Damkar Kota Jambi Evakuasi 20 Warga yang Terdampak Banjir di Suka Karya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Korban banjir yang melanda wilayah RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, pada Selasa pagi (25/2) telah dievakuasi dengan lancar oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Jambi.

Sebanyak 20 warga yang terjebak banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter berhasil diselamatkan dalam operasi penyelamatan yang berlangsung antara pukul 06.00 hingga 07.30 WIB.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandy, lokasi yang terdampak banjir berada di sekitar kawasan belakang Fresh, dengan air mencapai kedalaman 1 meter.

Proses evakuasi melibatkan sejumlah sarana dan prasarana, antara lain 1 unit perahu karet, 1 unit mobil rescue, 1 unit mobil fire jeep, dan peralatan keselamatan seperti pelampung.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Pimpinan operasi evakuasi, Danki Julianto, yang memimpin tim dari Pleton 2 Mako Damkar, mengungkapkan bahwa proses penyelamatan berlangsung aman dan terkendali.

Seluruh warga yang dievakuasi dalam keadaan sehat dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Mustari Affandy mengungkapkan bahwa, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan penanggulangan bencana dengan menyiagakan tim dan peralatan.

“Tim kami tetap siaga di titik-titik rawan lainnya untuk memastikan keamanan warga. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar bencana ini bisa segera tertangani dengan baik,” tuturnya.

Tim Damkar Kota Jambi terus berkomitmen untuk siap siaga dalam menghadapi potensi bencana lainnya.

Dengan adanya peralatan canggih dan tenaga profesional yang terlatih, diharapkan warga Kota Jambi dapat merasa aman dan terjamin keselamatannya saat menghadapi situasi darurat seperti ini.

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi juga menyarankan agar warga selalu memperhatikan potensi bencana di musim hujan, serta mengikuti imbauan yang diberikan oleh pihak berwenang.

Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan petugas, diharapkan upaya penanggulangan bencana di Kota Jambi akan terus meningkat dan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi warga.(*)




Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra Dorong Peluang Strategis bagi Kemajuan Kota Jambi

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID  Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, mengikuti Retreat Kepala Daerah yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Senin (24/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepala daerah dalam menghadapi tantangan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pada hari keempat, para peserta mendapatkan materi dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dan efektif.

Walikota Maulana menilai materi tersebut relevan dengan visi Kota Jambi.

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Baca juga: Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

“Kami berkomitmen untuk menjaga nilai Pancasila, memperkuat demokrasi, dan melindungi hak-hak masyarakat dalam setiap kebijakan yang kami buat,” ujar Maulana.

Kedekatan Maulana dengan Yusril Ihza Mahendra diyakini akan membuka peluang strategis bagi kemajuan Kota Jambi.

Sebagai Menko yang berpengalaman, Yusril dapat memberikan dukungan dalam mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”.

Selain materi, retreqt ini juga mengadakan senam pagi dan apel bersama untuk mempererat hubungan antar kepala daerah.

Maulana menyatakan bahwa, kegiatan ini memberi wawasan baru yang bermanfaat bagi pengelolaan pemerintahan di Kota Jambi.

“Dengan ilmu dan pengalaman yang kami dapat, kami yakin bisa membawa Jambi menuju kemajuan lebih lanjut,” tegas Maulana.

Retreat Kepala Daerah di Akmil ini akan berlangsung beberapa hari lagi untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman dalam menjalankan pemerintahan yang baik dan amanah. (*)




Warga Desa Mendalo Indah Protes Rusaknya Jalan, Minta Pemerintah Perbaiki

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Puluhan warga Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, menggelar aksi protes di jalanan pada Senin (24/02/2025).

Mereka menuntut agar pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak di RT 09, yang telah lama mengganggu mobilitas warga.

Dalam aksi tersebut, para warga membawa poster dan spanduk sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang semakin buruk.

Kepala Desa Mendalo Indah, Muslim, menyampaikan bahwa permasalahan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan status jalan tersebut masih milik Pertamina.

Baca juga: Pengedar Sabu Asal Kota Jambi Diringkus di Penginapan Tanjab Timur

Baca juga: Hari Pertama Kerja, Wakil Bupati Jun Mahir Tinjau Pasar Tradisional dan Dinsos PPPA

Menurutnya, pihak desa sudah mengajukan permohonan agar status jalan tersebut dilepaskan dari Pertamina ke Pemda, namun hingga kini belum ada hasil.

“Pemerintah tidak bisa memperbaiki jalan ini karena masih berstatus jalan milik Pertamina,” kata dia.

“Kami sudah mengajukan permohonan pelepasan hak jalan ini ke Pemda, Provinsi, dan Bupati melalui Dewan, tapi sampai sekarang belum ada keputusan,” ungkap Muslim.

Muslim berharap Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Muaro Jambi segera menyelesaikan permasalahan ini, dengan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pertamina, agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki.

Sementara Anggota DPRD Muaro Jambi, Ulil Amri, juga menyoroti masalah ini.

Menurutnya, pemerintah daerah telah berusaha berkoordinasi dengan Pertamina, namun status jalan yang masih milik Pertamina menghalangi perbaikan.

“Pemerintah tidak bisa membangun jalan ini karena masih merupakan aset Pertamina,” sebutnya.

‘Kami terus berusaha agar jalan ini bisa dipindahkan menjadi aset Pemda Muaro Jambi, dan setelah itu baru bisa diperbaiki,” terang Ulil.

Ulil menambahkan bahwa mereka akan segera melaporkan masalah ini kepada Bupati untuk segera diambil tindakan.

“Kami tahu kondisi jalan ini sangat penting, ada sekolah dan masjid di sekitar sini,” kata dia.

“Kegiatan Pertamina pun tidak ada di lokasi ini, jadi kami akan terus berjuang untuk perbaikan jalan ini,” tandasnya.

Aksi protes ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Melawati, Faa Tumbu Duha, Kapolsek Jaluko, Babinsa, serta Ketua RT setempat. (*)




Wawako Diza Aljosha Segera Tindak Lanjuti Keluhan Siswa Soal Lauk Sayur dalam Program MBG

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan di Kota Jambi mendapat respons beragam dari para siswa.

Meski program ini disambut baik, tidak semua siswa dapat menikmati menu yang disediakan, terutama saat lauk yang disajikan berbahan dasar sayur.

Sejak diluncurkan pada 17 Februari 2025, Program MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memberikan asupan gizi yang baik bagi siswa.

Namun, di SMP Negeri 7 Kota Jambi, beberapa siswa tampaknya tidak begitu menikmati hidangan yang terbuat dari sayuran.

Baca juga: Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

Baca juga: Wawako Jambi Diza Hazrah Aljosha Mengaku Grogi, Saat Pimpin Apel Perdana

Nayla, salah seorang siswi, mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap sayuran, terutama kacang dan wortel yang disajikan pada makan siang tersebut.

“Saya memang tidak biasa makan sayur seperti ini, jadi rasanya kurang enak,” ujar Nayla, dengan jujur.

Melihat hal tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Aljosha Hazrin, yang melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program MBG, menyadari pentingnya penyesuaian menu.

Ia menegaskan, akan segera melakukan evaluasi untuk memastikan program ini berjalan lebih efektif tanpa menyisakan makanan yang terbuang.

“Kami akan mengevaluasi menu yang ada agar lebih sesuai dengan selera siswa, tanpa mengurangi kandungan gizi yang dibutuhkan,” sebutnya.

“Kami tidak ingin ada makanan yang terbuang hanya karena anak-anak tidak menyukainya,” kata Diza saat ditemui pada Senin (24/02/2025).

Meskipun ada beberapa siswa yang kurang menyukai lauk sayur, Diza mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, mayoritas siswa menikmati makanan yang disediakan.

Pemkot Jambi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menyempurnakan Program MBG agar seluruh siswa bisa mendapatkan manfaat gizi yang optimal.

“Pemkot Jambi akan terus berupaya meningkatkan kualitas program ini agar seluruh siswa mendapat asupan gizi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tutup Diza.

Dengan adanya evaluasi yang dijanjikan, diharapkan Program MBG bisa semakin tepat sasaran dan mendukung peningkatan kualitas gizi bagi siswa di Kota Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Tampil Aktif dalam Diskusi pada Retreat Kepala Daerah di Magelang

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menunjukkan keterlibatannya yang tinggi dalam diskusi pada retret Kepala Daerah yang diadakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Senin (24/2/2025).

Maulana terlihat aktif memberikan pandangannya dalam kelompok diskusi yang membahas berbagai topik pembangunan daerah.

“Retret ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk menyamakan persepsi terkait pembangunan daerah, yang selaras dengan visi dan harapan Presiden,” ujar Maulana.

Selama diskusi, meskipun ada momen perdebatan dan canda tawa, Wali Kota Jambi menekankan pentingnya fokus dan keseriusan dalam menerima dan menanggapi setiap materi yang disampaikan oleh pemateri.

Baca juga: Wawako Jambi Diza Hazrah Aljosha Mengaku Grogi, Saat Pimpin Apel Perdana

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Pada kesempatan tersebut, Maulana mengungkapkan bahwa seluruh kepala daerah diberikan pembekalan materi yang mencakup Visi, Misi, dan Program Prioritas Presiden, Sosialisasi RPJMN 2025-2029, Reformasi Birokrasi, Asta Cita terkait Demokrasi, HAM, dan Pertahanan, serta materi mengenai Lapangan Kerja, Kewirausahaan, dan Infrastruktur.

Retret ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat pemahaman dan sinergi dalam melaksanakan program-program pembangunan yang lebih terarah.(*)




Hari Pertama Kerja, Wakil Bupati Jun Mahir Tinjau Pasar Tradisional dan Dinsos PPPA

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi Mahir, memulai hari pertamanya dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi penting.

Termasuk Pasar Tradisional Sengeti dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), Senin 24 Februari 2025.

Dalam kunjungannya ke pasar, yang didampingi oleh sejumlah Kepala OPD, Jun Mahir terlihat aktif berinteraksi dengan para pedagang.

Ia menanyakan harga bahan pokok yang sedang beredar di pasaran menjelang bulan suci Ramadan.

Baca juga: BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Baca juga: Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Menurut Jun Mahir, sidaknya ke Pasar Sengeti bertujuan untuk memantau langsung dampak inflasi terhadap harga kebutuhan pokok.

“Meski ada sedikit kenaikan harga, namun sejauh ini masih dalam batas wajar dan dapat diterima. Tentunya, pemerintah akan terus memantau perkembangan ini agar kenaikan harga tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Setelah memantau pasar, Jun Mahir melanjutkan sidaknya ke Kantor Dinas Sosial dan PPPA yang terletak di Komplek Perkantoran Bukit Cinto Kenang Sengeti.

Di sana, ia berdiskusi dengan pihak Dinsos PPPA mengenai berbagai program yang telah berjalan, seperti bantuan untuk masyarakat miskin dan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Dinas Sosial memiliki banyak program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami berharap Dinsos dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” tambah Jun Mahir.

Kunjungan tersebut menunjukkan komitmen Wakil Bupati Jun Mahir untuk memastikan pelayanan publik di Kabupaten Muaro Jambi berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.(*)




Polres Bungo Gempur Knalpot Brong!148 Knalpot Brong Dimusnahkan

Bungo, Sepucukjambi.id – Sebagai langkah nyata dalam memberantas penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar, Polres Bungo menggelar pemusnahan 148 unit knalpot brong hasil Operasi Keselamatan 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (24/2/2025) di halaman Mapolres Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.KOM, memimpin langsung pemusnahan ini, didampingi oleh Kajari Muara Bungo, Ketua PN Muara Bungo, Wakapolres Bungo Kompol M. Riedho S. Taufan, CPHR., S.I.K., M.H, serta Kasat Lantas AKP Edo Damara, S.I.K., M.H, bersama jajaran Polres dan perwakilan OPD terkait.

Dalam konferensi pers, AKBP Natalena Eko Cahyono menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan wujud komitmen Polres Bungo dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Knalpot brong sangat mengganggu karena suaranya yang bising. Selain itu, penggunaannya sering kali menjadi pemicu aksi balap liar dan tawuran remaja yang meresahkan,” jelasnya.

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Baca juga: Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

Selama Operasi Keselamatan 2025, Polres Bungo mencatat 341 pelanggar dikenai tilang, sementara 551 lainnya mendapat teguran. Barang bukti yang disita meliputi 103 unit sepeda motor, 213 lembar STNK, dan 15 lembar SIM.

Sebagai simbol ketegasan dalam menindak pelanggaran, 148 knalpot brong yang telah disita dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong.

“Penertiban ini akan terus berlanjut. Siapa pun yang masih nekat menggunakan knalpot brong akan kami tindak tegas,” tegas Kapolres.

Selain razia, Polres Bungo juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dampak negatif knalpot brong. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesadaran pengendara untuk lebih tertib berlalu lintas.

Dengan berkurangnya penggunaan knalpot brong, kebisingan serta polusi suara dapat diminimalisir, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan. Dengan kesadaran dan kerja sama semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk Bungo,” pungkas AKBP Natalena Eko Cahyono.(*)




Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Wabup Merangin, H A Khafid Moein, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara daring yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Senin (24/2).

Dalam rakor tersebut, disampaikan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Merangin tercatat berada pada angka 1,380.

Angka ini menunjukkan, penurunan signifikan dari minggu sebelumnya yang mencapai 4,490.

Menurut Wabup, penurunan IPH ini disebabkan oleh turunnya harga sejumlah komoditas di pasar.

Baca juga: Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Kota Jambi

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

“Alhamdulillah, inflasi di Merangin terkendali. Penurunan harga ini terjadi pada komoditas seperti daging ayam ras, cabai merah, bawang putih, dan bahan pokok lainnya,” ujarnya, yang juga dibenarkan oleh Sekda Merangin, Fajarman.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Merangin akan terus memantau perkembangan harga di pasar untuk memastikan kestabilan harga pangan.

Selain itu, Wabup juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong sektor pertanian agar pasokan bahan pokok melimpah dan harga bisa lebih stabil.

Mengenai pengaruh cuaca yang sering hujan di Merangin, Wabup menegaskan bahwa hingga saat ini, cuaca belum menunjukkan dampak signifikan terhadap inflasi.

Sebab, belum ada area pertanian yang terendam banjir hingga menyebabkan gagal panen.

Rakor juga dihadiri oleh beberapa pejabat terkait, termasuk Sekda Merangin, Fajarman, Asisten II Setda Merangin, Suherman, serta sejumlah kepala dinas dan perwakilan dari Bulog.

Pemerintah Kabupaten Merangin terus bekerja keras untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah, terutama dalam pengendalian inflasi.(*)




Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang diperkirakan akan melanda Kota Jambi dan sejumlah wilayah sekitarnya pada pukul 10:20 WIB, hari ini, 24 Februari 2025.

Dalam update yang dirilis pada pukul 09:50 WIB, BMKG memperingatkan bahwa hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Kota Jambi, terutama di kecamatan Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, dan Paal Merah.

Selain itu, beberapa daerah lainnya di Provinsi Jambi juga diperkirakan akan terdampak, seperti Kabupaten Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjab Barat, Tanjab Timur, Bungo, Tebo, dan Batanghari.

Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13:20 WIB.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan genangan air, serta angin kencang yang berpotensi merusak pohon dan infrastruktur.

Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak hujan lebat dan angin kencang meliputi:

–  Kota Jambi: Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, Paal Merah, dan sekitarnya.

Kabupaten Merangin: Tabir, Tabir Ilir, Tabir Timur, Pamenang, Tabir Ulu, Tabir Selatan, Margo Tabir, Tabir Lintas.

Kabupaten Sarolangun: Mandiangin, Limun, Sarolangun, Pauh, Pelawan, Air Hitam, Bathin VIII, Singkut, Cermin Nan Gedang.

Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Kumpeh, Maro Sebo, Jambi Luar Kota, Mestong, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, Bahar Selatan, Taman Rajo.

Kabupaten Tanjab Barat: Tungkal Ilir, Kuala Betara, Betara, Batang Asam, Seberang Kota, Bram Itam.

Kabupaten Tanjab Timur: Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, Sadu, Kuala Jambi, Mendahara Ulu, Berbak, Mendahara, Rantau Rasau, Dendang, Muara Sabak Barat, Geragai.

Kabupaten Bungo: Pasar Muaro Bungo, Pelepat, Pelepat Ilir, Batin II Babeko, Rimbo Tengah, Tanah Tumbuh, Jujuhan, Tanah Sepenggal, Muko-muko Bathin VII, Bathin III, Bungo Dani, Jujuhan Ilir, Tanah Sepenggal Lintas.

–  Kabupaten Tebo: Rimbo Ulu, Muara Tabir, Tebo Tengah, Tebo Ulu, Rimbo Bujang, Sumay, VII Koto, Rimbo Ilir, VII Koto Ilir.

BMKG juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan menjaga keselamatan.

Diharapkan untuk tidak beraktivitas di luar ruangan jika hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi, serta selalu waspada terhadap kemungkinan banjir di beberapa daerah yang rawan genangan.

Prakirawan BMKG Jambi mengimbau agar masyarakat terus memperhatikan informasi cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG dan situs https://nowcasting.bmkg.go.id untuk memperoleh update terbaru.




Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menekankan urgensi percepatan normalisasi Sungai Asam dan Kenali sebagai langkah utama untuk mengatasi masalah banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Kota Jambi, termasuk pada Minggu (23/2/2025) dini hari.

Dalam kunjungannya untuk meninjau langsung lokasi banjir, Kemas Faried didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di RT 19 Sukakarya.

Ia menyoroti penyumbatan pada sistem drainase yang memperburuk genangan air di beberapa titik, serta menegaskan perlunya tindakan cepat dari pemerintah.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak balai (pemerintah pusat), karena banyak drainase di Kota Jambi yang tersumbat dan tidak berfungsi dengan baik,” ungkap Kemas Faried.

baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Menurutnya, banjir yang semakin sering terjadi di Kota Jambi bukan hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh sistem drainase yang tidak optimal.

Kemas Faried menegaskan, perbaikan dan pelebaran drainase, serta pengerukan sungai yang mengalami sedimentasi, harus menjadi prioritas utama untuk mencegah banjir lebih parah di masa depan.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, juga turun langsung ke beberapa titik terdampak banjir, termasuk RT 19 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Kotabaru dan kawasan Karaoke Charly di Jelutung.

“Kami akan melakukan inventarisasi penyebab banjir, apakah karena tumpukan sampah atau drainase yang tidak memadai,” kata dia.

“Normalisasi sungai dan perbaikan drainase menjadi langkah utama yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini,” tegas Diza.

Diza juga menginstruksikan seluruh camat dan lurah, untuk memantau kondisi wilayah masing-masing secara berkala dan melaporkan situasi terkini agar strategi penanganan banjir bisa disusun dengan lebih terintegrasi.

“Penanganan banjir membutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk koordinasi yang solid dengan pemerintah pusat dan balai terkait,” pungkas Diza Hazrah Aljosha.

Dengan langkah konkret dan kolaborasi yang terjalin baik, diharapkan permasalahan banjir di Kota Jambi dapat segera teratasi.(*)