Kemas Faried Minta Pemkot Fokus Ciptakan Investasi di Kota Jambi Nyaman dan Transparan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan pentingnya menciptakan iklim investasi yang sehat dan nyaman guna mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Jambi ke depan.

Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi serta menjelang rapat paripurna Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 yang akan digelar pada 2 Juni mendatang.

Menurut Kemas Faried, Kota Jambi harus mampu memperkuat sektor jasa dan perdagangan sebagai penopang utama ekonomi daerah. Sebab, Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam besar seperti daerah lain.

“Kota Jambi ini mengandalkan sektor jasa, perdagangan dan retribusi. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana pemerintah mampu menghadirkan iklim investasi yang nyaman sehingga ekonomi bisa terus tumbuh,” ujarnya.

Ia menyebut, meningkatnya investasi akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terbukanya lapangan pekerjaan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kemas Faried juga mengapresiasi berbagai capaian Pemerintah Kota Jambi selama beberapa tahun terakhir.

Namun, menurutnya, di usia ke-80 Pemkot Jambi tidak boleh cepat merasa puas karena masih banyak tantangan pembangunan yang harus diselesaikan bersama.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara kolaboratif antara pemerintah, DPRD dan masyarakat. Kota Jambi harus terus bergerak maju,” katanya.

Selain penguatan investasi, Ketua DPRD Kota Jambi itu juga menyoroti pentingnya transparansi penggunaan APBD agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ia menegaskan, program “Kota Jambi Bahagia” harus berjalan berkelanjutan dan didukung tata kelola anggaran yang baik demi menjaga kepercayaan publik dan menarik minat investor.

“Kota Jambi Bahagia harus berkelanjutan. Tidak hanya soal infrastruktur atau sampah, tetapi juga bagaimana tata kelola pemerintahan dan transparansi anggaran mampu memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun investor,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Jambi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing kota di bidang investasi.

Momentum HUT Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah, lanjut dia, harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui kebijakan yang pro investasi dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(*)




PWI Kota Jambi Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan melalui UKW Mandiri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Mandiri Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Provinsi Jambi.

Kegiatan UKW Mandiri angkatan ke-13 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20-21 Mei 2026 di Hotel Abadi Suite dengan diikuti sebanyak 22 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Sebelum pelaksanaan UKW, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti kegiatan Pra UKW yang dipusatkan di Rumah Kebangsaan Siginjai Polda Jambi pada Senin (18/5/2026).

Kegiatan itu bertujuan memperkuat pemahaman peserta terkait materi pers dan mata uji kompetensi wartawan.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, mengatakan pelaksanaan Pra UKW sengaja dilakukan secara terpusat agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama sekaligus memperkuat kekompakan antarpeserta.

“Kami sengaja membuat Pra UKW secara terpusat agar peserta lebih memahami materi pers dan mata uji, sekaligus membangun kekompakan sebelum mengikuti UKW Mandiri,” ujar Irwansyah.

Ia juga mengapresiasi dukungan Polda Jambi yang telah memfasilitasi pelaksanaan Pra UKW di Rumah Kebangsaan Siginjai sehingga kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusias tinggi dari peserta.

Menurutnya, UKW Mandiri menjadi bagian penting dalam pembinaan dunia pers agar semakin profesional dan berkualitas di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat.

Dalam Pra UKW tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber PWI Pusat, yakni Dr. Eko Pambudi dan Prof. Jufri, dengan moderator Direktur UKW Dr. H. Aat Surya Safaat.

Selain itu, peserta juga mendapat pendalaman materi dari Pemimpin Redaksi Harian Pagi Jambi Ekspres, Pirma Satria.

Irwansyah menjelaskan, dari total peserta yang mengikuti UKW Mandiri, sebanyak 10 wartawan akan menjalani ujian tingkat utama dan 12 peserta mengikuti jenjang wartawan muda.

Pelaksanaan UKW nantinya akan dibuka langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama Gubernur Al Haris.

Sejumlah pejabat daerah juga dijadwalkan hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Kajati Jambi, Danrem 042 Gapu, Wali Kota Jambi Maulana, hingga Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Irwansyah memastikan seluruh persiapan pelaksanaan UKW telah dimatangkan oleh panitia pelaksana yang diketuai Khotib Syarbini bersama Dhea Viryza dan Rizal Zebua.

“Semoga pelaksanaan UKW Mandiri ini berjalan lancar dan mampu melahirkan wartawan yang profesional serta berkompeten,” tutupnya.(*)




KONI Jambi Mulai Digitalisasi, Siapkan Bank Data Atlet Menuju PON 2028

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi memulai langkah transformasi digital dalam penguatan tata kelola organisasi dan pembinaan atlet daerah.

Ketua Umum KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Aplikasi Data, Tata Kelola Keuangan, dan Program Kerja KONI Provinsi Jambi yang digelar di Aula KONI Jambi, Senin (18/5/2026).

Kegiatan strategis yang berlangsung selama dua hari hingga 19 Mei 2026 ini diikuti oleh jajaran KONI Provinsi, KONI Kabupaten/Kota, serta pengurus Cabang Olahraga (Cabor) se-Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Mat Sanusi menegaskan bahwa digitalisasi ini merupakan langkah awal penyamaan visi dan misi seluruh struktur KONI di daerah dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Ini langkah awal untuk menyamakan visi dan misi antara KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota. Semua program harus selaras dan bergerak bersama demi meningkatkan prestasi olahraga Jambi,” ujarnya.

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah Aplikasi Bank Data Atlet Provinsi Jambi, yang berfungsi sebagai sistem pendataan terintegrasi untuk memantau perkembangan, prestasi, dan pembinaan atlet secara digital.

Menurut Mat Sanusi, selama ini Jambi belum memiliki sistem data atlet yang terdokumentasi secara lengkap dan terintegrasi.

Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi solusi dalam memperkuat basis data olahraga daerah.

“Dengan aplikasi ini, kita bisa memantau perkembangan dan prestasi atlet secara lebih akurat dan terukur,” jelasnya.

Selain digitalisasi, KONI Jambi juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan, khususnya dana hibah yang diterima setiap cabang olahraga.

Mat Sanusi mengingatkan seluruh pengurus agar mengelola anggaran secara akuntabel dan fokus pada pembinaan atlet di lapangan.

“Dana hibah harus digunakan tepat sasaran, sepenuhnya untuk pembinaan atlet dan peningkatan prestasi. Tidak boleh keluar dari tujuan utama,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola, digitalisasi data, serta transparansi keuangan menjadi fondasi penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Jambi di tingkat nasional.

Dengan langkah ini, KONI Jambi berharap dapat menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih profesional, terukur, dan siap bersaing menuju PON 2028.(*)




Jelang Idul Adha 2026, Bulog Jambi Pastikan Stok Beras Aman hingga 6 Bulan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Perum Bulog Kanwil Jambi memastikan ketersediaan stok pangan di Provinsi Jambi dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Saat ini, Bulog Jambi telah menyiapkan sekitar 14 ribu ton beras yang tersebar di berbagai gudang penyimpanan.

Selain beras, komoditas lain seperti gula pasir, minyak goreng, hingga daging juga dipastikan tersedia untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, mengatakan bahwa ketersediaan stok tersebut menjadi langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan permintaan masyarakat menjelang Idul Adha.

“Dari sisi beras, saat ini Bulog juga sedang menyalurkan bantuan pangan. Setiap penerima berdasarkan data P3KE menerima 10 kilogram beras dan 2 liter Minyakita,” kata dia.

“Untuk penyaluran dua bulan dilakukan sekaligus, sehingga masing-masing menerima 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan stok ini tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga memastikan stabilitas harga di pasar tetap terkendali.

Menurutnya, keberadaan cadangan beras yang memadai di gudang Bulog menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika kebutuhan pangan masyarakat, terutama pada periode hari besar keagamaan.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Jambi juga terus melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat cadangan pangan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan petani lokal.

“Penyerapan gabah dari petani tetap kita lakukan agar stok aman dan petani juga mendapat kepastian pasar,” tambahnya.

Dengan kondisi stok yang terjaga dan distribusi yang berjalan, Bulog Jambi optimistis kebutuhan pangan masyarakat selama periode Idul Adha dapat terpenuhi dengan baik tanpa gejolak harga yang signifikan.(*)




OPBM Diperkuat, Pemkot Jambi Hadirkan Armada Sampah Canggih Berbasis Digital

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus melakukan transformasi besar dalam pengelolaan persampahan dengan meluncurkan armada pengangkut sampah berbasis digital yang resmi dioperasikan pada Senin (18/5/2026) di halaman Kantor Wali Kota Jambi.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, usai pelaksanaan upacara HUT ke-80 Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625.

Program ini menjadi bagian dari penguatan sistem Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang saat ini terus dipercepat implementasinya di Kota Jambi.

Sebanyak 20 unit armada pengangkut sampah berbasis digital direncanakan mulai beroperasi penuh pada akhir Mei 2026.

Armada tersebut akan melayani pengangkutan sampah dari 7 depo transfer menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo.

Wali Kota Maulana mengatakan, pengelolaan sampah membutuhkan sistem yang modern dan berbasis teknologi untuk menjawab tantangan kebersihan kota yang semakin kompleks.

“Armada ini bertugas mengangkut sampah dari depo transfer ke TPA Talang Gulo. Satu armada mampu mengangkut sekitar 500 ton per hari dan didukung arm roll yang ada,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, sistem digital yang diterapkan memungkinkan pemerintah memantau pergerakan armada secara langsung (real time), sehingga operasional lebih terkontrol dan efisien.

Bahkan, sistem tersebut dilengkapi fitur keamanan yang dapat menghentikan kendaraan dari jarak jauh apabila keluar jalur operasional yang telah ditentukan.

“Jika kendaraan keluar jalur atau keluar kota, bisa langsung kita matikan dari sistem. Selain itu, armada ini juga dilengkapi penampungan air limbah agar tidak mencemari jalan,” tambahnya.

Selain armada digital, Pemkot Jambi juga memperkuat sistem pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga melalui program Kampung Bahagia dengan pengadaan kendaraan bentor.

Sebanyak 150 unit bentor telah dioperasikan untuk mengangkut sampah dari rumah warga menuju depo transfer sebelum dibawa ke TPA Talang Gulo.

Menurut Maulana, sampah di depo transfer tidak boleh menumpuk dan harus langsung diangkut pada hari yang sama untuk mencegah penumpukan dan pencemaran lingkungan.

“Tidak boleh ada sampah menginap di depo. Semua harus langsung diangkut ke TPA pada hari yang sama,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di TPS liar atau sembarang tempat, terutama di jalan protokol maupun kawasan pemukiman.

“Tidak boleh ada TPS liar lagi. Masyarakat harus lebih sadar dan memanfaatkan sistem OPBM agar pengelolaan sampah lebih tertib,” katanya.

Transformasi sistem persampahan berbasis digital ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Jambi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.(*)




Ketua DPRD Kemas Faried: Program Kota Jambi Bahagia Harus Berkelanjutan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan bahwa program “Kota Jambi Bahagia” harus terus berjalan secara berkelanjutan dan tidak berhenti hanya pada program-program jangka pendek.

Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi tahun 2026 serta menjelang rapat paripurna Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni mendatang.

Menurut Kemas Faried, selama ini Pemerintah Kota Jambi telah menunjukkan berbagai capaian positif yang dirasakan langsung masyarakat.

Namun di usia ke-80, Pemkot Jambi dinilai tidak boleh cepat berpuas diri karena masih banyak persoalan yang harus diselesaikan bersama.

“Kami melihat sudah banyak capaian Pemerintah Kota Jambi yang patut diapresiasi. Tetapi di usia ke-80 ini tentu tidak boleh berpuas diri,” kata dia.

“Masih ada berbagai persoalan yang harus diselesaikan secara kolaboratif bersama DPRD, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kemas Faried.

Ia menekankan, konsep Kota Jambi Bahagia harus diwujudkan secara menyeluruh dan berkesinambungan, bukan hanya fokus pada satu persoalan tertentu seperti sampah ataupun infrastruktur semata.

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap penggunaan APBD agar berjalan transparan, efektif dan tepat sasaran.

“Kota Jambi Bahagia harus berkelanjutan. Bukan hanya berbicara soal sampah, tetapi bagaimana pengawasan terhadap penggunaan APBD dilakukan secara totalitas, akuntabel dan transparan demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Ketua DPRD Kota Jambi juga menyoroti pentingnya pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebut Kota Jambi tidak memiliki sumber daya alam besar sehingga sektor jasa dan retribusi menjadi tulang punggung pendapatan daerah.

Karena itu, pemerintah daerah diminta terus menghadirkan iklim investasi yang nyaman guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kota Jambi mengandalkan sektor jasa dan retribusi. Maka iklim investasi harus terus dijaga agar pertumbuhan ekonomi berjalan baik dan PAD terus meningkat,” katanya.

Ia berharap sinergi antara DPRD Kota Jambi dan Pemerintah Kota Jambi terus diperkuat demi menciptakan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Momentum HUT Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah, lanjut Kemas Faried, harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Jambi yang maju, nyaman dan berkelanjutan.(*)




Kabar Baik untuk Pelajar, Pemkot Jambi Gulirkan 3.000 Beasiswa dan Bangun Sekolah Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis yang diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625, Senin (18/5/2026).

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah penyediaan 3.000 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan program tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh anak di Kota Jambi mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Pendidikan menjadi prioritas penting dalam pembangunan Kota Jambi. Kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa sekolah dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Maulana saat memimpin upacara peringatan HUT Pemkot Jambi di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi.

Selain program beasiswa, Pemerintah Kota Jambi juga tengah mengusulkan revitalisasi 150 satuan pendidikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah di Kota Jambi.

Tidak hanya itu, dua unit sekolah baru juga akan dibangun setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat.

Program tersebut diharapkan mampu menunjang pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurut Maulana, penguatan sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Jambi yang maju, bahagia, dan berkelanjutan.

Pada momentum HUT Pemkot Jambi tahun ini, pemerintah daerah juga memperkuat berbagai program sosial lainnya, termasuk perluasan penerima BPJS Ketenagakerjaan melalui program Kartu Bahagia.

Program itu menyasar sekretaris RT, pengurus rumah ibadah, tenaga pengajar agama, hingga petugas OPBM dengan total tambahan penerima mencapai 7.760 orang.

Upacara HUT Pemkot Jambi berlangsung khidmat dengan nuansa adat Melayu yang kental. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat Melayu Jambi, mulai dari pejabat daerah, Forkopimda, ASN, instansi vertikal hingga para pelajar SD dan SMP.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha serta Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Dalam sambutannya, Maulana juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan, demi menciptakan generasi unggul di Kota Jambi.

“Pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan bersama agar anak-anak Kota Jambi dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” pungkasnya.(*)




HUT ke-80 Pemkot Jambi, Maulana Umumkan Perluasan Kartu Bahagia untuk Ribuan Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemkot Jambi sekaligus Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin (18/5/2026).

Upacara berlangsung penuh khidmat dengan nuansa budaya Melayu yang kental. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat khas Melayu Jambi, mulai dari jajaran pejabat daerah, Forkopimda, ASN, instansi vertikal, hingga pelajar tingkat SD dan SMP.

Wali Kota Jambi, Maulana, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha serta Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly yang membacakan sejarah singkat Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan” menjadi semangat bersama dalam membangun daerah yang maju sekaligus ramah lingkungan.

Menurutnya, berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kota Jambi merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan dukungan lintas sektor.

“Komitmen membangun Kota Jambi Bahagia terus kami lakukan bersama seluruh masyarakat dan stakeholder,” ujar Maulana.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Pemerintah Kota Jambi berhasil meraih 36 penghargaan tingkat regional, nasional hingga internasional.

Sementara pada tahun 2026 ini, hingga pertengahan Mei, Pemkot Jambi telah mengoleksi 13 penghargaan tambahan.

Pada momentum hari jadi tersebut, Pemkot Jambi juga mengumumkan perluasan program Kartu Bahagia melalui penambahan penerima BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD.

Program itu akan menyasar sekretaris RT, pengurus rumah ibadah, tenaga pengajar agama, hingga petugas OPBM dengan total penerima baru mencapai 7.760 orang.

Dengan demikian, total penerima BPJS Ketenagakerjaan dari APBD meningkat menjadi 14.740 orang.

Tidak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah Kota Jambi menyiapkan sebanyak 3.000 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP.

Selain bantuan pendidikan, Pemkot Jambi juga tengah mengusulkan revitalisasi 150 satuan pendidikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta pembangunan dua unit sekolah baru yang telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat.

Maulana menegaskan, berbagai program tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Jambi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong, toleransi, dan kebersamaan demi mendukung pembangunan Kota Jambi yang berkelanjutan.

“Pembangunan daerah tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat. Karena itu semangat kebersamaan harus terus dijaga,” tutupnya.(*)




Muhammad Yasir Tinjau Panen Raya Cabai dan Kacang Tanah, Dorong Pertanian Rakyat Tumbuh Kuat

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Jambi sekaligus Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Jambi, Muhammad Yasir, turun langsung meninjau panen raya cabai merah dan kacang tanah di Kelurahan Paal Lima, Senin (6/4/2026).

Panen yang dilakukan Kelompok Tani Tunas Jaya di RT 15 ini juga dihadiri penyuluh pertanian Rosnaneti dan Yasnanita sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan lokal.

Apresiasi Petani yang Tetap Produktif

Dalam kunjungannya, Muhammad Yasir mengapresiasi semangat petani yang mampu menjaga produktivitas meski menghadapi tantangan cuaca dan fluktuasi harga.

“Keberhasilan panen cabai dan kacang tanah ini membuktikan pertanian rakyat masih jadi tulang punggung ketahanan pangan dan penggerak ekonomi warga,” ujarnya di lokasi panen.

Ia menegaskan HKTI bersama Pemkot Jambi akan terus memperkuat kelompok tani melalui pembinaan teknis, pendampingan usaha, dan pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Fokus Stabilkan Harga dan Daya Beli

Menurut Muhammad Yasir, komoditas hortikultura seperti cabai merah punya peran penting dalam menjaga stabilitas inflasi daerah.

Peningkatan produksi dinilai jadi langkah strategis untuk menahan lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Senada, Rosnaneti menyebut sinergi antara penyuluh, pemerintah, dan petani menjadi kunci peningkatan kapasitas.

“Pendampingan berkelanjutan membuat petani lebih cepat beradaptasi dengan teknologi budidaya dan manajemen usaha tani,” jelasnya.

Panen raya berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari petani.

Mereka berharap perhatian terhadap sektor pertanian terus ditingkatkan, mulai dari penyediaan saprodi, akses modal, hingga jaminan harga hasil panen.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pertanian di Kota Jambi masih memiliki potensi besar untuk menopang pangan lokal dan memperkuat ekonomi kerakyatan.(*)




Perempuan Tirta Mayang Belajar Tengkuluk Melayu Jambi, Budaya Lokal Terus Dilestarikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi menggelar pelatihan pemasangan tengkuluk khas Melayu Jambi dalam kegiatan pertemuan rutin organisasi, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Batanghari Kantor Perumda Tirta Mayang Kota Jambi tersebut menghadirkan narasumber dari Organisasi Perempuan Pencinta Budaya Jambi (P2B), Nelazabet.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai filosofi tengkuluk Melayu Jambi sekaligus praktik langsung teknik pemasangan yang sesuai dengan adat dan budaya daerah.

Ketua DWP Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, Ny Arina Arianto, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya pelestarian budaya lokal, khususnya budaya Melayu Jambi di kalangan perempuan.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memperkuat peran perempuan dalam menjaga warisan budaya daerah, terutama penggunaan tengkuluk sebagai identitas perempuan Melayu Jambi,” ujarnya.

Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pengenalan jenis tengkuluk hingga tata cara pemakaian yang benar sesuai tradisi Melayu.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, Arianto, turut mengapresiasi kegiatan yang digelar Dharma Wanita Persatuan tersebut.

Menurutnya, pelestarian budaya lokal perlu terus didorong agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman modern.

“Kegiatan ini sangat positif karena selain mempererat silaturahmi antaranggota Dharma Wanita, juga menjadi sarana melestarikan budaya daerah agar tetap dikenal generasi muda,” kata Arianto.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Melayu Jambi, baik di lingkungan Perumda Tirta Mayang maupun di tengah masyarakat.

Selain menjadi agenda rutin organisasi, pelatihan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga serta kecintaan terhadap budaya dan warisan lokal Provinsi Jambi.(*)