Wartawan Diusir Saat Liput Indomaret Festival 2025 di Jambi, Panitia Minta Maaf

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Insiden kurang menyenangkan menimpa sejumlah wartawan saat meliput gelaran Indomaret Festival 2025 yang digelar di Kota Jambi pada Sabtu malam, 31 Mei 2025.

Awak media yang hadir justru diusir oleh panitia meski sebelumnya tercatat sebagai media partner resmi acara tersebut.

Peristiwa ini menimbulkan sorotan di kalangan jurnalis dan pegiat media lokal, mengingat peliputan kegiatan publik biasanya mendapat dukungan penuh dari pihak penyelenggara.

Salah satu wartawan mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan tersebut, terlebih mereka hadir dalam kapasitas profesional dan atas undangan panitia.

“Kami datang untuk meliput, bahkan sudah ada komunikasi sebelumnya dengan panitia. Tapi saat konser berlangsung, kami diminta keluar tanpa alasan jelas,” ujar salah satu jurnalis yang enggan disebut namanya.

Menanggapi kejadian ini, Ketua Pelaksana Indomaret Festival 2025 memberikan klarifikasi dan permohonan maaf. Ia menyebut insiden itu sebagai bentuk miskomunikasi internal yang tidak disengaja.

“Kami memohon maaf atas kejadian tersebut. Ini murni karena kesalahpahaman di lapangan antara kru kami dan rekan-rekan media. Sama sekali tidak ada niat untuk menghalangi tugas jurnalis,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (1/6/2025).

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya sangat menghargai peran media dalam menunjang kesuksesan setiap event.

“Media adalah mitra penting kami. Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi agar tidak terulang kembali di acara berikutnya,” pungkasnya.(*)




Syofni Herawati: Kafe dan Hiburan Boleh, Tapi Jangan Lupakan Budaya Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Meningkatnya jumlah kafe dan tempat hiburan di Kota Jambi mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kota Jambi, Syofni Herawati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia menegaskan, meski keberadaan usaha tersebut bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pelaku usaha tetap harus menghormati nilai-nilai budaya dan adat Jambi.

“Kami tidak dalam posisi menolak investasi. Semakin banyak usaha, tentu semakin baik untuk ekonomi daerah, termasuk meningkatkan PAD. Tapi ini bukan hanya soal legalitas. Ada budaya lokal yang harus kita jaga dan lestarikan,” ujar Syofni Herawati, Senin (2/6/2025).

Ia menyoroti fenomena maraknya tempat hiburan malam dan aktivitas yang dianggap tidak sejalan dengan norma serta adat istiadat masyarakat Jambi.

Menurutnya, pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya harus berjalan seiring.

“Tempat usaha hiburan jangan sampai menggerus kearifan lokal. Jangan semena-mena. Kita punya adat Jambi yang perlu dihormati, termasuk dalam kegiatan yang bersifat hiburan seperti helen dan lainnya,” tambahnya.

Syofni berharap pemerintah daerah, melalui dinas terkait, dapat melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap usaha hiburan, agar tetap berada dalam koridor aturan dan norma budaya yang berlaku di masyarakat.

“Saya tidak ingin budaya kita hilang di tengah geliat pembangunan. Mari berinvestasi dengan tetap menjaga nilai lokal,” tutupnya.(*)




Kangen Band Guncang Jambi Malam Ini! Ribuan Warga Siap Bertumpah Ruah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID- Kota Jambi bersiap bergelora! Malam ini, Minggu 1 Juni 2025, ribuan warga dipastikan akan tumpah ruah memenuhi kawasan Terminal Rawasari dalam acara Malam Hiburan Rakyat, puncak kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Mengusung semangat “Kolaborasi Untuk Wujudkan Kota Jambi Bahagia”, pesta rakyat ini akan menghadirkan aksi panggung spektakuler dari band legendaris tanah air, Kangen Band, yang siap mengguncang Jambi lewat tembang-tembang hits penuh kenangan. Tak hanya itu, penampilan memikat dari Kris Tomahu dan Semiotika Band juga akan turut menghangatkan malam penuh sukacita ini.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE, MA, dijadwalkan hadir langsung menyapa warga dan menikmati malam hiburan bersama masyarakat Kota Jambi.

Acara ini akan dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, dipusatkan di Terminal Rawasari, dan gratis, terbuka untuk seluruh warga.

Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, turut mengundang warga untuk hadir dan menjadi bagian dari kemeriahan malam hiburan rakyat ini.

“Kami mengundang seluruh warga Kota Jambi dan sekitarnya untuk hadir, bersuka cita, dan merayakan momen bahagia ini bersama-sama. Acara ini kami persembahkan khusus untuk masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi, dukungan, dan kebersamaan dalam membangun Kota Jambi yang kita cintai,” ujar Ridwan saat ditemui di Outdoor Stage Terminal Rawasari, Minggu sore (1/6/2025).

Ia juga menegaskan, bahwa pelaksanaan acara ini tidak menggunakan APBD, namun murni hasil kolaborasi bersama pihak sponsor yang turut mengapresiasi kondusifitas dan kemajuan Kota Jambi.

“Acara ini tidak membebani APBD. Ini adalah wujud kolaborasi bersama pihak swasta dan sponsor sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong yang selama ini terus terjaga di Kota Jambi,” tambahnya.

Sekda A Ridwan, memastikan bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan dengan matang. Malam Hiburan Rakyat menjadi bagian dari rangkaian besar Festival Tumpah Ruah 2025, yang sejak awal dirancang sebagai panggung kebahagiaan warga Kota Jambi dalam atmosfer perayaan yang meriah dan penuh persaudaraan.

“Mari Bertumpah Ruah…!” seruan ini menjadi ajakan terbuka bagi semua warga untuk hadir, merayakan, dan menyatu dalam pesta rakyat ini,” tutupnya.(*)




Ketua DPRD Kota Jambi Geram: Korban Kebakaran Diduga Ditolak Rumah Sakit, Akan Panggil Manajemen RS Mitra

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, melakukan kunjungan langsung ke rumah korban kebakaran di Kelurahan Jelutung, Minggu pagi (1/6/2025), usai menerima laporan bahwa korban sempat ditolak saat hendak mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Korban bernama Nurbati, seorang perempuan paruh baya yang tinggal seorang diri di Jalan Guru Muchtar RT 14, mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki, serta cedera pada lutut kiri akibat dapur rumahnya terbakar.

“Saat kejadian, mamak sendirian di rumah. Tangan dan kakinya luka bakar,” ujar anak korban.

Menurut penuturan keluarga, Nurbati sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra pada pagi hari setelah kejadian, namun pada sore harinya diminta pulang oleh pihak rumah sakit tanpa alasan yang jelas.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua RT setempat.

“Kami juga tidak tahu alasan mengapa beliau disuruh pulang,” ungkapnya.

Mengetahui kejadian tersebut, Kemas Faried langsung menghubungi Direktur RSUD Abdul Manap dan meminta agar korban segera dijemput menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Soal biaya tidak usah dipikirkan. Pemerintah Kota Jambi akan menanggung semuanya,” ujar Kemas kepada keluarga korban.

Kemas juga menyoroti dugaan penolakan dari pihak Rumah Sakit Mitra, meski korban tercatat sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan.

“Kalau ini benar, sangat fatal. Rumah sakit harus mengutamakan nyawa, bukan administrasi,” tegasnya.

Ia menambahkan akan memanggil manajemen RS Mitra untuk mengklarifikasi dugaan penolakan tersebut.

“Tidak boleh ada alasan untuk menolak pasien, apalagi yang mengalami luka bakar. Ini akan jadi peringatan keras,” kata Kemas Faried

Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kota Jambi, H M Nasir, yang turut hadir, menyatakan keprihatinannya atas insiden ini.

Ia mendukung langkah Ketua DPRD Kota Jambi untuk memanggil pihak manajemen rumah sakit.

“Apapun alasannya, rumah sakit tidak boleh menolak pasien. Ini mencoreng nilai kemanusiaan dan jadi preseden buruk di masyarakat,” ujar Nasir yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Kota Jambi.

Menurutnya, pemerintah kota memiliki anggaran bantuan bagi masyarakat tidak mampu, sehingga alasan biaya seharusnya tidak menjadi penghalang bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Kalau kita bicara soal membahagiakan masyarakat, tentu tidak boleh ada rumah sakit yang menolak pasien dalam kondisi darurat,” tambahnya.(*)




Tutup Kejuaraan Panahan Wali Kota Cup, Wawako Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif

eserta Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup 2025 sedang membidik target di Gelanggang Siginjai

Jambi, sepucukjambi.id– Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup Gelanggang Siginjai’2025 resmi ditutup pada Sabtu sore (31/5/2025), menandai suksesnya ajang olahraga bergengsi yang tak hanya menyedot perhatian peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mancanegara seperti Malaysia.

Sebanyak 250 atlet panahan turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, yang terbagi ke dalam empat kategori kompetisi. Penutupan secara resmi dilakukan oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang sekaligus menyerahkan medali dan trofi kepada para pemenang di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi.

Kehadiran peserta dari luar provinsi hingga luar negeri menjadi bukti bahwa Kota Jambi semakin diakui sebagai tuan rumah yang mampu menggelar event olahraga bertaraf internasional. Lebih dari itu, kejuaraan ini memperkuat posisi Kota Jambi sebagai destinasi yang aktif dalam pengembangan sport tourism ; menggabungkan semangat kompetisi dengan diplomasi budaya dan promosi pariwisata.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza menekankan, bahwa Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup bukan sekedar ajang olahraga, tetapi juga sarana pelestarian warisan budaya bangsa.

“Melalui kejuaraan ini, kita tidak hanya mengembangkan olahraga panahan tradisional sebagai bagian dari kearifan lokal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sejarah dan filosofi di baliknya, terutama kepada generasi muda. Hal ini penting sebagai upaya menjaga identitas budaya, yang merupakan fondasi kekuatan suatu bangsa,” ungkap Diza.

Baca juga:  Walikota dan Wakil Walikota Jambi Ikuti Retreat, Siap Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

“Harapannya melalui event ini, generasi muda Kota Jambi tertarik untuk mulai mempelajari dan menekuninya sebagai salah satu pilihan aktivitas yang melatih fisik, konsentrasi dan kontrol emosi, sehingga dapat menjauhkan mereka dari hal-hal negatif,” lanjutnya.

Lebih jauh, Diza juga menyampaikan bahwa potensi panahan tradisional jika dikembangkan secara profesional dan berkelanjutan, dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Kota Jambi, sekaligus menjadi ikon olahraga daerah yang membanggakan.

“Penyelenggaraan event ini, selain bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memberikan dukungan dan kesempatan kepada seluruh penggiat olahraga mengekspresikan diri, juga akan berdampak pada bergeliatnya perekonomian daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wawako juga turut memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup Gelanggang Siginjai 2025 tersebut.

“Saya juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jambi, serta segenap panitia penyelenggara dan pihak-pihak terkait yang mendukung kelancaran pelaksanaan, sehingga para peserta dapat menunjukkan prestasinya dengan penuh semangat,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wawako Diza berpesan, bahwa pengalaman dalam sebuah kompetisi adalah guru terbaik untuk meningkatkan skill dan mentalitas sebagai atlet agar tampil lebih baik.

“Kemenangan bukan segala-galanya tapi proses yang mendewasakan. Untuk itu, saya mengajak semua pihak agar selalu memberikan arahan dan motivasi yang tepat kepada generasi muda di lingkungan sekitar kita. Apapun pencapaian yang diukir, semoga menjadi motivasi untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan untuk dapat berprestasi lebih baik pada ajang-ajang berikutnya untuk menjaga kelestarian tradisi,” tutup Diza.

Turnamen panahan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga mengangkat kembali nilai-nilai warisan budaya dan spiritualitas.

Sebagai salah satu cabang olahraga yang dianjurkan dalam ajaran Islam, panahan memiliki dimensi lebih dari sekadar kompetisi fisik. Ia menjadi sarana pembinaan karakter, menanamkan nilai kesabaran, ketepatan, serta konsentrasi tinggi. Selain itu, panahan juga menjadi pengingat akan pentingnya ikhtiar dan tawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam setiap upaya.

Sebagai bentuk penghargaan dan dukungan terhadap pengembangan atlet panahan, para pemenang dari empat kategori lomba berhak mendapat trofi, medali, sertifikat penghargaan serta uang pembinaan yang diserahkan usai penutupan lomba secara resmi.

Baca juga:  Wujud Kota Bahagia: Wawako Diza Buka Job Fair, Jawab Harapan Ribuan Pencari Kerja

Turut hadir pada acara penutupan itu, Kepala Dispora Kota Jambi Erwandi beserta jajaran Pemkot Jambi lainnya, Ketua Panitia sekaligus Ketua Patih Indonesia Regional Jambi David Teguh Ibnu Khajar, serta seluruh peserta dan undangan yang hadir.

Berikut para pemenang Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup Gelanggang Siginjai 2025

Kategori Umum Putri :
1. Yolla Pratiwi (Lampung)
2. Nurmala Br Barus (Medan)
3. Elda Wiyanti (Sumatera Barat)
4. Vera Siviani (Lampung)

Kategori Umum Putra :
1. Oil (Lampung)
2. Joko Abu Umair (Jambi)
3. Rawal Putra (Sumatera Barat)
4. Blek Gusta Pradian (Sumatera Selatan)

Kategori U-14 Putra :
1. M. Syafiq Siraj Ampel (Bengkulu)
2. Luthfi Adiyatna (Lampung)
3. Ian Abdurrahman (Sumatera Selatan)
4. Anugerah Bintang Pratama (Jambi)

Kategori U-14 Putri :
1. Fayyaza Nasya Ramadhan (Sumatera Selatan)
2. lifa Ghilda Zahiera (Sumatera Selatan)
3. lhika Zakiya Zahra (Jambi)
4. lya Zhafira Quinsha (Sumatera Selatan. (*)




Wali Kota Maulana Buka Seminar Nasional FKM UI: Kolaborasi Strategis Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Wali Kota Jambi Maulana membuka Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat bersama FKM UI

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat dan Sosialisasi Program Pascasarjana (S2 dan S3) Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (31/5/2025).

Seminar hasil kolaborasi antara Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pemerintah Kota Jambi, Poltekkes Jambi, dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Wilayah Jambi ini mengangkat tema “Strategi Komprehensif Pencegahan Penyakit Tidak Menular Berbasis Masyarakat.”

Diselenggarakan secara hybrid, seminar ini diikuti oleh 150 tenaga kesehatan yang hadir langsung di lokasi kegiatan, serta ratusan peserta lainnya yang mengikuti secara virtual dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya kesehatan, sekaligus memperluas jangkauan edukasi dan advokasi terhadap pencegahan penyakit tidak menular berbasis komunitas.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana turut hadir sebagai narasumber dan memaparkan strategi Pemerintah Kota Jambi dalam menanggulangi dan mencegah penyakit tidak menular melalui pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:  Walikota Maulana : Sport Tourism Adalah Wajah Baru Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi

Selain Wali Kota Maulana, turut hadir dua narasumber utama dari FKM UI, yaitu : Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., Guru Besar FKM UI, yang menyampaikan materi tentang Strategi Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Mencegah Penyakit Tidak Menular, dan Prof. dr. Mondastri Korib Sudaryo, M.S., D.Sc., Dekan FKM UI, yang memaparkan kajian tentang Dampak Bencana terhadap Kejadian Penyakit Tidak Menular di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, mengatakan seminar bersama FKM Universitas Indonesia ini merupakan bagian penting dari upaya strategis pemerintah kota Jambi dalam penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang saat ini angka kematiannya terus tinggi.

“Hal ini sejalan dengan berbagai program yang telah kita jalankan di bidang kesehatan, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengembangan kawasan tanpa asap rokok, penyediaan ruang terbuka hijau, serta pembangunan sarana dan prasarana penunjang aktivitas olahraga hingga ke tingkat RT melalui program Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Ia juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari implementasi Kota Jambi sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, senantiasa mendukung berbagai event yang digelar di Kota Jambi, termasuk kegiatan ilmiah seperti seminar ini. Selain memperkuat kapasitas sumber daya manusia, kegiatan semacam ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap perputaran roda perekonomian daerah.

Baca juga:  Walikota Maulana : Danau Sipin Harus Jadi Ikon Wisata Unggulan Kota Jambi

“Kami harus mampu memperkenalkan Kota Jambi dari berbagai aspek, termasuk aspek budaya yang juga erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari upaya tersebut,” ujar Wali Kota Maulana.

Dalam forum itu, Wali Kota Maulana juga menyinggung kebijakan strategis terkait pemilihan dan perpanjangan masa jabatan Ketua RT. Kebijakan tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dari strategi penguatan pemerintahan berbasis komunitas yang mampu menyukseskan program-program pembangunan di tingkat akar rumput.

“Pemilihan dan penambahan masa jabatan Ketua RT merupakan upaya untuk memastikan agar setiap program, termasuk di bidang kesehatan, dapat dijalankan secara optimal hingga ke tingkat paling bawah,” jelasnya.

Wali Kota Maulana juga memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Jambi di bidang kesehatan yang terus menunjukkan progres signifikan. Salah satunya adalah penambahan anggaran sebesar Rp5,9 miliar untuk mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, sehingga seluruh warga Kota Jambi memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang terjamin.

Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga memberikan perlindungan sosial melalui skema jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan dan mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Di sisi lain, untuk mempercepat respon terhadap kebutuhan warga, Pemerintah Kota Jambi juga telah membentuk UPTD Call Center Bahagia sebagai pusat layanan pengaduan dan kegawatdaruratan kesehatan masyarakat.

“Semua ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan rasa aman masyarakat Kota Jambi,” jelas Maulana.

Selain jaminan layanan kesehatan yang merata, Wali Kota Maulana juga menyoroti upaya konkret dalam percepatan penurunan angka stunting. Ia menyampaikan bahwa angka prevalensi stunting di Kota Jambi saat ini berhasil ditekan menjadi 10,8 persen, turun signifikan dari 13,5 persen pada tahun 2023.

“Program kerja di bidang ini akan terus kami perkuat dan tingkatkan hingga target zero stunting di Kota Jambi benar-benar bisa terwujud,” tegasnya.

Maulana juga mengatakan, untuk mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kota Jambi telah menetapkan tujuan dan sasaran yang jelas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sasaran tersebut menjadi pedoman utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program kesehatan yang terarah dan berkelanjutan.

“Semua itu tentunya sejalan dengan 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia, dalam upaya mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera,” ujar Wali Kota Maulana menutup paparannya.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta gambaran yang utuh kepada para mahasiswa, mahasiswi, dan tenaga kesehatan, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas profesional di bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Seminar ini juga menjadi sarana motivasi dan inspirasi bagi generasi muda yang akan melanjutkan pengabdian di sektor kesehatan.

Pada sesi pembukaan seminar, turut dilakukan sosialisasi Program Magister dan Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) yang disampaikan oleh Prof. Indri Hapsari Susilowati, SKM, MKKK, Ph.D., bersama Dr. Budi Hartono, S.Si., M.K.M.

Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan, dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga menyerahkan plakat kepada FKM UI, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Maulana kepada Guru Besar FKM UI, Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Fahmi, para pimpinan perguruan tinggi, serta ratusan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan di Kota Jambi. (*)




Maulana Tegaskan Infrastruktur Prioritas : Harus Nyata dan Dirasa Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali meninjau secara langsung progres pekerjaan fisik infrastruktur jalan dan drainase di sejumlah titik, Jumat (30/5/2025). Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya percepatan sekaligus bentuk pengawalan langsung atas pelaksanaan program prioritas yang berkaitan erat dengan kebutuhan dasar dan mobilitas masyarakat.

Meskipun telah memasuki 100 hari masa kerja, Wali Kota Maulana tetap konsisten menjaga ritme kerja pemerintahan agar tetap berjalan efektif dan responsif. Pembangunan infrastruktur, menurutnya, tidak boleh dilakukan secara normatif atau sekadar formalitas, karena hasilnya akan berdampak langsung pada aktivitas harian warga.

“Saya ingin memastikan setiap pekerjaan infrastruktur betul-betul berjalan cepat dan sesuai standar. Karena jalan dan drainase ini bukan sekadar proyek, tapi kebutuhan langsung masyarakat. Maka harus dikawal, tidak bisa dilepas begitu saja,” tegas Maulana.

Tinjauan tersebut mencakup wilayah-wilayah padat penduduk, seperti di RT 38, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah pengerjaan cor jalan sepanjang 80 meter, dan RT 03,Kelurahan Kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur pengerjaan cor jalan sepanjang 61 meter.

Tidak hanya mengecek pengerjaan jalan, pada setiap tinjauannya itu, Wali Kota Maulana juga turut meninjau sejumlah titik drainase yang dekat dengan pengerjaan jalan lingkungan tersebut.

Pembenahan ruas-ruas jalan merupakan program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Maulana-Diza Hazra Aljosha yang menargetkan pembenahan di 101 titik jalan berlubang.

Wali Kota berharap, seiring dengan berjalannya proses perbaikan ruas-ruas jalan oleh Pemerintah Kota Jambi, berbagai program pembangunan berbasis lingkungan juga dapat mulai digerakkan. Hal ini mencakup upaya menjaga kebersihan drainase dan lingkungan sekitar, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas kesehatan masyarakat.

Ia juga menyoroti antusiasme warga terhadap program Kampung Bahagia, sebuah pendekatan pembangunan berbasis komunitas yang mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian bersama. Program ini, menurutnya, telah mendapat sambutan hangat dari masyarakat sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

“Kepada camat dan lurah, saya harapkan untuk lebih sering turun langsung ke lapangan, agar bisa mendengar dan merespons secara langsung setiap aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa sejumlah kawasan menjadi prioritas dalam agenda perbaikan infrastruktur ke depan. Beberapa di antaranya adalah Jalan TP Sriwijaya, Jalan Panjaitan di kawasan Kebun Handil, akses menuju Pertamina Kenali Asam Bawah, serta Jembatan Sari Bakti yang saat ini mengalami penurunan konstruksi.

“Wilayah-wilayah tersebut menjadi prioritas karena banyaknya keluhan dari masyarakat. Seluruhnya akan mulai dikerjakan tahun ini dan telah masuk dalam rencana perbaikan 450 ruas jalan berstatus jalan kota,” ungkap Maulana.

“Kami akan terus melakukan peninjauan langsung ke lapangan, memastikan setiap ruas jalan yang sedang dan akan diperbaiki dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan,” lanjutnya.

Dalam tinjauannya, Wali Kota Maulana memastikan bahwa setiap pekerjaan jalan yang dilakukan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar yang telah ditetapkan, termasuk dari segi ketebalan konstruksi jalan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan, khususnya jalan-jalan lingkungan yang rawan mengalami kerusakan jika tidak digunakan secara bijak.

“Tolong dijaga penggunaannya. Jangan biarkan angkutan bertonase besar masuk ke jalan lingkungan,” pesan Maulana.

Turut mendampingi Wali Kota Jambi, Anggota DPRD Kota Jambi Abdul Gani, Kepala Dinas PUPR Momon Sukmana beserta jajaran, Camat Jambi Timur A Syukri, serta para Ketua RT wilayah tinjauan.(*)




Walikota Maulana : Sport Tourism Adalah Wajah Baru Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi terasa berbeda, Jumat (30/5/2025), saat deretan busur dan anak panah menghiasi arena dalam gelaran Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup Gelanggang Siginjai 2025.

Mengusung tema “Jaga Tradisi, Raih Prestasi”, kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Sebanyak 250 pemanah ambil bagian dalam kejuaraan ini. Tidak hanya dari dalam Provinsi Jambi, tapi juga dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta. Lebih membanggakan lagi, kehadiran peserta dari mancanegara, yakni Malaysia, yang menandai event ini telah memasuki level event bertaraf internasional, sebuah capaian awal yang membuka peluang lebih besar di masa depan.

Kehadiran peserta luar negeri tersebut menjadi bukti bahwa Kota Jambi telah mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga yang menarik minat mancanegara. Hal ini memperkuat posisi Jambi sebagai kota yang tidak hanya aktif dalam pembangunan, tetapi juga dalam diplomasi budaya dan olahraga melalui sport tourism.

Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dengan melepas tembakan anak panah ke arah sasaran sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Dalam keterangannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekedar kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai luhur warisan budaya.

“Selamat bertanding untuk semua peserta. Kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, atas nama pemerintah saya ucapkan apresiasi dan terima kasih. Siapapun pemenangnya nanti, jadikanlah motivasi dan teruslah berlatih,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan bahwa ajang ini merupakan peluang emas untuk mengasah kemampuan sekaligus mentalitas atlet.

“Kejuaraan panahan Wali Kota Jambi Cup 2025 ini juga merupakan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan kemampuan, serta mentalitas sebagai atlet melalui kompetisi, karena pengalaman merupakan guru terbaik,” lanjutnya.

Lebih jauh, Maulana menggarisbawahi bahwa olahraga panahan bukan hanya tentang fisik dan teknik, tapi juga tentang nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

“Orangtua juga berperan penting untuk memperkenalkan olahraga panahan ini kepada generasi muda tidak hanya dari sisi olahraganya, namun juga dari sisi keagamaan yang masuk ke dalam sunnah Nabi,” ungkapnya.

“Selain itu juga ada berkuda dan berenang, yang beberapa hari lalu juga kita lakukan kejuaraannya lomba renang berskala nasional,” lanjutnya.

Di sisi lain, kejuaraan ini juga menjadi sarana promosi Kota Jambi kepada para peserta, baik dalam konteks budaya, pariwisata, maupun ekonomi.

“Kami mengadakan event-event ini juga sebagai langkah sport tourism untuk meningkatkan kunjungan dan mengenalkan Jambi di kancah regional, nasional maupun internasional,” jelas Maulana.

“Sebagai insan olahraga, saya berpesan jaga terus sportivitas untuk membentuk karakter dan generasi muda yang tangguh,” pesannya.

Ia juga berharap berbagai kegiatan yang terselenggara dalam rangka HUT Kota Jambi tahun ini dapat memberikan efek positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Melalui berbagai rangkaian kegiatan, termasuk hiburan rakyat yang akan menghadirkan artis-artis ternama dari ibu kota pada puncak peringatan HUT Kota Jambi, kami optimis hal ini akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan aktivitas masyarakat serta menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Kejuaraan ini mempertandingkan empat kategori, yakni Umum Putra, Umum Putri, U-18 dan U-14 putra-putri. Turnamen ini tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi, tetapi juga memperkuat warisan budaya dan nilai keagamaan. Panahan sebagai olahraga yang dianjurkan dalam Islam, menjadi sarana mendidik kesabaran, ketepatan, dan konsentrasi tinggi, serta wujud pengingat akan pentingnya upaya dan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Turut hadir dalam pembukaan kejuaraan ini, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Moncar Widaryanto, Asisten Administrasi Umum M. Jaelani, jajaran Kepala OPD, serta Ketua Patih Indonesia Regional Jambi, David Teguh Ibnu Khajar selaku Ketua Pelaksana, dan seluruh peserta kejuaraan.(*)




Walikota Maulana : Danau Sipin Harus Jadi Ikon Wisata Unggulan Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ribuan warga memadati Kawasan Wisata Danau Sipin, Kamis (29/5/2025), untuk menyaksikan Lomba Pacu Perahu Tradisional dan Ketek Hias.

Event tahunan yang selalu dinanti ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Perpaduan antara olahraga air dan atraksi budaya ini tak hanya menjadi magnet wisata, tetapi juga ajang adu prestasi bagi para pendayung.

Antusiasme tinggi juga tampak dari geliat pelaku ekonomi kreatif di sekitar Danau Sipin, yang turut merasakan dampak positif dari kunjungan masyarakat yang membludak.

Tahun ini, lomba pacu perahu diikuti 34 tim yang terbagi dalam tiga kategori : Tipe A (25 pendayung) diikuti 13 tim, sementara Tipe B (15 pendayung) diikuti 13 tim dan Kategori Emak-Emak (5 pendayung) diikuti sebanyak 8 tim.

Sementara, lomba Ketek Hias diikuti 10 tim dari berbagai kecamatan di Kota Jambi. Semuanya menampilkan kreativitas luar biasa, memamerkan dekorasi ketek yang memikat dan sarat pesan budaya.

Puncak kegiatan yang dimulai sejak siang itu turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang melepas para finalis di babak akhir lomba pacu perahu.

Keduanya juga menyerahkan hadiah dan piala bagi para pemenang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan potensi strategis Danau Sipin sebagai destinasi unggulan Kota Jambi.

“Danau Sipin adalah kawasan wisata alam yang luar biasa. Tidak banyak kota di dunia yang punya danau di tengah kota. Karena itu, event-event pariwisata berbasis ekowisata harus terus kita dorong untuk mendukung pelestarian alam sekaligus ekonomi masyarakat,” ujar Maulana.

Ia juga mengungkapkan rencana besar Pemkot Jambi membangun jalan layang wisata sepanjang 2,5 km dari Teluk Kenali-Danau Sipin-Pulau Pandan hingga Angso Duo yang akan berdampingan dengan Sungai Batanghari.

“Proposal sudah saya ajukan langsung ke kementerian dan gubernur. Kita siap patungan, yang penting bisa berdampak pada pariwisata dan juga mengurai kemacetan. Jalan ini akan dilengkapi lampu hias sehingga bisa dinikmati pada malam hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maulana juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan fasilitas Danau Sipin dan menjadikannya ikon wisata unggulan Kota Jambi.

“Dengan banyaknya kegiatan seperti ini, kita bisa mempromosikan daerah, menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga menciptakan peluang ekonomi baru,” tambahnya.

Ia menutup pernyataan dengan pesan penting tentang menjaga lingkungan:

“Sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, kita harus terus mendorong kegiatan seperti ini. Tapi ingat, tetap jaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan, demi terwujudnya Kota Jambi Bahagia,” tegasnya.

Acara tersebut juga dihadiri Forkopimda Kota Jambi, Ketua TP PKK Nadiyah Maulana, Sekda A. Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi, Ketua DWP Sri Hartati Ridwan, serta tamu spesial, sutradara nasional Aditya Gumay yang akan mengangkat kisah Pilkate Serentak Kota Jambi ke layar lebar dalam film bertajuk Pilkaret BAHAGIA.

Berikut Daftar Pemenang Lomba Pacu Perahu dan Ketek Hias Dalam Rangka HUT Kota Jambi Tahun 2025 :

Lomba Pacu Perahu

Kategori Tipe A :

1. Seniman Air

2. Setara Dinda Rizzo A

3. Jasa Mulya

4. Dewa Ruci

Kategori Tipe B :

1. Setara Dinda Rizzo 2

2. Perkim Kota Jambi

3. Pemuda Tanjung Pasir

4. Semok Junior

Kategori Emak-emak :

1. Dinda Rizzo A

2. Seniman Air

3. Tuan Keramat

4. Dinda Rizzo B

Lomba Ketek Hias :

1. Kecamatan Telanaipura

2. Kecamatan Danau Sipin

3. Kecamatan Jambi Selatan

4. Kecamatan Pasar

5. Kecamatan Danau Teluk

6. Kecamatan Jelutung




Goro Bersama Warga, Walikota Maulana Ajarkan Bahwa Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepemimpinan yang baik dimulai dari memberi contoh. Itulah yang dilakukan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat turut serta dalam kegiatan gotong royong bersama warga di RT 26, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, pada Kamis pagi (29/5/2025). Di tengah suasana hari libur, Wali Kota Jambi itu hadir bukan hanya meninjau, tapi ikut turun langsung membersihkan lingkungan, menegaskan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

Dengan penuh semangat dan keakraban, Wali Kota Maulana membersihkan sejumlah titik rawan sampah, bahkan turut mengangkut langsung tumpukan sampah liar yang dibuang sembarangan. Aksi tersebut bukan hanya bentuk keteladanan, tapi juga pesan kuat bahwa kebersihan lingkungan adalah kunci utama mencegah banjir di Kota Jambi.

“Drainase ini tidak cukup menampung air, makanya sering terjadi banjir. Saya sudah minta pihak teknis segera melakukan pelebaran saluran sebagai solusi jangka pendek,” ujar Wali Kota saat meninjau langsung sistem drainase di kawasan tersebut.

Didampingi Camat dan Lurah se-Kecamatan Alam Barajo, Wali Kota Maulana juga meninjau beberapa titik rawan banjir, terutama yang dipicu oleh penyumbatan saluran air akibat sampah plastik dan endapan.

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa persoalan sampah akan diatasi melalui skema baru pengelolaan berbasis rumah tangga. Lewat program Kampung Bahagia, Pemkot Jambi mendorong sistem pengelolaan sampah tertutup, dimulai dari sumber utamanya, rumah tangga.

“Dalam Paripurna HUT Kota kemarin, kita sudah menandatangani kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendirikan perusahaan pengelola sampah di TP Talang Gulo. Nantinya, sampah tidak lagi jadi masalah, tapi punya nilai ekonomi,” jelas Maulana.

Langkah cepat dan kepedulian langsung Wali Kota Maulana mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak yang mengaku senang karena merasa diperhatikan oleh pemimpinnya secara nyata, bukan hanya lewat kebijakan di balik meja.

“Kami merasa diperhatikan. Harapannya kolaborasi seperti ini terus berjalan agar kampung kami jadi kampung yang bahagia dan bebas banjir,” ungkap salah satu warga.

Usai gotong royong di Kenali Besar, Wali Kota Maulana juga menyempatkan meninjau pekerjaan normalisasi drainase dan perbaikan jalan di kaawasan Jalan Sunan Giri, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, lokasi yang kerap dikeluhkan warga akibat banjir dan jalan rusak.

“Sedikit demi sedikit, satu demi satu masalah akan kita urai, kita selesaikan,” tegas Maulana dalam tinjauannya.

Ia kembali menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air yang dapat menyumbat drainase dan memperparah genangan.

“Normalisasi ini percuma kalau budaya buang sampah sembarangan masih terjadi. Maka dari itu, mari kita ubah bersama. Mulai dari rumah, mulai dari diri sendiri,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Wali Kota juga mengajak seluruh Ketua RT agar menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan pentingnya memilah sampah dari rumah serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kami berharap Ketua RT bisa mengedukasi warga. Kita ingin, ke depan, tak ada lagi tumpukan sampah di pinggir jalan atau TPS sementara. Mari kita bangun budaya bersih demi Kota Jambi yang sehat dan bahagia,” tutupnya.

Melalui aksi nyata seperti ini, Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, menyelesaikan masalah dari hulunya, demi terwujudnya Kota Jambi BAHAGIA : Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera.(*)