Helen’s Play Mart Dinilai Rusak Moral, Ormas Jambi Tuntut Penutupan Permanen

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rencana pembukaan kembali Helen’s Play Mart di kawasan WTC Batanghari, Kota Jambi, menuai gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat.

Lima organisasi masyarakat (ormas) bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi secara tegas menyatakan penolakan keras terhadap operasional tempat hiburan malam tersebut.

Dalam pernyataan sikap resmi yang dibacakan di kantor LAM Kota Jambi pada Kamis (24/4/2025), perwakilan Laskar Pemuda Seberang, Hafiz Alathas, menyebutkan bahwa Helen’s Play Mart dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai budaya Islam dan Melayu yang dijunjung tinggi di Jambi.

Tempat hiburan ini juga dituding menjual minuman keras dan dinilai berpotensi merusak moral generasi muda.

Lokasi Helen’s Play Mart yang berada dekat Rumah Dinas Gubernur Jambi serta kawasan religius Kota Seberang, menjadi sorotan tajam karena dianggap tidak pantas dan melanggar kearifan lokal.

Isi Pernyataan Sikap Penolakan Helen’s Play Mart:

  1. Menuntut pemerintah provinsi dan kota Jambi untuk tidak mengeluarkan atau mencabut izin usaha Helen’s Play Mart.

  2. Mendesak konsistensi Pemerintah Kota Jambi menjalankan hasil audiensi DPRD, untuk tidak memberikan rekomendasi operasional.

  3. Menyatakan komitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penolakan terhadap pembukaan Helen’s.

  4. Mengecam pemberian izin yang dinilai mengedepankan kepentingan bisnis di atas kepentingan masyarakat dan moral generasi muda.

  5. Menuntut penutupan permanen Helen’s Play Mart, tanpa negosiasi lebih lanjut dengan pihak manajemen.

Ketua FPI Provinsi Jambi, Nagib Ali al Jufri, menegaskan bahwa pihaknya secara konsisten menolak keberadaan tempat tersebut.

Dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) bersama Komisi I DPRD Kota Jambi dan OPD terkait sebelumnya, sudah direkomendasikan agar Helen’s ditutup secara permanen.

“Kalau tempat ini dibuka lagi, itu bentuk pengkhianatan terhadap hasil RDP dan juga melanggar Perda serta adat Melayu Jambi,” ujar Nagib.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak melakukan komunikasi di luar forum resmi yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Pemerintah diminta segera menyatakan secara tegas bahwa Helen’s tidak akan diizinkan beroperasi kembali, baik dengan nama lama maupun nama baru.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas Pemerintah Kota dan Provinsi Jambi untuk menjawab tuntutan yang terus menggema.(*)




Dukung Pemilu RT 2025, Disdukcapil Kota Jambi Buka Layanan Adminduk Hari Sabtu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilihan Ketua RT Serentak Tahun 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi akan tetap membuka pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) pada Sabtu, 26 April 2025, bertempat di Kantor Disdukcapil Kota Jambi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kadis Dukcapil Kota Jambi, Nirwan Ilyas, yang menjelaskan bahwa pelayanan ini ditujukan untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya pemilih pemula, agar dapat segera memiliki dokumen kependudukan yang sah.

“Layanan yang kami sediakan meliputi perekaman KTP elektronik untuk pemula dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD),” kata dia.

“Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB,” ujar Nirwan Ilyas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh pelayanan adminduk yang diberikan pada hari tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan ini guna memastikan mereka terdaftar secara resmi dalam sistem kependudukan dan dapat berpartisipasi dalam pemilu RT 2025.

Disdukcapil Kota Jambi berharap langkah ini dapat memperkuat basis data kependudukan serta mendukung kelancaran dan keakuratan proses demokrasi tingkat RT.(*)




Terbang ke Jakarta, Yogyakarta, dan Medan!Jangan Ketinggalan, Berikut Jadwal Penerbangan di Bandara Jambi Hari Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bandara Sultan Thaha Jambi dengan kode DJB akan melayani sebanyak 10 jadwal penerbangan komersial pada Jumat, 25 April 2025.

Keberangkatan menuju sejumlah destinasi populer seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Medan dijadwalkan mulai pukul 06.10 WIB hingga 18.30 WIB.

Berikut daftar lengkap jadwal keberangkatan Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB):

  1. Lion Air JT 601 tujuan Jakarta (CGK) – 06:10 WIB

  2. Super Air Jet IU 377 tujuan Yogyakarta (YIA) – 09:00 WIB

  3. Super Air Jet IU 987 tujuan Medan (KNO) – 10:15 WIB

  4. Batik Air ID 6805 tujuan Jakarta (CGK) – 11:05 WIB

  5. Garuda Indonesia GA 127 tujuan Jakarta (CGK) – 11:25 WIB

  6. Super Air Jet IU 843 tujuan Jakarta (CGK) – 12:25 WIB

  7. Citilink QG 967 tujuan Jakarta (CGK) – 15:40 WIB

  8. Super Air Jet IU 847 tujuan Jakarta (CGK) – 18:30 WIB

  9. Garuda Indonesia GA 135 tujuan Jakarta (CGK) – 17:45 WIB

  10. Batik Air ID 6803 tujuan Jakarta (CGK) – 18:10 WIB

Jam operasional Bandara Sultan Thaha Jambi sendiri dibuka mulai pukul 06.00 hingga 19.00 WIB.

Masyarakat yang akan melakukan penerbangan dari Bandara DJB diimbau untuk tiba lebih awal di bandara guna menghindari antrean dan memastikan seluruh proses pre-flight berjalan lancar.(*)




Jelang MTQ Provinsi, Kota Jambi Fokus Asah Prestasi Kafilah Dengan TC Terpadu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi kembali meneguhkan komitmennya dalam memuliakan Al-Qur’an dan mencetak prestasi. Setidaknya hal itu tampak saat Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, secara resmi membuka Training Center Terpadu bagi Kafilah Kota Jambi, sebagai persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 Tingkat Provinsi Jambi, yang akan digelar di Kabupaten Muaro Jambi.

Acara pembukaan berlangsung khidmat di V Hotel, Jln. Pattimura, Simpang Rimbo, Kamis (24/4/2025). Di hadapan 159 peserta yang tergabung dalam kafilah, Wawako Diza menegaskan bahwa keikutsertaan mereka bukan hanya tentang lomba, tetapi membawa misi besar menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Kalian bukan hanya peserta, tapi duta-duta Qur’ani. Kafilah Kota Jambi adalah insan pilihan yang mendapat amanah besar untuk memuliakan Kalam Ilahi, dan menginspirasi lewat prestasi,” tegas Diza.

Training Center yang berlangsung selama empat hari, dari tanggal 23 hingga 26 April 2025, diikuti oleh 75 peserta MTQ, didampingi 28 pelatih, 10 pengawas, 28 pendamping, dan 17 anggota tim kerja. Mengusung tema “Kota Jambi Siap Mempertahankan Juara Umum”, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada latihan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas peserta.

“Di sini, bukan hanya tilawah, tahfiz, syarhil, fahmil, maupun khat yang diasah, tapi juga keikhlasan, mental juang, dan niat yang tulus untuk menjunjung tinggi Al-Qur’an,” ucap Diza, memotivasi para peserta.

Diza juga menyampaikan optimisme bahwa Kota Jambi mampu kembali merebut gelar Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Jambi, sebagaimana keberhasilan tiga tahun berturut-turut sebelumnya.

“Prestasi yang telah kita raih harus menjadi motivasi. Kita ingin menorehkan sejarah, mengangkat nama Kota Jambi sebagai kota Qur’ani. Bukan hanya menang, tapi membawa berkah,” ujar Diza penuh semangat.

Ia juga mengapresiasi peran para pelatih, pengawas, dan pendamping yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membina kafilah Kota Jambi.

“Bimbingan kalian akan jadi kunci sukses anak-anak kita. Mari kita kawal mereka menuju prestasi yang membanggakan, sekaligus membentuk pribadi yang Qur’ani dan berakhlak mulia,” pesannya.

Pembukaan Training Center ini turut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesra Kamal Firdaus, Sekretaris Umum LPTQ Muhammad Sayuti, serta seluruh peserta dan pendamping kafilah.

Dengan persiapan yang matang dan semangat yang membara, Kota Jambi menatap MTQ ke-54 dengan keyakinan penuh: mempertahankan juara bukan sekadar ambisi, tapi bagian dari upaya memuliakan Al-Qur’an.(*)




Wali Kota Maulana Serahkan Santunan Kematian Korban Bencana Alam Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kepedulian pemerintah terhadap warganya yang tertimpa musibah kembali diwujudkan secara nyata. Wali Kota Jambi, dr. Maulana, didampingi Kepala Dinas Sosial Yunita Indrawati, menyerahkan bantuan uang duka dari Kementerian Sosial RI kepada keluarga korban akibat bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu di Kota Jambi.

Penyerahan dilakukan langsung di ruang kerja Wali Kota Jambi, Kamis siang (24/4/2025), kepada tiga ahli waris korban, yakni Siti Romlah, Muhammad Buang, dan Sulaiman, yang keluarganya menjadi korban meninggal dunia akibat bencana tenggelam.

“Bantuan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, tidak tinggal diam ketika masyarakat menghadapi musibah. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban duka dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga,” ujar Wali Kota Maulana.

Bantuan uang duka dari Kementerian Sosial RI disalurkan sebesar Rp15 juta untuk masing-masing ahli waris, melalui fasilitasi Pemerintah Kota Jambi. Sebelumnya, Pemkot Jambi juga telah memberikan bantuan serupa melalui Dinas Sosial Kota Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana yang bisa datang kapan saja, terutama banjir dan kebakaran yang kerap terjadi di Kota Jambi. Ia menekankan pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko tersebut.

“Tugas kita bersama adalah meminimalisir dampak bencana. Waspada dan saling mengingatkan, itu kunci utamanya,” tegas Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga mengungkapkan langkah strategis ke depan dalam penanggulangan bencana di Kota Jambi. Pemerintah Kota tengah mengusulkan pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang saat ini prosesnya sedang diajukan ke DPRD dalam bentuk rancangan Peraturan Daerah.

“Nantinya, BPBD ini akan jadi badan khusus yang menangani semua aspek kebencanaan, mulai dari edukasi, mitigasi, penanganan hingga pascabencana. Ini juga membuka peluang bantuan lebih luas dari BNPB,” tutup Maulana.

Langkah ini menandai keseriusan Pemkot Jambi dalam memperkuat sistem perlindungan dan respons bencana yang lebih tangguh, demi menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(*)




Verfikasi Lapangan KemenPPPA, Kota Jambi Siap Jadi Role Model KLA dan Sukseskan Indonesia Layak Anak 2030

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak. Kamis pagi (24/4/2025), Wali Kota Jambi, dr. Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, memimpin langsung proses verifikasi lapangan secara daring dalam rangka evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota tersebut merupakan bagian penting dari proses penilaian nasional terhadap kinerja daerah dalam menjamin perlindungan dan pemenuhan hak anak. Turut hadir mendampingi, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, serta para kepala perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas KLA Kota Jambi, termasuk perwakilan lembaga mitra yang aktif dalam isu perlindungan anak.
Dari pihak pusat, hadir secara daring Deputi Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum dan Asdep Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Dwi Jalu Atmanto, yang memberikan arahan serta apresiasi atas kinerja Pemkot Jambi dalam mendorong sistem pembangunan yang ramah anak.
Komitmen Kuat dan Capaian Meningkat
Dalam pemaparannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota Jambi terhadap KLA bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari strategi pembangunan SDM jangka panjang.
“Kami ingin melahirkan generasi unggul, agen perubahan masa depan, yang tumbuh di lingkungan yang aman dan berdaya. KLA adalah salah satu pilar pentingnya,” tegas Maulana.
Ia juga menyebutkan, berdasarkan asesmen Tim Gugus Tugas KLA Provinsi, Kota Jambi telah mencetak skor tinggi sebesar 938 poin, menandai peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.
“Sekarang saatnya kita membuktikan angka itu dengan data otentik dan praktik nyata di lapangan,” ujarnya penuh optimisme.
Sinergi dan Inovasi Jadi Kunci
Maulana menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektor: mulai dari lembaga hukum seperti Bapas, Kementerian Agama, hingga komunitas pendidikan dan perlindungan anak. Salah satu bentuk konkret sinergi itu adalah Forum Anak Bumi Angso Duo serta inovasi edukatif seperti Program Pita Molin, yang secara aktif memberikan penyuluhan tentang kekerasan anak langsung ke sekolah-sekolah.
Tak hanya itu, berbagai kebijakan progresif juga telah diterbitkan untuk mendukung Kota Layak Anak, seperti Perda Perlindungan Anak, Kawasan Tanpa Rokok, hingga Perwal tentang Penurunan Stunting dan Perlindungan Anak dari Radikalisme.
Fasilitas dan Kelembagaan Anak Terus Diperkuat
Kota Jambi kini telah memiliki:
•Informasi Layak Anak melalui perpustakaan umum, mobil keliling, dan pojok baca di ruang publik.
•Forum Anak yang aktif dalam musrenbang dan kegiatan pelopor-pelapor di 11 kecamatan dan seluruh kelurahan.
•Sekolah Ramah Anak sebanyak 435 satuan pendidikan dari jenjang TK hingga SMP.
•20 Puskesmas Ramah Anak dengan akreditasi tinggi.
•Serta berbagai bentuk kemitraan strategis dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak.
Apresiasi dari Pemerintah Pusat
Deputi Woro Sulistyaningrum dari Kemenko PMK mengapresiasi kerja keras Kota Jambi dan berharap evaluasi KLA ini menjadi lebih dari sekadar penilaian administratif.
“Ini bukan hanya soal nilai, tapi refleksi bersama. Kami harap Kota Jambi bisa menjadi role model untuk daerah lain menuju Indonesia Layak Anak 2030,” ujar Woro.
Sebagai informasi, tahun ini terdapat 8 kabupaten/kota di Provinsi Jambi yang mengikuti proses evaluasi KLA. Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi diharapkan mampu menjadi pionir sekaligus penggerak komitmen bersama untuk masa depan anak-anak Indonesia yang lebih cerah.(*)



Diterjang Hujan Deras, Pagar SMAN 5 Kota Jambi Ambruk ke Rumah Warga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pagar tembok bagian belakang SMAN 5 Kota Jambi di kawasan Jalan Kaca Piring II, Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, roboh akibat hujan deras pada Minggu (31/3/2025). Robohnya pagar ini membuat warga yang tinggal di sekitar sekolah merasa khawatir akan potensi kejadian serupa, terlebih karena bongkahan pagar masih bersandar ke dinding rumah warga.

Muhammad Salim, Kepala SMAN 5 Kota Jambi, mengonfirmasi bahwa robohnya pagar sekolah tersebut disebabkan oleh kondisi bangunan yang sudah tua, diperparah dengan faktor cuaca ekstrem dan pengikisan tanah.

“Pagar ini memang sudah cukup lama usianya, dan kondisi tanah yang terkikis oleh hujan menyebabkan tembok miring lalu roboh. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke dinas terkait agar dilakukan langkah-langkah konkrit,” ujarnya, Selasa (22/4/2025).

Meski pihak sekolah sudah mengajukan laporan, Salim menjelaskan bahwa perbaikan belum bisa dilakukan cepat karena adanya keterbatasan anggaran.

Namun, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jambi telah memberikan sinyal akan mengalokasikan anggaran perbaikan baik pada APBD murni maupun perubahan.

“Untuk bagian pagar yang sudah roboh akan segera kami bersihkan, dan kami akan menggantinya sementara dengan pagar seng. Ini bentuk antisipasi karena kami khawatir terjadi hal-hal yang membahayakan, apalagi sebelumnya pernah terjadi kejadian fatal di Kota Jambi,” jelas Salim.

Sementara itu, Agung, warga sekaligus penyewa rumah yang berada tepat di belakang SMAN 5 Kota Jambi, mengaku khawatir dengan kondisi saat ini. Ia menyaksikan langsung pagar roboh saat hujan deras mengguyur Kota Jambi.

“Kejadiannya waktu hujan deras. Sekarang bongkahan pagar masih bersandar ke dinding rumah kami. Kami takut kalau ada susulan atau bongkahan lain yang jatuh,” ujar Agung.

Warga berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan cepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sekolah.(*)




Wawako Diza : Finalis Bujang Gadis Harus Jadi Jembatan Budaya dan Informasi Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Semarak budaya dan semangat muda mewarnai malam penyisihan ajang Bujang Gadis Kota Jambi 2025, yang digelar Rabu malam (23/4/2025) di Atrium Mall WTC Batanghari. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, hadir bersama istri yang juga Ketua GOW Kota Jambi, Marsha Lystia, menyaksikan langsung parade bakat dari 50 besar semifinalis.

Tak sekadar ajang kontes kecantikan, Pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi merupakan upaya strategis Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk melahirkan generasi muda yang tangguh, berbudaya, dan siap menjadi duta wisata serta agen promosi daerah ke kancah provinsi, nasional bahkan internasional.

Mengusung tema “Guardians of Cultural Euphoria”, ajang tahun ini menekankan peran pemuda sebagai pelestari budaya lokal yang dinamis dan inovatif. Acara dibuka dengan Tari Jejak Batu oleh Tim Kesenian Ikatan Bujang Gadis Kota Jambi, dan disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah, dewan juri, serta ratusan masyarakat yang memadati atrium.

Malam itu, diumumkan 11 pasang finalis yang akan melaju ke Grand Final pada 1 Mei 2025 mendatang di Swiss-Belhotel Jambi. Para finalis menerima selempang dari Wakil Wali Kota Jambi sebagai simbol kesiapan mereka melangkah ke tahap akhir.

Dalam sambutannya, Wawako Diza menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan ajang bergengsi ini. Ia menekankan bahwa seluruh peserta adalah pemenang sejati.

“Yang belum lolos jangan berkecil hati. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang mewujudkan mimpi. Kepada para finalis, tunjukkan kualitas sebagai generasi muda Kota Jambi yang unggul dan berbudaya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti ragam bakat yang ditampilkan para semifinalis, mulai dari seni bela diri, musik, puisi berbahasa Inggris hingga tilawah Al-Qur’an. Bagi Diza, kemampuan tersebut harus dikembangkan agar para Bujang Gadis bisa menjadi influencer positif bagi pemuda lainnya.

“Mereka harus jadi jembatan informasi, menyampaikan nilai-nilai budaya dan program Kota Jambi Bahagia, baik secara langsung maupun lewat media sosial,” tambahnya.

Diza juga menggarisbawahi pentingnya peran pemuda dalam pembangunan. Dengan lebih dari 52 persen penduduk Kota Jambi adalah kaum muda, ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk membentuk SDM unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Lewat ajang ini, kita harap tercipta generasi yang mampu menjembatani dunia tradisional dengan budaya modern, tanpa kehilangan identitas,” tegasnya.

Ia pun menutup sambutannya dengan pesan kuat: “Kalianlah penjaga budaya Jambi. Jangan sampai warisan ini hilang ditelan zaman,” tutupnya.

Tahapan pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi 2025 sendiri telah dimulai sejak 14 April lalu, mencakup seleksi administrasi, psikotes, wawancara, hingga lomba stand-up comedy Bahasa Jambi bertema Bahagia Berbudaya. Finalis yang terpilih nantinya akan menjalani pembekalan intensif terkait kepariwisataan, keberlanjutan, serta isu-isu sosial kekinian.

Sebagai bentuk apresiasi, pemenang ajang ini akan membawa pulang hadiah dengan total Rp110 juta, sekaligus menyandang tanggung jawab sebagai wajah muda Kota Jambi dalam berbagai agenda promosi budaya dan pariwisata.(*)




Polairud Polda Jambi Imbau Warga, Waspada Kenaikan Debit Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Masyarakat di sekitar Sungai Batanghari diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya debit air yang berpotensi memicu bencana banjir.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, saat melakukan patroli dan memberikan himbauan, Rabu (23/4/2025).

“Kami mengimbau warga, nelayan, hingga pengguna transportasi sungai untuk berhati-hati. Tingginya debit air bisa membahayakan, terutama di daerah bantaran,” ujar Kombes Pol Agus.

Dirpolairud juga memastikan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik rawan dan menyiapkan personel serta peralatan jika sewaktu-waktu terjadi bencana di perairan.

“Pemantauan terus dilakukan. Kami telah menyiagakan tim dan sarana untuk respons cepat apabila terjadi keadaan darurat,” tambahnya.

Kepolisian Perairan Polda Jambi kini memperkuat patroli dan pengawasan sungai sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap kemungkinan banjir dan kejadian lain yang membahayakan masyarakat.(*)




Wali Kota Jambi Kukuhkan 21 Kelompok UMKM: Bukan Lagi Pelaku, Tapi Pengusaha!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditunjukkan lewat pengukuhan 21 kelompok UMKM binaan tahun 2025. Acara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (23/4/2025).

Dengan mengusung tema “Dengan UMKM Kita Bangun Ekonomi Lokal Menuju Kota Jambi Bahagia”, pengukuhan ini menjadi langkah strategis untuk membawa UMKM naik kelas, dari pelaku UMKM menjadi pengusaha UMKM yang mandiri dan berdaya saing.

Saat ini, Pemkot Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM telah membina 801 anggota UMKM di seluruh kota. Wali Kota Maulana dalam sambutannya menyebut bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik tolak transformasi UMKM ke level lebih tinggi.

“Setelah dikukuhkan, bukan lagi sekadar pelaku usaha. Mereka kita dorong menjadi pengusaha UMKM. Ini untuk membangun semangat dan eksistensi mereka agar lebih berperan dalam menciptakan lapangan kerja di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Wali Kota juga optimis, kelompok pengusaha UMKM ini akan semakin mudah dikembangkan. Mereka akan menjadi mitra strategis dalam kegiatan berskala nasional maupun daerah, termasuk sebagai destinasi kunjungan tamu-tamu yang berdatangan ke Jambi.

Tak hanya itu, Maulana juga memaparkan bahwa pengembangan UMKM akan terintegrasi dengan program Kota Jambi Bahagia, yang menyasar sektor UMKM dan milenial. Kolaborasi lintas program seperti Balikat (Balai Latihan Kerja Tematik) akan menyediakan pelatihan berbasis minat, dan akan didukung oleh program Bank Harkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat), sebagai ekosistem pembiayaan inklusif yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kita sudah berkolaborasi dengan Bank Indonesia, OJK, dan perbankan, untuk menyalurkan permodalan berbunga rendah 3 persen dan tanpa agunan. Ini solusi agar UMKM tak lagi terjebak rentenir atau pinjaman online,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM, Moncar Widayanto, dalam laporannya menyebutkan bahwa pengukuhan kelompok UMKM ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan, kualitas, dan daya saing produk mereka.

“Dengan pendampingan yang tepat, kita harapkan UMKM bisa membuka lapangan kerja baru dan menjaga stabilitas ekonomi kota. Tahun ini juga ada penambahan 11 kelompok UMKM baru dari seluruh kecamatan, yang berasal dari program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga,” terang Moncar.

Dalam acara ini, Wali Kota Maulana juga memimpin pembacaan dan penandatanganan naskah pengukuhan, serta menyerahkan secara simbolis sertifikat UMKM kepada ketua-ketua kelompok yang baru dikukuhkan.

Acara turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Analis Junior BI Jambi Lesi Sianipar, para Staf Ahli dan Asisten Sekda, Kepala OPD, Camat, serta para pelaku UMKM binaan Pemkot Jambi.(*)