Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Festival Memantai Adat yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Tabir, kembali digelar dengan meriah.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Merangin, H A Khafid Moein, di Gelanggang Mantai Adat Maho Danau, Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, pada Selasa (25/2).

Festival yang sudah dikenal luas ini, merupakan tradisi unik masyarakat Tabir dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1446 H, dengan cara memotong puluhan hingga ratusan kerbau secara massal. Sebagai pembuka, Wabup Khafid menyampaikan,

‘’Hari ini (kemarin,red) , kita meresmikan Festival Memantai Adat, dan besok (hari ini,red) Rabu (26/2), sekitar pukul 03.00 WIB, pemotongan lebih dari 60 ekor kerbau akan dimulai,’’ ujarnya.

Baca ji

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari ribuan warga, dengan kehadiran tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang mengenakan pakaian tradisional khas Tabir.

Para perempuan mengenakan kain batik khas Tabir dan kebaya, sementara laki-laki tampil dengan busana Muslim atau Melayu.

Dalam sambutannya, Wabup Khafid berharap agar Festival Memantai Adat bisa terus dilestarikan dan menjadi daya tarik wisata yang menarik pengunjung dari luar.

“Kami ingin festival ini bisa dikembangkan dengan baik, terutama dari segi infrastruktur, agar semakin banyak yang datang menikmati keunikannya,” harap Wabup, sembari meminta Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Peternakan untuk mempersiapkan lebih matang untuk tahun depan.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan pesan dari Bupati Merangin, H M Syukur, yang berhalangan hadir karena masih mengikuti retreat di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

‘’Bupati titip pantun, Memantai Adat sungguh luar biasa, Melestarikan budaya leluhur kita, Selamat menjalankan ibadah puasa, Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita,’’ ucap Wabup disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Hendri Widodo, mengungkapkan bahwa meski saat ini ada sekitar 60 ekor kerbau yang akan dipotong, jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah.

‘’Masyarakat terus berdatangan membawa kerbau untuk dipotong. Kerbau ini bisa dibawa oleh kelompok masyarakat atau pedagang yang kemudian akan menjual dagingnya kepada masyarakat,’’ jelas Hendri.

Ditanya mengenai prediksi jumlah kerbau yang akan dipotong pada malam pemotongan, Hendri memprediksi jumlahnya mencapai sekitar 85 ekor.

Namun, ia tidak merinci berapa jumlah kerbau jantan dan betina yang akan dipotong.(*)




Deklarasi Zero Halinar dan Pemusnahan Barang Terlarang di Lapas Muara Sabak

Muara Sabak, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jambi, Hidayat, memimpin Apel Deklarasi Zero Halinar dan pemusnahan barang hasil razia di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak.

Kegiatan ini turut diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Jambi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Tanjung Jabung Timur, termasuk Kapolres Tanjabtim, Kepala BNN Tanjabtim, perwakilan Pengadilan Negeri, Kejari, dan Kodim Tanjung Jabung.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba, pungutan liar, dan penyalahgunaan alat komunikasi ilegal.

Dalam amanatnya, Hidayat menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memastikan Lapas dan Rutan di wilayah Jambi benar-benar Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Lebih lanjut Ia menginstruksikan seluruh jajaran UPT untuk melaksanakan razia secara rutin maupun insidentil serta meningkatkan deteksi dini guna mencegah peredaran barang-barang terlarang di dalam lapas.

Baca juga: Pengedar Sabu Asal Kota Jambi Diringkus di Penginapan Tanjab Timur

Baca juga: Paling Lambat 45 Hari Pasca Putusan, Ini Lokasi PSU di Kabupaten Bungo

“Pastikan Lapas dan Rutan benar-benar bebas dari handphone, pungli, dan narkoba. Kita harus melakukan deteksi dini serta melaksanakan razia secara rutin maupun insidentil untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih,” tegas Hidayat dalam sambutannya.

Selanjutnya setelah pelaksanaan deklarasi, tim dari Kanwil Ditjenpas Jambi yang dipimpin oleh Kabid Pembinaan, Dimas Krisna, dan Kabid Pengamanan, Mukhtar, langsung melakukan penggeledahan di blok hunian warga binaan.

Tindakan ini bertujuan memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar di dalam kamar tahanan.

Sebagai tindak lanjut, hasil razia yang telah dikumpulkan selama periode Januari hingga Februari 2025 dimusnahkan di lapangan dalam Lapas.

Pemusnahan ini menjadi bukti nyata komitmen Ditjenpas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, bersih, dan bebas dari praktik ilegal.

 

 




Wawako Diza Hazrah Apresiasi Guru Tahfizh, Sebut Pendidikan Alquran Kunci Kemajuan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mengutamakan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tetapi juga pengembangan karakter melalui pengajaran Alquran sejak dini.

Hal ini disampaikan dalam acara Wisuda Akbar Tahfizh Al-Qur’an ke-14 yang diselenggarakan oleh SIT Nurul Ilmi Jambi di Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Baru Jambi, baru-baru ini.

“Dalam pendidikan yang baik, tidak hanya harus ada pengembangan intelektual yang cerdas, tetapi juga pembentukan akhlak yang mulia,” kata dia.

Baca juga: Sekda Kota Jambi Pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Tekankan Efisiensi Anggaran

Baca juga: Damkar Kota Jambi Evakuasi 20 Warga yang Terdampak Banjir di Suka Karya

“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki moral yang kuat dan mampu menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wakil Wali Kota Diza Hazrah Aljosha.

Wawako Diza juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam program Tahfizh Alquran di Kota Jambi, khususnya kepada para guru tahfizh yang telah dengan ikhlas mendidik para siswa.

“Kami sangat bangga dengan dedikasi para guru. Semoga usaha ini dapat menjadi bekal bagi generasi penerus yang kelak akan menjadi pemimpin umat yang amanah,” lanjutnya.

Diza Hazrah Aljosha menyampaikan bahwa Wisuda Akbar ini merupakan pencapaian besar dalam melaksanakan pendidikan baca tulis Alquran yang tidak hanya terbatas di pesantren dan madrasah, tetapi juga telah merambah ke sekolah-sekolah negeri, swasta, dan rumah tahfizh.

“Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk menciptakan masyarakat yang berakhlakul karimah dan berbudaya. Kerja keras ini dimulai dengan implementasi pendidikan Al-Qur’an di seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah di Kota Jambi,” tegasnya.

Wawako Diza juga mengajak umat Islam di Kota Jambi untuk terus membudayakan kegiatan mengaji di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar, serta mendalami serta menghafal Alquran dengan penuh kesungguhan.

“Saya berharap semakin banyak siswa-siswi yang mengikuti jejak ini dan ikut serta dalam wisuda tahfizh di masa depan. Saya juga mengimbau para kepala sekolah untuk meningkatkan fasilitas pembelajaran bagi guru tahfizh dan siswa, serta memberikan motivasi kepada orang tua agar mendukung penuh proses ini,” harapnya.(*)




Sekda Kota Jambi Pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Tekankan Efisiensi Anggaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekda Kota Jambi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Jambi Tahun 2026, yang digelar pada Selasa, 25 Februari 2025.

Forum ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan di Kota Jambi pada tahun 2026.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Jambi, A Ridwan menekankan pentingnya penyusunan RKPD yang sejalan dengan visi dan misi Walikota serta Wakil Walikota Jambi.

Serta mengutamakan efisiensi anggaran sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia. Efisiensi dalam penggunaan anggaran menjadi prioritas utama dalam setiap program yang akan dilaksanakan.

Baca juga: Damkar Kota Jambi Evakuasi 20 Warga yang Terdampak Banjir di Suka Karya

Baca juga: Menpora Pastikan Proses Naturalisasi Audero, Pelupessy, dan James Dipercepat

Sekda Kota Jambi menjelaskan bahwa, dalam penyusunan RKPD 2026, penting untuk menyesuaikan program dengan program 100 hari kerja Walikota-Wakil Walikota Jambi.

Selain itu, instruksi Presiden yang mewajibkan efisiensi anggaran juga menjadi dasar utama dalam merancang setiap kegiatan.

“Penting bagi kita untuk mematuhi instruksi Presiden RI terkait efisiensi anggaran. Semua program yang ada harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, sehingga penggunaan anggaran lebih tepat sasaran dan efisien,” ujar Sekda.

Sekda juga menegaskan bahwa perangkat daerah harus mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan, termasuk instruksi dari Presiden RI, Permendagri, serta arahan Walikota Jambi.

Hal ini untuk memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan mendukung visi misi Walikota-Wakil Walikota dan menciptakan pembangunan yang lebih efisien.

Lebih lanjut, Sekda mengingatkan bahwa setiap rencana kegiatan yang diusulkan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Kota Jambi.

Semua masukan yang diterima dari masyarakat harus dipertimbangkan dengan matang dan didasarkan pada kepentingan publik.

“Semua usulan masyarakat harus disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan yang telah disusun. Kami berharap setiap program yang dilaksanakan dapat mencerminkan keinginan dan kebutuhan nyata masyarakat,” tegas Sekda.

Forum Konsultasi Publik ini diadakan untuk menampung berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat mengenai prioritas pembangunan Kota Jambi pada tahun 2026.

Sekda Kota Jambi berharap forum ini dapat menjadi wadah yang efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan mereka, serta memberikan kontribusi positif dalam proses penyusunan RKPD.

Dengan dilaksanakannya forum ini, Sekda mengharapkan proses penyusunan RKPD 2026 berjalan dengan transparan, partisipatif, dan mencerminkan kebutuhan masyarakat Kota Jambi.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Kota Jambi yang lebih efisien dalam penggunaan anggaran dan lebih fokus pada kepentingan rakyat.(*)




Damkar Kota Jambi Evakuasi 20 Warga yang Terdampak Banjir di Suka Karya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Korban banjir yang melanda wilayah RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, pada Selasa pagi (25/2) telah dievakuasi dengan lancar oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Jambi.

Sebanyak 20 warga yang terjebak banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter berhasil diselamatkan dalam operasi penyelamatan yang berlangsung antara pukul 06.00 hingga 07.30 WIB.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, lokasi yang terdampak banjir berada di sekitar kawasan belakang Fresh, dengan air mencapai kedalaman 1 meter.

Proses evakuasi melibatkan sejumlah sarana dan prasarana, antara lain 1 unit perahu karet, 1 unit mobil rescue, 1 unit mobil fire jeep, dan peralatan keselamatan seperti pelampung.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Pimpinan operasi evakuasi, Danki Julianto, yang memimpin tim dari Pleton 2 Mako Damkar, mengungkapkan bahwa proses penyelamatan berlangsung aman dan terkendali.

Seluruh warga yang dievakuasi dalam keadaan sehat dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Mustari Affandy mengungkapkan bahwa, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan penanggulangan bencana dengan menyiagakan tim dan peralatan.

“Tim kami tetap siaga di titik-titik rawan lainnya untuk memastikan keamanan warga. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar bencana ini bisa segera tertangani dengan baik,” tuturnya.

Tim Damkar Kota Jambi terus berkomitmen untuk siap siaga dalam menghadapi potensi bencana lainnya.

Dengan adanya peralatan canggih dan tenaga profesional yang terlatih, diharapkan warga Kota Jambi dapat merasa aman dan terjamin keselamatannya saat menghadapi situasi darurat seperti ini.

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi juga menyarankan agar warga selalu memperhatikan potensi bencana di musim hujan, serta mengikuti imbauan yang diberikan oleh pihak berwenang.

Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan petugas, diharapkan upaya penanggulangan bencana di Kota Jambi akan terus meningkat dan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi warga.(*)




Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra Dorong Peluang Strategis bagi Kemajuan Kota Jambi

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID  Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, mengikuti Retreat Kepala Daerah yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Senin (24/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepala daerah dalam menghadapi tantangan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pada hari keempat, para peserta mendapatkan materi dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dan efektif.

Walikota Maulana menilai materi tersebut relevan dengan visi Kota Jambi.

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Baca juga: Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

“Kami berkomitmen untuk menjaga nilai Pancasila, memperkuat demokrasi, dan melindungi hak-hak masyarakat dalam setiap kebijakan yang kami buat,” ujar Maulana.

Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra diyakini akan membuka peluang strategis bagi kemajuan Kota Jambi.

Sebagai Menko yang berpengalaman, Yusril dapat memberikan dukungan dalam mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”.

Selain materi, retreqt ini juga mengadakan senam pagi dan apel bersama untuk mempererat hubungan antar kepala daerah.

Maulana menyatakan bahwa, kegiatan ini memberi wawasan baru yang bermanfaat bagi pengelolaan pemerintahan di Kota Jambi.

“Dengan ilmu dan pengalaman yang kami dapat, kami yakin bisa membawa Jambi menuju kemajuan lebih lanjut,” tegas Maulana.

Retreat Kepala Daerah di Akmil ini akan berlangsung beberapa hari lagi untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman dalam menjalankan pemerintahan yang baik dan amanah. (*)




Warga Desa Mendalo Indah Protes Rusaknya Jalan, Minta Pemerintah Perbaiki

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Puluhan warga Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, menggelar aksi protes di jalanan pada Senin (24/02/2025).

Mereka menuntut agar pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak di RT 09, yang telah lama mengganggu mobilitas warga.

Dalam aksi tersebut, para warga membawa poster dan spanduk sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang semakin buruk.

Kepala Desa Mendalo Indah, Muslim, menyampaikan bahwa permasalahan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan status jalan tersebut masih milik Pertamina.

Baca juga: Pengedar Sabu Asal Kota Jambi Diringkus di Penginapan Tanjab Timur

Baca juga: Hari Pertama Kerja, Wakil Bupati Jun Mahir Tinjau Pasar Tradisional dan Dinsos PPPA

Menurutnya, pihak desa sudah mengajukan permohonan agar status jalan tersebut dilepaskan dari Pertamina ke Pemda, namun hingga kini belum ada hasil.

“Pemerintah tidak bisa memperbaiki jalan ini karena masih berstatus jalan milik Pertamina,” kata dia.

“Kami sudah mengajukan permohonan pelepasan hak jalan ini ke Pemda, Provinsi, dan Bupati melalui Dewan, tapi sampai sekarang belum ada keputusan,” ungkap Muslim.

Muslim berharap Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Muaro Jambi segera menyelesaikan permasalahan ini, dengan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pertamina, agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki.

Sementara Anggota DPRD Muaro Jambi, Ulil Amri, juga menyoroti masalah ini.

Menurutnya, pemerintah daerah telah berusaha berkoordinasi dengan Pertamina, namun status jalan yang masih milik Pertamina menghalangi perbaikan.

“Pemerintah tidak bisa membangun jalan ini karena masih merupakan aset Pertamina,” sebutnya.

‘Kami terus berusaha agar jalan ini bisa dipindahkan menjadi aset Pemda Muaro Jambi, dan setelah itu baru bisa diperbaiki,” terang Ulil.

Ulil menambahkan bahwa mereka akan segera melaporkan masalah ini kepada Bupati untuk segera diambil tindakan.

“Kami tahu kondisi jalan ini sangat penting, ada sekolah dan masjid di sekitar sini,” kata dia.

“Kegiatan Pertamina pun tidak ada di lokasi ini, jadi kami akan terus berjuang untuk perbaikan jalan ini,” tandasnya.

Aksi protes ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Melawati, Faa Tumbu Duha, Kapolsek Jaluko, Babinsa, serta Ketua RT setempat. (*)




Wawako Diza Aljosha Segera Tindak Lanjuti Keluhan Siswa Soal Lauk Sayur dalam Program MBG

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan di Kota Jambi mendapat respons beragam dari para siswa.

Meski program ini disambut baik, tidak semua siswa dapat menikmati menu yang disediakan, terutama saat lauk yang disajikan berbahan dasar sayur.

Sejak diluncurkan pada 17 Februari 2025, Program MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memberikan asupan gizi yang baik bagi siswa.

Namun, di SMP Negeri 7 Kota Jambi, beberapa siswa tampaknya tidak begitu menikmati hidangan yang terbuat dari sayuran.

Baca juga: Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

Baca juga: Wawako Jambi Diza Hazrah Aljosha Mengaku Grogi, Saat Pimpin Apel Perdana

Nayla, salah seorang siswi, mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap sayuran, terutama kacang dan wortel yang disajikan pada makan siang tersebut.

“Saya memang tidak biasa makan sayur seperti ini, jadi rasanya kurang enak,” ujar Nayla, dengan jujur.

Melihat hal tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Aljosha Hazrin, yang melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program MBG, menyadari pentingnya penyesuaian menu.

Ia menegaskan, akan segera melakukan evaluasi untuk memastikan program ini berjalan lebih efektif tanpa menyisakan makanan yang terbuang.

“Kami akan mengevaluasi menu yang ada agar lebih sesuai dengan selera siswa, tanpa mengurangi kandungan gizi yang dibutuhkan,” sebutnya.

“Kami tidak ingin ada makanan yang terbuang hanya karena anak-anak tidak menyukainya,” kata Diza saat ditemui pada Senin (24/02/2025).

Meskipun ada beberapa siswa yang kurang menyukai lauk sayur, Diza mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, mayoritas siswa menikmati makanan yang disediakan.

Pemkot Jambi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menyempurnakan Program MBG agar seluruh siswa bisa mendapatkan manfaat gizi yang optimal.

“Pemkot Jambi akan terus berupaya meningkatkan kualitas program ini agar seluruh siswa mendapat asupan gizi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tutup Diza.

Dengan adanya evaluasi yang dijanjikan, diharapkan Program MBG bisa semakin tepat sasaran dan mendukung peningkatan kualitas gizi bagi siswa di Kota Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menunjukkan keterlibatannya yang tinggi dalam diskusi pada retret Kepala Daerah yang diadakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Senin (24/2/2025).

Maulana terlihat aktif memberikan pandangannya dalam kelompok diskusi yang membahas berbagai topik pembangunan daerah.

“Retret ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk menyamakan persepsi terkait pembangunan daerah, yang selaras dengan visi dan harapan Presiden,” ujar Maulana.

Selama diskusi, meskipun ada momen perdebatan dan canda tawa, Wali Kota Jambi menekankan pentingnya fokus dan keseriusan dalam menerima dan menanggapi setiap materi yang disampaikan oleh pemateri.

Baca juga: Wawako Jambi Diza Hazrah Aljosha Mengaku Grogi, Saat Pimpin Apel Perdana

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Pada kesempatan tersebut, Maulana mengungkapkan bahwa seluruh kepala daerah diberikan pembekalan materi yang mencakup Visi, Misi, dan Program Prioritas Presiden, Sosialisasi RPJMN 2025-2029, Reformasi Birokrasi, Asta Cita terkait Demokrasi, HAM, dan Pertahanan, serta materi mengenai Lapangan Kerja, Kewirausahaan, dan Infrastruktur.

Retret ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat pemahaman dan sinergi dalam melaksanakan program-program pembangunan yang lebih terarah.(*)




Hari Pertama Kerja, Wakil Bupati Jun Mahir Tinjau Pasar Tradisional dan Dinsos PPPA

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi Mahir, memulai hari pertamanya dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi penting.

Termasuk Pasar Tradisional Sengeti dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), Senin 24 Februari 2025.

Dalam kunjungannya ke pasar, yang didampingi oleh sejumlah Kepala OPD, Jun Mahir terlihat aktif berinteraksi dengan para pedagang.

Ia menanyakan harga bahan pokok yang sedang beredar di pasaran menjelang bulan suci Ramadan.

Baca juga: BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Baca juga: Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Menurut Jun Mahir, sidaknya ke Pasar Sengeti bertujuan untuk memantau langsung dampak inflasi terhadap harga kebutuhan pokok.

“Meski ada sedikit kenaikan harga, namun sejauh ini masih dalam batas wajar dan dapat diterima. Tentunya, pemerintah akan terus memantau perkembangan ini agar kenaikan harga tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Setelah memantau pasar, Jun Mahir melanjutkan sidaknya ke Kantor Dinas Sosial dan PPPA yang terletak di Komplek Perkantoran Bukit Cinto Kenang Sengeti.

Di sana, ia berdiskusi dengan pihak Dinsos PPPA mengenai berbagai program yang telah berjalan, seperti bantuan untuk masyarakat miskin dan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Dinas Sosial memiliki banyak program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami berharap Dinsos dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” tambah Jun Mahir.

Kunjungan tersebut menunjukkan komitmen Wakil Bupati Jun Mahir untuk memastikan pelayanan publik di Kabupaten Muaro Jambi berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.(*)