Inovatif! Model Jargas Mandiri Kota Jambi Diapresiasi Kementerian ESDM

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Isu kedaulatan energi menjadi salah satu fokus strategis dalam kepemimpinan Wali Kota Jambi mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia. Komitmen serius untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sebagai penopang ketahanan ekonomi masyarakat daerah, kembali ditegaskan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Kedatangan Wali Kota Maulana disambut langsung oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Laode Sulaeman. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Maulana menekankan urgensi pembangunan dan perluasan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kota Jambi. Menurutnya, Jargas bukan sekadar solusi energi ramah lingkungan, tetapi juga berdaya ungkit besar terhadap penguatan ekonomi keluarga dan efisiensi pengeluaran rumah tangga masyarakat.

Lebih dari itu, kunjungan ini merupakan bagian dari langkah nyata Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung implementasi strategi nasional menuju kedaulatan energi, dengan menjadikan Kota Jambi sebagai salah satu daerah pionir dalam pemanfaatan energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami terus berupaya untuk melakukan penambahan sambungan rumah yang bersumber dari APBN, yang saat ini di Kota Jambi baru ada 13.000 sambungan. Dari jumlah tersebut tentunya masih sangat jauh dari jumlah keseluruhan rumah tangga yang ada di Kota Jambi sebanyak 250.000 dan semua membutuhkan Jargas tersebut,” ujarnya.

Dengan kebutuhan masyarakat yang sangat tinggi terhadap gas bumi, Maulana menegaskan, Pemerintah Kota Jambi juga telah melakukan upaya lainnya, yaitu membangun jargas secara mandiri.

“Sistemnya kita awali dengan melakukan inisiasi kerja sama antara BUMD Siginjai Sakti bersama PT. Pertagas Niaga (PTGN). Jargas mandiri ini ditujukan untuk menutupi kekurangan akan sambungan rumah, selain bersumber dari APBN, terutama untuk sektor komersil” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jambi Maulana, menyampaikan kabar menggembirakan bagi masyarakat. Pemerintah Kota Jambi berhasil memperoleh tambahan alokasi sebanyak 13.000 sambungan rumah untuk program jaringan gas rumah tangga yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Alhamdulillah, Kota Jambi kembali mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Pusat melalui tambahan kuota Jargas sebanyak 13.000 sambungan rumah. Ini adalah kabar baik bagi masyarakat kita. Insya Allah, program ini akan segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata, akses gas rumah tangga yang lebih murah, aman, dan ramah lingkungan,” ungkap Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Laode Sulaeman, menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Wali Kota Jambi dan jajaran Pemerintah Kota Jambi atas inisiatif progresif yang telah dilakukan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul langkah strategis Pemkot Jambi yang menggagas kerja sama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Siginjai Sakti dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam rangka pengembangan Jaringan Gas (Jargas) mandiri di Kota Jambi.

“Biasanya, pemerintah daerah datang untuk mengajukan permohonan alokasi bantuan. Namun kali ini berbeda. Belum pernah ada daerah yang datang dengan membawa inisiatif kerja sama BUMD untuk membangun Jargas secara mandiri. Ini langkah luar biasa, dan saya sangat mengapresiasi upaya tersebut,” ungkap Laode.

Pemanfaatan gas bumi di Kota Jambi tidak hanya penting untuk mendukung kemandirian energi, tetapi juga sebagai bagian dari transisi menuju energi yang bersih, efisien, ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Kota Jambi tercatat sebagai salah satu dari 15 daerah di Indonesia yang memperoleh tambahan alokasi sambungan rumah untuk program Jargas rumah tangga. Penetapan ini didasarkan pada hasil survei kelayakan yang telah dilaksanakan pada tahun 2024, yang menunjukkan kesiapan teknis dan potensi pemanfaatan jaringan gas oleh masyarakat Kota Jambi.

Pembangunan Jaringan Gas Bumi Perkotaan (City Gas) di Kota Jambi telah dimulai sejak tahun 2012. Meskipun pada tahap awal implementasinya sempat menghadapi sejumlah kendala teknis dan operasional, program ini kini berkembang menjadi salah satu alternatif sumber energi yang bersih, aman, dan ekonomis bagi masyarakat perkotaan di Kota Jambi.

Hingga saat ini, jumlah total sambungan rumah tangga Jargas di Kota Jambi telah mencapai 13.226 pelanggan, dengan 11.025 di antaranya merupakan pelanggan aktif yang secara rutin memanfaatkan layanan ini dalam kebutuhan energi rumah tangga sehari-hari.

Turut hadir dalam kunjungan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ardi, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Hendra Saputra, serta para Kepala BUMD Kota Jambi terkait.(*)




Konser Musik Terbesar di Jambi Juni Ini, Siap-Siap Nyanyi Bareng NDX AKA & The Changcuters

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Konser musik paling dinanti di Jambi, Singphoria SKJ (Semua Kangen Jambi) Volume 5, tinggal menghitung hari.

Event musik tahunan ini akan digelar pada Minggu malam, 15 Juni 2025, di Lapangan Bandara Lama, Jambi.

Dalam edisi kelima ini, Singphoria SKJ menghadirkan sejumlah musisi papan atas nasional seperti NDX AKA, The Changcuters, Mr. Jono & Joni, hingga Lavora.

Acara ini dipastikan menjadi momen istimewa bagi warga Jambi dan sekitarnya yang rindu hiburan musik langsung.

Singphoria SKJ Vol. 5 merupakan bagian dari rangkaian konser rutin tahunan yang menjadi ajang nostalgia dan hiburan bagi masyarakat Jambi.

Dengan tema “Musik Ambyar, Semua Kangen Jambi”, konser ini menyatukan penikmat musik lintas generasi dalam satu panggung spektakuler.

Harga Tiket Singphoria SKJ Vol. 5 dan Cara Pembelian

Tiket konser Singphoria Jambi 2025 sudah dapat dibeli secara online melalui situs resmi: https://singphoria.id/skj/.

Selain itu, tiket juga tersedia secara offline lewat mobil tiket box yang beroperasi di sejumlah titik strategis di Kota Jambi.

Kategori dan Harga Tiket:

  • Festival: Rp115.000

  • VIP: Rp220.000

Promo Tiket Festival:

  • Beli 2 tiket hanya Rp210.000

  • Beli 3 tiket hanya Rp300.000

Giveaway Tiket VIP dan Akses Backstage Gratis

Tak hanya menawarkan pengalaman konser meriah, panitia Singphoria SKJ 2025 juga menggelar giveaway tiket VIP gratis lengkap dengan akses backstage untuk para penggemar setia.

“Kami ingin memberikan apresiasi bagi para penonton setia Singphoria. Melalui giveaway ini, kami siapkan 6 tiket VIP dengan backstage pass untuk 3 pemenang,” ujar panitia, Rabu (12/6/2025).

Cara Ikut Giveaway Singphoria:

  1. Follow akun Instagram resmi: @singphoria.id

  2. Unggah video/foto keseruan saat nonton Singphoria SKJ edisi mana pun ke feed atau reels

  3. Tag dan mention @singphoria.id

  4. Pastikan akun Instagram tidak dalam mode privat

Pemenang akan diumumkan melalui akun resmi Instagram @singphoria.id.

Penyelenggara mengimbau para pengunjung untuk datang lebih awal demi kenyamanan bersama dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Pastikan juga untuk mengikuti petunjuk keamanan dari panitia di lokasi.(*)




Ketua Paguyuban Pedagang Pakubuwono Jambi: Kami Tolak Relokasi, Tapi Siap Ditata

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Penolakan terhadap rencana relokasi pedagang di kawasan Jalan Pakubuwono, Talang Banjar, Kota Jambi terus disuarakan.

Kali ini, pernyataan tegas datang dari Ketua Paguyuban Pedagang Pakubuwono, Ismansyah, yang menyatakan bahwa mayoritas pedagang sepakat menolak dipindahkan dari lokasi mereka saat ini.

Menurut Ismansyah, relokasi yang direncanakan pemerintah berisiko besar terhadap kelangsungan ekonomi para pedagang kecil yang sudah lama mencari nafkah di wilayah tersebut.

“Kalau memang niatnya penataan, kami mendukung. Tapi kalau dipindahkan, kami tolak. Kami siap diatur, siap ditertibkan, tapi tetap di lokasi kami sekarang. Jangan sampai kebijakan ini mematikan ekonomi rakyat kecil,” tegas Ismansyah kepada media, Kamis (12/6).

Ia menambahkan bahwa pedagang tidak menolak adanya penataan atau upaya penertiban.

Namun meminta agar tidak ada pemindahan lokasi secara sepihak yang bisa berdampak pada mata pencaharian warga.

Paguyuban pedagang juga meminta agar Pemerintah Kota Jambi membuka ruang dialog terbuka dengan semua pihak terdampak sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut.

“Kami hanya ingin didengar. Jangan ambil keputusan yang merugikan kami tanpa ada musyawarah,” lanjutnya.

Sebelumnya, Camat Jambi Timur menyebutkan bahwa pihaknya hanya akan melakukan penataan dan pembersihan, bukan relokasi.

Meski demikian, kekhawatiran para pedagang masih kuat menyusul minimnya kejelasan mengenai lokasi baru dan dampaknya terhadap ekonomi lokal.(*)




Penertiban Pedagang Jalan Pakubuwono Talang Banjar Jambi Ditunda, Ini Penjelasan Camat Jambi Timur

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Rencana penertiban dan penataan pedagang di kawasan Jalan Pakubuwono, Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/6) kemarin, resmi ditunda akibat cuaca hujan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Jambi Timur, Syukri, yang menyebut kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melakukan penertiban di lapangan.

“Kami tunda, lantaran kondisi cuaca hujan,” ujar Syukri kepada media, Kamis (12/6).

Sementara itu, terkait dengan penolakan sejumlah pedagang atas rencana tersebut, Syukri menjelaskan bahwa, pihak kecamatan telah melakukan pendekatan secara persuasif dan menyampaikan maksud dari kegiatan tersebut.

“Kami sudah lakukan sosialisasi dengan pendekatan yang baik. Tidak ada pemindahan pedagang, kami hanya akan menata dan membersihkan lokasi,” jelasnya.

Penertiban ini sebelumnya menuai reaksi dari pedagang di sekitar Jalan Pakubuwono, yang mengira langkah tersebut merupakan bagian dari relokasi atau pemindahan usaha mereka ke lokasi lain.

Namun, Syukri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan relokasi, melainkan bagian dari upaya menjaga ketertiban, kebersihan, dan estetika kawasan perdagangan di Talang Banjar.

Hingga saat ini, belum ada informasi lanjutan mengenai jadwal penertiban berikutnya setelah penundaan tersebut.(*)




Tolak Direlokasi, Pedagang di Pakubowono Talang Banjar: Kami Bukan Pembangkang

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Rencana relokasi ratusan pedagang di kawasan Jalan Pakubuwono, Talang Banjar, Kota Jambi, menuai penolakan tegas dari para pedagang.

Mereka menyatakan akan tetap bertahan di lokasi saat ini dan menolak dipindahkan ke tempat baru, apapun alasan yang disampaikan pemerintah.

Saat ini, terdapat sekitar 300 pedagang dan lebih dari 100 ruko yang aktif beroperasi di sepanjang Jalan Pakubuwono.

Para pedagang menilai lokasi relokasi yang ditawarkan pemerintah terlalu jauh dan tidak menjanjikan perkembangan usaha yang lebih baik.

Salah satu pedagang sayur, Eva, mengatakan bahwa penolakan ini bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan bentuk keprihatinan atas keberlangsungan usaha mereka.

“Kami bukan pembangkang. Tapi kami berdagang dari dulu di sini, bahkan orang tua kami juga dulu jualan di tempat ini. Lokasi yang ditawarkan terlalu jauh dan tidak sesuai kebutuhan. Banyak dari kami tidak mampu beli atau sewa tempat baru,” ujar Eva, Kamis (12/6).

Hal senada juga disampaikan oleh Yanti, seorang pedagang ayam.

Ia menilai relokasi justru berpotensi mematikan mata pencaharian para pedagang kecil.

“Tempat baru yang katanya disiapkan itu nggak layak, jauh, dan nggak ada pembeli. Kalau kami dipindahkan, bisa-bisa kehilangan penghasilan,” jelas Yanti.

Para pedagang berharap Pemerintah Kota Jambi bisa membuka ruang dialog dan mempertimbangkan kembali keputusan relokasi, agar tidak memberatkan masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.(*)




Diduga Tak Punya Dana untuk Fotocopy, Ujian Akhir di SDN 161 Kota Jambi Sempat Tertunda, Ini Keterangan Kepala Sekolah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Terkait informasi yang menyebutkan tertundanya pelaksanaan ujian di SD Negeri 161 Kecamatan Paal Merah, Kepala Sekolah Tolan Abidin angkat bicara dan membantah adanya kelalaian.

Saat dihubungi pada Kamis (12/6/2025), Tolang menegaskan bahwa ujian tetap berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Jambi.

“Kami tetap melaksanakan ujian sesuai ketentuan. Tidak ada yang ditunda,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pada Rabu (11/6), sejumlah siswa tidak mengikuti ujian karena tidak tersedia soal.

Sumber menyebut hal tersebut dipicu oleh belum dibayarnya biaya fotokopi naskah soal, meski sekolah memiliki alokasi dana BOS.

Namun, pernyataan berbeda datang dari pihak sekolah. Seorang staf administrasi menyebutkan bahwa kegiatan ujian berjalan normal dan tidak ada kelas yang kosong.

“Kami ujian kok, tidak ada yang kosong,” katanya singkat.

Pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi melalui Kepala Bidang SD, Yulita, menyatakan bahwa mereka belum menerima laporan resmi terkait hal ini, namun akan segera melakukan pengecekan langsung ke sekolah.

“Besok akan saya cek ke sekolah. Jika memang tidak ujian, tentu itu melanggar ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

tiktok embed code

Sebagai informasi, pelaksanaan ujian semester untuk tingkat SD di Kota Jambi telah dijadwalkan sejak 10 Mei 2025 lalu.(*)




SD di Paal Merah Sempat Gagal Gelar Ujian, Siswa Malah Disuruh Menggambar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, dilaporkan mengalami keterlambatan dalam pelaksanaan ujian sekolah, yang seharusnya dilaksanakan pada awal pekan ini.

Kondisi ini menuai keluhan dari sejumlah siswa dan orang tua, karena dianggap merugikan proses belajar-mengajar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini pada Rabu (11/6), sejumlah siswa mengaku tidak mengikuti ujian sebagaimana jadwal yang telah ditentukan.

Mereka bahkan menyebutkan bahwa pada hari ujian, tidak ada soal yang dibagikan. Sebagai gantinya, siswa justru diminta untuk menggambar di kelas.

“Harusnya ujian hari Rabu kemarin, tapi tidak jadi karena katanya belum ada kertas soal. Jadi kami malah disuruh menggambar saja,” ungkap salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya.

Saat media ini mendatangi sekolah yang bersangkutan untuk mengkonfirmasi keterlambatan ujian, kepala sekolah tidak berada di tempat.

Menurut keterangan beberapa pegawai sekolah, kepala sekolah sedang dinas luar kota.

“Kepala sekolah sedang ada urusan dinas di luar, jadi tidak bisa ditemui,” ujar salah satu staf administrasi sekolah.

“Kami ujian kok, tidak ada yang kosong,” kilah seorang staf, Kamis 12 Juni 2025.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi terkait insiden ini.

Keterlambatan pelaksanaan ujian sekolah diharapkan tidak mengganggu jadwal akademik siswa, apalagi menyangkut kelulusan dan penilaian akhir.(*)




Kelurahan Budiman Tampil Percaya Diri Wakili Kota Jambi, Optimis Raih Juara Tingkat Provinsi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bentuk dukungan kepada Lurah berprestasi Kota Jambi, Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG., turun langsung menghadiri ekspos Lurah Budiman dihadapan Tim Penilai dari Provinsi Jambi dalam rangka penilaian lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025, pada Rabu pagi (11/6/2025)

Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Budiman, Kecamatan Jambi Timur, Lurah Budiman Metty Novitasari, S.STP., didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Budiman, Dewi Arry Koerniati, A.Md., tampil percaya diri dan penuh optimisme dalam mempresentasikan berbagai program unggulan yang telah dan tengah dijalankan untuk membangun wilayahnya.

Berbagai inovasi yang dipaparkan dinilai mampu membawa kemajuan signifikan bagi Kelurahan Budiman dan menjadikannya sebagai salah satu kelurahan terbaik di Kota Jambi.

“Salah satu potensi yang dioptimalkan adalah peran Kelurahan Budiman sebagai sentra UMKM dan kuliner. Potensi ini dimanfaatkan secara maksimal melalui peningkatan kreativitas warga, khususnya dalam menghasilkan produk kerajinan tangan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi ibu-ibu rumah tangga dan remaja di lingkungan setempat,” sebut Lurah Budiman Metty Novitasari.

Metty menambahkan, TP PKK juga memiliki program kerja unggulan seperti Koinku Surgaku, Pengembangan SPS, Kreasi Makanan Tambahan Balita, hingga gerakan Posyandu Terintegrasi atau Poster.

“Seluruh program ini dijalankan dengan semangat gotong-royong oleh masyarakat di seluruh RT yang ada di Kelurahan Budiman,” tambahnya.

Salah satu inovasi unggulan Kelurahan Budiman lainnya, adalah Taman PKK, yang dikembangkan sebagai Taman Edukasi Hydroponik. Taman ini jelas Metty, memiliki beberapa manfaat penting, antara lain sebagai sarana edukasi masyarakat untuk menanam sayuran sehat dengan sistem hydroponik. Selain itu, media ini juga dapat mendorong peningkatan ketersediaan pangan bersih dan bergizi bagi warga sekitar.

“Yang tak kalah menarik, di Kelurahan Budiman juga terdapat Cafe Amanda, sebuah usaha warga yang unik karena dibangun di atas instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal,” jelasnya.

Cafe ini lanjutnya, tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga simbol kreativitas warga dalam mengelola lingkungan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat dengan mempekerjakan warga setempat dalam pengelolaannya.

“Inovasi lainnya adalah sistem pengelolaan sampah tertutup berbasis komunitas. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara warga, RT, dan LPM, serta didukung oleh tiga unit motor roda tiga. Kendaraan ini digunakan untuk membersihkan lingkungan dan jalan pada pagi hari, mengangkut sampah rumah tangga dari rumah ke rumah pada sore hari, membuangnya ke depo sampah terdekat,” kata Metty.

“Atas nama warga Kelurahan Budiman, kami menyampaikan komitmen kuat untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi mendukung program Bapak Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia menuju Jambi Mantap 2030 dan Indonesia Emas 2045,” ucap Lurah Budiman itu penuh optimis.

Sementara itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana mengatakan, Kelurahan Budiman diutus sebagai perwakilan Kota Jambi setelah sebelumnya meraih nilai tertinggi dalam serangkaian penilaian oleh tim penilai Kelurahan Berprestasi Tingkat Kota Jambi.

“Kelurahan ini memiliki keunggulan dalam pemberdayaan masyarakatnya. Meski berada ditengah Kota yang padat, namun budaya gotong-royong dan soliditas masyarakat sangat tinggi hingga bisa menyatu meski berbeda keyakinan, hal inilah yang kemudian menghasilkan progam-program yang partisipatif dan kolaboratif,” kata Maulana.

“Dengan prestasi tersebut, kita optimis bisa menjadi yang terbaik dan berprestasi ditingkat Provinsi Jambi,” lanjutnya.

Maulana menyebut sejumlah program dan inovasi dari Kelurahan Budiman yang dinilainya dapat menjadi percontohan, tidak hanya untuk Kota Jambi, namun juga wilayah lain di Provinsi Jambi.

“Salah satunya sejalan dengan program nasional, yakni program penurunan stunting dengan upaya perbaikan gizi dan lingkungan,” sebutnya.

Sementara dalam konteks lingkungan, kelurahan ini memiliki sistem pengelolaan sampah tertutup berbasis komunitas yang telah berjalan selam 5 tahun.

“Dan ini merupakan mimpi kita agar tidak ada lagi TPS liar di Kota Jambi,” lanjutnya.

Inovasi lainnya yang mengantarkan Kelurahan Budiman sebagai perwakilan Kota Jambi di tingkat Provinsi adalah dapat mengoptimalkan lahan yang tidak termanfaatkan, sehingga mempunyai nilai ekonomi.

“Di sini, keluarga kurang mampu, termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah graduasi, didorong untuk mandiri dengan memanfaatkan lahan yang ada. Hasilnya, mereka tidak hanya berhasil keluar dari kelompok penerima bantuan, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Ini merupakan capaian yang sangat positif, sejalan dengan kemajuan TP PKK dan P2K Kelurahan yang juga terus berkembang di wilayah ini,” terang Maulana.

Dengan berbagai inovasi yang ditampilkan, Wali Kota Maulana optimis bahwa upaya tersebut selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi, hingga Pemerintah Pusat.

“Ini sangat linear dengan visi-misi Saya sebagai Wali Kota, juga sejalan dengan arahan Pak Gubernur serta Bapak Presiden, khususnya dalam konteks pemberdayaan masyarakat. Semua bermuara pada satu tujuan, guna menciptakan kebahagiaan masyarakat dan turut mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkas Maulana.

Sebelumnya, Tim Penilai Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Jambi, Basrie, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Ini adalah tahapan akhir, setelah dilakukan ditingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota yang akan dijadikan percontohan atau rujukan di Provinsi Jambi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari proses penilaian dan evaluasi, dirinya menjelaskan bahwa terdapat sejumlah bidang utama yang menjadi fokus, meliputi bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

“Dari masing-masing bidang tersebut, penilaian akan dijabarkan ke dalam sejumlah indikator, seperti pendidikan, kesehatan masyarakat, partisipasi warga, serta pemberdayaan masyarakat,” ujarnya singkat.

Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2025 ini mengangkat tema ; “Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema ini mengandung makna bahwa desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam menggali potensi lokal serta memberdayakan masyarakat secara aktif, guna mendukung ketahanan pangan nasional sebagai fondasi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekda A Ridwan, Kepala DPMPPA Noverintiwi Dewanti, Kasat Pol PP Feriyadi, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sri Hartati Ridwan, Camat Jambi Timur A Syukri Ahkam beserta jajaran, serta para Ketua RT, Tokoh Masyarakat dan Lembaga Adat Kelurahan Budiman.(*)




Langkah Maju Pendidikan PAUD: Setiap Kecamatan di Kota Jambi Akan Punya TK Negeri

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., resmi membuka kegiatan lomba Ecoprint Anak Usia Dini Kota Jambi yang digelar Dinas Pendidikan bersama Bunda PAUD Kota Jambi berlangsung di lapangan utama kantor Wali Kota Jambi, pada Rabu pagi (11/6/2025).

Kegiatan ini disambut meriah oleh lebih dari 1.500 anak usia dini di Kota Jambi. Lomba Ecoprint menjadi ajang ekspresi kreativitas yang menanamkan nilai harmoni, cinta lingkungan, dan kepedulian terhadap alam sejak dini.

Lomba Ecoprint Anak Usia Dini ini juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun. Pada kesempatan ini, Pemkot Jambi juga meresmikan tiga sekolah taman kanak-kanak yang sebelumnya berstatus swasta, kini resmi beralih menjadi negeri. Ketiganya adalah ; TK Negeri Pembina 3 di Kecamatan Jambi Selatan (sebelumnya TK Pertiwi 3), TK Negeri Pembina 4 di Kecamatan Danau Teluk (sebelumnya TK Pertiwi 9) ; dan TK Negeri Pembina 5 di Kecamatan Jelutung (sebelumnya TK Pertiwi 12).

Seluruh satuan pendidikan ini kini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki anak usia dini, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Jambi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Jambi tidak hanya mendorong semangat belajar anak-anak, tetapi juga menguatkan karakter generasi penerus dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia, selaras dengan semangat Indonesia Hebat.

Usai kegiatan itu, dalam keterangannya, Wali kota Maulana menyampaikan apresiasinya atas diselenggarakannya kegiatan Ecoprint Anak Usia Dini tersebut. Katanya, kegiatan itu dapat mendorong kreativitas anak-anak usia dini dalam mencintai alam dan lingkungan.

Maulana juga mengatakan, dengan dilaunchingnya tiga Sekolah TK Negeri, saat ini Pemerintah Kota Jambi telah memiliki 5 TK Negeri.

“Ini merupakan wujud kehadiran Pemerintah bagi masyarakat untuk menjamin program wajib belajar satu tahun sebelum anak masuk SD,” kata Maulana.

Tidak hanya sebagai investasi dunia dan akhirat, Maulana juga menegaskan bahwa anak adalah investasi masa depan, keberhasilan dan kesuksesannya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 ditentukan dari saat ini yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa dimasa datang.

“Oleh karena itu, kami sangat mendukung pendidikan wajib belajar 13 tahun dan itu menjadi prioritas, karena pendidikan PAUD adalah dasar pembentukan karakter anak-anak,” tegas Maulana.

Mendukung layanan PAUD berkualitas itu, Wali Kota Maulana juga menyebut Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memastikan tenaga pendidik memiliki pengalaman dan pendidikan yang cukup.

“Kita ketahui banyak tenaga pendidik yang belum sarjana, maka dari itu kami akan dorong melalui program beasiswa atau apapun, agar mereka bisa sarjana dibidang pendidikan PAUD, karena itu sangat penting. Kalau guru-guru berkualitas insyaAllah anak-anak kita mendapatkan pendidikan berkualitas pula,” sebutnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menjelaskan empat program prioritas dalam mendukung layanan PAUD. Pertama; Deteksi dini pertumbuhan anak dari lahir, Kedua; Parenting untuk memahami tugas dan peranan seorang ibu, Ketiga; Gizi seimbang dan kesehatan dasar menjadi prioritas, dan Keempat; Menyiapkan satuan pendidikan PAUD yang berkualitas dan holistik, dengan memberikan ruang seluas-luasnya secara inklusif.

“Dengan hal ini kami menargetkan dan telah meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk bisa menyiapkan satu PAUD Negeri disetiap Kecamatan yang berkualitas, dengan tujuan agar anak-anak yang lahir dari keterbatasan ekonomi wajib mendapatkan pendidikan PAUD satu tahun secara gratis,” jelasnya.

“Selain itu, jika memungkinkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kita akan menyiapkan pejabat-pejabat khusus yang menangani pendidikan anak usia dini, agar lebih fokus dan memiliki tanggung jawab yang jelas. Harapannya, program Kota Jambi Bahagia ke depan dapat berjalan lebih akseleratif dan tepat sasaran,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Jambi, dokter Nadiyah Maulana, menyampaikan bahwa Lomba Ecoprint bagi anak-anak PAUD ini merupakan ajang yang sangat positif untuk melatih keterampilan, keberanian, serta kreativitas anak sejak dini. Kegiatan ini juga memberikan dampak penting dalam menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dikembangkan dan diperluas, agar anak-anak PAUD semakin termotivasi, tumbuh dalam suasana kompetisi yang sehat, dan memiliki karakter yang kuat sejak usia dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nadiyah menegaskan bahwa dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Kota Jambi terus menggiatkan sosialisasi pentingnya pendidikan anak usia dini. Hal ini penting, karena pendidikan PAUD kini juga menjadi salah satu syarat bagi anak untuk melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

“Pendidikan PAUD jangan lagi dianggap sekadar tempat bermain semata. PAUD adalah tahap awal yang sangat penting dalam membentuk pondasi karakter dan kemampuan anak. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan mereka,” tegasnya.

Ia juga menyambut baik rencana Pemerintah Kota Jambi untuk menghadirkan sekolah TK negeri di setiap kecamatan. Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan hadirnya negara dan pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan yang lebih merata dan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Saya sebagai Bunda PAUD Kota Jambi akan terus berupaya sekuat tenaga untuk menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas bagi anak-anak usia dini. Alhamdulillah, Bapak Wali Kota Jambi sangat mendukung penuh komitmen ini,” tutupnya.

Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kadis Pendidikan Kota Jambi Mulyadi menyampaikan, bahwa kegiatan lomba Ecoprint Anak Usia Dini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis karakter dan lingkungan yang relevan dengan dunia anak.

“Sebagai pelaksana kebijakan teknis di bidang pendidikan, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini, Dinas Pendidikan Kota Jambi berkomitmen mendukung penuh arahan Bapak Wali Kota dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas dan merata. Kegiatan seperti lomba Ecoprint ini menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, sekaligus sarana menanamkan karakter cinta lingkungan sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muliyadi menjelaskan, penegerian tiga sekolah taman kanak-kanak swasta menjadi TK Negeri Pembina merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat akses dan pemerataan pendidikan PAUD, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Dengan status negeri, masyarakat kini dapat mengakses layanan pendidikan anak usia dini secara gratis, tanpa mengurangi kualitas layanan. Ke depan, kami akan terus berupaya merealisasikan target satu TK Negeri Pembina di setiap kecamatan, sebagaimana arahan Bapak Wali Kota,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan dalam lomba Ecoprint ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan menarik dari anak-anak PAUD Kota Jambi. Mereka mempersembahkan gerakan dan tarian bertema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” serta kesenian kreatif lainnya yang memukau para hadirin.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan simbolis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak-anak PAUD Kota Jambi sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin kesehatan anak, mencegah stunting, dan mendukung kualitas layanan pendidikan sejak usia dini.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Kota Jambi Maria Maghdalena, Sekretaris Daerah Kota Jambi A. Ridwan beserta jajaran Pemkot, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, para Bunda PAUD Kecamatan, serta para kepala satuan pendidikan dan tenaga pendidik PAUD se-Kota Jambi.(*)




5 Hari Terjerat, Beruang Madu di Jambi Diselamatkan dalam Kondisi Lemah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sebelumnya seekor harimau sumatera mengalami luka serius akibat jerat di Kabupaten Tebo, kini giliran seekor beruang madu (Helarctos malayanus) yang menjadi korban jerat babi hutan di Kabupaten Batanghari, Jambi.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi berhasil mengevakuasi satwa dilindungi tersebut dari Dusun Bukit Paku RT 06, Desa Pelayangan, Kecamatan Muara Tembesi.

Beruang madu tersebut kini menjalani perawatan intensif di Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) BKSDA Jambi akibat luka serius yang diderita.

“Beruang mengalami luka berat akibat jerat dan infeksi yang cukup parah. Saat ini kondisinya lemah dan mengalami penurunan daya tahan tubuh,” ungkap Agung Nugroho, Kepala BKSDA Jambi.

Meski dalam kondisi lemah, tim medis mencatat adanya perkembangan positif.

Satwa tersebut sudah mulai makan, meskipun masih dalam jumlah yang terbatas. Hal ini menunjukkan indikasi awal pemulihan, meski jalan masih panjang.

“Satwa ini mulai merespons makanan, meski sedikit. Kami berharap kondisi ini terus membaik,” tambah Agung.

Hasil observasi dokter hewan menunjukkan bahwa kondisi fisik dan psikologis beruang madu tersebut belum memungkinkan untuk dilepasliarkan ke alam. Fokus utama saat ini adalah pemulihan total hingga benar-benar stabil.

BKSDA Jambi menerima laporan keberadaan beruang terjerat dari warga yang melapor ke Polsek Muara Tembesi pada 4 Juni 2025.

Evakuasi dilakukan sehari setelahnya, 5 Juni, secara kolaboratif antara BKSDA, warga setempat, dan tim dari Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM).

“Proses evakuasi berlangsung lancar. Satwa dibius terlebih dahulu untuk memudahkan penyelamatan,” jelas Agung.

Beruang madu yang diperkirakan berusia tujuh tahun dan memiliki berat sekitar 60 kg ini diperkirakan terperangkap jerat babi hutan selama lima hari sebelum ditemukan.

Akibatnya, luka-luka yang diderita cukup dalam dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh total.

Tragisnya, beberapa waktu sebelumnya, seekor harimau sumatera jantan (Panthera tigris sumatrae) juga menjadi korban jerat di HTR Bungo Pandan, Kabupaten Tebo.

Harimau tersebut mengalami luka infeksi parah di kaki akibat jerat yang melilit selama 3–4 hari.

“Jerat menembus tulang kaki depan kiri. Jari-jarinya putus karena aliran darah terhenti,” jelas Agung.

Penyelamatan harimau berlangsung dramatis karena lokasinya sulit dijangkau.

Petugas harus menggunakan alat berat untuk membuka akses sebelum menembakkan bius dan membawa satwa ke TPS BKSDA Jambi untuk perawatan lebih lanjut.(*)