Kejaksaan Agung Bentuk Satgas Penertiban Kawasan Hutan, Jambi Jadi Fokus Pengawasan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI – Kejaksaan Agung Republik Indonesia resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan untuk mengawasi dan menindak pelanggaran pengelolaan hutan ilegal di berbagai daerah, termasuk Provinsi Jambi.

Melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung menunjuk Albertus Roni sebagai jaksa koordinator untuk Satgas di Jambi. Penugasan ini ditetapkan dalam surat B-602/F/Fjp/02/2025 pada 7 Februari 2025.

Menurut Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jambi, Noly Wijaya, langkah ini bertujuan untuk memastikan kawasan hutan dikelola sesuai aturan dan menghindari eksploitasi ilegal.

“Satgas ini akan melakukan pengawasan serta tindakan hukum terhadap pihak yang melanggar aturan, termasuk memberikan sanksi denda dan penguasaan kembali kawasan hutan oleh negara,” jelas Noly Wijaya.

Baca juga: Jelang Ramadan, Satgas Pangan Jambi Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo

Baca juga: Pemprov Jambi Bersiap Sambut Kembalinya Gubernur Al Haris, Ini Jadwalnya

Selain Jambi, pemantauan juga dilakukan di Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Kepulauan Riau, Maluku, dan Papua.

Selain itu satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 dan memiliki tiga tugas utama yaitu, menagih denda administratif bagi pelanggar, menguasai kembali kawasan hutan yang digunakan secara ilegal dan memulihkan aset kawasan hutan agar dapat dikelola secara berkelanjutan.

Satgas PKH bekerja di bawah koordinasi langsung Presiden dengan dukungan beberapa Kelompok Kerja (Pokja), termasuk Pokja Penegakan Hukum dan Pokja Pemulihan Aset.

Lebih lanjut, menurut Noly, Satgas akan menindak tegas siapa saja yang terbukti melanggar aturan pengelolaan kawasan hutan. Mereka akan diwajibkan membayar ganti rugi kepada negara, sementara lahan yang ditertibkan akan dikelola kembali oleh Pokja Pemulihan Aset.

“Dengan adanya Satgas ini, diharapkan tidak ada lagi pelanggaran pengelolaan hutan yang merugikan negara dan lingkungan,” pungkas Noly Wijaya.

Langkah tegas ini diharapkan dapat menekan praktik ilegal serta menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang.(*)




Diskoperindag Tanjab Barat Usulkan Rp 26 Miliar, untuk Rencana Kerja Tahun 2026

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tanjab Barat mengajukan anggaran sebesar Rp 26.337.183.500.

Anggaran ini, diperuntukkan  Rencana Kerja (Renja) tahun 2026.

Anggaran ini dibahas dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diselenggarakan pada Senin, 25 Februari 2025, di kantor Diskoperindag Tanjab Barat.

Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan DPRD, camat, dan sejumlah OPD lainnya, yang turut memberikan kontribusi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Baca juga: Viral Video Pungli Polisi di Tanjab Barat, Polda Jambi Lakukan Pemeriksaan

Baca juga: Pemprov Jambi Bersiap Sambut Kembalinya Gubernur Al Haris, Ini Jadwalnya

Kepala Diskoperindag Tanjab Barat, Sawaludin F Tanjung  mengungkapkan, pentingnya kolaborasi antar pihak terkait untuk memastikan pembangunan yang merata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Forum ini merupakan tempat yang sangat penting untuk bersama-sama menyusun strategi pembangunan dan merumuskan berbagai rencana kerja yang mengakomodasi kepentingan masyarakat,” ujar Sawaludin dalam sambutannya.

Rencana anggaran yang diusulkan sebesar Rp 26,33 miliar ini mencakup 17 program, 27 kegiatan, dan 56 sub kegiatan, yang terdiri dari kegiatan rutin dan prioritas untuk tahun 2026.

Usulan anggaran tersebut didasarkan pada masukan yang dihimpun dari berbagai pihak melalui aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), yang mencatatkan 42 usulan.

Termasuk 36 usulan dari DPRD dan 6 dari masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang kecamatan.

Sawaludin menekankan bahwa Forum OPD ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, yang mengharuskan pembahasan rancangan awal Renja PD dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa perencanaan yang dibuat lebih tepat sasaran dan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Melalui forum ini, kami berharap dapat menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang lebih tepat sasaran, serta memastikan bahwa usulan yang telah disampaikan dapat diprioritaskan dalam pembangunan,” jelas Sawaludin.

Selain itu, ia menambahkan bahwa tujuan utama dari anggaran ini adalah untuk mendukung keberlanjutan UMKM di Kabupaten Tanjab Barat.

Sehingga sektor ekonomi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya forum ini, kami berharap pembangunan yang lebih terarah dan strategis dapat terwujud, serta selaras dengan visi dan misi Bupati Kabupaten Tanjab Barat,” pungkas Sawaludin.(*)




Tradisi Ziarah Kubur Desa Kedemangan Muaro Jambi, Ajang Silaturahmi Menyambut Bulan Suci Ramadan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Ratusan warga Desa Kedemangan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bumi Ayu di desa tersebut untuk melaksanakan tradisi ziarah kubur dan gotong royong membersihkan makam.

Acara ini telah menjadi tradisi turun-temurun warga Desa Kedemangan yang rutin digelar menjelang bulan suci Ramadan.

Sejumlah warga terlihat sibuk membersihkan makam keluarga mereka dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sapu lidi.

Setelah proses pembersihan makam selesai, para warga berkumpul untuk melaksanakan doa bersama, yang dilanjutkan dengan pembacaan Yasin dan Tahlil untuk arwah keluarga yang telah meninggal.

Baca juga: BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Baca juga: BPKN: Konsumen Bisa Minta Ganti Rugi Jika Pertamax Terbukti Dioplos

Sekretaris Desa Kedemangan, Alpian mengatakan bahwa, kegiatan ini sudah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi salah satu bentuk penghormatan bagi sanak saudara yang telah meninggal, sekaligus sebagai ajang untuk mempererat hubungan sosial antarwarga desa.

“Ziarah kubur ini merupakan tradisi kami setiap tahun menjelang Ramadan. Selain mendoakan keluarga yang telah meninggal, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang sangat penting bagi kami,” jelas Alpian.

Alpian juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang selalu menjaga kebersihan TPU Bumi Ayu, sehingga tempat pemakaman tersebut tetap rapi dan nyaman.

Tokoh masyarakat setempat, M Ali, menambahkan bahwa kegiatan ziarah kubur kali ini berjalan dengan antusiasme tinggi dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami saling berbagi cerita, bercengkrama, dan bekerja bersama dalam semangat gotong-royong. Ini adalah momen yang sangat penting bagi kami semua,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, selain mempererat tali persaudaraan, warga juga berharap keberkahan dan kemudahan dalam menjalani ibadah selama bulan Ramadan yang segera datang.(*)




Waspada Hujan Lebat hingga Sore Ini di Jambi, Simak Informasi Lengkapnya!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Provinsi Jambi, Kamis 27 Februari 2025.

Perkiraan cuaca menunjukkan bahwa, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang akan terjadi pada pukul 12:40 WIB dan dapat berlangsung hingga pukul 16:01 WIB.

Wilayah yang Terkena Dampak Cuaca Ekstrem:

  • Kabupaten Kerinci: Gunung Raya, Keliling Danau, Bukitkerman
  • Kabupaten Merangin: Pamenang
  • Kabupaten Sarolangun: Sarolangun, Pauh, Pelawan, Mandiangin, Air Hitam
  • Kabupaten Batanghari: Muara Bulian, Batin XXIV, Pemayung, Bajubang
  • Kabupaten Muaro Jambi: Jambi Luar Kota, Kumpeh, Mestong, Kumpeh Ulu, Sungai Bahar, Sungai Gelam, Bahar Selatan, Taman Rajo
  • Kabupaten Tanjab Barat: Tungkal Ulu, Pengabuan, Merlung, Tebing Tinggi, Batang Asam, Muara Papalik, Senyerang
  • Kabupaten Tanjab Timur: Rantau Rasau, Dendang, Berbak
  • Kabupaten Bungo: Tanah Tumbuh, Rantau Pandan, Tanah Sepenggal, Pelepat, Limbur Lubuk Mengkuang, Muko-muko Bathin VII, Bathin III Ulu, Bathin II Pelayang, Tanah Sepenggal Lintas
  • Kota Jambi: Kota Baru, Alam Barajo, Paal Merah
  • Kota Sungai Penuh: Kumun Debai dan sekitarnya

Baca juga: Pemprov Jambi Bersiap Sambut Kembalinya Gubernur Al Haris, Ini Jadwalnya

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Jambi Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo

Perlu diwaspadai, kondisi cuaca ini diperkirakan akan meluas ke wilayah-wilayah lainnya, seperti:

  • Kabupaten Kerinci: Danau Kerinci
  • Kabupaten Merangin: Jangkat
  • Kabupaten Batanghari: Muara Tembesi, Maro Sebo Ilir
  • Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Bahar Utara
  • Kabupaten Tanjung Jabung Barat: Bram Itam
  • Kota Sungai Penuh: Pondok Tinggi

Warga di wilayah yang tercantum diminta untuk selalu waspada terhadap potensi hujan lebat, kilat/petir, serta angin kencang yang dapat terjadi secara mendadak.

Cuaca ekstrem ini diharapkan akan berlangsung hingga pukul 16:01 WIB, sehingga perlu mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari dampak buruk dari cuaca tersebut.

Imbauan untuk Masyarakat:

  1. Waspadai potensi banjir di daerah yang rawan tergenang air akibat hujan lebat.
  2. Hindari berada di luar ruangan saat terjadi hujan disertai kilat/petir.
  3. Pastikan bangunan dan tempat tinggal aman dari angin kencang.
  4. Cek saluran air dan persiapkan tempat evakuasi darurat jika diperlukan.(*)



Pemprov Jambi Bersiap Sambut Kembalinya Gubernur Al Haris, Ini Jadwalnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemprov Jambi tengah mempersiapkan rangkaian acara untuk menyambut kembalinya Gubernur Jambi, Al Haris, yang baru saja dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, mengungkapkan bahwa rapat koordinasi bersama kabupaten/kota akan segera dilakukan untuk memastikan persiapan acara penyambutan berjalan lancar.

“Kami akan menggelar rapat koordinasi dengan melibatkan seluruh kabupaten/kota untuk membahas detil penyambutan Gubernur dan para kepala daerah lainnya,” kata Sudirman.

“Jadwal pasti akan ditentukan dalam rapat tersebut, namun berdasarkan informasi awal, kepulangan Gubernur kemungkinan besar pada 1 Maret mendatang, meskipun masih akan dikonfirmasi lebih lanjut,” ujar Sudirman.

Baca juga: Jelang Ramadan, Satgas Pangan Jambi Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo

baca juga: Bupati HM Syukur dan Gubernur Al Haris Bertemu di Retreat Kepala Daerah, Bahas Sinergi Pemerintah

Sudirman juga menambahkan bahwa, undangan resmi telah disebarkan kepada semua kabupaten/kota, dan koordinasi dengan pihak bandara telah dilakukan untuk memastikan penyambutan di ruang VVIP Bandara berjalan sesuai rencana, berkolaborasi dengan Lembaga Adat Melayu.

Saat ini, Gubernur Al Haris tengah menjalani retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Meskipun cuaca dingin menyebabkan sedikit demam, Sudirman menegaskan bahwa kondisi kesehatan Gubernur tetap terjaga.

“Gubernur dalam kondisi baik, meskipun sempat sedikit demam. Aktivitas di retret cukup padat, dengan rutinitas yang dimulai dari pukul 4 pagi dan berlangsung hingga malam hari,” kata Sudirman.

Sementara itu, Wakil Gubernur Abdullah Sani juga hadir dalam retret tersebut, meskipun dalam kondisi khusus karena baru saja menjalani operasi.

Penyambutan resmi Gubernur Jambi juga akan diadakan di DPRD Provinsi Jambi. Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menjelaskan bahwa Gubernur dijadwalkan kembali ke Jambi pada 2 Maret 2025 pukul 14.00 WIB.

Rangkaian acara penyambutan resmi akan dilaksanakan pada Senin, 3 Maret 2025, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

“Acara rapat paripurna akan berlangsung pada pagi hari dan diikuti dengan serah terima jabatan di Kota Jambi dan Muarojambi,” pungkas Hafiz.

Dengan persiapan yang matang, Pemprov Jambi memastikan bahwa penyambutan ini akan berlangsung khidmat dan penuh makna, menyambut Gubernur Al Haris yang siap menjalankan tugasnya dalam periode 2025-2030.(*)




Jelang Ramadan, Satgas Pangan Jambi Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi dan Polda Jambi melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok (Bapok) di Pasar Tradisional Angso Duo, Jambi, pada Kamis (27/2/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, DR H Sudirman, dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jambi, serta perwakilan dari Bank Indonesia Provinsi Jambi.

Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan Ramadan 1446 H.

Menurut Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol DR Bambang Yugo Pamungkas, yang diwakili oleh Panit I Indagsi AKP Gultom, pemantauan ini menjadi langkah awal dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat.

Baca juga: Tim Gabungan Berhasil Selamatkan Warga Terjebak Banjir di Kota Jambi

Baca juga: BPKN: Konsumen Bisa Minta Ganti Rugi Jika Pertamax Terbukti Dioplos

“Pemantauan harga dan stok bahan pokok di Pasar Tradisional Angso Duo ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan barang yang terjangkau oleh masyarakat jelang bulan suci Ramadhan,” ujar AKP Gultom.

Lebih lanjut, Satgas Pangan Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus memantau harga dan stok bahan pokok, guna menjaga kestabilan ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

“Pemantauan akan terus dilakukan hingga Ramadhan dan Idul Fitri, guna memastikan bahwa bahan pokok tetap terjangkau,” tambahnya.

Hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok di Pasar Angso Duo relatif stabil. Beberapa harga bahan pokok yang dipantau antara lain:

  • Daging ayam broiler: Rp 32.000/kg
  • Daging sapi segar: Rp 130.000/kg – Rp 140.000/kg
  • Daging beku: Rp 98.000/kg – Rp 115.000/kg
  • Cabe merah keriting: Rp 36.000/kg – Rp 40.000/kg
  • Beras premium: Rp 14.400/kg
  • Minyak sayur curah: Rp 18.000/liter

Pemantauan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan dengan menjaga stabilitas harga bahan pokok di Pasar Tradisional Angso Duo Jambi.(*)




Walikota dan Wakil Walikota Jambi Ikuti Retreat, Siap Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

MAGELANG, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE, MA, tiba di Kompleks Akademi Militer (Akmil) Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 27 Februari 2025.

Ia bergabung dengan Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, MKM, untuk mengikuti kegiatan retreat yang diadakan di sana.

Dalam keterangannya melalui sambungan telepon, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa acara retreat ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, termasuk gubernur, wali kota, dan bupati dari seluruh Indonesia.

Mereka pertama kali mendaftar di Kompleks Rindam IV/Diponegoro sebelum melanjutkan perjalanan menuju Akademi Militer untuk mengikuti retret dan pembekalan.

Baca juga: Keakraban Walikota Maulana dan Gibran Rakabuming dalam Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

Baca juga: Walikota Jambi Maulana, Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang Pasca Dilantik

“Peserta retreat diberangkatkan dengan bus menuju Akmil untuk menerima pengarahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, serta beberapa menteri terkait. Kami berdua, bersama Wakil Wali Kota Diza, sudah tiba dan siap mengikuti acara,” ujar Maulana.

Diza menambahkan bahwa kegiatan retreat ini merupakan bagian dari kewajiban bagi pejabat publik untuk mengikuti pembekalan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan.

“Sebagai pejabat publik, kami memiliki tanggung jawab untuk mengikuti kegiatan ini guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” jelas Diza.

Selama satu minggu, para peserta retret akan mendapatkan berbagai materi terkait kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, serta kebijakan nasional yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas pejabat dalam menjalankan tugasnya.

Diza juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang mendukung acara tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan antar kepala daerah dan memperluas wawasan kebangsaan,” ujarnya.

Menurut jadwal yang diterima dari Sekretariat Retret Magelang 2025, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Parade Senja di Akademi Militer pada sore hari ini, 27 Februari 2025, yang dimulai pukul 17.00 hingga 18.15 WIB. (*)




Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh Tak Jadi Dibangun, RAB Tak Siap Jadi Kendala Utama

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID –  Pembangunan Pasar Beringin Jaya yang semula direncanakan untuk dimulai pada tahun 2024, terpaksa dibatalkan karena keterlambatan dalam menyiapkan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

RAB yang merupakan tanggung jawab Kabid Cipta Karya, PUPR Kota Sungai Penuh, hingga akhir tahun 2024 tidak juga selesai.

Sumber yang diperoleh media ini mengungkapkan bahwa, meskipun pasar Beringin Jaya direncanakan dibangun pada 2024, masalah RAB yang belum selesai dan lambatnya persiapan lapak untuk pedagang mengakibatkan proyek tersebut terhambat.

Akibatnya, dana yang dialokasikan untuk pembangunan pasar tersebut ditarik kembali ke pusat.

Baca juga: Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Baca juga: Sekda Sungai Penuh Yakini Ketersediaan Bahan Pokok Aman, Menjelang Momen Ramadan 1446 H

Hendra Nasution, Kabid Pasar pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Sungai Penuh, menjelaskan bahwa, salah satu syarat utama untuk memulai pembangunan adalah kesiapan RAB dan penyediaan lapak penampungan bagi para pedagang pasar Beringin.

“RAB merupakan tanggung jawab PUPR dengan dana APBD Kota Sungai Penuh 2024. Namun, hingga akhir tahun 2024, RAB tersebut belum selesai. Selain itu, Dinas Perhubungan juga menghadapi kendala dalam menyiapkan lapak pedagang, yang akhirnya dibangun di depan Pasar Beringin,” terang Hendra.

Ia menambahkan, meskipun ada kendala, pihaknya tetap berupaya membangun lapak penampungan di awal tahun 2025.

Rencana awal untuk membangun 40 lapak sempat mendapatkan sorotan dari anggota Dewan, sehingga hanya 20 lapak yang bisa dibangun.

Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa anggaran yang tidak terpakai akhirnya dikembalikan ke Kas Daerah sesuai dengan rekomendasi dari Inspektorat Kota Sungai Penuh.

Kepala Inspektorat Kota Sungai Penuh, Wira, mengonfirmasi bahwa setelah rapat evaluasi, pihaknya menyarankan agar anggaran yang belum dipergunakan dikembalikan ke Kasda.

Sementara itu, Dede, Kabid Cipta Karya, belum memberikan respons terkait masalah ini.

Saat dihubungi melalui WhatsApp dan langsung ke kantor, ia tidak dapat ditemui, dan hingga berita ini diturunkan, pihak PUPR belum memberikan penjelasan lebih lanjut.(*)




3 Penjual Sisik Trenggiling Ilegal Dicokok Unit Tipidter Polresta Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi berhasil menggagalkan upaya perdagangan ilegal 10 kilogram sisik trenggiling yang dibawa dari Limbur, Sabak, Tanjab Timur.

Penangkapan ini dilakukan di Kelurahan Sijinjang, Jambi Timur, Kota Jambi.

Kasi Humas Polresta Jambi, Ipda Deddy, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima oleh personel Unit Tipidter Satreskrim, yang mengindikasikan adanya seseorang yang berencana menjual bagian tubuh hewan dilindungi, yaitu sisik trenggiling.

“Berdasarkan informasi tersebut, tim kami langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut,” ujar Deddy.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas berhasil mengidentifikasi pihak yang terlibat dalam jual beli sisik trenggiling.

Baca juga: Viral Video Pungli Polisi di Tanjab Barat, Polda Jambi Lakukan Pemeriksaan

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Penyidik lalu bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan transaksi undercover yang akhirnya berujung pada penangkapan tiga tersangka.

Tim Unit Tipidter mengamankan tiga pelaku saat transaksi berlangsung, dengan barang bukti berupa 10 kilogram sisik trenggiling yang disimpan dalam karung plastik.

Deddy menyebutkan, ketiga tersangka yang ditangkap adalah MT (48), warga Desa Lambur, Tanjab Timur, yang menjadi pemilik sisik trenggiling; WW (43), warga Desa Tangkit Sungai Gelam, Muaro Jambi, yang berperan sebagai kurir; serta TMS (33), warga Jelutung, Kota Jambi, yang bertindak sebagai perantara.

Selain menyita sisik trenggiling, petugas juga mengamankan sebuah sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku.

Ketiga tersangka kini telah dibawa ke Mapolresta Jambi dan dijerat dengan Pasal 21 ayat 2 Jo Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberantas perdagangan dan perburuan satwa liar yang dilindungi demi kelestarian alam dan ekosistem.(*)




Viral Video Pungli Polisi di Tanjab Barat, Polda Jambi Lakukan Pemeriksaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi sedang melakukan penyelidikan terkait sebuah video viral yang menunjukkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan anggota polisi di Tanjab Barat.

Video tersebut memperlihatkan aksi seorang petugas yang diduga meminta uang untuk pengurusan surat di area Polsek Pelabuhan, Tanjung Jabung Barat.

Menurut keterangan Ipda Maulana, Ps Paur Penum Subbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, saat ini kasus ini sedang diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jambi.

Beberapa anggota kepolisian yang terlibat dalam insiden tersebut sudah menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

“Beberapa personel kami sedang diperiksa dalam kaitannya dengan dugaan pungli ini,” ujar Maulana.

Maulana menegaskan, jika terbukti ada pelanggaran atau praktik pungli yang dilakukan oleh anggota kepolisian, mereka akan dikenakan tindakan sesuai dengan kode etik profesi melalui sidang internal.

“Pembuatan surat di kepolisian seharusnya tidak memerlukan biaya apapun. Kami menghimbau masyarakat untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan dan menghindari perantara yang menawarkan layanan pengurusan surat dengan iming-iming cepat dan mudah,” tambahnya.

Polda Jambi juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor melalui kanal pengaduan resmi jika menemukan praktik pungli selama proses pengurusan surat.

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah di Instagram menunjukkan seorang pengguna yang mengaku diminta membayar sejumlah uang oleh petugas polisi untuk membuat surat jalan saat memasuki Pelabuhan Kuala Tungkal.

Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran guna menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.(*)