Dana Transfer Turun, Pemkot Jambi Fokus Efisiensi dan Penguatan Program Unggulan 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menegaskan tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan program pembangunan daerah meskipun menghadapi tantangan penurunan dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan kebijakan anggaran tahun depan akan difokuskan pada efisiensi belanja rutin dan penguatan sebelas program unggulan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Efisiensi akan dilakukan pada kegiatan rutin di setiap OPD, seperti survei dan pertemuan yang berulang. Namun, prioritas tetap diarahkan pada pembayaran gaji, TPP, operasional kantor, serta program-program unggulan yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Maulana dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Senin (27/10/2025).

Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, serta para anggota DPRD Kota Jambi.

Dalam pemaparannya, Maulana menyampaikan bahwa total pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp1,523 triliun, sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,743 triliun.

Berdasarkan surat dari Kementerian Keuangan RI, alokasi transfer ke daerah tahun 2026 mengalami penurunan sekitar Rp242 miliar dibanding tahun sebelumnya.

“Kita masih berupaya agar ada tambahan dalam keputusan akhir nanti. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah ada kepastian,” jelas Maulana.

Meski demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi justru ditargetkan meningkat menjadi Rp680,6 miliar.

Naik sekitar 12,65 persen atau setara Rp78 miliar dibanding tahun 2025 yang sebesar Rp606 miliar.

“Peningkatan PAD diharapkan mampu mengompensasi penurunan dana transfer dari pusat,” ujar Maulana.

Adapun komponen pendapatan transfer yang sebelumnya diproyeksikan sebesar Rp903 miliar, kini naik menjadi Rp1,038 triliun.

Pendapatan tersebut terdiri dari:

  • Dana bagi hasil: sekitar Rp125 miliar

  • Dana alokasi umum: Rp690 miliar

  • Dana alokasi khusus nonfisik: Rp206 miliar

Sementara dari sisi pembiayaan daerah, alokasi tahun 2026 direncanakan meningkat dari Rp10,5 miliar menjadi Rp20,5 miliar, seiring dengan pembahasan lanjutan antara Pemkot dan DPRD, serta menunggu keputusan final tambahan dana transfer dari pemerintah pusat.

Maulana menegaskan, meski kondisi fiskal mengalami tekanan, arah kebijakan pembangunan Kota Jambi tetap difokuskan pada penguatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan stabilitas keuangan daerah.

“Kita tidak akan mengurangi komitmen terhadap pembangunan masyarakat. Fokus kita tetap untuk memperkuat ekonomi lokal dan pelayanan dasar publik,” tutupnya.(*)




Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wali Kota Ajak Generasi Muda Jaga Semangat Persatuan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana memimpin apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang berlangsung di halaman Balai Kota pada pukul 07.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota, Forkopimda, pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kepemudaan.

Dalam amanatnya, Wali Kota Jambi, Maulana mengajak seluruh generasi muda untuk terus meneladani semangat para pemuda tahun 1928 yang telah berikrar menyatukan Indonesia melalui Sumpah Pemuda.

“Semangat persatuan dan cinta tanah air harus terus kita jaga. Pemuda hari ini bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga penggerak kemajuan daerah,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Upacara berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Sumpah Pemuda, serta pembacaan pesan-pesan perjuangan dari tokoh pemuda Indonesia.

Tema peringatan Sumpah Pemuda tahun 2025 adalah “Pemuda Pemudi Bergarak Indonesia Maju”.

Melalui tema ini, Pemerintah Kota berharap generasi muda semakin berperan aktif dalam membangun daerah dan menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan zaman.

Kegiatan apel ditutup dengan penampilan dari pelajar di Kota Jambi, yang menyanyikan lagu sumpah pemuda.(*)




Logam Mulia Masih Diminati di Jambi, Meski Harga Emas Turun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas di Pasar Simpang Bata, Kota Jambi, dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi.

Meski begitu, minat masyarakat untuk membeli emas justru tetap tinggi, terutama pada jenis logam mulia batangan.

Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, harga emas saat ini berada di kisaran Rp2 juta per gram, turun sekitar Rp170 ribu dari posisi tertinggi beberapa hari sebelumnya.

Dani (38), pegawai Toko Emas Singgalang di kawasan Simpang Bata, menyebutkan bahwa harga emas sempat menembus angka Rp2,3 juta per gram sekitar lima hari yang lalu sebelum kembali turun.

Baca juga:  Volume Peti Kemas Pelindo Tembus 9,3 Juta TEUs, Didorong Peningkatan Ekspor-Impor

Baca juga:  Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Terapkan Prinsip HAM dalam Birokrasi

“Sekarang harga emas turun. Kemarin memang sempat naik, tapi sekitar lima hari lalu mulai menurun,” ujarnya saat ditemui di toko, Senin (27/10).

Meskipun harga emas melemah, Dani mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk membeli logam mulia batangan tetap tinggi.

Saat ini, harga logam mulia ukuran 10 gram mencapai lebih dari Rp30 juta.

“Sekarang itu kebanyakan orang cari logam mulia batangan, paling banyak untuk investasi,” kata Dani.

“Kalau perhiasan seperti cincin dan kalung masih banyak juga yang dicari, tapi tetap logam batangan yang paling diminati,” tambahnya.

Menurut Dani, pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Kedepannya kita belum tahu karena harga emas dunia pasti mengikuti perkembangan global. Bisa kita lihat kemarin naik, sekarang turun lagi,” jelasnya.

Ia berharap harga emas bisa turun lebih jauh agar daya beli masyarakat semakin meningkat.

“Kita malah berharapnya turun, biar pembeli itu masuk terus, ada terus,” katanya.

Hal senada diungkapkan Samsul (41), pedagang emas lainnya di kawasan pasar yang sama. Ia mengatakan, harga emas muda juga ikut turun.

“Sekarang emas lagi turun, tapi kami jualnya emas muda. Harganya kisaran Rp1.050.000 per gram. Kami hanya jual emas kecil, bukan yang besar-besar,” ujarnya.

Penurunan harga emas di Pasar Simpang Bata menunjukkan bahwa fluktuasi harga masih terus terjadi, seiring dengan pergerakan harga emas dunia.

Meski demikian, masyarakat Jambi tetap menjadikan logam mulia sebagai pilihan utama untuk investasi maupun perhiasan.(*)




Harga Emas di Jambi Turun Rp170 Ribu, Setelah Sempat Sentuh Rp2,3 Juta per Gram

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas di Pasar Simpang Bata, Kota Jambi, mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi.

Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, harga emas saat ini berada di kisaran Rp2 juta per gram, turun sekitar Rp170 ribu dari posisi tertinggi beberapa hari sebelumnya.

Dani (38), pegawai Toko Emas Singgalang di kawasan Simpang Bata, menyebutkan bahwa harga emas sempat menembus angka Rp2,3 juta per gram sekitar lima hari yang lalu sebelum kembali turun.

“Sekarang harga emas turun. Kemarin memang sempat naik, tapi sekitar lima hari lalu mulai menurun,” ujarnya saat ditemui di toko, Senin (27/10).

Baca juga:  Emas Antam Turun Awal September, Ini Harga per Gram Semua Ukuran

Baca juga:  Bongkar Jaringan Pelaku PETI di Merangin, Ini Kronologi Polisi Amankan 1,7 Kg Emas Senilai Rp 3 Miliar

Ia menambahkan, tren fluktuasi harga emas ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Para pedagang pun berharap harga kembali stabil menjelang akhir tahun.(*)




Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Terapkan Prinsip HAM dalam Birokrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menegaskan bahwa penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan langkah penting untuk mewujudkan birokrasi yang responsif, adil, serta mengedepankan kepemimpinan yang melayani.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Maulana saat membuka secara resmi kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Senin 26 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan bahwa, melalui sosialisasi dan penguatan kapasitas seperti ini, diharapkan dapat terbentuk ASN yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Serta mampu menjalankan tugas pelayanan publik dengan berorientasi pada keadilan dan kesetaraan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif kepada ASN tentang pentingnya HAM dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, ia menekankan beberapa hal penting yang menjadi tujuan dari kegiatan tersebut.

Pertama, untuk membentuk karakter ASN yang lebih peduli, empatik, dan berorientasi pada keadilan sosial.

Kedua, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan wawasan yang diperoleh dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Maulana juga menegaskan pentingnya menjadikan HAM sebagai ruh dalam setiap kegiatan pemerintahan.

Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam meneguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan pelayanan yang berintegritas,” tutup Maulana.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, dengan menghadirkan narasumber dari lembaga terkait yang berkompeten di bidang Hak Asasi Manusia.(*)




TPS3R di Bagan Pete, Inisiatif Wali Kota Jambi Dr Maulana Mewujudkan Kota Bersih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmen menciptakan kota yang bersih dan tangguh.

Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kampung Pajero, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Minggu (26/10/2025).

Maulana menyebut pembangunan TPS3R sebagai langkah nyata Pemkot Jambi dalam memperkuat tata kelola sampah berbasis masyarakat.

Masyarakat RT 11 telah menghibahkan lahan untuk proyek ini, yang akan dibangun secara swakelola selama 90 hari dengan dukungan pendanaan dari balai terkait.

“Fasilitas TPS3R ini akan menjadi contoh pengelolaan sampah modern di tingkat kelurahan. Masyarakat bisa memilah dan mengelola sampah rumah tangga secara mandiri, sehingga mengurangi penumpukan di TPS pembohong,” ujar Maulana.

Selain itu, Pemkot Jambi menyiapkan kendaraan operasional, termasuk bentor, serta bantuan dari program Kampung Bahagia.

Sisa sampah dari TPS3R nantinya akan dikirim ke TPS Talang Gulo.

Target Pemkot, dalam satu tahun ke depan, tidak ada lagi tumpukan sampah di jalanan kota. Saat ini, sudah ada 11 TPS3R yang dibangun di berbagai titik Kota Jambi.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Kota Jambi, Hendriani, yang menyatakan akan mengawasi pembangunan agar tepat sasaran.

Ketua RT 11, Heri Yatul, mengapresiasi keberadaan TPS3R, yang sangat dibutuhkan di wilayah padat penduduk.

Dengan TPS3R Bagan Pete, pengelolaan sampah di Kota Jambi diharapkan lebih efektif, partisipasi masyarakat meningkat, dan cita-cita Kota Jambi Bersih dan Bahagia dapat segera terwujud.(*)




Tips Aman Melewati Persimpangan Jalan di Jambi, Patuh Aturan dan Cari Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persimpangan jalan, mulai dari bentuk T, Y, hingga + (perempatan), merupakan titik rawan kecelakaan jika pengendara tidak waspada.

Di beberapa area, lampu lalu lintas sudah terpasang untuk mengatur arus kendaraan, namun banyak persimpangan di pemukiman atau jalan sepi yang masih tanpa lampu lalu lintas.

Kecelakaan di persimpangan biasanya terjadi karena kelalaian pengendara, penerangan jalan kurang memadai, perilaku ugal-ugalan pengendara lain, atau pandangan terhalang objek di sekitar.

Oleh karena itu, pengendara disarankan selalu berhati-hati, terutama saat melintasi persimpangan tanpa lampu.

Tips aman melewati persimpangan:

  • Perhatikan pandangan ke depan untuk mengantisipasi potensi bahaya.

  • Prioritaskan kendaraan dari jalan utama atau yang melaju lurus.

  • Nyalakan lampu sein sebelum berbelok atau pindah jalur agar pengendara lain bisa membaca arah pergerakan kendaraan.

  • Terapkan kebiasaan 4T: Tunggu sejenak (persimpangan dengan lampu), Turunkan kecepatan (persimpangan tanpa lampu), Tengok kiri, tengok kanan, dan tengok kiri lagi sebelum melintas.

  • Gunakan perlengkapan lengkap seperti helm dan jaket berstandar SNI.

Frank Setia, Assistant Manager Marketing Communication Sinsen, menekankan:

“Keselamatan di jalan raya berawal dari kesadaran individu untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Melalui kampanye #Cari_aman, kami mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, agar peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain.”

Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. Selalu waspada, patuhi aturan, dan #Cari_aman saat berkendara!.(*)




Elpsina Tekankan Pemerataan Akses Hukum, Lewat Posbankum di Tingkat Desa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Elpsina, mendorong percepatan pembentukan Pos Pelayanan Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah konkret menghadirkan keadilan bagi masyarakat kecil yang kesulitan mengakses layanan hukum.

“Kita dorong agar tahun depan Kementerian Hukum dan HAM mendapat tambahan anggaran supaya program ini bisa diperluas,” kata Elpsina, Jumat (24/10/2025).

Menurut Elpsina, hingga tahun 2025 Posbankum baru menjangkau sekitar 2.000 desa di seluruh Indonesia, dari total lebih dari 83 ribu desa dan kelurahan.

“Tahun ini baru dimulai, di Provinsi Jambi baru ada tiga desa yang memiliki Posbankum,” ujarnya.

Ia menilai lambatnya realisasi program tersebut disebabkan keterbatasan anggaran.

Namun, hasil rapat kerja dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menunjukkan adanya komitmen untuk memperluas cakupan Posbankum hingga 60–70 persen wilayah Indonesia pada tahun mendatang.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas menjelaskan bahwa Posbankum memiliki peran strategis dalam menyelesaikan persoalan hukum di tingkat desa melalui pendekatan restorative justice.

“Harapannya, persoalan hukum bisa diselesaikan dengan rekonsiliasi dan pemulihan hubungan sosial, bukan sekadar penghukuman,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jambi, Jonson Siagian, menegaskan bahwa program Posbankum merupakan bagian dari prioritas nasional untuk memastikan keadilan merata hingga ke akar rumput.

“Selain memberikan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu, Posbankum juga berfungsi memetakan potensi permasalahan hukum agar tidak berujung ke pengadilan,” jelas Jonson.

Jika penyelesaian di tingkat desa tidak tercapai, Posbankum akan berkoordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang terdaftar di Kemenkumham guna memberikan pendampingan hukum lanjutan.

“Tujuannya sederhana, keadilan tidak boleh berhenti di kota,” pungkasnya.(*)




Keren!!! Program Kampung Bahagia Dorong Pembangunan Berbasis Gotong Royong di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bertajuk Kampung Bahagia di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dan Wakil Wali Kota H. Diza terus menunjukkan hasil nyata.

Tidak hanya menyentuh pembangunan infrastruktur, program ini juga menghadirkan sarana pendukung seperti alat pengeras suara, perlengkapan olahraga, dan fasilitas kebersihan.

Penyerahan simbolis manfaat program tersebut dilakukan oleh Wali Kota Maulana di Pendopo Bahagia Bersinergi, RT 06 Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, pada Minggu (26/10/2025).

Bantuan diterima langsung oleh Ketua RT 06, Ponidi, disaksikan jajaran pemerintah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Maulana mengapresiasi sinergi antara Pemkot Jambi, fasilitator, dan para ketua RT yang telah bekerja keras menjalankan Kampung Bahagia. Program yang awalnya dianggap sulit diwujudkan kini terbukti memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Tahun 2025, sebanyak 67 RT dijadikan proyek percontohan.

“Melalui mekanisme yang terencana, semua terbukti berjalan baik. Sebanyak 67 RT telah berhasil membangun proses Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Program dengan alokasi dana Rp100 juta per RT ini, lanjut Maulana, mampu membangkitkan semangat gotong royong di masyarakat.

Warga turut berpartisipasi melalui swadaya dana maupun tenaga, sehingga hasil pembangunan menjadi lebih maksimal.

“Inilah esensi Kampung Bahagia, membangun wilayah berbasis komunitas melalui gotong royong,” tegasnya.

Maulana menambahkan, tahun depan program ini akan diperluas ke 1.650 RT se-Kota Jambi. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan fasilitas umum lainnya.

Ketua Forum Komunikasi RT (FKRT) Kota Jambi, Suparyono, menyampaikan apresiasi atas inovasi tersebut.

Ia menyebut Kampung Bahagia sebagai terobosan pertama di Indonesia yang memberikan keleluasaan bagi Ketua RT untuk mengelola dana pembangunan secara mandiri dan transparan.

“Kita berharap program ini terus berjalan dengan semangat kebersamaan agar manfaatnya dirasakan seluruh warga,” ujar Suparyono.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Camat Alam Barajo Iper Riyansuni, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Lurah Pinang Merah Mayu Hardi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.(*)




Wali Kota Jambi Dorong Lahirnya Atlet Muda Lewat Kejuaraan Sepatu Roda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. Maulana secara resmi membuka Kejuaraan Sepatu Roda Piala Wali Kota Jambi Tingkat Provinsi, yang digelar di halaman Mako Damkar Kota Jambi, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi, Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (PERSOROI) Provinsi Jambi, dan Ketua Damkar Kota Jambi.

Kejuaraan ini menjadi ajang bergengsi yang diikuti ratusan atlet muda, tidak hanya dari Kota Jambi tetapi juga dari berbagai daerah, termasuk Palembang dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengaku bangga melihat antusiasme dan semangat para peserta muda.

“Saya sangat bangga melihat begitu banyak anak-anak kita yang bersemangat mengikuti kejuaraan ini. Ini menunjukkan bahwa olahraga sepatu roda semakin digemari dan harus terus kita dukung,” ujarnya.

Maulana menegaskan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga, termasuk dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi para atlet muda.

Salah satunya melalui rencana pembangunan arena sepatu roda di kawasan Banjuran Budayo.

“Insyaallah tahun depan kita akan membangun arena sepatu roda di kawasan Banjuran Budayo. Kalau lapangannya sudah jadi, kita bisa undang atlet dari seluruh Indonesia dan kembangkan sport tourism yang dikombinasikan dengan wisata,” jelasnya.

Wali Kota Maulana berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga.

“Anak-anak kita punya energi yang luar biasa. Harus kita dukung agar bisa berprestasi di masa depan. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Jambi,” pungkasnya.(*)