PUPR Kota Jambi Normalisasi Irigasi, Targetkan Produksi Pertanian Naik 40 Ton

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat sektor pertanian dengan melakukan normalisasi saluran irigasi dan pengangkatan sedimen di sejumlah titik.

Salah satu lokasi prioritas saat ini berada di kawasan sekitar SMPN 3 Jambi, Kota Seberang.

Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra, mengatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan pertanian terpadu di Kota Jambi.

Selama ini, kawasan tersebut kerap mengalami genangan air akibat sedimentasi dan buruknya sistem drainase.

“Padahal di sekitar lokasi ini terdapat sekitar 30 hektare lahan sawah yang sangat bergantung pada saluran irigasi tersebut. Jika air tidak mengalir optimal, maka langsung berdampak pada produktivitas pertanian warga,” ujar Momon, Senin (20/5/2025).

Ia menjelaskan, dengan dilakukannya normalisasi, produksi pertanian diproyeksikan meningkat hingga 40 ton dalam satu musim tanam.

Langkah ini dinilai strategis karena menyangkut ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani.

Tak hanya fokus pada saluran irigasi, proyek ini juga diintegrasikan dengan penataan kawasan pendidikan dan kesehatan.

Gedung baru hasil penggabungan SMPN 3 dan SMPN 13 akan dibangun di kawasan tersebut, sementara gedung lama SMPN 3 akan dialihfungsikan untuk mendukung pengembangan RS Abdurrahman Sayoeti.

“Pekerjaan ini jadi prioritas karena menyentuh langsung tiga sektor penting: pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Penataan ruang kawasan harus dimanfaatkan secara maksimal agar pembangunan lebih efektif dan berkelanjutan,” tegas Momon.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Jambi berharap tercipta kawasan pertanian terpadu yang produktif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara merata.(*)




Atasi Banjir dan Dukung Pertanian, Wali Kota Jambi Tinjau Irigasi di Kota Seberang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat sektor pertanian melalui normalisasi saluran irigasi dan pengangkatan sedimen, sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

Salah satu titik prioritas saat ini berada di kawasan sekitar SMPN 3 Jambi, Kota Seberang, yang selama ini menjadi langganan banjir dan memiliki sistem drainase yang buruk.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, meninjau langsung proses pengerukan saluran irigasi yang dilakukan dengan alat berat, Jumat (tanggal disesuaikan).

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengatasi banjir, tetapi juga memperlancar aliran air ke area persawahan milik warga.

“Di sini ada lahan pertanian, tapi airnya tidak mengalir. Akibatnya, sekitar 30 hektare sawah tidak terairi secara optimal. Ini jelas berdampak ke hasil produksi,” kata Maulana.

Dengan normalisasi saluran irigasi ini, Pemkot Jambi menargetkan produksi pertanian dapat meningkat hingga 40 ton.

Menurut Wali Kota, ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan pertanian terpadu yang menjadi kekuatan ekonomi rakyat.

“Pertanian harus menjadi andalan ekonomi masyarakat. Kita dorong terus agar pengairan lancar, hasil meningkat, dan petani sejahtera,” ujarnya.

Wali Kota juga menjelaskan bahwa kawasan Kelurahan Tengah tengah menjadi fokus pembangunan baru.

Gedung lama SMPN 3, yang akan digabung dengan SMPN 13, direncanakan bakal dialihfungsikan untuk mendukung pengembangan RS Sayuti.

Sementara itu, sekolah baru akan dibangun di kawasan yang saat ini masih terkendala sistem drainase.

“Drainase di kawasan sekolah baru juga belum memadai. Maka ini harus kita selesaikan agar semua sektor, baik pendidikan maupun pertanian, bisa berkembang sejalan,” tambahnya.

Upaya normalisasi irigasi ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem pertanian perkotaan yang kini tengah digencarkan Pemkot Jambi.

Selain infrastruktur, Pemkot juga mendorong edukasi pertanian dan pemberdayaan kelompok tani di kawasan pinggiran kota.(*)




Kemas Faried Alfarelly: Momen HUT Jadi Peluang Tarik Investor ke Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah menjadi momentum strategis untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan daerah.

Menurut Kemas Faried, perayaan tahun ini sangat istimewa karena dihadiri berbagai tamu penting, tidak hanya dari dalam daerah dan provinsi, tetapi juga dari luar provinsi hingga perwakilan luar negeri.

“Ada tamu dari Singapura dan organisasi internasional yang hadir. Ini peluang besar untuk memperkenalkan Kota Jambi ke kancah global serta menarik minat investasi baru,” ujar Kemas Faried, Selasa (27/5/2025).

Ia menambahkan, kehadiran tamu dari mancanegara memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Jambi.

Hal ini diyakini dapat menjadi pintu masuk investasi yang lebih luas di berbagai sektor strategis.

“Kami berharap momentum ini membuka mata dunia bahwa Kota Jambi memiliki potensi besar dan siap berkembang. Investasi yang masuk akan berdampak langsung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Kemas Faried juga menegaskan bahwa DPRD Kota Jambi akan terus berkomitmen mendukung program-program strategis Pemerintah Kota Jambi.

Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara DPRD dan pemerintah kota adalah fondasi penting untuk mewujudkan Kota Jambi yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, pembangunan Kota Jambi akan semakin kuat dan mampu menjawab tantangan zaman.(*)




Kemas Faried Alfarelly Kukuhkan Pramuka Penggalang Garuda, Dorong Karakter Disiplin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly SE, mengukuhkan 17 Pramuka Penggalang Garuda dari Pangkalan SMPN 01 Kota Jambi, Selasa (27/5/2025) pagi.

Pengukuhan digelar di lokasi kegiatan dengan prosesi resmi, termasuk basuh kaki orang tua dan penyerahan sertifikat serta tanda penghargaan Pramuka Penggalang Garuda.

Wakil Kamabiran Pasar Jambi, M Ridho, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan tersebut.

Ia berharap para Pramuka Penggalang Garuda ini dapat meneruskan prestasi kakak-kakak mereka dan terus bersemangat meraih kesuksesan.

“Dari Pramuka terbentuklah orang-orang hebat,” ujar Ridho.

Sementara itu, Satria Budhi, perwakilan Ka Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Jambi, menyampaikan sambutan dan apresiasi dari Ka Kwarda, Sudirman.

Ia mengungkapkan pengukuhan ini menandai pencapaian tertinggi dalam karir Pramuka Penggalang.

“Selamat atas pengukuhan, semoga ini menjadi awal prestasi gemilang bagi adik-adik semua,” kata Satria membacakan sambutan.

Dalam amanatnya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menargetkan pengukuhan lebih banyak Pramuka Penggalang Garuda dari berbagai kwartir anak ranting (Kwaran).

Ia juga memotivasi para peserta agar aktif dalam kegiatan Pramuka untuk membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.

“Kegiatan Pramuka seperti ini membentuk karakter yang kuat, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Saya juga dulu aktif dan sering kemah di Bumi Perkemahan Cadika,” ujarnya.

Kemas Faried menyampaikan program unggulan Kwarcab, yaitu Gerakan Pramuka Go to School yang mencakup apel serentak di tingkat SD, SMP, dan SMA sebagai bentuk komitmen membangun Gerakan Pramuka di sekolah-sekolah Kota Jambi.

Lebih lanjut, Kemas Faried yang juga Ketua DPRD Kota Jambi mengingatkan agar anggota Pramuka berkomitmen melawan pengaruh negatif seperti judi online dan pinjaman online ilegal.

Ia menegaskan prioritas ke depan adalah mengembalikan kejayaan Pramuka di Kota Jambi.

“Kami mengajak semua siswa untuk aktif mengikuti Pramuka karena banyak manfaatnya, termasuk untuk mempermudah jenjang pendidikan selanjutnya dengan nilai tambah sertifikat Pramuka,” tambahnya.

Pengukuhan ini diharapkan dapat memacu semangat generasi muda Kota Jambi untuk terus berprestasi dan menjadi teladan di masyarakat.(*)




Spektakuler! Pemkot Jambi Torehkan Prestasi Sembilan Kali Berturut Terima Opini WTP dari BPK RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Kota Jambi sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya secara berturut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Jambi Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Jambi.

Raihan apresiasi itu diterima langsung oleh Wali Kota Jambi Dr.dr.H.Maulana,M.K.M dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha Arafat, S.E., M.Si., Ak., CA., CSFA., CFrA., bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Jambi, Senin sore (26/05/2025).

Sebelumnya, dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh masing-masing pihak.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kota Jambi.

Raihan Opini WTP kesembilan kali yang diraih oleh Kota Jambi ini, juga bersamaan dengan sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Jambi, seperti Kabupaten Sarolangun, Tanjung Jabung Barat dan Tebo.

Selain menyampaikan raihan opini untuk Kota Jambi, Kepala BPK Perwakilan Jambi itu juga memberikan catatan-catatan penting untuk dipedomani dalam penyajian laporan keuangan pemerintah dengan standar Akuntansi Pemerintahan (SAKIP), efektifitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Usai menerima predikat opini tersebut, Wali Kota Maulana mengungkapkan, raihan opini WTP itu menjadi kado terindah perayaan 79 tahun HUT Pemerintahan Kota Jambi dan 624 tahun hati jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

“Hari ini, Saya berada di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi untuk menerima hasil pemeriksaan Tahun Anggaran 2024. Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan kembali WTP. Ini merupakan ke-9 kalinya untuk Kota Jambi secara berturut-turut, dan ini sekaligus menjadi kado terindah ulang tahun Kota Jambi,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjalankan program secara baik.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, baik jajaran penyelenggara pemerintahan maupun legislatif, yang telah menjalankan program-program pemerintahan dengan baik serta menyusun dan menyajikan laporan keuangan secara akuntabel, sehingga dapat diaudit dengan hasil yang membanggakan,” ucap Wali Kota Maulana.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa sesuai dengan arahan dan rekomendasi dari BPK RI, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan guna menyempurnakan tata kelola keuangan daerah ke depannya.

“Insya Allah, kita tindaklaanjuti sesuai arahan yang disampaikan oleh BPK sebagai rekomendasi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, prestasi yang diraih dengan 9 kali berturut-turut ini merupakan konsistensi pemerintah Kota bersama legislatif dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas capaian yang diraih ini. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sesuai dengan arahan dan rekomendasi yang disampaikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi,” ujar Kemas Faried.

Sebelumnya, Kepala BPK RI Perwakilan Jambi Muhammad Toha Arafat menyampaikan beberapa catatan yang menjadi rekomendasi LHP Pemerintah Kota Jambi.

Ia juga berharap hasil pemeriksaan yang telah disampaikan dapat memberikan dorongan dan motivasi untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, dan secara bersama-sama selalu berusaha dan berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

Sebagaimana diketahui, Penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Unaudited Tahun Anggaran 2024 oleh Pemkot Jambi kepada BPK telah dilaksanakan secara tepat waktu sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara yang menyebutkan bahwa Gubernur/Bupati/Wali Kota menyampaikan Laporan Keuangannya kepada BPK paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Pemeriksaan BPK RI dilaksanakan dengan mengacu pada akuntabilitas kinerja keuangan yang disajikan pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Pemeriksaan atas Laporan Keuangan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan opini (pernyataan pendapat) atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan dengan mendasarkan pada kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektifitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Oleh karena itu, dalam melakukan pemeriksaan laporan keuangan Pemkot Jambi, selain memberikan opini atas laporan keuangan, BPK juga melaporkan hasil penilaian terhadap SPI dan hasil pemeriksaan atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang dilaksanakan oleh jajaran Pemerintahan Kota Jambi.(*)




Syofni Herawati Apresiasi Kesuksesan Pilkate Kota Jambi, PKB Dukung Proses Demokrasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syofni Herawati, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilihan Ketua RT (Pilkate) yang digelar serentak beberapa waktu lalu di Kota Jambi.

Ia menilai, proses demokrasi di tingkat lingkungan ini berjalan tertib, aman, dan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Menurut Syofni, Pilkate Serentak tahun 2025 merupakan bagian penting dari demokrasi partisipatif yang patut dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.

“Kami dari PKB mengapresiasi Pemerintah Kota Jambi yang telah menyelenggarakan Pilkatek secara terbuka dan demokratis. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menentukan pemimpin di lingkungan masing-masing semakin baik,” ujarnya, Selasa (27/5/2025).

Ia menambahkan, secara umum pelaksanaan Pilkate berlangsung sukses, meskipun terdapat satu-dua persoalan teknis seperti batas wilayah yang sempat menjadi perhatian.

Namun demikian, ia menilai hal tersebut bukan hambatan besar dan masih bisa diselesaikan secara musyawarah.

“Masalah yang muncul lebih kepada teknis batas wilayah di beberapa RT, bukan soal proses pemilihan itu sendiri. Ini bisa diperbaiki ke depan dengan pendataan yang lebih akurat dan koordinasi antarwilayah,” jelasnya.

Syofni berharap evaluasi dari Pilkate ini bisa menjadi bekal untuk pelaksanaan serupa di masa mendatang agar lebih matang.

Terutama dalam hal validasi data, batas wilayah administratif, serta keterlibatan semua unsur masyarakat.

“Pilkate adalah cermin kecil demokrasi di tingkat bawah. Kita harap ke depan bisa lebih rapi dan semua pihak ikut terlibat, karena RT adalah ujung tombak pelayanan publik,” pungkasnya.(*)




Santunan BPJS Ketenagakerjaan Diserahkan, Bukti Perlindungan Sosial Pemkot Jambi bagi Ketua RT

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi aparatur masyarakat dengan menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum Zainal Abidin, Ketua RT 23 Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Almarhum baru saja dilantik kembali sebagai Ketua RT pada 21 Mei 2025 sebelum akhirnya berpulang.

Santunan diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulan, pada Senin (26/5/2025) di rumah duka.

Santunan yang diberikan terdiri dari Rp42 juta untuk santunan kematian dan Rp32 juta manfaat lainnya.

Selain itu, anak-anak almarhum juga berhak mendapatkan beasiswa pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar total Rp163 juta, yang akan diberikan hingga jenjang sarjana.

“Ini bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan perlindungan ketenagakerjaan bagi Ketua RT yang setiap harinya berperan penting dalam pelayanan masyarakat,” kata Maulana.

“Seluruh Ketua RT di Kota Jambi saat ini telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, dengan iuran ditanggung pemerintah,” jelas Wali Kota Maulana.

Pemkot Jambi juga telah memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Saat ini, sebanyak 3.000 pekerja rentan seperti tukang ojek, pelaku UMKM, hingga buruh harian lepas, serta 1.316 petugas keagamaan telah dimasukkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Maulana, langkah ini penting untuk memastikan bahwa warga yang bekerja di sektor informal dan non-upah tetap mendapatkan jaminan ketika mengalami risiko kerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi yang dianggap progresif dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja sektor informal.

“Kepesertaan Ketua RT dalam program BPJS Ketenagakerjaan adalah langkah luar biasa. Ini membuktikan bahwa perlindungan sosial ketenagakerjaan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat yang berperan aktif dalam pelayanan publik,” ungkap Hendra.

Ia menambahkan, beasiswa pendidikan untuk anak almarhum akan disalurkan secara bertahap, sesuai dengan tingkat pendidikan yang dijalani.

Kebijakan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada para aparatur dan pekerja rentan.

Pemkot Jambi berharap perlindungan ini dapat terus diperluas agar manfaat BPJS Ketenagakerjaan dirasakan oleh lebih banyak warga.(*)




Normalisasi Sungai Asam Dikebut, Maulana Targetkan Tekan Genangan Hingga 70%

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Komitmen Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam menanggulangi permasalahan banjir kembali dibuktikan lewat aksi nyata di lapangan.

Senin (26/5/2025), Wali Kota Maulana turun langsung meninjau sejumlah titik rawan banjir di wilayah Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Simpang III Sipin (Kecamatan Kotabaru), serta kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah.

Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota Maulana memastikan pengerahan alat berat untuk melakukan normalisasi drainase dan pelebaran aliran sungai yang mengalami sedimentasi parah.

“Setelah kita lihat di kawasan Mayang dan Lingkar Selatan, sedimentasinya sangat tinggi. Ini membuat jalur air tersumbat dan menyebabkan luapan air saat hujan deras. Maka dari itu, kita langsung turunkan alat berat untuk normalisasi sebagai langkah cepat,” ujar Maulana.

Selain sedimentasi, bangunan yang berdiri di atas saluran air juga menjadi perhatian serius.

Wali Kota Maulana menginstruksikan agar bangunan-bangunan yang menghalangi jalur air segera dibongkar demi kelancaran aliran.

“Saya sudah sampaikan langsung kepada pemilik bangunan yang menutupi drainase. Harus segera dibongkar agar tidak menimbulkan dampak banjir ke kawasan lainnya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan daerah resapan air yang semakin tergerus oleh pembangunan.

Salah satu hambatan aliran air di Kota Jambi, menurutnya, terjadi karena ujung sungai bermuara ke wilayah Kabupaten Muaro Jambi yang drainasenya masih alami.

“Air tertahan karena mengalir ke kebun-kebun karet. Ini menyebabkan limpahan balik ke Kota Jambi. Maka dari itu, daerah resapan menjadi sangat penting untuk kita jaga dan revitalisasi,” jelasnya.

Lebih jauh, Maulana menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelesaian normalisasi Sungai Asam.

Proyek ini disebut dapat mengurangi genangan hingga 70 persen jika terselesaikan dengan optimal.

“Satu per satu kita uraikan permasalahan banjir ini. Kami sudah siapkan dua kolam retensi di Kampung Banjir dan Lorong Arwah. Sungai Asam pun tengah dilebarkan hingga 9 meter, dari Kenali Asam Bawah hingga ke pintu air Sungai Asam,” ungkapnya.

Dukungan pendanaan juga terus diperkuat. Dalam perubahan APBD Provinsi Jambi, telah disiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar.

Pemerintah Kota Jambi sendiri mengalokasikan Rp5 miliar, sementara pemerintah pusat turut berkontribusi dengan dana Rp45 miliar.

“Anggaran ini akan digunakan untuk pembebasan lahan dan pengerjaan fisik, agar program pengendalian banjir ini benar-benar memberikan dampak besar,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Ketua RT yang baru saja dilantik, untuk ambil bagian aktif dalam pengawasan, sosialisasi, dan kolaborasi menyeluruh demi penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Air ini tidak mengenal batas wilayah administrasi. Jika satu titik tersumbat, maka wilayah lain ikut terdampak. Ini kerja kolektif yang perlu dukungan semua pihak,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Maulana turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Momon Sukmana, camat, lurah, serta Ketua RT dari wilayah terdampak banjir.(*)




Setelah 10 Tahun, Jambi Kembali Gelar Kejuaraan Renang Bertaraf Nasional

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah vakum selama satu dekade, Kejuaraan Renang Nasional Wali Kota Cup Jambi Open kembali menghidupkan semangat olahraga akuatik di Kota Jambi.

Ajang bergengsi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-624, berlangsung selama tiga hari, dari 26 hingga 28 Mei 2025, di Kolam Renang Telago Ratu, Kotabaru Jambi.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kejuaraan tersebut pada Senin siang (26/5/2025), yang diikuti oleh 290 atlet dari berbagai daerah.

Tercatat, 163 atlet putra dan 127 atlet putri ikut ambil bagian dalam 1.410 nomor perorangan dari lima kategori yang dipertandingkan.

Tak hanya dari Jambi, kejuaraan ini juga diikuti atlet-atlet dari provinsi tetangga seperti Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga DKI Jakarta.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah A. Ridwan, Ketua KONI Kota Jambi Antoni Gumay, atlet renang legendaris Provinsi Jambi Elvira Rose Nasution selaku Ketua Panitia, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, jajaran perangkat daerah, serta para pelatih, juri, dan ofisial.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan harapannya agar momentum ini dapat melahirkan kembali atlet-atlet renang andalan Jambi yang mampu berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional.

“Mudah-mudahan dari Jambi kembali lahir perenang-perenang nasional yang bisa merebut medali pada PON mendatang dan mengharumkan nama daerah,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai fair play dalam setiap pertandingan.

Menurutnya, kejuaraan ini bukan hanya ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga wadah pembentukan karakter, tanggung jawab, dan integritas.

“Menjadi juara itu sulit, tapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Karena itu, kepada atlet-atlet Jambi, saya harap serius dalam berlatih demi mencapai prestasi tertinggi,” imbuhnya.

Wali Kota Maulana juga mengajak seluruh elemen yang terlibat, termasuk para wasit dan dewan juri, untuk menjaga kondusivitas pertandingan demi menghasilkan kejuaraan yang berkualitas dan profesional.

Di hari pertama pelaksanaan, Wali Kota Maulana, bersama Wakil Wali Kota dan jajaran tamu kehormatan, turut menyerahkan penghargaan dan medali kepada para juara pada kategori Gaya Bebas Putra-Putri.

Momen ini sekaligus menjadi simbol kebangkitan kembali olahraga renang di Kota Jambi.

Melalui kejuaraan ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat terus mendorong kemajuan olahraga akuatik dan membangkitkan motivasi atlet daerah untuk mengukir prestasi di panggung nasional dan internasional.(*)




9 Kali Berturut-turut! Kota Jambi Pertahankan Opini WTP dari BPK RI

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi kembali mencatatkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah.

Untuk tahun anggaran 2024, Pemkot Jambi berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Ini menjadi kali kesembilan secara berturut-turut Kota Jambi mendapatkan predikat tertinggi dalam laporan keuangan daerah.

Opini WTP diberikan berdasarkan hasil audit BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Penilaian mencakup empat aspek utama, yaitu kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap regulasi, dan efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Capaian ini menegaskan konsistensi Pemkot Jambi dalam mempertahankan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran sejak 2017.

Selain opini keuangan, BPK juga menyampaikan evaluasi atas kinerja SPI dan kepatuhan pemerintah daerah terhadap ketentuan perundang-undangan.

Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran pemerintah kota.

“Opini WTP ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras bersama. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola dan menjalankan seluruh rekomendasi dari BPK,” ujarnya.

Pemkot Jambi juga terus mendorong optimalisasi pelaporan sesuai Standar Akuntansi Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta memperkuat sistem pengawasan internal.

Dengan capaian ini, Kota Jambi menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam menerapkan prinsip good governance, sekaligus mendukung terwujudnya visi “Kota Jambi Bahagia” melalui tata kelola anggaran yang bersih dan bertanggung jawab.(*)