Kolam Retensi Paal Lima Ditargetkan Atasi Banjir, Wawako Diza: Dampak Signifikan Mulai 2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, meninjau progres pembangunan kolam retensi di kawasan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Senin (17/11).

Pembangunan yang menjadi salah satu proyek strategis daerah ini ditargetkan menjadi solusi besar dalam pengendalian banjir di Kota Jambi beberapa tahun ke depan.

Diza menegaskan bahwa pembangunan kolam retensi merupakan upaya penting pemerintah untuk mengurangi potensi banjir, khususnya pada kawasan yang kerap terdampak saat musim hujan.

Proyek tersebut juga melibatkan pembebasan lahan, terdiri dari 51 bidang milik warga dan 85 bidang milik Pemerintah Provinsi.

“Pembangunan ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari warga. Kolam retensi ini berdasarkan kajian dapat mengurangi risiko banjir hingga hampir 60 persen,” ujarnya.

Menurut Diza, proyek ini ditargetkan rampung pada tahun depan, dan dampak pengurangan banjir diperkirakan mulai terasa signifikan pada tahun 2027, seiring berfungsinya kolam retensi secara maksimal.

Selain sebagai pengendali banjir, kolam retensi Paal Lima juga akan difungsikan sebagai ruang publik dan pusat kegiatan ekonomi kreatif, termasuk festival UMKM dan kegiatan masyarakat lainnya.

Lebih lanjut, Diza mengimbau warga tetap waspada menghadapi musim hujan.

Meski beberapa titik masih mengalami genangan, intensitasnya disebut jauh lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

“Pak Wali telah menginstruksikan normalisasi sungai sepanjang 43 kilometer,” kata dia.

“Hasilnya mulai terlihat, dan akan semakin efektif dengan keberadaan kolam retensi ini. Kami mengajak warga menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.(*)




Budi Waseso Dijadwalkan Kunjungi Kwarcab Kota Jambi, Faried: Rencana Kita akan Terima Apresiasi Penghargaan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi dijadwalkan menerima kunjungan salah satu tokoh nasional, Komjen Pol (Purn) Drs Budi Waseso, pada Rabu 19 November 2025 mendatang.

Kehadiran mantan Kepala BNN dan Pimpinan Bulog tersebut sekaligus menjadi momen penting bagi Kwarcab Kota Jambi.

Ketua Kwarcab Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, membenarkan rencana kedatangan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa, Ketua Kwarnas Budi Waseso akan terlebih dahulu menghadiri agenda di wilayah Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, sebelum akhirnya singgah ke Kwarcab Kota Jambi.

“InshaAllah jika tidak ada halangan, setelah menghadiri kegiatan di daerah Tanjab Timur, beliau akan singgah ke Kwarcab kita di Kota Jambi,” ujar Kemas Faried, Senin 17 November 2025.

Lebih lanjut, Kemas Faried mengungkapkan bahwa, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan dan apresiasi dari Budi Waseso terhadap berbagai program dan peningkatan aktivitas kepramukaan di Kota Jambi.

“Beliau juga ingin memberikan apresiasi kepada Kwarcab Kota Jambi, terlebih dengan apresiasi ‘Tergiat’. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk semakin aktif dan berprestasi,” tambahnya.

Kwarcab Kota Jambi saat ini tengah mendorong penguatan kegiatan kepramukaan di tingkat sekolah, komunitas, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Tagline “Tergiat” disebut menjadi simbol komitmen untuk terus bergerak aktif, kreatif, dan produktif.

Kemas Faried menegaskan bahwa, pihaknya telah menyiapkan rangkaian penyambutan sederhana namun penuh makna.

Termasuk pemaparan singkat mengenai capaian Kwarcab Kota Jambi sepanjang tahun ini.

“Ini kehormatan bagi kami. Semoga seluruh rangkaian berjalan lancar,” tutupnya.

Kunjungan Budi Waseso diharapkan semakin mempererat hubungan dan kolaborasi dalam pengembangan gerakan Pramuka khususnya di Kota Jambi.(*)




Wakil Wali Kota Jambi: Pendataan Pedagang Harus Akurat Demi Program Tepat Sasaran

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi melepas tim pendataan dan verifikasi pedagang pasar serta Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Jambi.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh data pedagang tercatat secara lengkap dan akurat.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menegaskan bahwa data yang benar dan lengkap menjadi pegangan penting bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai program agar tepat sasaran.

Menurutnya, pendataan bukan hanya prosedur administrasi, tetapi menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan.

“Data yang lengkap dan benar menjadi pegangan pemerintah agar program tepat sasaran. Pendataan bukan hanya prosedur administrasi, tapi kebutuhan penting untuk memastikan akurasi pedagang yang terdaftar,” ujar Diza saat pelepasan tim pendataan, Senin 17 November 2025.

Diza menyebutkan bahwa, berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 980 pedagang pasar dan 1.700 PKL yang tersebar di seluruh wilayah Kota Jambi.

Pendataan ini dilakukan untuk memastikan jumlah dan identitas pedagang benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Tujuan utamanya adalah memudahkan Pemkot Jambi dalam menjalankan program, baik dalam hal koordinasi maupun penyaluran bantuan, termasuk program permodalan. Jika datanya akurat, semua intervensi bisa lebih tepat,” jelasnya.

Dalam arahannya saat apel pelepasan tim, Diza mengingatkan seluruh petugas pendataan untuk menjaga komunikasi yang baik dengan para pedagang.

“Tidak ada pembangunan tanpa SDM yang maju. Pemerintah dan pedagang adalah mitra. Karena itu penting untuk menjaga komunikasi yang baik agar informasi dapat tersampaikan secara benar,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha kecil menjadi kunci untuk mengembangkan sektor perdagangan dan jasa di Kota Jambi.

Dengan pendataan terbaru ini, Pemkot Jambi berharap proses koordinasi dan penyaluran informasi kepada pedagang dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Data yang akurat juga akan membantu pemerintah dalam merancang program jangka panjang terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pendataan dan verifikasi ini dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan di seluruh pasar dan kawasan PKL di Kota Jambi.(*)




74 Kafilah Kota Jambi Dilepas, Sekda A Ridwan Targetkan Juara Umum MTQ 2025

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah menorehkan prestasi sebagai Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Jambi selama tiga tahun berturut-turut dan berhak membawa pulang Piala Tetap MTQ pada 2024.

Tahun ini Kota Jambi kembali menargetkan mempertahankan gelar juara pada MTQ ke-54 yang berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi, 15–23 November 2025.

Target tersebut ditegaskan dalam acara pelepasaan Kafilah MTQ Kota Jambi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si, mewakili Wali Kota Jambi, pada Rabu malam (12/11/2025) di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Mengusung tema “Melalui MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi, Mari Kita Wujudkan Provinsi Jambi yang Qur’ani Menuju Jambi Mantap Berkelanjutan dan Muaro Jambi Berbakti 2025–2030”, tahun ini Kota Jambi menurunkan 74 kafilah dan 60 pendamping.

Asisten I Setda Kota Jambi, Fahmi, SP, bertindak sebagai Ketua Kafilah.

Para peserta akan berlaga di 11 cabang perlombaan.

Selain mengejar prestasi, MTQ juga dipandang sebagai wujud keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, sekaligus mendukung visi Kota Jambi BAHAGIA.

Dalam sambutannya, Sekda A. Ridwan menekankan bahwa keikutsertaan dalam MTQ tidak sekadar kompetisi.

Tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antarumat Islam se-Provinsi Jambi.

“Jadikan MTQ sebagai ajang meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Jambi. Inilah momentum untuk membuktikan hasil latihan dan kerja keras selama ini. Di pundak saudara, kami titipkan amanah dan harapan seluruh masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.

Ridwan menyampaikan keyakinannya bahwa dengan latihan intensif serta pendampingan para pelatih dan official, Kafilah Kota Jambi mampu tampil maksimal dan kembali meraih prestasi tertinggi di MTQ ke-54.

Ia juga berpesan agar seluruh kafilah menjaga kesehatan, mengikuti arahan official, serta menjaga kekompakan selama berada di Muaro Jambi.

“Kepada para official, saya berharap tetap semangat dalam membimbing kafilah. Pengabdian dan tenaga saudara sangat dibutuhkan. Dampingi mereka dengan baik dan terus bekerja sama,” tutupnya.(*)




Rakor Kemendikdasmen 2026: Wawako Jambi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Pelajar

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di ICE BSD City, Tangerang.

Rakor bertema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini diikuti para kepala daerah dari seluruh Indonesia serta jajaran Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Pusat memaparkan arah kebijakan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran untuk Tahun Anggaran 2026.

Wawako Diza menegaskan komitmen Kota Jambi untuk mendukung penuh kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan pembangunan karakter dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda.

“Banyak materi penting dipaparkan, termasuk terkait sistem Dapodik. Pemerintah Kota Jambi berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus berjalan baik untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing,” ujar Diza.

Ia menjelaskan, revitalisasi satuan pendidikan juga memiliki dampak ekonomi melalui peran Tim P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan) yang terlibat dalam percepatan program strategis di daerah.

Terkait digitalisasi pendidikan, Diza menilai dunia pendidikan harus mampu mengarahkan generasi muda agar memiliki kemampuan literasi digital dan mampu memfilter informasi di era modern.

“Digitalisasi membuat pendidikan kita semakin maju. Namun, di tengah banyaknya distorsi informasi, peserta didik harus dibekali kemampuan memilih dan memilah informasi secara bijak,” tegasnya.

Menurutnya, program revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan merupakan langkah strategis meningkatkan kualitas SDM, agar generasi muda tak hanya mampu menggunakan teknologi.

Tetapi juga berinovasi serta memiliki kemampuan berpikir kritis sesuai tuntutan era digital.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya dukungan penuh dari kepala daerah dalam menyukseskan program tersebut.

“Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat pemerataan digitalisasi pendidikan sebagai langkah konkret menuju sistem pendidikan nasional yang lebih maju dan merata,” ujarnya.

Rakor Kemendikdasmen 2026 ini menjadi momentum penting dalam transformasi pendidikan nasional, khususnya dalam memperluas akses pendidikan bermutu di seluruh Indonesia.

Program revitalisasi dan digitalisasi ini juga sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota Jambi melalui program Kota Jambi Bahagia, termasuk implementasi Kartu Bahagia untuk sektor pendidikan.

Saat ini, Pemkot Jambi telah menerapkan sistem pembelajaran digital dan memberikan beasiswa bagi ribuan pelajar kurang mampu sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Bertemu Goh Chok Tong, Bahas Pembangunan dan Investasi Kota

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, M.K.M., melakukan pertemuan penting dengan mantan Perdana Menteri Singapura, Mr Goh Chok Tong, dalam rangka menjajaki kerja sama strategis di bidang pembangunan dan pengembangan kota berkelanjutan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Singapura pada awal pekan ini dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta tokoh ekonomi dari kedua pihak.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Wali Kota Maulana memaparkan berbagai potensi serta arah pembangunan yang tengah dan akan dijalankan di Kota Jambi.

Salah satu fokus utama adalah pengembangan infrastruktur hijau, transformasi digital pelayanan publik, serta peningkatan daya saing ekonomi lokal melalui kemitraan internasional.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Kota Jambi untuk membuka diri terhadap peluang kerja sama global, khususnya dengan negara-negara yang telah maju dalam tata kelola kota modern dan berkelanjutan seperti Singapura,” ujar Maulana usai pertemuan.

Ia menambahkan, pihaknya ingin menjadikan Jambi sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga nyaman, ramah lingkungan, dan inklusif.

Sementara itu, Mr Goh Chok Tong menyampaikan apresiasinya terhadap langkah progresif yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam membangun tata kelola perkotaan yang modern.

Ia menilai bahwa, semangat dan visi kepemimpinan yang ditunjukkan Wali Kota Maulana merupakan modal penting untuk mendorong kemajuan daerah.

“Saya melihat potensi besar di Jambi, baik dari sisi sumber daya manusia maupun arah kebijakannya. Dengan kolaborasi dan strategi yang tepat, Jambi bisa menjadi model kota berkembang yang berorientasi pada masa depan,” kata Mr Goh.

Pertemuan ini juga membahas peluang investasi di berbagai sektor hingga pengembangan kawasan ekonomi kreatif.

Pemerintah Kota Jambi berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Maulana menegaskan, pihaknya akan terus memperluas jaringan kerja sama internasional untuk mempercepat kemajuan daerah.

“Kita ingin Kota Jambi menjadi bagian dari jaringan kota dunia yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada kearifan lokal,” tuturnya.

Pertemuan tersebut menandai langkah baru dalam diplomasi pembangunan daerah.

Sekaligus menunjukkan komitmen Wali Kota Jambi untuk menghadirkan inovasi dan kolaborasi lintas negara demi kesejahteraan warga.(*)




Kemendagri Apresiasi Kota Jambi, Atas Upaya Cegah dan Tangani Stunting 2024

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menorehkan prestasi nasional di bidang kesehatan masyarakat.

Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Kota Jambi menerima penghargaan Kota Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Tahun 2024 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Wihaji, disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 di Auditorium Dr. J. Leimena, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di daerahnya.

Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus memperkuat langkah bersama dalam menyiapkan generasi Kota Jambi yang sehat dan berkualitas,” ujar Wali Kota Jambi, Maulana Rabu (12/11/2025).

Sebelumnya, Wali Kota Jambi, Maulana membuka kegiatan Konsolidasi Tim Pengendalian Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Kota Jambi Tahun 2025, di Aula Bappeda Kota Jambi.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, camat se-Kota Jambi, serta para relawan Genting.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkot Jambi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan angka stunting.

Ketua Pelaksana, Mulyadi, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi memiliki komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang melibatkan ASN, dunia usaha, dan masyarakat.

“Gerakan ini merupakan wujud gotong royong sosial untuk membantu keluarga berisiko stunting,” jelas Mulyadi.

Ia menambahkan, program Genting dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025.

Berdasarkan data per 21 Oktober 2025, dari target 1.474 sasaran, jumlah penerima bantuan telah mencapai 2.172 sasaran, melampaui target yang ditetapkan.

Maulana, menegaskan bahwa Gerakan Genting merupakan simbol gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Bantuan untuk keluarga berisiko stunting berisi beras premium, telur, dan susu, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika ada penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran, tentunya dengan bukti yang valid,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Jambi, sebanyak 301 ibu hamil (5,62%) mengalami kekurangan energi kronis dan 9,72% menderita anemia.

Melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, sebanyak 1.470 penerima manfaat telah mendapatkan bantuan gizi.

Dia menambahkan, program Genting akan diperluas ke organisasi kepemudaan dan organisasi wanita agar dampaknya lebih luas.

“Langkah pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan agar ibu dan bayi lahir sehat, menciptakan generasi unggul bagi masa depan Kota Jambi,” pungkasnya.(*)




Wali Kota Jambi Ikuti Program Kepemimpinan Lemhannas di National University of Singapore

SINGAPURA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menjadi salah satu peserta program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di National University of Singapore (NUS), Rabu (12/11/2025).

Program KPPD ini bertujuan memperkuat kapasitas dan wawasan strategis para kepala daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan, tata kelola pemerintahan, serta tantangan global di era modern.

Selama di NUS, para peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai pakar internasional mengenai kepemimpinan adaptif, transformasi digital, tata kelola perkotaan berkelanjutan, hingga kerja sama regional di Asia Tenggara.

Dalam salah satu sesi, Profesor Lim Siong Guan menekankan pentingnya pemerintahan yang mampu belajar dari masa lalu, beradaptasi dengan kondisi masa kini, dan mempersiapkan masa depan.

“Menjalankan negara tidak sama dengan menjalankan perusahaan. Pemerintah harus peduli terhadap semua warga, bukan hanya mereka yang berprestasi,” ujar Lim di hadapan peserta.

Program ini juga menjadi ajang bagi para kepala daerah untuk memperluas jejaring dan berbagi pengalaman dengan sesama peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Maulana mengatakan, pengalaman belajar di NUS menjadi bekal penting untuk memperkuat kebijakan pembangunan berbasis inovasi dan kolaborasi.

“Banyak hal yang bisa diterapkan di daerah, terutama terkait tata kelola kota cerdas dan pelayanan publik yang efisien,” ungkapnya.

KPPD Angkatan II Tahun 2025 diikuti oleh 25 kepala daerah, terdiri atas 17 bupati dan 8 wali kota dari seluruh Indonesia.

Wali Kota Jambi menjadi salah satu dari peserta terpilih yang berkesempatan menimba pengalaman langsung di Singapura.

Selain mengikuti perkuliahan di Lee Kuan Yew School of Public Policy – NUS, peserta juga mempelajari praktik terbaik dalam bidang pendidikan, kesehatan, transportasi publik, dan manajemen lingkungan.

Program KPPD di NUS merupakan bagian dari upaya internasionalisasi Lemhannas RI untuk memperluas wawasan global para pemimpin daerah agar siap menghadapi tantangan geopolitik dan pembangunan masa depan.(*)




Ketua Komisi II DPRD: Kualitas Direksi Tirta Mayang Dipertanyakan Jika Tanpa Kriteria Teknis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Djokas Siburian, menyoroti proses seleksi calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mayang periode 2026–2031.

Ia menilai, pengumuman seleksi yang dirilis Pemerintah Kota Jambi melalui panitia seleksi belum memuat persyaratan khusus bagi calon peserta.

Melainkan hanya mencantumkan persyaratan umum sebagaimana diatur dalam ketentuan dasar.

Menurut Djokas, hal ini berpotensi memengaruhi kualitas calon direksi yang akan memimpin salah satu BUMD strategis di Kota Jambi tersebut.

“Kita menyayangkan jika tidak ada persyaratan khusus yang bisa menjadi pembeda. Ini menyangkut kompetensi dan kualitas calon direksi ke depan,” ujar Djokas, Rabu (12/11).

Politisi yang membidangi urusan ekonomi dan keuangan daerah itu menilai, seharusnya panitia seleksi menetapkan kriteria tambahan yang lebih spesifik dan relevan dengan bidang pengelolaan air minum.

Seperti pengalaman manajerial di sektor air bersih, kemampuan teknis operasional, hingga pemahaman tentang pelayanan publik berbasis BUMD.

“Direksi Tirta Mayang harus punya kapasitas yang jelas. Tidak cukup hanya berpengalaman lima tahun di bidang tata kelola perusahaan secara umum,” tegasnya.

Berdasarkan pengumuman resmi berjudul “Seleksi Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi Periode Tahun 2026–2031”, panitia seleksi menetapkan sejumlah persyaratan umum.

Calon peserta wajib memiliki ijazah minimal S-1, pengalaman kerja minimal lima tahun di bidang tata kelola perusahaan, serta berusia antara 35 hingga 55 tahun pada saat mendaftar.

Selain itu, peserta juga diwajibkan sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dihukum karena tindak pidana yang merugikan keuangan negara, serta tidak menjadi pengurus partai politik.

Namun, dalam dokumen tersebut tidak ditemukan kriteria khusus yang mengarah pada keahlian teknis di bidang air minum, manajemen utilitas publik, atau rekam jejak kinerja di BUMD sejenis.

Seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung mulai 10–18 November 2025, dengan hasilnya diumumkan pada 21 November 2025 melalui situs resmi Pemerintah Kota Jambi.

Peserta yang lolos tahap administrasi akan mengikuti uji psikologi, ujian tertulis keahlian, penyusunan dan presentasi rencana bisnis, serta wawancara dengan panitia seleksi pada 25–28 November 2025.

Hasil akhir seleksi akan diumumkan 2 Desember 2025, sebelum para calon mengikuti wawancara tahap akhir dengan Wali Kota Jambi.

Dalam pengumuman tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, bebas KKN, dan tidak dipungut biaya.

Djokas menegaskan, DPRD Kota Jambi melalui Komisi II akan memantau jalannya seleksi untuk memastikan proses berlangsung profesional dan menghasilkan figur yang kompeten.

“Perumda Tirta Mayang adalah aset penting bagi masyarakat. Kita ingin direksi terpilih nanti benar-benar punya visi pelayanan publik, bukan sekadar memenuhi syarat administratif,” tandasnya.(*)




Sajiwa Feast 2025 Sukses di Jambi, Jadi Magnet Rezeki bagi UMKM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gelaran Sajiwa Feast 2025 yang digelar di Ex Bandara Lama Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, pada 9 November 2025, sukses besar.

Tidak hanya menjadi ajang hiburan musik bagi ribuan penikmat musik tanah air, terutama generasi Z, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.

Acara yang dihadiri lebih dari 10.000 penonton ini menjadi salah satu konser penutup tahun paling meriah di Jambi.

Antusiasme tinggi terlihat sejak sore hari, ketika para pengunjung sudah memadati area konser untuk menyaksikan penampilan musisi papan atas seperti Nadin Amizah, Feast, Hindia, hingga Naykilla.

Sajiwa Feast 2025 dibuka oleh Nadin Amizah dengan lagu andalannya “Bertaut” yang langsung menghidupkan suasana malam.

Suara merdu dan lirik penuh makna membuat ribuan penonton larut dalam suasana hangat dan emosional.

Penampilan dilanjutkan oleh Feast dan Hindia, dua musisi yang dikenal dekat dengan generasi muda lewat karya reflektif dan penuh energi.

Lagu-lagu seperti “Peradaban”, “Evaluasi”, dan “Kita Kesana” menggema di udara, membuat euforia penonton mencapai puncak.

“Kami datang sejak sore karena memang menunggu Hindia tampil. Energinya luar biasa, penonton juga ramai banget,” ujar Bintang, salah satu penonton asal Kota Jambi.

Sebagai penutup, Naykilla, penyanyi muda yang viral lewat lagu “Garam dan Madu”, menutup malam penuh kenangan itu dengan penampilan penuh pesona.

Namun, kesuksesan Sajiwa Feast 2025 tak hanya di panggung hiburan.

Dari sisi ekonomi, acara ini juga menjadi magnet rezeki bagi pelaku UMKM yang membuka tenant di area festival.

Sebanyak 18 tenant kuliner dan minuman yang terlibat dalam acara ini mencatat total penjualan mencapai Rp169.210.000 selama penyelenggaraan berlangsung.

Seluruh stan terisi penuh (tenant full), dengan partisipasi sejumlah brand lokal di antaranya:

  1. Taichan Baba X Cimeltlicious

  2. Kedai Aak X Kopmil’O

  3. Teanol X Jajan Pangsit

  4. Vspace

  5. Sneak Snack X Sempol Ayam Mas Kocu

  6. Nyoklat Bar X Snack Hotbar

  7. Titik Koma

  8. Ayam Bakar Mertua X Cobek Panas Menantu

  9. Fufufafafud

  10. Mau Bakso X Talam Djadoel

  11. Storyforyummy

  12. Gerobakmie

  13. Delicious Chicken Steak X Mr. Gen-tong

  14. Pilona X Bean & Plate

  15. Warung Jajan Murce

  16. 17 Coffee

  17. Ayam Rempah by Arifah

  18. Chicken Crunchy Roll X Abuds Kebab

Gelaran ini menjadi bukti bahwa acara musik besar dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang ikut meramaikan festival.

“Penjualan sangat bagus, banyak pengunjung yang antre. Kami berharap tahun depan bisa ikut lagi,” ujar salah satu pelaku UMKM yang berpartisipasi.

Dengan capaian tersebut, Sajiwa Feast 2025 diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jambi.(*)