19 Tahun Konsisten, PT Sinar Sentosa Primatama Bantu Petugas Publik Jambi Lewat CSR

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Main Dealer sepeda motor Honda di Jambi, kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan ribuan paket sembako kepada petugas pelayanan publik di Kota Jambi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 di kantor pusat perusahaan di Jl. Kolonel Abunjani No.9, Selamat, Telanaipura, Kota Jambi.

Program berbagi sembako ini telah rutin dilakukan sejak 2008 dan kini memasuki tahun pelaksanaan ke-19.

Tahun ini, sebanyak 1.253 paket sembako berisi beras premium, gula, tepung terigu, sirup, susu, dan kebutuhan rumah tangga lainnya dibagikan kepada petugas DLH, PHL DPRKP, Damkar, Dinas Perhubungan, serta masyarakat sekitar kantor Sinsen.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Jambi, termasuk Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Kepala Dinas Perhubungan Drs. Amran, SE., Kepala DLH Mahruzar, S.T., Kepala Damkar Mustari Affandi, A.P., M.E., Kepala DPRKP M. Wildan Murtadho Al Idrus, S.P., M.H., dan perwakilan tokoh masyarakat setempat.

Perwakilan Sinsen yang hadir antara lain CEO Rony Attan, COO Tony Attan, serta General Manager Yello Hotel Jambi, Ramma Pratama, yang ikut berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam sambutannya, CEO Sinsen Rony Attan menyatakan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan akan terus dilakukan secara konsisten.

Saya bersyukur program CSR pembagian sembako yang setiap tahun kami jalankan dapat kembali terlaksana. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, dan harapannya program ini terus berkelanjutan serta dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi,” ujar Rony.

Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. memberikan apresiasi atas kepedulian Sinsen.

Terimakasih kepada Sinsen, terutama Bapak Rony dan Bapak Tony Attan, atas konsistensi membantu masyarakat Jambi, khususnya para pejuang kemanusiaan yang bekerja di jalanan. Semoga perusahaan ini semakin berkah dan maju,” ucapnya.

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Penerima sembako tampak antusias dan menyampaikan rasa syukur.

Salah satu penerima, Endah Suciaty, petugas DLH Kota Jambi, mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian perusahaan.

Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur atas bantuan sembako ini. Semoga PT Sinar Sentosa Primatama semakin sukses dan lancar usahanya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Sinsen berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pihak terkait dalam menjaga kenyamanan serta kesejahteraan Kota Jambi.(*)




Banmus dan Banggar DPRD Jambi Studi Pengelolaan Audit ke Inspektorat DKI Jakarta

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi yang tergabung dalam Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) melakukan kunjungan kerja ke Inspektorat Provinsi DKI Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Faisal Riza dan Samsul Ridwan. Kedatangan rombongan diterima oleh pejabat Inspektorat DKI Jakarta, Andi Wibowo yang sebelumnya pernah berkarier di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi terbuka yang membahas berbagai aspek tata kelola pengawasan pemerintahan daerah.

Beberapa topik yang dibahas antara lain standar pengelolaan audit internal, mekanisme penyelesaian temuan secara administratif, serta pola koordinasi antara inspektorat, DPRD, dan sekretariat dewan.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Wibowo menekankan pentingnya peran aktif inspektorat sejak awal proses penganggaran, termasuk keterlibatan dalam rapat-rapat Badan Anggaran.

Menurutnya, inspektorat tidak seharusnya hanya terlibat ketika muncul permasalahan, melainkan perlu hadir sejak tahap perencanaan sebagai bentuk pencegahan.

Salah satu anggota DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara, menyampaikan bahwa banyak hal yang dipelajari dari sistem koordinasi pengawasan yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ada banyak hal yang kami pelajari hari ini. Salah satunya bagaimana Inspektorat DKI menempatkan diri sebagai mitra aktif DPRD, hadir dalam rapat Banggar, rutin berkoordinasi, dan proaktif mengingatkan sebelum muncul persoalan,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan tersebut mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih sehat dan transparan.

Selain itu, rombongan DPRD Jambi juga mempelajari berbagai prosedur standar yang diterapkan dalam proses audit, mulai dari klasifikasi temuan, mekanisme penyelesaian yang terstruktur, hingga batas kewenangan masing-masing lembaga dalam menangani persoalan administratif.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penguatan koordinasi kelembagaan di Provinsi Jambi, terutama dalam membangun hubungan kerja yang lebih sistematis antara DPRD, Sekretariat DPRD, dan Inspektorat Provinsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi, di antaranya Fauzi Ansori, Eka Marlina, Hapis Hasbiallah, Rucita, Rendra Ramadhan, dan Maya Siregar.(*)




Polemik Z-Corner Jambi, BAZNAS Pastikan Tenant Berasal dari Data DTKS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi memberikan penjelasan terkait sorotan masyarakat terhadap program Kampung Ramadhan Z-Corner yang belakangan menjadi topik perbincangan publik.

Program tersebut menuai beragam tanggapan. Sebagian pihak menilai kegiatan tersebut membuka ruang usaha bagi kalangan tertentu dan dianggap melampaui kewenangan instansi lain.

Namun BAZNAS Kota Jambi menegaskan bahwa Z-Corner merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui skema zakat produktif.

Ketua BAZNAS Kota Jambi, M. Fadli, menjelaskan bahwa Z-Corner merupakan implementasi program pendayagunaan zakat yang memiliki dasar hukum yang jelas.

Ia menyebutkan bahwa pengelolaan zakat telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang kemudian diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024.

Menurutnya, regulasi tersebut mengatur bahwa penyaluran zakat tidak hanya dilakukan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga melalui program produktif yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi para penerima zakat.

Z-Corner ini bagian dari zakat produktif. Tujuannya bukan hanya memberi bantuan sesaat, tetapi memberdayakan mustahik agar memiliki usaha dan mampu mandiri secara ekonomi,” ujar Fadli.

Fadli juga menegaskan bahwa pelaku usaha yang mengisi tenant di Z-Corner tidak dipilih secara sembarangan.

Proses seleksi dilakukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Dinas Sosial Kota Jambi.

DTKS sendiri memuat data masyarakat dari kelompok desil 1 hingga desil 5, yaitu kategori sangat miskin hingga rentan miskin.

Para pelaku usaha yang masuk dalam data tersebut kemudian direkomendasikan untuk mengikuti program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh BAZNAS.

Tenant yang berjualan di Z-Corner merupakan pelaku UMKM dari kalangan mustahik yang terdata dalam DTKS. Mereka juga mendapat rekomendasi dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi,” jelasnya.

Selain menyediakan ruang usaha bagi para pelaku UMKM binaan, BAZNAS Kota Jambi juga menggelar kegiatan Kampung Ramadhan di kawasan Z-Corner.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas selama bulan suci, seperti penjualan takjil hingga kegiatan hiburan dan perlombaan untuk anak-anak.

Menurut Fadli, kegiatan tersebut bertujuan menarik lebih banyak pengunjung sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

Kampung Ramadhan ini kita buat agar masyarakat datang dan meramaikan kawasan Z-Corner. Dengan begitu diharapkan penjualan para tenant mustahik juga meningkat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan ditujukan sebagai pasar umum, melainkan bagian dari strategi untuk membantu meningkatkan omzet pelaku usaha binaan.

BAZNAS Kota Jambi juga menekankan bahwa berbagai program yang dijalankan tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi pemerintah daerah.

Dalam pengelolaan kawasan Z-Corner, BAZNAS bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara untuk pembinaan pelaku usaha, BAZNAS berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.

Menurut Fadli, sinergi tersebut penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Program-program BAZNAS selalu dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Ini penting agar pemberdayaan masyarakat bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat melihat program Z-Corner sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

Harapannya, para mustahik yang saat ini menjalankan usaha melalui program ini nantinya dapat mandiri bahkan menjadi muzakki,” pungkasnya.(*)




Siapkan Rp63 Miliar THR untuk ASN dan PPPK, Wali Kota Maulana Minta Dibanjakan di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi memastikan kesiapan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkot Jambi menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Total anggaran yang disiapkan untuk pembayaran THR tersebut mencapai sekitar Rp63 miliar yang akan disalurkan kepada ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar proses pencairan THR dapat dilakukan tepat waktu, bahkan diupayakan sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Saya sudah menyampaikan langsung kepada BPKAD agar proses administrasi dan pencairan THR ini dipastikan berjalan lancar,” jelasnya, Kamis 12 Maret 2026.

“Jangan sampai mendekati Lebaran atau bahkan setelah Lebaran baru cair. Kita ingin para ASN dan PPPK bisa menerima THR sebelum hari raya,” ujar Maulana.

Menurutnya, pencairan THR tepat waktu sangat penting karena selain membantu kebutuhan pegawai menjelang Lebaran, juga dapat mendorong perputaran ekonomi di Kota Jambi selama bulan Ramadan.

Maulana berharap para ASN dan PPPK dapat memanfaatkan THR tersebut untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya, sekaligus membantu menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

“Saya juga berpesan kepada para ASN dan PPPK, ketika menerima THR nanti, tolong belanja kebutuhan Lebaran di dalam Kota Jambi saja,” pesannya.

“Jangan semuanya dibelanjakan secara online atau di luar daerah,” katanya.

Ia menilai, jika belanja kebutuhan Lebaran dilakukan di dalam kota, maka akan memberikan dampak langsung bagi para pelaku usaha kecil, pedagang pasar, hingga UMKM yang ada di Kota Jambi.

“Ini bulan Ramadan, saatnya kita saling membantu. Jika ASN dan PPPK berbelanja di pasar-pasar dan toko-toko di Kota Jambi, maka perputaran ekonomi masyarakat akan terasa,” kata diam

“Pedagang kecil juga ikut merasakan manfaatnya,” lanjutnya.

Maulana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi ingin momentum Ramadan dan Idulfitri tahun ini benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha lokal.

“Dengan THR yang disalurkan ini, kita berharap ekonomi di Kota Jambi bisa semakin menggeliat,” sebutnya.

“Perputaran uang di masyarakat meningkat dan para pedagang juga ikut merasakan berkah Ramadan,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Jambi pun memastikan seluruh proses administrasi dan penganggaran terus dipersiapkan agar pencairan THR bagi ASN dan PPPK dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan.(*)




Lantik Pejabat Baru, Wali Kota Maulana Dorong Inovasi di Sekolah dan Puskesmas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar pengukuhan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan bagi pejabat administrator, kepala sekolah, kepala sanggar kegiatan belajar (SKB) serta kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Kamis (12/3/2025).

Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan di berbagai sektor pelayanan dasar merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal.

Menurutnya, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi dua bidang utama yang harus terus ditingkatkan kualitasnya melalui kepemimpinan yang kuat, inovatif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Penguatan kepemimpinan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas tentu sangat penting. Karena dua sektor ini langsung bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan bahwa rotasi, pengukuhan dan pelantikan jabatan di lingkungan Pemkot Jambi merupakan hal yang wajar dalam birokrasi pemerintahan.

Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, langkah tersebut juga bertujuan mendorong lahirnya inovasi dari para pejabat yang baru dilantik.

“Rotasi jabatan ini merupakan hal yang biasa dalam organisasi pemerintahan. Kita ingin melihat inovasi yang dilakukan para pejabat baru yang baru saja dilantik dan dikukuhkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” katanya.

Maulana juga mengingatkan kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru.

Ia berharap para pejabat mampu bekerja secara profesional, disiplin serta mampu membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing.

Selain itu, Wali Kota Jambi juga menyinggung kesiapan pelayanan menjelang arus mudik Lebaran.

Ia meminta jajaran kepala puskesmas dan tenaga kesehatan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik selama periode tersebut.

“Jadwal piket akan diatur selama masa mudik Lebaran agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan. Ini penting agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan meskipun dalam suasana libur,” jelasnya.

Lebih lanjut Maulana menekankan bahwa, pejabat yang dilantik memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Jambi.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pejabat untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan pelantikan dan pengukuhan tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan di sektor pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Kota Jambi.(*(




Wali Kota Jambi Apresiasi Sinsen Atas Bantuan Paket Sembako untuk Pahlawan Kebersihan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menyalurkan bantuan paket sembako dari CSR PT. Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) kepada ribuan petugas kebersihan di Jambi.

Penyaluran paket sembako ini merupakan wujud nyata sinergi Pemerintah Kota Jambi dengan mitra pemerintahan dalam membantu kebutuhan sosial masyarakat.

Wali Kota Maulana mengapresiasi konsistensi PT. Sinar Sentosa Primatama dalam membantu masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Besar Keagamaan.

“Terimakasih konsistensinya dalam membantu masyarakat. Atas nama Pemkot Jambi saya mengapresiasi pemberian CSR yang diberikan,” ujarnya.

Bantuan paket sembako ini disalurkan kepada 1.253 petugas kebersihan, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, DPRKP, Warga RT 12, dan Pemadam Kebakaran.

Wali Kota Maulana berharap bantuan ini dapat menambah semangat kerja petugas kebersihan dan memberikan kebahagiaan di bulan Ramadan.

CEO PT. Sinar Sentosa Primatama, Rony Attan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian antar sesama dan sebagai hajat.

Ia berharap penerima bantuan tidak dinilai dari nominal yang diterima, namun dilihat dari niat.(*)




Pidana Kerja Sosial Mulai Diterapkan di Bungo, Ini Penjelasan Bupati Dedy Putra

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Bungo mengambil langkah strategis dalam penerapan sistem hukum yang lebih humanis dengan menandatangani nota kesepakatan penerapan pidana alternatif berupa pidana kerja sosial.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bungo Dedy Putra bersama sejumlah instansi penegak hukum di Kabupaten Bungo, Selasa (10/3/2026).

Kerja sama ini melibatkan Balai Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bungo, Pengadilan Negeri Muara Bungo, Kejaksaan Negeri Bungo, Polres Bungo, serta Kodim 0416/Bute.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antar lembaga dalam pelaksanaan pidana kerja sosial sebagai salah satu bentuk hukuman alternatif di wilayah Kabupaten Bungo.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya pada Pasal 65 Ayat 1 Huruf E yang mengatur pidana pokok berupa pidana kerja sosial.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo mendukung penuh penerapan kebijakan pidana kerja sosial karena dinilai sebagai pendekatan hukum yang lebih humanis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, melalui kerja sama lintas lembaga tersebut, pelaksanaan pidana kerja sosial diharapkan dapat berjalan secara terkoordinasi serta memberikan efek pembinaan bagi pelaku tindak pidana ringan.

Ia juga menilai bahwa pidana kerja sosial dapat menjadi alternatif hukuman yang lebih konstruktif dibandingkan dengan pidana penjara, khususnya untuk pelanggaran tertentu.

Selain memberikan efek jera, sistem hukuman ini juga diharapkan mampu membantu mengurangi tingkat kepadatan di lembaga pemasyarakatan.

Melalui penandatanganan nota kesepakatan ini, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk bersinergi dalam mengawal pelaksanaan pidana kerja sosial di Kabupaten Bungo agar berjalan efektif, transparan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.(*)




Wagub Jambi Harap Kegiatan Sosial PUSKUD Jadi Inspirasi Koperasi Lain

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, memberikan apresiasi kepada Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Provinsi Jambi yang menggelar kegiatan penyaluran infaq dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pemberian bantuan yang berlangsung di Kantor PUSKUD Provinsi Jambi di Kota Jambi, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Provinsi Jambi Syamsurizal, Ketua Umum PUSKUD Jambi Sugiono, Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan bahwa infaq dan sedekah merupakan amalan yang memiliki nilai sosial dan spiritual yang sangat besar dalam ajaran Islam.

Menurutnya, melalui kegiatan berbagi tersebut masyarakat tidak hanya membantu meringankan beban sesama, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia juga menekankan bahwa harta yang dimiliki setiap individu tidak sepenuhnya menjadi milik pribadi, melainkan terdapat hak orang lain yang membutuhkan.

“Melalui infaq dan sedekah kita diajarkan untuk saling peduli dan berbagi. Nilai-nilai seperti inilah yang sangat penting untuk membangun masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga menyinggung kondisi ekonomi masyarakat yang biasanya mengalami peningkatan kebutuhan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, pada periode tersebut permintaan kebutuhan pokok meningkat yang seringkali diikuti dengan kenaikan harga bahan pangan di pasaran.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman bagi masyarakat.

Beberapa langkah yang dilakukan pemerintah di antaranya melalui program pasar murah, operasi pasar, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Wagub Abdullah Sani juga memberikan apresiasi kepada PUSKUD Provinsi Jambi yang selama ini berperan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Ia menilai PUSKUD memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, distribusi kebutuhan pokok, hingga penyediaan pupuk bagi petani.

“Kegiatan sosial seperti ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Provinsi Jambi untuk menumbuhkan budaya berbagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Induk KUD Portasius Nggedi mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan PUSKUD Jambi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Menurutnya, meskipun kondisi ekonomi saat ini cukup menantang, PUSKUD Jambi tetap berupaya untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan tersebut bukan terletak pada besarnya bantuan yang diberikan, melainkan pada semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Kita tidak perlu melihat dari besar kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi dari niat untuk berbagi dan membantu sesama,” ujarnya.(*)




Jelang Lebaran, Wagub Jambi Dorong Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani membuka secara resmi kegiatan Bazaar Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan TVRI Jambi, Rabu (11/3/2026).

Program ini merupakan upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Gerakan Pangan Murah tersebut diselenggarakan oleh TVRI Jambi bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk BULOG dan Badan Pangan Nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Sani menyampaikan apresiasi kepada TVRI Jambi serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di daerah.

“Terima kasih kepada TVRI Jambi dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Sinergi seperti ini sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Wagub Sani menjelaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, menjaga stabilitas harga bahan pokok menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Ia menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, cabai, dan komoditas lainnya dengan harga lebih terjangkau.

Ketika harga pangan stabil, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga sehingga perekonomian daerah juga dapat bergerak dengan lebih baik.

Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan terus mengambil berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan, mulai dari memperkuat distribusi bahan pokok, memastikan ketersediaan stok, hingga mendukung produksi petani lokal.

Ia juga menekankan bahwa upaya tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Wagub Sani juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan bazaar pangan murah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung produk lokal serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Jambi Herly Marjoni mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara TVRI Jambi, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi dengan melibatkan berbagai mitra pemasok.

Dalam bazaar tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, daging beku, serta sejumlah komoditas lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara LPP TVRI dan Badan Pangan Nasional dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi efektif pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Program ini juga didukung dengan penguatan jaringan sekitar 2.024 kios pangan atau Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.

Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat dapat memperoleh komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, dan cabai dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau.




Menjelang Lebaran, Pemkot Jambi Distribusikan 50 Ribu Paket Pangan untuk Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mempercepat penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Februari–Maret 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana M.K.M pada Rabu (11/03/2026) di Kantor Camat Alam Barajo.

Setiap keluarga penerima mendapat 20 kilogram beras Bulog dan 4 liter minyak goreng kemasan “Minyak Kita”.

Penyaluran ini menjadi yang pertama dan tercepat secara nasional, dengan total penerima bantuan mencapai 50.213 keluarga, atau setara 1.004.260 kg beras dan 200.852 liter minyak goreng.

Wali Kota Maulana menegaskan, bantuan pangan memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas sosial ekonomi masyarakat.

“Bantuan pangan adalah kebutuhan dasar yang sangat vital. Tanpa kecukupan pangan, aspek kehidupan seperti kesehatan, pendidikan, dan produktivitas ekonomi bisa terganggu,” kata dia.

“Kami pastikan penyaluran dilakukan sebelum Idul Fitri agar masyarakat tidak terbebani kebutuhan pokok,” jelas Wali Kota Maulana.

Ia menargetkan, menjelang Idul Fitri, sekitar 20 persen masyarakat Kota Jambi tidak perlu membeli beras dan minyak, sehingga dapat mengalihkan pengeluaran untuk kebutuhan lain.

Selain CPP, Pemkot Jambi telah menyalurkan sekitar 80 ribu paket sembako melalui Baznas dan program CSR, sehingga total bantuan mencapai ±130 ribu paket.

Artinya, lebih dari 50 persen warga Kota Jambi terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana mengingatkan Camat dan Lurah untuk tetap berada di wilayahnya mulai H-3 Idul Fitri dan memastikan keamanan rumah warga yang sedang mudik.

Perwakilan Perum Bulog Wilayah Jambi, Ahmad Muzajjad Faqihudin, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan di Jambi menempati posisi tertinggi secara nasional, dengan persentase penyaluran sekitar 2 persen, disusul Bali (0,9 persen) dan Jawa Timur (0,2 persen).

“Percepatan ini membantu masyarakat dan mengendalikan harga pangan di pasar. Stok beras dan minyak kami aman untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan,” ujar Ahmad.

Saat ini, Bulog Jambi menyiapkan 8.000 ton beras dan 700 ton minyak goreng untuk menjaga stabilitas harga.

Program bantuan pangan merupakan hasil sinergi antara Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, BPS, dan Kementerian Sosial, dengan pemutakhiran data penerima agar tepat sasaran.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat mengurangi beban pengeluaran warga, mengendalikan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan di Kota Jambi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, serta masyarakat penerima bantuan, sebagai bagian dari implementasi program yang transparan dan tepat sasaran.(*)