Damkar Kota Jambi Gelar Firefighter and Rescue Skill Competition 2025, 160 Petugas Adu Keterampilan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personelnya, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi menggelar Firefighter and Rescue Skill Competition 2025 di Lapangan Utama Mako Damkar Kota Jambi, Selasa (4/11/2025).

Sebanyak 160 peserta dari seluruh pos pemadam di Kota Jambi ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 4–5 November 2025.

Setiap pos mengirimkan 20 personel untuk berkompetisi dalam berbagai kategori, seperti kosleying, smoke chamber, reflex rescue (penyelamatan ketinggian), yel-yel, video digital, rescue fire fighter, dan kebersihan pos.

Kepala Dinas Damkar Kota Jambi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan peningkatan kemampuan petugas pemadam serta relawan dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

“Kompetisi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah pembinaan untuk membentuk personel yang tangguh, disiplin, dan profesional dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

Kegiatan yang telah digelar sejak tahun 2023 ini memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Jambi, dan menjadi ajang penting dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Damkar, terutama dalam kesiapsiagaan dan kemampuan penyelamatan jiwa.

Ajang ini juga mendapat dukungan dari sektor swasta, di antaranya PT Servo dan PT Tiga Tuna Selaras, yang turut mendukung peningkatan profesionalisme petugas pemadam kebakaran di Kota Jambi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Damkar semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran maupun bencana lainnya.()




Siapkan Dapur Umum Selama 7 Hari, Pasca Kebakaran Eks Lokalisasi Pucuk Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan eks Lokalisasi Pucuk, Kelurahan Rawa Sari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi pada Jumat (31/10/2025), pemerintah setempat langsung menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak.

Lurah Rawa Sari, Repulis, mengatakan dapur umum ini akan disiagakan selama kurang lebih tujuh hari untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban yang rumahnya hangus terbakar.

“Insya Allah sampai Jumat mendatang dapur umum ini tetap beroperasi untuk melayani warga yang terdampak kebakaran,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).

Repulis menambahkan, kelurahan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Dinas Sosial, Tagana, dan BPBD Kota Jambi untuk memastikan bantuan logistik, pakaian, serta perlengkapan tidur korban dapat terpenuhi dengan baik.

“Selain makanan siap saji, kami juga mendata kebutuhan penting lainnya seperti pakaian layak pakai dan selimut,” tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 14.26 WIB, menghanguskan 12 rumah warga di kawasan padat penduduk itu.

Dari jumlah tersebut, 9 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari pendingin ruangan (AC) di salah satu rumah warga.

“Begitu laporan masuk, tim Damkar dari Pos Alam Barajo langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya empat menit setelah laporan diterima. Kami menurunkan 80 personel dan 12 armada pemadam,” ungkap Mustari.

Api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar tiga jam setengah setelah menghadapi berbagai kendala seperti akses jalan sempit dan padatnya permukiman.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas bekerja keras agar api tidak merembet ke rumah lain,” ujarnya.

Selain petugas Damkar, unsur gabungan dari PSC 119, PLN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, dan kepolisian ikut membantu proses pemadaman dan evakuasi.

Hingga kini, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Mustari mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kebakaran serupa.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Pastikan kabel dan stop kontak aman, serta segera laporkan bila terjadi insiden,” tegasnya.(*)




881 UMKM Kota Jambi Terlibat dalam Program Bank Harkat! Akses Permodalan Usaha dan Bunga Ringan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Bank Harkat, gagasan Wali Kota Jambi dr Maulana dan Wawako Diza.

Program ini bertujuan memberikan akses permodalan dengan bunga ringan bagi pelaku usaha kecil agar lebih berdaya dan mandiri.

Kepala Bidang UMKM Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi, Rian, mengatakan hingga saat ini terdapat 881 UMKM binaan yang masuk dalam program tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 399 UMKM telah diajukan untuk mendapatkan pinjaman permodalan melalui Bank Harkat.

“Data awal dari para ketua kelompok UMKM kami serahkan ke bagian ekonomi untuk diverifikasi, sebelum diajukan ke bank yang bekerja sama dalam program ini,” ujar Rian, Jumat (31/10/2025).

Ia menjelaskan, skema pembiayaan dilakukan melalui beberapa bank mitra, di antaranya Bank Jambi dan Bank BTN.

Program Kredit Bahagia yang hanya tersedia di Bank Jambi memberikan plafon pinjaman antara Rp2 juta hingga Rp10 juta dengan bunga ringan sekitar 3 persen per tahun.

Sementara pinjaman dengan nilai antara Rp10 juta hingga Rp30 juta diarahkan ke Bank BTN.

Namun, menurut Rian, tidak menutup kemungkinan Bank Jambi juga menyalurkan kredit dengan plafon serupa sesuai hasil verifikasi bank.

“Setelah data diterima, pihak bank akan melakukan survei kelayakan, termasuk riwayat keuangan dan kemampuan bayar calon debitur. Semua proses ini menjadi kewenangan penuh pihak bank,” jelasnya.

Rian menambahkan, dari 399 UMKM yang diajukan, Bank Jambi telah melaporkan beberapa permohonan yang disetujui.

Sementara itu, laporan dari Bank BTN masih dalam proses penyelesaian.

Ia juga mengakui masih terdapat kendala di lapangan, terutama karena sebagian pelaku UMKM masih masuk daftar hitam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) akibat gagal bayar saat pandemi Covid-19.

Kondisi ini menyebabkan sebagian pengajuan belum bisa diproses.

“Ke depan, kami akan menggelar rapat koordinasi dengan pihak perbankan untuk mencari solusi agar pelaku UMKM yang terdampak bisa kembali mendapatkan akses permodalan,” tutup Rian.(*)




HBA DPR RI Ingatkan Waspada Penyimpangan Ideologi di Jambi! Ini Alasannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Anggota Komisi VIII DPR RI, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), menekankan kewaspadaan tinggi terhadap penyimpangan ideologi yang berpotensi menggerus keutuhan NKRI.

Ia meminta seluruh tokoh agama dan lembaga keagamaan di Jambi proaktif memantau aktivitas lembaga yang tidak sejalan dengan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Peringatan ini disampaikan HBA dalam kegiatan Serap Aspirasi bersama tokoh agama dan lembaga sosial keagamaan mitra Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, yang berlangsung di Kedai Kajanglako, Telanaipura, Kota Jambi, Senin (27/10/2025) lalu.

Meski tengah mengikuti rapat terkait penyelenggaraan haji di Jakarta, HBA tetap hadir melalui Zoom Meeting dan mengungkap temuan serius.

Ia menyebut adanya 15 lembaga sosial keagamaan yang diduga menghimpun dana publik secara ilegal, termasuk kotak amal di tempat umum, yang diduga digunakan untuk agenda pendirian negara Islam.

Selain itu, HBA menyoroti dua pondok pesantren yang diduga beroperasi di bawah nama lembaga tidak jelas dan terindikasi menyimpang.

Ia menekankan peran aktif elemen masyarakat, mulai dari Takmir Masjid, MUI, NU, Muhammadiyah, BKMT, hingga organisasi pengajian, dalam memantau dan mencegah penyebaran paham radikal.

Para tokoh agama yang hadir, termasuk NU dan MUI Kota Jambi, mengusulkan kolaborasi dengan LAM dan HBA untuk mengedukasi masyarakat tentang Pancasila dan bahaya paham radikal.

Fokus utama ancaman organisasi terlarang adalah generasi muda usia 17 tahun, sehingga sosialisasi ke anak muda menjadi prioritas.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, menyampaikan apresiasi dan berjanji menindaklanjuti semua aspirasi, termasuk isu buta aksara Al-Qur’an.

Dukungan juga datang dari Ketua Fahmi Tamami dan Ustadz Marjansyah yang siap membantu pemerintah menjaga keutuhan NKRI.

HBA menegaskan komitmennya menindaklanjuti aspirasi di tingkat nasional meski sedang masa reses.(*)




Operasi Bedah Jantung Perdana di Jambi, Menkes Puji RSUD Raden Mattaher

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Upaya Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH dalam memperkuat layanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher menuai apresiasi langsung dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Pujian disampaikan Menkes Budi usai meninjau operasi bedah jantung perdana di RSUD Raden Mattaher, Jumat (31/10).

Operasi ini menjadi tonggak penting dalam sejarah dunia medis di Provinsi Jambi.

Menurut Menkes Budi, langkah nyata Gubernur Al Haris dalam meningkatkan kualitas layanan rumah sakit daerah menunjukkan kepedulian serius terhadap masyarakat.

“Pak Gubernur ini luar biasa. Hampir semua dokter spesialis ada di 10 kabupaten/kota Provinsi Jambi, lengkap. Sangat jarang terjadi, biasanya hanya di provinsi besar di Pulau Jawa,” ujar Menkes Budi.

Menkes Budi juga mendorong Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus melahirkan dokter spesialis lokal dari putra-putri daerah dan membangun pusat pendidikan spesialis di Jambi.

Gubernur Al Haris tidak hanya fokus pada seremonial.

Ia beberapa kali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Raden Mattaher untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan maksimal serta keamanan dan fasilitas medis dalam kondisi prima.

Dengan dukungan pemerintah pusat, RSUD Raden Mattaher kini menjadi rumah sakit kebanggaan Jambi dan simbol kemajuan pelayanan kesehatan di luar Pulau Jawa.(*)




Dari Gedung DPRD Jambi: Afuan Yuza Kritik Penurunan Dana Transfer Pusat dan PAD Jambi 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN, Afuan Yuza, menyoroti penurunan signifikan target pendapatan daerah dalam rancangan KUA-PPAS APBD 2026.

Ia meminta pemerintah provinsi menyiapkan strategi konkret untuk menekan potensi defisit anggaran.

Pendapatan daerah Jambi tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp 3,71 triliun, turun 18,73 persen atau Rp 857,24 miliar dibanding APBD murni 2025.

Penurunan ini terutama disebabkan berkurangnya dana transfer dari pusat dan melemahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pendapatan asli daerah hanya ditargetkan Rp 1,90 triliun, turun Rp 168,62 miliar dari tahun sebelumnya. Retribusi daerah juga menurun dari Rp 206,11 miliar menjadi Rp 196,82 miliar,” ujar Afuan Yuza.

Sementara itu, transfer pemerintah pusat turun dari Rp 2,48 triliun menjadi Rp 1,80 triliun, berkurang 27,37 persen atau Rp 680,17 miliar.

Untuk menutupi defisit anggaran 2026 yang diperkirakan mencapai Rp 64,53 miliar, pemerintah daerah mengandalkan SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp 64,67 miliar.

Selain itu, terdapat pengeluaran pembiayaan Rp 147,10 juta untuk pembayaran cicilan pokok utang terkait pembangunan gedung Bea dan Cukai Jambi.

Afuan Yuza juga menekankan pentingnya kejelasan progres penyertaan modal ke Bank Jambi.

Termasuk status hutang pemerintah provinsi kepada PT Simota Putra Prayudha, dan jumlah dan jangka waktu pelunasan.

“Dengan pendapatan menurun dan belanja tinggi, pemerintah harus mengambil langkah nyata. Sumber pendapatan baru perlu dicari dan anggaran non-prioritas harus lebih efisien,” tambahnya.

Politisi PAN ini mendorong optimalisasi PAD melalui digitalisasi sistem keuangan daerah untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan anggaran.

Langkah ini dinilai penting agar visi Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan 2029 dapat tercapai.(*)




Siaga Karhutla Dicabut, BPBD Jambi Alihkan Fokus Hadapi Bencana Hidrometeorologi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi resmi mengakhiri status darurat siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada 31 Oktober 2025.

Saat ini, fokus penanganan bencana bergeser pada kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi basah seiring meningkatnya curah hujan dan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Jambi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menjelaskan bahwa perubahan status ini mengikuti hasil evaluasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menyatakan bahwa wilayah Jambi telah memasuki awal musim hujan.

“Wilayah Jambi sudah mulai memasuki musim hujan. Status siaga Karhutla resmi berakhir dan kita beralih ke status kesiapsiagaan hidrometeorologi basah,” ujar Bachyuni, Sabtu (1/11).

Ancaman bencana kini bergeser dari kebakaran hutan dan lahan ke banjir, tanah longsor, serta angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi akibat cuaca ekstrem.

Warga diharapkan berhati-hati terutama di wilayah dengan kondisi tanah labil dan daerah aliran sungai.(*)




Layanan Gratis Klinik Hewan Kota Jambi, Bawa KTP Bisa Langsung Dilayani! Cek Syarat Lainnya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Klinik Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Jambi menyediakan layanan gratis bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan di wilayah Kota Jambi.

Klinik ini melayani pemeriksaan dan pengobatan untuk berbagai jenis hewan, mulai dari kucing, anjing, hingga hewan ternak.

Gatot Novriandi, staf Klinik Hewan DPKP Kota Jambi, menjelaskan prosedur mendapatkan pelayanan sangat mudah. Masyarakat hanya perlu membawa KTP Kota Jambi untuk mendapatkan pelayanan gratis.

“Kami melayani masyarakat yang memiliki KTP Kota Jambi. Cukup datang ke klinik dengan membawa hewannya, nanti akan langsung ditangani oleh tim medis kami,” ujarnya.

Klinik hewan DPKP Kota Jambi beroperasi setiap hari kerja, dari Senin hingga Jumat, dan selalu ramai pengunjung.

Rata-rata sehari sekitar 20 orang datang membawa hewan peliharaan, dengan total 30 hingga 40 hewan yang ditangani per hari.

Untuk menjaga kelancaran pelayanan, setiap orang dibatasi maksimal membawa tiga hewan per kunjungan.

Meski layanan gratis, fasilitas dan tenaga medis di klinik masih terbatas. Saat ini, hanya ada satu tenaga medis yang bertugas.

Jika tenaga medis harus turun ke lapangan untuk vaksinasi, pemeriksaan, atau penanganan kasus luar klinik, pelayanan di klinik sementara ditutup.

“Kami memang terkendala jumlah tenaga medis. Kalau petugas sedang ada kegiatan lapangan seperti vaksinasi rabies atau pemeriksaan di wilayah lain, klinik terpaksa tutup sementara. Tapi setelah kembali, pelayanan dibuka lagi,” jelas Gatot.

Ke depan, klinik hewan DPKP Kota Jambi direncanakan pindah ke lokasi yang lebih luas dengan fasilitas lebih lengkap dan penambahan tenaga medis.

Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal tanpa terganggu ketika petugas harus bertugas di lapangan.

“Rencananya klinik ini akan dipindah ke tempat yang lebih luas. Harapannya nanti fasilitas lebih lengkap, ada ruang tunggu nyaman, dan SDM ditambah agar pelayanan berjalan maksimal,” pungkas Gatot.(*)




Keren Nih! Walikota Jambi Maulana Dorong Pertumbuhan Ekonomi Mikro Lewat Pariwisata Kreatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan pentingnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor ekonomi mikro.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi berencana mengembangkan beberapa kawasan ekonomi kreatif berbasis pariwisata.

Setidaknya, Kota Jambi akan memiliki 11 kawasan ekonomi kreatif yang nantinya menjadi pilihan utama wisatawan.

Menurut Maulana, pengembangan ini sangat diperlukan karena Kota Jambi merupakan kota jasa.

Sehingga destinasi wisata kreatif seperti kawasan kuliner sangat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Saat ini, Kota Jambi sudah memiliki beberapa destinasi populer, seperti Taman Jomblo dengan Tugu Kris Siginjai, Danau Sipin, Kawasan Sumantri, Murni, dan Taman Remaja.

Untuk Taman Remaja, Pemkot saat ini tengah meningkatkan kualitasnya dan akan berganti nama menjadi Banjuran Budayo, yang menggabungkan ruang terbuka hijau dengan berbagai kuliner khas Jambi.

Kawasan Murni, yang menjadi pusat kuliner malam, juga akan diperindah dan ditingkatkan kualitasnya, dengan proyek pembangunan yang dijadwalkan mulai tahun depan.

Selain itu, Pemkot Jambi akan menghadirkan beberapa kawasan ekonomi baru, termasuk di bagian timur kota.

Salah satunya adalah di Jalan Orang Kayo Pingai, yang selama ini sering macet akibat pedagang kaki lima.

Kawasan ini sedang dibangun menjadi pusat kuliner timur Kota Jambi dengan konsep serupa Jalan Sumantri, yang dipenuhi UMKM kreatif dan menjadi destinasi pariwisata.

Sementara itu, eks Pasar Talang Banjar akan dijadikan taman dan diorama budaya Jambi.

Sedangkan di kawasan PAL V Jambi akan dibangun danau buatan sebagai destinasi wisata air.

Kawasan ini juga akan menjadi tempat olahraga, wisata keluarga, dan menghadirkan banyak pelaku UMKM.

Menariknya, danau buatan ini juga berfungsi sebagai kolam retensi untuk mengurangi risiko banjir.

Pemkot juga mengembangkan destinasi di kawasan seberang Kota Jambi.

Di mana kawasan itu, akan menjadi kawasan wisata Kampung Melayu Tua, dengan pembangunan yang akan dimulai tahun depan menggunakan dana Kampung Bahagia.

“Dengan banyaknya pilihan destinasi wisata, wisatawan memiliki beragam pilihan, sehingga tidak terjadi penurunan kunjungan,” kata dia.

“Pertumbuhan ekonomi, terutama ekonomi mikro melalui UMKM, akan semakin meningkat,” tutup Wali Kota Maulana.(*)




Tugu Keris Siginjai Sakti, Daya Tarik Wisata dan Pendorong Ekonomi UMKM Mendukung Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kota Jambi terus menunjukkan kemajuan dalam sektor pariwisata, dengan Tugu Keris Siginjai Sakti menjadi salah satu destinasi utama yang menarik perhatian pengunjung dari luar daerah.

Monumen ikonik ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jambi.

Tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Keberadaan Tugu Keris Siginjai Sakti telah membawa dampak positif bagi perekonomian lokal

. UMKM di sekitar tugu telah merasakan manfaat langsung dari arus wisatawan yang berdatangan.

Mereka dapat menawarkan produk-produk lokal, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan Tugu Keris Siginjai Sakti sejalan dengan visi misi Walikota Maulana dan Wakil Walikota Diza, yaitu menciptakan Kota Jambi yang bahagia dan sejahtera.

Melalui pariwisata dan pengembangan UMKM, pemerintah kota berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempromosikan kekayaan budaya Jambi kepada dunia.

Tugu Keris Siginjai Sakti menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik.

Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur tugu, mempelajari sejarah dan budaya Jambi, serta berinteraksi dengan masyarakat lokal.

Kawasan sekitar tugu juga telah dikembangkan menjadi ruang publik yang nyaman dan menarik, dengan fasilitas yang memadai untuk pengunjung.

Dengan terus meningkatnya jumlah pengunjung, Tugu Keris Siginjai Sakti diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama perekonomian Kota Jambi.

Pemerintah kota akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas wisata.

Sehingga pengunjung dapat merasa nyaman dan puas selama berwisata di Kota Jambi.

Tugu Keris Siginjai Sakti telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jambi dan destinasi wisata yang menarik.

Dengan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal dan pengembangan UMKM, monumen ini diharapkan dapat terus menjadi pendorong kemajuan Kota Jambi.

Mari kita kunjungi dan lestarikan kekayaan budaya kita!. (*)