Warga Keluhkan Antrean Pertalite Berjam-jam di Jambi, Pertamina Bicara Soal Lonjakan Konsumsi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Antrean panjang kendaraan roda dua untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite kembali terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jambi.

Dalam beberapa hari terakhir, antrean kendaraan tampak terjadi di sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Paal V, Paal VII, dan SPBU Beringin. Puluhan sepeda motor terlihat mengular menunggu giliran pengisian Pertalite, bahkan sebagian antrean disebut mencapai area luar SPBU.

Sejumlah pengendara mengaku kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas harian. Antrean tidak hanya terjadi pada jam sibuk, tetapi juga berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

Rizki (29), warga yang ditemui saat mengantre di SPBU Paal VII, mengatakan dirinya harus meluangkan waktu lebih lama hanya untuk mendapatkan BBM.

“Hampir setiap hari sekarang antre. Kalau sedang ada keperluan mendesak tentu cukup mengganggu karena harus menunggu lama. Semoga kondisi ini segera kembali normal,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Andi (35), pengguna kendaraan yang mengisi BBM di SPBU Beringin. Menurutnya, panjang antrean Pertalite saat ini berbeda dibanding kondisi sebelumnya.

“Biasanya tidak sepanjang ini. Sekarang kadang antreannya sampai keluar area SPBU dan membuat kendaraan lain ikut terganggu,” katanya.

Pertamina Sebut Konsumsi Pertalite Meningkat

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyatakan antrean terjadi karena adanya peningkatan konsumsi Pertalite dalam beberapa waktu terakhir.

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan peningkatan konsumsi tersebut salah satunya dipengaruhi adanya peralihan sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke Pertalite.

“Antrean kendaraan pada pembelian Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Jambi dipengaruhi oleh tingginya konsumsi Pertalite dalam beberapa waktu terakhir, seiring meningkatnya peralihan sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke Pertalite,” jelas Rusminto.

Menurutnya, penyaluran Pertalite tetap berjalan sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

“Di sisi lain, penyaluran Pertalite tetap mengacu pada kuota yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.

Distribusi Dipantau, Pengawasan Diperketat

Rusminto memastikan Pertamina terus melakukan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan BBM subsidi bagi masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan stok secara berkala, percepatan suplai dari Fuel Terminal apabila diperlukan, serta koordinasi bersama pemerintah daerah, BPH Migas, aparat penegak hukum, dan seluruh lembaga penyalur.

Selain memastikan distribusi berjalan, Pertamina juga melakukan evaluasi transaksi melalui sistem Subsidi Tepat untuk mencegah potensi penyalahgunaan BBM subsidi.

“Kami mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya sehingga distribusi dapat berjalan lebih baik,” ujar Rusminto.

DPRD Jambi Minta Pengawasan Diperkuat

Sebelumnya, persoalan antrean BBM subsidi juga mendapat perhatian DPRD Kota Jambi.

Dalam rapat dengar pendapat bersama Pertamina, Hiswana Migas, serta pengelola SPBU, DPRD meminta pengawasan distribusi BBM subsidi diperketat.

Legislator juga menyoroti potensi penyalahgunaan seperti praktik pelangsiran maupun penggunaan barcode kendaraan yang tidak sesuai peruntukan.

DPRD berharap sinergi antara Pertamina, pemerintah, dan seluruh pihak terkait dapat segera mengurai antrean panjang di SPBU serta memastikan BBM subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Hingga saat ini, Pertamina menyatakan distribusi Pertalite di wilayah Jambi tetap berjalan dan terus dilakukan pengawasan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.(*)




Kapolresta Jambi Ananto Herlambang Buka Ruang Kolaborasi dengan PWI, Dorong Media Edukasi Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya memperkuat hubungan kemitraan antara insan pers dan Kepolisian terus dilakukan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Polresta Jambi, Selasa 28 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah bersama jajaran pengurus dan diterima langsung oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang di ruang kerjanya.

Pertemuan itu menjadi momentum memperkenalkan kepengurusan baru PWI Kota Jambi periode 2026–2029 sekaligus memperkuat komunikasi antara organisasi wartawan dan institusi kepolisian dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah menyampaikan apresiasi atas sambutan Kapolresta Jambi. Ia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara PWI Kota Jambi dan Polresta Jambi dapat terus ditingkatkan.

“PWI Kota Jambi merupakan kepengurusan baru yang baru dilantik beberapa waktu lalu untuk periode 2026–2029. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang sudah berjalan baik selama ini dapat terus dilanjutkan,” ujar Irwansyah.

Menurutnya, kerja sama antara media dan kepolisian memiliki peran penting, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus mendukung berbagai program kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Irwansyah juga menyampaikan sejumlah agenda kerja PWI Kota Jambi, mulai dari program peningkatan kompetensi wartawan hingga kegiatan yang mempererat hubungan antarinsan pers.

Beberapa agenda yang akan dilaksanakan di antaranya Uji Kompetensi Wartawan (UKW), kegiatan olahraga dan silaturahmi wartawan, serta program tahunan seperti peringatan Hari Pers Nasional dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

“Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan,” katanya.

Irwansyah menegaskan, PWI Kota Jambi siap berkolaborasi dengan Polresta Jambi dalam mendukung penyebaran informasi positif serta menjaga kondusivitas wilayah.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang menyambut baik kunjungan pengurus PWI Kota Jambi.

Ia menyebut dukungan berbagai pihak, termasuk media, sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat.

“Sebagai Kapolresta Jambi yang baru, tentu saya membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Ananto.

Kapolresta juga mengapresiasi hubungan kemitraan yang selama ini terbangun antara Polresta Jambi dan insan pers.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tugas dan pelayanan kepolisian.

“Kami berharap teman-teman media terus membantu memberikan informasi kepada masyarakat tentang tugas dan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan plakat dari Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah kepada Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antara pers dan kepolisian.

Kolaborasi antara PWI Kota Jambi dan Polresta Jambi diharapkan mampu menghadirkan komunikasi publik yang lebih baik serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di Kota Jambi.(*)




H Bakri Wafat, PWI Kota Jambi: Kami Kehilangan Tokoh yang Selalu Merangkul

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepergian H. Bakri, tokoh masyarakat Jambi yang dikenal sebagai Sang Pejuang Pesisir, meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak.

Tidak hanya keluarga dan dunia politik, duka juga dirasakan insan pers yang selama ini memiliki kedekatan dengan almarhum.

H. Bakri menghembuskan napas terakhir pada Selasa 28 Juli 2026 malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Sosok yang dikenal sebagai tokoh pembangunan dan anggota DPR RI asal Provinsi Jambi itu dikenang sebagai figur yang sederhana, terbuka, dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Irwansyah, menyebut kepergian H. Bakri menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Jambi, termasuk para jurnalis yang selama ini berinteraksi langsung dengan almarhum.

Menurut Irwansyah, H. Bakri bukan hanya seorang tokoh politik, tetapi juga sosok sahabat bagi wartawan.

Sikapnya yang hangat membuat komunikasi antara almarhum dan insan pers berjalan tanpa jarak.

“Di samping ketokohannya yang besar, beliau itu sangat mudah bergaul. Setiap kali bertemu, beliau selalu menyapa lebih dahulu. Tidak ada sekat sama sekali. Beliau selalu membuka ruang diskusi dengan siapa pun yang ditemui,” ujar Irwansyah.

Irwansyah juga mengenang pertemuan terakhir bersama H. Bakri yang kini menjadi kenangan tersendiri bagi keluarga besar PWI Kota Jambi.

Saat itu, kata dia, tidak terlihat tanda-tanda bahwa pertemuan tersebut akan menjadi momen terakhir bersama sang tokoh.

“Terakhir kali kami bertemu, senyum riang Fuang Haji masih sama seperti biasanya. Beliau menyapa dengan hangat seluruh anggota PWI Kota Jambi. Tidak ada raut kesedihan, beliau tetap tampil ceria dan penuh energi,” kenangnya.

Bagi insan pers, lanjut Irwansyah, H. Bakri merupakan figur yang mudah ditemui dan selalu menghargai peran media dalam mengawal pembangunan daerah.

Sosok yang mendapat julukan Sang Pejuang Pesisir itu dikenal memiliki perhatian besar terhadap kemajuan kawasan pesisir Jambi.

Kiprahnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya selama berkarier di dunia politik.

Kini, sapaan hangat dan senyum ramah H. Bakri hanya tinggal kenangan. Namun, nilai kesederhanaan, kepedulian, serta semangat pengabdiannya kepada masyarakat diyakini akan terus dikenang.

“Beliau meninggalkan banyak teladan, terutama bagaimana menjadi pemimpin yang tetap dekat dengan masyarakat dan tidak membangun jarak dengan siapa pun,” tutup Irwansyah.

Kepergian H. Bakri menjadi kehilangan bagi Provinsi Jambi. Warisan pemikiran, perjuangan pembangunan, serta hubungan baik yang dibangun dengan berbagai elemen masyarakat akan menjadi bagian dari catatan panjang perjalanan hidupnya.(*)




Momentum Hari Anak Nasional, PIPAS Jambi Ajak Anak Binaan LPKA Bangkit Menatap Masa Depan

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 diwarnai aksi kepedulian Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Jambi.

Melalui program Kunjungan Kasih, PIPAS hadir langsung di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian untuk memberikan dukungan moral sekaligus menyerahkan bingkisan kepada anak binaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan anak yang lebih humanis, dengan menanamkan semangat, kepercayaan diri, serta harapan agar mereka mampu memperbaiki masa depan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Suasana hangat sudah terasa sejak rombongan PIPAS Daerah Jambi tiba di LPKA. Kedatangan mereka disambut penampilan Marching Band Bala Prakasha, yang merupakan kebanggaan LPKA Kelas II Muara Bulian.

Atraksi tersebut mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan dan menambah semarak peringatan Hari Anak Nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Kelas II Muara Bulian itu dihadiri Wakil Ketua PIPAS Daerah Jambi Ny. Desi Ismail, Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian J. Kasogi Surya Fattah, jajaran pengurus PIPAS dari berbagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Jambi, serta seluruh anak binaan.

Ketua Cabang PIPAS LPKA Kelas II Muara Bulian, Ny. Lia Kasogi, mengatakan Kunjungan Kasih merupakan bentuk nyata kepedulian keluarga besar PIPAS terhadap anak-anak yang sedang menjalani pembinaan.

“Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan kasih sayang, perhatian, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Kami berharap kehadiran PIPAS dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak binaan untuk terus belajar dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian J. Kasogi Surya Fattah mengapresiasi perhatian yang terus diberikan PIPAS kepada anak binaan.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemasyarakatan, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar anak-anak memiliki motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh kasih sayang, pendidikan, dan pembinaan. Kehadiran PIPAS hari ini menjadi energi positif bagi anak-anak binaan,” katanya.

Mewakili Ketua PIPAS Daerah Jambi, Ny. Desi Ismail menegaskan bahwa anak binaan tetap merupakan generasi penerus bangsa yang harus diberikan kesempatan untuk bangkit.

“Kami ingin menyampaikan bahwa mereka tidak sendiri. Masih banyak yang peduli dan percaya mereka mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan,” tuturnya.

Sebagai puncak kegiatan, PIPAS Daerah Jambi menyerahkan bingkisan tali asih kepada seluruh anak binaan. Penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan dan disambut antusias para penghuni LPKA.

Melalui kegiatan tersebut, PIPAS berharap semangat Hari Anak Nasional tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang mendukung pemulihan, pendidikan karakter, serta reintegrasi sosial anak binaan agar kelak kembali ke masyarakat sebagai generasi yang mandiri, berakhlak, dan produktif.(*)




Mau Jemput Keluarga di Bandara Jambi? Simak Jadwal Kedatangan Pesawat Hari Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi dijadwalkan menerima 10 penerbangan kedatangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta, pada Rabu 29 Juli 2026.

Penerbangan pertama diperkirakan tiba pukul 08.25 WIB, sedangkan pesawat terakhir dijadwalkan mendarat pada 18.40 WIB.

Empat maskapai melayani rute Jakarta–Jambi hari ini, yakni Citilink, Batik Air, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet.

Masyarakat yang akan menjemput keluarga, kerabat, maupun rekan bisnis diimbau memantau jadwal kedatangan agar penjemputan berjalan lancar.

Jadwal Kedatangan Pesawat Bandara Sultan Thaha Jambi Rabu, 29 Juli 2026

Waktu Tiba Maskapai Kode Penerbangan Asal
08.25 WIB Citilink QG 960 Jakarta (CGK)
10.20 WIB Batik Air ID 6804 Jakarta (CGK)
10.25 WIB Garuda Indonesia GA 126 Jakarta (CGK)
11.25 WIB Super Air Jet IU 842 Jakarta (CGK)
14.50 WIB Garuda Indonesia GA 1262 Jakarta (CGK)
15.15 WIB Citilink QG 966 Jakarta (CGK)
15.50 WIB Garuda Indonesia GA 1264 Jakarta (CGK)
17.00 WIB Citilink QG 964 Jakarta (CGK)
18.05 WIB Batik Air ID 6802 Jakarta (CGK)
18.40 WIB Batik Air ID 6806 Jakarta (CGK)

Penjemput Disarankan Pantau Status Penerbangan

Calon penjemput disarankan memantau status penerbangan melalui aplikasi atau kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.

Jadwal kedatangan dapat berubah sewaktu-waktu karena kondisi cuaca maupun operasional penerbangan.

Selain itu, pengendara diimbau memanfaatkan area parkir dan titik pick-up yang telah disediakan di Bandara Sultan Thaha Jambi agar arus lalu lintas tetap lancar dan proses penjemputan lebih nyaman.

Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas bandara selama berada di kawasan terminal kedatangan.

Perlu diperhatikan, seluruh jadwal kedatangan bersifat estimasi dan dapat mengalami perubahan sesuai kebijakan maskapai maupun otoritas penerbangan.(*)




Cek Jadwal Pesawat Jambi-Jakarta Hari Ini, Rabu 29 Juli 2026, Lengkap Semua Maskapai

JAMB, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi melayani 10 penerbangan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta, pada Rabu 29 Juli 2026.

Jadwal keberangkatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga penerbangan terakhir pada 18.50 WIB.

Tiga maskapai, yakni Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan Super Air Jet, melayani penerbangan hari ini dengan pilihan waktu mulai pagi, siang, hingga sore menjelang malam.

Jadwal Penerbangan Bandara Sultan Thaha Jambi Rabu, 29 Juli 2026

Waktu Maskapai Kode Penerbangan Tujuan
06.00 WIB Batik Air ID 6807 Jakarta (CGK)
08.55 WIB Citilink QG 961 Jakarta (CGK)
11.00 WIB Batik Air ID 6805 Jakarta (CGK)
11.10 WIB Garuda Indonesia GA 127 Jakarta (CGK)
12.05 WIB Super Air Jet IU 843 Jakarta (CGK)
15.35 WIB Garuda Indonesia GA 1272 Jakarta (CGK)
15.45 WIB Citilink QG 967 Jakarta (CGK)
16.35 WIB Garuda Indonesia GA 1274 Jakarta (CGK)
17.30 WIB Citilink QG 965 Jakarta (CGK)
18.50 WIB Batik Air ID 6803 Jakarta (CGK)

Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal

Calon penumpang disarankan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan agar proses check-in, pemeriksaan keamanan, dan boarding dapat berjalan lancar.

Selain itu, penumpang juga dianjurkan memanfaatkan layanan check-in online melalui aplikasi atau situs resmi masing-masing maskapai untuk menghemat waktu di bandara.

Pastikan identitas diri seperti KTP, SIM, atau paspor, serta tiket elektronik telah disiapkan sebelum memasuki area keberangkatan.

Perlu diperhatikan, jadwal penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan operasional maskapai maupun kondisi penerbangan.

Penumpang disarankan memantau informasi terbaru melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.(*)




Kota Jambi Jadi Sorotan Forum Internasional, Maulana Kenalkan Model Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

DEPOK, SEPUCUKJAMBI.ID – Inovasi pengelolaan sampah yang dikembangkan Pemerintah Kota Jambi mendapat panggung di forum internasional.

Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. mempresentasikan strategi pembiayaan dan tata kelola persampahan Kota Jambi dalam kegiatan City to City Learning and Innovation Lab: Waste Management, yang digelar di Kota Depok, 28–29 Juli 2026.

Forum yang diselenggarakan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, hingga praktisi lingkungan dari kawasan Asia Pasifik untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Maulana mengangkat materi bertajuk “Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Sumber Daya untuk Pengelolaan Sampah”.

Ia menjelaskan bahwa Kota Jambi tengah melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah agar tidak lagi berorientasi pada pembuangan, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), sebuah sistem yang mengedepankan pengumpulan sampah langsung dari sumbernya, dilanjutkan dengan pemilahan sebelum diproses lebih lanjut.

“Melalui OPBM, pengelolaan sampah tidak lagi hanya berorientasi pada pembuangan, tetapi juga pada pengurangan sampah sejak dari sumber, pemilahan, dan pemanfaatan kembali sehingga memiliki nilai ekonomi,” ujar Maulana, Selasa 28 Juli 2026.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pelaku usaha, perguruan tinggi, komunitas, hingga program pemberdayaan masyarakat seperti Kampung Bahagia.

Pemkot Jambi juga menggandeng sektor swasta untuk mengolah sampah yang telah dipilah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kompos dan briket.

Skema tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Di sisi lain, Maulana mengakui masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan, terutama terkait peningkatan infrastruktur dan perubahan perilaku masyarakat dalam membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Sebagai penguatan sistem, Pemerintah Kota Jambi saat ini juga membangun pusat daur ulang (recycling center) di setiap kecamatan.

Fasilitas tersebut akan menjadi pusat pengolahan sampah yang masih memiliki nilai guna, sementara sampah residu akan dikirim ke TPA Talang Gulo untuk diproses lebih lanjut.

“Target kami adalah membangun tata kelola persampahan yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Dengan OPBM dan pusat daur ulang di setiap kecamatan, volume sampah yang dibuang ke TPA dapat terus ditekan, lingkungan menjadi lebih bersih, dan masyarakat memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah,” tegasnya.

Maulana menilai forum internasional tersebut menjadi kesempatan penting untuk berbagi praktik terbaik sekaligus mempelajari berbagai inovasi pengelolaan sampah dari kota-kota lain di kawasan Asia Pasifik.

“Kegiatan ini menjadi sharing session yang sangat baik. Alhamdulillah, apa yang kami paparkan mendapat respons positif dari para peserta,” ujarnya.

Forum City to City Learning and Innovation Lab: Waste Management diikuti sejumlah kepala daerah, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, akademisi, hingga praktisi lingkungan yang membahas strategi kolaboratif dalam membangun sistem pengelolaan sampah perkotaan yang lebih modern dan berkelanjutan.(*)




Pemkot Jambi Bersiap Gugat Lahan 2,1 Hektare, DPRD Dukung Pengamanan Aset Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi segera membawa sengketa kepemilikan lahan seluas sekitar 2,1 hektare di Jalan RB Siagian, Kelurahan Pasir Putih, ke jalur hukum.

Gugatan disiapkan setelah ditemukan tumpang tindih dokumen kepemilikan atas aset yang dinilai memiliki nilai strategis bagi pemerintah daerah.

Lahan yang berada di samping Kebun Binatang Taman Rimba itu selama ini tercatat sebagai aset Pemkot Jambi.

Namun, di lokasi yang sama juga terbit sertifikat hak milik sehingga memunculkan sengketa status kepemilikan.

Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (Aset) BPKAD Kota Jambi, Lucky Harianto, mengatakan seluruh dokumen pendukung gugatan telah disiapkan oleh Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Jambi.

“Saat ini seluruh bahan gugatan sudah siap. Sebelum didaftarkan ke pengadilan, kami terlebih dahulu akan menghapus IMB yang pernah diterbitkan di atas lahan tersebut. Luas lahannya sekitar 2,1 hektare,” ujar Lucky saat mendampingi kunjungan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026.

Menurut Lucky, Pemkot Jambi memiliki dasar hukum berupa Hak Pakai Nomor 4 Tahun 1975.

Namun, belakangan muncul Sertifikat Hak Milik Nomor 11371 di lokasi yang sama sehingga terjadi tumpang tindih dokumen kepemilikan.

“Karena ada dua dokumen kepemilikan di lokasi yang sama, maka penyelesaiannya harus melalui proses hukum agar ada kepastian status aset,” katanya.

Langkah hukum tersebut mendapat dukungan dari DPRD Kota Jambi.

Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menilai penyelamatan aset daerah harus menjadi prioritas, terlebih lokasi tersebut memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Menurutnya, posisi lahan yang berada di kawasan berkembang dan tidak jauh dari Bandara Sultan Thaha membuat aset tersebut berpotensi memberikan manfaat besar bagi daerah apabila status hukumnya telah berkekuatan tetap.

“Kami mendukung penuh langkah hukum yang ditempuh Pemkot Jambi. Ini aset strategis yang harus diamankan karena nantinya bisa dimanfaatkan secara maksimal dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Lahan tersebut sebelumnya pernah diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Rumah Sakit Tipe C pada masa kepemimpinan Wali Kota Jambi saat itu, Syarif Fasha.

Namun, rencana tersebut tidak dapat direalisasikan karena persoalan status kepemilikan yang belum selesai, ditambah lokasi berada di kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

Sebagai solusi, pembangunan rumah sakit akhirnya dialihkan ke gedung eks Graha Lansia di Kelurahan Budiman, Kecamatan Jambi Timur.

Melalui gugatan yang segera diajukan ke pengadilan, Pemkot Jambi berharap memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan lahan tersebut sehingga aset daerah dapat diamankan dan dimanfaatkan secara optimal, baik untuk kepentingan pelayanan publik maupun peningkatan pendapatan daerah.(*)




Al Haris Murka Lihat Kursi Pejabat Kosong di Paripurna DPRD Jambi, Siapkan Evaluasi dan Job Fit

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris melontarkan kritik keras terhadap tingkat kedisiplinan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Sorotan itu disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin 27 Juli 2026.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Jambi, Al Haris mengaku kecewa melihat sejumlah kursi pejabat pemerintah daerah kosong dalam agenda resmi lembaga legislatif tersebut.

Menurutnya, ketidakhadiran pejabat pada kegiatan penting pemerintahan menjadi indikator yang perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan komitmen dan tanggung jawab aparatur sipil negara.

“Jadi kita ini susah. Dulu dengan undang-undang yang lama pejabat bisa kita nonjob-kan. Sekarang tidak bisa lagi. Harus evaluasi kinerja, izin BKN, izin Mendagri. Jadi susah,” ujar Al Haris.

Ia menjelaskan, mekanisme pemberian sanksi terhadap pejabat saat ini memiliki prosedur yang lebih panjang.

Kepala daerah tidak dapat langsung mengganti atau menonaktifkan pejabat tanpa melalui tahapan evaluasi sesuai aturan yang berlaku.

Meski demikian, Al Haris menegaskan perilaku dan kedisiplinan pejabat tetap menjadi bagian dari penilaian kinerja.

Kehadiran dalam agenda pemerintahan, termasuk rapat paripurna DPRD, akan menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja masing-masing pejabat.

“Kami memang sengaja akan melakukan job fit lebih dulu. Setelah izin BKN keluar, kemungkinan pelantikan akhir Agustus. Nanti pejabat yang memang malas hadir akan kita evaluasi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mendapat respons tepuk tangan dari peserta rapat yang hadir.

Selain menyoroti pejabat yang tidak hadir, Al Haris juga menyampaikan teguran kepada sejumlah pejabat yang hadir namun memilih duduk di bagian belakang ruang rapat.

Menurutnya, posisi dan sikap dalam agenda resmi pemerintahan juga mencerminkan keseriusan pejabat dalam menjalankan tugas.

“Harusnya di depan. Di gedung Dewan pun duduk di belakang. Nah, ini masalah. Susah kita,” katanya.

Al Haris menegaskan evaluasi terhadap pejabat bukan semata-mata terkait kehadiran, tetapi juga menyangkut kinerja, tanggung jawab, serta kesungguhan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

Rencana job fit yang akan dilakukan Pemprov Jambi nantinya diharapkan menjadi langkah untuk memastikan posisi strategis di lingkungan pemerintah daerah diisi oleh pejabat yang memiliki kompetensi, disiplin, dan mampu memenuhi target pembangunan.(*)




RSUD H Abdul Manap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Kedokteran UIN STS Jambi, Targetkan Layanan Kesehatan Naik Kelas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi resmi memperkuat kerja sama pengembangan pendidikan kedokteran.

Melalui nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di RSUD H. Abdul Manap, Senin 27 Juli 2026, rumah sakit milik Pemkot Jambi tersebut ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi mahasiswa kedokteran.

Kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. dan Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan sekaligus memperkuat pelayanan medis di Kota Jambi.

Wali Kota, Maulana mengatakan kebutuhan terhadap layanan kesehatan berkualitas akan terus meningkat seiring perkembangan Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi dan pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Menurutnya, dengan semakin terbukanya akses transportasi, termasuk keberadaan jalan tol, Kota Jambi berpotensi menjadi pusat rujukan layanan kesehatan bagi masyarakat dari berbagai wilayah.

“Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Dengan status sebagai rumah sakit pendidikan utama, RSUD H. Abdul Manap nantinya tidak hanya berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi tempat pembelajaran klinis bagi calon dokter.

Maulana menjelaskan, para dokter spesialis di RSUD H. Abdul Manap akan memiliki peran ganda, yakni memberikan pelayanan medis sekaligus membimbing mahasiswa kedokteran dalam proses pendidikan.

“Dokter spesialis nantinya tidak hanya melayani pasien, tetapi juga menjadi pendidik bagi calon dokter. Ini akan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga medis,” katanya.

Selain RSUD H. Abdul Manap, sejumlah rumah sakit lain dan puskesmas di Kota Jambi akan dilibatkan sebagai jejaring pendidikan untuk mendukung kebutuhan praktik mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi.

Menurut Maulana, kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan fasilitas kesehatan, peningkatan sarana prasarana, serta penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi.

Ia mengatakan fakultas kedokteran tersebut masih membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama dalam penyediaan fasilitas pendidikan klinik, sumber daya manusia, serta wahana praktik mahasiswa.

“Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan amanat Tridharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Direktur RSUD H. Abdul Manap, dr. Anastasia Tekti Hanungnurani, MARS, memastikan pihaknya siap memenuhi berbagai persyaratan untuk menjadi rumah sakit pendidikan sesuai standar yang berlaku.

Persiapan tersebut meliputi aspek perizinan, peningkatan fasilitas, serta penguatan tenaga kesehatan agar mampu mendukung proses pendidikan dokter secara berkelanjutan.

“Kami siap berkolaborasi dengan rumah sakit jejaring, dinas kesehatan, puskesmas, dan institusi pendidikan untuk menciptakan pendidikan kedokteran yang berkualitas,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan perguruan tinggi ini, Pemkot Jambi berharap dapat mencetak tenaga medis profesional sekaligus memperkuat posisi Kota Jambi sebagai pusat pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran di Provinsi Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Jambi, pimpinan UIN STS Jambi, Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi, direktur sejumlah rumah sakit, kepala puskesmas, dokter spesialis, serta tamu undangan lainnya.(*)