Forum Film Jambi Laporkan Anton Oktavianto ke Polisi, Diduga Gelapkan Aset Organisasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Forum Film Jambi (FFJ) secara resmi melaporkan mantan ketuanya, Anton Oktavianto, ke Polresta Jambi atas dugaan penggelapan aset organisasi senilai Rp400 juta.

Laporan tersebut diajukan langsung oleh Ketua FFJ saat ini, Untung Wijaya, pada Jumat, 11 April 2025.

Langkah hukum ini diambil menyusul tidak adanya proses serah terima aset setelah pergantian kepengurusan Forum Film Jambi.

Untung Wijaya menyebutkan bahwa sejak dirinya ditetapkan sebagai Ketua FFJ periode 2024–2028 melalui Rapat Umum Anggota Luar Biasa pada 13 Oktober 2024, pihaknya belum menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) maupun penyerahan aset dari pengurus sebelumnya.

“Seharusnya saat pergantian pengurus ada serah terima aset. Namun hingga saat ini, tidak ada satu pun aset yang diserahkan oleh ketua sebelumnya. Hal ini sangat menghambat program kerja kami,” kata Untung saat dikonfirmasi, Senin (14/4/2025).

Menurut Untung, berbagai upaya persuasif telah dilakukan, termasuk melayangkan somasi kepada Anton Oktavianto. Namun, komunikasi tersebut tidak membuahkan hasil.

“Ketua lama sempat berjanji akan membuat LPJ dan meminta kami menarik somasi. Tapi sampai sekarang, janji itu tidak ditepati,” tambahnya.

Adapun aset organisasi yang diduga masih dikuasai oleh mantan ketua FFJ, di antaranya:

  • Proyektor Epson EB-L6300WUXGA 3 LCD Laser

  • Sound system outdoor Yamaha (15 inch, 1000 watt)

  • Laptop prosesor Intel i7, RAM 16GB

  • Layar/screen 3×5 meter + rangka

  • Rode Blimp untuk shotgun microphone

  • Lensa Sony FE 70-200mm f/2.8

  • Mic Zoom H6 All Black

  • Air Cushioned Lightsan (2 unit)

  • Rai Slider

  • Kamera Sony A7 Mark II KIT FE 28-70MM

Aset-aset tersebut disebut berasal dari bantuan pemerintah pusat, termasuk dari Kementerian, dengan total nilai ditaksir mencapai Rp400 juta.

“Kami ingin membangun Forum Film Jambi secara bersama-sama. Penyerahan aset ini penting demi keberlangsungan organisasi. Yang dirugikan bukan saya secara pribadi, tapi FFJ secara kelembagaan,” tegas Untung.

Forum Film Jambi berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut agar tidak menjadi preseden buruk bagi organisasi nirlaba di bidang seni dan film.

“Kami percaya pada proses hukum dan berharap Polresta Jambi dapat segera mengusut laporan ini demi keberlangsungan FFJ sebagai wadah pekerja film di Jambi,” pungkas Untung.(*)




Komisi V DPR RI Bahas Masalah Banjir, Walikota Maulana: Butuh Dukungan Pemerintah Pusat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong solusi konkret dalam menangani banjir yang kerap melanda kawasan Sungai Asam.

Dalam kunjungan kerja Komisi V DPR RI pada Senin (14/4/2025), Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa, penanganan banjir membutuhkan kolaborasi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat.

Kunjungan DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae itu dilakukan di lokasi pintu air Sungai Asam, Kecamatan Pasar, untuk melihat langsung penyebab banjir yang kerap terjadi di Kota Jambi.

Hadir pula dalam kunjungan tersebut Wakil Wali Kota Jambi, Sekda Provinsi Jambi, Ketua DPRD Provinsi dan Kota Jambi, serta Kepala BWSS VI dan BPJN IV Jambi.

“Jika hujan turun selama tiga jam saja, Kota Jambi langsung banjir. Maka kami mengusulkan pembangunan kolam retensi dan pembebasan lahan di sekitar Sungai Asam,” ujar Maulana.

Menurut Maulana, Pemkot Jambi telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar, sementara Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen memberikan Rp25 miliar.

Sisanya diharapkan dari dukungan pemerintah pusat sebesar Rp45 miliar, sehingga total kebutuhan mencapai Rp75 miliar.

“Kami sudah sepakat, tinggal menunggu dana pusat turun agar pengerjaan bisa segera dimulai,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menjelaskan bahwa, persoalan utama yang ditemukan dari hasil tinjauan adalah belum tuntasnya pembebasan lahan dan belum dibangunnya kolam retensi.

“Kami akan menyampaikan hal ini ke Kementerian PUPR agar anggaran segera dialokasikan. Presiden Prabowo memang sedang melakukan efisiensi anggaran,” sebutnya.

“Namun kami yakin pemerintah tetap memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat seperti penanggulangan banjir,” jelas Ridwan.

Diharapkan, kolaborasi lintas pemerintah ini mampu segera mengatasi persoalan banjir di Kota Jambi, khususnya di daerah rawan seperti Sungai Asam, yang setiap tahunnya terdampak genangan air saat musim hujan tiba.(*)




Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto Resmi Jadi Dandim 0416/Bute, Disambut dengan Upacara Tradisi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kodim 0416/Bute menggelar acara tradisi penyambutan pejabat Dandim baru, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, SIP., MIPol, beserta istri,  Vilana Dedy Pungky bertempat di Makodim 0416/Bute, Jalan Perwira No 1, Kelurahan Bungo Barat, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, pada Sabtu (12/04/2025).

Acara penyambutan pejabat Dandim baru dipimpin langsung oleh Kasdim 0416/Bute Mayor Inf M Tony Wijaya, yang menandai momen sakral ini sebagai bagian dari tradisi penerimaan warga baru di lingkungan Kodim 0416/Bute.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat kekeluargaan, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto menerima pengalungan syal sebagai bentuk penyambutan.

Sementara Vilana Dedy Pungky menerima buket bunga, sebagai simbol ucapan selamat datang dari keluarga besar Kodim 0416/Bute.

Setelah menerima penghormatan jajar dari regu jaga Kesatrian Kodim 0416/Bute, acara tradisi dilanjutkan dengan tarian sekapur sirih sebagai bentuk penghormatan penuh dari keluarga besar Kodim 0416/Bute kepada pejabat Dandim baru.

Kasdim Mayor Inf M Tony Wijaya menyampaikan bahwa kehadiran Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto diharapkan dapat memberikan semangat dan energi baru, dalam menjalankan tugas-tugas pembinaan teritorial di wilayah Kabupaten Bungo dan Tebo.

“Selamat datang kepada Komandan beserta Ibu. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Kodim 0416/Bute semakin profesional, solid, dan dicintai rakyat,” ujarnya.

Acara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, turut hadir dalam acara, seluruh Danramil jajaran serta perwira staf, Subdenpom II/2-1 Bungo, prajurit, anggota Persit KCK Cabang XXIV dan ASN Kodim 0416/Bute.(*)




Walikota Jambi Ingin Ubah Paradigma BPHTB yang Dinilai Mahal dan Rumit

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan komitmennya untuk mengubah pandangan masyarakat terkait pengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang selama ini dinilai mahal, rumit, dan memakan waktu lama.

Hal ini disampaikannya dalam agenda sosialisasi percepatan layanan BPHTB yang digelar bersama Ikatan PPAT, Senin (14/4/2025).

“Selama ini berkembang opini bahwa pengurusan BPHTB itu mahal dan prosesnya lama. Kita ingin ubah paradigma itu,” terangnya.

“Dasar penghitungan BPHTB sudah jelas, yakni berdasarkan harga transaksi, Zona Nilai Tanah (ZNT), Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), harga pasar, dan indikator lainnya,” ujar Maulana.

Ia menambahkan bahwa, kejelasan perhitungan dan transparansi sistem menjadi kunci utama agar masyarakat tidak lagi merasa terbebani dalam proses pengurusan hak atas tanah dan bangunan.

Maulana juga menyoroti kondisi ekonomi di Kota Jambi yang saat ini sedang mengalami perlambatan, terlihat dari banyaknya ruko kosong serta lesunya transaksi ekonomi.

Ia berharap, melalui reformasi layanan BPHTB, akan tercipta iklim investasi yang lebih kondusif.

“Dengan percepatan BPHTB, kita harapkan perekonomian kembali bergerak, lapangan kerja terbuka, dan aktivitas bisnis di Kota Jambi meningkat,” tegasnya.

Langkah percepatan ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Jambi untuk menciptakan pelayanan publik yang cepat, efisien, dan mendukung pertumbuhan sektor properti serta investasi lokal.(*)




Walikota Jambi: PPAT Punya Peran Strategis Tingkatkan PAD dari BPHTB

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan pentingnya peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui subsektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Hal ini disampaikan dalam sosialisasi percepatan BPHTB bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Jambi, Senin (14/4/2025).

“Rekan-rekan PPAT memiliki peran besar dalam meningkatkan PAD melalui subsektor BPHTB,” sebutnya.

“Kota Jambi yang kini menjadi kota tujuan investasi mengalami pertumbuhan pembangunan yang pesat, seiring meningkatnya aktivitas jual beli dan sewa properti,” ungkap Maulana.

Ia menjelaskan, PPAT memiliki peran strategis dalam proses peralihan hak atas tanah dan bangunan melalui pembuatan akta tanah.

Proses tersebut merupakan salah satu sumber pendapatan penting bagi daerah, karena setiap transaksi properti akan dikenakan BPHTB yang dikelola oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi.

Dengan meningkatnya volume transaksi, kata Maulana, keterlibatan aktif PPAT sangat dibutuhkan agar proses administrasi berjalan lancar dan tepat waktu, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.(*)




Percepat Layanan BPHTB, Wali Kota Jambi Gandeng IPPAT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Maulana, menggelar sosialisasi percepatan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) secara virtual pada Senin (14/4/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam reformasi layanan pertanahan, khususnya BPHTB, yang selama ini dianggap masyarakat mahal dan memerlukan waktu pengurusan yang lama.

Dalam paparannya, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa, Pemerintah Kota Jambi tengah melakukan perubahan sistem secara fundamental untuk mendukung percepatan layanan.

Ia menegaskan pentingnya seluruh pihak, terutama para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), memahami sistem baru yang sedang dibangun demi meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik.

“Perubahan ini bukan hanya teknis, tapi juga menyentuh cara pandang. Paradigma lama harus diubah,” kata dia.

“Kita ingin masyarakat merasakan layanan BPHTB yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau,” ujar Maulana.

Upaya percepatan ini juga selaras dengan visi Pemkot Jambi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kemudahan peralihan hak atas tanah dan bangunan.(*)




Centrepark Pastikan Evaluasi Usai Insiden Parkir Jamtos Viral di Media Sosial

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Sebuah video viral yang memperlihatkan ketegangan antara pengguna jasa dan petugas parkir di Jambi Town Square (Jamtos) mendapat respons resmi dari pihak pengelola, PT Centrepark Citra Corpora.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Centrepark dalam menjaga etika serta profesionalisme layanan.

Menurut penelusuran internal Centrepark, insiden berawal saat seorang petugas parkir bernama Romadan menegur pengguna jasa yang memarkirkan kendaraannya secara sembarangan, menghalangi akses kendaraan lain.

Teguran tersebut memicu adu argumen dan pengguna jasa kemudian meninggalkan kendaraannya.

Merasa kesal, petugas Romadan melakukan tindakan tidak pantas dengan mengempeskan ban kendaraan pengguna jasa tersebut.

Setelah menyadari kondisi kendaraannya bermasalah, pengguna jasa melaporkan insiden ini ke kantor operasional Centrepark.

Sebagai tanggung jawab, Centrepark menghadirkan Romadan untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Namun, permintaan maaf tersebut berujung pada insiden pemukulan terhadap petugas, yang kemudian juga menimpa petugas lain yang mencoba melerai.

Situasi sempat mereda setelah upaya mediasi antara kedua belah pihak dilakukan.

Namun, penyelesaian damai hingga saat ini belum tercapai sepenuhnya.

Pihak Centrepark menyayangkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa kekerasan serta pelanggaran etika tidak mencerminkan nilai perusahaan.

Centrepark telah mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

1. Memberikan sanksi tegas kepada petugas yang melanggar aturan internal.

2. Mendampingi proses hukum secara objektif dan proporsional.

3. Mengadakan evaluasi menyeluruh serta pelatihan ulang kepada seluruh petugas.

4. Menjaga komunikasi terbuka dengan pengguna jasa untuk penyelesaian yang adil dan profesional.

Agus, selaku External Relation PT Centrepark Citra Corpora, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Centrepark berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kerja dengan prinsip “Beyond With Care”, yakni pelayanan dengan integritas, empati, dan profesionalisme.(*)




Walikota Maulana: BPBD Kota Jambi Segera Dibentuk, Ini Alasannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana tengah merencanakan pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kota Jambi untuk memperkuat penanggulangan bencana.

Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang semakin intens di wilayah tersebut.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa, naskah akademik mengenai pembentukan BPBD telah diserahkan kepada Gubernur Jambi dan akan segera diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut.

Setelah persetujuan diberikan, pembentukan BPBD Kota Jambi akan dilakukan bersamaan dengan lelang jabatan untuk kepala dinas lainnya, termasuk kepala BPBD yang baru.

“Proses ini berjalan paralel. Jika ada kekosongan posisi setelah lelang, jabatan kepala BPBD akan segera diisi. Namun, jika dalam fit and proper test nanti ada kandidat yang cocok, posisi tersebut akan diisi terlebih dahulu,” ungkap Maulana, Sabtu (12/4).

Wali Kota Jambi menekankan bahwa pembentukan BPBD sangat penting mengingat tingginya intensitas bencana di Kota Jambi.

Selama ini, tugas penanggulangan bencana masih berada di bawah Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), namun dengan adanya BPBD, penanganan bencana akan lebih terfokus.

“BPBD akan memiliki peran penting dalam konvergensi antara berbagai lembaga yang terlibat dalam penanggulangan bencana. Selain itu, BPBD akan lebih fokus pada koordinasi selama bencana berlangsung,” ujar Maulana.

Dengan pembentukan BPBD, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat meningkatkan efektivitas respons bencana, baik dari sisi kesiapsiagaan, penyelamatan, hingga pemulihan pascabencana.(*)




Besok Komisi V DPR RI Kunjungi Jambi! Banjir dan Jalan Tol Bakal Jadi Pembahasan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi V DPR RI dijadwalkan melaksanakan kunjungan kerja reses ke Provinsi Jambi dalam rangka meninjau pembangunan infrastruktur dan transportasi, Senin 14 April 2025.

Kegiatan ini berlangsung padat sejak pagi hingga malam hari dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra kerja terkait.

Rombongan yang dipimpin oleh Ir Ridwan Bae selaku Ketua Tim dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.20 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pukul 10.40 WIB.

Setibanya di Jambi, rombongan disambut oleh protokol Pemerintah Provinsi Jambi dan perwakilan dari PT API.

Agenda pertama adalah peninjauan lokasi banjir di Kota Jambi serta Pintu Pengendali Banjir Sungai Asam yang dikoordinasikan oleh Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan Pemerintah Kota Jambi.

Setelah ISHOMA, dilanjutkan dengan pertemuan resmi antara Komisi V DPR RI dan Gubernur Jambi beserta seluruh mitra kerja serta stakeholder terkait.

Pertemuan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa dan PDT, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Perumahan, BMKG, Basarnas, PT Hutama Karya, serta PT API dan PT IAS.

Pertemuan dimulai dengan sambutan Gubernur Jambi yang memaparkan kondisi infrastruktur dan transportasi di provinsi tersebut, diikuti sambutan dan pengarahan dari pimpinan Komisi V DPR RI. Acara ditutup dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama.

Pada sore harinya, Komisi V melakukan peninjauan langsung proyek Tol Jambi–Rengat dan Tol Jambi–Palembang. Kegiatan ini dipandu oleh Ditjen Bina Marga, BPJT Kementerian PUPR, serta PT Hutama Karya.

Malam harinya, rombongan mengikuti acara ramah tamah dan makan malam bersama Walikota dan Bupati se-Provinsi Jambi, yang dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Jambi.

Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi sekaligus diskusi informal mengenai tantangan dan kebutuhan pembangunan di daerah.

Tim kunjungan kerja ini terdiri dari 23 anggota Komisi V DPR RI yang mewakili berbagai fraksi dan daerah pemilihan.

Tak hanya dari Jambi, anggota DPR yang hadir juga berasal dari provinsi lain seperti Papua, Aceh, Sumatera Utara, hingga Sulawesi Selatan. Turut mendampingi adalah tim sekretariat Komisi V dan tenaga ahli.

Kunjungan kerja ini menunjukkan komitmen Komisi V DPR RI dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi yang memiliki posisi strategis dalam konektivitas wilayah Sumatera.(*)




Wali Kota Jambi Resmi Luncurkan Program Subuh Berkah Bahagia: Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Untuk mempererat komunikasi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan bersama masyarakat di Kota Jambi, Wali Kota dokter Maulana, resmi meluncurkan program “Subuh Berkah Bahagia” di Masjid Al-Amanah, Grya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (12/4/2025).

Program yang diawali dengan pelaksanaan shalat Subuh berjamaah ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah A. Ridwan beserta jajaran hingga ratusan masyarakat Kota Jambi. Suasana keakraban dan kekhusyukan beribadah sangat kental terasa di acara itu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Berkah Bahagia bukan sekadar ibadah berjamaah, melainkan juga ruang silaturahmi dan dialog antara pemerintah dengan masyarakatnya. Ia menegaskan pentingnya komunikasi terbuka agar kebutuhan dan aspirasi masyarakat dapat lebih cepat didengar dan direspon oleh jajarannya.

“Kegiatan ini kami gagas untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Selain shalat Subuh berjamaah, kita lanjutkan dengan diskusi santai untuk mendengar langsung keluhan, ide, dan harapan warga, setelah itu ditutup dengan sarapan bersama,” ujar Maulana.

Ia juga menjelaskan, bahwa program ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan pada Sabtu pagi di Masjid Al-Amanah Grya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Program Subuh Berkah Bahagia ini terbuka untuk seluruh warga Kota Jambi. Wali Kota mengajak masyarakat untuk turut hadir, tidak hanya beribadah, tetapi juga menjadikan forum ini sebagai sarana menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Siapapun boleh datang. Kami ingin membangun tradisi positif ini. Kami juga fasilitasi masyarakat yang ingin berolah raga di rumah dinas. Disini kita gelar senam sehat bersama setiap minggunya, sementara bagi yang mau main tenis juga bisa memanfaatkan lapangan tenis di rumah dinas Wali Kota ini,” ungkapnya.

Subuh Berkah Bahagia ini, selain memberikan manfaat spiritual, kata Wali Kota juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Katanya, waktu Subuh adalah saat terbaik untuk menghirup udara bersih yang kaya oksigen, yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Maulana juga mengutip hadist Nabi Muhammad SAW tentang keistimewaan shalat sunnah dua rakaat sebelum shalat Subuh.

“Rasulullah bersabda : Dua rakaat shalat sunnah Fajar lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya. Hadits ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan ibadah ini. Nilai dua rakaat tersebut tidak hanya mengungguli kekayaan, kemegahan, dan kenikmatan dunia, tetapi juga seluruh isi yang ada di dalamnya,” terang Maulana.

Peluncuran program Subuh Berkah Bahagia ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Diantaranya, Abdurrahman, warga RT 11, Kelurahan Sungai Putri Kecamatan Danau Sipin mengapresiasi langkah Pemkot Jambi membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dan santai.

“Kami merasa senang bisa berdialog langsung dengan Pak Wali beserta jajaran. Disini aspirasi kami bisa cepat didengar, dan langsung ditanggapi oleh OPD,” ucap Abdurrahman.

Menutup kegiatan itu, Wali Kota Maulana mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat hubungan baik ini dan bersama-sama membangun Kota Jambi Bahagia.

“Dengan ibadah, silaturahmi, dialog, dan gaya hidup sehat, insyaAllah kita bisa mewujudkan Kota Jambi Bahagia, tempat yang nyaman, damai, dan membanggakan bagi kita semua,” pungkasnya.(*)