Personel BKO Polda Jambi Kembali, Pengalaman Bencana Jadi Bekal Tugas

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 40 personel Polda Jambi yang bertugas sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) dalam penanganan bencana di Provinsi Sumatera Barat akhirnya kembali ke Jambi, Senin (26/1/2026).

Kedatangan mereka disambut langsung Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, S.I.K dalam apel di Lapangan Hitam Mapolda Jambi.

Personel gabungan dari Brimob, Polair, dan Sabhara ini telah menjalani misi kemanusiaan hampir dua bulan, membantu evakuasi korban, menyalurkan bantuan sembako, menyediakan air bersih, hingga mendirikan dapur lapangan.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi membacakan pesan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, yang memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi, profesionalisme, dan loyalitas seluruh personel selama bertugas di lapangan.

“Hari ini kita menyambut kembali rekan-rekan yang telah menunaikan tugas kemanusiaan. Selama di lapangan, saudara-saudara menunjukkan pengabdian luar biasa sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Wakapolda Jambi.

Wakapolda juga menekankan pentingnya pengecekan kondisi personel, peralatan, dan perlengkapan pasca penugasan.

Pengalaman yang diperoleh selama BKO, menurutnya, menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas tugas di masa depan, sekaligus memperkuat moril dan jiwa korsa.

Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menambahkan bahwa apel ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras personel Polda Jambi yang telah berkontribusi langsung dalam misi kemanusiaan di Sumbar.

“Personel BKO tidak hanya membantu evakuasi, tetapi juga menyalurkan bantuan dan mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana,” kata Erlan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas di daerah bencana sangat menuntut energi dan ketahanan psikologis, namun juga merupakan bentuk pengabdian dan ibadah tertinggi bagi anggota Polri.(*)




Kenduri Sko di Kerinci, Gubernur Al Haris Tegaskan Pentingnya Pelestarian Adat

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, atas komitmennya memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya melalui kegiatan Kenduri Sko yang digelar secara konsisten.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Gubernur menghadiri Kenduri Sko Manggien Depati Niniek Mamak Luhah Depati Intan Siulak Mukai, yang berlangsung di Lapangan Bola Kaki Trides Tebing Tinggi, Sabtu (24/01/2026).

Gubernur Al Haris menekankan pentingnya kegiatan budaya ini untuk memastikan budaya luhur tetap terjaga dan dapat dikenal oleh generasi penerus.

“Agenda budaya ini menjadi salah satu keunggulan masyarakat dan diharapkan dikenal lebih luas hingga ke penjuru negeri. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Pemangku Adat, Tokoh Adat, dan Lembaga Adat atas dedikasinya memegang teguh adat-istiadat dan kearifan lokal yang menjadi pilar penting pembangunan,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyoroti peran Pemangku Adat sebagai mitra strategis pemerintah dalam memelihara tradisi, membimbing generasi muda, dan menjaga harmoni sosial.

Selain itu, Gubernur menyampaikan kebanggaannya karena Kenduri Sko telah tercatat sebagai budaya tak benda di Kementerian Kebudayaan, yang menjadi aset budaya daerah yang wajib dilestarikan.

Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali rumah adat empat sejenis di Kota Sungai Penuh, karena secara adat, Kerinci dan Sungai Penuh tetap bersatu meski administrasi pemerintahan berbeda.

Gubernur berpesan agar Kenduri Sko dijadikan sarana memperkuat silaturahmi dan menyatukan masyarakat, termasuk dengan melibatkan aparat hukum dalam restorasi yudisial berbasis adat.

Pendekatan ini menekankan prinsip keadilan restoratif (restorative justice) melalui musyawarah mufakat, bukan sekadar hukuman fisik.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si, menekankan bahwa Kenduri Sko adalah simbol persatuan dan kesatuan masyarakat, sekaligus wujud pelestarian adat pusako leluhur.

“Acara ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga usaha kita melestarikan adat istiadat yang diwariskan leluhur. Kami akan terus mendukung kegiatan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” jelas Bupati Monadi.

Bupati menambahkan pentingnya persatuan dan kesepakatan dalam adat, sebagaimana pepatah Kerinci:
“Lah Bulat Air Dek Pembuluh, Lah Bulat Kato Dek Mufakat, Ka Ateh lah Sepucuk Bulat, Ka Bawah Lah Seurat Nunggang, Lah Saciok Bak Ayam, Lah Sedencing Bak Besi.”.(*)




Kepsek di Jambi Diminta Tingkatkan Profesionalisme Guru dan Kualitas Pendidikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menekankan peran Kepala Sekolah sebagai figur teladan (role model) yang menentukan budaya kerja di sekolah dan membentuk profesionalisme guru.

Pernyataan ini disampaikan pada Pembukaan Rapat Kerja Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-Provinsi Jambi di Aula Bundes Desa Koto Periang, Kecamatan Kayu Aro, Sabtu (24/01/2026).

Acara ini dihadiri oleh Bupati Kerinci Monadi, pimpinan Forkopimda Kerinci, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Umar MY, S.E., M.M, serta ratusan kepala sekolah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

“Kepala Sekolah harus memiliki tanggung jawab dan moral yang tinggi. Sebagai pemimpin tertinggi di satuan pendidikan, Kepala Sekolah bukan hanya seorang administrator, melainkan figur teladan yang menentukan budaya sekolah, profesionalisme guru, dan kualitas hasil belajar siswa. Semua itu harus menjadi tanggung jawabnya,” tegas Al Haris.

Raker ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi. Gubernur menjelaskan, semua aspek pendidikan perlu ditingkatkan, mulai tata kelola sekolah, pengembangan profesionalisme Kepala Sekolah, hingga penyelarasan program prioritas Pemerintah Provinsi Jambi.

“Perbedaan mendasar antara Kepala Sekolah dan guru lain terletak pada tanda tangan di ijazah yang menentukan masa depan peserta didik. Meski Kepala Sekolah merupakan guru dengan tugas tambahan, tanggung jawabnya sangat besar karena menyangkut legitimasi dan kualitas lulusan,” ungkap Gubernur.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi dengan program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembangunan sarana pendidikan.

Program ini selaras dengan Asta Cita ke-4 pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran, yang fokus pada penguatan SDM melalui pendidikan.

“Pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran cukup besar untuk MBG dan Sekolah Rakyat. Pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh kepala sekolah harus sejalan untuk meningkatkan kualitas SDM, baik pendidik maupun peserta didik,” jelas Gubernur.

Usai membuka rapat, Gubernur Al Haris, didampingi Bupati Kerinci Monadi, melakukan peninjauan langsung ke SMK Negeri 7 Kerinci dan SMA Negeri 7 Kerinci, untuk memastikan pelaksanaan program pendidikan berjalan sesuai harapan.(*)




Armada Sampah Berkapasitas Besar Diturunkan, Atasi TPS Liar di Jalan Baru Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Aktivitas pembersihan tumpukan sampah di Jalan Baru, Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, terus dilakukan setelah lokasi tersebut sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Meski pembersihan sudah dilakukan secara intensif, masih ditemukan warga yang membuang sampah menggunakan mobil hingga truk ke lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar tersebut.

Pembersihan dilakukan dengan melibatkan sejumlah armada pengangkut sampah berkapasitas besar.

Armada yang diterjunkan antara lain Mercy Tronton berkapasitas 15 ton dengan 3 kali ritasi, Hino Tronton berkapasitas 10 ton dengan 2 kali ritasi, dump truck berkapasitas 4 ton sebanyak 5 ritasi.

Serta truk fuso berkapasitas 10 ton yang masih akan melakukan satu kali ritasi tambahan.

Kabid Mobilisasi Persampahan DLH Kota Jambi, Mulyono, mengatakan bahwa upaya pembersihan ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat sekaligus tindak lanjut dari viralnya kondisi TPS liar di Jalan Baru Sijenjang.

“Kami sudah mengerahkan armada maksimal untuk mengangkut tumpukan sampah yang ada. Total kapasitas angkut cukup besar, namun masih kami temukan warga yang membuang sampah menggunakan mobil dan bahkan truk ke lokasi ini,” ujar Mulyono.

Menurutnya, perilaku pembuangan sampah sembarangan tersebut menjadi tantangan utama dalam penanganan TPS liar.

Meski sudah dibersihkan berulang kali, tumpukan sampah kembali muncul akibat rendahnya kesadaran sebagian warga.

“Kalau tidak ada kesadaran bersama, lokasi ini akan terus menjadi TPS liar. Kami berharap warga bisa memanfaatkan TPS resmi dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan,” tambahnya.

Pemerintah dan pihak terkait juga mengimbau masyarakat sekitar untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan serta melaporkan jika masih ada aktivitas pembuangan sampah ilegal di kawasan Jalan Baru, Kelurahan Sijenjang, Jambi Timur.

Pembersihan TPS liar ini diharapkan dapat memulihkan kondisi lingkungan, mengurangi bau tidak sedap, serta mencegah dampak kesehatan dan pencemaran lingkungan di wilayah tersebut.(*)




Manajemen ASN Modern, Pemkot Jambi Adopsi Sistem Unggulan Kota Surabaya

SURABAYA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong transformasi tata kelola birokrasi dengan memperkuat sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kota Surabaya terkait pengelolaan manajemen ASN berbasis teknologi.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/1/2026) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) masing-masing daerah. Dokumen PKS ditandatangani langsung oleh Kepala BKPSDMD Kota Jambi, Rizalul Fikri, dan Kepala BKPSDMD Kota Surabaya, Ira Tursilowati.

Kesepakatan ini turut disaksikan oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M bersama Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T, M.T.

Kerja sama tersebut difokuskan pada replikasi sistem pengelolaan manajemen ASN milik Pemkot Surabaya untuk diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, sebelum PKS diteken, pihaknya telah melakukan kajian teknis secara mendalam.

Bahkan, tim Pemkot Jambi telah berada di Surabaya selama dua hari untuk mempelajari sistem secara langsung.

“Tim kami benar-benar mempelajari aspek teknisnya, mulai dari IT, BKPSDMD, Inspektorat hingga staf ahli. Setelah itu barulah hari ini kita tandatangani kerja sama dan selanjutnya bisa diterapkan di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan setiap ASN memiliki akun kinerja masing-masing, sehingga pimpinan daerah dapat memantau kinerja pegawai secara real time dan objektif.

“Dengan sistem ini, monitoring kinerja ASN akan lebih transparan dan terukur. Setiap pegawai dinilai secara individu, bukan lagi sekadar berdasarkan unit kerja,” jelasnya.

Maulana juga menambahkan, Pemkot Jambi berencana mengundang tim ahli dari Surabaya untuk melakukan peluncuran resmi sistem manajemen ASN di Kota Jambi dalam waktu dekat.

Tak hanya soal manajemen ASN, kerja sama ini juga membuka peluang bagi Jambi untuk belajar dari Surabaya dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami melihat Surabaya memiliki pengalaman yang sangat baik dalam memaksimalkan PAD. Ini penting bagi Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa agar semakin mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Maulana menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surabaya yang juga menjabat sebagai Ketua APEKSI.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi ini. Apa yang baik dan sudah terbukti di Surabaya akan kami adaptasi dengan cepat di Jambi demi pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kerja sama ini berkaitan erat dengan penerapan manajemen talenta ASN, di mana kinerja dinilai berdasarkan capaian individu.

“Melalui sistem ini, bisa terlihat beban kerja, capaian, dan keberhasilan setiap ASN secara jelas. Inilah yang nanti akan diterapkan di Kota Jambi,” kata Eri.

Ia juga menilai kerja sama antar daerah menjadi ruang saling belajar.

Menurutnya, Surabaya pun akan mengadopsi sejumlah inovasi dari Jambi, salah satunya pengembangan susur sungai yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut PKS, Pemkot Surabaya melalui BKPSDMD akan memberikan pelatihan, pendampingan, serta melakukan monitoring terhadap implementasi sistem manajemen ASN di Kota Jambi.(*)




TP PKK Provinsi Jambi Gelar Jumat Berkah, Masyarakat Antusias Nikmati Sarapan Sehat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat di Pojok Berkah Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Jumat pagi, saat program Jumat Berkah digelar.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), membagikan sarapan pagi yang bersih, sehat, dan bergizi untuk masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian TP PKK Provinsi Jambi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan bergizi di pagi hari, khususnya bagi warga sekitar dan para pengemudi ojek daring yang rutin singgah.

Hj. Hesnidar Haris menyatakan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang semakin meningkat.

“Alhamdulillah, tadi sudah sama-sama menikmati nasi kuning di Halaman Rumah Berkah PKK Provinsi Jambi. Suasananya ramai, bahkan hari ini sarapannya habis lebih cepat, baru pukul 09.00 WIB sudah habis, padahal biasanya keramaian mulai terlihat sejak pukul 08.00 WIB,” ungkapnya.

Ia menambahkan, menu sarapan yang disajikan bukan sekadar makanan sederhana. Setiap sajian dirancang dengan gizi seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, serta pelengkap khas Jambi.

“Makanan yang kita siapkan sudah memperhatikan unsur gizi lengkap. Dan tentu, bagi masyarakat Jambi, harus ada sambal. Kalau sudah ada sambal, makannya jadi lebih bahagia,” tambahnya sambil tersenyum.

Lebih jauh, Hj. Hesnidar menegaskan bahwa Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi program berkelanjutan yang direncanakan hingga akhir masa kepengurusan TP PKK periode 2025–2029, bahkan diteruskan oleh kepengurusan berikutnya.

“Program ini sangat bermanfaat dan menyentuh langsung masyarakat. InsyaAllah siapapun Ketua TP PKK berikutnya dapat melanjutkan kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kali ini, TP PKK Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, untuk memperkuat sinergi dalam kegiatan sosial.

Selain itu, Hj. Hesnidar Haris membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin bersedekah makanan dan minuman bagi masyarakat. “Silakan berkoordinasi langsung dengan Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi,” jelasnya.

Melalui Jumat Berkah, TP PKK Provinsi Jambi berharap menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pangan sehat dan bergizi.(*)




Warga Jambi Tak Perlu Khawatir, Stok Beras Bulog Masih Melimpah

JAMBI – Ketersediaan beras di Provinsi Jambi dipastikan dalam kondisi aman untuk beberapa bulan ke depan. Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi menegaskan stok beras yang tersedia saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Jambi, Ahmad Muzajjad Faqihhuddin, mengatakan Bulog Jambi saat ini memiliki stok beras Public Service Obligation (PSO) sekitar 10.471 ton. Selain itu, dalam waktu dekat akan ada tambahan pasokan dari DKI Jakarta sebanyak 9.000 ton.

“Kalau semuanya sudah masuk, total stok beras kita sekitar 19 ribu ton,” ujar Ahmad.

Dengan rata-rata penyaluran sekitar 3.000 ton per bulan, Ahmad menyebut stok beras Bulog Jambi diperkirakan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama empat hingga lima bulan ke depan. Selain beras PSO, Bulog Jambi juga masih memiliki cadangan beras premium sebanyak 351 ton.

Dari sisi harga, Bulog Jambi menjual beras medium dengan harga Rp11.300 per kilogram atau Rp56.500 per kemasan.

Harga tersebut dinilai jauh lebih murah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“HET beras premium SPHP itu paling mahal Rp13.100 per kilogram, jadi yang dijual Bulog masih sangat terjangkau,” jelasnya.

Bulog juga menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Ahmad mengatakan, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi kepada pengecer yang menjual beras di atas HET.

Setiap pengecer telah menandatangani pakta integritas, dan pelanggaran akan berujung pada pencabutan izin penyaluran.

Menutup keterangannya, Ahmad mengimbau masyarakat Jambi agar tidak khawatir terhadap ketersediaan beras dan kebutuhan pangan lainnya.

“Untuk pangan jangan khawatir, Bulog membuka penjualan setiap hari. Bahkan di hari libur dan tanggal merah tetap buka. Stok cukup dan harga terjangkau,” tutupnya.(*)




Dari Manasik hingga Quran Lansia, Ini Konsep Baru Jambi Islamic Center

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris mengungkapkan rencana besar pengelolaan Jambi Islamic Center agar kawasan tersebut benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, bangunan yang sudah tersedia saat ini tinggal dimaksimalkan fungsinya melalui pengelolaan yang terarah dan berkelanjutan.

“Jambi Islamic Center ini tinggal kita gunakan dengan baik. Kami akan menyusun pengurusnya, nanti kita juga akan studi banding ke Islamic Center DKI Jakarta,” ujar Al Haris saat diwawancarai.

Salah satu rencana pengembangan yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jambi adalah pembangunan miniatur Ka’bah.

Fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai lokasi manasik haji dan umrah bagi masyarakat Jambi.

“Saya berharap ke depannya ada miniatur Ka’bah untuk orang manasik haji dan umrah di sini,” kata Al Haris.

Tak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, Jambi Islamic Center juga dirancang sebagai ruang produktif bagi masyarakat.Ke depan, akan tersedia ruangan khusus yang dapat digunakan untuk bekerja sekaligus menjadi pusat informasi terkait haji dan keagamaan.

Berbagai agenda kegiatan keislaman juga telah disiapkan untuk menghidupkan kawasan Islamic Center.

Di antaranya Bimbingan Teknis (Bimtek) Imam Masjid, wisuda remaja masjid bersama BKPRMI, serta pelatihan pengelolaan bisnis masjid.

Selain itu, program pembinaan Al-Qur’an turut menjadi fokus, seperti Quran Lansia dan Quran Milenial.

Program ini menyasar anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu yang ingin memperbaiki dan memperlancar bacaan Al-Qur’an.

“Intinya kita ingin Islamic Center ini menjadi sebuah pendidikan non-kampus. Orang bisa belajar apa saja di sini, termasuk anak-anak yang belum bisa shalat,” jelasnya.

Saat ini, struktur kepengurusan Jambi Islamic Center masih dalam tahap penyusunan. Al Haris menargetkan pengelolaan Islamic Center sudah berjalan secara optimal pada tahun 2026.

“Struktur pengurusannya sedang diatur dan InsyaAllah tahun 2026 sudah berjalan,” tutupnya.(*)




Pastikan Aman dan Bergizi, BPOM Jambi Kawal Program MBG hingga Dapur

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi mengambil peran aktif dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.

Keterlibatan ini dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan dan mutu pangan.

Kepala BPOM Provinsi Jambi, Musthofa Anwari, menyampaikan bahwa BPOM memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga kualitas makanan bergizi gratis, khususnya pada pelaksanaan di tingkat daerah.

BPOM turut bergabung dalam struktur koordinasi bersama pemerintah daerah untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

Program MBG di Provinsi Jambi dijalankan melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta tim percepatan MBG yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota.

“BPOM menjadi bagian dari struktur tersebut di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,” kata Musthofa.

Salah satu tugas utama BPOM Jambi dalam program ini adalah memberikan pelatihan kepada relawan yang bertugas memasak di dapur MBG.

Pelatihan tersebut meliputi aspek keamanan pangan, penanganan bahan makanan yang benar, serta upaya pencegahan risiko keracunan makanan.

“Selain pelatihan, BPOM Jambi juga melakukan pengawasan rutin dan pengambilan sampel terhadap makanan yang digunakan dalam program MBG,” sebutnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan aman dan layak dikonsumsi oleh penerima manfaat.

Di Kota Jambi sendiri, hingga tahun 2026 ditargetkan terbentuk sebanyak 74 dapur SPPG. Seluruh dapur tersebut akan menjadi sasaran pembinaan dan pelatihan relawan masak oleh BPOM Jambi secara bertahap.

Program MBG juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sebagai penyedia produk pendukung.

Produk UMKM yang dapat digunakan dalam program ini adalah produk yang telah memiliki izin edar dari BPOM, sehingga keamanan pangannya lebih terjamin.

Musthofa menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Jambi saat ini sudah berjalan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat sebagai konsumen cerdas dalam memilih makanan yang aman dan berkualitas.

Dalam pengawasan obat dan makanan, terdapat tiga pilar utama, yakni industri, pemerintah, dan konsumen.

Masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan prinsip Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa guna menghindari risiko makanan yang dapat membahayakan kesehatan.(*)




Sekda Sudirman Ajak Lestarikan Nilai Perjuangan Veteran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, menekankan pentingnya peran Pemuda Panca Marga (PPM) sebagai organisasi yang menghimpun anak cucu pahlawan dalam melestarikan nilai perjuangan para veteran.

Hal ini disampaikan Sekda Sudirman saat menghadiri peringatan HUT ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan HUT ke-45 PPM Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (22/01/2026).

Menurut Sekda, PPM dan LVRI memiliki peran strategis dalam meneruskan cita-cita proklamasi dan mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para veteran atas pengorbanan luar biasa dalam mempertahankan kemerdekaan. Peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk mengenang jasa-jasa para veteran yang menjadi fondasi kebebasan dan keberlanjutan bangsa,” ujar Sekda.

Sekda Sudirman menambahkan bahwa perjuangan para veteran adalah teladan keberanian, ketulusan, dan keteguhan hati yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun bangsa, menjaga persatuan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap setiap kontribusi yang diberikan oleh veteran menjadi warisan abadi bagi bangsa.

Dalam arahannya, Sekda juga menekankan pentingnya sinergi antara generasi pendahulu dan generasi penerus.

“Kami berharap PPM dapat menjadi garda terdepan dalam menerjemahkan pengalaman veteran menjadi aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Nilai-nilai perjuangan veteran harus terus menjadi kekuatan membangun Provinsi Jambi yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Acara ini tidak hanya menjadi peringatan hari jadi organisasi LVRI dan PPM, tetapi juga momentum memperjuangkan kesejahteraan, kehormatan, dan martabat para veteran dan keluarganya.

Sekda menekankan, LVRI dan PPM Provinsi Jambi diharapkan terus aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya, serta menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa.

“Selamat HUT ke-69 LVRI dan HUT ke-45 PPM. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan keberkahan bagi para veteran yang terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jambi,” tutup Sekda Sudirman.(*)