Satgas Pangan Polda Jambi Cek Harga dan Stok Sembako Pasca Lebaran di Pasar Tradisional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Satgas Pangan Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Subdit I Indagsi melakukan pengecekan harga dan ketersediaan stok bahan pokok di Pasar Tradisional Angso Duo, Jumat (11/4/2025).

Pengecekan dilakukan terhadap sejumlah komoditas penting seperti cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, cabai geprek, bawang putih, bawang merah, minyak goreng kemasan rakyat (Minyak Kita), beras SPHP, daging beku, daging segar, telur ayam ras, dan daging ayam.

Kasubdit I Indagsi AKBP Hernawan Rizky mewakili Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Dr Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga pangan strategis pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H.

“Kami ingin memastikan harga dan stok kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, daging, dan telur ayam tetap stabil di pasar tradisional,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan, berikut harga komoditas yang ditemukan di lapangan:

– Cabai Merah: Rp50.000 – Rp55.000/kg

– Cabai Hijau: Rp20.000 – Rp24.000/kg

– Cabai Rawit: Rp20.000 – Rp26.000/kg

– Cabai Geprek: Rp90.000 – Rp100.000/kg

– Bawang Merah: Rp42.000 – Rp44.000/kg

– Bawang Putih: Rp36.000 – Rp38.000/kg

– Minyak Kita: Rp15.700/liter

– Beras SPHP: Rp63.000 per karung (5 kg)

– Telur Ayam Ras: Rp1.500 – Rp1.900/butir

– Daging Ayam: Rp28.000 – Rp30.000/kg

– Daging Beku: Rp100.000 – Rp125.000/kg

– Daging Segar: Rp140.000/kg

AKBP Hernawan menegaskan bahwa secara umum, harga bahan pokok di Pasar Angso Duo masih tergolong stabil dan stok dalam kondisi aman.

“Stok dan harga bahan pokok seperti cabai, bawang, minyak goreng, beras, telur ayam, serta daging segar dan beku masih terkendali pasca Lebaran,” pungkasnya.  (*)




Pasca Idul Fitri 1446 H, Satgas Pangan Polda Jambi Cek Stok Sembako di Bulog dan PT Abadi Makmur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Meskipun bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H telah usai, Satgas Pangan Polda Jambi terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah bahan pokok di tingkat grosir pada Jum’at (11/4/2025).

Pengecekan tersebut dilakukan Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi dalam rangka memastikan ketersediaan stok bahan pokok hingga menjaga stabilitas harga di pasar.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Dr Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasubdit Indagsi AKBP Hernawan Rizky mengatakan pihaknya melakukan pengecekan stok beras, gula, minyak goreng, tepung di Gudang Bulog dan gula serta kedelai di PT Abadi Makmur.

“ Hari ini kita dari satgas pangan Polda Jambi telah melakukan pemantauan di dua tempat yaitu di Gudang Bulog Jambi dan PT Abadi Makmur,” ujarnya.

AKBP Hernawan mengatakan, pengecekan dilakukan memastikan bahwa stok bahan pokok masih aman, dan stabilitas harga juga stabil pasca Idul Fitri 1446 H.

“ Berdasarkan hasil pengecekan dan pemantauan untuk stok beras saat ini Cbp sebanyak 6.826.965 Kg, dan beras kom sebanyak 141.119 Kg,” lanjutnya.

Untuk ketersediaan sendiri pasokan stok beras masih aman 3 atau 4 bulan kedepan, sedangkan untuk harga beras SPHP 11.300 /1 Kg atau Rp. 56.500 /5 Kg.

Tidak sampai itu saja, untuk stok gula saat ini sebanyak 19.380 Kg, Minyak Goreng 141.820 liter dan Tepung sebanyak 4.124Kg.

Pengecekan di PT Abadi Makmur yang beralamat di Jalan Lingkar Selatan 2 No 35 RT 46 Kelurahan Bakung Jaya Kecamaran Paalmerah Kota Jambi.

Di mana, Kedelai merek Mata/Bola Stok 900 Sak/karung kemasan 50 Kg, Gula merek PSM Stok sebanyak 2.800 Sak/karung kemasan 50 Kg dengan harga Rp. 16.950.- /Kg.

“ Kita dari Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap sejumlah bahan pokok memastikan ketersediaan dan stok untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)




Respon Keluhan Warga, Wali Kota Maulana Turun Cek IPA dan Intake PDAM

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni dan Intake Pulau Pandan milik Perumda Air Minum Tirta Mayang, di Kelurahan Danau Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kamis pagi (10/4/2025).

Dalam pengecekan ini, keduanya turut didampingi oleh Sekda A. Ridwan, Direktur Utama PDAM Tirta Mayang Dwike Riantara beserta Dewan Pengawas, Asisten Sekda Amirullah, Kadis PUPR Momon Sukmana, Kabag Ekonomi dan SDA Hendra Saputra, Camat Danau Sipin Efrin, serta perwakilan PLN Jambi.

Wali Kota Maulana bersama rombongan memantau berbagai sarana pendukung operasional layanan air, seperti ruang Panel Pompa, Trafo, Gardu, dan Genset.

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi air bersih saat perayaan Idulfitri lalu.

Dalam keterangannya, Wali Kota menegaskan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah.

“Hari ini saya mengajak langsung pihak PLN, Perumdam Tirta Mayang, dan jajaran Pemkot Jambi untuk melihat langsung sarana pendukung kelistrikan, karena ini menjadi prioritas utama dalam operasional distribusi air bersih,” ujar Maulana.

Maulana menekankan pentingnya kelistrikan sebagai faktor utama pendukung distribusi air.

Ia meminta seluruh jajaran PDAM melakukan evaluasi menyeluruh.

“Tidak ada gunanya peralatan canggih jika kelistrikan sebagai sarana pendukung tidak memadai. Ini hal serius, karena gangguan kelistrikan menjadi akar masalah distribusi air bersih,” tambahnya.

Wali Kota Maulana juga menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan air bersih tetap optimal bagi masyarakat Kota Jambi.

“Apapun akan kami lakukan untuk menjamin air bersih terus mengalir 24 jam, tidak hanya saat hari besar, tapi setiap hari,” tegasnya.

Usai pengecekan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota memimpin rapat evaluasi bersama pihak PLN, Perumdam Tirta Mayang, dan Dewan Pengawas untuk menindaklanjuti persoalan kelistrikan yang mengganggu layanan air saat Idulfitri.

“Hasil diskusi hari ini, kami tekankan pentingnya memprioritaskan daya dukung produksi air agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Maulana.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas gangguan layanan air bersih selama perayaan Idulfitri.

“Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Jambi atas terhentinya distribusi air bersih selama beberapa hari saat Idulfitri lalu,” ujarnya.

Untuk mencegah gangguan serupa, Maulana menegaskan bahwa sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), ia akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi langsung, terutama dalam pengelolaan kelistrikan di instalasi pompa air.

“Kami juga telah mengamanatkan kepada Dirut dan jajaran untuk membangun tata kelola perusahaan yang baik. Jika semua program berjalan lancar, BUMD Tirta Mayang tidak hanya akan meningkatkan produksi dan pendapatan, tapi juga memperluas dampak sosial melalui program CSR untuk Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Gangguan Landasan Pacu Akibat Cuaca Panas, Bandara Sultan Thaha Jambi Kembali Beroperasi

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi memastikan operasional penerbangan kembali normal setelah mengalami gangguan pada landasan pacu yang menyebabkan penundaan sejumlah penerbangan.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa kendala teknis terjadi akibat panas terik matahari yang menyebabkan roda pesawat lengket pada landasan pacu.

“Masalah ini disebut ‘landasan lendut’, di mana pesawat menjadi terlalu berat, dan roda pesawat tidak bisa lepas dari landasan,” ujar Ardon, Kamis (10/4).

Gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan mengakibatkan penumpang yang sudah berada di dalam pesawat terpaksa turun.

Beruntung, permasalahan berhasil diatasi dalam waktu dua jam, dan bandara kembali beroperasi normal pada pukul 17.30 WIB.

Saat ini, pihak bandara memastikan bahwa landasan pacu telah kembali dapat digunakan dengan aman.

Perbaikan sementara telah dilakukan, sementara perbaikan permanen akan dilakukan setelah seluruh penerbangan selesai malam ini.

“Setelah penerbangan terakhir malam ini, perbaikan permanen akan segera dilakukan,” tambah Ardon.

Pihak otoritas bandara juga meminta maaf kepada seluruh penumpang yang mengalami gangguan akibat keterlambatan penerbangan ini.

Pada hari ini, Bandara Sultan Thaha Jambi melayani 17 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan.(*)




Waspada Hujan Lebat dan Kilat di Jambi, Begini Wilayah yang Terkena Dampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Berdasarkan peringatan dini cuaca yang diterbitkan oleh BMKG pada tanggal 10 April 2025, hingga pukul 16:40 WIB, sejumlah wilayah di Provinsi Jambi masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.

Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 18:50 WIB.

Wilayah yang Terkena Dampak Hujan Lebat dan Petir:

  1. Kabupaten Kerinci:

    • Air Hangat

    • Keliling Danau

    • Gunung Tujuh

    • Siulak Mukai

  2. Kabupaten Merangin:

    • Jangkat

    • Muara Siau

    • Lembah Masurai

    • Jangkat Timur

Selain itu, kondisi cuaca buruk ini diperkirakan akan meluas ke sejumlah wilayah lainnya, termasuk:

  • Kabupaten Kerinci: Gunung Raya, Gunung Kerinci, Kayu Aro, Siulak, Kayu Aro Barat, Bukitkerman

  • Kabupaten Sarolangun: Batang Asai

  • Kabupaten Bungo: Limbur Lubuk Mengkuang, Bathin III Ulu

  • Kota Sungai Penuh: Kumun Debai, Pondok Tinggi, Sungai Bungkal, dan sekitarnya

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pihak BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, kilat/petir, serta angin kencang yang bisa menyebabkan gangguan pada aktivitas di luar ruangan.

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga sekitar pukul 18:50 WIB.

Oleh karena itu, masyarakat di kawasan yang disebutkan di atas diminta untuk menghindari tempat-tempat terbuka atau rawan bencana seperti pohon tumbang, serta memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi.

Pentingnya Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrim seperti hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat meningkatkan risiko kecelakaan serta kerusakan infrastruktur, seperti pohon tumbang, banjir, dan genangan air.

Oleh karena itu, masyarakat di Jambi diimbau untuk menjaga keselamatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.(*)




Kemenag Ingatkan Calon Haji Kota Jambi, Jaga Kesehatan Jelang Keberangkatan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 706 calon jamaah haji asal Kota Jambi memulai pelaksanaan manasik haji sebagai persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Kegiatan pembekalan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian manasik yang difasilitasi Kementerian Agama.

Manasik haji tingkat kota ini digelar selama dua hari sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya di tingkat kecamatan.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto, saat membuka kegiatan di Jambi, Rabu (9/4/2025).

“Setelah ini akan ada delapan kali manasik lanjutan di kecamatan, dan terakhir saat calon jamaah memasuki asrama,” jelas Mahbub.

Mahbub juga mengingatkan bahwa ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan kesiapan fisik. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh calon jamaah haji untuk menjaga kondisi tubuh sejak dini.

“Pola hidup sehat harus mulai dijaga, terutama bagi jamaah yang memiliki penyakit bawaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Jambi, Abd Rahman, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan manasik ini diselenggarakan secara gratis dan wajib diikuti oleh seluruh calon jamaah.

“Manasik ini sangat penting agar jamaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Harapannya, semua calon jamaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan siap,” ujar Rahman.

Dari total 706 orang calon jamaah, terdiri dari 300 pria dan 406 wanita. Jamaah tertua tercatat berusia 93 tahun, sementara yang termuda berusia 18 tahun. Para calon haji ini berasal dari berbagai kategori, yakni:

  • 605 orang dari kuota urut porsi, penggabungan mahram, dan pendamping lansia

  • 15 orang mutasi

  • 86 orang cadangan

Rahman menyebutkan jumlah akhir calon jamaah bisa saja mengalami perubahan hingga batas akhir pelunasan pada 17 April 2025 mendatang.

Berdasarkan data Kemenag, jamaah haji asal Kota Jambi paling banyak berasal dari Kecamatan Kota Baru dengan jumlah 233 orang. Disusul oleh:

  • Kecamatan Jambi Selatan: 143 orang

  • Paal Merah: 143 orang

  • Telanaipura: 143 orang

  • Jelutung: 94 orang

  • Jambi Timur: 68 orang

  • Danau Teluk: 11 orang

  • Pelayangan: 10 orang

  • Pasar Jambi: 6 orang

Kemenag berharap seluruh calon jamaah memanfaatkan momen manasik haji ini untuk belajar dan memahami tata cara ibadah haji secara menyeluruh agar dapat menjalankannya dengan lancar di Tanah Suci.(*)




Sengketa Unbari Berakhir, Mahkamah Agung Menangkan Yayasan Pendidikan Jambi

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sengketa panjang terkait penyelenggaraan Universitas Batanghari (Unbari) akhirnya mencapai titik terang.

Mahkamah Agung (MA) secara resmi memenangkan Yayasan Pendidikan Jambi (YPJ) dalam perkara kasasi atas legalitas badan penyelenggara Unbari.

Melalui Putusan Nomor 91 K/TUN/2025, MA membatalkan pengesahan pendirian dua yayasan bentukan Husin Syakur, yakni Yayasan Pendidikan Batanghari Jambi (YPBJ) dan Yayasan Pendidikan Jambi Tujuh Tujuh (YPJ 77).

Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan dapat diakses melalui laman resmi Mahkamah Agung.

Kedua yayasan yang muncul secara tiba-tiba pada 2022 itulah yang memicu dualisme pengelolaan di Unbari.

Akibatnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sempat mengambil alih pengelolaan Unbari dan menunjuk Pj Rektor, sehingga YPJ yang telah membesarkan Unbari selama puluhan tahun tersingkir.

Situasi tersebut berdampak luas pada aktivitas kampus, termasuk terhambatnya proses akademik serta terjadinya pemotongan gaji, tunjangan, dan jam mengajar bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Dengan kemenangan YPJ di tingkat kasasi, kini hanya YPJ yang sah secara hukum sebagai penyelenggara Universitas Batanghari.

Ketua Umum YPJ, Camelia Puji Astuti, menyambut baik putusan Mahkamah Agung dan berharap semua pihak, terutama Kementerian Hukum dan HAM serta Kemdiktisaintek, segera melaksanakan keputusan tersebut.

“Perjuangan kami selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil. Putusan ini membuktikan bahwa tidak ada yayasan lain yang berhak mengelola Unbari selain YPJ. Kami harap kementerian terkait dapat bersikap kooperatif dan menghormati putusan ini,” ujar Camelia.

Kuasa hukum YPJ, Denny Indrayana, menegaskan bahwa Putusan 91 K/TUN/2025 memiliki posisi strategis karena berkaitan erat dengan gugatan-gugatan lain terkait Unbari, termasuk pembatalan pengangkatan Pj. Rektor Afdalisma.

“Kami mengapresiasi putusan kasasi ini. Saat ini tidak ada dasar hukum bagi Kemdiktisaintek untuk terus mengintervensi pengelolaan Unbari. Kami juga mendorong Kemenkum untuk segera mencabut pengesahan YPBJ dan YPJ 77,” jelas Denny.

Ia juga menyoroti kemungkinan upaya Peninjauan Kembali (PK) oleh pihak Kemenkum.

Namun menurut Denny, SEMA Nomor 2 Tahun 2024 telah membatasi ruang PK bagi badan atau pejabat tata usaha negara, kecuali memenuhi kriteria tertentu seperti novum atau konflik putusan.

“Sejauh ini tidak ada alasan hukum yang memenuhi ketentuan SEMA 2/2024. Maka dari itu, kami menilai Putusan 91 sudah final dan mengikat,” tutup Guru Besar Hukum Tata Negara ini.(*)




LAM Kota Jambi Segera Anugerahkan Gelar Adat, kepada Walikota Maulana dan Pj Walikota Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi akan menggelar prosesi adat pengukuhan Wali Kota Jambi, dr. Maulana, sebagai Pemangku Adat.

Acara ini direncanakan berlangsung pada 15 April 2025 di Kantor LAM Kota Jambi.

Meski tanggalnya masih bersifat tentatif, momen ini disebut sebagai langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan nilai-nilai budaya lokal.

Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat, menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bentuk penghormatan adat sekaligus peneguhan peran budaya dalam struktur kepemimpinan modern.

“Tanggal pelaksanaan masih bisa berubah, namun sementara ini diproyeksikan pada 15 April,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, akan digelar tradisi makan bersama secara adat atau Makan Benampan.

Tradisi ini merupakan warisan budaya masyarakat Melayu Jambi, di mana makanan disajikan dalam satu nampan besar dan disantap secara bersama-sama.

Simbolisasi dari Makan Benampan adalah kebersamaan, kesetaraan, dan nilai kekeluargaan dalam adat Melayu.

Selain pengukuhan Wali Kota Maulana, LAM Kota Jambi juga akan menganugerahkan gelar adat kehormatan “Karangsetyo” kepada mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih.

Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam pembangunan dan pelestarian budaya selama menjabat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti, menyampaikan bahwa gelar “Karangsetyo” diberikan kepada tokoh yang dinilai berjasa dan berkomitmen terhadap kemajuan daerah dan masyarakat.

“Gelar ini adalah bentuk apresiasi adat terhadap tokoh yang telah memberikan dedikasi nyata untuk Kota Jambi,” katanya.

Pengukuhan Wali Kota Jambi sebagai Pemangku Adat dan pemberian gelar kehormatan kepada Sri Purwaningsih menandai pentingnya peran budaya dalam mendampingi jalannya pemerintahan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat identitas Melayu sebagai akar masyarakat Kota Jambi.(*)




Empat Pejabat Utama Polda dan Kapolres Tebo Berganti, Kapolda Jambi Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Empat Pejabat Utama dan Satu Kapolres, bertempat di aula Lantai Empat Gedung Mapolda Jambi, Kamis (10/5/2025).

Adapun PJU Polda Jambi yang di mutasi yakni Dirlantas, Dirbinmas, dan Kapolres Tebo, serta penyerahan jabatan Kabid Propam, Dansat Brimob Polda Jambi.

Upacara Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar yang turut dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol M Mustaqim, Irwasda Kombes Pol Jannus P Siregar, Pejabat Utana Polda Jambi para Kapolres/Ta jajaran Polda Jambi.

Dalam upacara Sertijab tersebut turut dilakukan penandatanganan berita acara, pengambilan sumpah jabatan oleh Kapolda Jambi dan diikuti Pejabat yang dilantik.

Untuk diketahui, Dirlantas Polda Jambi yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol Dhafi, digantikan oleh Kombes Adi Benny Cahyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Penata Kebijakan Kapolri TK. III Jawa Barat, dan Kombes Pol Dhafi sendiri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit SIM Direktorat Regident Korlantas Polri.

Selanjutnya, Dir Binmas Polda Jambi Kombes Habib Prawira dimutasi sebagai pamen Polda Jambi dalam rangka pensiun. Penggantinya, AKBP Henky Poerwanto yang sebelumnya menjabat Wakapolresta Pekanbaru Polda Riau.

Jabatan Dansat Brimob Polda Jambi yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Nadi Chaidir digantikan oleh Kombes Pol Zulkifli Ismail, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pamobvit Baharkam Polri.

Sedangkan Kombes Pol Nadi Chaidir diangkat jabatan baru menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Brimob Korps Brimob Polri (Dik Sesko TNI).

Kabid Propam Polda Jambi yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Alfonso Doly Gelbert Sinaga dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Provost Div Propam Polri (Dik Lemhannas) dan digantikan oleh Kombes Pol Tony E. P. Sinambela, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Ops Polda Bali.

Terakhir, jabatan Kapolres Tebo yang sebelumnya dijabat oleh AKBP I Wayan Arta Ariawan, dimutasikan menjadi Kasubbid Provost Bidang Propam Polda Banten dan posisinya digantikan oleh AKBP Triyanto, yang sebelumnya merupakan Kasubdit I Direktorat Resnarkoba Polda Kepulauan Babel.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, mutasi di tubuh Polri merupakan hal yang biasa untuk kemajuan organisasi.

“Di mana serah terima jabatan merupakan proses dari regulasi dalam menjalankan atau melanjutkan tugas dari pejabat yang lama kepada pejabat yang baru sesuai arahan Pak Kapolda otoritas untuk melayani , Power is For Service,” ujarnya. (zen)




Angka Kecelakaan Lebaran 2025 di Jambi Anjlok, Tilang Menurun Drastis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mencatat hasil gemilang dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai dari 26 Maret hingga 8 April 2025.

Operasi tahunan ini terbukti efektif menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan jalan raya secara signifikan dibandingkan periode 14 hari sebelum operasi dimulai.

Berdasarkan data resmi dari Ditlantas Polda Jambi, jumlah pelanggaran yang berujung tilang selama Operasi Ketupat 2025 tercatat hanya 174 kasus, mengalami penurunan drastis sebesar 67,23% dari 531 kasus sebelumnya.

Sebaliknya, jumlah teguran meningkat tajam hingga 218,47%, dari 444 menjadi 1.414 kasus.

Kombes Pol Dhafi, Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, menjelaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dari keberhasilan ini.

“Kami mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif. Penurunan angka tilang dan peningkatan teguran mencerminkan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap aturan berlalu lintas,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (9/4/2025).

Tak hanya pelanggaran, angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2025 juga mengalami penurunan tajam.

Sebelum operasi berlangsung, terdapat 81 kasus kecelakaan. Namun selama operasi, jumlah tersebut menurun menjadi hanya 15 kasus — atau turun sebesar 81,48%.

Penurunan lainnya meliputi:

  • Korban meninggal dunia: dari 19 menjadi 10 orang (turun 47,37%)
  • Luka berat: dari 14 menjadi 7 orang (turun 50%)
  • Luka ringan: dari 105 menjadi 25 orang (turun 76,19%)

Wilayah dengan penurunan tertinggi tercatat di:

  • Polresta Jambi: dari 26 kasus menjadi 4 kasus
  • Polres Muaro Jambi: dari 18 menjadi 2 kasus
  • Polres Sarolangun: dari 13 menjadi 1 kasus

Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kecelakaan juga berhasil ditekan dari Rp455 juta menjadi Rp187 juta.

Keberhasilan ini dinilai bukan hanya hasil kerja keras aparat kepolisian, tetapi juga berkat partisipasi aktif masyarakat dalam menaati peraturan lalu lintas.

“Ini adalah keberhasilan bersama. Kami akan terus mendorong edukasi dan pencegahan demi terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah hukum Jambi,” tegas Kombes Pol Dhafi.

Dengan capaian positif ini, Polda Jambi berkomitmen melanjutkan strategi preventif pasca Operasi Ketupat, untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas secara berkelanjutan. (*)