Ahmad Jahfar Jabat Ketua Harian Golkar Jambi, Target Menang Pemilu 2029

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi menetapkan komposisi Pengurus DPD I Partai Golongan Karya Provinsi Jambi periode 2025–2030.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor Skep-14/DPP/GOLKAR/I/2026 tertanggal 8 Januari 2026.

Dalam SK tersebut, H. Cek Endra ditetapkan sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, sementara Ahmad Jahfar dipercaya menjabat sebagai Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi.

Susunan pengurus kali ini menunjukkan adanya sejumlah pergeseran strategis hasil keputusan tim formatur.

Selain Ahmad Jahfar, beberapa nama penting turut mengisi posisi kunci, antara lain:

* Gusrizal sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi

* Joni Ismed sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG)

* H. Ivan Wirata sebagai Sekretaris

* Pahrul Rozi sebagai Bendahara

Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji.

Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra, menegaskan bahwa dengan terbitnya SK kepengurusan, seluruh elemen partai harus segera bekerja.

“Dengan SK ini, tidak ada lagi alasan untuk menunda. Mesin partai harus langsung bergerak. Konsolidasi internal menjadi agenda utama, baik terhadap pengurus maupun seluruh kader Partai Golkar,” tegas Cek Endra.

Ia menjelaskan, konsolidasi akan dilakukan secara menyeluruh melalui Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Pelaksanaan Musda tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan, dan paling lambat selesai pada Juni 2026.

Sementara itu, Ahmad Jahfar menegaskan bahwa fokus utamanya sebagai Ketua Harian adalah menyolidkan seluruh kader dan struktur partai demi meraih kemenangan pada Pemilu mendatang.

“Intinya tugas utama kita adalah Golkar harus menang pada Pemilu 2029 nanti,” ujar Ahmad Jahfar singkat. (*)




Kapolda Jambi Lantik Pejabat Baru, Rotasi Jabatan PJU dan Kapolres Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi dan Kapolres jajaran, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula Lantai IV Gedung Polda Jambi dan dihadiri seluruh pejabat utama Polda Jambi.

Dalam prosesi sertijab, Kapolda Jambi membacakan sumpah jabatan yang diikuti oleh pejabat lama dan pejabat baru, dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan.

Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru dan berharap mereka dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian serta prestasi yang telah diraih pejabat sebelumnya.

Baca juga:  Rotasi Pejabat Polda Jambi: Kapolres dan Kabid Humas Berganti Posisi

“Kepada pejabat lama, terima kasih atas dedikasi serta pengabdiannya selama bertugas di Polda Jambi,” ujar Irjen Krisno H. Siregar.

Rotasi dan Promosi Jabatan Pejabat Utama Polda Jambi

Beberapa pejabat utama mengalami rotasi dan promosi, di antaranya:

  • Karo Ops Polda Jambi: Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H menggantikan Kombes Pol. Edi Faryadi, S.H., S.I.K., M.H.

  • Dir Intelkam Polda Jambi: Kombes Pol. Yuli Haryudo, S.E menggantikan Kombes Pol. Hendri Hotuguan Siregar.

  • Dir Samapta Polda Jambi: Kombes Pol. Mulia Prianto, S.Sos., S.I.K menggantikan Kombes Pol. Yohannes Wong Niti Harto Negoro, S.I.K.

  • Kabid Humas Polda Jambi: Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si menggantikan Kombes Pol. Mulia Prianto.

  • Karo Log Polda Jambi: Kombes Pol. Tofik Sukendar, S.I.K., M.H, digantikan oleh Dirpamobvit Polda Jambi Kombes Pol. Bachtiar Alponso, S.I.K., M.Si.

  • Dir Polairud Polda Jambi: Kombes Pol. Dhovan Oktavianton, S.H., S.I.K., M.Si menggantikan Kombes Pol. Agus Tri Waluyo, S.I.K., M.H.

  • Kabid Keu Polda Jambi: Kombes Pol. Erwin Fardiansyah Tossin, S.I.K menggantikan Kombes Pol. Eko Yudyanto, A.Md., S.Si.

  • Kabid Propam Polda Jambi: Kombes Pol. Darno, S.H., S.I.K menggantikan pejabat lama dari Papua Barat.

Rotasi Kapolres Jajaran

Di jajaran Polres, rotasi antara lain:

  • Kapolres Batanghari: AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K

  • Kapolres Kerinci: AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H

  • Kapolres Tanjung Jabung Barat: AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H

  • Kapolres Tanjung Jabung Timur: AKBP Ade Candra S.P., S.I.K

Serah terima jabatan ini menandai komitmen Polda Jambi untuk menjaga kinerja dan profesionalisme institusi, sekaligus mendukung tugas kepolisian di wilayah hukum Provinsi Jambi.(*)




Manajer FC Koja Diza Hazra Aljosha Incar Gelar Juara Gubernur Cup 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Manajer Football Club Kota Jambi (FC Koja), Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menegaskan bahwa timnya menargetkan gelar juara umum dalam Kejuaraan Gubernur Cup 2026.

Target tersebut ditetapkan setelah melalui proses seleksi pemain yang ketat dan persiapan tim yang matang menjelang turnamen bergengsi tingkat Provinsi Jambi tersebut.

“Target kita jelas, juara umum. Sejak awal kami melakukan seleksi ketat terhadap para pemain. Mereka yang lolos seleksi kemudian ditempa dengan latihan intensif bersama pelatih yang berpengalaman,” ujar Diza.

Diza menjelaskan, FC Koja ditangani oleh pelatih berkualitas yang memiliki rekam jejak nasional.

Pelatih kepala FC Koja merupakan mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Saktiawan Sinaga, yang diharapkan mampu membawa strategi dan mental juara bagi tim Kota Jambi.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab para pemain karena membawa nama baik Kota Jambi dalam setiap pertandingan.

Menurutnya, kemenangan di setiap laga menjadi tujuan utama demi mengharumkan daerah.

“Kami berharap para pemain bisa memenangkan setiap pertandingan karena mereka membawa nama Kota Jambi. Jika berhasil menjadi juara umum, tentu akan ada apresiasi yang diberikan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Diza Hazra Aljosha yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi dalam acara peluncuran logo dan jersey terbaru FC Koja yang digelar pada Kamis malam (8/1/2026) di Teanol Jelutung.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., turut memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada seluruh pemain serta jajaran pelatih FC Koja.

Ia menyatakan optimisme bahwa FC Koja mampu meraih prestasi tertinggi pada Gubernur Cup 2026.

“Saya yakin FC Koja bisa menjadi juara umum. Kota Jambi pernah meraih prestasi tersebut beberapa tahun lalu, dan saya percaya tahun ini bisa terulang,” kata Maulana.

Maulana juga mengapresiasi kepemimpinan manajemen FC Koja yang dinilainya solid.

Serta keterlibatan Wakil Wali Kota Jambi sebagai manajer klub yang menjadi simbol keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung prestasi olahraga daerah.

Peluncuran logo dan jersey baru FC Koja menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Gubernur Cup 2026.

Jersey terbaru tampil dengan perpaduan warna biru, ungu, dan putih yang memberikan kesan elegan, modern, dan penuh semangat juang.

Dalam ajang Gubernur Cup 2026, FC Koja diperkuat oleh 22 pemain beserta jajaran pelatih dan asisten pelatih.

Tim dijadwalkan menjalani laga perdana Grup C pada 14 Januari 2026 melawan United Sarolangun FC.

Dengan persiapan matang, dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi, serta target juara yang jelas, FC Koja optimistis mampu mengharumkan nama Kota Jambi di bidang olahraga.(*)




Dukung Penuh FC Koja, Wali Kota Jambi Targetkan Juara Gubernur Cup 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyatakan optimisme tinggi terhadap peluang Football Club Kota Jambi (FC Koja) dalam Kejuaraan Gubernur Cup 2026.

Ia meyakini FC Koja mampu meraih prestasi tertinggi dan menjadi juara umum dalam ajang sepak bola bergengsi tingkat Provinsi Jambi tersebut.

“Saya yakin FC Koja akan menjadi juara umum dalam gelaran Gubernur Cup 2026. Kota Jambi pernah menorehkan prestasi tersebut beberapa tahun lalu,” ujar Maulana.

Menurut Maulana, kepercayaan diri tersebut didasari oleh kesiapan tim, dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi, serta manajemen klub yang dinilainya solid.

Ia juga menyoroti peran Wakil Wali Kota Jambi yang sekaligus menjabat sebagai Manajer FC Koja sebagai simbol keseriusan dan optimisme dalam membangun prestasi olahraga daerah.

“Baru kali ini manajer klub sepak bola Kota Jambi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota. Ini menjadi motivasi besar agar tim tampil maksimal dan membawa nama baik Kota Jambi,” tambahnya.

Maulana juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung FC Koja, termasuk para sponsor yang dinilainya memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengembangan sepak bola di Kota Jambi.

Pernyataan optimistis Wali Kota Jambi tersebut disampaikan dalam acara peluncuran logo dan jersey terbaru FC Koja yang digelar pada Kamis malam (8/1/2026) di Teanol Jelutung.

Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Jersey terbaru FC Koja tampil dengan desain elegan melalui perpaduan warna biru, ungu, dan putih yang mencerminkan karakter gagah dan modern.

Desain ini diharapkan mampu membangkitkan semangat juang para pemain saat berlaga di Gubernur Cup 2026.

Manajer FC Koja, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi atas dukungan penuh yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa FC Koja menargetkan gelar juara umum pada kejuaraan tahun ini.

“Target kami jelas, juara umum. Pemain diseleksi secara ketat dan menjalani latihan intensif dengan pelatih berpengalaman. Pelatih FC Koja adalah mantan pemain Timnas Indonesia, Saktiawan Sinaga,” jelas Diza.

Dalam ajang Gubernur Cup 2026, FC Koja membawa 22 pemain beserta jajaran pelatih dan asisten pelatih.

Tim dijadwalkan menjalani laga perdana Grup C pada 14 Januari 2026 melawan United Sarolangun FC.

Dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi dan persiapan matang, FC Koja optimistis mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Jambi di bidang olahraga.(*)




Jelang Gubernur Cup 2026, FC Koja Luncurkan Logo dan Jersey Baru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang keikutsertaan dalam Kejuaraan Gubernur Cup 2026 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi, Football Club Kota Jambi (FC Koja) resmi meluncurkan logo dan jersey terbaru.

Acara peluncuran berlangsung pada Kamis malam (8/1/2026) di Teanol Jelutung.

Jersey terbaru FC Koja tampil dengan nuansa elegan melalui perpaduan warna biru, ungu, dan putih.

Kombinasi warna tersebut menghadirkan kesan mewah sekaligus gagah, yang diharapkan mampu membangkitkan semangat juang para pemain saat berlaga di lapangan.

Peluncuran logo dan jersey FC Koja dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang juga menjabat sebagai Manajer FC Koja.

Kehadiran keduanya menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Jambi terhadap tim sepak bola kebanggaan daerah menjelang laga perdana Grup C Gubernur Cup 2026.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh pemain dan jajaran pelatih FC Koja yang dijadwalkan menjalani pertandingan pertama pada 14 Januari 2026 melawan United Sarolangun FC.

“Saya yakin FC Koja mampu menjadi juara umum dalam gelaran Gubernur Cup 2026. Kota Jambi pernah menorehkan prestasi tersebut beberapa tahun lalu,” ujar Maulana.

Ia juga menyoroti peran Wakil Wali Kota Jambi sebagai Manajer FC Koja yang dinilai menjadi simbol optimisme dan motivasi kuat bagi tim.

Menurutnya, hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong prestasi olahraga daerah.

“Baru kali ini manajer klub sepak bola Kota Jambi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota. Ini juga pertama kalinya dilakukan seremoni resmi peluncuran jersey, pemain, dan logo klub,” tambahnya.

Selain itu, Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang telah mendukung FC Koja, di antaranya Taman Wisata Donorejo, Bank 9 Jambi, BPPRD, Amfibi, dan Tuan Kreasi.

Sementara itu, Manajer FC Koja, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi dan seluruh sponsor atas dukungan yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa target utama FC Koja pada Gubernur Cup 2026 adalah meraih juara umum.

“Target kita juara umum. Kami melakukan seleksi ketat pemain dan menjalani latihan intensif dengan dukungan pelatih yang kompeten. Pelatih FC Koja merupakan mantan pemain Timnas Indonesia, Saktiawan Sinaga,” jelas Diza.

Ia berharap para pemain mampu memberikan performa terbaik demi mengharumkan nama Kota Jambi.

“Jika berhasil meraih juara umum, tentu akan ada apresiasi yang diberikan,” tambahnya singkat.

Dalam ajang tahunan ini, FC Koja diperkuat oleh 22 pemain beserta jajaran pelatih dan asisten pelatih.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Jambi, FC Koja optimistis target prestasi dapat tercapai dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Jambi di bidang olahraga.(*)




Hutan Jambi Tersisa 18 Persen, Ancaman Banjir dan Longsor Kian Nyata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi hutan di Provinsi Jambi kian mengkhawatirkan. Data terbaru menunjukkan tutupan hutan yang tersisa kini hanya mencapai 18,54 persen dari total luas daratan.

Penyusutan hutan secara masif ini memicu ancaman serius berupa banjir dan longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Berdasarkan Catatan Akhir Tahun 2025 Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) WARSI, dalam kurun waktu 52 tahun terakhir, Provinsi Jambi telah kehilangan sekitar 2,5 juta hektare kawasan hutan.

Saat ini, hutan yang masih bertahan hanya seluas 929.899 hektare, menempatkan Jambi dalam kondisi darurat ekologis.

Direktur KKI WARSI, Adi Junedi, menilai angka tersebut sebagai sinyal bahaya bagi keberlanjutan lingkungan hidup di Jambi.

Ia menyebut, tanpa perubahan kebijakan dan pengelolaan sumber daya alam yang serius, dampak kerusakan akan semakin meluas dan sulit dipulihkan.

“Dengan kondisi tutupan hutan seperti ini, Jambi masuk dalam zona kritis ekologis. Risiko bencana bisa meningkat secara eksponensial, sementara upaya pemulihannya membutuhkan biaya besar dan waktu yang sangat panjang,” ujar Adi.

Menurutnya, dalam sepuluh tahun terakhir saja, Jambi kehilangan hutan seluas 112.372 hektare, setara dengan sekitar sepuluh kali luas wilayah Kota Jambi.

Alih fungsi hutan menjadi perkebunan skala besar, khususnya perkebunan kelapa sawit, menjadi penyebab dominan penyusutan kawasan hutan tersebut.

Selain ekspansi perkebunan, aktivitas pertambangan dan kebakaran hutan dan lahan turut memperparah kerusakan lingkungan.

Pertambangan batu bara dan emas dinilai berdampak signifikan terhadap perubahan bentang alam serta pencemaran sungai-sungai utama di Jambi.

Hingga tahun 2025, hasil analisis citra satelit menunjukkan aktivitas tambang batu bara telah membuka lahan sekitar 16 ribu hektare.

Sementara itu, Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terindikasi merusak lebih dari 60 ribu hektare lahan, bahkan merambah kawasan taman nasional.

Adi menegaskan, kerusakan hutan berbanding lurus dengan meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi.

Hilangnya tutupan vegetasi membuat air hujan tidak lagi terserap optimal oleh tanah, sedangkan sedimentasi dari aktivitas tambang menyebabkan pendangkalan dan pelebaran sungai.

“Dalam situasi seperti ini, banjir dan longsor bukan lagi ancaman musiman, melainkan ancaman permanen. Kondisi lingkungan Jambi saat ini sedang tidak baik-baik saja, dan bencana hanya tinggal menunggu waktu,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan, tanpa langkah konkret untuk menghentikan laju deforestasi dan kerusakan lingkungan, masyarakat Jambi akan terus hidup dalam bayang-bayang bencana yang semakin sulit dihindari.(*)




Gandeng Dinsos Tangani ODGJ dan Orang Terlantar di Terminal Alam Barajo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi resmi memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan Dinas Sosial Kota Jambi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penanganan orang terlantar dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di lingkungan Terminal Tipe A Alam Barajo, Selasa (6/1/2026).

Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan kawasan terminal yang aman, tertib, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

Terminal Alam Barajo tidak hanya diposisikan sebagai pusat transportasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala BPTD Kelas II Jambi, Dr. Drs. Benny Nurdin Yusuf, A.Md. LLAJ., M.H., menyampaikan bahwa keberadaan orang terlantar dan ODGJ di area terminal membutuhkan penanganan yang komprehensif serta koordinasi antarlembaga agar tidak menimbulkan persoalan sosial yang berkelanjutan.

“Melalui kerja sama ini, penanganan di lapangan dapat dilakukan secara lebih terstruktur, mulai dari pendataan, pengamanan, hingga tindak lanjut sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Benny.

Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna jasa terminal sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan Terminal Tipe A Alam Barajo.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, A.P., M.P., CGCAE, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pendampingan sosial, layanan rehabilitasi, serta rujukan yang dibutuhkan bagi orang terlantar dan ODGJ yang ditemukan di kawasan terminal.

“Pendekatan yang kami lakukan tidak semata penertiban, tetapi juga pemulihan dan perlindungan sosial agar mereka mendapatkan hak dan layanan yang layak,” jelasnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, BPTD Kelas II Jambi dan Dinas Sosial Kota Jambi berharap dapat menghadirkan solusi jangka panjang dalam penanganan persoalan sosial di terminal.

Sekaligus menciptakan lingkungan transportasi publik yang lebih manusiawi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif serta berpihak pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.(*)




Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Jambi Hingga Malam, Ini Daftar Wilayah Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Jambi pada Kamis, 8 Januari 2026.

Berdasarkan pembaruan yang dirilis pukul 16.23 WIB, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

BMKG menyebutkan, potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 16.53 WIB dan dapat berlangsung hingga pukul 19.50 WIB.

Wilayah Berpotensi Terdampak

Hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi di beberapa wilayah berikut:

Kabupaten Kerinci:

Danau Kerinci, Gunung Raya, Batang Merangin, Keliling Danau, Bukitkerman

Kabupaten Merangin:

Jangkat

Kabupaten Tanjung Jabung Barat:

Pengabuan, Senyerang

Kabupaten Tanjung Jabung Timur:

Mendahara, Kuala Jambi

Kabupaten Bungo:

Tanah Sepenggal, Pelepat, Muko-muko Bathin VII

Cuaca ekstrem ini juga berpotensi meluas ke wilayah lain, meliputi:

  • Kabupaten Kerinci: Sitinjau Laut, Air Hangat, Air Hangat Timur

  • Kabupaten Merangin: Muara Siau, Tabir, Tabir Ulu, Lembah Masurai, Tabir Ilir, Pangkalan Jambu, Jangkat Timur, Pamenang Selatan, Margo Tabir, Tabir Lintas, Tabir Barat

  • Kabupaten Sarolangun: Batang Asai, Limun, Bathin VIII, Cermin Nan Gedang

  • Kabupaten Muaro Jambi: Sungai Bahar, Bahar Selatan

  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Tungkal Ulu, Tungkal Ilir, Betara, Tebing Tinggi, Batang Asam, Seberang Kota, Bram Itam, Kuala Betara

  • Kabupaten Tanjung Jabung Timur: Muara Sabak Timur, Dendang, Muara Sabak Barat, Mendahara Ulu, Geragai

  • Kabupaten Bungo: Tanah Tumbuh, Rantau Pandan, Jujuhan, Pelepat Ilir, Bathin II Babeko, Bathin III, Bungo Dani, Rimbo Tengah, Bathin III Ulu, Bathin II Pelayang, Jujuhan Ilir, Tanah Sepenggal Lintas

  • Kabupaten Tebo: Sumay, VII Koto, Rimbo Ulu, Serai Serumpun, VII Koto Ilir

  • Kota Sungai Penuh: Kumun Debai, Pondok Tinggi

Imbauan kepada Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi.

Warga juga diminta menghindari aktivitas di ruang terbuka saat terjadi petir dan angin kencang.(*)




Tarif Tol Muara Sebapo Jambi Segera Ditetapkan! Berikut Penjelasan Wamen PU

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah pusat tengah menggodok penetapan tarif Tol Muara Sebapo yang saat ini telah rampung dibangun dan difungsionalkan tanpa pungutan biaya.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, memastikan tarif tol tersebut akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Diana saat meninjau langsung pintu Tol Muara Sebapo, Jambi, Kamis (8/2/2026).

Ia menyebutkan, tol sepanjang sekitar 50 kilometer tersebut telah beroperasi penuh dan menunjukkan tingkat lalu lintas yang cukup tinggi.

“Saya berada di pintu Tol Muara Sebapo dan melihat pembangunannya sudah selesai. Panjangnya sekitar 50 kilometer dan sudah difungsionalkan,” kata dia.

“Trafiknya cukup tinggi karena saat ini masih gratis. Tarifnya sedang kami proses, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ditetapkan,” ujar Diana.

Menurutnya, penerapan tarif nantinya tidak akan menurunkan minat pengguna jalan tol.

Keberadaan tol dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam memangkas waktu tempuh perjalanan yang sebelumnya relatif lama.

“Dengan adanya tol ini, jarak tempuh menjadi jauh lebih singkat. Kami optimistis meski nanti bertarif, volume kendaraan tetap stabil karena manfaatnya sangat besar,” tambahnya.

Sementara itu, Diana juga meninjau kesiapan rencana pembangunan Tol Jambi–Rengat yang kini memasuki tahap pematangan.

Proyek strategis tersebut saat ini sedang melalui proses pendanaan melalui skema klon IB, termasuk tahapan redinas kriteria.

Pemerintah menargetkan proses lelang Tol Jambi–Rengat dapat dimulai pada Juni 2026, sehingga pekerjaan konstruksi diharapkan bisa segera berjalan pada tahun ini.

“Tol Jambi–Rengat akan memberikan dampak signifikan. Perjalanan yang biasanya memakan waktu sekitar tiga jam dapat dipangkas menjadi hanya 40 menit,” kata Diana.

“Ini akan mengurangi beban transportasi, memperlancar distribusi barang, dan meningkatkan mobilitas masyarakat,” sambungnya.

Tol Jambi–Rengat diproyeksikan menjadi penghubung penting yang mengintegrasikan Jambi ke jaringan Tol Palembang–Jambi–Riau.

Selain mempercepat waktu perjalanan, proyek ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Anggota Komisi V DPR RI, H. A. Bakri HM, SE, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menegaskan pentingnya proyek tol tersebut bagi Jambi.

“Kami berharap Tol Jambi–Rengat segera tersambung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Jambi dan sekitarnya,” ujarnya.(*)




Wamen PU: Tol Jambi-Rengat Segera Masuki Proses Lelang dan Konstruksi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rencana pembangunan Tol Jambi-Rengat kini semakin matang.

Pendanaan melalui klon IB sudah dalam proses, termasuk tahap redinas kriteria.

Pihak terkait menargetkan proses lelang dimulai pada Juni 2026, sehingga pelaksanaan konstruksi dapat dilakukan tahun ini.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana, melakukan pemantauan langsung terkait rencana pembangunan Tol Jambi-Rengat pada Kamis (8/2/2026).

Tol ini diproyeksikan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Jambi dan sekitarnya.

Menurut Wamen PU Diana, tol ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Dengan tol Jambi-Rengat, perjalanan yang biasanya ditempuh selama 3 jam bisa dipangkas menjadi hanya 40 menit,” kata dia.

“Ini tentu akan mengurangi beban transportasi sekaligus meningkatkan mobilitas warga dan distribusi barang,” ujar Diana.

Rencana pembangunan Tol Jambi-Rengat kini telah memasuki tahap persiapan pendanaan melalui klon IB, yang sudah diproses.

Saat ini, proyek ini sedang melalui tahap redinas kriteria, sebelum persiapan lelang dilakukan.

Pemerintah menargetkan proses lelang dimulai pada Juni 2026, dengan harapan konstruksi bisa segera berjalan tahun ini.

Dengan begitu, Jambi-Rengat dapat segera terhubung ke jaringan tol Palembang-Jambi-Riau.

Tol ini diharapkan tidak hanya mempersingkat waktu perjalanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, efisiensi transportasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Di akhir kunjungan, Anggota Komisi V DPR RI, H. A Bakri HM, SE, menambahkan bahwa proyek tol ini sangat strategis dan penting bagi masyarakat.

“Kami berharap tol Jambi-Rengat dapat segera tersambung, memberikan manfaat nyata, serta mendorong pembangunan di wilayah Jambi dan sekitarnya,” tuturnya.(*)