Capai 3.136 Orang! Korban Laka Lantas di Jambi Sepanjang Tahun 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sepanjang tahun 2025, Polda Jambi mencatat 1.875 kasus kecelakaan lalu lintas, meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 1.719 kasus.

Data ini dirilis Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi, menunjukkan adanya peningkatan insiden di jalan raya.

Kecelakaan tersebut menelan korban 372 orang meninggal, 317 orang luka berat, dan 2.447 orang luka ringan.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 8,7 miliar, naik dari Rp 7,4 miliar pada 2024.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi, Kompol Sandy Mutaqqin, menyatakan bahwa minimnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara menjadi faktor dominan peningkatan kasus.

Selain itu, kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan sarana prasarana lalu lintas di beberapa titik rawan juga memengaruhi angka kecelakaan.

“Jumlah kecelakaan memang meningkat, namun korban meninggal justru turun dari 421 orang menjadi 372 orang, atau turun 11,64 persen,” kata dia.

“Faktor utama tetap kesadaran berkendara, ditambah kondisi cuaca dan sarana prasarana yang belum optimal,” ujar Sandy.

Meski jumlah korban luka berat meningkat tipis menjadi 317 kasus dan luka ringan naik signifikan menjadi 2.447 kasus.

Pihak kepolisian menegaskan komitmen memperkuat edukasi, penindakan, dan perbaikan keselamatan lalu lintas di seluruh wilayah Jambi.

Ditlantas Polda Jambi berencana memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, sebagai langkah antisipatif menekan angka kecelakaan di tahun mendatang.

Sandy menambahkan, upaya ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat dan keselamatan di jalan, sehingga kasus kecelakaan dapat ditekan lebih rendah pada 2026.(*)




BPHTB Gratis untuk MBR, BPPRD Kota Jambi Targetkan Layanan Selesai 2×24 Jam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi menggelar sosialisasi kebijakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Selasa (16/12/2025).

Kebijakan pembebasan BPHTB ini bertujuan memberikan kemudahan bagi MBR dalam memperoleh hak kepemilikan rumah, sekaligus mendukung program perumahan pemerintah daerah.

Kepala BPPRD Kota Jambi, Ardi, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Jambi dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

“Melalui kebijakan ini, masyarakat berpenghasilan rendah tidak lagi dibebankan pembayaran BPHTB saat memperoleh hak atas rumah. Ini menjadi upaya nyata pemerintah mendorong kepemilikan rumah bagi MBR,” ujar Ardi.

Dalam rangka penerapan kebijakan tersebut, BPPRD Kota Jambi telah menggelar diskusi bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Jambi guna menyamakan persepsi terkait mekanisme dan persyaratan BPHTB MBR.

Hasil pembahasan menyepakati sejumlah poin teknis agar proses pelayanan berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Ardi menjelaskan, pengurusan BPHTB MBR nantinya dilakukan sepenuhnya melalui sistem dan aplikasi berbasis digital.

Dengan sistem ini, pemohon tidak perlu lagi bertatap muka langsung dengan petugas.

“Seluruh proses dilakukan secara digital. Tidak ada tatap muka, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan meminimalkan potensi kendala di lapangan,” jelasnya.

Kebijakan pembebasan BPHTB bagi MBR akan mulai diterapkan setelah penyempurnaan regulasi teknis selesai.

Saat ini, peraturan utama telah dirampungkan, namun masih diperlukan revisi keputusan teknis sebelum diberlakukan secara penuh.

Menjawab masukan dari kalangan PPAT terkait kecepatan layanan, BPPRD Kota Jambi menargetkan penyelesaian proses BPHTB maksimal dalam waktu 2×24 jam.

“Ke depan, fokus kami adalah peningkatan kualitas pelayanan. Targetnya, seluruh proses BPHTB dapat diselesaikan paling lambat dua kali 24 jam,” tegas Ardi.

Dengan kebijakan ini, BPPRD Kota Jambi berharap pelayanan BPHTB semakin mudah, cepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni.(*)




Peringati Hari Disabilitas Internasional, Walikota Maulana: Jangan Pandang Rendah Anak Berkebutuhan Khsusus

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menegaskan, pentingnya penghormatan dan pemenuhan hak-hak anak penyandang disabilitas dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Ia mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak memandang rendah anak-anak berkebutuhan khusus, melainkan memberikan perhatian dan prioritas yang layak bagi mereka.

“Jangan pernah memandang rendah anak-anak disabilitas. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan,” tegas Maulana.

Sebagai wujud komitmen menjadikan Kota Jambi ramah bagi anak berkebutuhan khusus, Pemkot Jambi telah menyusun kebijakan konkret melalui Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pendidikan Inklusif.

Peraturan ini menjadi landasan dalam memberikan akses yang setara di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, layanan publik, hingga dunia usaha bagi penyandang disabilitas.

Maulana menjelaskan, melalui peraturan tersebut setiap sekolah di Kota Jambi diwajibkan menyediakan minimal 2 persen kuota bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang masih memungkinkan untuk mengikuti pembelajaran di sekolah reguler.

“Pemerintah daerah terus berupaya memberikan ruang, perlindungan, dan kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Tidak boleh ada anak berkebutuhan khusus ringan yang ditolak sekolah negeri,” kata dia.

“Bagi yang membutuhkan penanganan khusus tentu diarahkan ke sekolah luar biasa, namun yang masih bisa mengikuti pendidikan umum harus diterima,” ujarnya.

Pada puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun ini, Pemkot Jambi juga akan menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada penyandang disabilitas di sejumlah sekolah sebagai dukungan nyata terhadap pendidikan inklusif.

Lebih lanjut, Maulana menekankan bahwa, Kota Jambi harus tumbuh sebagai kota yang benar-benar inklusif, tanpa diskriminasi, dan membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh warganya.

“Insya Allah Kota Jambi harus menjadi kota yang inklusif, di mana semua warga, baik dengan maupun tanpa disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan meraih masa depan terbaik,” tutupnya.

Momentum Hari Disabilitas Internasional ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa, penghormatan dan perlindungan terhadap penyandang disabilitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Tetapi juga seluruh lapisan masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama.(*)




Resep Donat Brulee, Sajian Manis dan Renyah untuk Keluarga

SEPUCUKJAMBI.ID – Donat terus mengalami inovasi, salah satunya hadir brulee donut, yang memadukan donat empuk dengan isian krim custard lembut dan topping gula karamel renyah.

Cita rasa manis dan teksturnya yang seimbang membuat donat ini digemari semua kalangan, baik untuk camilan harian maupun menu premium untuk usaha kuliner.

Dengan resep sederhana berikut, siapa pun bisa membuat brulee donut ala kafe langsung dari dapur rumah.

Bahan-Bahan

Adonan Donat:

  • 500 gram tepung terigu protein tinggi

  • 11 gram ragi instan

  • 100 gram gula pasir

  • 2 butir telur

  • 250 ml susu cair dingin

  • 75 gram mentega

  • ½ sendok teh garam

Krim Brulee (Custard):

  • 500 ml susu cair

  • 4 kuning telur

  • 100 gram gula pasir

  • 40 gram tepung maizena

  • 1 sendok teh vanila

Topping:

  • Gula pasir secukupnya

Alat yang Digunakan:

Baskom, mixer adonan, wajan dan spatula, kompor, timbangan, gelas ukur, plastik wrap atau kain bersih, rolling pin, cetakan donat, wajan penggorengan, spuit/piping bag, torch makanan atau teflon

Cara Membuat

1. Membuat Adonan Donat:

  1. Campur tepung terigu, ragi, dan gula dalam baskom.

  2. Masukkan telur dan susu sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan menyatu.

  3. Tambahkan mentega dan garam, uleni hingga kalis dan elastis.

  4. Tutup adonan, diamkan 45–60 menit hingga mengembang dua kali lipat.

  5. Kempiskan, gilas, cetak donat, diamkan 15 menit.

  6. Goreng donat dengan minyak panas api sedang hingga keemasan, tiriskan.

2. Membuat Krim Brulee:

  1. Campur kuning telur, gula, dan maizena hingga halus.

  2. Panaskan susu dan vanila hingga hangat.

  3. Tuang susu ke campuran telur sambil diaduk perlahan.

  4. Masak di api kecil sambil diaduk hingga mengental, lalu dinginkan.

3. Mengisi Donat:

  1. Masukkan krim brulee ke piping bag.

  2. Lubangi sisi donat, isi dengan krim hingga cukup penuh.

4. Membuat Lapisan Brulee:

  1. Taburi permukaan donat dengan gula pasir.

  2. Bakar gula dengan torch hingga meleleh menjadi karamel (alternatif pakai teflon anti lengket).

  3. Diamkan hingga karamel mengeras.

Tips Penyajian:

Brulee donut paling nikmat disajikan segar agar tekstur karamel tetap renyah dan krim di dalamnya lembut.

Donat ini juga cocok sebagai produk unggulan untuk UMKM karena tampilannya premium dan memiliki nilai jual tinggi.(*)




BMKG Jambi Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga Pukul 21:00 WIB! Cek Wilayah Terdampak

Jambi – BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jambi, 15 Desember 2025

BMKG memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Jambi pada 15 Desember 2025 pukul 18:48 WIB. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, mulai pukul 19:00 WIB.

Wilayah terdampak utama:

  • Kabupaten Merangin: Pamenang, Tabir Selatan, Pamenang Barat, Margo Tabir, Tabir Lintas

  • Kabupaten Sarolangun: Pauh, Mandiangin, Air Hitam

  • Kabupaten Batanghari: Mersam, Muara Tembesi, Muara Bulian, Batin XXIV, Pemayung, Maro Sebo Ulu, Bajubang, Maro Sebo Ilir

  • Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Kumpeh, Maro Sebo, Mestong, Kumpeh Ulu, Sungai Bahar, Sungai Gelam, Bahar Utara, Bahar Selatan, Taman Rajo

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Tungkal Ilir, Pengabuan, Betara, Merlung, Batang Asam, Renah Mendaluh, Muara Papalik, Seberang Kota, Bram Itam, Kuala Betara, Senyerang

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur: Nipah Panjang, Mendahara, Rantau Rasau, Sadu, Muara Sabak Barat, Kuala Jambi, Mendahara Ulu, Geragai, Berbak

  • Kabupaten Tebo: Tebo Tengah, Tebo Ilir, Sumay, Tengah Ilir, Serai Serumpun, Muara Tabir

Potensi meluas ke wilayah lainnya:

Kabupaten Kerinci, Merangin (Jangkat, Bangko, Tabir Ulu, Lembah Masurai, dan lainnya), Sarolangun (Batang Asai, Pelawan, Bathin VIII) dan Muaro Jambi (Jambi Luar Kota).

Kemudian Tanjung Jabung Barat (Tungkal Ulu, Tebing Tinggi), Tanjung Jabung Timur (Muara Sabak Timur, Dendang), Bungo (Tanah Tumbuh, Pelepat Ilir), Tebo (Tebo Ulu, Rimbo Bujang), Kota Jambi (Telanaipura, Jambi Selatan, Pasar Jambi, Danau Teluk, Kota Baru, Jelutung, Alam Barajo, Danau Sipin, Paal Merah), dan Kota Sungai Penuh (Kumun Debai, Pondok Tinggi).

BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga pukul 21:00 WIB.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, menghindari aktivitas di luar rumah bila tidak penting, dan memperhatikan keselamatan, terutama di daerah rawan banjir dan angin kencang.(*)




Posyandu Jadi Mata dan Telinga Pemerintah, Wali Kota Jambi Siapkan Aplikasi Pelaporan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. Dr. H. Maulana, M.K.M,  menekankan pentingnya revitalisasi serta integrasi peran Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat Kota Jambi.

Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi menjadi bagian strategis dalam pembangunan kota secara menyeluruh.

Maulana menyebutkan bahwa, Posyandu kini berperan sebagai elemen penting dalam sistem pembangunan daerah yang melibatkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Bahkan, kader Posyandu ditetapkan sebagai “mata dan telinga” pemerintah untuk memantau serta melaporkan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Pembangunan Kota Jambi diarahkan untuk mewujudkan kebahagiaan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, keamanan, dan perumahan rakyat,” ujar Maulana.

Untuk mendukung mekanisme pelaporan tersebut, Pemerintah Kota Jambi berencana menyiapkan aplikasi sederhana yang dapat digunakan kader Posyandu dalam menyampaikan laporan maupun keluhan masyarakat secara cepat dan terintegrasi.

Aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah terhadap permasalahan di lapangan.

Wali Kota Jambi juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada OPD yang tidak responsif terhadap laporan dari kader Posyandu.

Terutama terkait persoalan mendesak yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui Rapat Koordinasi TP Posyandu Kota Jambi Tahun 2025 ini, diharapkan dapat dirumuskan berbagai rekomendasi, program kerja, serta langkah strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu ke depan.

Selain itu, rapat ini juga bertujuan memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat di Kota Jambi.(*)




Rakor TP Posyandu Kota Jambi 2025, Perkuat Peran Posyandu Cegah Stunting

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Tim Pembina (TP) Posyandu menggelar Rapat Koordinasi TP Posyandu Tingkat Kota Jambi Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Senin 15 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi agenda penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Posyandu selama satu tahun terakhir sekaligus merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu ke depan.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

Menurutnya, koordinasi yang solid diperlukan agar seluruh Posyandu di Kota Jambi dapat berjalan lebih terarah, berkualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Rapat koordinasi ini menjadi agenda penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Posyandu selama satu tahun terakhir,” kata Nadiyah.

“Sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu di Kota Jambi,” ujar Nadiyah dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Posyandu tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan merupakan hasil kerja sama seluruh unsur terkait.

Oleh karena itu, kolaborasi dan koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat guna mewujudkan Posyandu yang semakin maju dan berdaya guna bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nadiyah juga menyampaikan sejumlah poin strategis yang menjadi fokus ke depan.

Di antaranya adalah penguatan peran Posyandu dalam pencegahan stunting, peningkatan mutu layanan Posyandu Holistik Integratif, peningkatan kapasitas kader Posyandu, serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukung.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Jambi berharap kualitas layanan Posyandu dapat terus meningkat dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di daerah tersebut.(*)




Kapolresta Jambi Soroti Permasalahan Banjir, Imbau Orang Tua Awasi Anak Saat Hujan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, menyoroti penyebab banjir yang sering terjadi di Kota Jambi.

Salah satunya adalah penumpukan sampah akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Menurut Kombes Boy, sampah yang menyumbat saluran drainase dan sungai menjadi salah satu faktor utama terjadinya genangan dan banjir saat hujan deras

. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan agar bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan.

“Banjir tidak hanya disebabkan hujan, tetapi juga sampah yang menumpuk di drainase dan sungai. Kesadaran masyarakat sangat menentukan agar aliran air tidak tersumbat,” kata Kombes Pol Boy Sutan.

Selain itu, Kombes Boy juga mengimbau agar para orang tua lebih mengawasi anak-anak terutama saat hujan atau ketika drainase dan aliran sungai meluap.

Hal ini penting untuk mencegah risiko kehilangan nyawa seperti yang terjadi sebelumnya, di mana seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat banjir di Kota Jambi.

“Kami minta orang tua tidak membiarkan anak bermain dekat drainase atau sumber air saat hujan. Pengawasan ekstra sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Kapolresta Jambi.

Kombes Boy juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk TNI, BPBD, dan pemerintah kota, dalam melakukan pencegahan banjir serta edukasi kepada masyarakat terkait kebersihan lingkungan dan keselamatan anak.

BPBD Kota Jambi sebelumnya telah melaporkan banjir yang merendam 78 RT di enam kecamatan pada Jumat, 12 Desember 2025, dengan ketinggian air mencapai 10,55 meter, menyebabkan satu anak meninggal dunia dan satu anak lainnya luka-luka.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan lingkungan, dan memastikan anak-anak tetap aman saat hujan lebat.(*(




Kota Jambi Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir, Berikut Penjelasan Walikota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul banjir dan genangan air yang melanda sejumlah wilayah kota pada Jumat, 12 Desember 2025.

Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang menjadi pemicu utama banjir.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Jambi, banjir berdampak pada 78 RT di enam kecamatan, dengan korban satu anak meninggal dunia dan satu anak luka-luka

Kecamatan terdampak antara lain:

* Kotabaru: Kenali Asam, Paal Lima, Kenali Asam Bawah, Suka Karya, Simpang III Sipin

* Jelutung: Handil Jaya, Jelutung, Payo Lebar, Kebun Handil, Lebak Bandung, Talang Jauh, Cempaka Putih

* Telanaipura: Simpang IV Sipin

* Danau Sipin: Selamat

* Jambi Timur: Talang Banjar, Sulanjana, Budiman

* Alam Barajo: Rawasari, Kenali Besar

 

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa akibat banjir.

Ia menegaskan bahwa, penetapan status siaga darurat bertujuan memastikan seluruh sumber daya bergerak cepat dan terkoordinasi untuk melindungi masyarakat.

“Kami sangat berduka atas musibah ini, terutama meninggalnya seorang anak. Pemerintah Kota Jambi menetapkan status siaga darurat untuk memastikan seluruh sumber daya bergerak cepat, terkoordinasi, dan hadir melindungi masyarakat,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi juga telah mengaktifkan Posko Siaga Darurat Bencana dengan BPBD sebagai koordinator, melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, DLH, Diskominfo, Damkar, Satpol PP, PDAM Tirta Mayang, PMI, kecamatan, dan kelurahan.

“Kesiapsiagaan lintas sektor menjadi kunci. Kami minta seluruh OPD dan stakeholder bekerja maksimal, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, air bersih, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. Kami mohon bantuannya meningkatkan kewaspadaan,” tegas Maulana.

BPBD Kota Jambi mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat ke posko terdekat.

Pemerintah kota juga memantau potensi banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.(*)




BPBD Kota Jambi Aktifkan Posko Siaga Menyusul Banjir dan Cuaca Ekstrem

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang dan cuaca ekstrem sepanjang Desember 2025 kembali memicu banjir dan genangan air di sejumlah wilayah Kota Jambi.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota Jambi mengaktifkan Posko Siaga Bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan di lapangan.

Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni, mengatakan, peningkatan curah hujan dalam beberapa hari terakhir berdampak langsung pada naiknya debit air sungai dan meluapnya genangan di kawasan permukiman warga.

“Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir merata di Kota Jambi menyebabkan peningkatan kejadian banjir dan genangan, bahkan berpotensi menimbulkan longsor di beberapa titik rawan,” ujar Doni.

Menurut Doni, situasi tersebut menuntut kesiapsiagaan lintas sektor agar keselamatan masyarakat tetap terjaga dan dampak bencana dapat diminimalkan.

Oleh karena itu, BPBD Kota Jambi bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, serta perangkat daerah terkait telah menyiapkan personel dan sarana pendukung di Posko Siaga Bencana.

“Kami telah mengerahkan personel gabungan. Fokus utama saat ini adalah pemantauan kondisi lapangan, evakuasi jika diperlukan, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat, 12 Desember 2025, banjir dilaporkan merendam puluhan RT di enam kecamatan di Kota Jambi.

BPBD mencatat sedikitnya 78 RT terdampak, dengan ketinggian muka air mencapai 10,55 meter.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang anak berusia 4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara satu anak lainnya berusia 12 tahun mengalami luka-luka.

Doni menambahkan, BPBD terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait guna mengantisipasi potensi bencana susulan.

mMengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir. Segera laporkan ke petugas atau posko terdekat jika terjadi kondisi darurat,” tegas Doni.

BPBD Kota Jambi memastikan pemantauan kondisi cuaca dan ketinggian air terus dilakukan secara berkala.

Sembari menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk penanganan darurat bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Jambi.(*)