Walikota Maulana Dorong Wisata Olahraga, Lomba Lari 3 Danau Jadi Titik Awal



JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ramai, seru, dan penuh energi warga! Itulah suasana yang menyelimuti pembukaan Festival Tumpah Ruah oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada Rabu malam (28/5/2025) di kawasan Terminal Rawasari, Kecamatan Pasar.
Kawasan yang dulunya dikenal sibuk tapi belakangan makin sepi itu, kini bangkit lagi dari tidur panjangnya. Lewat festival ini, Kota Tua Jambi kembali menghidupkan denyutnya, menggandeng kreativitas komunitas, semangat UMKM, dan vibes anak muda yang haus ruang berekspresi.
Dulu dikenal sebagai tempat nunggu angkot, sekarang berubah jadi spot nongkrong, jajan, sampai nonton performance art. Siapa sangka, Terminal Rawasari kini naik level jadi tempat hits yang menggabungkan pasar rakyat, ruang seni, dan gaya hidup urban dalam satu paket lengkap.
Diselenggarakan selama 5 hari, mulai 28 Mei hingga 1 Juni 2025, festival ini menyajikan berbagai aktivitas menarik seperti Ruang Rupa, Music & Performance Art, Pasar-Pasaran, Biskop, Connecting The Dots Vol. 2, Kawula Muda, Raun Angkot, serta deretan stand UMKM lokal.
Menariknya, semangat kebersamaan benar-benar terasa dalam pembukaan acara itu. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang juga menjadi Ketua Penyelenggara, turun langsung menyajikan makanan kepada para pengunjung.
Lain pula halnya dengan Wali Kota Jambi dokter Maulana. Bersama Duta Besar RI untuk Kuwait Lena Maryana dan Mohd Fahmi Bin Aliman mantan Wali Kota di Singapura yang saat ini menjabat sebagai Katua KADIN Singapura beserta rombongan tiba di lokasi dengan menggunakan angkutan umum (Angkot) dari Tugu Keris Siginjai, sebagai bentuk ajakan untuk kembali menghidupkan transportasi publik yang kini mulai ditinggalkan.
Tampak juga hadir dalam acara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi Warsono, Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Naim, anggota DPRD Ruby Salam dan Rio Ramadhan, unsur Forkopimda Kota Jambi lainnya, Sekda A Ridwan, Ketua TP PKK Nadiyah Maulana, Ketua GOW Marsha Lystia dan Ketua DWP Hartati Ridwan, serta jajaran Pemerintah Kota Jambi.
Dari pantauan di lapangan, ribuan orang tampak ‘tumpah ruah’ sejak sore hari di kawasan Terminal Angkot Kota Jambi itu. Mereka datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga merasakan pengalaman berinteraksi dalam ruang publik yang kreatif dan inklusif.
“Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan langkah awal Pemerintah Kota Jambi untuk membangun kembali Kota Tua sebagai pusat ekonomi, sosial, dan budaya yang memadukan unsur tradisional dan modern,” ujar Wali Kota Maulana dalam sambutannya.
Dia menyebut, guna menghidupkan dan meramaikan kembali Kota Tua, kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi sebagai salah satu tempat perputaran ekonomi, maka kedepan pemerintah harus memadukan konsep tradisional dengan modern.
“Kita menyoroti, bahwa kawasan Pasar Jambi ini mulai ditinggalkan, kenapa? Karena kita memutus hubungan antara tradisional dan modern. Pasar Tua yang ada di belakang kita menjadi ditinggalkan karena tidak terkoneksi baik dengan sistem transportasi dan ruang-ruang modern,” kata Maulana.
Maulana mencontohkan, banyak kota besar, termasuk Surabaya, Jakarta, dan Semarang, sudah membangun kembali Kota Tua-nya dengan pendekatan menggabungkan unsur tradisional dan modern.
“Terminal ini harus kita hidupkan kembali. Bukan sekedar terminal, tetapi menjadi simpul ekonomi dan budaya baru. Terminal bus listrik akan hadir di sini, tapi kita juga akan memberdayakan angkot-angkot sebagai feader, mengantar warga ke titik-titik penting kota ini,” kata Maulana.
Dengan mengusung konsep Co-Working Space, Wali Kota Maulana optimis Terminal Rawasari akan bertransformasi menjadi Ruang Milenial, sebuah pusat kreativitas bagi talenta muda, wadah kolaborasi komunitas, serta ruang tumbuh bagi pelaku UMKM.
Di tempat ini, generasi muda dapat mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan positif seperti pelatihan, workshop, hingga inkubasi usaha yang mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan inovatif.
“Dengan antusias masyarakat yang kita lihat malam ini, membuktikan bahwa masyarakat kota Jambi itu membutuhkan ruang-ruang untuk berkumpul dan berinteraksi,” ucap Maulana.
“Insya Allah, jika kawasan ini telah kita hidup kembali sebagai pusat-pusat kreatif, kuliner dan UMKM, maka kawasan yang merupakan legenda yang penuh dengan sejarah ini bisa menjadi tempat bernostalgia bagi masyarakat yang ingin kembali kemasa lalu namun dengan konsep yang modern,” pungkasnya.
Sebelumya, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dalam laporannya menyebut, hanya dalam dua jam sebelum pembukaan resmi, omset UMKM yang tergabung dalam festival itu telah mencapai Rp108 juta dengan 1.800 pengunjung.
“Target kami 3.000 pengunjung setiap hari selama empat hari ke depan. Melihat antusias masyarakat malam ini, saya yakin target itu bisa terlampaui,” ujarnya optimistis.
Ia juga menjelaskan bahwa Festival Tumpah Ruah diselenggarakan sepenuhnya dengan kolaborasi dan swadaya komunitas lokal, tanpa melibatkan event organizer profesional.
“Festival ini awalnya kami siapkan untuk Hari Kemerdekaan. Tapi tantangan langsung dari Bapak Wali Kota agar digelar pada momentum HUT Kota Jambi, kami jawab dengan semangat kolaborasi. Bisa dibilang, ini proyek ‘Roro Jonggrang’, disiapkan dalam waktu kilat,” ungkap Wawako Diza dengan semangat.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras komunitas, Diza juga mengumumkan bahwa panitia Festival Tumpah Ruah mendapat undangan khusus dari Kementerian Pariwisata RI.
“Mudah-mudahan ini jadi awal baik dan pemerintah bisa terus memberikan lebih banyak ruang yang ramah bagi anak muda dan komunitas kreatif,” tutupnya.
Festival Tumpah Ruah merupakan inisiatif strategis Pemerintah Kota Jambi untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi, budaya, dan interaksi sosial di jantung lama kota itu.
Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan berbasis komunitas, Festival Tumpah Ruah menjadi wajah baru Kota Jambi yang ramah, kreatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai historis Tanah Pilih Pusako Batuah.(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana mengumumkan kebijakan penting terkait peningkatan kinerja dan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).
Pemerintah Kota Jambi secara resmi menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PNS di seluruh jenjang dan tingkatan.
“Tahun 2025 ini, kami telah memutuskan untuk menaikkan TPP bagi seluruh PNS di Kota Jambi secara proporsional. Ini adalah bentuk apresiasi terhadap kinerja ASN yang menjadi ujung tombak pelayanan publik,” ujar Maulana di Gedung DPRD Kota Jambi, Rabu (28/5/2025).
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota Jambi untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan layanan publik.
Maulana menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan ASN merupakan investasi penting dalam mempercepat reformasi birokrasi.
Namun, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan TPP tidak berlaku sementara bagi PNS di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), karena terkendala oleh aturan yang belum memungkinkan.
Kenaikan TPP ini diharapkan akan mendorong semangat kerja, integritas, dan profesionalitas ASN dalam mendukung berbagai program pembangunan, sejalan dengan tema HUT tahun ini: “Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia.”
Selain peningkatan TPP, Pemerintah Kota Jambi juga tengah fokus pada digitalisasi layanan pemerintahan, peningkatan disiplin pegawai, serta penguatan etika kerja berbasis kinerja dan evaluasi.
“Kami ingin ASN menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Maulana.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, kompetitif, dan transparan, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat provinsi maupun nasional.(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Kalista Nusa Armada (KALISTA) adalah perusahaan penyedia ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia, melalui anak usahanya, PT Kalista Soter Hastia, KALISTA berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi dan resmi memulai uji coba untuk dua unit bus listrik medium pada hari Rabu, 28 Mei 2025 (28/05) di Terminal Rawasari, Kota Jambi.
Seremoni peluncuran uji coba ini diresmikan dan dihadiri oleh Menteri Desa Tertinggal dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Gubernur Provinsi Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.; Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM; Wakil Walikota Jambi, Diza Hazra Alijosha, S.E., M.A; Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, M. Saleh Ridha, S.Stp, ME; Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas;
Mengikuti MoU yang sebelumnya sudah ditandatangani oleh Pemerintah Kota Jambi pada tanggal 19 Mei (19/05), uji coba ini akan berlangsung selama tiga bulan dari 28 Mei 2025 hingga 27 Agustus 2025.
Sebagaimana disampaikan sebelumnya oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, “Pemerintah Kota Jambi berkolaborasi dengan KALISTA sebagai penyedia ekosistem EV secara menyeluruh untuk menghadirkan transportasi publik berbasis listrik sebagai solusi ramah lingkungan. Hal ini merupakan fondasi awal dari masa depan transportasi Kota Jambi menghadirkan transportasi publik yang bersih, nyaman, dan modern guna mendorong Masyarakat untuk menggunakan transportasi publik daripada kendaraan pribadi yang angkanya terus meningkat setiap tahunnya”.
Berdasarkan permintaan Pemko Jambi dan berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan oleh tim KALISTA pada bulan Februari, uji coba ini akan menggunakan dua unit bus listrik medium merek SAG berukuran 6-meter dan 7-meter, masing- masing berkapasitas 23 dan 27 penumpang.
Bus 6-meter dilengkapi baterai 90.24 kWh dengan jarak tempuh hingga 122 km per pengisian daya selama 55 menit. Sementara, bus 7-meter memiliki baterai 127,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 105 km dan waktu pengisian 80 menit menggunakan fast charger 100 kW.
Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, mengatakan “KALISTA bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mengakselerasi adopsi kendaraan listrik untuk transportasi publik. Sebagai langkah awal dalam proses transisi ini, dilakukan uji coba di Kota Jambi dengan 2-unit bus listrik berukuran medium. Untuk memastikan kelancaran operasionalnya, KALISTA memasang satu unit infrastruktur pengisian daya berkapasitas 120 kW di Terminal Rawasari. Selain itu, SDM khusus dan mekanik akan ditempatkan selama periode uji coba di kota Jambi untuk pengawasan dan pemeliharaan unit secara berkala”.
Bus listrik ini menjadi bagian dari layanan Trans Bahagia, sistem transportasi publik hasil inisiatif Pemerintah Kota Jambi untuk menghadirkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat Kota Jambi.
Dua unit bus listrik akan melayani rute Terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo via Simpang Kawat dan Jamtos dan sebaliknya dengan jarak 12 km dan waktu tempuh 40 menit per perjalanan dengan tarifRp 0,- selama masa uji coba.
Setiap harinya, bus dijadwalkan menempuh rata-rata jarak hingga 154 km. Selama masa uji coba, Pemerintah Kota Jambi bersama KALISTA akan mengevaluasi tingkat efisiensi operasional melalui sejumlah parameter, termasuk rasio efisiensi energi, rata-rata jarak tempuh harian, efisiensi biaya dibandingkan dengan kendaraan konvensional, serta jumlah penumpang, yang nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan operasional jangka panjang.
Melalui uji coba ini, KALISTA dan Pemko Jambi menegaskan komitmen bersama dalam mendorong transformasi transportasi menuju era ramah lingkungan dan berkelanjutan.
SEKILAS KALISTA
PT Kalista Nusa Armada (KALISTA) merupakan perusahaan Fleet-as-a-Service (FaaS) yang menyediakan ekosistem kendaraan listrik (EV) secara menyeluruh untuk mendukung percepatan transisi bisnis menuju mobilitas berkelanjutan. Layanan KALISTA mencakup solusi end-to-end, mulai dari survei dan perencanaan, skema sewa jangka panjang, penyediaan unit kendaraan, integrasi IoT untuk pemantauan real-time, hingga layanan purna jual.
Fokus utama KALISTA mencakup tiga sektor strategis: transportasi publik perkotaan, logistik, serta industri pertambangan dan perkebunan. Untuk memenuhi kebutuhan spesifik tiap sektor, KALISTA berkolaboasi dengan berbagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan listrik, menghadirkan beragam jenis kendaraan, mulai dari bus berbagai ukuran, blind van, double cabin, truk, hingga motor listrik. KALISTA berkomitmen mempercepat adopsi kendaraan listrik komersial dan membangun ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut seputar KALISTA, silakan untuk mengunjungi www.kalista.co.id(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi tengah mengerjakan sebanyak 388 ruas jalan lingkungan di berbagai wilayah Kota Jambi.
Namun, hingga akhir Mei ini, baru sekitar 10 ruas jalan yang sudah mulai dikerjakan secara fisik.
Selain proyek jalan lingkungan, Dinas PUPR juga melaksanakan rekonstruksi 22 ruas jalan kota, serta rehabilitasi terhadap 49 ruas jalan lainnya.
Tidak hanya itu, satu proyek penggantian jembatan juga tengah dikerjakan, yakni Jembatan Sari Bakti yang menjadi akses vital bagi warga.
Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukaman Fitra, didampingi Kabid Bina Marga Agustiawan Harmain, menyebutkan bahwa salah satu contoh pengerjaan jalan lingkungan yang baru akan dimulai di RT 6 Kelurahan Thehok.
Pengerjaan ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur dasar demi mendukung mobilitas warga.
“Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan kami berupaya memastikan kualitasnya tetap terjaga,” ujar Momon kepada media, Selasa (28/5).
Momon juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta yang ikut andil dalam perbaikan infrastruktur.
Salah satu contohnya adalah di RT 7 Kelurahan Thehok, di mana sebuah perusahaan swasta yang tengah membangun guest house turut memperbaiki beberapa ruas jalan di sekitar lokasi proyeknya dengan pengaspalan mandiri.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari pihak swasta yang turut serta membantu pembangunan. Ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Jambi,” jelasnya.
Program pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan kualitas jalan di permukiman warga.
Dinas PUPR memastikan bahwa seluruh ruas yang telah diprogramkan akan diselesaikan secara bertahap dan merata.
Dengan program ini, diharapkan aksesibilitas, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan di Kota Jambi semakin meningkat.(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana memaparkan sejumlah langkah strategis dalam memperkuat pembiayaan pembangunan daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menegaskan bahwa untuk mewujudkan berbagai target pembangunan, Kota Jambi tidak bisa hanya mengandalkan dana transfer pusat yang terbatas.
“Kita perlu sumber pembiayaan yang kuat untuk mendukung pembangunan. Karena itu, kami melakukan berbagai upaya optimalisasi PAD, mulai dari reformasi perpajakan daerah, pemanfaatan aset, hingga penyehatan BUMD,” ujar Maulana di hadapan peserta rapat paripurna, Rabu (28/5/2025).
Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa optimalisasi PAD dilakukan melalui kajian dan penataan ulang kebijakan pajak, termasuk:
BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dengan penetapan harga transaksi riil dan penandatanganan fakta integritas bersama IPPAT.
Opsen Pajak Kendaraan Bermotor, yang didorong melalui Edaran Wali Kota Nomor 4 Tahun 2025 terkait mutasi TNKB luar daerah ke Kota Jambi bagi warga berdomisili di kota ini.
Instruksi langsung kepada seluruh ASN Pemkot Jambi untuk taat dan tepat waktu membayar pajak kendaraan bermotor.
Langkah-langkah tersebut juga diperkuat dengan pemutakhiran data, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan pelayanan, serta penegakan hukum (law enforcement) dan sistem reward bagi wajib pajak serta pengelola pendapatan daerah.
Selain pajak, Pemerintah Kota Jambi juga tengah menginventarisasi aset-aset daerah yang tidak produktif namun potensial, untuk dikaji melalui proses appraisal.
Aset-aset tersebut nantinya akan dimanfaatkan melalui skema tarif, bagi hasil, atau bahkan kerja sama dengan pihak ketiga guna mendukung peningkatan PAD.
Wali Kota Maulana juga menyoroti pentingnya peran BUMD sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.
Pada 100 hari pertama masa kepemimpinannya, pihaknya telah menyiapkan langkah restrukturisasi dan penyehatan BUMD Siginjai Sakti bekerja sama dengan OPD terkait.
“Kami ingin menjadikan BUMD sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang sehat, profesional, dan produktif,” tambah Maulana.
Dengan berbagai strategi ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat membangun kemandirian fiskal, memperkuat kapasitas pembangunan, dan meningkatkan pelayanan publik secara berkelanjutan.(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana mengungkapkan berbagai langkah strategis yang telah diambil sejak dirinya resmi dilantik pada 20 Februari 2025.
Dalam kurun waktu 97 hari kerja, Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, langsung bergerak cepat menjalankan visi-misi melalui Program 100 Hari Kerja.
“Sejak dilantik, saya dan Pak Diza langsung tancap gas. Kami mengakselerasi program dan agenda strategis secara terukur, berbasis tantangan, potensi, dan kapasitas daerah. Ini adalah awal dari jalan perubahan,” ujar Maulana di hadapan DPRD, Forkopimda, dan masyarakat Jambi dalam rapat paripurna istimewa HUT Kota Jambi, Rabu (28/5/2025).
Wali Kota Maulana menyebutkan bahwa selama 100 hari pertama, telah dilaksanakan lebih dari 177 kegiatan strategis, yang terbagi dalam banyak sub-program di berbagai sektor.
Program ini mencakup peningkatan pelayanan publik, pembenahan infrastruktur, tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, serta penguatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Program 100 Hari Kerja ini dirancang sebagai fondasi untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu upaya yang ditekankan adalah peningkatan kinerja aparatur pemerintah dan kualitas pelayanan publik di seluruh OPD.
“Kami juga telah mengikuti pembekalan kepemimpinan melalui retret di kawah candradimuka Akmil Magelang sebagai bentuk kesiapan mental dan intelektual dalam memimpin perubahan,” tambah Maulana.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, pemerintah kota juga akan mempublikasikan capaian program 100 hari secara terbuka kepada masyarakat, sekaligus mengevaluasi setiap pelaksanaan kegiatan secara berkala.
Perayaan HUT Kota Jambi tahun ini mengusung tema “Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia”, sejalan dengan semangat pemerintahan baru yang ingin menjadikan Jambi sebagai kota maju, inklusif, dan membahagiakan seluruh warganya.(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-624 Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Maulana menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun Kota Jambi menuju masa depan yang lebih sejahtera dan membahagiakan seluruh warganya.
Pernyataan ini disampaikan saat memberikan pidato pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi, Rabu (28/5/2025), yang digelar di Gedung DPRD Kota Jambi.
Mengusung tema “Kolaborasi untuk Mewujudkan Kota Jambi Bahagia”, peringatan HUT Kota Jambi tahun ini menjadi refleksi penting atas kemajuan yang telah dicapai serta komitmen ke depan untuk terus bersinergi dalam pembangunan.
“Kota Jambi hari ini telah menjelma menjadi kota besar dengan skala pelayanan nasional. Ini adalah hasil dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Oleh karena itu, kita harus terus berbenah, bersanding bukan bertanding, berkolaborasi bukan berkompetisi, dan bersinergi, bukan jalan sendiri-sendiri,” ujar Maulana dalam pidatonya.
Wali Kota juga menekankan bahwa Kota Jambi, sebagai Tanah Pilih Pusako Batuah, memiliki potensi besar yang harus dikelola bersama secara inklusif dan berkelanjutan.
Pembangunan yang berorientasi pada kebahagiaan masyarakat, menurutnya, akan menjadi indikator utama dalam menentukan keberhasilan tata kelola kota.
Peringatan HUT ke-624 ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan unsur pemuda serta pelajar. Acara berlangsung khidmat dengan nuansa kearifan lokal yang kuat.
Pemerintah Kota Jambi sendiri saat ini tengah fokus pada peningkatan layanan publik, infrastruktur berkelanjutan, digitalisasi pemerintahan, serta penguatan sektor ekonomi kreatif dan UMKM.
Dengan semangat HUT Kota Jambi tahun ini, Maulana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam membangun kota ini, demi mewujudkan visi besar menjadikan Jambi sebagai kota yang maju, sejahtera, dan membahagiakan.(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam suasana khidmat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan sambutan khusus memperingati hari jadi ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah, yang jatuh pada 28 Mei 2025.
Maulana mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, karena Kota Jambi terus bertumbuh dan berkembang dari masa ke masa.
“Dengan niat tulus dan kebersamaan yang terus terjaga, mari kita songsong Kota Jambi yang lebih maju dan sejahtera, untuk kebahagiaan seluruh masyarakatnya,” ujar Wali Kota Maulana di Gedung DPRD Kota Jambi.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, tokoh masyarakat, dan para pemimpin daerah yang telah hadir dalam momen bersejarah ini.
Sejarah Kota Jambi, dari Sungai Batanghari ke Tanah Pilih
Dalam sambutannya, Maulana mengangkat kembali sejarah penting berdirinya Kota Jambi, yang bermula dari kisah perjalanan Datuk Paduko Berhalo dan istrinya, Puti Selaro Pinang Masak.
Perjalanan keduanya menyusuri Sungai Batanghari pada 28 Mei 1401 menjadi titik awal berdirinya pusat Kerajaan Jambi di kawasan yang kini dikenal sebagai Kampung Gedang.
“Kisah sepasang angsa yang hinggap dan mengeram di lokasi itu menjadi simbol spiritual dan budaya yang melatarbelakangi lahirnya Tanah Pilih Pusako Batuah,” jelasnya.
Refleksi dan Harapan Baru di Usia 624 Tahun
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa peringatan HUT Kota Jambi ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat membangun dan memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Menurutnya, sepanjang 79 tahun usia pemerintahan Kota Jambi, berbagai dinamika pembangunan telah dilalui.
Pemimpin-pemimpin terdahulu telah meninggalkan jejak kepemimpinan yang adil, bijaksana, dan bertanggung jawab.
“Seloko Melayu Jambi mengajarkan kita untuk memimpin dengan amanah dan mengayomi. Warisan nilai ini harus terus kita jaga dalam pembangunan ke depan,” ujar Maulana.
Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha akan terus berkomitmen menjalankan pembangunan yang inklusif dan berbasis kesejahteraan masyarakat.
Momentum Membangun Kota Bahagia
Mengusung visi besar “Kota Jambi Bahagia”, Maulana menyebutkan bahwa 11 program prioritas dalam 100 hari kerja awal telah dijalankan sebagai bentuk akselerasi pembangunan.
Seluruh program difokuskan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
“HUT ke-624 ini menjadi titik awal untuk menata masa depan Kota Jambi yang terhubung, bersih, agamis, dan inovatif. Kami yakin, dengan dukungan semua pihak, Kota Jambi bisa menjadi kota perdagangan dan jasa yang membahagiakan warganya,” tutupnya.(*)

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi resmi menginjak usia ke-624 tahun pada 28 Mei 2025, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Jambi yang diperingati setiap 17 Mei.
Momentum bersejarah ini menjadi refleksi atas panjangnya perjalanan pembangunan dan budaya di Tanah Pilih Pusako Batuah.
Dalam rapat paripurna DPRD Kota Jambi yang digelar untuk memperingati hari jadi tersebut, Wali Kota Jambi dr Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memaparkan capaian awal kepemimpinan mereka dan arah pembangunan ke depan.
Baru menjabat selama 97 hari, duet Maulana–Diza telah menunjukkan gebrakan nyata melalui program 100 hari kerja yang berisi 11 prioritas strategis.
Program-program tersebut diarahkan untuk merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, terukur, dan berpihak pada kesejahteraan warga.
“Visi kami adalah menjadikan Kota Jambi Bahagia—sebagai kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.
Visi ini kami wujudkan dengan semangat perubahan dan kolaborasi,” ujar Wali Kota Maulana.
Pemkot Jambi juga terus mendorong kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, hingga pembangunan sosial dan ekonomi.
Maulana menegaskan bahwa pemerintahan yang kuat harus hadir sejak awal dengan tindakan nyata, bukan hanya wacana.
Transformasi kepemimpinan melalui Pemilu Serentak 2024 menjadi awal baru bagi Kota Jambi dalam menata sistem pemerintahan yang lebih responsif dan modern.
Langkah-langkah percepatan pembangunan kini mulai dirasakan masyarakat melalui berbagai inisiatif yang dijalankan secara masif dan merata.
Rapat paripurna DPRD juga menjadi momen penting bagi Pemkot Jambi untuk menyampaikan komitmen dalam melanjutkan pembangunan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.
Dengan tema besar “Jambi Bahagia”, Pemerintah Kota Jambi bertekad menjadikan usia ke-624 ini sebagai tonggak percepatan menuju kota yang lebih maju, sejahtera, dan membahagiakan warganya.(*)