Interaksi Langsung dengan Gajah, Wahana Baru Taman Rimba Zoo Perdana Siap Dinikmati

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Taman Rimba Zoo perdana menghadirkan wahana baru bertajuk Feeding Time Gajah.

Wahana ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan gajah, mulai dari berfoto hingga memberi makan satwa secara langsung.

Kepala UPTD Taman Rimba, Raden Wawan, mengatakan bahwa wahana Feeding Time Gajah tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga bagian dari aktivitas fisik dan olahraga gajah.

“Gajah membutuhkan aktivitas rutin sekitar dua jam untuk membantu metabolisme tubuh dan menyalurkan energi alaminya. Tanpa aktivitas ini, kesehatan gajah bisa terpengaruh,” jelasnya.

Untuk mengikuti wahana Feeding Time, pengunjung dikenakan biaya Rp30.000 per orang.

Selain itu, Taman Rimba Perdana juga menetapkan tarif tiket masuk yang terjangkau:

  • Hari biasa: Anak usia 1–3 tahun Rp8.000, pengunjung di atas 3 tahun dan dewasa Rp13.000

  • Hari libur: Anak di bawah 3 tahun Rp9.000, pengunjung di atas 3 tahun dan dewasa Rp15.000

Salah seorang pengunjung, Layyin, mengaku senang dengan kehadiran wahana ini. Ia menyebut pengalaman pertama melihat gajah secara dekat sangat menyenangkan.

“Gajah terlihat ramah dan tidak agresif saat berinteraksi,” katanya, Kamis 25 Desember 2025.

Layyin menilai, Taman Rimba Perdana menjadi pilihan tepat untuk liburan keluarga. Selain sebagai sarana rekreasi.

Anak-anak juga dapat mengenal berbagai jenis hewan secara langsung, menambah wawasan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap satwa.

Dengan adanya wahana Feeding Time Gajah, Taman Rimba Perdana berharap dapat menjadi destinasi favorit masyarakat selama libur Nataru, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya kesejahteraan satwa.(*)




Trafik Tol Jambi Tertinggi di JTTS, Tol Lain Juga Naik Saat Libur Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tol Jambi (Bayung Lencir – Tempino) mencatat lonjakan trafik kendaraan tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Hingga 24 Desember 2025, sebanyak 8.871 kendaraan melintasi ruas ini, meningkat 97,18% dibandingkan trafik normal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang.

PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik di seluruh ruas tol yang beroperasi untuk memastikan perjalanan aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Lonjakan ini menjadi perhatian khusus karena Tol Jambi menjadi salah satu jalur utama mobilitas di Sumatera Bagian Selatan.

Selain Tol Jambi, ruas tol lain yang juga mengalami kenaikan signifikan meliputi:

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka): 17.133 kendaraan, naik 32,40%

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu): 18.595 kendaraan, naik 49,09%

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 8.147 kendaraan, naik 100,37%

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam): 5.764 kendaraan, naik 99,52%

Untuk ruas tol fungsional yang baru dioperasikan menjelang Nataru, tercatat:

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji): 1.665 kendaraan

  • Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai): 3.116 kendaraan

Hutama Karya menegaskan komitmen menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan di seluruh JTTS.

Melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, dan koordinasi dengan pihak terkait, setiap perjalanan di tol diharapkan aman bagi pemudik dan pengendara.

Pengguna jalan diimbau selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, menjaga kondisi pengemudi tetap prima, dan beristirahat di rest area bila merasa lelah.

Pastikan juga saldo dan kondisi kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol.

Masyarakat dapat memantau kondisi terkini lalu lintas dan layanan tol melalui akun resmi Jalan Tol Hutama Karya @hutamakaryatollroad di media sosial atau mengunduh aplikasi HK Toll Apps untuk iOS dan Android, yang menyediakan layanan informasi operasional dan pembaruan trafik real-time.(*)




Dugaan Pelecehan Murid Perguruan Silat, DPMPPA Kota Jambi Ambil Peran Pendampingan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti, menyatakan pihaknya tengah mendampingi korban pelecehan yang terjadi di salah satu perguruan silat di Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi.

Pendampingan ini dilakukan berdasarkan rekomendasi kepolisian terhadap beberapa korban, termasuk anak-anak yang mengalami trauma.

“Dari total 16 korban, saat ini sudah ada lima orang yang kami dampingi. Tugas kami adalah membantu mengurangi trauma yang mereka alami, apalagi jika korbannya anak-anak. Jumlah korban yang didampingi bisa bertambah sesuai rekomendasi kepolisian,” kata Noverentiwi Dewanti, Kamis (25/12/2025).

“Pendampingan ini penting agar trauma anak-anak korban bisa berkurang dan mereka merasa aman serta didukung,” tutup Kepala DPMPPA Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti.

Sebelumnya, Polresta Jambi menangani kasus dugaan pelecehan dan persetubuhan yang melibatkan seorang pelatih dan beberapa senior perguruan silat.

Diduga, tindakan itu menimpa tujuh murid perguruan silat, salah satunya kini tengah hamil delapan bulan.

Kasus ini terungkap setelah keluarga salah satu korban curiga atas perubahan perilaku anaknya yang sebelumnya aktif berlatih silat.

Namun berhenti tanpa alasan jelas sejak Agustus 2025. Setelah ditanya lebih lanjut, korban akhirnya menceritakan pengalaman pahitnya.

Menurut keterangan orangtua korban, modus pelaku adalah berpura-pura mengajarkan teknik pernapasan pada malam hari di lapangan terbuka.

Minimnya pencahayaan dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan tak senonoh terhadap murid-muridnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan empat pelaku terlibat, dua di antaranya dengan inisial HM dan AKJ telah diamankan oleh Satreskrim Polresta Jambi.

Sementara dua lainnya, H dan N, masih dalam pengejaran.

Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy Haryadi, menegaskan laporan telah diterima oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Dua pelaku sudah diamankan, dua lainnya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, yang ancamannya bisa mencapai pidana penjara berat.

Sementara itu, para korban mendapat pendampingan dari keluarga dan DPMPPA Kota Jambi untuk pemulihan psikologis.(*)




Satu Warga Binaan Langsung Bebas, Kanwil Ditjenpas Jambi Beri Remisi Khusus Natal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Raya Natal Tahun 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi memberikan Remisi Khusus Natal kepada warga binaan pemasyarakatan yang beragama Nasrani dan telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan hak bersyarat bagi warga binaan yang secara rutin diberikan setiap tanggal 25 Desember dalam rangka perayaan Natal.

“Ini merupakan hak bersyarat yang diberikan kepada warga binaan Nasrani. Setiap perayaan Natal pada 25 Desember, remisi khusus ini kami berikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Irwan, Kamis (25/12/2025).

Irwan mengungkapkan, pada peringatan Natal 2025 ini sebanyak 105 warga binaan Nasrani di wilayah Jambi menerima Remisi Khusus Natal.

Rinciannya, 104 orang memperoleh Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan sebagian masa pidana sehingga masih harus menjalani sisa hukuman.

Sementara satu orang warga binaan mendapatkan Remisi Khusus II (RK II) dan langsung bebas setelah remisi diberikan.

Menurutnya, pemberian remisi merupakan wujud nyata komitmen negara dalam menjunjung tinggi prinsip keadilan, kemanusiaan, dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

“Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi menjadi instrumen strategis untuk mendorong perubahan perilaku positif warga binaan,” kata dia.

“Pemberian remisi dilakukan secara selektif, objektif, dan akuntabel, setelah warga binaan memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta aktif mengikuti program pembinaan,” jelas Irwan.

Ia menegaskan, remisi juga menjadi bentuk penghargaan atas kesungguhan warga binaan dalam menjalani proses pembinaan, sekaligus motivasi agar terus memperbaiki diri dan siap kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui Remisi Khusus Natal Tahun 2025 ini, kami berharap warga binaan semakin menyadari kesalahan, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan taat hukum setelah selesai menjalani masa pidana,” pungkasnya.

Kanwil Ditjenpas Jambi, lanjut Irwan, akan terus berkomitmen menghadirkan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan nasional dan semangat reformasi pemasyarakatan.(*)




Operasi Lilin 2025, Pramuka Saka Bhayangkara Kota Jambi Bantu Pengamanan Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi melakukan peninjauan dan monitoring terhadap anggota Saka Bhayangkara yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Lilin 2025, Kamis (25/12/2025).

Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anggota Pramuka yang terlibat langsung dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Kota Jambi.

Ketua Kwarcab Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly SE, diwakili oleh Wakil Ketua Kwarcab Mayor TNI (Purn) Fadhullah bersama rombongan pengurus.

Dalam kesempatan itu, rombongan memastikan seluruh anggota Saka Bhayangkara yang bertugas di delapan pos pengamanan dan pelayanan berada dalam kondisi aman serta menjalankan tugas dengan baik.

Setiap pos diisi minimal lima anggota Pramuka, dengan total satu pleton penuh yang disiagakan untuk membantu kelancaran Operasi Lilin 2025.

Mayor TNI (Purn) Fadhullah menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para anggota Pramuka yang terlibat.

Mereka berperan aktif membantu petugas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menciptakan rasa aman bagi warga dan pemudik yang melintas di Kota Jambi.

“Kami melaksanakan amanat Ketua Kwarcab yang sedang dinas di luar daerah untuk memastikan adik-adik Pramuka Saka Bhayangkara yang bertugas di delapan pos pengamanan dan pelayanan dalam kondisi aman,” kata dia.

“Kami bangga, karena mereka terlibat penuh membantu petugas demi kenyamanan masyarakat dan para pemudik,” ujar Fadhullah.

Ia menambahkan, anggota Saka Bhayangkara tidak hanya membantu pengamanan, tetapi juga aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat yang singgah di pos, mulai dari informasi hingga membantu kelancaran arus lalu lintas.

“Peran mereka sangat nyata. Mereka hadir, sigap, dan disiplin. Ini menunjukkan bahwa Pramuka siap berkontribusi langsung di tengah masyarakat,” tambahnya.

Adapun pos yang ditinjau meliputi Pos Pam depan Kantor Gubernur Jambi, Mal WTC, KONI, Pos Bandara, Tugu Keris, Lapangan Tembak, Gereja Paal X, serta Simpang Penerangan Pinang Merah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas selama beberapa hari terakhir terpantau aman dan lancar.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan keterlibatan anggota Saka Bhayangkara merupakan bentuk nyata kontribusi Pramuka dalam membantu tugas kepolisian.

“Anggota Saka Bhayangkara membantu pengaturan lalu lintas, pelayanan informasi kepada masyarakat, hingga mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya saat dihubungi terpisah.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Operasi Lilin 2025 juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda agar memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.

“Melalui penugasan di Pos Pam dan Pos Yan Operasi Lilin 2025, anggota Saka Bhayangkara dilatih untuk berperan aktif membantu masyarakat sekaligus mendukung tugas Polri dalam pengamanan Nataru,” tambahnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan Pos Pam dan Pos Yan Operasi Lilin 2025 berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 di seluruh wilayah Kota Jambi.(*)




Pastikan Ibadah Natal Aman, Kapolda Jambi Kunjungi Gereja HKBP Kota Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat melaksanakan ibadah Natal, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar bersama unsur Forkopimda Provinsi Jambi melakukan peninjauan langsung ke Gereja HKBP Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (24/12/2025).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Heri Purwanto, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, serta sejumlah pejabat instansi terkait lainnya.

Kehadiran Forkopimda menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat yang sedang beribadah.

Kapolda Jambi menyampaikan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal serta petugas yang bertugas di rumah ibadah dalam kondisi siap dan sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi bersama Gubernur dan Forkopimda juga menyapa langsung para jemaat yang tengah melaksanakan ibadah Natal.

Sekaligus menyampaikan pesan bahwa aparat keamanan hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

“Kami memastikan saudara-saudara kita umat Kristiani, baik Katolik maupun Protestan, dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan nyaman,” ujar Irjen Pol Krisno H Siregar.

Selain meninjau gereja, rombongan juga menyambangi Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Tugu Keris Kota Jambi, yang merupakan salah satu titik keramaian.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Lilin Siginjai Polda Jambi.

Kapolda menegaskan, pengecekan langsung ke lapangan juga bertujuan memberikan motivasi kepada personel serta memastikan seluruh unsur pengamanan bersinergi dengan baik.

“Kami dari Polda Jambi bersama Pemerintah Provinsi, Korem 042/Gapu, Kejaksaan Tinggi, dan unsur terkait memastikan pelaksanaan pengamanan malam Natal hingga Tahun Baru berjalan aman dan kondusif,” lanjutnya.

Kapolda Jambi juga mengimbau masyarakat agar merayakan Tahun Baru dengan kesederhanaan.

Serta mengisinya dengan doa dan empati terhadap saudara-saudara yang tengah terdampak musibah di sejumlah wilayah.

“Kami berharap situasi kondusif ini terus terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, penuh suka cita, namun tetap sederhana,” katanya.

Secara umum, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa situasi perayaan Natal di Provinsi Jambi hingga saat ini berlangsung aman dan kondusif.

Meski terdapat peningkatan mobilitas masyarakat yang menyebabkan kepadatan lalu lintas di beberapa titik, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam berkendara selama libur panjang.(*)




Tahun Baru Tanpa Petasan, Pemkot Jambi Ajak Warga Rayakan dengan Doa Bersama

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru dengan cara yang sederhana, tertib, dan penuh kepedulian.

Salah satu imbauan utama yang ditekankan adalah larangan penggunaan kembang api dan petasan, serta larangan konvoi kendaraan.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara yang saat ini tengah terdampak bencana.

Sekaligus untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Kami mempersilakan masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru, tetapi tidak berlebihan. Tidak ada kembang api, tidak ada petasan, dan tidak ada konvoi,” kata Maulana.

“Kita ingin menjaga perasaan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Maulana.

Sebagai pengganti euforia perayaan, Pemerintah Kota Jambi akan menggelar doa bersama pada malam pergantian tahun yang dipusatkan di Taman Banjuran Budaya, eks Taman Remaja Kota Jambi.

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat dan ditujukan untuk mendoakan korban bencana serta memohon keselamatan bagi Kota Jambi.

“Pergantian tahun ini kita isi dengan doa bersama. Kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana dan agar Kota Jambi dijauhkan dari segala musibah,” lanjut Maulana.

Selain doa bersama, pada malam tahun baru tersebut juga akan dilakukan penggalangan dana kemanusiaan.

Sejumlah pihak dan komunitas telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi menyalurkan bantuan melalui Pemerintah Kota Jambi bekerja sama dengan Baznas.

Maulana menyebutkan, salah satu donasi yang sudah terkumpul berasal dari Kecamatan Alam Barajo dengan nilai mencapai Rp81 juta.

Disusul kontribusi dari berbagai komunitas, termasuk kelompok Tionghoa dan organisasi sosial lainnya.

“Dana yang terkumpul akan kita salurkan langsung ke lokasi-lokasi terdampak bencana. Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kita bersama,” tutupnya.

Pemkot Jambi melarang kembang api dan petasan saat malam tahun baru. Perayaan diganti doa bersama dan penggalangan dana untuk korban bencana.

Pemerintah Kota Jambi berharap seluruh masyarakat dapat memahami dan mendukung imbauan tersebut, sehingga perayaan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.(*)




Bersama Forkopimda Wali Kota Jambi Tinjau Gereja dan Pos Pam! Pastikan Keamanan Natal dan Tahun Baru

Wali Kota Jambi, Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah Kota Jambi melakukan patroli keliling kota untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal.

Dalam kegiatan tersebut, Kamis 25 Desember 2025 malam, rombongan meninjau langsung sejumlah gereja yang menggelar ibadah malam Natal.

Selain menyapa jemaat dan tokoh agama, kunjungan ini bertujuan memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Rombongan juga melakukan pengecekan ke sejumlah pos pengamanan (Pos Pam) Natal dan Tahun Baru, di antaranya Pos Pam Simpang Rimbo dan Telanaipura.

Secara keseluruhan, terdapat delapan Pos Pam yang tersebar di berbagai titik strategis, termasuk pintu masuk kota dan kawasan keramaian.

“Setiap Pos Pam dijaga selama 24 jam oleh personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya,” ungkap Wali Kota Jambi, Maulana.

Pada siang hari, pos juga dilengkapi dengan petugas kesehatan dan terhubung langsung dengan layanan darurat Call Center 112.

Pemerintah Kota Jambi mengimbau masyarakat, baik warga setempat maupun pengguna jalan yang melintas, untuk memanfaatkan Pos Pam apabila membutuhkan bantuan, informasi, tempat istirahat, maupun pemeriksaan kesehatan.

“Hal ini mengingat Kota Jambi merupakan jalur perlintasan utama menuju sejumlah provinsi di Sumatera,” timpal Maulana.

Seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat, sehingga diperlukan kesiapsiagaan maksimal demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.(*)




Gangguan Air di Simpang Rimbo Teratasi, Tirta Mayang Pastikan Distribusi Norma

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perumdam Tirta Mayang menindaklanjuti pengaduan warga terkait pengaliran air yang tidak optimal di RT 38 Perumahan Atalanta Regency, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo.

Melalui Tim Reaksi Cepat, petugas langsung melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.

Berdasarkan laporan terbaru pada hari ini, pengaliran air di kawasan tersebut telah kembali normal.

Penanganan dilakukan dengan berkoordinasi langsung bersama Ketua RT 38 guna memastikan distribusi air berjalan lancar.

Manajer Distribusi Perumdam Tirta Mayang, Bobby, menjelaskan bahwa gangguan pengaliran disebabkan oleh rekayasa distribusi air yang belum optimal.

Kondisi ini merupakan dampak dari putusnya jembatan pipa di Perumahan Sevilla yang terjadi pada awal tahun lalu.

“Dalam kondisi normal, jam pengaliran air di Perumahan Atalanta Regency berlangsung lebih dari 12 jam, selama tidak terdampak pekerjaan darurat, pekerjaan terjadwal, maupun gangguan kelistrikan,” jelas Bobby.

Ia menambahkan, setiap pekerjaan yang berpotensi memengaruhi distribusi air selalu diinformasikan kepada pelanggan melalui kanal resmi media sosial Tirta Mayang serta running text stasiun televisi lokal.

Sebagai langkah lanjutan untuk mengoptimalkan dan menstabilkan pengaliran air, Perumdam Tirta Mayang saat ini melakukan pemasangan valve berdiameter 300 meter guna pengaturan distribusi air di wilayah Perumahan Atalanta Regency.

Perumdam Tirta Mayang juga mengimbau seluruh pelanggan agar segera melaporkan apabila mengalami gangguan layanan, seperti air tidak mengalir, kebocoran pipa, atau kendala lainnya, melalui nomor resmi Pelayanan Gangguan 0821-2121-9692 (WhatsApp API) agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.(*)




Lengkap! Ini Daftar UMP dan UMK se-Provinsi Jambi Tahun 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris secara resmi mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Provinsi Jambi Tahun 2026.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jambi dan wajib dipatuhi seluruh perusahaan di wilayah Provinsi Jambi.

Gubernur Al Haris menjelaskan, upah minimum merupakan batas upah terendah bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Sementara bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Upah minimum adalah batas terendah bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Bagi yang sudah lebih dari satu tahun, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah,” ujar Al Haris, Rabu (24/12/2025).

UMP Provinsi Jambi Tahun 2026

UMP Jambi Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.471.497, atau naik Rp236.962 dibandingkan UMP 2025.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP):

  • Sektor Perkebunan Kelapa Sawit dan Industri Pengolahan Minyak Sawit: Rp3.513.120

  • Sektor Pertambangan Batu Bara, Minyak Bumi, dan Gas Alam: Rp3.574.446

Daftar Lengkap UMK Provinsi Jambi Tahun 2026

Berikut rincian Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 di Provinsi Jambi:

  • Kota Jambi
    UMK 2026: Rp3.868.963 (naik Rp261.740 atau 7,26%)

  • Kabupaten Muaro Jambi
    UMK 2026: Rp3.651.917 (naik Rp273.296 atau 8,09%)

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat
    UMK 2026: Rp3.551.430 (naik Rp221.834 atau 6,66%)

  • Kabupaten Sarolangun
    UMK 2026: Rp3.533.562 (naik 6,36%)

    • UMSK Sawit: Rp3.557.406

    • UMSK Pertambangan: Rp3.629.309

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur
    UMK 2026: Rp3.486.521 (naik Rp251.986 atau 7,79%)
    (Tanjab Timur menjadi daerah pertama yang mengusulkan UMK)

Sementara itu, Kabupaten Batanghari, Tebo, Bungo, Merangin, Kerinci, dan Kota Sungai Penuh belum menetapkan UMK.

Sehingga sejumlah kabupaten/kota ini, masih menggunakan UMP atau UMSP Provinsi Jambi Tahun 2026, yakni senilai Rp3.471.497.

Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa penetapan upah minimum mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.

Nilai UMK berasal dari usulan bupati dan wali kota berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota, kemudian ditetapkan melalui SK Gubernur.

Di akhir penyampaiannya, Al Haris berharap seluruh perusahaan di Provinsi Jambi mematuhi ketentuan UMP dan UMK 2026 demi meningkatkan kesejahteraan pekerja dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis.(*)