Harga Emas di Jambi Turun Rp170 Ribu, Setelah Sempat Sentuh Rp2,3 Juta per Gram

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Harga emas di Pasar Simpang Bata, Kota Jambi, mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi.

Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, harga emas saat ini berada di kisaran Rp2 juta per gram, turun sekitar Rp170 ribu dari posisi tertinggi beberapa hari sebelumnya.

Dani (38), pegawai Toko Emas Singgalang di kawasan Simpang Bata, menyebutkan bahwa harga emas sempat menembus angka Rp2,3 juta per gram sekitar lima hari yang lalu sebelum kembali turun.

“Sekarang harga emas turun. Kemarin memang sempat naik, tapi sekitar lima hari lalu mulai menurun,” ujarnya saat ditemui di toko, Senin (27/10).

Baca juga:  Emas Antam Turun Awal September, Ini Harga per Gram Semua Ukuran

Baca juga:  Bongkar Jaringan Pelaku PETI di Merangin, Ini Kronologi Polisi Amankan 1,7 Kg Emas Senilai Rp 3 Miliar

Ia menambahkan, tren fluktuasi harga emas ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Para pedagang pun berharap harga kembali stabil menjelang akhir tahun.(*)




Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Terapkan Prinsip HAM dalam Birokrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, menegaskan bahwa penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan langkah penting untuk mewujudkan birokrasi yang responsif, adil, serta mengedepankan kepemimpinan yang melayani.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Maulana saat membuka secara resmi kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Senin 26 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan bahwa, melalui sosialisasi dan penguatan kapasitas seperti ini, diharapkan dapat terbentuk ASN yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Serta mampu menjalankan tugas pelayanan publik dengan berorientasi pada keadilan dan kesetaraan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif kepada ASN tentang pentingnya HAM dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Maulana.

Lebih lanjut, ia menekankan beberapa hal penting yang menjadi tujuan dari kegiatan tersebut.

Pertama, untuk membentuk karakter ASN yang lebih peduli, empatik, dan berorientasi pada keadilan sosial.

Kedua, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan wawasan yang diperoleh dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Maulana juga menegaskan pentingnya menjadikan HAM sebagai ruh dalam setiap kegiatan pemerintahan.

Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam meneguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan pelayanan yang berintegritas,” tutup Maulana.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, dengan menghadirkan narasumber dari lembaga terkait yang berkompeten di bidang Hak Asasi Manusia.(*)




TPS3R di Bagan Pete, Inisiatif Wali Kota Jambi Dr Maulana Mewujudkan Kota Bersih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmen menciptakan kota yang bersih dan tangguh.

Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kampung Pajero, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Minggu (26/10/2025).

Maulana menyebut pembangunan TPS3R sebagai langkah nyata Pemkot Jambi dalam memperkuat tata kelola sampah berbasis masyarakat.

Masyarakat RT 11 telah menghibahkan lahan untuk proyek ini, yang akan dibangun secara swakelola selama 90 hari dengan dukungan pendanaan dari balai terkait.

“Fasilitas TPS3R ini akan menjadi contoh pengelolaan sampah modern di tingkat kelurahan. Masyarakat bisa memilah dan mengelola sampah rumah tangga secara mandiri, sehingga mengurangi penumpukan di TPS pembohong,” ujar Maulana.

Selain itu, Pemkot Jambi menyiapkan kendaraan operasional, termasuk bentor, serta bantuan dari program Kampung Bahagia.

Sisa sampah dari TPS3R nantinya akan dikirim ke TPS Talang Gulo.

Target Pemkot, dalam satu tahun ke depan, tidak ada lagi tumpukan sampah di jalanan kota. Saat ini, sudah ada 11 TPS3R yang dibangun di berbagai titik Kota Jambi.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Kota Jambi, Hendriani, yang menyatakan akan mengawasi pembangunan agar tepat sasaran.

Ketua RT 11, Heri Yatul, mengapresiasi keberadaan TPS3R, yang sangat dibutuhkan di wilayah padat penduduk.

Dengan TPS3R Bagan Pete, pengelolaan sampah di Kota Jambi diharapkan lebih efektif, partisipasi masyarakat meningkat, dan cita-cita Kota Jambi Bersih dan Bahagia dapat segera terwujud.(*)




Tips Aman Melewati Persimpangan Jalan di Jambi, Patuh Aturan dan Cari Aman

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Persimpangan jalan, mulai dari bentuk T, Y, hingga + (perempatan), merupakan titik rawan kecelakaan jika pengendara tidak waspada.

Di beberapa area, lampu lalu lintas sudah terpasang untuk mengatur arus kendaraan, namun banyak persimpangan di pemukiman atau jalan sepi yang masih tanpa lampu lalu lintas.

Kecelakaan di persimpangan biasanya terjadi karena kelalaian pengendara, penerangan jalan kurang memadai, perilaku ugal-ugalan pengendara lain, atau pandangan terhalang objek di sekitar.

Oleh karena itu, pengendara disarankan selalu berhati-hati, terutama saat melintasi persimpangan tanpa lampu.

Tips aman melewati persimpangan:

  • Perhatikan pandangan ke depan untuk mengantisipasi potensi bahaya.

  • Prioritaskan kendaraan dari jalan utama atau yang melaju lurus.

  • Nyalakan lampu sein sebelum berbelok atau pindah jalur agar pengendara lain bisa membaca arah pergerakan kendaraan.

  • Terapkan kebiasaan 4T: Tunggu sejenak (persimpangan dengan lampu), Turunkan kecepatan (persimpangan tanpa lampu), Tengok kiri, tengok kanan, dan tengok kiri lagi sebelum melintas.

  • Gunakan perlengkapan lengkap seperti helm dan jaket berstandar SNI.

Frank Setia, Assistant Manager Marketing Communication Sinsen, menekankan:

“Keselamatan di jalan raya berawal dari kesadaran individu untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Melalui kampanye #Cari_aman, kami mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, agar peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain.”

Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. Selalu waspada, patuhi aturan, dan #Cari_aman saat berkendara!.(*)




Elpsina Tekankan Pemerataan Akses Hukum, Lewat Posbankum di Tingkat Desa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Elpsina, mendorong percepatan pembentukan Pos Pelayanan Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah konkret menghadirkan keadilan bagi masyarakat kecil yang kesulitan mengakses layanan hukum.

“Kita dorong agar tahun depan Kementerian Hukum dan HAM mendapat tambahan anggaran supaya program ini bisa diperluas,” kata Elpsina, Jumat (24/10/2025).

Menurut Elpsina, hingga tahun 2025 Posbankum baru menjangkau sekitar 2.000 desa di seluruh Indonesia, dari total lebih dari 83 ribu desa dan kelurahan.

“Tahun ini baru dimulai, di Provinsi Jambi baru ada tiga desa yang memiliki Posbankum,” ujarnya.

Ia menilai lambatnya realisasi program tersebut disebabkan keterbatasan anggaran.

Namun, hasil rapat kerja dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menunjukkan adanya komitmen untuk memperluas cakupan Posbankum hingga 60–70 persen wilayah Indonesia pada tahun mendatang.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas menjelaskan bahwa Posbankum memiliki peran strategis dalam menyelesaikan persoalan hukum di tingkat desa melalui pendekatan restorative justice.

“Harapannya, persoalan hukum bisa diselesaikan dengan rekonsiliasi dan pemulihan hubungan sosial, bukan sekadar penghukuman,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jambi, Jonson Siagian, menegaskan bahwa program Posbankum merupakan bagian dari prioritas nasional untuk memastikan keadilan merata hingga ke akar rumput.

“Selain memberikan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu, Posbankum juga berfungsi memetakan potensi permasalahan hukum agar tidak berujung ke pengadilan,” jelas Jonson.

Jika penyelesaian di tingkat desa tidak tercapai, Posbankum akan berkoordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang terdaftar di Kemenkumham guna memberikan pendampingan hukum lanjutan.

“Tujuannya sederhana, keadilan tidak boleh berhenti di kota,” pungkasnya.(*)




Keren!!! Program Kampung Bahagia Dorong Pembangunan Berbasis Gotong Royong di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bertajuk Kampung Bahagia di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dan Wakil Wali Kota H. Diza terus menunjukkan hasil nyata.

Tidak hanya menyentuh pembangunan infrastruktur, program ini juga menghadirkan sarana pendukung seperti alat pengeras suara, perlengkapan olahraga, dan fasilitas kebersihan.

Penyerahan simbolis manfaat program tersebut dilakukan oleh Wali Kota Maulana di Pendopo Bahagia Bersinergi, RT 06 Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, pada Minggu (26/10/2025).

Bantuan diterima langsung oleh Ketua RT 06, Ponidi, disaksikan jajaran pemerintah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Maulana mengapresiasi sinergi antara Pemkot Jambi, fasilitator, dan para ketua RT yang telah bekerja keras menjalankan Kampung Bahagia. Program yang awalnya dianggap sulit diwujudkan kini terbukti memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Tahun 2025, sebanyak 67 RT dijadikan proyek percontohan.

“Melalui mekanisme yang terencana, semua terbukti berjalan baik. Sebanyak 67 RT telah berhasil membangun proses Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Program dengan alokasi dana Rp100 juta per RT ini, lanjut Maulana, mampu membangkitkan semangat gotong royong di masyarakat.

Warga turut berpartisipasi melalui swadaya dana maupun tenaga, sehingga hasil pembangunan menjadi lebih maksimal.

“Inilah esensi Kampung Bahagia, membangun wilayah berbasis komunitas melalui gotong royong,” tegasnya.

Maulana menambahkan, tahun depan program ini akan diperluas ke 1.650 RT se-Kota Jambi. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan fasilitas umum lainnya.

Ketua Forum Komunikasi RT (FKRT) Kota Jambi, Suparyono, menyampaikan apresiasi atas inovasi tersebut.

Ia menyebut Kampung Bahagia sebagai terobosan pertama di Indonesia yang memberikan keleluasaan bagi Ketua RT untuk mengelola dana pembangunan secara mandiri dan transparan.

“Kita berharap program ini terus berjalan dengan semangat kebersamaan agar manfaatnya dirasakan seluruh warga,” ujar Suparyono.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Camat Alam Barajo Iper Riyansuni, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Lurah Pinang Merah Mayu Hardi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.(*)




Wali Kota Jambi Dorong Lahirnya Atlet Muda Lewat Kejuaraan Sepatu Roda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. Maulana secara resmi membuka Kejuaraan Sepatu Roda Piala Wali Kota Jambi Tingkat Provinsi, yang digelar di halaman Mako Damkar Kota Jambi, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi, Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (PERSOROI) Provinsi Jambi, dan Ketua Damkar Kota Jambi.

Kejuaraan ini menjadi ajang bergengsi yang diikuti ratusan atlet muda, tidak hanya dari Kota Jambi tetapi juga dari berbagai daerah, termasuk Palembang dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengaku bangga melihat antusiasme dan semangat para peserta muda.

“Saya sangat bangga melihat begitu banyak anak-anak kita yang bersemangat mengikuti kejuaraan ini. Ini menunjukkan bahwa olahraga sepatu roda semakin digemari dan harus terus kita dukung,” ujarnya.

Maulana menegaskan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga, termasuk dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi para atlet muda.

Salah satunya melalui rencana pembangunan arena sepatu roda di kawasan Banjuran Budayo.

“Insyaallah tahun depan kita akan membangun arena sepatu roda di kawasan Banjuran Budayo. Kalau lapangannya sudah jadi, kita bisa undang atlet dari seluruh Indonesia dan kembangkan sport tourism yang dikombinasikan dengan wisata,” jelasnya.

Wali Kota Maulana berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga.

“Anak-anak kita punya energi yang luar biasa. Harus kita dukung agar bisa berprestasi di masa depan. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Jambi,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Maulana Luncurkan Trans Bahagia, Transportasi Listrik Ramah Lingkungan di Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di tengah semarak Karnaval Angso Duo 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi meluncurkan transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik, terdiri daritiga bus listrik dan tiga angkot feeder listrik, Jumat malam (24/10/2025) di Area Wisata Tugu Keris Siginjai, Kota Baru.

Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.

Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Kota Jambi, bahkan Indonesia, karena menghadirkan angkot feeder listrik berbasis layanan Buy The Service (BTS) pertama di Tanah Air.

“Langkah ini adalah upaya strategis dalam menghadapi pertumbuhan kendaraan di perkotaan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Kita harus mulai beralih ke transportasi publik modern dan ramah lingkungan,” ujar Maulana.

Menurutnya, Kota Jambi perlu segera mendorong perubahan gaya hidup masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

“Kalau tidak dimulai sekarang, lima tahun lagi Jambi bisa macet total. Pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan pelebaran jalan. Maka, transportasi publik harus tumbuh,” tegasnya.

Wali Kota Maulana juga menambahkan, layanan bus dan angkot listrik ini akan terintegrasi dengan kawasan wisata dan sentra ekonomi kreatif di Kota Jambi.

“Kami sedang membangun 11 kawasan ekonomi kreatif yang nantinya akan terhubung dengan transportasi publik listrik ini. Harapannya, masyarakat bisa berkeliling kota, UMKM tumbuh, dan kota tetap tertib serta aman,” katanya.

Layanan Buy The Service (BTS) merupakan skema subsidi pemerintah dengan cara membeli layanan dari operator transportasi untuk memberikan pelayanan angkutan umum perkotaan yang efisien, nyaman, dan terjangkau.

Transportasi publik listrik ini beroperasi di bawah merek “Trans Bahagia” dengan tagline “Kota Jambi Bahagia Berbudaya”.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot Jambi dengan PT Kalista Soter dan PT Yutaka Trans sebagai operator resmi.

Diharapkan, kehadiran Trans Bahagia dapat menjadikan Kota Jambi sebagai kota masa depan yang cerdas, bersih, dan layak huni.

Acara peluncuran turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi Robby Fathir, unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekda A. Ridwan, serta pimpinan operator transportasi Albert Aulia Ilyas (PT Kalista) dan Novi Candra (PT Yutaka Trans).(*)




Ribuan Warga Padati Tugu Keris, Wali Kota Maulana Gaungkan Semangat Bahagia Berbudaya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Area Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, menjadi pusat kemeriahan Karnaval Angso Duo 2025 pada Jumat (24/10/2025) malam.

Event tahunan ini kembali menarik perhatian ribuan warga Jambi dan sekitarnya yang antusias menyaksikan pawai budaya dengan berbagai kostum unik dan atraksi menarik.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan bahwa pelaksanaan karnaval tahun ini berlangsung lebih semarak dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini ada ribuan warga yang datang. Karnavalnya lebih meriah dan antusiasme masyarakat meningkat,” ujar Maulana.

Karnaval Angso Duo merupakan agenda tahunan Pemkot Jambi yang bertujuan melestarikan budaya lokal sekaligus menjadi daya tarik wisata daerah, bertajuk program bahagia berbudaya.

Tahun ini, sebanyak 52 peserta ambil bagian, terdiri dari 24 SMP, 4 SMA/sederajat, 11 kecamatan, dan 11 peserta umum.

Mereka menampilkan berbagai kostum bertema batik Jambi, flora-fauna khas daerah, serta legenda Angso Duo yang menjadi ikon Kota Jambi.

Selain pawai kostum, acara juga dimeriahkan dengan tari tradisional, pertunjukan musik, dan marching band.

Para penonton tampak antusias menikmati setiap atraksi yang ditampilkan di depan Tugu Keris Siginjai.

Salah satu pengunjung, Indra, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan tahun ini.

“Karnaval tahun ini lebih meriah dan terorganisir. Semoga terus diadakan setiap tahun dan semakin dikenal wisatawan,” katanya.

Peserta karnaval memulai pawai dari Gedung GOR Kota Baru dan finish di Balai Kota Jambi.

Dalam momen yang sama, Pemkot Jambi juga meluncurkan bus listrik Trans Bahagia sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan transportasi umum ramah lingkungan.

“Transportasi umum harus kita dorong, karena potensi kemacetan di Kota Jambi cukup besar. Gaya hidup menggunakan transportasi umum perlu mulai dibiasakan,” tutup Maulana.(*)




Kemas Faried Alfarelly Minta Kepastian, Soal Status 5.506 Bidang Tanah Eks Pertamina ke Kemenkeu

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama Wakil Ketua Komisi I Zayadi mendatangi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jumat (24/10/2025).

Keduanya berkonsultasi terkait aduan masyarakat mengenai hasil overlay peta aset eks Pertamina yang disebut tumpang tindih dengan sertifikat milik warga.

Berdasarkan data, terdapat 5.506 bidang tanah di tujuh kelurahan di Kota Jambi yang diduga terbit di atas lahan eks Pertamina.

Kedatangan rombongan DPRD diterima oleh Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara DJKN Kemenkeu, Dr. Purnama Tioria Sianturi, SH, M.Hum.

Menurut Purnama, data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) menunjukkan adanya ribuan sertifikat di atas tanah eks Pertamina.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk memperjelas status aset tersebut.

“Kami sedang melakukan inventarisasi dan penilaian aset agar statusnya terang. Kami data mana yang menjadi milik negara, mana yang tumpang tindih atau sudah terbit sertifikat,” ujar Purnama.

Ia menegaskan, penyelesaian akhir persoalan ini akan ditentukan oleh kebijakan pemerintah pusat.

“Proses ini cukup lama karena kami harus memotret situasi secara menyeluruh, bukan hanya di Jambi tapi juga di daerah lain,” katanya.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried menyampaikan apresiasi atas penjelasan Kemenkeu.

Ia berharap pemerintah dapat segera menemukan solusi agar masyarakat tidak terus dirugikan.

“Kami mendapat sedikit gambaran untuk disampaikan ke masyarakat. Harapan kami, ada kejelasan agar warga yang sudah punya sertifikat tidak terus terblokir,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I Zayadi mengaku heran karena dalam penyusunan RTRW Kota Jambi 2005 hingga revisi 2024, Pertamina tidak pernah menyampaikan bahwa lahan tersebut merupakan aset mereka.

“Saat pembahasan RTRW, Pertamina kami undang tapi tidak ada penjelasan soal kepemilikan. Bahkan BPN pun saat menerbitkan sertifikat tentu berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina,” kata Zayadi.

Menanggapi hal itu, Purnama menegaskan bahwa lahan eks Pertamina tersebut merupakan barang milik negara, bukan milik Pertamina secara korporasi.

Di akhir pertemuan, Kemas Faried menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dapat memberikan titik terang atas status tanah tersebut.

“Kami berharap ada solusi konkret karena kasihan warga yang sertifikatnya sudah terbit, tapi kini statusnya quo,” pungkasnya.

Adapun data indikasi jumlah sertifikat di atas lahan eks Pertamina yakni sebanyak 5.506 bidang yang tersebar di tujuh kelurahan:

1. Simpang III Sipin – 74 bidang

2. Mayang Mangurai – 64 bidang

3. Kenali Asam – 1.843 bidang

4. Kenali Asam Bawah – 1.314 bidang

5. Kenali Asam Atas – 645 bidang

6. Paal Lima – 918 bidang

7. Suka Karya – 648 bidang.(*)