Pastikan Kualitas BBM, Polda Jambi dan Pertamina Lakukan Pengecekan SPBU di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Polda Jambi bekerja sama dengan PT Pertamina Region II Terminal BBM Jambi melaksanakan operasi pengecekan sejumlah SPBU di Kota Jambi,  Jumat, 28 Februari 2025.

Operasi pengecekan yang dilakukan menjelang bulan Ramadan ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang tersedia, serta memberikan rasa aman bagi konsumen.

Pengecekan kali ini berfokus pada dua SPBU, yaitu SPBU 24.361.42 (Beringin) dan SPBU 24.361.51 (Nusa Indah).

Dipimpin oleh Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Wendi Oktariansyah, SIK, MH, tim melakukan pemeriksaan tera terhadap BBM jenis Pertamax di kedua SPBU tersebut.

Baca juga: Kejagung Temukan Bukti Baru, Dua Pegawai Pertamina Jadi Tersangka Korupsi Minyak Pertamina

Baca juga: Skandal BBM Oplosan: Korupsi di Pertamina Rugikan Negara Rp193,7 Triliun

AKBP Wendi Oktariansyah menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya indikasi kecurangan, seperti penambahan alat pada mesin nozzle.

“Operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polda Jambi untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang aman dan sesuai standar,” ujar AKBP Wendi.

Dalam pengecekan, ditemukan bahwa BBM jenis Pertamax yang dijual di kedua SPBU tersebut memenuhi standar yang ditetapkan.

AKBP Wendi menambahkan bahwa, Specific Gravity (SG) BBM Pertamax di SPBU 24.361.51 (Nusa Indah) tercatat sebesar 0,720 pada suhu 27°C.

Sementara di SPBU 24.361.42 (Beringin) tercatat 0,723 pada suhu 30°C. Semua nilai ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami pastikan bahwa tidak ada kecurangan, terutama pada BBM jenis Pertamax yang dijual di kedua SPBU tersebut,” lanjutnya.

AKBP Wendi juga menegaskan bahwa, pengecekan ini merupakan bentuk kerja sama yang solid antara Polda Jambi dan Pertamina dalam menjaga kualitas BBM yang beredar di masyarakat.

Pengecekan rutin tidak hanya dilakukan menjelang Ramadan, tetapi juga akan dilaksanakan secara berkala untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menggunakan BBM.

“Polda Jambi berkomitmen untuk terus melakukan pengecekan secara rutin untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa BBM yang dijual di SPBU adalah berkualitas dan aman digunakan,” tutup AKBP Wendi Oktariansyah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polda Jambi dan PT Pertamina dalam menjaga kualitas produk yang dipasarkan, memberikan rasa aman bagi konsumen, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi di Indonesia.(*)




Grand Opening TS Billiard dan Kopitiam, Jadi Tempat Hiburan dan Latihan Terbesar di Kuala Tungkal

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – TS Billiard dan TS Kopitiam kini secara resmi membuka pintunya sebagai tempat hiburan dan latihan biliar terbesar di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat.

Acara Grand Opening berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2025, bertempat di Jalan Budiman, Kuala Tungkal.

“Kami berharap kehadiran TS Billiard dan TS Kopitiam ini dapat menjadi wadah bagi para pecinta biliar untuk mengembangkan bakat mereka,” ujar Ketua Panitia, Syufrayogi Syaiful.

“Kopitiam ini juga diharapkan menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai, berdiskusi, dan menjalin silaturahmi,” tambahnya.

Ia juga berharap TS Billiard dapat menjadi sarana untuk mengubah hobi menjadi prestasi, serta berperan dalam menyiapkan atlet-atlet biliar terbaik dari Tanjung Jabung Barat.

Selain itu, Hermansyah, SSTP, MH, Sekretaris Daerah Tanjab Barat, memberikan sambutan mewakili Bupati Tanjab Barat.

Ia menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap hadirnya TS Billiard dan TS Kopitiam.

“Ini adalah kabar baik bagi kita semua. Selama ini, kita belum memiliki fasilitas yang memadai, namun dengan adanya TS Billiard, kita bisa memanfaatkan tempat ini untuk persiapan menghadapi Porprov nanti,” ujarnya.

TS Billiard dilengkapi dengan fasilitas bertaraf provinsi, menyediakan 15 meja biliar, area ber-AC, serta Kopitiam di lantai pertama untuk bersantai.

Di lantai dua terdapat 8 meja dalam ruang bebas asap rokok, sementara lantai tiga memiliki 7 meja biliar lainnya.

Sebagai langkah awal, TS Billiard berencana menggelar turnamen yang diperkirakan akan dilaksanakan setelah Idul Fitri.

Grand Opening TS Billiard dan TS Kopitiam berhasil menarik perhatian masyarakat dan dihadiri oleh berbagai tamu undangan.

Acara dimulai dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan atraksi Barongsai dari tim Yi Xuan Wei.

Secara simbolis, dilakukan Open Neon Box, pemotongan tumpeng, pemotongan pita, dan pemukulan bola pertama oleh Sekda Tanjab Barat, yang didampingi oleh pemilik TS Billiard, Tison, serta Ketua Koni Tanjab Barat.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekda Tanjab Barat, Anggota DPRD Tanjab Barat, Ketua Koni Tanjab Barat, perwakilan Polres Tanjab Barat, Kapolsek Tungkal Ilir, perwakilan Dandim 0419 Tanjab, perwakilan Kejaksaan, kepala OPD, perwakilan perbankan dan perusahaan, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.(*)




Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gaji untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan dilantik pada tahun 2025 belum dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tebo.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, yang menjelaskan bahwa hingga saat ini anggaran untuk gaji PPPK belum dialokasikan.

“Belum dianggarkan,” ujar Nazar Efendi, yang menegaskan bahwa persoalan gaji PPPK ini menjadi hal yang perlu segera diselesaikan.

Menurutnya, setelah penerima Surat Keputusan (SK) resmi dilantik, mereka berhak mendapatkan gaji sebagai bagian dari hak yang harus dibayar oleh pemerintah.

Baca juga: Bersama Pemkab Tebo, Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Menyambut Ramadan

Baca juga: Wakil Bupati Tebo Kecewa, Kehadiran ASN di Dinas Pendidikan

Nazar Efendi menambahkan bahwa, hingga kini anggaran untuk PPPK belum ada alokasinya, dan perlu adanya solusi agar mereka yang telah menerima SK dapat segera menerima gaji sesuai hak mereka, seperti halnya PPPK di daerah lain.

Hal ini menjadi perhatian khusus karena kelanjutan nasib para PPPK yang telah lulus seleksi bergantung pada penganggaran yang tepat.

Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Tebo telah membuka rekrutmen PPPK dengan total 400 kuota yang terdiri dari berbagai formasi, seperti guru, kesehatan, dan teknis.

Dari 400 kuota pada tahap pertama, sebanyak 320 orang dinyatakan lulus dan berhak menerima SK.

Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan lebih lanjut, pemerintah membuka rekrutmen tahap kedua dengan 80 kuota tambahan.

Sementara Kepala BKPSDM Tebo, Erlinda, menjelaskan bahwa kuota tahap kedua terdiri dari 9 guru, 47 tenaga kesehatan, dan 24 tenaga teknis.

“Karena banyak peserta yang tidak lulus pada tahap pertama, maka kami membuka tahap kedua untuk memenuhi kebutuhan tenaga PPPK,” ujar Erlinda.

Dengan adanya rekrutmen PPPK tahap kedua, Pemerintah Kabupaten Tebo diharapkan dapat mengatasi kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor.

Namun, tanpa adanya anggaran yang jelas untuk gaji PPPK, masa depan para tenaga kerja ini masih menghadapi tantangan yang perlu diselesaikan segera.(*)




Kakanwil Ditjenpas Jambi Lakukan Razia Serentak, Jaga Keamanan Lapas Menjelang Ramadan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menyambut bulan suci Ramadan, Hidayat, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Jambi, memimpin pelaksanaan razia serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Jambi.

Razia ini dimulai Kamis 27 Februari 2025, pukul 21.00 WIB dengan tujuan memastikan kelancaran dan keamanan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

Hidayat, yang didampingi oleh Kabag TUM, Kabid Pelayanan Pembinaan, serta Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan, turut serta langsung terjun ke lapangan untuk melakukan razia di Lapas Kelas IIA Jambi.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga ketertiban dan menghindari adanya barang-barang terlarang yang masuk ke dalam lembaga pemasyarakatan menjelang Ramadan.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Signifikan, Begini Rinciannya per 28 Februari 2025

Baca juga: Duel Panas Persebaya vs Persib, Pertarungan Krusial di Liga 1 Pekan ke-25

Dalam razia yang dilakukan, petugas memeriksa secara menyeluruh mulai dari pemeriksaan badan, blok hunian warga binaan, hingga ruang-ruang lainnya.

Hidayat mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap barang-barang yang berpotensi mengganggu ketenangan dan kelancaran ibadah Ramadhan bagi seluruh penghuni lapas dan rutan.

“Razia ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk dan mengganggu ketenangan. Kami ingin suasana di Lapas dan Rutan tetap kondusif, sehingga seluruh penghuni bisa melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk dan tenang,” ungkap Hidayat.

Pelaksanaan razia serentak ini berlangsung dengan lancar tanpa hambatan, menunjukkan komitmen kuat dari jajaran Kanwil Ditjenpas Jambi dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Diharapkan, razia ini juga bisa meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Jambi, khususnya selama bulan suci Ramadan.(*)




Selama Ramadan Jam Kerja ASN Pemkot Jambi Disesuaikan, Cek Informasinya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengeluarkan Instruksi Walikota Jambi Nomor 03 Tahun 2025 terkait penyesuaian hari kerja dan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Instruksi tersebut merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jambi tentang jam kerja ASN pada bulan Ramadan, yang diharapkan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan ibadah dan tetap menjaga kelancaran pelayanan publik.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Jubir Pemkot Jambi, Abu Bakar, Walikota Jambi Maulana menjelaskan bahwa, ada beberapa perubahan yang berlaku bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi selama bulan Ramadan.

“Seluruh perangkat daerah dan unit kerja Pemerintah Kota Jambi akan melaksanakan perubahan jam kerja yang disesuaikan dengan kondisi bulan Ramadan,” sebutnya.

baca juga: Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

Baca juga: Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

“Kami berharap perubahan ini dapat meningkatkan kenyamanan pegawai dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu pelayanan publik yang tetap optimal,” jelas Abu Bakar.

Untuk perangkat daerah dan unit kerja yang memberlakukan 5 hari kerja, jam kerja di hari Senin hingga Kamis adalah pukul 07.30 WIB – 15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00 WIB – 12.30 WIB.

Kemudian pada hari Jumat, jam kerja dipangkas menjadi pukul 07.00 WIB – 11.30 WIB.

Sementara bagi unit kerja yang memberlakukan 6 hari kerja, jam kerja di hari Senin hingga Kamis adalah pukul 07.30 WIB – 13.30 WIB, dengan waktu istirahat pada pukul 12.00 WIB – 12.30 WIB.

Hari Jumat jam kerjanya tetap pada pukul 07.00 WIB – 11.30 WIB, dan tambahan kerja pada hari Sabtu mulai pukul 07.30 WIB – 13.30 WIB.

Selain itu, selama bulan Ramadan, apel Senin dan apel pagi akan ditiadakan sementara waktu, kecuali pada upacara hari besar nasional yang telah ditentukan.

Pegawai juga diwajibkan mengenakan pakaian dinas harian (PDH) yang telah ditentukan, dengan tambahan bagi pegawai pria untuk memakai peci hitam (kopiah), sementara wanita diwajibkan mengenakan tutup kepala atau jilbab.

Walaupun jam kerja dipersingkat, Walikota Jambi menegaskan bahwa, jumlah jam kerja efektif bagi pegawai tetap akan mencapainya minimal 32,5 jam per minggu.

Pihaknya juga memastikan bahwa penyesuaian ini tidak akan mengganggu produktivitas ASN dan kinerja organisasi di Pemerintah Kota Jambi.

“Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan ibadah selama Ramadan dan tetap mempertahankan kelancaran pelayanan publik,” kata dia.

“Kami meminta kepada seluruh jajaran ASN untuk tetap menjaga profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas,” tambah Abu Bakar.

Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan pelaksanaan tugas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi tetap berjalan efektif dan optimal.

Serta dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dalam kondisi bulan Ramadan.(*)




Bersama Pemkab Tebo, Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Menyambut Ramadan

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo untuk menggelar operasi pasar LPG 3 Kg pada 27 Februari 2025.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi yang terjangkau bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, SP., serta Forkopimda Kabupaten Tebo.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan harga gas elpiji yang dijual kepada masyarakat sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Provinsi Jambi yang sebesar Rp19.000 per tabung.

Baca juga: BPKN: Konsumen Bisa Minta Ganti Rugi Jika Pertamax Terbukti Dioplos

Baca juga: Skandal BBM Oplosan: Korupsi di Pertamina Rugikan Negara Rp193,7 Triliun

Operasi pasar ini menyalurkan 1.120 tabung LPG 3 Kg melalui beberapa agen di Kabupaten Tebo, termasuk PT Sulthan Energi Tebo dan PT Indah Jaya Mandiri.

Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh LPG dengan harga yang wajar menjelang Ramadhan.

Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, menjelaskan bahwa, Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Termasuk pemerintah daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Aparat Penegak Hukum (APH), untuk memastikan penyaluran LPG subsidi tepat sasaran dan harga yang sesuai dengan ketentuan.

“Operasi pasar ini kami laksanakan untuk memastikan bahwa distribusi LPG subsidi merata di masyarakat. Dengan adanya operasi pasar ini, masyarakat di Kabupaten Tebo bisa mendapatkan LPG sesuai dengan HET yang telah ditetapkan,” ujar Nikho.

Selain itu, Nikho juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan keluhan atau kendala terkait distribusi LPG kepada call center Pertamina di nomor 135, agar penyaluran dapat berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.

“Peran aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan kelancaran distribusi LPG. Jangan ragu untuk melaporkan jika ada hal yang menghambat penyaluran,” tutup Nikho.(*)




Tim Supervisi Polda Jambi Tinjau Proyek Jagung Pakan di Polres Tanjab Barat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Polda Jambi melalui tim supervisi yang dipimpin oleh Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Dr. Ernesto Saiser, SH, SIK, MH, bersama Kabidkum Kombes Pol Jhon H Ginting, SIK, MH, melakukan kunjungan supervisi ke Polres Tanjab Barat, Kamis (27/02/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau serta mengevaluasi implementasi program ketahanan pangan tanaman jagung pakan yang tengah dijalankan oleh Polres Tanjab Barat.

Kegiatan supervisi yang berlangsung selama dua hari, dimulai pada Rabu, 26 Februari 2025, ini juga mencakup peninjauan langsung ke beberapa lokasi yang telah disiapkan untuk penanaman jagung.

Dalam kesempatan ini, tim supervisi mengamati progres penanaman jagung yang sudah dilakukan di Polres Tanjab Barat.

Baca juga: Viral Video Pungli Polisi di Tanjab Barat, Polda Jambi Lakukan Pemeriksaan

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

Hasil dari supervisi menunjukkan bahwa Polres Tanjab Barat telah menyiapkan lahan untuk penanaman jagung di 5 dari 7 polsek yang ada di wilayahnya, dengan total luas lahan mencapai 67,4 hektare.

Dari jumlah tersebut, 11,5 hektare telah berhasil ditanami jagung, sementara 55,9 hektare lainnya masih kosong (monokultur).

Adapun untuk lahan tumpang sari, dari rencana 23,57 hektare, telah ditanami seluas 19,67 hektare, sementara 3,9 hektare lainnya belum ditanami.

Tak hanya itu, Polres Tanjab Barat juga telah menyiapkan lokasi SPPG/Dapur di Tungkal 2, Kecamatan Tungkal Ilir, yang bertujuan untuk mendukung program makan bergizi bagi masyarakat setempat.

Kombes Pol Dr Ernesto Saiser, SH, SIK, MH, selaku Ketua Tim Supervisi Polda Jambi, menjelaskan bahwa, penanaman jagung ini dimulai sejak 21 Januari 2025 dan diperkirakan akan dipanen pada akhir April 2025.

Beberapa jenis benih jagung yang digunakan dalam program ini antara lain Pipil, Bisi 18, dan Bisi 321.

Salah satu petani yang menjadi mitra Polres Tanjab Barat dalam program ini adalah Sugianto, yang mengelola lahan seluas 1 hektare di Desa Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi.

Sugianto berharap dengan luas lahan tersebut, ia dapat menghasilkan sekitar 10 ton jagung saat panen nanti, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani lainnya untuk turut menanam jagung.

“Dengan luas lahan 1 hektare ini, mudah-mudahan dapat menghasilkan 10 ton jagung. Kami berharap ini bisa mendorong petani lain untuk ikut menanam jagung,” ujar Kombes Pol Dr Ernesto Saiser, SH, SIK, MH.

Kombes Pol Dr Ernesto Saiser juga menambahkan bahwa, meskipun hama dan monyet bisa menjadi kendala, masyarakat setempat telah sigap dalam mengantisipasi gangguan tersebut.

Lebih lanjut, Kombes Pol Dr Ernesto Saiser berharap agar hasil panen jagung pakan ini dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi di Provinsi Jambi.(*)




Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Ditpolairud Polda Jambi baru-baru ini menggelar kegiatan Pembinaan Tradisi (Bintra) bagi personel yang baru bergabung.

Acara yang berlangsung pada 27 Februari 2025 ini, bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan serta kedisiplinan di lingkungan Ditpolairud Polda Jambi.

Kegiatan dimulai dengan apel pembukaan di halaman kantor Ditpolairud Polda Jambi, yang dipimpin oleh Kabagbinopsnal Polairud Polda Jambi, AKBP Lukman.

Seluruh personel Ditpolairud hadir dalam acara yang penuh semangat ini.

Baca juga: Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

Baca juga: Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Salah satu rangkaian acara utama adalah hiking atau jalan jauh menyusuri tepian Sungai Batanghari, dimulai dari kantor Ditpolairud Polda Jambi hingga Jembatan Batanghari Dua di Kota Jambi.

Kegiatan ini tidak hanya menantang fisik, tetapi juga menguji kekompakan dan semangat kerja sama antar sesama anggota.

Setelah perjalanan yang melelahkan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara penutupan dan penyematan Baret Polairud kepada para peserta, sebagai simbol keberhasilan mereka melewati serangkaian ujian fisik dan mental.

Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan tradisi yang telah lama dijalankan untuk mempererat hubungan antar personel serta menguatkan nilai-nilai hirarki, disiplin, dan loyalitas.

“Hirarki dalam sebuah organisasi itu sangat penting. Dengan adanya hirarki yang jelas, organisasi akan berjalan lebih tertata dan efektif,” tambahnya.

Sebanyak 14 personel dari berbagai tingkatan, mulai dari Perwira, Bintara, hingga Tamtama, mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.

Melalui pembinaan tradisi ini, diharapkan para anggota Ditpolairud Polda Jambi dapat semakin solid dan siap menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, khususnya di bidang perairan dan udara.(*)




Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

MUARABUNGO – Komitmen Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, dalam memberantas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus dibuktikan. Program Zero PETI yang digaungkan bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata di lapangan.

Pada Selasa 25 Februari 2025, sekitar pukul 22.30 WIB, Kapolres bersama jajarannya melaksanakan razia PETI di wilayah Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi. Razia ini melibatkan Kabag OPS, Kasat Sabhara, Kasat Intelkam, Kanit Tipidter, serta seluruh personel Mapolres Bungo.

“Kami sengaja melakukan razia malam ini untuk memastikan aktivitas PETI di Sungai Buluh. Setiba di lokasi, beberapa alat PETI kami amankan. Selain itu, sampel air dari lokasi juga kami ambil untuk diteliti,” ujar AKBP Natalena.

Baca juga :KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Baca juga: Jalan Rusak Parah di Dusun Tepian Danto, Warga Desak Pemkab Bungo Segera Perbaiki

Ia menegaskan bahwa razia ini akan terus dilakukan hingga target Zero PETI di Kabupaten Bungo tercapai. Tidak ada pengecualian dalam pemberantasan PETI, baik itu yang menggunakan rakit, dompeng darat, maupun alat berat.

“Razia ini membuktikan komitmen kepolisian dalam memberantas PETI yang telah merusak lingkungan dan mencemari air. Tentunya, setiap tindakan yang kami lakukan akan melalui prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP Natalena berharap agar para pelaku PETI segera menghentikan aktivitasnya di titik-titik yang telah dipetakan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, seluruh lokasi PETI saat ini berada dalam pengawasan ketat, termasuk pihak yang menampung emas hasil tambang ilegal tersebut.

“Satu-satunya cara untuk menghentikan PETI di Bungo adalah dengan menindak tegas pemilik lahan yang digunakan sebagai lokasi tambang ilegal. Mereka harus bersiap untuk dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban,” tutup Kapolres.

Dengan razia yang terus digencarkan, diharapkan Kabupaten Bungo dapat benar-benar terbebas dari aktivitas PETI, sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat tidak lagi terdampak akibat pencemaran yang ditimbulkan.(*)

 

 




Hujan Deras Picu Sungai Bungkal Meluap, Satu Mobil di Kota Sungai Penuh Terbawa Arus

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyebabkan kenaikan debit Sungai Bungkal.

Selain itu, peristiwa ini juga mengakibatkan satu mobil terbawa arus setelah bibir sungai longsor. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu malam.

Heri, warga Sungai Jernih mengatakan bahwa, satu mobil hanyut terbawa arus sungai akibat longsor di bibir Sungai Bungkal. Mobil tersebut hanyut sejauh 500 meter.

“Ya, memang ada satu mobil yang terbawa arus Sungai Bungkal setelah terjadi longsor. Hujan deras dari sore hingga dini hari membuat kondisi sungai sangat berbahaya,” ujar Heri.

Baca juga: Waspada Hujan Lebat hingga Sore Ini di Jambi, Simak Informasi Lengkapnya!

Baca juga: Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh Tak Jadi Dibangun, RAB Tak Siap Jadi Kendala Utama

Rudi, Kepala Desa Sungai Jernih, juga membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, ada satu mobil yang hanyut setelah longsor dekat jembatan Sungai Jernih. Selain itu, ada satu lagi mobil yang ikut terbawa longsor sejauh 500 meter,” jelasnya.

Rudi juga menambahkan bahwa selain longsor di sekitar jembatan Sungai Jernih, terdapat sejumlah titik longsor di wilayah desa Sungai Jernih, dengan 6 titik longsor yang tercatat.

Kejadian ini mengganggu akses jalan di desa dan membatasi pergerakan kendaraan.

Dia menjelaskan, curah hujan yang tinggi di Kota Sungai Penuh telah menyebabkan debit air Sungai Bungkal meningkat tajam.

“Saat ini, kondisi air di Sungai Bungkal masih deras, dan untuk mobil yang terbawa arus, sudah berhasil diangkat menggunakan alat berat,” tambah Rudi.(*)