Polemik Zona Merah Pertamina, BPN Jambi Sebut Pemerintah Bentuk Tim Pusat

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Jambi, Ridho Gunarsa Ali, memberikan tanggapan atas aksi unjuk rasa warga yang mempersoalkan penetapan Zona Merah eks Pertamina EP Jambi.

Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung pada pemblokiran sertifikat tanah milik warga.

Ridho menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan saat ini tengah mengupayakan penyelesaian melalui pembentukan tim lintas kementerian di tingkat pusat.

“Kami tidak diam. Saat ini sedang dibentuk tim penyelesaian di pemerintah pusat,” sebut Ridho saat menemui massa aksi, Selasa (13/1/2026).

“Kami juga sudah melakukan beberapa rapat, dan rencananya pada akhir Januari akan dilakukan pertemuan bersama Pertamina pusat, Kementerian ATR/BPN, serta Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ATR/BPN Kota Jambi berkomitmen membantu penyelesaian polemik Zona Merah Pertamina EP Jambi, baik melalui Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Jambi maupun mekanisme lain yang sah secara hukum.

“Kami siap membantu penyelesaian, baik yang diinisiasi oleh Pansus DPRD Kota Jambi maupun dalam bentuk apa pun, selama sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Menanggapi isu pemblokiran sertifikat tanah, Ridho meluruskan bahwa tindakan tersebut bukan dilakukan oleh BPN.

Menurutnya, pemblokiran merupakan bagian dari mekanisme pengamanan aset negara.

“Perlu kami luruskan, yang melakukan blokir bukan BPN. Itu adalah bentuk pengamanan aset negara yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN),” kata dia.

“BPN menjalankan tugas sebagai aparatur negara dalam rangka pengamanan aset negara,” jelasnya.

Ridho menerangkan bahwa pengamanan aset tersebut mengacu pada penetapan aset eks Pertamina sebagai Barang Milik Negara (BMN) berdasarkan keputusan Menteri Keuangan pada Juli 2025.

“Kami diminta membantu pengamanan aset negara. Bidang tanah yang diklaim sebagai aset negara eks Pertamina kami cek terlebih dahulu,” sebutnya.

“Jika tidak termasuk aset negara, tentu bisa diproses. Namun jika masuk, maka belum bisa diproses,” ujarnya.

Ia menambahkan, mekanisme pengamanan aset negara dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 serta peraturan terkait lainnya, dalam bentuk pengawasan terhadap Barang Milik Negara.

“Ini bukan aset pribadi, melainkan aset negara. Mekanisme pemblokiran sertifikat merupakan bagian dari pengawasan BMN sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ridho.

Meski demikian, Ridho memastikan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian serius pemerintah.

“Hari ini aspirasi warga akan kami sampaikan melalui berbagai jalur komunikasi, agar dapat ditentukan langkah dan penyelesaian selanjutnya,” kata dia.

“Kami sedang mengupayakan penyelesaian secepat mungkin,” pungkasnya.(*)




Dirbinmas Polda Jambi: Satpam Garda Terdepan Keamanan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ditbinmas Polda Jambi menggelar Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45 pada Senin (12/1/2026), bertempat di Gedung Rumah Makan Serasa, Payo Selincah, Kota Jambi.

Kegiatan ini dihadiri Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol Henky Poerwanto, S.I.K., M.M., bersama Kasubdit Ditbinmas, Kasat Binmas Polresta Jambi, personel Ditbinmas, serta pengurus dan anggota Satpam se-Provinsi Jambi.

Rangkaian acara meliputi pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Satpam, doa bersama, sambutan Ketua Pelaksana dan Ketua DPD APSI Jambi, sambutan Dirbinmas Polda Jambi, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan Satpam berprestasi, foto bersama, hingga ramah tamah.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Henky Poerwanto menekankan peran penting Satpam sebagai pengamanan swakarsa dan mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menambahkan bahwa dinamika situasi kamtibmas menuntut Satpam untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, kedisiplinan, serta komunikasi dan koordinasi dengan Polri.

Tema HUT Satpam ke-45, “Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, Profesional”, dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas Satpam di lapangan.

Dirbinmas Polda Jambi juga berpesan agar seluruh Satpam menjaga iman dan takwa sebagai landasan moral, memperkuat soliditas, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan keamanan di lingkungan kerja masing-masing.

Tasyakuran ini berlangsung penuh kekeluargaan dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan Satpam, sekaligus mengapresiasi dedikasi para Satpam dalam mendukung harkamtibmas di Provinsi Jambi.(*)




Sudah Dibuka! Pendaftaran Tenaga Pendamping Kampung Bahagia Tahun 2026, Jangan Ketinggalan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) resmi membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Kampung Bahagia Tahun 2026.

Program Kampung Bahagia menjadi salah satu dari 11 program prioritas Kota Jambi, bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan komunitas, penguatan kapasitas lokal, dan peningkatan kesejahteraan sosial.

DPMPPA membuka formasi Fasilitator Kampung Bahagia, Fresh Graduate Teknik Sipil dan Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Konsultan Konstruksi, dengan total lowongan mencapai 52 posisi.

Formasi dan Kualifikasi

  1. Fasilitator Kegiatan Pemberdayaan – S-1 semua jurusan, 40 orang

  2. Fresh Graduate – S-1 Teknik Sipil & Perencanaan Wilayah dan Kota, 6 orang

  3. Konsultan Konstruksi – S-1 semua jurusan, 6 orang

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia

  • Usia 21–52 tahun

  • Tidak ASN, TNI, Polri, atau pejabat politik/BUMN/BUMD

  • Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba

  • Berkelakuan baik (SKCK)

  • Mampu komunikasi dan fasilitasi masyarakat

  • Menguasai komputer dan aplikasi perkantoran

Persyaratan Khusus

  • Fasilitator: pengalaman mendampingi program pemberdayaan minimal 3 tahun

  • Fresh Graduate: lulusan 2023–2025 S-1/S-2 Teknik Sipil atau Perencanaan Wilayah dan Kota

  • Konsultan Konstruksi: pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang konstruksi

Dokumen Pendaftaran

  • Surat lamaran ditujukan ke Kepala DPMPPA Kota Jambi

  • Pas foto terbaru latar merah

  • Fotokopi KTP, NPWP, ijazah, transkrip nilai

  • Daftar riwayat hidup dan pakta integritas

  • Bukti pengalaman kerja (jika ada), kontrak kerja, sertifikat kompetensi (opsional)

Tautan Pakta Integritas: https://s.id/PaktaIntegritasTPKB

Tata Cara dan Jadwal Seleksi

  • Pendaftaran: 9–14 Januari 2026

  • Seleksi administrasi: 14–16 Januari 2026

  • Ujian tertulis: 20–21 Januari 2026

  • Wawancara: 22–23 Januari 2026

  • Pengumuman kelulusan: 26 Januari 2026

  • Penandatanganan kontrak: 27 Januari 2026

  • Pembekalan: 28–30 Januari 2026

  • Penugasan kerja: 1 Februari 2026

Pemkot Jambi mengimbau masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan ini dan berkontribusi dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat melalui Program Kampung Bahagia.(*)




Denda Masuk Rp7,3 Juta Sepanjang 2025! DLH Kota Jambi: Menurun Dibandingkan Sebelumnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi mencatat total denda dari penindakan tim yustisi persampahan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp7,3 juta.

Turun signifikan dibandingkan Rp13,25 juta pada 2024. Penurunan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan kebersihan.

Kepala Bidang Penataan, Pengawasan, dan Penegakan Hukum DLH Kota Jambi, Fauzi, menjelaskan, penindakan dilakukan sesuai Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2020.

Dengan besaran denda mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta, tergantung jenis pelanggaran.

“Penurunan ini menandakan masyarakat mulai sadar bahwa membuang sampah sembarangan ada konsekuensi hukumnya,” kata Fauzi.

Ia menambahkan, meski denda menurun, penindakan tetap dilakukan secara konsisten di semua lokasi yang melanggar.

Sepanjang 2025, pelanggaran tercatat di sejumlah titik, termasuk TPS Purnama, TPS Kecamatan Pasar, TPS depan Lembaga Pemasyarakatan, serta beberapa TPS liar.

Denda tertinggi sebesar Rp5 juta dikenakan kepada pelanggar berinisial MT yang membuang sampah oli, tergolong limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Selain sanksi administratif, DLH juga melibatkan kearifan lokal.

Fauzi mencontohkan seorang warga di Kenali Asam Atas, Kecamatan Kotabaru, dikenakan denda adat karena membuang sampah sembarangan.

Ia menekankan, masyarakat hanya diperbolehkan membuang sampah pada jam yang telah ditetapkan pemerintah kota.

“Kalau aturan ini dipatuhi, kebersihan kota bisa kita jaga bersama,” ujarnya.

Menurut Fauzi, penegakan hukum ini bertujuan menciptakan lingkungan bersih dan sehat, disertai edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar kepedulian terhadap kebersihan meningkat.(*)




Dari Dokter ke Wali Kota, Maulana Inspirasi Mahasiswa FKUB UB

MALANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menjadi sosok inspiratif dalam peringatan Puncak Dies Natalis ke-52 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB).

Berlatar belakang sebagai dokter sekaligus kepala daerah, Maulana didapuk sebagai narasumber dalam talkshow yang digelar di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Kota Malang, Minggu (11/1/2026).

Acara tersebut mengusung tema “Dari FKUB untuk Indonesia: Mendidik Generasi Tenaga Kesehatan Inovatif Menuju Indonesia Sehat.”

Wali Kota Jambi hadir sebagai narasumber bersama dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed (Anggota DPR RI Komisi IX) dan Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP(K), Ph.D (Wakil Dekan I FKUB). Diskusi mengangkat topik Peran Alumni FKUB dalam Penguatan Kebijakan, Pendidikan, dan Pelayanan Kesehatan.

Momentum Dies Natalis ke-52 ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen FKUB dalam berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan nasional, melalui pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta penguatan peran alumni dalam membangun kampus berdampak.

Sebagai alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya angkatan 1994, kehadiran Maulana dinilai sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan institusi secara berkelanjutan.

Sekaligus menginspirasi civitas academica untuk berperan aktif bagi bangsa dan negara.

Dalam paparannya, Maulana menekankan bahwa latar belakang sebagai dokter menjadi fondasi penting dalam kepemimpinannya sebagai kepala daerah.

Terutama dalam merumuskan kebijakan berbasis kesehatan masyarakat.

“Identitas kita sebagai seorang dokter menjadi basis kebijakan-kebijakan, khususnya di bidang kesejahteraan masyarakat, karena kesehatan memiliki basis keilmuan yang sangat holistik,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengalaman organisasi dan jiwa kewirausahaan sebagai bekal ketika terjun langsung ke masyarakat.

“Banyak hal yang kami pelajari bukan hanya praktik klinik. Saya juga aktif di organisasi kemahasiswaan sebagai ketua senat. Itu menjadi bekal kepemimpinan. Awalnya tidak terpikir menjadi kepala daerah, tetapi kebutuhan masyarakat yang tinggi mendorong saya mengambil peran tersebut,” ujarnya.

Maulana menambahkan, pengalamannya mengelola klinik dan rumah sakit turut membentuk pemahaman tentang entrepreneurship di bidang kesehatan, yang kemudian menjadi modal dalam mendorong peran sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ilmu tersebut sangat berguna ketika saya mendirikan klinik dan rumah sakit. Dari situ saya melihat kebermanfaatan yang besar bagi masyarakat, hingga akhirnya dipercaya menjadi wali kota,” lanjutnya.

Ia pun menegaskan bahwa lulusan kedokteran tidak hanya terbatas pada profesi dokter, tetapi juga dapat berkiprah luas dalam bidang sosial, kebijakan, dan kepemimpinan.

“Selama kuliah, mahasiswa dituntut aktif berorganisasi. Itu menjadi bekal bermasyarakat yang pada akhirnya mengantarkan saya menjadi kepala daerah,” pungkas Maulana.

Sementara itu, Dekan FKUB Universitas Brawijaya, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K), menegaskan bahwa keterlibatan alumni merupakan elemen penting dalam pengembangan institusi.

“Alumni bukan sekadar lulusan, tetapi mitra strategis yang membawa perspektif kebijakan dan praktik lapangan ke dalam kurikulum pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap FKUB ke depan dapat semakin berkontribusi bagi pendidikan dan kesehatan nasional melalui kolaborasi aktif dengan para alumni.

“Kehadiran tokoh-tokoh alumni sebagai narasumber memberikan masukan konkret bagi pengembangan FKUB ke depan, serta memperkuat ikatan almamater sebagai fondasi integritas dan pengabdian,” tambahnya.

Melalui peringatan Dies Natalis ke-52 ini, FKUB menegaskan komitmennya untuk terus mendidik tenaga kesehatan yang inovatif, profesional, dan berintegritas.

Serta memperkuat kolaborasi dengan alumni dan pemangku kepentingan demi mewujudkan sistem kesehatan nasional yang tangguh.(*)




Aksi Tolak Helens Play Mart Kembali Bergema, Massa Geruduk DPRD Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Melayu Jambi Bersatu (ALAT JITU) meminta agar Helens Play Mart Jambi ditutup.

Ini disampaikan mereka saat menggelar aksi, di halaman gedung DPRD Kota Jambi,  Senin 12 Januaei 2026.

Mereka menilai, keberadaan Helens Play Mart Jambi, yang berada di komplek Mall WTC Jambi ini, mencoreng ada istiadat Provinsi Jambi, khususnya Kota Jambi.

Yang menjadi perhatian para peserta aksi yakni, Helens Play Mart sebagai tempat hiburan malam di sana, berdampak negatif bagi masyarakat generasi muda bangsa dna anak negeri.

“Kami bertujuan menyuarakan aspirasi, kegelisahan, keprihatinan masyarakat Kota Jambi terkait keberadaan Helens Play Mart yang terang-terangan menyuguhkan minol, dan lainnya,” sebutnya.

Untuk itu, merekam meminta agar Helens Play Mart bisa ditutup permanen.(*)




Danau Kaco, Danau Biru Bersinar di Tengah Hutan Jambi yang Penuh Pesona

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah lebatnya hutan tropis Jambi, tersembunyi sebuah destinasi alam yang kerap disebut sebagai danau paling magis di Sumatra, yakni Danau Kaco.

Danau kecil ini dikenal dengan airnya yang berwarna biru terang, sangat jernih seperti kaca, bahkan dipercaya dapat bersinar saat malam hari.

Keunikan tersebut menjadikan Danau Kaco Jambi sebagai salah satu tujuan wisata alam yang semakin populer di kalangan pencinta petualangan dan fotografi alam.

Untuk mencapai Danau Kaco, wisatawan harus menempuh perjalanan trekking selama beberapa jam melewati kawasan hutan lindung.

Jalur yang dilalui masih alami, tanpa akses jalan aspal dan minim sinyal komunikasi.

Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan pepohonan tinggi, akar-akar besar, serta suara alam yang mendominasi.

Meski melelahkan, perjalanan ini justru menjadi bagian dari daya tarik wisata Danau Kaco di Jambi, karena menawarkan pengalaman petualangan yang autentik.

Setibanya di lokasi, rasa lelah langsung terbayar.

Air Danau Kaco tampak berwarna biru kehijauan dengan tingkat kejernihan luar biasa.

Dasar danau terlihat jelas, menciptakan ilusi seolah danau ini dangkal, padahal memiliki kedalaman tertentu.

Pantulan cahaya matahari membuat permukaan danau berkilau, terutama saat sore hari atau ketika bulan purnama mulai muncul.

Salah satu daya tarik utama Danau Kaco adalah penampilannya pada malam hari. Saat cahaya bulan menerpa permukaan air, danau tampak bercahaya alami.

Fenomena ini diyakini berasal dari pantulan cahaya dan kandungan mineral di dalam air, meski bagi sebagian pengunjung, suasananya terasa mistis dan menenangkan.

Tak heran jika Danau Kaco yang bersinar di malam hari sering menjadi cerita yang paling dicari wisatawan.

Berbeda dengan destinasi wisata ramai, Danau Kaco menawarkan ketenangan total. Tidak ada suara kendaraan atau aktivitas massal.

Pengunjung biasanya memilih duduk di tepi danau, menikmati keheningan hutan, atau sekadar memandangi air biru yang nyaris tak berubah warna.

Danau ini juga memiliki nilai budaya dan spiritual. Menurut cerita rakyat setempat, Danau Kaco dipercaya sebagai tempat mandi para bidadari.

Karena itu, warga sekitar menganggapnya sebagai lokasi sakral yang harus dijaga kelestariannya.

Karena berada di kawasan konservasi, wisatawan disarankan menggunakan jasa pemandu lokal saat berkunjung.

Selain lebih aman, pemandu juga dapat memberikan informasi mengenai flora, fauna, dan cerita lokal seputar Danau Kaco.

Waktu terbaik untuk mengunjungi wisata Danau Kaco adalah saat musim kemarau, ketika jalur trekking lebih aman dan warna air danau terlihat paling cerah.

Danau Kaco bukan destinasi wisata instan. Ia bukan tempat singgah cepat, melainkan tujuan bagi mereka yang mencari pengalaman alam yang sunyi, alami, dan penuh keajaiban.

Bagi pencinta petualangan dan keindahan alam tersembunyi, Danau Kaco di Jambi adalah destinasi yang layak diperjuangkan.(*)




Gubernur Jambi Harap Anak Muda Siap Bersinergi untuk Masa Depan Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas adalah aset utama pembangunan daerah, lebih penting daripada kekayaan sumber daya alam.

Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (10/01).

Menurut Al Haris, keberadaan SDA akan sia-sia jika tidak dikelola oleh tangan-tangan yang terdidik, kreatif, dan inovatif.

Ia menekankan bahwa generasi muda Jambi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan siap menghadapi tantangan global.

“Anak-anak Jambi inilah yang akan meneruskan perjuangan membangun daerah. SDM unggul harus menjadi prioritas utama, karena dari sinilah lahir pemimpin, inovator, dan penggerak ekonomi masa depan,” ujar Al Haris.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menambahkan bahwa kualitas SDM generasi muda adalah modal terbesar Kota Jambi.

Menurutnya, kemampuan anak-anak dalam berpikir kritis, menganalisis, dan menciptakan inovasi menjadi fondasi agar kota ini tidak hanya menjadi penonton di era global.

“Daerah yang tidak memiliki SDA melimpah harus bisa melompat lebih jauh melalui keunggulan SDM-nya. Kecintaan pada ilmu pengetahuan sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi kota ini,” ujar Maulana.

Sejauh ini, upaya peningkatan kualitas SDM mulai membuahkan hasil.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi kini mencapai 8,23 persen, tertinggi di Provinsi Jambi.

Namun Maulana menekankan bahwa angka ini harus diikuti dengan lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing.

Expo riset ini menampilkan berbagai proyek ilmiah siswa dari berbagai tingkatan, yang membuktikan bahwa pendidikan di Jambi mulai menekankan karakter, daya kritis, dan inovasi, bukan sekadar hafalan.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Wali Kota terhadap peran Yayasan Nurul Ilmi dalam menjaga mutu pendidikan.

“Investasi terbesar kota ini adalah anak-anaknya. Kegiatan seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat inovasi di setiap generasi muda Jambi,” tambah Maulana.

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota, Gubernur Al Haris berharap anak-anak Jambi mampu menjadi generasi emas yang membawa pembangunan daerah lebih maju dan berdaya saing di kancah nasional maupun global.(*)




Wali Kota Jambi: SDM Generasi Muda Jadi Kunci Masa Depan Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, menegaskan bahwa masa depan Kota Jambi bergantung pada kualitas SDM generasi muda, bukan semata pada kekayaan sumber daya alam.

Pesan ini disampaikan Maulana saat menghadiri Simposium dan Expo Riset Pelajar Nurul Ilmi di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (10/01).

Menurutnya, anak-anak muda yang terampil, kreatif, dan kritis akan menjadi motor penggerak pembangunan kota di era global.

“Daerah yang tidak memiliki SDA melimpah harus bisa melompat lebih jauh melalui keunggulan SDM-nya. Itulah realita Kota Jambi saat ini,” ujar Maulana.

Ia menekankan, menumbuhkan kecintaan pada ilmu pengetahuan dan penelitian sejak dini adalah investasi jangka panjang.

Bagi Wali Kota, kemampuan anak-anak dalam berpikir kritis, menganalisis masalah, dan menciptakan solusi inovatif adalah modal utama agar Jambi tidak hanya menjadi penonton di arus kemajuan zaman.

Sejauh ini, upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi kini mencapai 8,23 persen, tertinggi di Provinsi Jambi.

Namun Maulana berharap capaian ini tidak hanya menjadi angka statistik, melainkan tercermin dari lahirnya generasi muda yang inovatif dan siap bersaing.

“Investasi terbesar kota ini adalah anak-anaknya. Kami berharap kegiatan seperti ini menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat inovasi di setiap generasi muda Jambi,” tambahnya.

Wali Kota juga mengapresiasi peran Yayasan Nurul Ilmi dalam menjaga mutu pendidikan.

“Kegiatan ini melatih anak-anak untuk mencintai proses ilmiah. Ini bagian penting untuk memastikan tren positif IPM dan kualitas SDM kita terus meningkat,” ujar Maulana.

Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan hal yang sama. Menurutnya, sumber daya alam tanpa SDM berkualitas akan sia-sia.

Expo riset ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Jambi kini mulai menekankan karakter, daya kritis, dan inovasi, bukan sekadar hafalan.

“Dari sini kita melihat calon pemimpin dan inovator masa depan Jambi. Anak-anak Jambi inilah yang akan membawa kota ini maju,” ujar Al Haris.

Berbagai proyek ilmiah siswa yang dipamerkan menunjukkan bahwa generasi muda Jambi mulai siap menghadapi tantangan global, dan harapan Wali Kota adalah semua ini menjadi fondasi pembangunan jangka panjang berbasis inovasi dan SDM unggul.(*)




Wali Kota Jambi Dorong Ketua RT Kembangkan Inovasi Kampung Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menekankan pentingnya peran Ketua RT sebagai ujung tombak pembangunan berbasis masyarakat.

Untuk itu, 67 Ketua RT peserta Pilot Project Kampung Bahagia 2025 dikirim ke Kota Bengkulu untuk melakukan studi tiru, belajar dari pengalaman daerah lain.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengatakan, tujuan kunjungan ini bukan sekadar melihat kegiatan di daerah lain, tapi menambah wawasan dan gagasan baru bagi para Ketua RT.

“Ketua RT adalah penggerak utama di tingkat warga. Semakin luas wawasan mereka, semakin kuat dan bermanfaat program Kampung Bahagia bagi masyarakat,” kata Maulana.

Ia menekankan, pembangunan tidak harus dimulai dari proyek besar.

Lingkungan terkecil pun bisa menjadi contoh jika dikelola dengan kebersamaan, kepemimpinan yang baik, dan partisipasi aktif warga.

“Harapannya, setiap Ketua RT pulang membawa ide yang bisa disesuaikan dengan kondisi lingkungan masing-masing. Bukan meniru persis, tapi mengembangkan inovasi yang tepat untuk warganya,” tambah Wali Kota.

Menurut Maulana, kolaborasi antar daerah menjadi kunci agar program Kampung Bahagia dapat terus berkembang.

Dengan belajar dari praktik baik daerah lain, Ketua RT diharapkan bisa menghadirkan perubahan nyata di lingkungan masing-masing.

Ketua Forum Ketua RT (FKRT) Kota Jambi, Suparyono, menambahkan, kunjungan ini juga menjadi kesempatan berbagi capaian dan pengalaman program Kampung Bahagia dengan pemerintah Bengkulu.

Rangkaian kegiatan studi tiru berlangsung hingga Minggu malam (11/1/2026), meliputi diskusi dan pertukaran praktik baik antar daerah.(*)