pengurus kedua organisasi.

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menjelaskan bahwa dana hibah ini difokuskan untuk persiapan Jamboree Nasional di Cibubur pada Agustus 2026.

“Kota Jambi akan mengirim 32 anggota Pramuka untuk mengikuti Jamboree Nasional. Selain itu, kegiatan lokal tetap berlangsung, mulai dari Kampung Bagustu, rangkaian HUT Pramuka, hingga lomba tingkat RT, kecamatan, dan provinsi,” ungkapnya.

Kemas Faried menambahkan, Pramuka Kota Jambi menargetkan prestasi di tingkat nasional, meneladani kesuksesan juara nasional pada 1990-an, dengan fokus pada keterampilan dan kedisiplinan anggota muda.

Wali Kota Jambi, Maulana, menekankan bahwa hibah ini diharapkan mendorong pendidikan karakter, pengembangan kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi melalui event-event Pramuka.

“Saya hadir untuk menandatangani NPHD hibah daerah pertama bagi Kwarcab Pramuka dan NPHD KORMI. Dana hibah ini akan mendukung kegiatan nasional maupun lokal, menumbuhkan nilai pendidikan, ekonomi, dan mendukung UMKM lokal,” ujar Maulana.

Selain Pramuka, KORMI Kota Jambi menerima Rp500 juta untuk mendukung program olahraga rekreasi masyarakat, bagian dari strategi Pemkot Jambi meningkatkan kualitas kegiatan olahraga dan pengembangan bakat masyarakat secara merata.

Dengan adanya dana hibah ini, diharapkan Kwarcab Pramuka Kota Jambi dapat memaksimalkan programnya, menyiapkan generasi muda yang berprestasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kegiatan lokal dan nasional.(*)




Viral Cekcok PKL dan Satpol PP di Kota Jambi, Ini Penjelasannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Video cekcok antara pedagang kaki lima (PKL) dan petugas Satpol PP Kota Jambi viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi di sepanjang Jalan Jenderal Basuki Rahmat, mulai dari kawasan Tugu Keris hingga Jembatan Kupu-Kupu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Jambi, Iper Riyansuni, memberikan klarifikasi terkait kronologi kejadian.

Ia menjelaskan bahwa sebelum dilakukan penertiban, pihaknya telah memberikan imbauan kepada para PKL.

“Selama satu bulan terakhir, setiap malam kami sudah memberikan imbauan kepada para pedagang untuk tidak berjualan di lokasi tersebut. Bahkan, surat peringatan juga sudah kami berikan, namun masih ada yang tidak mengindahkan,” ujar Iper.

Karena imbauan tidak dipatuhi, Satpol PP kemudian melakukan tindakan penegakan hukum.

“Kami selaku penegak Perda melakukan tindakan yustisi berupa pengamanan barang dagangan. Nantinya para pedagang akan dipanggil ke kantor untuk menjalani proses sesuai aturan, termasuk membuat surat pernyataan agar tidak berjualan lagi di lokasi tersebut,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa lokasi tersebut memang dilarang untuk aktivitas berjualan.

“Sesuai aturan, berjualan di atas jembatan itu dilarang. Selain itu, para pedagang tersebut juga tidak memiliki izin TDU-PKL yang dikeluarkan pihak kecamatan sebagai legalitas usaha mereka,” tambahnya.

Terkait kericuhan yang terjadi, Iper menyebut bahwa penertiban sempat mendapat perlawanan.

“Saat kami melakukan upaya paksa atau tindakan yustisi, terjadi perlawanan yang didahului oleh pihak PKL, sehingga situasi sempat memanas,” ungkapnya.

Satpol PP Kota Jambi menegaskan akan tetap melakukan penertiban sesuai aturan yang berlaku, dengan mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas dalam penegakan Peraturan Daerah.(*)




Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi Berjalan Khidmat, Fraksi Sampaikan Masukan Konstruktif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rapat paripurna DPRD Kota Jambi yang digelar Senin (06/04/2026) terkait Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jambi Tahun Anggaran 2025 berlangsung khidmat dan lancar.

Meskipun diwarnai banyak masukan dari setiap fraksi, jalannya sidang tetap tertib dan produktif.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan masukan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kecintaan fraksi terhadap kemajuan Kota Jambi.

“Semua saran yang disampaikan bersifat konstruktif. Kami ingin perbaikan dilakukan secara nyata tanpa menyudutkan pihak manapun. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Jambi untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” ujar Kemas.

Kemas menambahkan, isu strategis yang menjadi sorotan antara lain tata kelola banjir, pengelolaan aset daerah, dan masalah lingkungan hidup, terutama pengelolaan sampah.

Menurutnya, informasi yang disampaikan fraksi sangat cepat, akurat, dan dapat dijadikan dasar langkah pemerintah.

“Masalah sampah menjadi perhatian utama. Ke depan, Komisi III DPRD bersama Dinas Lingkungan Hidup akan membahas teknis pengelolaan sampah, termasuk operasional kendaraan dan dukungan anggaran. Ini bagian dari upaya pemerintah mengurai masalah secara efektif, bukan sekadar menyesuaikan keadaan,” jelasnya.

Selain itu, Kemas menegaskan pentingnya kolaborasi DPRD dan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola kota yang lebih baik.

“Semua masukan ini menjadi arahan bagi pemerintah untuk mengambil langkah konkret demi kesejahteraan masyarakat. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, Kota Jambi akan terus berkembang menjadi kota yang nyaman dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Rapat paripurna kali ini menekankan bahwa kritik dan saran fraksi bukanlah sekadar formalitas, tetapi bagian dari proses pengawasan yang membangun.

Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil pemerintah kota diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak positif bagi warga.(*)




Wabup Katamso Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan ASN Harus Jadi Teladan

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso SA, memimpin apel gabungan yang digelar di halaman Mall Pelayanan Publik (MPP), Senin (06/04/2026).

Kegiatan ini diikuti sejumlah perangkat daerah, mulai dari Inspektorat, DPMPTSP, BKAD hingga Dinas Dukcapil.

Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Apel ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengevaluasi kinerja yang telah kita lakukan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Katamso juga memaparkan sejumlah indikator makro daerah tahun 2025.

Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) telah mencapai 73 persen, tingkat pengangguran terbuka berada di angka 3,12 persen, sementara angka kemiskinan tercatat 9,67 persen.

Selain itu, Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) juga menunjukkan tren positif di angka 67,83 persen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah.

Meski capaian cukup baik, Wabup mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Ia meminta Inspektorat untuk terus memperkuat fungsi pengawasan, serta mendorong Dukcapil meningkatkan pelayanan berbasis digital melalui pembaruan data kependudukan.

Sementara itu, DPMPTSP yang telah melampaui target investasi diminta untuk terus meningkatkan capaian guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pengelolaan keuangan daerah juga diharapkan semakin optimal dengan dukungan data yang akurat dan transparan.

Menutup arahannya, Wabup Katamso menegaskan bahwa setiap ASN memiliki peran sebagai pemimpin di lingkup kerjanya masing-masing.

“Kekuasaan bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab dan keteladanan. Seorang ASN harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terbangun, sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja demi pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(*)




Sampah dan Banjir Jadi Sorotan Fraksi DPRD, Wali Kota Jambi Siapkan Langkah Terintegrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menegaskan pentingnya kerja sama erat antara pemerintah dan warga dalam menangani isu sampah dan banjir di Kota Jambi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat rapat paripurna DPRD Kota Jambi membahas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin (06/04/2026).

Dalam rapat, Maulana menyampaikan apresiasi atas perhatian legislatif terhadap capaian pembangunan, khususnya penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi.

Meski begitu, persoalan lingkungan menjadi sorotan utama, terutama meningkatnya volume sampah dan risiko banjir di musim hujan.

“Volume sampah, terutama dari kemasan sekali pakai, terus naik. Sistem pengelolaan sampah harus terintegrasi dari rumah tangga hingga TPA,” ujar Maulana.

Ia menambahkan bahwa program Kampung Bahagia, bentor sampah, serta penguatan depo sampah menjadi strategi kunci Pemkot Jambi dalam menata lingkungan.

Wali Kota juga menyoroti penanganan banjir yang memerlukan kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang baik dan partisipasi warga menjadi faktor penentu keberhasilan program.

“Sampah adalah tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat sangat menentukan keberhasilan penataan lingkungan dan pencegahan banjir,” tegas Maulana.

Pemkot Jambi akan memperkuat penegakan Peraturan Daerah terkait kebersihan secara bertahap setelah sosialisasi masif, memastikan masyarakat disiplin membuang sampah pada tempatnya.

Strategi ini diharapkan menjadikan Kota Jambi bersih, nyaman, dan aman dari banjir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warganya secara menyeluruh.(*)




Viral! Kota Tua Jambi Bikin Warganet Nostalgia Era 80-90an

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Peresmian Kawasan Wisata Kota Tua di Kecamatan Pasar, Jumat malam (3/4/2026), tak hanya menarik perhatian warga yang hadir langsung, tetapi juga memicu gelombang nostalgia di media sosial.

Sejumlah netizen ramai membagikan kenangan masa lalu mereka saat kawasan tersebut masih menjadi pusat aktivitas masyarakat tempo dulu.

Akun Chairil Azwien misalnya, mengaku merasakan nostalgia kuat saat melihat kembali kawasan tersebut, saat mengomentari postingan facebook Sepucuk Jambi.

“Lokasinya memang nostalgia anak 80/90an, tapi kulinernya sekarang banyak Korea street food,” tulisnya.

Komentar serupa juga datang dari akun Ricky Fadhlan yang mengingat kuliner legendaris di kawasan itu.

“Dulu ada lontong terkenal sama martabak kacang, enak banget. Yang lahir tahun 80-an pasti tahu,” ujarnya.

Sementara itu, akun Andreas Andreas bahkan mengenang masa sekolahnya puluhan tahun silam.

“Ingat tahun 1972 sampai 1982, tiap hari lewat sini. Nonton di Mega Duta, makan es kacang parung,” kenangnya.

Revitalisasi Kawasan Penuh Kenangan

Pemerintah Kota Jambi sendiri meresmikan kawasan ini sebagai destinasi wisata terpadu berbasis sejarah, kuliner, dan ekonomi kreatif.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa penataan Kota Tua dilakukan secara menyeluruh untuk menghidupkan kembali pusat kota yang sempat redup.

“Kita ingin kawasan ini menjadi daya tarik baru. Kita tidak punya sumber daya alam besar, tapi punya kekuatan di SDM dan pelaku usaha,” ujarnya.

Konsep Wisata Terintegrasi

Kawasan Kota Tua kini dirancang menjadi ruang wisata yang memadukan berbagai sektor.

Pengunjung bisa menikmati bangunan bersejarah, wisata religi, hingga kuliner khas seperti nasi minyak dan hidangan Melayu lainnya.

Selain itu, kawasan ini juga akan diisi dengan aktivitas UMKM dan event tertentu agar tetap hidup tanpa mengganggu fungsi jalan.

Penataan dan Harapan Ekonomi

Pemerintah juga melakukan pembenahan infrastruktur seperti pedestrian, parkir, hingga penataan lalu lintas.

Ruko-ruko yang sebelumnya sepi pada malam hari didorong untuk kembali aktif demi menggerakkan ekonomi lokal.

Dengan konsep baru ini, Kota Tua diharapkan menjadi ikon wisata sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Jambi.

Meski demikian, munculnya komentar netizen menunjukkan satu hal penting: kawasan ini bukan sekadar destinasi baru, tetapi juga ruang yang menyimpan banyak kenangan bagi generasi lama.(*)