Total Nilai 1.521, Nasrul Choonan Sabet Juara Umum II di Pesantren Darul Arifin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Nasrul Choonan Rahsatya, siswa Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi, meraih prestasi yang membanggakan.

Pada semester genap tahun ajaran 2025, Nasrul berhasil meraih Juara Umum II dengan total nilai 1.521 dari 17 mata pelajaran dan rata-rata nilai 89.

Nasrul merupakan putra pertama Bripka Rahmada Akbari, S.E., anggota Satuan Brimob Polda Jambi.

Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi dalam menuntut ilmu di Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi.

Ayah Nasrul menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Saya sangat senang dan bangga dengan Nasrul. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi adik-adiknya dan teman-temannya untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Bripka Rahmada Akbari, Selasa (8/7/2025).

Pihak Pondok Pesantren Darul Arifin juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Kami bangga dengan Nasrul yang telah menunjukkan kemampuan akademis yang baik. Semoga ini menjadi contoh bagi santri lain untuk terus meningkatkan prestasi,” kata salah satu perwakilan dari pesantren Darul Arifin.

Dengan capaian ini, Nasrul diharapkan mampu terus mengembangkan potensi diri dan mempertahankan prestasi pada jenjang pendidikan selanjutnya.(*)




Koperasi Merah Putih di Penyengat Rendah, Pilar Baru Ekonomi Kerakyatan Kota Jambi Bahagia

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bergerak cepat guna menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Hal itu setidaknya tampak saat Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, meresmikan Toko Sembako Koperasi Merah Putih Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura yang berada di Jl. Rd Suhur RT 07, Selasa (8/7/2025).

Peresmian ini sebagai bentuk dukungan langsung Pemkot Jambi terhadap Program Nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto guna meningkatkan ekonomi rakyat melalui prinsip gotong royong, yang berbasis di Desa dan Kelurahan, yang juga sejalan dengan program Kota Jambi Bahagia yang di usung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza yang mengusung pembangunan berbasis komunitas dengan prinsip gotong royong.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan peresmian serta penyerahan Surat Keputusan dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi kepada Ketua Koperasi Merah Putih dan dilanjutkan pemotongan pita oleh Wakil Wali Kota Diza.

Dalam sambutannya, Wawako Diza menekankan pentingnya keberadaan Koperasi yang menjadi salah satu badan usaha dalam perekonomian di Indonesia.

Karena bukan hanya sekedar wadah untuk mengumpulkan modal atau melakukan transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pemerataan kesejahteraan yang berakar kuat di tingkat lokal.

“Pembentukkan Koperasi Merah Putih ini juga merupakan implementasi dari Asta Cita ke 2 dan ke 6 Presiden RI, Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta pembangunan ekonomi dari bawah menuju Indonesia Emas 2045,” tekannya.

Menurutnya, peresmian ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat kelurahan berbasis koperasi.

Karena berdampak nyata terhadap kemampuannya dalam meningkatkan aksesibilitas modal bagi Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM).

“Koperasi hadir sebagai alternatif yang memberdayakan dan telah banyak mendukung program-program strategis baik tingkat Nasional, maupun di daerah,” tuturnya.

Sebagai inspirasi dengan berdirinya Koperasi Merah Putih di Kelurahan Penyengat Rendah ini, Diza berharap Koperasi Merah Putih dapat berdiri secara paripurna di 68 Kelurahan se-kota Jambi.

“Saya harap koperasi ini bisa menjadi inspirasi bagi Kelurahan-kelurahan lain, bahkan lebih, dalam membangun kekuatan ekonomi dari bawah. Kita berharap segala upaya yang dilakukan ini dapat mewujudkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera, sebagaimana Visi Kota Jambi “Mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera,” harap Diza.

Dikesempatan itu, Diza turut memberikan apresiasi atas berdirinya koperasi ini, karena merupakan fondasi penting dalam membangun ekonomi kerakyatan.

“Koperasi Merah Putih di Penyengat Rendah ini dari sisi gerai adalah yang pertama, namun dari keseluruhan masuk dalam pendaftaran seperti yang disebutkan ada 64. Dalam hal ini juga telah menggandeng pihak swasta,seperti Bulog dan perusahaan Dua Angsa, yang bergerak dibidang sembako sebagai pemasok,” jelasnya.

Dirinya juga menyebut, bahwa program Koperasi Merah Putih yang diinisiasi langsung oleh Presiden RI ini beriirisan langsung dengan program Pemerintah Kota Jambi saat ini, yaitu “Bank Harkat dan Kampung Bahagia” yang bertujuan guna menciptakan ekosistem kelompok usaha yang kuat di tingkat komunitas untuk mendukung pembangunan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan.

“Program ini juga untuk mewujudkan lingkungan yang berkualitas melalui penguatan kelembagaan RT, pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berazaskan kegotongroyongan. Jika Koperasi Merah Putih ini maju, dampaknya sangat besar terhadap penciptaan lapangan pekerjaan di Penyengat Rendah, khususnya,” sebut Diza.

Dia juga mengungkap, kemajuan pembangunan di suatu daerah sangat memerlukan semangat dan proaktif dari masyarakat sendiri, yang dimulai dari tingkat RT, Kelurahan dan Kecamatan.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut menyoroti potensi kawasan Penyengat Rendah, khususnya dari sisi pariwisata.

Ia menyebutkan bahwa kawasan tersebut memiliki keunikan tersendiri, salah satunya adalah keberadaan Pantai Aur Duri, yang selalu menjadi destinasi favorit masyarakat saat air Sungai Batanghari surut.

“Potensi wisata ini tentu menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM di Kelurahan Penyengat Rendah untuk berkembang dan naik kelas. Kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung penguatan dan kemandirian ekonomi UMKM setempat,” ujar Diza.

Ia juga menambahkan bahwa semangat warga Penyengat Rendah dalam menggagas berbagai kegiatan patut diapresiasi.

Salah satunya adalah Festival Layang-Layang Hias yang akan digelar di Pantai Aur Duri pada tanggal 15-17 Agustus mendatang dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Penyengat Rendah memiliki daya tarik dan semangat kolektif yang luar biasa. Ketika inisiatif positif seperti ini terus tumbuh, tentu Pemerintah Kota Jambi akan hadir untuk memberikan dukungan. Dengan kolaborasi yang baik, kawasan ini akan terus berkembang dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkas Diza.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Lurah Penyengat Rendah, M. Fahlevi Rawi, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih telah melalui proses musyawarah kelurahan pada bulan Mei lalu.

Proses tersebut disesuaikan dengan potensi serta karakteristik wilayah, dan mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Sebagai tindak lanjut dari hasil musyawarah tersebut, kami menyepakati pendirian Gerai Sembako di kawasan ini, yang pelaksanaannya telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan BUMD se-Kota Jambi,” ungkapnya.

Fahlevi menambahkan, melalui kolaborasi dengan sejumlah pemasok kebutuhan pokok, khususnya di sektor sembako dan pangan, Koperasi Merah Putih Penyengat Rendah diharapkan mampu menyediakan harga yang bersaing, bahkan lebih murah dibandingkan harga pasar tradisional.

“Di wilayah kami juga terdapat potensi besar di sektor pertanian, dengan luas lahan mencapai 100 hektar. Ke depan, kami akan menjalin koordinasi dengan PT. Pupuk Indonesia untuk mendukung ketersediaan pupuk bersubsidi yang akan disalurkan langsung kepada para petani. Harapannya, hasil pertanian ini dapat dinikmati dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Selain sektor pangan dan pertanian, Fahlevi turut menyoroti potensi wisata tahunan Pantai Aur Duri, yang akan terus dimaksimalkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat lokal.

“Keberadaan koperasi ini juga akan mencakup 6 sub bidang kerja, yaitu ; kebersihan kawasan, keamanan, sistem parkir berbasis bagi hasil, pendampingan UMKM melalui penyediaan fasilitas, dokumentasi untuk promosi melalui media sosial, serta penyelenggaraan event yang dirancang menjadi agenda tahunan secara rutin,” pungkasnya.

Tampak hadir pada peresmian itu, Anggota DPRD kota Jambi Menno Eka Desthya, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi Moncar Widaryanto, Camat Telanaipura Rizalul Fikri, Ketua TP PKK Kelurahan Penyengat Rendah Nurhayanti, serta Forum RT se-Kelurahan Penyengat Rendah.(*)




Pimpin LPTQ Kota Jambi, Wawako Diza Optimis Siapkan Kafilah Terbaik dan Ukir Prestasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, resmi dilantik sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Jambi pada rangkaian pelaksanaan Pelantikan Kepengurusan LPTQ Kota Jambi Periode Tahun 2025-2030, pada Selasa pagi (8/7/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pelantikan Ketua dan Pengurus LPTQ Kota Jambi ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 334 Tahun 2025 Tentang Kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kota Jambi dan Kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kecamatan Se-kota Jambi Periode 2025-2030.

Pelantikan yang ditandai dengan Penandatanganan Naskah Pelantikan, serta penyerahan bendera Pataka LPTQ Kota Jambi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., selaku Pembina LPTQ Kota Jambi.

Pelantikan kepengurusan LPTQ Kota Jambi bukan sekedar seremoni kelembagaan, melainkan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota Jambi memperkuat syi’ar Qur’ani. Selain untuk mencetak generasi yang Qur’ani, kehadiran LPTQ juga diarahkan untuk mempersiapkan para qori dan qoriah terbaik yang akan tergabung dalam kafilah Kota Jambi dalam menghadapi perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jambi yang akan datang.

Lebih dari itu, LPTQ diharapkan menjadi garda terdepan dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, melalui pendidikan, pembinaan, dan kegiatan-kegiatan keagamaan yang berkelanjutan.

Usia pelantikan itu, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa optimisnya kepada kepengurusan baru LPTQ Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wawako Diza Hazra Aljosha.

Ia meyakini, dengan komposisi pengurus yang terdiri dari para ahli dan tokoh berkompeten di bidangnya, LPTQ Kota Jambi akan mampu mengulang bahkan melampaui capaian prestasi yang telah diraih selama ini.

“Saya mengucapkan selamat atas pelantikan ini. Mengingat pentingnya amanah yang diemban, pelantikan hari ini bukan sekedar seremoni, tetapi merupakan awal dari sebuah tanggung jawab besar, menyemai dan menyuburkan nilai-nilai Al-Qur’an di Tanah Pilih Kota Jambi, serta mencetak generasi Qur’ani yang dapat mengharumkan nama daerah kita di berbagai ajang,” ujarnya.

Dia juga menekankan, pentingnya peran LPTQ dalam membina dan mengembangkan potensi qori dan qoriah di Kota Jambi, sehingga dapat menjadi garda terdepan dalam syiar Islam melalui Al-Qur’an.

“Ada dua prioritas utama yang harus diemban oleh kepengurusan LPTQ, yaitu pertama dalam konteks mempertahankan prestasi Kota Jambi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang tentunya memerlukan kerja keras, dedikasi, dan inovasi dalam pembinaan.

Diantaranya dengan terus mencari bibit-bibit unggul, memberikan pelatihan yang berkualitas, dan memastikan setiap perwakilan kita siap berlomba di level tertinggi,” tekannya.

“Kemudian, yang kedua, senantiasa menggencarkan syiar Islam di tengah masyarakat dengan menggelorakan syiar Qur’ani yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an itu bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Jambi, sehingga menciptakan masyarakat yang berakhlakul karimah,” lanjutnya

Wali Kota Maulana juga mendorong agar kepengurusan LPTQ Kota Jambi lebih proaktif dalam menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

Hal ini dinilai penting untuk memperkuat dukungan terhadap program-program kerja LPTQ, sehingga dapat terlaksana secara optimal dan berdampak positif terhadap peningkatan prestasi.

“LPTQ harus menjadi motor penggerak bagi kegiatan-kegiatan keagamaan yang berpusat pada nilai-nilai Al-Qur’an. Dorong masyarakat agar semakin dekat dengan kitab suci Al-Qur’an, dan pastikan ada pembinaan yang intensif sejak usia dini, agar lahir generasi yang cinta dan paham Al-Qur’an,” katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa persiapan menuju ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara berjenjang.

Salah satu bentuk persiapan tersebut adalah pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan, yang berfungsi sebagai ajang seleksi untuk melihat potensi dan kemampuan para kafilah yang nantinya akan mewakili Kota Jambi.

“Prestasi juara umum MTQ yang telah diraih Kota Jambi merupakan cerminan dari semangat masyarakat dalam mencintai dan membumikan Al-Qur’an. Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan gelar juara umum. Karena itu, kita harus memastikan bahwa setiap peserta yang mewakili Kota Jambi adalah yang terbaik, untuk kembali meraih gelar tersebut dan membuktikan bahwa Kota Jambi layak menjadi barometer tilawah Al-Qur’an di Provinsi Jambi,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Jambi terpilih, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan ucapan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama seluruh jajaran pengurus untuk memimpin LPTQ Kota Jambi.

Ia menegaskan komitmennya dalam mengemban tugas mulia tersebut, khususnya dalam menyiapkan generasi-generasi Qur’ani yang berkualitas.

“Tugas ini tentu bukan hal yang mudah. Diperlukan kolaborasi, sinergi, dan dukungan dari semua pihak agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan syiar Al-Qur’an di Kota Jambi,” ujar Diza.

Di bawah kepemimpinannya, Diza Hazra Aljosha menyatakan optimisme untuk menjadikan LPTQ Kota Jambi sebagai lembaga yang lebih profesional, terbuka, dan adaptif dalam merancang program-program kerja.

Ia menegaskan bahwa arah kebijakan LPTQ ke depan tidak hanya akan berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat aspek pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keagamaan.

Menanggapi prestasi-prestasi membanggakan yang telah diraih Kota Jambi dalam ajang MTQ selama ini, Diza mengakui bahwa mempertahankan capaian tersebut adalah tantangan tersendiri.

Namun, tantangan itu justru dijadikan motivasi bagi dirinya dan seluruh jajaran pengurus untuk bekerja lebih keras dan lebih baik.

“Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dan kebersamaan dari kita semua, karena capaian ini bukan untuk Saya pribadi, melainkan untuk kebanggaan Kota Jambi,” jelasnya.

“Mari kita bangun LPTQ Kota Jambi secara bersama-sama, agar dapat mengulang seluruh prestasi dan kesuksesan yang telah dicapai, bahkan melampauinya,” tutup Diza.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Abd Rahman, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, sebagai Ketua LPTQ Kota Jambi periode 2025-2030.

“Sesungguhnya saya merasa terharu dan bangga melihat terpilihnya Bapak Wakil Wali Kota sebagai Ketua LPTQ. Saya optimis, di bawah kepemimpinan beliau, prestasi Kota Jambi ke depan dapat melebihi apa yang telah kita raih selama ini. Kita telah mencatat sejarah sebagai juara umum MTQ tingkat Provinsi Jambi selama tiga kali berturut-turut, sekaligus membawa pulang piala tetap untuk Kota Jambi,” ujar Abd Rahman.

Ia juga mengingatkan bahwa mempertahankan prestasi adalah tantangan yang jauh lebih berat dibanding meraihnya.

Selain itu, tantangan lainnya adalah kesiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah MTQ ke-55 tingkat Provinsi Jambi pada tahun 2026 mendatang.

“Hal ini tentu harus mulai dipersiapkan sejak sekarang, baik dari sisi pembinaan kafilah, kelembagaan, maupun kesiapan teknis penyelenggaraan,” pungkasnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti maraknya isu-isu yang tidak benar dan berpotensi melemahkan semangat serta motivasi para kafilah dalam menghadapi ajang MTQ.

“Dari informasi yang saya terima, saat ini beredar kabar bahwa para juara tidak lagi akan menerima hadiah umrah, bahkan bonus-bonus pun disebutkan akan dikurangi. Isu seperti ini sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, tugas kita sebagai pengurus LPTQ adalah meluruskan dan menepis informasi-informasi yang menyesatkan ini, terlebih menjelang pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Jambi yang tinggal beberapa bulan lagi dan akan digelar di Kabupaten Muaro Jambi pada November mendatang,” tegasnya.

Turut hadir dikesempatan itu, Staf Ahli Wali Kota dan Asisten Sekda dilingkungan Pemkot Jambi, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Camat di lingkup Pemerintah Kota Jambi, serta pengurus LPTQ Kota Jambi yang dilantik.(*)




Debit Sungai Batanghari Turun, Tirta Mayang Lakukan Mitigasi di Tiga Intake

JAMBI, sepucukjambi.id – Menghadapi tantangan serius akibat penurunan debit Sungai Batanghari selama musim kemarau 2025, Perumda Tirta Mayang Kota Jambi mengambil langkah cepat dan strategis untuk memastikan distribusi air bersih tetap berjalan bagi pelanggan.

Sejak awal Juni, debit air Sungai Batanghari yang menjadi sumber air baku utama menurun drastis.

Dampaknya dirasakan di tiga intake utama Tirta Mayang: Tanjung Johor, Sejinjang, dan Broni 2.

Namun, bukannya menunggu krisis meluas, perusahaan milik daerah ini langsung mengerahkan tim teknis dan peralatan untuk melakukan mitigasi langsung di lapangan.

Intake Tanjung Johor, yang mengalami penurunan debit hingga 100% dan sempat berhenti beroperasi selama delapan jam per hari, langsung menjadi fokus utama.

Tim Tirta Mayang segera memindahkan titik sadap pompa ke lokasi dengan kedalaman air lebih optimal.

Di Intake Sejinjang, yang mengalami penurunan debit sekitar 50%, dilakukan pengerukan lumpur menggunakan alat berat.

Sementara di Intake Broni 2, yang terdampak penurunan sebesar 15%, dipasang pompa tambahan di titik terdalam untuk menjaga aliran tetap stabil.

“Kami tidak menunggu keluhan pelanggan membesar. Begitu data teknis menunjukkan gangguan, tim langsung turun melakukan penanganan,” ujar Direktur Utama Tirta Mayang, usai meninjau lokasi intake pada Selasa (8/7/2025).

Guna memastikan semua berjalan sesuai rencana, Dirut Tirta Mayang, Dwike Riantara turun langsung ke Intake Tanjung Johor dan Sejinjang.

Ia memberikan arahan teknis dan memastikan seluruh tim bekerja dengan cepat, aman, dan tepat sasaran.

“Langkah teknis ini penting, tetapi komunikasi ke masyarakat juga kami jaga agar mereka tahu bahwa masalah sedang kami tangani secara serius,” tambahnya.

Menurut BMKG Provinsi Jambi, puncak musim kemarau 2025 diperkirakan terjadi pada Juli hingga akhir Agustus.

Tirta Mayang menyatakan akan terus melakukan evaluasi harian dan siap menyesuaikan strategi apabila kondisi debit air terus menurun.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelanggan, layanan air bersih melalui mobil tangki gratis juga disiapkan untuk wilayah yang terdampak paling parah.

Masyarakat dapat mengajukan permintaan melalui layanan WhatsApp ke nomor 0821-2121-9692.

Tirta Mayang juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air selama musim kemarau.

Edukasi tentang efisiensi penggunaan air telah disebarkan melalui media sosial dan kanal layanan pelanggan.

“Kami butuh dukungan warga agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Ini tanggung jawab bersama,” tegas manajemen.(*)




Tiga Intake Tirta Mayang Terganggu, Ribuan Pelanggan PDAM Kota Jambi Terdampak, Ini Penyebabnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Memasuki musim kemarau sejak Juni 2025, Perumda Tirta Mayang Kota Jambi menghadapi tantangan serius dalam mendistribusikan air bersih ke pelanggan.

Penurunan debit Sungai Batanghari, yang menjadi sumber air baku utama, menyebabkan gangguan operasional di tiga intake utama perusahaan air minum daerah tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan teknis Tirta Mayang sejak 29 Juni hingga 8 Juli 2025, debit air Sungai Batanghari turun signifikan, mempengaruhi kinerja Intake Tanjung Johor, Intake Sejinjang, dan Intake Broni 2.

* Intake Tanjung Johor mengalami penurunan debit hingga 100%, memaksa penghentian operasional selama 8 jam per hari.

Akibatnya, sekitar 1.200 sambungan rumah (SR) tidak menerima distribusi air bersih.

* Intake Sejinjang terdampak penurunan debit sebesar 50%, yang memengaruhi pasokan ke 6.500 sambungan pelanggan.

Sementara itu, Intake Broni 2 mencatat penurunan debit sekitar 15%, berdampak pada sekitar 5.100 pelanggan.

Situasi ini berdampak pada layanan air bersih di berbagai wilayah di Kota Jambi, terutama di area yang bergantung pada ketiga intake tersebut.

Untuk menanggulangi gangguan ini, Tirta Mayang melakukan berbagai upaya penanganan darurat, termasuk:

* Pemindahan titik sadap pompa ke area dengan kedalaman air lebih baik di Intake Tanjung Johor.

* Pengerukan endapan lumpur di Intake Sejinjang menggunakan alat berat.

* Pemasangan pompa tambahan di titik terdalam Intake Broni 2 untuk menjaga kontinuitas suplai air.

Langkah-langkah ini mulai menunjukkan hasil positif, terutama di intake yang sudah ditangani langsung di lapangan.

Direktur Utama Tirta Mayang turut meninjau kondisi lapangan di Intake Tanjung Johor dan Intake Sejinjang pada Selasa (8/7/2025).

Dalam kunjungannya, ia memberikan arahan teknis dan memastikan seluruh proses mitigasi berjalan cepat dan tepat sasaran.

Menurut data dari BMKG Provinsi Jambi, puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung hingga akhir Agustus 2025, dengan transisi ke musim hujan dimulai pada September 2025.

Tirta Mayang mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan hemat, terutama selama periode kemarau yang rawan kekeringan.

Kolaborasi masyarakat sangat penting untuk menjaga ketersediaan air bersih.

Sebagai bentuk pelayanan, Tirta Mayang juga menyediakan bantuan air bersih gratis melalui mobil tangki untuk wilayah terdampak.

Masyarakat yang membutuhkan distribusi air dapat menghubungi layanan WhatsApp ke nomor 0821-2121-9692.(*)




Wali Kota Maulana Diapresiasi, Kepala Staf Khusus Presiden Puji Pemkot Jambi Jalankan Program PKG

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mendampingi Kepala Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto, dalam rangka kunjungan kerja meninjau langsung pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Pakuan Baru, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, pada Senin (7/7/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan implementasi program PKG berjalan dengan baik, menjangkau masyarakat secara optimal, serta mampu memberikan manfaat nyata dalam deteksi dini masalah kesehatan.

Program ini merupakan inisiatif pemerintah pusat yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat layanan kesehatan primer dan mendukung pencapaian program kesehatan nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Dikesempatan itu, Letjend TNI (Purn) A.M Putranto mengatakan, kunjungannya di Provinsi Jambi ini berfokus pada peninjauan program PKG yang tengah berjalan yang mencakup berbagai layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan umum.

“PKG digalakkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit dan memfasilitasi akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi masyarakat kurang mampu,” katanya.

Dia juga ungkapkan, bahwa kunjungannya ke Puskesmas Pakuanbaru ini sengaja dilakukan secara mendadak agar mengetahui apa yang sesungguhnya dilakukan oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Kota Jambi dalam menjalankan program Presiden.

“Setelah dilihat ternyata di Puskesmas ini telah berjalan cukup baik, oleh karena itu, saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Gubernur Jambi yang telah mendukung penuh program presiden ini melalui jajarannya,” ungkapnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Provinsi Jambi, Kepala Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto, menyampaikan rencana untuk menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Gubernur serta seluruh Kepala Daerah se-Provinsi Jambi.

Rakor tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi potensi unggulan di setiap daerah, sehingga pemerintah pusat dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kekuatan dan keunggulan daerah dalam mendukung program-program nasional.

“Saya datang ke sini untuk memastikan apakah terdapat hambatan dalam pelaksanaan program pemerintah pusat. Namun, sejauh pengamatan saya, semua berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengimbau masyarakat Jambi untuk berpartisipasi aktif dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah.

“Program ini memiliki tujuan yang sangat baik, karena memberikan dampak positif bagi masyarakat. Setidaknya, melalui pemeriksaan ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, bahkan mencegah potensi gangguan kesehatan di masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, dokter Maulana, menyambut antusias kehadiran Kepala Staf Khusus Presiden Republik Indonesia di Kota Jambi.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat, sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperluas akses layanan kesehatan.

Menurutnya, pelaksanaan PKG ini sejalan dengan kebijakan daerah, khususnya program Universal Health Coverage (UHC) yang tengah diimplementasikan di Kota Jambi. Program tersebut menargetkan jaminan layanan kesehatan yang merata dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Perluasan akses layanan kesehatan harus diwujudkan melalui program-program nyata seperti ini. Pemeriksaan kesehatan gratis merupakan salah satu bentuk konkrit implementasi program nasional di tingkat daerah,” ujar Maulana.

Ia juga menilai, bahwa Puskesmas Pakuan Baru layak menjadi percontohan atau role model dalam pelaksanaan program PKG di Kota Jambi, mengingat tingginya partisipasi masyarakat dan kesiapan fasilitas layanan kesehatan yang tersedia di puskesmas tersebut.

“Puskesmas ini termasuk yang paling aktif. Hingga saat ini, lebih dari 800 warga telah mengikuti program Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Namun, capaian tersebut masih jauh dari target. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan cakupan layanan ini, terutama melalui upaya sosialisasi yang berkelanjutan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan,” ungkap Maulana.

Sebagai faktor pendukung, Maulana juga mengatakan, disetiap fasilitas Kesehatan milik Pemkot Jambi telah disiapkan berbagai aspek penunjang, seperti sarana dan prasarana hingga termasuk laboratorium yang bisa dinikmati secara gratis agar setiap masyarakat bisa mengetahui terkait dengan kesehatan masing-masing.

“Dengan itu masyarakat bisa tau apa yang perlu dilakukan untuk pencegahan, baik itu dari sisi aktivitas fisik maupun hal lainnya,” kata Maulana

Kunjungan Kepala Staf Khusus Presiden Republik Indonesia tersebut juga dimanfaatkan oleh Wali Kota Maulana untuk menyampaikan secara langsung berbagai masukan terkait pelaksanaan program di lapangan.

Wali Kota Maulana menyampaikan dinamika dalam implementasi program PKG di Kota Jambi.

“Tadi kami menyampaikan sejumlah masukan secara langsung. Pertama, terkait perlunya penyederhanaan aplikasi yang digunakan. Kedua, mengenai ketersediaan dan kelayakan peralatan laboratorium, yang kami harapkan dapat dicek secara lebih cermat agar pelayanannya dapat berlangsung secara berkelanjutan. Dan yang ketiga, kami mendorong adanya publikasi yang lebih masif kepada masyarakat, agar tidak hanya datang ketika sakit, tetapi juga memiliki kesadaran untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatannya secara preventif,” ujar Maulana.

Wali Kota juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jambi untuk memanfaatkan Program PKG itu, yang telah tersedia di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Jambi.

“Siapa pun dapat datang dan memanfaatkan layanan ini, cukup membawa identitas diri, kemudian didaftarkan melalui aplikasi yang telah disiapkan,” jelas Maulana.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat.

Selain mendampingi Kepala Staf Khusus Kepresidenan Letjend TNI (Purn) A.M Putranto dalam kunjunganya mengecek program PKG, Wali Kota Maulana juga turut serta mengikuti agenda Rapat Koodinasi (Rakor) Bersama Staf Khusus Kepresidenan R.I dan Gubernur Jambi terkait Program-Program Strategis Nasional dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan serta Tata Kelola Energi di Auditorium Rumah Gubernur Jambi, yang juga turut diikuti Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.(*)




Pengabdian Tak Berhenti, Kolaborasi PPAD dan Pemkot Siap Dukung Program Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, resmi dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kota Jambi dalam rangkaian kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat Kota Jambi Masa Bakti 2025-2030, Senin pagi (7/7/2025) bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Pengukuhan Wali Kota Maulana sebagai Anggota Kehormatan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) ditandai dengan pemasangan topi MUT PPAD yang dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPAD, Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak.

Dalam acara itu, Ketua DPC PPAD Kota Jambi periode 2025-2030 Mayor (Purn) Suyadi turut dilantik secara langsung oleh Ketua PPAD Provinsi Jambi Mayor Inf (Purn) Suwalib ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Pelantikan kepada Ketua terpilih.

PPAD merupakan organisasi kemasyarakatan yang mewadahi para purnawirawan TNI Angkatan Darat yang mempunyai berperan dalam menjaga tali silaturahmi antar purnawirawan serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Turut hadir dalam pelantikan dan pengukuhan tersebut, Wakil Gubernur Jambi Drs H. Abdullah Sani, M.Pd.I. Wagub Sani menegaskan kepada seluruh anggota PPAD untuk mempertahankan gerbong PBNU (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945).

“Kami yakin bahwa bapak-bapak sekarang bukan sebatas kepengen dilantik, tetapi sebagai wujud bahwa legalitas bapak-bapak akan bersama-sama membangun Kota Jambi ini, akan membangun Provinsi Jambi berdasar dengan pengalaman wawasan yang telah diperoleh semasa tugas. Tetapi apapun peran PPAD baik dalam politik bersosial atau politik bernegara, Saya mengajak kita pertahankan gerbong PBNU, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945,” tegasnya.

Wagub Abdullah Sani juga mengungkapkan bahwa pelantikan ini memiliki makna strategis, dimana para purnawirawan adalah insan-insan yang memiliki pengalaman hebat, terpuji dan potensi besar dalam mendukung stabilitas sosial dalam memperkokoh nilai-nilai kebangsaan serta mendorong kemajuan pembangunan daerah.

“Beliau-beliau ini adalah orang-orang terhebat di masanya dan walaupun sudah purna kita meyakini kiprah mereka tidak akan berhenti, perjuangan mereka tidak akan berhenti, mereka berbekal dengan ilmu, wawasan dan pengalaman yang diperoleh selama bertugas, masa dimana sungguh luar biasa dan sampai saat ini tetap bersama bermitra dengan pemerintah, bersama-sama membangun Tanah Pilih Pusako Betuah dan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah,” ungkap Wagub Sani.

Dirinya meyakini, kedatangan seluruh jajaran pimpinan dan anggota PPAD mulai dari pusat sampai kota membuktikan komitmen dan eksistensi organisasi ini untuk berperan dalam membantu pemerintah.

“Maka terima kasih dan mohon maaf kepada Ketua Umum yang hadir saat ini, hadir hari ini bukan hanya sebatas melantik, mengukuhkan, tetapi akan membawa spirit besar, semangat besar untuk teman-teman para purnawirawan dan Insya Allah semangat itu akan dibuktikan untuk bersama-sama membangun Kota Jambi, membangun Provinsi Jambi tercinta ini,” tutupnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa pengabdian para purnawirawan tidak berakhir saat lepas dari dinas militer, tetapi justru terus berlanjut dalam berbagai bentuk peran strategis di tengah masyarakat.

“Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur atas penghargaan ini. Menjadi bagian dari keluarga besar PPAD adalah kehormatan yang sangat bermakna bagi saya. Para purnawirawan adalah penjaga nilai-nilai kebangsaan yang tetap relevan dan dibutuhkan dalam kehidupan sosial saat ini. Semangat juang dan kedisiplinan yang dimiliki adalah aset berharga dalam membina masyarakat dan membangun daerah,” ujar Wali Kota Maulana.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyatakan bahwa Pemerintah Kota Jambi akan terus membuka ruang kolaborasi dengan PPAD dalam berbagai program, termasuk pembinaan ideologi, penguatan karakter generasi muda, dan peningkatan ketahanan sosial masyarakat.

Ia juga secara khusus menyampaikan harapan agar para purnawirawan TNI AD, melalui PPAD, dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan menuju terwujudnya “Kota Jambi Bahagia”.

“Kami percaya, dengan pengalaman panjang dan kapasitas kepemimpinan yang dimiliki para purnawirawan, PPAD dapat menjadi kekuatan yang mendorong semangat gotong royong, menjaga stabilitas sosial, dan turut mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor. Dukungan Bapak-Bapak sekalian sangat kami butuhkan dalam mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia, kota yang maju, aman, inklusif, dan sejahtera,” tambahnya.

Maulana mengungkapkan, bahwa anggota kehormatan PPAD ini bukan hanya gelar atau simbol, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab besar untuk terus menjaga semangat perjuangan, jiwa nasionalisme, serta nilai-nilai kejuangan yang diwarisi oleh para purnawirawan TNI AD.

“Untuk itu saya berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi yang erat dengan PPAD dalam berbagai bidang, baik pendidikan, sosial, kesehatan, kewirausahaan maupun pembinaan generasi muda agar semangat bela negara dan nilai-nilai juang tetap hidup dan relevan di tengah dinamika zaman,” ungkap Maulana.

Maulana menyebut, bahwa peran para purnawirawan yang tergabung dalam PPAD, masih sangat dibutuhkan dalam pembangunan masyarakat, baik melalui kepemimpinan di tingkat lokal maupun bentuk kontribusi lainnya.

“Anggota PPAD ada sebagai ketua RT, ada ketua masjid, tokoh masyarakat di wilayahnya masing-masing. Artinya, purnawirawan itu hanya dari dinas kemiliterannya selesai, tetapi pengabdiannya tidak pernah punah,” sebutnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana juga mengungkapkan program Pemerintah Kota Jambi sebagai wadah mengekpresikan diri bagi para lanjut usia, seperti program Lansia Bahagia, Kartu Bahagia dan Kampung Bahagia.

“Ini tentunya dapat menjadi program kolaboratif bersama PPAD yang bertujuan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat kota Jambi, untuk bekerjasama memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga kebangsaan dan bekerja keras untuk mewujudkan kota Jambi bahagia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Plt. Ketua Umum PPAD Pusat Komaruddin Simanjuntak mengatakan, bahwa PPAD merupakan keluarga besar TNI yang bersifat kejuangan meneruskan pengabdian di masa usia tua yang bertujuan membantu kepala daerah dalam menyukseskan pembangunan dan menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan.

“Kita teruskan perjuangan meskipun berbeda dengan saat berdinas dulu. Sekarang tugas PPAD daerah adalah membantu Kepala Daerah menyukseskan pembangunan dan memancasilakan masyarakat di daerah,” katanya.

Komarudin juga mengapresiasi Wali Kita Jambi Maulana setelah bersedia atau berkenan untuk dijadikan sebagai anggota kehormatan PPAD.

“Jadi sebagai anggota kehormatan, saya berpesan agar dapat menjaga program yang selaras dengan Asta Cita yang merupakan salah satu janji PPAD kepada Presiden RI

“Kemudian tolong dijaga terkait politik Negara dan Kesejahteraan, yang artinya tidak berpolitik praktis. Kepada kepengurusan PPAD Saya harapkan agar dapat aktif mendukung program-program Wali Kota secara penuh,” singkat Komarudin.

PPAD, sebagai organisasi kemasyarakatan, dikenal aktif menjaga silaturahmi antar purnawirawan TNI AD serta berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah.

Penunjukan Wali Kota Maulana sebagai anggota kehormatan mencerminkan kedekatan sinergis antara pemerintah daerah dan para purnawirawan, sekaligus bentuk apresiasi atas komitmen kepemimpinan yang inklusif.

Turut hadir dikesempatan tersebut, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, Dandenpom II/2 Jambi Letkol Cpm Sundoro, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jambi Raden Jufri, Camat Kota Jambi, serta para pengurus dan anggota PPAD Kota Jambi.(*)




Peningkatan Kapasitas SDM Damkartan Kota Jambi: Diklat Pemadam 1 Sukses Digelar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi sukses menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Pemadam 1 (Diklat In-House Training) selama tujuh hari, mulai dari 1 hingga 7 Juli 2025. Kegiatan ini resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE, MA, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Penutupan diklat dilaksanakan di Mako Damkartan Kota Jambi, ditandai dengan seremoni pemasangan baret biru, pelepasan tanda peserta, pemasangan brevet Pemadam 1, serta penyerahan sertifikat kepada peserta terbaik.

Tiga peserta terbaik tersebut adalah:

* **Peringkat 1**: Mas Dede

* **Peringkat 2**: Ado Khiyoto

* **Peringkat 3**: Yogi Wanda

Dari 44 peserta yang mengikuti diklat, seluruhnya dinyatakan lulus, terdiri dari:

* 7 orang Pejabat Struktural

* 7 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS)

* 30 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menegaskan pentingnya implementasi ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan.

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap Dinas Damkartan semakin tinggi karena responsivitasnya dalam menangani laporan kebakaran dan penyelamatan.

“Saya berharap seluruh personel Korps Yudha Brama Jaya senantiasa mencintai tugasnya, menjaga disiplin, meningkatkan loyalitas dan tanggung jawab, serta bekerja sama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan teori, praktik lapangan, dan evaluasi (post-test) oleh tiga instruktur profesional dari Pusdiklatkar Ciracas, DKI Jakarta: Akbar Tris, Yadi Suprayitno, dan Supriyono.

Tiga aspek utama yang dinilai dalam diklat ini adalah:

* Pengetahuan

* Keterampilan

* Etika

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam pemadam kebakaran dan penyelamatan, seperti:

* Teori Api dan APAR

* SCBA, MFR, dan MKKG

* Formasi Regu, Tali Temali, PBB, dan Refling

* Tangga, Proteksi Kebakaran, Peralatan Damkar

* Teknik Pemadaman, Fire Ground, Gelar-Gulung Selang, dan lainnya

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, AP, ME yang juga ikut serta dalam diklat, menyampaikan bahwa saat ini masih ada 92 personel yang belum mengikuti Diklat Pemadam 1.

Oleh karena itu, program peningkatan kapasitas SDM akan menjadi prioritas dalam Renstra Damkartan, termasuk Diklat Rescue, MFR, Operator, Instruktur, dan Inspektur.

“Peningkatan kompetensi ini penting untuk memastikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Mustari.

Turut hadir dalam upacara penutupan antara lain Kepala UPTD PSC 119 dan perwakilan dari PSC 112.(*)




Pemkot Jambi Gelar FGD, Wawako Diza : Pemutakhiran NJOP Langkah Strategis

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebagai bagian dari strategi peningkatan tata kelola perpajakan yang lebih transparan dan partisipatif, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk “Pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan Tahun 2025”, Senin (7/7/2025).

Berlangsung di Aula Bappeda Kota Jambi, kegiatan FGD ini secara langsung dibuka oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha,S.E.,M.A, dengan turut dihadiri Asisten Administrasi Umum M. Jaelani dan Kepala BPPRD Nella Ervina.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Diza mengatakan, bahwa saat ini NJOP yang seharusnya berlaku di kota Jambi masih jauh dari ideal dengan pesatnya perkembangan dan Pembangunan.

“Hal ini yang perlu menjadi perhatian kita bersama, pengembangan wilayah ini tentunya berdampak pada kenaikan nilai pasar objek pajak. Meski demikian, kondisi harga pasar saat ini belum mencerminkan hal tersebut, maka dari itu, perlunya dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Pemutakhiran NJOP Pajak Bumi dan Bangunan ini sesuai Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022 tentang HKPD,” katanya.

“Meski demikian, akurasi penilaian akan dilakukan sesuai dengan kondisi sebenarnya, agar pajak yang dikenakan lebih proporsional dan adil bagi masyarakat,” lanjutnya.

Menurut Wawako, langkah ini merupakan kebijakan yang sangat tepat. Dengan meningkatnya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), secara otomatis akan berdampak positif bagi masyarakat sebagai wajib pajak, karena turut meningkatkan nilai ekonomi dan aset tanah yang mereka miliki.

Diza juga berpesan kepada seluruh perangkat kelurahan agar terus aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemutakhiran data PBB sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Upaya ini sangat penting untuk mengoptimalkan penerimaan PBB yang berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah Kota Jambi.

“Saya yakin, dengan komitmen dan kerja sama kita semua, kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak akan semakin tumbuh. Pada akhirnya, seluruh penerimaan dari pajak ini akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” terang Diza.

Wawako juga menekankan, bahwa PBB merupakan salah satu jenis pajak daerah yang manfaatnya sangat besar dalam pembangunan Kota Jambi dengan kontribusi lebih dari 7,69 persen dari seluruh pajak daerah.

Dirinya berharap, melalui FGD ini, dapat diperoleh berbagai masukan konstruktif dan pandangan dari para pemangku kepentingan.

Hal ini penting untuk menyelaraskan penyesuaian NJOP dengan kondisi riil pasar, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi secara berkelanjutan.

“Kepada BPPRD, Saya minta agar terus memberikan pelayanan yang luar biasa kepada para wajib pajak, layani mereka dengan sepenuh hati, buatlah wajib pajak merasa bahagia. Sementara kepada para Lurah dan Camat yang menangani PBB, saya harapkan untuk bersikap proaktif, adaptif, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Kepala BPPRD Nella Ervina menyampaikan, pentingnya pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai dasar penilaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), agar sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.

“FGD ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan sistem perpajakan yang adil, akurat, dan mencerminkan nilai riil tanah serta bangunan. Dengan itu, proses administrasi pajak akan semakin transparan dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Nella.

Nella juga menegaskan komitmen BPPRD Kota Jambi dalam melakukan berbagai inovasi pelayanannya.

“Sejak 2021, masyarakat juga sudah bisa menikmati kemudahan pembayaran PBB secara online, melalui mobile banking, virtual account, hingga penggunaan kode QRIS yang tercantum pada lembar SPPT.” ucap Nella.

“Kami berharap, melalui forum ini terjalin sinergi antar stakeholder untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pajak daerah, karena merupakan kunci utama dalam mewujudkan kemandirian fiskal Kota Jambi,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Kota Jambi berharap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dapat terus meningkat dan mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.

Focus Group Discussion yang dimoderatori Asisten Sekda Kota Jambi bidang Administrasi Umum Dr. H. M. Jaelani, S.H., M.H., itu menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya seperti :

1. Dr. M. Gempa Awaljon Putra, S.H., M.H., (Kepala Bagian Hukum Setda Kota Jambi);

2. Hary Susetyo, S.T., M.H., (Kepala Kantor Pertanahan Kota Jambi);

3. Subandiyono, S.E., M.M., (Kepala Kantor KPP Pratama Pelayanan Kota Jambi); dan

4. Wiliyamsom, S.H., (Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Jambi).(*)




Wali Kota Maulana Terima Kartu Anggota Kehormatan PPAD, Ini Pesan Mayjen TNI (Purn) Kamarudin

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPAD Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Kamarudin Simanjuntak, S.IP., M.Sc., menegaskan bahwa, pengangkatan anggota kehormatan PPAD tidak dilakukan sembarangan.

Seseorang hanya bisa diangkat jika memiliki hubungan historis atau latar belakang keluarga dengan purnawirawan TNI AD.

“Kami lihat dari sejarah keluarga. Jika ada anggota keluarga yang merupakan purnawirawan, maka bisa kami angkat sebagai anggota kehormatan,” ujar Kamarudin saat menyerahkan secara simbolis topi dan kartu anggota kehormatan PPAD kepada Wali Kota Maulana.

Kartu anggota PPAD ini berlaku di seluruh Indonesia dan menjadi simbol kebersamaan antar-purnawirawan. “Kartu ini akan membawa banyak manfaat. Ketika Bapak Wali Kota bertemu dengan anggota PPAD di mana pun di Indonesia, pasti akan disambut hangat,” tambahnya.

Selain itu, dalam acara yang turut dihadiri oleh Danrem 042/Garuda Putih, Dandim 0415/Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Camat Telanaipura, dan pejabat Forkopimda lainnya, Kamarudin mengucapkan selamat kepada Purnawirawan Mayor Syujadi yang resmi dilantik sebagai Ketua PPAD Kota Jambi masa bakti 2025–2030.

Kamarudin berharap kepemimpinan Syujadi dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta aktif membantu masyarakat.

“Pesan saya kepada Bapak Wali Kota dan Ketua PPAD Kota Jambi, tolong jaga dan sukseskan program Asta Cita, karena ini adalah janji saya kepada Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Dengan kepengurusan baru, PPAD Kota Jambi diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga stabilitas sosial, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Jambi.(*)