Wakil Wali Kota Jambi Dukung FASI, Wadah Pembinaan Akhlak dan Ukhuwah Islamiah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha secara resmi melepas Kafilah Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-XXII Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025, Rabu (29/10/2025).

Acara pelepasan berlangsung di Ballroom Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, dan dihadiri jajaran Kementerian Agama (Kemenag), Pemerintah Kota Jambi, serta para peserta dan pendamping FASI.

Ketua pelaksana menyampaikan, pelaksanaan FASI ke-XXII mengacu pada SK Wali Kota Jambi Nomor 775 Tahun 2025 tentang pembentukan panitia pelaksana, pengawas, dewan hakim, dan kafilah Kota Jambi.
Tahun ini, kontingen Kota Jambi berjumlah 63 orang, terdiri dari 38 peserta dan 25 pendamping.

Festival Anak Saleh Indonesia ke-XXII akan digelar pada 31 Oktober–2 November 2025 di area perkantoran Wali Kota Jambi.

Terdapat 12 cabang lomba yang dipertandingkan, di antaranya azan, kaligrafi, ceramah, tilawah Al-Qur’an, dan cerdas cermat Al-Qur’an. Peserta dibagi dalam tiga kategori usia: TKA (maks. 7 tahun), TPA (maks. 12 tahun), dan TQA (maks. 15 tahun).

Sekretaris DPD BKPMI Kota Jambi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi atas dukungan dan fasilitasi terhadap pelaksanaan FASI di berbagai tingkatan.

Pada FASI nasional 2024, Provinsi Jambi berhasil menembus 10 besar nasional, dengan lima finalis berasal dari Kota Jambi.

BKPMI juga menjalankan berbagai program sosial seperti Gerakan Berantas Buta Aksara (Geprak) dan BKPMI Peduli Masjid, yang fokus pada kegiatan kebersihan dan perbaikan sarana ibadah.

Ia optimistis Kota Jambi mampu mempertahankan gelar Juara Umum yang telah diraih tiga kali berturut-turut.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menekankan bahwa FASI merupakan wadah penting dalam membina ukhuwah islamiah dan meningkatkan pendidikan keagamaan anak-anak sejak dini.

“Festival Anak Saleh Indonesia bukan hanya ajang lomba, tapi juga sarana membentuk generasi bangsa yang tangguh, beretika, dan berakhlak mulia serta memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dan Hadis,” ujarnya.

Diza juga mengingatkan peserta agar tidak sekadar mengejar kemenangan, melainkan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman spiritual berharga.

“Kemenangan itu penting, tapi menjaga akhlak jauh lebih penting. Jadikan pengalaman ini bagian dari perjalanan hidup menuju pribadi yang lebih baik,” tambahnya.

Ia berharap FASI menjadi momentum untuk memperkuat semangat keislaman, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.(*)




Wali Kota Maulana Kukuhkan Tim MIL Cities, Jambi Bergabung dalam Program Global UNESCO

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional.

Kota ini resmi ditetapkan sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang bergabung dalam jaringan Pilot Media and Information Literacy (MIL) Cities, sebuah program global yang digagas oleh UNESCO untuk memperkuat literasi media dan informasi di wilayah perkotaan.

Penetapan tersebut disertai pembentukan Tim Task Force MIL Cities Kota Jambi periode 2025–2028, yang secara resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dalam acara di Aula Griya Mayang, Senin malam (27/10/2025).

Dalam struktur tim tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi, Saleh Ridha, dipercaya sebagai ketua kelompok kerja (pokja).

Tim ini melibatkan lintas unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), media massa, hingga komunitas muda Bujang Gadis Jambi.

Program MIL Cities merupakan inisiatif global UNESCO yang menempatkan literasi media dan informasi sebagai pilar utama pembangunan kota yang inklusif, adaptif, dan cerdas menghadapi tantangan era digital.

Melalui jejaring ini, kota-kota peserta akan berkolaborasi dalam proyek komunikasi publik, kebudayaan, serta peningkatan kapasitas masyarakat digital.

“Kita hidup di era informasi yang bergerak sangat cepat. Literasi media bukan hanya soal membaca berita, tapi juga kemampuan memahami, memverifikasi, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab,” ujar Wali Kota Maulana.

Maulana menyebut keikutsertaan Kota Jambi dalam jaringan MIL Cities menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran literasi digital masyarakat dan memperluas kerja sama internasional di bidang media, budaya, dan teknologi informasi.

“Kami ingin masyarakat Jambi, khususnya anak muda, bisa tampil di dunia global dan menjadi duta yang membawa nilai-nilai lokal melalui kolaborasi media dan budaya,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut dari program ini, Pemerintah Kota Jambi juga mengirim 25 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti pelatihan teknologi dan digital di India, melalui program kerja sama antarnegara yang sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah India.

Maulana berharap langkah ini dapat memperkuat kapasitas digital aparatur pemerintah, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan produktif.

“Dengan kemitraan global seperti ini, kita ingin memastikan Jambi tumbuh tidak hanya sebagai kota modern, tetapi juga kota yang cerdas dan berdaya secara informasi,” tutup Maulana.(*)




BPN Kota Jambi Revisi Data Lahan Proyek Drainase Utama, Dukung Pengendalian Banjir Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pengadaan tanah dalam pembangunan dan revitalisasi drainase utama Kota Jambi, melalui proyek kolam retensi di kawasan Paal V.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Jambi, Ridho Gunarsa Ali, mengatakan pihaknya telah menyelesaikan tahap pengukuran dan identifikasi lapangan untuk memastikan keakuratan data lahan yang akan digunakan dalam proyek tersebut.

Dari hasil verifikasi, ditemukan adanya perbedaan antara data awal dan hasil pengukuran terbaru.

“Dari data awal seluas 9,1 hektare, hasil pengukuran aktual di lapangan menjadi 8,9 hektare. Ada pengurangan sekitar 2.000 meter persegi, sehingga kami minta instansi pengusul melakukan revisi terhadap Penetapan Lokasi (Penlok),” ujar Ridho.

Selain perbedaan luas lahan, BPN juga mencatat perubahan pada jumlah bidang tanah terdampak.

“Sebelumnya tercatat 51 bidang tanah, namun hasil inventarisasi dan identifikasi terbaru menunjukkan hanya 46 bidang. Sebelum melangkah ke tahap berikutnya, kami sarankan agar data tersebut direvisi agar sesuai kondisi aktual di lapangan,” tambahnya.

Ridho menegaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan validitas data, sekaligus menghindari potensi tumpang tindih kepemilikan atau sengketa lahan di masa mendatang.

“Kami pastikan seluruh tahapan berjalan transparan, sesuai ketentuan, dan melibatkan masyarakat terdampak. Ini penting agar proses pembebasan lahan berlangsung lancar dan adil,” tegasnya.

Lebih lanjut, BPN Kota Jambi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI agar seluruh proses administratif dan teknis dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal dari pemerintah pusat.

Program ini merupakan bagian penting dari upaya bersama dalam pengendalian banjir Kota Jambi, serta mendukung pembangunan infrastruktur drainase utama yang dibiayai melalui Loan JICA (Japan International Cooperation Agency).

Dengan sinergi kuat antara BPN, Pemkot Jambi, dan Forkopimda, proyek kolam retensi Paal V diharapkan dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mengurangi genangan dan risiko banjir di wilayah Kota Jambi.(*)




Catat! Akhir Oktober Ini, RSUD Raden Mattaher Jalankan Operasi Jantung Perdana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dunia kesehatan Jambi akan memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, RSUD Raden Mattaher Jambi bersiap melaksanakan operasi bedah jantung pada 30 dan 31 Oktober 2025.

Inisiatif ini menjadi langkah bersejarah dalam peningkatan pelayanan medis di daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan pasien terhadap rumah sakit di luar provinsi.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H., meninjau langsung kesiapan akhir RSUD Raden Mattaher pada Selasa (28/10).

Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan seluruh sarana medis, tim dokter, dan ruang operasi dalam kondisi siap pakai untuk pelaksanaan operasi jantung perdana ini.

“Kita ingin memastikan semua aspek benar-benar siap sebelum pelaksanaan operasi jantung pertama di Jambi. Alhamdulillah, persiapan berjalan baik dan lengkap,” ujar Al Haris.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM), agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan berkualitas di provinsinya sendiri.

“Harapan kita, masyarakat Jambi tak perlu lagi berobat jauh ke Palembang atau Jakarta untuk tindakan medis besar seperti operasi jantung,” tambahnya.

Al Haris juga menilai pelaksanaan operasi ini merupakan langkah besar dalam transformasi layanan kesehatan daerah.

Ia berharap RSUD Raden Mattaher menjadi rumah sakit rujukan unggulan di wilayah Sumatera bagian tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Asisten III Sekda Provinsi Jambi, Jangcik Mohza, serta disambut jajaran manajemen RSUD Raden Mattaher, antara lain dr. Anton Trihartono, Sp.B., selaku Wakil Direktur Pelayanan, dan Muzayyad, Plt. Wadir Pengembangan SDM dan Sarpras.

Menurut dr. Anton, dua pasien telah dijadwalkan menjalani operasi jantung pada akhir Oktober.

Ia menambahkan, salah satu operasi tersebut akan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang dijadwalkan hadir di Jambi.

“Kami sudah mempersiapkan tim dokter dan tenaga medis dengan dukungan alat operasi jantung modern. Bagi RSUD Raden Mattaher, ini bukan hanya momen pertama di Jambi, tapi juga menjadi rumah sakit pemerintah kedua di Sumatera yang mampu melakukannya,” jelas dr. Anton.

Kehadiran layanan bedah jantung di Jambi menjadi simbol nyata kemajuan fasilitas kesehatan daerah.

Sebelumnya, pasien dengan penyakit jantung berat harus dirujuk ke rumah sakit di Palembang atau Jakarta.

Kini, dengan layanan baru ini, masyarakat bisa mendapatkan tindakan medis yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau tanpa meninggalkan daerah.

Pelaksanaan operasi jantung perdana di RSUD Raden Mattaher diharapkan menjadi awal baru bagi peningkatan mutu layanan kesehatan di Provinsi Jambi, serta memperkuat posisi rumah sakit tersebut sebagai pusat layanan medis unggulan di Sumatera.(*)




Bukit Tempurung, Wisata Alam Baru di Sarolangun Siap Tarik Pengunjung

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana sejuk perbukitan Batang Asai menjadi saksi momen bersejarah bagi masyarakat Desa Lubuk Bangkar.

Bupati Sarolangun H. Hurmin bersama Wakil Bupati Gerry Trisatwika, S.E. secara resmi membuka destinasi wisata baru Puncak Bukit Tempurung, kawasan wisata alam yang dikembangkan oleh masyarakat melalui BUMDes Lubuk Bangkar.

Peresmian berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri Ketua TP PKK Sarolangun Ny. Hj. Risha Fitria Hurmin, Wakil Ketua TP PKK Ny. Ratna Shafira Nafitri Rolan, anggota DPRD Tabroni, S.E., jajaran kepala OPD, Kepala Desa Lubuk Bangkar Radinal Mukhtar, dan perangkat desa.

Kepala Desa Radinal Mukhtar menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan berharap sinergi berkelanjutan dalam pembinaan, promosi, dan peningkatan fasilitas wisata.

“Kehadiran Bapak Bupati dan OPD memberi semangat baru. Kami ingin Bukit Tempurung menjadi kebanggaan Sarolangun,” ujarnya.

Desa Lubuk Bangkar telah menyiapkan fasilitas untuk kenyamanan wisatawan, termasuk dua villa, 36 tenda camping, aula pertemuan, MCK, serta kafe outdoor yang menyajikan kopi khas Bukit Tempurung.

Daya tarik utama terletak pada panorama alam, “lautan awan” di pagi hari, dan hamparan hijau perbukitan yang menenangkan.

Bupati Hurmin menekankan bahwa pariwisata tidak hanya mempercantik lokasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. “Potensi wisata seperti Bukit Tempurung harus menjadi penggerak ekonomi desa. Pemerintah daerah siap mendukung promosi dan pengembangan,” tegasnya.

Peresmian juga diikuti rapat kerja OPD di Aula Pertemuan Bukit Tempurung, di mana bekerja di alam terbuka diharapkan menumbuhkan energi positif dan inspirasi baru.

Malamnya, Bupati dan rombongan bermalam di kawasan wisata, menikmati udara sejuk dan aroma kopi khas Lubuk Bangkar.

Dengan dukungan pemerintah dan pengelolaan profesional BUMDes, Puncak Bukit Tempurung kini menjadi destinasi unggulan Kabupaten Sarolangun, siap menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Mari berkunjung ke Bukit Tempurung. Nikmati kesejukan alam Sarolangun dan jadikan keindahan ini kebanggaan bersama,” ajak Kepala Desa.

Bukit Tempurung kini bukan sekadar puncak di Batang Asai, tetapi simbol kolaborasi nyata pemerintah dan masyarakat dalam membangun pariwisata berkelanjutan di Sarolangun.(*)




Prestasi Aurellia Yasmin Nizara, Pelajar MAN 2 Kota Jambi di AHM Best Student 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aurellia Yasmin Nizara, pelajar MAN 2 Kota Jambi, kembali dari Jakarta setelah mengikuti AHM Best Student 2025, ajang nasional yang berlangsung pada 21–24 Oktober 2025.

Aurellia termasuk finalis terbaik dari seluruh Indonesia dan menunjukkan semangat serta kreativitasnya dalam inovasi sosial dan kepemimpinan pelajar.

Selama empat hari kegiatan, Aurellia mengikuti workshop pengembangan diri, sesi melihat produksi sepeda motor Honda, talkshow inspiratif bersama Rhenald Kasali, presentasi karya inovatif di hadapan dewan juri, serta edutainment dan Awarding AHM Best Student 2025.

Puncak acara ini menampilkan awarding sekaligus apresiasi bagi semua finalis yang berhasil menembus tahap nasional.

Guru pendamping, Lina Wahyuni, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian Aurellia.

“Melihat Aurellia bersinar di ajang nasional membuat kami bangga. Kerja keras dan percaya diri membuka banyak peluang bagi generasi muda,” ujarnya.

Perwakilan CSR PT Sinar Sentosa Primatama, Lydia Syahada, menambahkan bahwa prestasi Aurellia menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.

Melalui program ini, PT Astra Honda Motor dan PT Sinar Sentosa Primatama berkomitmen mendukung lahirnya generasi muda kreatif, inovatif, dan peduli.

Dengan semangat “Do Small Step, Big Impact”, partisipasi Aurellia di AHMBS 2025 diharapkan menginspirasi pelajar lain dan membuka jalan bagi kesuksesan generasi muda di ajang berikutnya.(*)




Tiga Perusahaan Pacu Pembangunan Jalur Khusus Batu Bara di Jambi, Ditarget Rampung Akhir 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Progres pembangunan jalur khusus batu bara di Provinsi Jambi terus menunjukkan perkembangan.

Selain PT Inti Tirta, dua perusahaan lain, yakni PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) dan PT Putra Bulian Properti, juga tengah mempercepat pengerjaan proyek strategis ini yang tersebar di Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, dan Sarolangun.

Berdasarkan data terakhir, PT Sinar Anugerah Sukses mengerjakan jalan khusus sepanjang 29 kilometer yang menghubungkan wilayah Batanghari hingga Muaro Jambi, termasuk pembangunan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) seluas 70 hektare.

“Untuk wilayah Muaro Jambi, pengerasan jalan sudah mencapai 23 kilometer, sedangkan di Batanghari masih dalam proses penyempurnaan dan pembebasan lahan sekitar 26 kilometer,” jelas Kabid Perhubungan Darat dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, M. Faisal Reza.

PT SAS menargetkan seluruh konstruksi dapat rampung dan beroperasi penuh pada akhir tahun 2026.

Sejumlah tahapan administratif juga telah diselesaikan, termasuk izin crossing jalan tol, koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, dan penyusunan desain underpass di beberapa titik perlintasan.

Meski demikian, proyek ini masih menghadapi kendala pada pembebasan lahan sekitar 8,5 kilometer yang belum tuntas akibat proses penyerahan hak dari beberapa pihak.

Sementara itu, PT Putra Bulian Properti tengah menyiapkan pembangunan tahap 2 sepanjang 3 kilometer di Batanghari dan tahap 3 sepanjang 47 kilometer yang akan melintasi Batanghari hingga Sarolangun.

Seluruh perizinan penting seperti Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) kini sedang dalam proses penerbitan di pemerintah daerah setempat.

Di sisi lain, PT Inti Tirta, yang jalurnya berada di kawasan Pelabuhan Tenam, Batanghari, disebut sudah hampir rampung sepenuhnya.

Hanya beberapa bagian yang masih disempurnakan, seperti pemasangan rambu lalu lintas dan warning light untuk keselamatan pengguna jalur hauling.

“Targetnya, seluruh jalur hauling batu bara di Jambi bisa beroperasi penuh pada akhir 2026. Kami dari Dishub tetap melakukan pengawasan rutin, terutama di malam hari, di titik-titik crossing jalan umum,” tambah Faisal.

Dengan selesainya proyek ini, pemerintah berharap jalur khusus batu bara dapat menjadi solusi permanen bagi kemacetan dan kerusakan jalan umum di Provinsi Jambi yang selama ini disebabkan oleh truk angkutan batu bara.(*)




Jalur Batu Bara Jambi Siap Beroperasi, PT Inti Tirta Jadi yang Paling Siap

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pembangunan jalur khusus batu bara di Provinsi Jambi mulai menunjukkan progres signifikan.

Dari tiga perusahaan yang terlibat, PT Inti Tirta tercatat sebagai yang paling maju, dengan jalur hauling di kawasan Pelabuhan Tenam, Kabupaten Batanghari, yang kini sudah terkoneksi 100 persen.

Jalur khusus ini menjadi infrastruktur strategis untuk memperlancar distribusi batu bara dari area tambang menuju pelabuhan.

Proyek tersebut diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan kerusakan jalan umum yang selama ini disebabkan oleh truk angkutan batu bara yang melintas di jalan raya.

Baca juga:  Manfaat dan Tantangan Jalan Khusus Batu Bara jadi Sorotan dalam Diskusi SMSI Jambi

Baca juga:  Ketua DPRD Jambi Geram, Perusahaan Batu Bara Milik PT Usaha Mitra Batanghari Diduga Cemari Lingkungan

“Untuk progres jalan khusus batu bara itu tidak ada dengan kita karena jalan itu bisnis, bukan proyek pemerintah,” ujar Kabid Perhubungan Darat dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, M. Faisal Reza.

Faisal menjelaskan, proyek jalur hauling ini merupakan inisiatif dan investasi pihak swasta, bukan proyek yang dibiayai APBD atau APBN.

Meski begitu, pemerintah daerah tetap berperan dalam pengawasan dan pemberian izin crossing jalan.

“Kaitannya dengan Dishub adalah pada saat jalan itu melakukan crossing dengan jalan nasional, jalan kabupaten, atau jalan provinsi,” jelasnya.

Menurutnya, Dishub Provinsi Jambi memastikan seluruh pembangunan jalur khusus batu bara tetap mematuhi standar keselamatan dan regulasi transportasi.

Pemerintah juga berharap jalur ini bisa mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah titik rawan macet yang selama ini menjadi keluhan warga.

Dengan beroperasinya jalur hauling milik PT Inti Tirta, diharapkan aktivitas pengangkutan batu bara di Jambi menjadi lebih tertib, efisien, dan ramah lingkungan.(*)




Seleksi Kepala Sekolah Kota Jambi, Maulana Tegaskan Tak Ada Titipan dan Suap

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memastikan proses seleksi Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di wilayahnya berjalan secara transparan dan sesuai aturan, tanpa praktik kecurangan maupun titipan jabatan.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa seleksi ini dilakukan untuk menghasilkan kepala sekolah yang berintegritas, profesional, dan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan.

“Ada ratusan calon kepala sekolah yang ikut seleksi ini. Namun, kita pastikan semua prosesnya berjalan transparan dan tanpa ‘main belakang’,” ujar Maulana, Senin (27/10/2025).

Ia menambahkan, dengan jumlah sekolah yang banyak di Kota Jambi, tidak semua peserta akan lolos.

Baca juga:  Wawako Diza: Kepala Sekolah yang Terpilih Harus Ditempatkan di Posisi yang Tepat

Baca juga:  Pemkot Jambi Buka Rekrutmen Calon Kepala Sekolah 2025, Abu Bakar: Model Ini Pertama Kali di Indonesia

Meski begitu, Maulana menekankan bahwa pihaknya akan memilih kandidat terbaik dari yang ada.

“Kita ingin kepala sekolah yang punya komitmen dan integritas. Tidak ada praktik memberikan uang atau imbalan untuk menjamin kelulusan,” tegasnya.

Proses wawancara seleksi kepala sekolah dimulai sejak Senin (20/10/2025) dan berlangsung selama lima hari di Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Dalam tahapan ini, Pemkot Jambi menitikberatkan pada integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengelola satuan pendidikan.

Salah satu aspek penting yang diuji adalah kemampuan calon kepala sekolah dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang selama ini menjadi perhatian dalam dunia pendidikan.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang turut memimpin langsung proses wawancara, menegaskan bahwa kepala sekolah tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan dan kepekaan sosial.

“Kepala sekolah ke depan bukan hanya pemimpin di sekolah, tetapi juga penggerak perubahan. Pengelolaan dana BOS harus transparan, partisipatif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Diza.

Ia menambahkan, pengawasan penggunaan dana BOS perlu melibatkan berbagai pihak, mulai dari guru, komite sekolah, orang tua siswa, media, hingga lembaga pengawas masyarakat, agar dana publik benar-benar digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Dalam sesi wawancara, peserta diminta memaparkan latar belakang, pengalaman kepemimpinan, visi sekolah, dan strategi peningkatan mutu SDM.

Materi seleksi juga mencakup inovasi pendidikan, manajerial sekolah, serta upaya membangun kedisiplinan tenaga pendidik.

Untuk calon kepala SMP, peserta diminta memberikan solusi konkret terkait kenakalan remaja dan maraknya geng motor di kalangan pelajar.

“Kami ingin pemimpin sekolah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh menghadapi persoalan sosial dan karakter siswa,” kata Diza.

“Tantangan ke depan bukan hanya kurikulum, tetapi juga karakter dan keamanan anak-anak kita,” lanjutnya.

Dari total 284 peserta, posisi yang akan diisi meliputi 5 untuk TK Negeri, 132 untuk SD Negeri, dan 25 untuk SMP Negeri.

Jumlah ini berkurang dari 292 peserta awal karena 8 orang telah memasuki masa pensiun.

Seleksi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Jambi untuk menghadirkan kepala sekolah berintegritas, inovatif, dan siap menjalankan amanah pendidikan dengan penuh tanggung jawab.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Bentuk Tim Percepatan Pengadaan Tanah, Kebut Proyek Drainase Utama 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, MKM resmi membentuk Tim Percepatan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan dan Revitalisasi Drainase Utama (Loan JICA) Kota Jambi Tahun 2025, melalui Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 1001 Tahun 2025.

Pembentukan tim ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Jambi untuk mempercepat penyelesaian proyek pengendalian banjir yang telah lama dinantikan masyarakat.

Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama pendanaan Loan JICA (Japan International Cooperation Agency) dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp45 miliar, Pemerintah Provinsi Jambi Rp25 miliar, dan Pemerintah Kota Jambi Rp5 miliar.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa, pembentukan tim percepatan ini penting agar proses pembebasan lahan seluas 9,1 hektare dapat segera diselesaikan sesuai tenggat waktu dari pemerintah pusat, yakni pada bulan November 2025.

“SK ini kami keluarkan untuk mempercepat penyelesaian sistem drainase utama. Dana dari pusat sudah siap, tapi harus tuntas pembebasan lahannya bulan November ini. Setelah itu, tahun depan akan mulai pembangunan fisiknya,” ujar Maulana.

Saat ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) tengah melakukan pemaparan hasil pengukuran lahan.

Tercatat ada sekitar 51 warga terdampak dari proyek tersebut.

Pemerintah akan melakukan rekonsiliasi data antara Balai Wilayah Sungai (BWS), Pemerintah Provinsi, dan BPN agar hasil ukur lapangan dapat disinkronkan sebelum tahap penilaian dan pembayaran ganti rugi dilakukan.

Maulana menegaskan bahwa, proyek ini adalah momentum penting untuk mengakhiri persoalan banjir di Kota Jambi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

“Kalau proyek ini selesai, diperkirakan 60 persen wilayah rawan banjir di Kota Jambi tidak akan tergenang lagi. Ini adalah perjuangan dan rezeki kita semua untuk menyelesaikan persoalan banjir,” tegasnya.

Dengan terbentuknya Tim Percepatan Pengadaan Tanah, Pemerintah Kota Jambi berharap seluruh proses administratif, teknis, dan sosial dapat berjalan lancar, sehingga pembangunan drainase utama segera dimulai pada tahun depan.

Wali Kota Jambi, Maulana, Drainase Utama Jambi, Proyek JICA Jambi, Pengadaan Tanah Jambi, Revitalisasi Drainase, Pengendalian Banjir Jambi, Pemkot Jambi, Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 1001 Tahun 2025.(*)