Wali Kota Jambi Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ketua RT, Wujud Kartu Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial melalui program unggulan Kartu Bahagia.

Wali Kota Jambi, Maulana, secara langsung menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JMK) kepada keluarga Ketua RT yang meninggal dunia, Rabu (18/03/2026).

Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris almarhum Hasan Alwi, Ketua RT di wilayah Kecamatan Jambi Timur, yang sebelumnya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui fasilitasi Pemkot Jambi.

Dalam kunjungannya ke rumah duka, Wali Kota turut didampingi sejumlah pejabat Pemkot serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi.

Pada kesempatan itu, bantuan santunan sebesar Rp42 juta diserahkan langsung kepada keluarga, sekaligus penyerahan dokumen akta kematian guna mempermudah proses administrasi.

Maulana menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum serta mengapresiasi dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Ketua RT.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami turut berduka cita. Terima kasih atas pengabdian almarhum yang telah melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, keikutsertaan para Ketua RT dalam program BPJS Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman sekaligus jaminan perlindungan bagi aparatur di tingkat lingkungan.

Menurutnya, santunan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan serta dimanfaatkan untuk kebutuhan ke depan.

Program perlindungan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Jambi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pekerja rentan.

Setiap tahunnya, jumlah penerima manfaat dari program ini terus diperluas melalui Kartu Bahagia.

Sebelumnya, pada Senin (16/03/2026), Pemkot Jambi juga telah menyalurkan santunan serupa kepada keluarga dua Ketua RT lainnya.

Santunan sebesar Rp86 juta diberikan kepada ahli waris almarhumah Uci Utami dari Kelurahan Kenali Besar, sementara Rp42 juta disalurkan kepada keluarga almarhum Irwan Dodyanto dari Kelurahan Pasir Putih.

Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan jaminan sosial bagi para pelayan publik di tingkat paling dasar.(*)




Rakor di Jambi, Alfin Paparkan Kesiapan Sungai Penuh Hadapi Lebaran

JAMBI , SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sinergi antar pemerintah daerah dan aparat keamanan di Provinsi Jambi terus diperkuat.

Hal ini terlihat dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jambi yang digelar pada Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi ini dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, dan dihadiri sejumlah kepala daerah serta unsur Forkopimda dari seluruh kabupaten/kota.

Wali Kota Alfin turut hadir dalam rapat tersebut dan memaparkan kesiapan Kota Sungai Penuh dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Lebaran tahun ini.

Dalam paparannya, Alfin menyebutkan bahwa pihaknya bersama Forkopimda telah menyiapkan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik, pendirian pos pengamanan serta pos pelayanan, hingga penjagaan di tempat ibadah dan pusat keramaian masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama periode Lebaran.

“Koordinasi dan sinergi antar Forkopimda sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Alfin.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk menyampaikan berbagai isu strategis di wilayah masing-masing, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan Forkopimda, diharapkan pengamanan Idulfitri 2026 di Provinsi Jambi dapat berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.(*)




Bandara Jambi Padat Jelang Lebaran, Lonjakan Penumpang Capai 3 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Sultan Thaha mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan jumlah penumpang bahkan sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengungkapkan bahwa kenaikan arus mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

“Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan. Biasanya berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari, kini bisa mencapai sekitar 4.500 penumpang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah membuka posko angkutan Lebaran sesuai arahan regulator dari Kementerian Perhubungan.

Posko ini mulai beroperasi beberapa hari lalu guna memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, puncak arus balik atau keberangkatan penumpang dari Jambi diperkirakan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026.

Dari sisi penerbangan, terdapat sekitar tujuh maskapai yang beroperasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, termasuk Lion Group hingga Susi Air yang melayani rute perintis seperti Dabo Singkep dan Kerinci.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, maskapai juga telah menambah sekitar 82 penerbangan ekstra (extra flight). Bahkan, menjelang Lebaran, tiket penerbangan menuju Jambi dilaporkan sudah habis terjual.

“Untuk arus mudik, penerbangan menuju Jambi hampir seluruhnya penuh. Sedangkan setelah Lebaran, baru terlihat peningkatan pada arus balik dari Jambi ke berbagai daerah,” jelas Ardon.

Dengan lonjakan ini, Bandara Sultan Thaha Jambi menjadi salah satu titik penting pergerakan mudik di wilayah Sumatera, khususnya bagi masyarakat yang memilih transportasi udara.

Pihak bandara mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, memastikan dokumen perjalanan lengkap, serta mengikuti aturan penerbangan demi kelancaran perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026.(*)




Penting! Jalur Bayung Lencir Ditutup Sementara, Tol Jambi Jadi Alternatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengaturan lalu lintas mulai diberlakukan pada arus mudik Lebaran 2026 di koridor Jambi–Palembang.

Namun di tengah pengalihan jalur tersebut, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Betejam) tetap beroperasi normal dan menjadi jalur andalan bagi pemudik.

PT Hutama Karya (Persero) memastikan kesiapan layanan di Tol Jambi untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Hal ini seiring diberlakukannya pengalihan arus kendaraan di kawasan Bayung Lencir.

Berdasarkan kebijakan dari pihak kepolisian, kendaraan yang melintas dari Jambi menuju Palembang melalui Bayung Lencir dialihkan ke jalur lintas tengah, yakni melalui Sarolangun–Lubuk Linggau.

Pengalihan ini mulai diterapkan sejak 16 Maret 2026 pukul 21.00 WIB dan bersifat sementara, tergantung kondisi lalu lintas di lapangan.

Meski demikian, Hutama Karya menegaskan bahwa kendaraan yang melintas melalui Tol Betejam, khususnya dari arah Bayung Lencir menuju Simpang Ness maupun sebaliknya, tetap dapat melintas seperti biasa tanpa pembatasan.

Kondisi ini menjadikan Tol Betung–Tempino–Jambi sebagai jalur strategis yang tetap terbuka di tengah rekayasa lalu lintas mudik Lebaran tahun ini.

Plh. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pengaturan lalu lintas demi kelancaran arus mudik.

“Pengaturan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan. Di sisi lain, kami memastikan operasional ruas tol tetap siaga agar pengguna jalan tetap terlayani dengan optimal,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran lalu lintas, Hutama Karya juga menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari petugas operasional, layanan transaksi, hingga fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol.

Pengguna jalan diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta mematuhi rambu lalu lintas.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta menjaga kondisi fisik selama berkendara.

Dengan tetap beroperasinya Tol Jambi di tengah pengalihan arus ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.(*)




Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Trafik Tol Jambi Naik Drastis hingga 24 Persen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) wilayah Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang cukup terasa di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi.

Pada Minggu, 16 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut mencapai 9.318 unit.

Angka ini meningkat sekitar 24,57 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal, menandakan mulai tingginya mobilitas masyarakat menjelang puncak mudik.

Kenaikan trafik di Tol Jambi ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku, sehingga masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik.

Secara keseluruhan, trafik kendaraan di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya di JTTS mencapai 138.029 kendaraan dalam satu hari.

Jumlah ini melonjak hingga 55,54 persen dari kondisi normal, mencerminkan pergerakan mudik yang semakin masif.

Meski demikian, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi tetap menjadi perhatian utama karena berfungsi sebagai jalur strategis penghubung di wilayah Jambi dan sekitarnya.

Ruas ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan volume kendaraan dalam beberapa hari ke depan.

Hutama Karya memastikan kesiapan operasional untuk menghadapi lonjakan ini, mulai dari petugas lapangan, fasilitas rest area, hingga sistem pemantauan lalu lintas secara real-time.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima.

Pengendara juga disarankan untuk beristirahat jika mengalami kelelahan demi menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

Dengan tren peningkatan ini, Tol Jambi diperkirakan akan menjadi salah satu titik krusial dalam arus mudik Lebaran 2026 di Sumatera.(*)




Baznas Kota Jambi Tegaskan Peran sebagai Lembaga Resmi Negara dalam Menyejahterakan Umat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menegaskan komitmennya sebagai lembaga resmi negara yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan transparan.

Hal ini disampaikan Ketua Baznas Kota Jambi, M Padli, saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan pada Selasa (16/3/2026).

Ia diamping Waka Bidang Pengumpulan Fakhruddin, Waka Bidang Perencanaan Sanandar, Waka Bidang Pendistribusian Suparman dan Waka Bidang SDM Abdul Rahim.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Baznas hadir sesuai amanah undang-undang sebagai lembaga utama dalam pengelolaan zakat di Indonesia, termasuk di wilayah Kota Jambi.

“Baznas merupakan lembaga resmi negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyejahterakan umat,” kata dia.

” Kami mengelola dana zakat untuk disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan,” ujar M Padli.

Menurutnya, Baznas Kota Jambi terus mengoptimalkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk membantu masyarakat dari berbagai aspek kehidupan. Beberapa program tersebut antara lain:

* Jambi Bertakwa, yang berfokus pada pembinaan keagamaan dan peningkatan kualitas spiritual masyarakat.

* Jambi Cerdas, yang mendukung sektor pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu.

* Program sosial ekonomi lainnya yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Jambi.

M Padli menjelaskan bahwa program-program tersebut tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.

“Fokus kami tidak hanya membantu sesaat, tetapi bagaimana masyarakat bisa bangkit dan mandiri melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Jambi untuk semakin percaya dan menyalurkan zakatnya melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan yang akuntabel dan sesuai syariat.

Dengan berbagai program strategis yang dijalankan, Baznas Kota Jambi optimistis dapat terus menjadi garda terdepan dalam upaya menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di daerah tersebut.(*)




Jelang Idul Fitri, Iwako Jambi Fokus Bantu Dhuafa yang Belum Tersentuh

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ikatan Wartawan Peliputan Kota (Iwako) Jambi kembali menggelar aksi sosial bertajuk Iwako Peduli dan Berbagi Kebahagiaan pada Senin–Selasa (16–17 Maret 2026).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Kota Jambi.

Ketua Iwako Jambi, Ali Ahmadi, mengatakan kegiatan ini difokuskan pada warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya kaum dhuafa yang belum menerima bantuan sosial dari pihak lain.

“Kami menyasar masyarakat yang belum tersentuh bantuan. Setelah turun langsung ke lapangan, ternyata masih banyak warga dalam kondisi tersebut,” ujar Ali Ahmadi.

Dalam kegiatan ini, Iwako menyalurkan 50 paket bantuan berisi kebutuhan pokok dan uang tunai.

Bantuan diberikan kepada warga di beberapa wilayah, antara lain:

* Simpang Rimbo

* Kenali Asam

* Thehok

* Legok

* Simpang IV Sipin

* Tanjung Pinang

* Rajawali

Ali menjelaskan, bantuan berasal dari berbagai pihak yang turut berpartisipasi, di antaranya:

* Wartawan peliputan Pemkot Jambi

* Forum CSR Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Jambi

* Dinas Pendidikan Kota Jambi

* Wali Kota Jambi, dr. Maulana

* Pembina Iwako, Saleh Ridha

“Para donatur mempercayakan Iwako untuk menyalurkan bantuan ini kepada yang membutuhkan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” tambahnya.

Pembina Iwako, Saleh Ridha, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian wartawan terhadap masyarakat kurang mampu, terutama menjelang Lebaran.

“Harapannya bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat dhuafa menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat penerima manfaat. Salah satunya Selamet, warga RT 02 Kelurahan Tanjung Pinang.

“Terima kasih kepada Iwako dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Setelah penyaluran bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama anggota Iwako.

Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.(*)




Ombudsman Soroti Transportasi Sungai Tanggo Rajo Saat Mudik 2026, Tak Ada Posko Pengawasan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi melakukan pemantauan pelayanan mudik Lebaran 2026 di sejumlah titik transportasi.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah penyeberangan angkutan sungai di kawasan Tanggo Rajo, Angso Duo, Kota Jambi.

Dalam pemantauan tersebut, Ombudsman menyoroti belum adanya posko pengawasan maupun petugas khusus dari instansi terkait di lokasi transportasi sungai yang berada di sekitar kawasan rumah dinas Gubernur Jambi itu.

Asisten Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Korinna Al Emira, mengatakan keberadaan posko sangat penting, terutama pada masa arus mudik ketika jumlah penumpang meningkat.

Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk memastikan keselamatan masyarakat yang menggunakan transportasi sungai sebagai sarana perjalanan mudik.

Korinna menjelaskan, jalur Sungai Batanghari merupakan salah satu moda transportasi tertua di Jambi yang hingga kini masih digunakan masyarakat, terutama untuk menghubungkan wilayah pesisir dan daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, terlihat ratusan pemudik memadati kawasan penyeberangan Tanggo Rajo untuk menaiki kapal cepat atau speedboat.

Para penumpang tersebut berasal dari Kota Jambi dengan berbagai tujuan di wilayah pesisir, seperti Sadu, Nipah Panjang, Simpang Desa, Rantau Rasau hingga Sungai Lokan.

Pada hari biasa, penyeberangan hanya melayani satu kali keberangkatan kapal. Namun saat musim mudik Lebaran, jumlah perjalanan meningkat menjadi dua kali keberangkatan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

Ombudsman menilai pemerintah melalui instansi terkait perlu memberikan perhatian lebih terhadap transportasi sungai, baik dari sisi keselamatan penumpang maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan antar kabupaten dan kota.

Sebagai tindak lanjut, Ombudsman menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi berwenang, termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, untuk meningkatkan pengawasan terhadap transportasi sungai selama periode mudik.

Selain memantau jalur sungai, Ombudsman juga melakukan pengecekan layanan mudik di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Koordinator Komersial Angkasa Pura Jambi, Endah, mengatakan pihak bandara telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik.

Ia memastikan fasilitas bandara serta petugas operasional telah siap melayani masyarakat yang menggunakan transportasi udara.

Menurutnya, koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah instansi terkait seperti Karantina dan Kantor Kesehatan Pelabuhan guna memastikan pelayanan berjalan lancar.

Saat ini jumlah penumpang di Bandara Sultan Thaha diperkirakan sudah mencapai sekitar dua ribu orang per hari.

Sementara pada puncak arus mudik Lebaran, jumlah penumpang diprediksi dapat mencapai lima ribu orang.

Bandara juga telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, ibu menyusui, serta lansia. Selain itu tersedia pula saluran informasi dan pengaduan bagi para penumpang.(*)




Jalur Jambi–Palembang Dialihkan Saat Mudik Lebaran, Pemudik Diminta Lewat Rute Alternatif Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi melakukan pengalihan arus kendaraan pemudik dari Jalur Lintas Timur Jambi–Palembang menuju Jalur Lintas Barat dan Jalur Tengah.

Kebijakan ini diterapkan menyusul meningkatnya volume kendaraan secara signifikan selama arus mudik Lebaran.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kakorlantas Polri untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik.

Dalam kebijakan ini, kendaraan pemudik yang melintas dari arah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau dengan tujuan Palembang hingga Pulau Jawa diarahkan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Untuk rute pertama, pengendara dapat melalui Jalur Barat dengan lintasan Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang.

Dari Prabumulih, pemudik bisa memanfaatkan akses Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat perjalanan menuju Kota Palembang.

Sementara itu, bagi pemudik yang tidak menggunakan tol, jalur alternatif lainnya adalah Jalur Tengah dengan rute Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi juga menginstruksikan seluruh jajaran Satlantas di wilayah hukum Polda Jambi untuk menutup sementara Jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik dan mengarahkan mereka ke jalur alternatif tersebut.

Dalam pelaksanaannya, petugas kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis seperti persimpangan utama dan lokasi penyekatan untuk membantu mengarahkan arus kendaraan.

Selain itu, spanduk dan papan penunjuk arah sementara dipasang di sejumlah titik perbatasan, termasuk wilayah perbatasan Riau–Jambi.

Sosialisasi terkait pengalihan arus juga dilakukan secara masif melalui media sosial dan media massa agar masyarakat yang hendak mudik dapat menyesuaikan rute perjalanan lebih awal.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Polres Sarolangun serta Polres Musi Rawas Utara dari Polda Sumatera Selatan guna memastikan kesiapan Jalur Lintas Tengah dalam menampung peningkatan jumlah kendaraan pemudik.

Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, pengalihan arus tersebut merupakan langkah strategis untuk mengurai kemacetan di Jalur Lintas Timur yang saat ini mengalami lonjakan kendaraan cukup tinggi.

Menurutnya, dengan mengarahkan pemudik ke jalur alternatif, diharapkan perjalanan masyarakat tetap lancar, aman, dan nyaman selama musim mudik.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel di lapangan diminta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dengan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam melakukan pengaturan lalu lintas.

Polda Jambi turut mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi arahan petugas, memperhatikan rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum menempuh perjalanan jauh.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Lantik Direksi Baru Perumdam Tirta Mayang Periode 2026–2031

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana resmi melantik jajaran direksi baru Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi untuk periode 2026–2031, Senin (16/3/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Pelantikan ini dilakukan setelah Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil akhir Seleksi Terbuka Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi.

Tiga nama resmi ditetapkan sebagai jajaran direksi baru setelah melalui rangkaian tahapan seleksi sesuai regulasi yang berlaku.

Pengumuman hasil seleksi tersebut tertuang dalam Surat Nomor: PD.01/019/Pansel-2026 tertanggal 25 Februari 2026.

Proses seleksi dilaksanakan dengan berpedoman pada regulasi Kementerian Dalam Negeri terkait tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum, termasuk aturan mengenai organ dan kepegawaian perusahaan daerah.

Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan, mulai dari seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), penulisan makalah, hingga wawancara akhir bersama Wali Kota Jambi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Adapun tiga nama yang resmi dilantik sebagai direksi baru Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi yaitu:

* Arianto, S.T. sebagai Direktur Utama

* Eri Suganda, S.T. sebagai Direktur Teknik

* Andri Susanto, S.Kom. sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Maulana yang juga bertindak sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) berharap jajaran direksi yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.

“Direksi yang baru dilantik harus mampu bekerja profesional, berintegritas, dan menghadirkan inovasi dalam pengelolaan perusahaan. Perumdam Tirta Mayang memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan dan kualitas air bersih bagi masyarakat Kota Jambi,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta peningkatan kinerja perusahaan agar mampu memberikan pelayanan maksimal sekaligus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ke depan saya berharap Perumdam Tirta Mayang semakin maju, memperluas cakupan layanan air bersih, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mampu menjadi BUMD yang sehat, profesional, dan membanggakan bagi Kota Jambi,” pungkasnya.(*)