Wali Kota Jambi Surati Pertamina, Minta Penambahan BBM Hadapi Momen Mudik Lebaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengajukan penambahan kuota BBM kepada pihak Pertamina.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi sekaligus mengirimkan surat resmi kepada Pertamina guna meminta tambahan pasokan BBM di wilayah Kota Jambi.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM selama arus mudik dan arus balik Lebaran, ketika mobilitas kendaraan meningkat signifikan.

“Kami sudah berkomunikasi dan menyurati Pertamina agar stok BBM di Kota Jambi bisa ditambah menjelang Idul Fitri,” sebutnya, Rabu 11 Maret 2026.

“Ini sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan, terutama di SPBU yang berada di jalur lintas,” kata Maulana.

Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada SPBU yang berada di jalur utama atau jalur lintas yang biasanya dilalui pemudik dari berbagai daerah.

Pada periode Lebaran, konsumsi BBM di titik-titik tersebut biasanya meningkat tajam karena tidak hanya digunakan oleh warga lokal, tetapi juga oleh pengendara dari luar daerah yang melintas menuju provinsi lain.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pemerintah Kota Jambi juga berencana memberikan informasi kepada masyarakat terkait SPBU yang beroperasi selama 24 jam di wilayah Kota Jambi.

Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pemudik yang membutuhkan bahan bakar saat melakukan perjalanan jarak jauh.

“Nantinya kami akan menginformasikan kepada pemudik mengenai SPBU yang buka 24 jam, sehingga mereka tidak perlu khawatir ketika membutuhkan BBM di perjalanan,” jelasnya.

Maulana menambahkan bahwa pengajuan penambahan kuota BBM menjelang Lebaran merupakan langkah rutin yang dilakukan setiap tahun oleh pemerintah daerah.

Biasanya, tambahan kuota yang diajukan mencapai sekitar 10 persen dari kuota normal, untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar selama musim mudik.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Jambi berharap distribusi BBM tetap lancar dan kebutuhan masyarakat maupun pemudik dapat terpenuhi selama periode Lebaran.(*)




Wali Kota Jambi Beri Tali Asih Relawan Ayo Mengaji, Targetkan Siswa SMP Bebas Buta Aksara Al-Qur’an

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menyerahkan tali asih kepada para relawan Gerakan Ayo Mengaji (Gerami) Kota Jambi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi perkembangan program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana menerima laporan mengenai pelaksanaan program Gerakan Ayo Mengaji yang saat ini telah diterapkan di sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Jambi.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini program tersebut telah menjangkau 12 dari total 26 SMP yang ada di Kota Jambi.

Namun dari hasil evaluasi, masih ditemukan cukup banyak siswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, sekitar 48,4 persen siswa masih berada pada tahap Iqro 1 dan Iqro 2,” kata dia.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua agar bisa berkolaborasi dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an generasi muda,” kata Maulana.

Menurutnya, Pemerintah Kota Jambi akan merumuskan strategi yang lebih efektif agar program ini dapat berjalan lebih optimal ke depan.

Salah satu gagasan yang sedang dikaji adalah menjadikan pembelajaran Al-Qur’an sebagai bagian dari muatan lokal pendidikan yang terintegrasi dengan nilai-nilai adat dan budaya daerah.

Langkah tersebut, lanjut Maulana, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki pondasi keimanan yang kuat.

Ia menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah.

“Mewujudkan masyarakat Kota Jambi yang berakhlak dan berbudaya merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan Kota Jambi Bahagia. Karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan dan langkah strategis untuk mencapainya,” ujarnya.

Maulana juga mengapresiasi keberadaan Gerakan Ayo Mengaji yang dinilai menjadi langkah penting dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di tingkat SMP, khususnya di sekolah negeri.

Ia berharap program ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda, terutama remaja usia 12 hingga 15 tahun, untuk belajar dan mencintai Al-Qur’an di masa pencarian jati diri mereka.

“Ke depan kami berharap tidak ada lagi siswa SMP Negeri di Kota Jambi yang tidak mampu membaca Al-Qur’an. Karena itu kami mengimbau seluruh kepala sekolah untuk meningkatkan dukungan fasilitas pembelajaran, terutama bagi guru tahfidz dan guru agama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Gerami Kota Jambi, Hj Masturo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Jambi yang terus bersinergi dengan relawan dalam menjalankan program literasi Al-Qur’an.

Ia menjelaskan bahwa Gerami awalnya didirikan pada tahun 2019 dengan fokus memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan ibu-ibu.

Namun seiring waktu, gerakan ini berkembang dan mulai menyasar kalangan pelajar.

Berdasarkan data yang dihimpun Gerami, dari 4.612 siswa SMP Negeri di Kota Jambi, sekitar 51 persen belum mampu membaca Al-Qur’an.

Sementara 31 persen masih dalam tahap mengeja, dan sisanya telah mampu membaca serta memahami Al-Qur’an.

Melalui program ini, diharapkan Kota Jambi dapat mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.(*)




7 Tips Mudik Aman dan Nyaman Bersama Anak, Orang Tua Wajib Tahu

SEPUCUKJAMBI.ID – Mudik Lebaran menjadi tradisi yang selalu dinantikan banyak keluarga untuk berkumpul di kampung halaman.

Namun, perjalanan jarak jauh bersama anak, terutama bayi atau balita, membutuhkan persiapan ekstra agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Selain menghadapi waktu tempuh yang panjang, orang tua juga perlu memastikan kondisi anak tetap stabil selama perjalanan.

Oleh karena itu, perencanaan yang matang sangat penting agar momen mudik bersama keluarga berjalan lancar dan menyenangkan.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua sebelum melakukan perjalanan mudik bersama anak.

1. Pastikan kondisi kesehatan anak

Sebelum berangkat, pastikan anak dalam kondisi sehat dan cukup istirahat.

Jika anak memiliki riwayat penyakit tertentu, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Perjalanan jarak jauh dapat membuat tubuh anak lebih mudah lelah, sehingga kondisi kesehatan yang prima menjadi hal penting sebelum memulai perjalanan.

2. Siapkan perlengkapan anak dengan lengkap

Perlengkapan anak sebaiknya dipersiapkan sejak awal agar tidak repot saat di perjalanan.

Beberapa kebutuhan penting yang perlu dibawa antara lain pakaian ganti, popok, susu, makanan bayi, hingga camilan.

Agar lebih praktis, perlengkapan dapat dibagi ke dalam dua tas.

Tas kecil untuk barang yang sering digunakan seperti tisu, popok, makanan, dan mainan.

Sedangkan tas besar digunakan untuk menyimpan pakaian cadangan dan perlengkapan lainnya.

3. Pilih transportasi yang nyaman

Moda transportasi juga berpengaruh terhadap kenyamanan anak selama perjalanan.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kondisi kendaraan sudah diperiksa sebelum berangkat.

Bagi keluarga yang membawa bayi atau balita, penggunaan car seat sangat disarankan untuk meningkatkan keamanan.

Sementara jika menggunakan kereta atau pesawat, pilih jadwal perjalanan yang tidak mengganggu waktu tidur anak.

4. Bawa hiburan agar anak tidak bosan

Perjalanan panjang sering membuat anak cepat merasa jenuh.

Untuk mengatasinya, orang tua dapat membawa hiburan sederhana seperti mainan favorit, buku cerita, atau camilan kesukaan anak.

Cara ini bisa membantu mengalihkan perhatian anak sehingga perjalanan terasa lebih menyenangkan.

5. Siapkan perlengkapan kesehatan dasar

Selain perlengkapan utama, orang tua juga perlu membawa perlengkapan kesehatan dasar seperti obat-obatan pribadi, termometer, dan perlengkapan P3K sederhana.

Persiapan ini akan sangat membantu jika anak mengalami keluhan ringan selama perjalanan.

Mudik bersama anak memang memerlukan perhatian lebih dibandingkan bepergian sendiri.

Namun, dengan persiapan yang baik dan perlengkapan yang lengkap, perjalanan menuju kampung halaman tetap bisa menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga.(*)




Dukung Pendidikan Vokasi, Honda Hadirkan Pos Service AHASS di SMKN 3 Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang vokasi.

Salah satunya dilakukan oleh PT Sinar Sentosa Primatama selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jambi melalui program Pos Service AHASS yang digelar di SMKN 3 Jambi pada 3 hingga 5 Maret 2026.

Program ini menjadi bagian dari implementasi distribusi Kurikulum Astra Honda Motor (AHM) kepada sekolah menengah kejuruan (SMK) binaan Honda.

Melalui program tersebut, Honda berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap terjun ke dunia industri otomotif.

Selain memberikan pengalaman belajar kepada siswa, kegiatan Pos Service AHASS juga menghadirkan layanan servis sepeda motor Honda bagi civitas akademika SMKN 3 Jambi.

Layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh siswa, guru, keluarga besar sekolah, hingga masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.

General Manager Service & Part PT Sinar Sentosa Primatama, Erwin Susanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Honda dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan sekaligus masyarakat.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghadirkan layanan servis, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal secara langsung standar pelayanan di bengkel resmi Honda.

Melalui kegiatan ini, Honda juga ingin memperkuat semangat Sinergi Bagi Negeri, yakni kolaborasi antara dunia industri dan lembaga pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.

Dalam program Pos Service AHASS ini, masyarakat dapat menikmati layanan servis sepeda motor Honda dengan harga khusus sebesar Rp15.000, jauh lebih murah dibandingkan harga normal yang biasanya mencapai Rp81.000.

Seluruh proses servis dilakukan oleh mekanik AHASS yang telah tersertifikasi sehingga kualitas pengerjaan tetap terjamin sesuai standar bengkel resmi Honda.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Pada hari pertama pelaksanaan, Kepala SMKN 3 Jambi, Tholip, turut menserviskan sepeda motor Honda BeAT miliknya di Pos Service AHASS yang berada di Gedung TEFA SMKN 3 Jambi.

Pihak sekolah menilai program ini memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi civitas akademika tetapi juga bagi para siswa yang dapat melihat secara langsung praktik kerja di industri otomotif.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara dunia pendidikan dan industri dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu melahirkan tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.(*)




PPPK Jambi Siap Terima THR, Anggaran Rp1 Juta per Orang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjelang Idul Fitri 2026.

Setiap PPPK akan menerima sekitar Rp1 juta per orang, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pegawai non-ASN.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menyampaikan bahwa arahan tersebut telah diterima dari Gubernur Jambi, dan anggaran untuk THR PPPK sudah dialokasikan dalam tim anggaran daerah.

“Alhamdulillah, kami sudah mendapat arahan dari Bapak Gubernur untuk pemberian semacam THR bagi PPPK. Anggaran telah dibahas dan dialokasikan sekitar Rp1 juta per orang,” jelas Sudirman, Minggu (8/3/2026).

Sudirman menambahkan, THR PPPK akan diberikan sebelum Idul Fitri, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mempersiapkan THR untuk ASN dan legislatif, namun pencairannya masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur besaran THR secara nasional.

Besaran THR tersebut bisa satu kali gaji pokok atau sebagian, tergantung ketentuan PP yang akan diterbitkan pemerintah pusat.

“Regulasi untuk ASN dan legislatif sudah siap di Pemprov, tinggal menunggu keputusan pusat terkait besaran THR. Kami harapkan sebelum Idul Fitri sudah bisa terdistribusikan,” kata Sudirman.

Dengan langkah ini, Pemprov Jambi memastikan seluruh PPPK mendapatkan hak THR secara tepat waktu, sementara ASN menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.(*)




Persiapan THR ASN Jambi: Regulasi Siap, Tinggal Tunggu PP Pusat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Provinsi Jambi tengah mempersiapkan proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang Idul Fitri 2026.

Regulasi daerah telah disiapkan, namun pencairan masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur besaran THR secara nasional.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menjelaskan bahwa kebijakan THR ASN, legislatif, dan pegawai lainnya merupakan kebijakan nasional yang wajib diikuti pemerintah daerah.

“Kebijakan THR berlaku secara nasional. Saat ini kami sudah mempersiapkan pencairan THR untuk ASN termasuk legislatif. Regulasi Pemprov Jambi sudah siap,” kata Sudirman.

Besaran THR masih menunggu keputusan pemerintah pusat, apakah diberikan penuh sebesar satu kali gaji pokok atau hanya sebagian.

“Kita menunggu PP terkait persentase THR. Bisa satu kali gaji pokok atau 50 persen. Begitu PP diterbitkan, Pemprov akan menyesuaikan,” jelasnya.

Pemprov menargetkan pencairan THR sebelum Idul Fitri, sehingga ASN dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Selain ASN, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan THR bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Anggaran sekitar Rp1 juta per orang telah dialokasikan untuk ribuan PPPK di lingkungan Pemprov Jambi.

“Kami sudah mendapat arahan dari Gubernur untuk pemberian THR bagi PPPK. Anggaran sudah dibahas dan dialokasikan sekitar Rp1 juta per orang,” pungkas Sudirman.

Dengan langkah ini, Pemprov Jambi berharap THR dapat tersalurkan tepat waktu dan membantu ASN serta PPPK dalam memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri 2026.(*)




Mudik Lebaran 2026: BBM, Pupuk, dan Barang Pokok Tetap Bisa Lewat Tol Tempino–Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Tol Tempino–Jambi menerapkan pengaturan kendaraan yang diperbolehkan melintas untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Menurut PT Hutama Karya (Persero), kendaraan yang dikecualikan dari pembatasan operasional meliputi angkutan BBM/BBG, hewan ternak, pupuk, bantuan penanganan bencana, serta barang pokok masyarakat.

Namun, kendaraan tersebut wajib memenuhi persyaratan muatan dan dimensi, serta membawa dokumen resmi dari pemilik barang yang menunjukkan jenis barang, tujuan pengiriman, serta identitas pemilik.

Dokumen ini harus ditempel pada kaca depan kiri kendaraan.

“Kendaraan yang termasuk pengecualian tetap harus mengikuti prosedur. Hal ini untuk memastikan distribusi barang penting tetap lancar tanpa mengganggu arus mudik dan keselamatan pengguna jalan,” tegas Plh Executive Vice President Hutama Karya, Hamdani.

Sementara itu, kendaraan lain seperti mobil barang tiga sumbu atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan/gandengan, serta angkutan hasil tambang dan bahan bangunan dibatasi operasionalnya mulai 13 Maret 2026 pukul 12.00 hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

Kebijakan ini berlaku di ruas tol maupun jalan non-tol/arteri, termasuk segmen Tol Betung–Tempino–Jambi dan Bayung Lencir–Simpang Ness.

Kebijakan ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) pemerintah yang ditandatangani oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian PUPR, sebagai langkah pengaturan lalu lintas selama periode puncak mudik.

Hamdani menambahkan, Hutama Karya telah melakukan sosialisasi pembatasan ini melalui media sosial, radio, media cetak, dan papan informasi di gerbang tol, sehingga para pengemudi angkutan barang memahami aturan sebelum memasuki ruas tol.

“Kami meminta seluruh pengemudi untuk mematuhi aturan ini. Jika terjadi keluhan atau keadaan darurat di tol, segera hubungi Call Centre masing-masing ruas atau akun resmi Hutama Karya @HutamaKaryaTollroad,” pungkasnya.

Dengan pengaturan ini, pemerintah menargetkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Tol Tempino–Jambi berjalan lancar, aman, dan terhindar dari kemacetan akibat kendaraan logistik berat.(*)




Pembatasan Truk di Tol Tempino–Jambi Selama Mudik Lebaran 2026, Berlaku Mulai 13 Maret

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menghadapi potensi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) menerapkan pembatasan operasional angkutan barang di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk ruas Tol Betung–Tempino–Jambi segmen Bayung Lencir–Simpang Ness.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan pemerintah terkait pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran 2026.

Aturan tersebut diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta Kementerian Pekerjaan Umum sebagai langkah menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Plh Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pembatasan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur lalu lintas selama masa mudik.

Menurutnya, lonjakan mobilitas masyarakat setiap musim mudik berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama di ruas tol strategis yang menghubungkan berbagai daerah di Sumatera, termasuk kawasan Jambi.

Pembatasan operasional angkutan barang dijadwalkan berlaku mulai 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

Aturan ini berlaku baik di ruas tol maupun jalan arteri di sejumlah wilayah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, sebelumnya menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil karena pergerakan masyarakat selama periode Lebaran diperkirakan meningkat signifikan.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan meminimalkan risiko kecelakaan, pemerintah melakukan pengaturan terhadap kendaraan logistik yang biasanya mendominasi sejumlah ruas jalan.

Adapun kendaraan yang terkena pembatasan meliputi mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta kendaraan pengangkut hasil tambang, galian, dan bahan bangunan.

Namun demikian, beberapa jenis angkutan tetap diperbolehkan beroperasi selama masa pembatasan.

Kendaraan yang mengangkut BBM, BBG, hewan ternak, pupuk, bantuan bencana, serta kebutuhan pokok masyarakat termasuk dalam kategori yang dikecualikan.

Meski begitu, kendaraan yang mendapat pengecualian tetap harus memenuhi persyaratan tertentu.

Salah satunya adalah membawa dokumen resmi yang menjelaskan jenis muatan, tujuan pengiriman, serta identitas pemilik barang.

Dokumen tersebut wajib ditempel pada bagian kaca depan kiri kendaraan agar dapat diperiksa oleh petugas di lapangan.

Hutama Karya juga memastikan sosialisasi kebijakan ini dilakukan secara luas.

Informasi pembatasan disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari media sosial, media massa, radio, hingga papan informasi di akses masuk jalan tol.

Langkah ini dilakukan agar para pengemudi angkutan barang mengetahui aturan tersebut sebelum memasuki ruas tol sehingga tidak menimbulkan antrean maupun gangguan lalu lintas di gerbang tol.

Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan logistik, untuk mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan demi kelancaran perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026.(*)




Harga Beras Premium Naik 11 Persen, Pemkot Jambi Siapkan Distribusi Cadangan Pangan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), khususnya Idul Fitri 2026, dalam kondisi aman.

Selain memastikan stok stabil, pemerintah juga menyiapkan distribusi cadangan pangan bagi masyarakat untuk menjaga daya beli dan menekan inflasi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A di Pasar Talang Banjar dan gudang pangan di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Jambi, Bulog, Badan POM, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah melihat aktivitas pasar yang cukup ramai menjelang Lebaran.

Namun secara umum harga bahan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, terutama untuk komoditas beras SPHP dan minyak goreng Minyak Kita.

“Alhamdulillah dari hasil pemantauan di lapangan, stok dan harga bahan pokok masih terkendali serta masih sesuai dengan HET,” ujar Maulana.

Meski demikian, pemerintah mencatat adanya kenaikan pada harga beras premium di pasaran Kota Jambi yang saat ini meningkat sekitar 11 persen.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan tersebut, Pemerintah Kota Jambi akan menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat.

Program ini dijadwalkan mulai disalurkan dalam waktu dekat dengan sasaran sekitar 50 ribu kepala keluarga di Kota Jambi.

Setiap keluarga penerima akan mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama dua bulan.

“Distribusi cadangan pangan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang Lebaran,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga mencermati kondisi ketersediaan gula di pasaran yang terpantau mulai terbatas.

Mengingat konsumsi gula biasanya meningkat saat Ramadan hingga Idul Fitri, pemerintah terus berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Saat ini stok gula di Kota Jambi tercatat sekitar 30 ribu ton. Pemerintah juga mendorong produsen untuk meningkatkan distribusi guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya.

Dengan kondisi stok pangan yang masih mencukupi, Pemkot Jambi mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga.(*)




Pasar Talang Banjar Jambi akan Direvitalisasi, Pemkot Siapkan Relokasi Sementara Pedagang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi berencana melakukan penataan besar terhadap sejumlah pasar tradisional guna meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat.

Salah satu yang menjadi prioritas adalah Pasar Talang Banjar serta Pasar Induk Talang Gulo.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Talang Banjar pada Senin (9/3/2026), menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurut Maulana, kondisi Pasar Talang Banjar saat ini masih memerlukan penataan yang lebih baik agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertib, bersih, dan nyaman.

“Secara umum kondisi pasar ini memang belum tertata secara optimal. Karena itu kami sudah mengajukan proposal revitalisasi ke Kementerian Perdagangan. Pasar ini juga sudah ditinjau dan mudah-mudahan dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa apabila program revitalisasi disetujui, kawasan pasar akan dikosongkan sementara selama proses pembangunan berlangsung.

Untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan, Pemerintah Kota Jambi berencana menyiapkan lokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak pembangunan.

“Selama proses pembangunan, kami akan menyewa tempat sementara yang lokasinya tidak jauh dari pasar ini sehingga pedagang tetap bisa berjualan,” jelas Maulana.

Setelah revitalisasi selesai, Pasar Talang Banjar direncanakan berubah menjadi pasar yang lebih modern, bersih, dan tertata dengan baik.

Selain penataan bangunan utama pasar, Pemkot Jambi juga akan menambah jumlah kios agar mampu menampung lebih banyak pedagang yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, penataan juga akan dilakukan di sepanjang Jalan Pasar Talang Banjar dengan pembangunan jalur pedestrian untuk memperindah kawasan pasar.

Penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif serta menjadikan kawasan pasar sebagai salah satu destinasi wisata kota.

Meski demikian, Maulana menegaskan bahwa proses revitalisasi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kepentingan seluruh pedagang agar tidak menimbulkan gejolak.

“Prosesnya tentu harus dilakukan secara hati-hati karena menyangkut banyak pedagang. Kami ingin penataan ini berjalan baik tanpa menimbulkan masalah,” katanya.

Selain Pasar Talang Banjar, Pemerintah Kota Jambi juga mengusulkan revitalisasi Pasar Induk Talang Gulo kepada Kementerian Perdagangan.

Saat ini proposal tersebut telah dipresentasikan dan pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait realisasi pembangunan.

“Kami sudah menyampaikan paparan kepada pemerintah pusat dan sekarang tinggal menunggu persetujuan. Mudah-mudahan dua pasar ini bisa segera direvitalisasi,” pungkasnya.(*)